MINE – Part 2 (END)

Title                 : MINE / 2nd chap – end

Author             : Keychand

Main Cast        : SHINee

Support Cast    : SHINee world girls

Length             : Twoshot

Genre              : Thriller

Rating              : NC-17

‘Setting waktu ff ini sebelum comeback SHINee dengan Lucifer-nya, masa-masanya netizen dihebohin sama rambut mereka yg ditutup-tutupin. Ini thriller murni, juga murni fiksi. Bukan maksud bashing atau apapun. Bagi yang merasa ga kuat, silahkan skip.’

MINE

ALL OF YOUR P.O.V

“Hey! Apa yang kau lakukan, agasshi! Hentikan mobilnya!” …

“selamat tidur, tampan”…

Tak lebih dari 10 menit, mereka semua langsung tergeletak lemah dijok masing-masing. Aku tersenyum penuh kemenangan dan menepikan mobil van itu didepan rumahku. Kubuka pintu mobilnya dan membawa mereka satu persatu masuk. Aku melepas t-shirt mereka satu persatu.

Kumasukan mereka masing-masing kedalam tabung transparan yang terbuat dari kaca dan memasukkan sebuah selang lewat lubang yang ada diujung tabung itu. Setelah selesai kututup tempat itu dan berjalan menuju kran air dan menyalakannya. Air mengalir lewat selang itu hingga mengalir ditabungnya. Aku tersenyum kecil dan duduk disebuah kursi yang berhadapan dengan mereka sambil menunggu mereka sadar.

“hey, dimana ini?” aku mendengar suara si flaming charisma serak. Aku bangkit dari dudukku dan menghampirinya.

“hey, tampan” kataku padanya, ia menatapku dengan mata bulatnya.

“keluarkan aku dari sini gadis gila!” teriaknya padaku, aku tertawa kecil mendengarnya. Ia terus mendorong kaca penutup tabung itu dengan keras,

“hey, jangan berisik. Yang lain masih tidur” kataku menempelkan telunjukku dibibir, ia menatap tajam padaku sedangkan aku hanya tersenyum kecil dan melepas mantelku, sekarang aku hanya memakai hotpants jeans dan tshirt.

“hyung! kenapa aku ada disini?!” tiba-tiba si maknae berteriak kaget, aku menoleh padanya yang sudah menampakkan wajah takut dan pucat.

“tenanglah, tampan. Aku hanya ingin membuat kalian aman denganku.” Kataku enteng,

“kenapa kau masukkan kami dalam tabung seperti ini, huh?!” balas almighty dengan keras, aku sudah berhasil membuka topi key dan jonghyun yang dianggap misterius itu. Tapi kurasa mereka takkan melakukan comeback sama sekali.

“sepertinya lebih menarik kalau kita mengobrol sambil menikmati minuman” kataku berjalan menuju lemari pendingin dan mengambil sebotol soju.

“apa maksudmu?! Keluarkan kami dari sini! Kau bisa dihukum karna menculik kami!” teriak jonghyun histeris. Aku kembali tertawa dan duduk dikursi seperti semula. Kutenggak setengah isi soju itu dengan cepat.

“siapa yang menculik kalian? Kalian ini milikku, jadi aku hanya mengambil kalian kembali dalam pelukanku. Tak ada yang menculik kalian sama sekali” kataku ringan, kumainkan kuku-ku dan sesekali menatap mereka yang ketakutan.

“matikan kran airnya!” bentak sang leader akhirnya, aku berdecak kecil dan menghampiri mereka.

“aku sudah mengatakannya pada kalian, bukan? Aku takkan membiarkan siapapun mengganggu kalian, karna kalian ini milikku. Aku juga melarang kalian untuk tersenyum pada orang lain bahkan memeluknya. Tapi kalian semua tak mendengarkan.”

“kami bukan milikmu!” teriak taemin, aku tersenyum kecil.

“sudah kubilang kalian milikku, aku tak pernah main-main dengan ucapanku.” Balasku datar,

“kau gila!” bentak key, aku berdecak kecil “memang, karna kalian semua tampan” kataku. Air terus naik didalam tabung, sekarang sudah mengisi setengah isi tabung, kulihat mereka makin panik didalam tabung itu, sebagian tubuh mereka sudah terbasahi. Ditambah lagi sama sekali tak ada saluran udara yang menyalurkan masuknya oksigen. Nafas mereka semakin pendek, bahkan beberapa diantara mereka kulihat sudah mulai memegangi leher mereka karna kekurangan nafas.

“cepat keluarkan kami! Kau mau membuat kami mati?!” teriak jonghyun keras, aku menatapnya.

“kalau itu bisa membuat kalian terus menjadi milikku. Aku akan membuat kalian terus ada untukku” jawabku datar,

“kau benar-benar gila!” teriak minho histeris, aku menangguk kecil padanya dan menikmati pemandangan yang ada didepanku.

5 tabung berisi manusia milikku yang sedang terisi air mengandung formalin. Manusia yang sedang bergeliat berusaha keluar dari tabung tanpa udara, 2/3 tubuh mereka sudah tenggelam dalam air. Membuat tubuh mereka semakin mengambang. Mengenai penutup tabung. Aku tersenyum menanti detik-detik mereka menjadi milikku seutuhnya. Beberapa saat lagi tabung itu akan penuh dengan air, dan dalam hitungan menit, mereka tak akan bernafas lagi. Itu lebih baik buatku, karna mereka sendiri yang sudah melanggar perintahku.

‘blup…blup..’ satu persatu dari mereka berhenti meronta dan akhirnya mereka membuka mulut mereka berusaha mencari udara yang sia-sia. Ternyata mereka pintar juga, berusaha tak mengambil nafas dalam air supaya airnya tak masuk keparu-paru. Tapi sayang, mereka akan tetap meminumnya.

Aku mendekati tabung yang berisi onew, membuka penutupnya dan menarik keluar tubuhnya. Kubaringkan tubuhnya diatas meja makan. Kuambil pisau yang tergeletak disampingnya dan mulai menngeluarkan bola matanya perlahan dari tempatnya. Aku memutuskan saraf-saraf yang menyambungkan matanya dengan tubuh dan otaknya. Cukup sulit karna aku tak ingin merusak mata sipitnya itu. Mata yang berhasil membuatku tersihir olehnya. Setelah berhasil, aku menyimpan bola mata itu didalam sebuah toples.

Kemudian aku beranjak membuka paksa mulutnya. Mencoba melepaskan rahang giginya dari mulutnya, aku ingin gigi kelincinya yang membuatku merasa gemas padanya. Aku menggunakan pisau untuk melepaskan rahang giginya, tapi tak berhasil. Akhirnya aku menggunakan tang untuk mencabutnya. Dengan sekali tarikan aku berhasil memisahkan rahang giginya dari mulutnya. Kembali kusimpan rahang giginya dalam toples tadi. Aku bergerak merobek lehernya. Darah segar yang sudah bercampur dengan air mengucur deras saat kurobek tenggorokannya. Aku mencari pita suaranya diantara banyak urat saraf dan pembuluh darah disana. Setelah berhasil menemukannya aku mencabutnya dan menyimpannya didalam toples tadi. Pita suara itu yang menghasilkan suara lembut onew selama ini, suara yang membuatku jatuh hati padanya, dan sekarang aku memilikinya, bahkan memegangnya. Aku bergerak menuju daerah dadanya, kembali merobeknya dibagian jantungnya. Lagi-lagi darah mengucur banyak, aku memasukkan tanganku dan memegang jantung onew yang selama ini membuatnya hidup dan sekarang aku memilikinya dan menggenggamnya. Aku melepaskan saraf-saraf dan pembuluh darah yang menempel dan menarik jantungnya keluar dan memasukkannya kedalam toples tadi. Setelah selesai semuanya, aku menjahit bekas robekan tadi dengan benang biasa dan jarum biasa. Menyebabkan benangnya terlihat tidak rapi dan berantakan. Kemudian kubaluri seluruh tubuh onew dengan lelehan lilin hingga bekas jahitannya tak terlihat, kupasangi mata palsu untuknya dan membuat wajahnya tersenyum seperti biasa. Kemudian kusimpan onew disamping tangga rumahku dengan posisi berdiri.

Selesai onew aku beranjak pada si maknae. Aku menariknya keluar, membaringkannya diatas meja makan. Aku memulainya dengan bola matanya dengan melepaskannya sama seperti onew tadi. Menyimpannya ditoples yang berbeda dari toples milik onew sebelumnya. Aku bergerak menuju tenggorokan taemin. Merobeknya dengan gunting membuat darah segar mengalir deras. Aku mengguntingnya secara melingkar mengikuti alur lehernya hingga setengahnya. Aku mengambil pita suara miliknya dan menyimpannya dalam toples. Agak sulit saat bagian pita suara, karna pita suara milik taemin agak susah dicabut, terpaksa aku harus memasukkan jari-jariku diantara banyak saraf dan pembuluh, tapi tetap sulit, akhirnya aku terpaksa mengguntingnya.

Selesai dengan pita suara, aku bergerak menuju jantungnya, merobek kulit dadanya dan menggunting setiap saraf dan pembuluh darah yang tersambung pada jantungnya. Lagi-lagi aku menemukan kesusahan, dan sekarang aku harus mencabut paksa jantungnya sampai-sampai jantungnya terjatuh kelantai karna licin. Aku segera mengambilnya dan menyimpannya ditoples tadi.

Selesai bagian jantung, aku bergerak menuju kakinya. Aku merobek daging kaki bagian betisnya dan mencabut paksa tulangnya hingga meninggalkan sisa saraf dan otot yang putus. Kusimpan tulang itu dipinggir tubuh taemin dan beranjak mengambil kayu berbentuk balok panjang. Aku memasukannya kedalam daging kaki taemin dan kembali menjahit bekas robekannya. Selesai dijahit, aku membalurkan lelehan lilin kebadan taemin dan membuatnya tersenyum sama seperti onew dan memposisikannya berdiri disamping onew.

Selesai dengan taemin aku beranjak pada key. Kutarik tubuhnya keluar dan bersiap dengan guntingku. Aku menggunting rambut key dengan asal. Rambut yang selalu menimbulkan controversial karna eksperimennya. Dan sekarang aku memilik rambutnya. Sisa rambut yang masih ada kupangkas menggunakan pisau tadi, dan tanpa sengaja sesekali pisauku mengiris kulit kepalanya hingga mengeluarkan darah. Setelah kepalanya benar-benar bersih dari rambut, aku menyimpan rambutnya dalam toples yang berbeda . Kemudia aku bergerak menuju matanya, mencabut bola matanya dan berlanjut menuju tenggorokannya. Mencabut sumber suaranya yang menghasilkan rap yang bagus selama ini. Selesai dengan pita suara, aku bergerak menuju bagian jantungnya, melepasnya dari tubuhnya dan mengumpulkannya dalam toples. Ah, ada yang terlewat. Aku memegang tangannya dan merobek kulit jarinya, mencopot ruas tulang jarinya dengan paksa atau harus menggunakan tang lagi. Selesai kulucuti satu persatu, aku memasukan paku-paku besar sebagai pengganti tulangnya dan menjahitnya dengan asal. Selesai semua, baru kululuri tubuhnya dengan lelehan lilin dan menyimpannya disamping taemin.

Aku beranjak pada minho, membaringkannya diatas meja. Dan bergerak cepat mencungkil bola matanya. Kemudian beralih menuju daerah tenggorokannya. Aku mencabut paksa pita suaranya yang selama ini menghasilkan suara berat yang hangat. Aku juga mencabut buah jakun miliknya, karna ia selalu memamerkan tenggorokannya pada orang lain, jadi sekarang aku memilikinya. Aku memasukan sebongkah batu kecil sebagai pengganti buah jakunnya dan menjahit bekas robekannya dengan asal. Selesai daerah tenggorokan, aku bergerak menuju daerah jantungnya dan melakukan hal yang sama seperti kulakukan pada onew dan key tadi. Mengumpulkan mata dan lainnya, melulurinya dengan lilin dan terakhir menyimpannya disamping key.

Selesai minho, aku terdiam sesaat, mengelap peluh yang membasahi dahiku dengan tangan yang berlumuran darah. Aku menyusutkan darah itu pada bajuku yang berwarna putih, membuatnya meninggalkan noda darah yang banyak. Merasa sudah tak lelah, aku menyelesaikan yang terakhir. Menarik jonghyun keluar dan membaringkannya diatas meja makan. Lagi-lagi aku menggunting rambutnya yang kemarin-kemarin ia sembunyikan dengan topi. Aku mencukurnya sampai habis dan mengumpulkannya pada toples yang baru. Kemudian mencungkil bola matanya dan menggantinya dengan yang palsu sama seperti yang lain. Lantas bergerak mencabut pita suaranya yang selama ini terus melengkingkan nada tinggi dan suara yang lembut. Selesai bagian tenggorokan, aku bergerak menuju jantungnya, mencabutnya paksa tanpa alat apapun, membuat masih ada sisa putusan urat saraf dan pembuluh yang tertinggal. Aku menyimpan jantung itu dalam toples dan bergerak mengambil gunting. Dengan sekali tusukan aku menusuk lengan jonghyun dan merobek kulitnya dengan gunting. Membuat daging dan ototnya yang berhasil menyembul keluar diikuti darah yang mengalir deras. Mungkin sekarang lantai rumahku sudah banjir dengan darah.

Aku menarik paksa otot trisep dan bisepnya yang membuat lengannya berbentuk bagus dan ia selalu memperlihatkannya pada orang lain. Tapi sialnya ototnya sulit lepas dari tulang, terpaksa aku mengguntingnya dan sesekali mengoyaknya untuk mempermudah putusnya ototnya. Dan akhirnya setelah beberapa menit mengoyak dan menggunting aku berhasil mendapatkan otot trisep dan bisep dari kedua tangannya. Aku mengumpulkan semuanya dalam satu toples khusus milik jonghyun, dan meluluri tubuh jonghyun dengan lelehan lilin dan menempatkannya paling pojok sebelah minho.

“haha..” aku tertawa kecil melihat hasil kerjaku yang benar-benar daebak. Aku bergerak menyimpan 5 toples itu dalam lemari pajang yang ada diruangan depan. Kemudian membawa setumpuk pakaian untuk mereka ber-5. Kupasangkan pakaian untuk show mereka yang sudah kubeli dari dulu, kurias wajah mereka sedemikian rupa sampai semirip mungkin dengan video klip mereka. Menyisir rambut mereka, semirip mungkin dengan aslinya, khusus untuk jonghyun dan key aku kembali memasangkan topi pada mereka untuk menutupi kepala plontos mereka. Selesai dengan mereka ber-5, aku memperhatikan tubuhku yang penuh dengan noda darah, aku tersenyum kecil dan berlari menuju kamar mandi membersihkan tubuhku.

Sekitar 15 menit kemudian aku keluar dengan rambut panjang tergerai yang masih basah menggunakan celana hotpants tadi dan kaos animal print yang sepertinya kebesaran dibadanku.

Aku kembali menghampiri mereka dengan membawa kamera, kuatur waktunya. Aku berjalan menghampiri mereka dan berdiri ditengah mereka, hitungan ke-5 lampu kamera menyala dan berhasil menangkap gambar kami ber-6. Aku terus berfoto dengan mereka sepuasku, karna sekarang mereka milikku, dan tak ada yang bisa mengganggu mereka. Di pose terakhir, aku mencium mereka satu persatu dengan lembut.

*the end*

Credit story :

–          House of Wax

–          Angel and Demon

–          SAW

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

43 thoughts on “MINE – Part 2 (END)”

  1. Sadis amat muTilasinya. .. .
    Syukurlah aku gak bAca setelah makan…
    Kalau bAca setelah makan aku bisa mual tingkat akuT niH, . . .
    ==
    .
    Keren, auThor!
    Aku emang lumayan suka sama cerita psycho kayak gini…..
    Nanti buat lagi ya yang kayak gini,…
    Kekeke~

    good job!

  2. haish sadis bangeeeet ._.
    gila banget itu cewek, ngebuat SHINee jadi ky gitu heuuum

    tp keren ceritanya, sadis gimana gitu ehehehe

    goodjob thor!

  3. sumpah,sadis amat critanya >.<
    Kirain bakal ada yg nolongin member shinee tuh,tyt g ada,
    Gw aja mpe' merinding bc'y,tkut jd kenyataan,smoga cm jd ff aja…
    Daebak chingu… ^^b

  4. kyaaaaaaa >< pshyco tu cewe !! untung pas baca ga lagi makan apa2.

    thriller'y dapet ToT daebak! gmna pas nulis'y ya, aq aj yg baca'y doang melet2 x(

    oh onew, oh jonghyun, oh key, oh minho, oh taemin x( huaaaaa kasian bgt dah!

    daebak ching! salut aku sma author2 yg bkin ff genre kea bgni, hoho

  5. astagfirullah , thor , sadis amat !
    jadi ngeri , takut takut ada fans fanatiknya SHINee berbuat kaya gitu , andwaeee >.<

  6. Aaaa gila banget gila banget sadis bangettt
    YaAllah……kesian banget sih mereka
    Idih itu cewenya gak berperasaan bgt sih
    Gmn coba sama shawol lainnya???
    Sadis bener2 sadis hohohohoho
    Goood!

  7. iiiiihhh~~tega bgt siy ma idola’n sendiri!!koq ada sih org yg bgitu!ini sih nama’n udah bkn fanatik lg!!keterlaluan bgt!miris bgt baca’n,palagi pas bagian mutilasi key.badan q jd tegang smua!NGGAK TEGA!!

  8. aigo~ ngeri thor~
    tapi kayaknya aku pernah baca ini fic waktu browsing di google, mungkin saya sesat ke blog kamu deh chingu~ tapi saya waktu itu kagak komen, soalnya buru-buru kkkk~
    tapi bener sumpah~ ini ff bikin aku merinding disko~ keren banget dah nih~ nyeremin~ mutilasinya keren~ untunglah cuma fiksi ya~
    terus tuh yeoja emang pyshco tingkat dewa deh -__________- bener bener kelainan mental aigo~ akhirnya shineenya modar u.u~ gg tahan aku bagian congkel mencongkel itu~ T^T~ Onew~

  9. Astagaaaaaaaaaa
    semoga tidak ada shawol yg kyak gitu,,
    kasian benerrr..
    Kalaw aq da d’situ aq akan memutilasi’a lbiH dulu,sebelum dia melakukan ‘a pda oppadeul.huhu

  10. hiii….. Ya Allah bneran g kuat bcany….
    apalagi pas mencongkel mata dan cabut paksa anggota tubuh mreka…..

    pembunuhan berantai itu mahh…. !!

  11. hiii….. Ya Allah bneran g kuat bcany….
    apalagi pas mencongkel mata dan cabut paksa anggota tubuh mreka…..

    pembunuhan berantai itu mahh…. !!

    naudzubillahi min dzalik kalo sampe bneran ada orang kyak gtu !!!!
    utk tokoh ‘aku’ di crita ini, hukumanny bantai abis dan hukum mati di tmpat ajahh…. !!

  12. Keren sih, tapi ternyata member Shinee beneran dibunuh, hhuhuuu T^T
    Psycho itu cewek, sampe diambil-ambil segala mata, dan teman-temannya itu ==”
    Tapi Key sama Jjong kasian yak, diplontos XD
    Kekekekeke~ XD

  13. Kalau aku jd cewenya sayang kalo organny diambil mending dijadiin manekin (?) *lebih sadis ni mah ya*
    Keren~

  14. Mungkin sebaiknya kau berhenti melihat film horor sadis dan membaca buku yg tdk jelas..

    kau berhasil,, dengan ceritamu itu daebak!!!

  15. Aaaaa! Ini author yg duet ama rara unnie bikin please marry me yaaaaa??? #plak *ga nyambung*

    hyaaaaa keychand unn emg bakat dehhh! Aku ngefans sm unn dan rara unn! Kyaaaa

    oke, back to the true comment #plak
    sumpah ya, ga tega beneran deh bacanya!! Bagian formalin mulai masuk tabung itu, aku tuh sambil naik2 gaje pdhal lg duduk, sambil teriak dlm hati : oppa, oppa, aku akan ngeluarin oppa dr situ! Sambil gapai2 gaje (?) eh beneran lho. Saking ga relanyaitu kejdian. Amit2.

    Klo kejadian, tuh cewek udah aku santet!!! #plaaak

    good job unn! #sksd

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s