ROMANTIC ANNOYING – Part 3

ROMANTIC ANNOYING

part 3

author : ria QR

Main cast :

–          Kang Hye Rin (imaginative character)

–          Choi Minho SHINee

Support cast : Kim Jonghyun, other SHINee’s member, Kim Hyuna, Ibu Hyerin

lenght : sequel, lebih dari 3 part (belum bisa menentukan banyaknya PART)

Genre  : humor, romance, friendship

Rating : PG-15

Minho membalikkan badannya diatas tempat tidur. Jonghyun telah bangun lebih dulu dan telah menyalakan lampu. sinar lampu yang terang membuat Minho membalikkan tubuh ke arah dalam tempat tidur. selalu saja begini di tiap pagi. Jonghyun akan bangun duluan dan menyalakan lampu kamar sementara Minho, sang raja tidur, tersiksa karenanya.

Jonghyun hendak membangunkan Minho. yang benar saja anak itu. Semua member telah bangun dan ia masih memeluk guling dibawah ranjang Key. Jonghyun pun menghampiri Minho, bermaksud untuk membangunkannya. tapi sebelum jonghyun sempat mendorong tubuh Minho seperti biasa, ia melihat selembar foto terselip dibawah bantal Minho. Jonghyun mengambilnya. ternyata foto itu adalah foto dirinya di album Hello.

***

Minho memutuskan untuk bangun sendiri. Ia heran, kenapa Jonghyun tidak membangunkannya seperti biasa dengan cara mendorongnya. Saat selesai cuci muka dan sikat gigi, Minho menuju ruang makan, seperti biasa.

“Hei suara berat,” panggil Jonghyun yang sudah duduk manis sambil bertopang dagu di meja makan. badannya tampak berkeringat tanda selesai lari pagi, rutinitas paginya. Taemin duduk disamping Jonghyun tapi tidak bertopang dagu. sementara Key, seperti biasa, sedang menyiapkan sarapan bersama Onew dibalik pantry.

“Apa,” jawab Minho, masih belum terima dengan panggilan ‘sayang’ jonghyun padanya.

Jonghyun mengacungkan sesuatu. foto yang ia dapatkan tadi pagi, “Kau naksir padaku?” tanyanya dengan mimik menggoda.

Minho melihat foto milik Hye Rin itu lalu dengan satu gerakan sigap langsung meraihnya dari tangan Jonghyun. Taemin yang melihatnya terkikik. Minho lagi-lagi dipermainkan Jonghyun.

“Jadi benar kau naksir padaku?” tanya Jonghyun lagi. kemudian menatap Taemin yang berada di sampingnya dan berakting seolah-olah kasihan pada Taemin. “Taemin, ini bukan salahku. Minho ternyata menyukaiku dibanding dirimu.”

Taemin pun menatap Minho sambil memasang tampang marah. “Hyung, apa yang kau lakukan? kau sudah bosan denganku?!”

Minho memijat kepalanya. orang-orang disini memang sudah sinting.

sementara Minho pusing, Jonghyun bersama Taemin tertawa. “Hyung, aku bercanda.”

“Hei, kalau kau juga blingers, tak usah malu mengakuinya padaku,” sambung Jonghyun.

“Hyung, satu hal kukatakan padamu. aku bukan blingers,” balas Minho lalu meletakkan foto tadi beserta pulpen yang ada di meja makan. “Tapi maukah kau menanda tangani foto ini?”

Jonghyun malah tertawa. “Kau bilang kau bukan blingers tapi kau memiliki fotoku. lalu sekarang minta tanda tanganku. kau lucu sekali Minho.”

“Ini bukan untukku,” kata Minho membuat tanda tanya di wajah Jonghyun dan Taemin. “Ini untuk temanku.”

“Hyung, temanmu perempuan?” tanya Taemin membuat Minho menjadi salah tingkah.

“Teman kampus? tumben sekali kau punya teman perempuan. apalagi di kampus,” kata Jonghyun sambil menandatangani foto itu. “Kalau memang dia temanmu, pasti dia berbeda. Orang sepertimu sampai mau berteman dengannya.”

Minho mengacak-acak rambutnya sendiri. ia sendiri juga tak tahu mengapa ia bisa berteman dengan orang baru, diluar kehidupannya.

***

Minho memutuskan untuk ke kampus hari ini. Selain untuk menghadiri mata kuliah yang cukup penting ia juga mau mengembalikan foto milik Hye Rin. Ia tak akan lama. setelah menghadiri kuliah dan menemui Hye Rin ia akan langsung ke studio SM untuk latihan seperti biasa dan melakukan semua jadwal.

***

“Bisa-bisanya kau kena demam begini,” kata Ibu Hyerin sambil memeras kompres. “Ini baru musim semi dan kau malah sakit. Bagaimana kuliahmu nanti.”

“Aku sudah minta Hyuna mengizinkanku Bu,” kata Hyerin lemah. “Aku juga mana tahu kalau akan sakit begini.”

“Bagaimana kepalamu? masih sakit?” tanya Ibu Hyerin, kali ini sambil memijit tangan anaknya.

Hyerin hanya mengangguk lemah. sambil menutup mata Hyerin memikirkan kegiatan kampus. Baru sehari saja ia sudah kangen stengah mati dengan kampus barunya. Apalagi dengan teman barunya yang menyenangkan, Hyuna. kemudian Hyerin teringat Minho. pemuda yang kata Ibunya, yang mengantarnya pulang semalam.

Dia… baik juga.

***

Satu jam sudah Minho berkeliling mencari Hyerin di jurusan kebudayaan, jurusan yang diambil Hyerin dan juga taman, tempat nongkrong gadis itu. tapi ia tidak ada. Sejak tiga hari yang lalu ia mencari Hyerin tapi gadis itu seperti hilang. sebelum Minho berbalik ke parkiran kampus seseorang menepuk bahunya.

“Minho-sshi,” panggilnya.

Minho membungkuk  kepada orang itu. seorang gadis. “Kau mengenaliku?”

Gadis itu tersenyum dan Minho bisa memutuskan bahwa gadis ini cukup cantik. “Walaupun kau melakukan penyamaran dengan topi dan kacamata itu aku bisa mengenalimu. aku salah satu fansmu.”

“Oh,” kata Minho. “Perlu apa denganku?”

“Kau mencari Hyerin?” tanya gadis itu tepat sasaran. Minho yang mendengar nama Hyerin disbeut menjadi stengah kaget. gadis ini mengetahui aku dan Hyerin berteman?

“Tidak perlu kaget, Hyerin telah bercerita bahwa ia sudah berteman denganmu. ia juga bilang kalau dia tidak datang maka kau akan mencarinya. aku sahabat Hyerin. kenalkan aku Kim Hyuna,” kata gadis itu sopan sambil membungkukkan kepala. bukan mengulurkan tangan untuk berjabat tangan atau malah menawarkan kelingking seperti yang dilakukan Hyerin.

“Oh,” gumam Minho. “Apa maksudnya kalau ia sudah mengetahui aku akan mencarinya? Ge er sekali dia.”

Hyuna tersenyum. “Aku juga tak tahu. kupikir ia juga narsis sekali. masa seorang idola seperti Minho-sshi mencarinya? Tidak masuk akal.”

“Yah… dia memang narsis tapi kali ini aku memang mencarinya. Kau tahu dia dimana? sudah tiga hari terakhir kulihat ia tidak ada di kampus.”

“Kau mencarinya selama tiga hari ini?” tanya Hyun agak cemburu.

Minho menggeleng cepat. “Bukan. Biasanya dia selalu mengangguku di kampus. Jadi aku terbiasa sendiri. tapi tiga hari ini ia tidak datang menganggu. Lagipula ada barang yang harus kukembalikan jadi hari ini ku putuskan untuk mencarinya.”

Hyuna tersenyum lega membuat Minho berfikir gadis ini berbeda 180 derajat dengan Hyerin. Kalau Hyerin pasti sudah memasang tampang bloon dengan senyuman tiga jarinya. “Hyerin sakit.”

Mendengar kata sakit Minho membulaytkan mata. “sakit? dari kapan? sakit apa?”

“Kau mengkhwatirkannya ya? wah…”

Lagi-lagi Minho dengan cepat menggeleng. “Kau pasti sudah tahu kan? aku yang menyebabkan kepalanya luka terbentur. Aku hanya khawatir kalau ia sakit karena luka itu.”

Hyuna mengangguk-angguk tanda mengerti bercampur lega. biar bagaimanapun ia juga manusia biasa. pasti cemburu setengah mati kalau melihat idolanya sangat dekat dengan sahabatnya sendiri. “Mau menjenguknya? Sekarang aku akan pergi kerumahnya.”

“Baiklah. aku ikut denganmu,” kata Minho sambil mengikuti Hyuna masuk kedalam mobilnya.

***

Untuk kedua kalinya Minho mendatangi rumah kecil nan teduh itu. Rasanya baru kemarin Minho mengantar Hyerin. Bedanya, kali ini Minho sedang duduk di ruang tamu sederhana itu bukan diluar pagar seperti tiga hari yang lalu.

“Dokter bilang, Hyerin sakit karena efek dari luka dikepalanya,” kata ibu Hyerin sambil menaruh dua sirup jeruk untuk kedua tamunya. “Silahkan. seadanya saja ya.”

Minho malah membungkuk dalam-dalam. “Maafkan saya nyonya. Gara-gara saya, Hyerin jadi sakit begini.”

Ibu Hyerin menepuk-nepuk rambut Minho. “Sudahlah. kau anak yang baik. kau tidak sengaja kan.”

Hyuna yang dari tadi memperhatikan ibu Hyerin mulai bicara. “Bibi tidak tahu siapa pemuda ini?”

Ibu Hyerin menggeleng. “Memang siapa ya?”

“Omona~ bibi, dia ini Minho SHINee. artis itu! SHInee, idola Hyerin!” kata Hyuna bersemangat. Mendengar dirinya dielu-elukan Minho menggaruk rambutnya yang tidak gatal.

Ibu Hyerin menyipitkan mata lalu meneliti wajah Minho. sedetik kemudian memekik, “Jadi kau yang di televisi itu?? Kau… yang Membintangi Pianist kan??”

Minho menggangguk malu-malu.

“Astaga. Kau juga tidak bilang-bilang! aduh bagaimana ini… Jadi Hyerin berteman dengan seorang artis?” tiba-tiba Ibu hyerin senang sendiri.

“Ya bibi! Hyerin itu hebat sekali! bisa berteman dengan Minho-sshi!” seru Hyuna ikut senang.

Sementara itu Minho kebelet pipis.

***

Minho selesai buang air kecil di sudut rumah Hyerin. Minho kembali ke ruang tamu tapi ada rasanya ia ingin melihat-lihat sedikit. ada banyak foto-foto keluarga Hyerin di sepanjang koridor rumah. Saat asyik memperhatikan sebuah foto lama yang membingkai pernikahan orangtua Hyerin, Minho melihat sebuah ruangan yang pintunya terbuka sedikit. Penasaran, Minho membukanya.

Minho mendapati Hyerin sedang tertidur pulas. Minho kembali teringat beberapa hari yang lalu. Minho tersenyum. Hyerin bisa juga tampak begitu manis asal dia tidak dalam keadaan sadar.

Tanpa sadar, Minho memotret wajah tertidur Hyerin.

***

Minho kembali ke ruang tamu dan bergabung dengan obrolan asyik antara Hyuna dan Ibu Hyerin.

“Mari ke kamar Hyerin,” ajak ibu Hyerin lalu bediri lebih dahulu. “Aku bangunkan dulu. Tadi dia tiidur.”

Hyuna mencegah. “Jangan dibangunkan Bi. Biarkan saja dia istirahat. Kami pulang saja dulu.”

“Ah, tidak usah. anak itu sudah tidur terlalu lama. Kalian datang jauh-jauh harus melihatnya juga kan.”

Akhirnya semua pun mengikuti Ibu Hyerin ke kamar Hyerin. Setelah menunjukkan letak kamar Hyerin, Ibu Hyerin permisi ke dapur. Minho merasa tidak enak tadi sudah lancang memasuki kamar Hyerin. saat memasuki kamar. Hyerin ternyata sudah bangun duluan.

“HA! Minho oppa???? JINCAAA???” pekik Hyerin begitu melihat Minho diikuti Hyuna memasuki kamar. Minho menutup telinga.

“Haruskah dengan teriakan tiga oktafmu itu?!” komentar Minho sarkartis.

“YA! temanmu sedang sakit, kau komentar begitu!” seru Hyerin tidak terim,a kemudian beralih kepada Hyuna. “Aigo~ hyuna-ya! Kau juga datang menjenguk?”

Hyun mengangguk manis.

Minho melihat Hyuna dan Minho bergantian. “Kalian kesini berdua?” tanya Hyerin membuat Hyuna dan Minho mengangguk bersamaan. Hyerin menyikut Hyuna yang sudah duduk disampingnya. “Hyuna-ya, kau sudah akrab dengan Minho oppa?”

“Minho oppa?” ulang Hyuna heran. Minho berdecak.

“Hyuna-sshi jangan dengarkan dia. Dia yang seenaknya memanggilku oppa dan berbicara informal,” kata Minho membuat Hyerin mendelik. ‘Hei! Itu karena kita sudah berteman! Hyuna, kau juga bisa memanggil Minho dengan sebutan oppa! tidak apa kok!”

Minho baru saja akan menggetok mulut besar Hyerin kalau saja Hyerin tidak segera berlindung dibalik bantal.

“Mana oleh-oleh untuk orang sakitnya?” tanya Hyerin spontan membuat Hyuna segera mengeluarkan buku-buku modul. Hyerin menyipit melihat tumpukan modul di pangkuannya. “Apa ini?”

“Kau sudah ketinggalan banyak. Ini oleh-oleh untukmu,” kata Hyuna manis tapi sama sekali tidak terdengar manis di telinga Hyerin.

Hyerin memajukan bibir. “Kenapa sih orang sakit harus dikasih tugas juga?” katanya sambiil memandang tidak minat ke arah modul-modul. “Dan kau Minho oppa apa yang kau bawakan untuk orang sakit ini?” pinta Hyerin sambil mengadahkan tangan.

Minho menaruh selembar foto diatasnya. Hyerin dan Hyuna bingung kemudian Hyerin membalik foto itu kemudian sadar bahwa itu miliknya. Foto Jonghyun di album hello. Baru saja Hyerin akan bertanya dimana Minho mendapatkannya, Hyerin membekap mulut. Ada yang beda di foto itu dari sebelumnya. sebuah tanda tangan asli bertuliskan nama Kim Jonghyun disana. Hyerin memandang takjub kearah Minho.

“Sama-sama,” jawab Minho asal. “Kalau kau bertanya dimana aku mendapatkannya, itu terjatuh waktu aku mengantarmu pulang. Karena kau blingers, jadi kuminta saja tanda tangan Jonghyun hyung untukmu.”

Hyerin menitikkan airmata. Hyuna melonjak girang. Minho tersenyum melihatnya.

***

“Kapan aku bisa ke dorm?” tanya Hyerin membuat Minho melompat lagi. Kal ini ia melompat diatas kursi perpustakaan.

“Kau persis hantu. Selalu bicara dari belakang. Aku heran, bagaimana caramu menemukanku? Kau memakaikanku alat pelacak?” tanya Minho yang penampilannya sama seperti kemarin-kemarin. penyamaran sedrehana dengan topi dan kacamata.

Hyerin mengambil kursi disamping Minho. “Tiga hari yang lalu kau sudah datang kerumahku. Yah walalupun hanya untuk menjenguk. tapi itu sudah terhitung kan? Aku kapan ke dorm?”

Minho tertawa paksa. “Bilang saja ‘kapan aku bisa bertemu Jonghyun oppa?’ begitu.”

“Baiklah… kapan aku bisa bertemu Jonghyun oppa? Puas?” tanya Hyerin membuat Minho tertawa lagi. “Ada keharusan buatku membawamu ke dorm?”

“Kau tidak mendengarkanku tadi? Kau sudah kerumahku, sebagai teman seharusnya aku juga harus sudah ke’rumah’mu! apalagi kita sudah berteman hampir dua minggu.”

“Aku sudah memberimu tanda tangan Jonghyun hyung. kau serakah sekali.”

Hyerin berdiri kemudian merobek sebuah kertas dari buku catatannya. ia tampak menulis sesuatu. kemudian kertas itu ia taruh tepat di wajah Minho.

“Apa ini?” tanya Minho melihat deretan angka-angka itu. “Lotre?”

“Ini nomor ponselku!” kata Hyerin lalu mengambil ranselnya. “Hari ini hari jumat. Kuliahku kosong. Kalau kau berubah fikiran kau bisa menelponku.”

Selesai berkata, Hyerin emninggalkan Minho sendirian di perpustakaan. Minho tersenyum paksa.”Narsis sekali. apa dia pikir aku akan menelponnya? bodoh.”

***

Sepertinya Minho harus meneleponnya. Minho baru sadar bahwa Hyerin membawa buku yang salah ketika meninggalkan Minho di perpus. Kini buku mereka tertukar. parahnya Minho sangat membutuhkan buku yang tertukar itu.

“Babo,” umpat minho lalu mengorek-ngorek saku celananya. Minho membuka-buka kertas kecil berisi nomor ponsel Hyerin dan menekan screen ponselnya dengan cepat. sebelum menekan tombol call, minho berpikir keras. “BODO DEH.”

***

“ASYIIIIKK~~~KE DORM~~~,” Hyerin berteriak tiga oktaf sedangkan Minho menutup telinganya baik-baik sejak tadi. ia tahu anak ini pasti akan berteriak lagi cepat atau lambat.

“Ah! Aku harus mengajak Hyuna! Dia kan shawol juga!” kata Hyerin kepada dirinya sendiri lalu mengambil ponselnya. belum sempat Hyerin menekan tombol pembuka Minho sudah merebutnya. “Wae?!” seru Hyerin tidak terima.

“CUKUP KAU SAJA,” kata Minho yang sudah dalam taraf kejengkelan tingkat tinggi membuat Hyerin mengangguk saja.

Anak ini memang cerdik, pikir Minho. bisa-bisanya dia memerasku kalau dia baru akan memberiku bukuku yang tertukar kalau dia bisa ke dorm hari ini. ckckck.

Sementara itu Hyerin, walaupun sudah disinisi oleh Minho sejak awal, memasang tampang bahagia dengan senyuman tiga jarinya.

TBC

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

37 thoughts on “ROMANTIC ANNOYING – Part 3”

  1. Akhirnyaaa
    Kedorm juga
    Ikutan dong
    Aku ketemu taemin aja hehe *abaikan
    Minho baik bangettt
    Sakit dikasih tanda tangannya jong
    Hyuna aja ngasih tugas
    Kerennn!!!
    Makin seru
    Mana minho dikira blingers lagi
    Lagian tidur ada foto jongnya
    Hahahaha
    Lanjuttt!!!

  2. ayoo lanjuuut, ff ini makin lama makin rameee!

    aku ngakak pas jjong nanya ‘kau naksir padaku’ ke minho, sumpah deh ketawa pas bayangin muka minhonya!

    next part ya thor!

  3. Aaa!!!! Kenapa harus tbc sihhhh???
    Seruu bangettttt
    Minhonya baik banget aisssss
    Pake foto2 hyerin pas lagi tidur aigooo~~
    Minho nih mulai suka nih pasti sm hye rin
    Gila bangettttttt ahhhh kenapa tbc sih-_-_–
    Part 4 nya jangan lama2 ya di publishnya kekekeke

  4. Jjong : Kau naksir pdq ?
    Minho : gak ! Aq gk mw kena seranganx Key klo aq kthuan ngmbil couplex ! *pletak!* *dilmpar bom molotov s author gra2 mrubah jlan crita tnpa sepengthuanx*
    gila ! Smkin kren critax ! Author hruz tggung jwb, gra2 author ngsih tbcx kcepetan, aq jd gk bs tdur gra2 pnsran sm critax. Ayo ! Gnti rugi ! Tp gnti rugix gk usah pke uang, ckup biayain ajah uang kwin aye sm Key, oke ? *duar!*
    cpat lnjut yah, thor ! 2 thumbs up for author ! *wink2 geje sm author*

  5. annoying bgt hyerinnya.. haha.. apa lg suarax 3 oktaf, stgkt suara jonghyun tuh.. *sotoy
    makin seru, lanjuuut

  6. Wakaka, taem oppa cmbru dkira min ho ga ska lg sma dia n brpling htu, taem oppa sma aku aja hehe,,,

    hyerin, hyerin, bsa budek th kuping.A min ho law dia triak2 truz.

    Author nice ff, dtgu ya klnjutan.A . . .

  7. huwaa,,,reader baru nih,,vanya imnida,, 😀
    keren thor!!!xD,,,walaupun sih hyerin sll ganggu minho,tapi pasti lama kelamaaan sih minho bakal suka ma hyerin,,xD~..
    uhmm,,kalo misalnya mreka b’2 saling suka trus sih hyuna gimana?,,
    huwaa,,jadi makin penasaran mau baca next part.a…hahahahaa
    jangan lama lama yah thor next part.a,, 😉

  8. HALO! INI RIA!
    Yiiihaaaaa! Part 3 published! Senengnyaaa
    gomawo buat admin yg ngasih interval part 3 ini engga kelamaan dari part 2nyaa #ciumadmin 😀
    TBC nya kecepatan? SENGAJA #pletak
    mianhae engga bales komen satu2 dulu. Speedy lg memble bgt jd komen pake hape deh -,-
    GOMAWO BUAT YG KOMEN!
    Yg silent reader ditendaaang #becanda -.-V

  9. uiisssh~keren asoy nih ff,daebak!udah bhsa’n enak d baca,crita’n keren,bkin gregetan lg!tp koq maen tbc tiba2 gtu siy,dkit bgt:( next part’n ASAP y thor,nyehe^v^

  10. ahahahahah minho blingers??? ahahah gx salah .. sabar ya minho oppa,…. yeeyy ke dorm toh …
    aku ikut !!

    eh thor… jgn lama2 ya ….
    aku tunggu ok ..

  11. cieee…
    Minho dah mulai suka neh.
    Cpt bgt y tbc nya.
    Pdhal lg seru2nya.

    Lanjuuut author..
    Hehehe

  12. aku mau ikut juga ke dorm.. ajak aku hyerin ah.. #Plakk!!
    tapi aku bukan blingers aku FLAMES! hahaaha… minho yg sabar aj ya! masih ada aku yang flames ko..*Gaje!

  13. hahaiiiiiiiii…. aku suka karakternyaaaaaaaaaaaaaaaa
    seruuuuu seruuuuuuuuuuuuuuuuuuu
    tapi panjangin lg dong!!!!

  14. Minho naksir Jjong..??????
    Hahahahahaha….
    Taemin cemburu….^^
    Hyerin bisa2.a ngambil kesempatan dalam kesempitan….
    Hyerin,,, ikuuut…… Mau k dorm SHINee juga…
    Next thoor….
    Jangan lama2 iia….:)

  15. knpa tbc sii ! pdhal lg sru”x,,
    ahh,,taemin oppa cmburu ! wkwk..
    hyerin aq iktn donk k’dormx SHINee *khayal*
    bruntung bgt tu hyerin dpt ttdx jonghyun oppa ! *sirik*
    lnjutt thor !

  16. ahahaha, jjong-min ada2 aja ngegodain minho XD
    kayanya minho naksi beneran deh sma hyerin (?)

  17. Minho tertunduk nih ceritanya. Si flamers ini bisa di jinakin sm yeoja ky Hyerin. Ngidem pengen jadi Hyerin *plaak*

    Keren thooor ^o^b
    DAEBAK!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  18. “Minho selesai buang air kecil di sudut rumah Hyerin”

    OMONA :O
    minho jadi terlihat seperti pipis sembarangan ini thor :O
    gak salah pilihan katanya ?

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s