Onew Fanfic – Part 14

Onew Fanfict Part 14

Bulan Agustus…

Libur musim Panas telah datang. Seharusnya aku senang karena bisa menghabiskan waktu dengan teman2ku, Key, bahkan Hyunsu yang sudah bertahun-tahun aku tidak bertemu dengannya

Tapi.. apa yang kudapat? Hanya Hyunsu yang bisa menemaniku selama liburan ini

Hyunsu: mengertilah, Haneul… mereka kan harus bertanggung jawab atas peran serta mereka di SM Entertainment. Itu cita2 Taemin dan Minho oppa, kau harus mengerti
Aku: tapi kenapa Key harus ikut? Padahal dia sudah janji akan mengajakku liburan di pantai lagi seperti 6 bulan yang lalu. Sekarang aku dan kau dirumah, doing nothing..
Hyunsu: bagaimana kalau kita melakukan sesuatu yang menyenangkan? Misalnya seperti menonton di bioskop atau bermain di taman ria.. nonton konser juga asik.
Aku berpikir sebentar. Kalau dipikir pikir, aku jarang keluar rumah untuk melakukan sesuatu yang menyenangkan. Apalagi bersama sahabat lamaku, mungkin akan menyenangkan
Aku: baiklah kalau begitu
Hyunsu tertawa senang, ia melonjak lonjak girang seperti anak kecil
Hyunsu: kau mau nonton konser? Aku punya dua tiket nonton Jazz, techno dan semacamnya. Bebas mau pilih yang mana, Kau mau nonton?
Aku: boleh saja. Kapan acaranya dimulai?
Hyunsu: besok, jam 8 malam…

*************

Key: kau naik kelas kan, jagiya?
Aku: kamu berharapnya bagaimana?
Key: ya jelas naik kelas dooong~ aku yakin kok kamu akan naik kelas, kamu kan pintar
Aku: kamu terlalu banyak memuji Key, aku tidak sepintar yang kau bayangkan. Tanya saja pada Jonghyun
Key: aku tidak percaya Jonghyun hyung kalau sudah menyangkut dirimu, dia selalu menggodamu sih
Aku: haha, akhirnya ada yang mendukungku. Ngomong2 tidak apa apa nih nelpon saat training?

Jam 11 malam, Key menelponku dengan alasan orang2 berpacaran umumnya: kangen, padahal aku tahu kalau sedang training begini, HP disita dan dikumpulkan ke ketua pelaksana. Aku tahu semuanya dari Jonghyun, soalnya waktu itu dia sangat kesal karena HPnya disita sehingga dia tidak bisa menelpon pacarnya, tepatnya mantan.
Key: aku kan panitia, jadi ya boleh2 saja. Kalau Taemin dan Minho-sshi baru tidak boleh
Aku: bagaimana perkembangan mereka? Ini kan sudah hampir sebulan training
Key: Taemin handal sekali dalam masalah tari menari, suara nya bagus sekali. Yang membuatku terkejut itu Minho, dia bisa nge-rap loh
Aku: hahahahahaha, kamu baru tahu ya? Waktu dia masih sekolah, dia sering bgt nge-rap di kelasku saat istirahat pertama.
Key diam saja disana, apa dia sudah mengantuk ya?
Aku: Key…. Masih bangun?
Key: jam berapa sekarang?
Aku: jam 12. Ada apa Key?
Key diam lagi disana, terdengar dia menghela nafas sebentar lalu ia berbicara lagi
Key: Happy sweet seventeen Kang haneul, Love you so much..
Aku terkesiap, oh iya… ya ampuuuuuun hari ini kan sudah resmi hari ulang tahun ku karena sudah pergantian hari…
Key: kok diam? Udah tidur ya?
Aku: eh? Enggak….. aku cuman baru sadar, kalau hari ini sudah hari ultahku. Aku benar-benar lupa, makasih ya Key ucapannya, aku benar2 senang…
Key: syukurlah kalau kamu senang. kadonya menyusul ya sayang
Aku: ah nggak usah. Kamu ingat saja aku sudah senang, kamu nggak tidur? Besok kan ada pelatihan lagi
Key: iya sebentar lagi, aku minta suatu permintaan sama kamu dulu.
Aku: hah? Key mau minta apa?
Key: bilang ‘I love you’ sama minta cium dari kamu. Sekarang
HAH? APA2AN SIH KEY??? Mengerikan sekali permintaannya
Aku: tidak bisa yang lain? Lain kali saja ya? Aku masih belum terbiasa…
Key: sekaraaaaang~~~
GLEK…. Aku terdiam sebentar, keadaan ini sangat memojokkanku. Tidak mungkin kan aku sengaja menutup telponnya untuk kabur dari permintaan itu? Aku tidak mau jadi pengecut lebih dari yang waktu itu
Aku: sa……. Sarang…… saranghae* Key
Di seberang telepon, Key tertawa kecil, agak sedikit menggangguku
Key: aigooo… ciumnya mana? Aku tidak akan matikan telponnya kalau kamu belom cium

Aduuuuuuh,gimana ini?!@#$%$#@ aku tidak terbiasa dan menurutku ini SANGAT MENJIJIKKAN
Aku menghembuskan nafas dan berharap semua cepat selesai
Aku: muuuuuuuu….. ah?
Key tertawa lagi di seberang telepon, wajahku pasti sudah sangat panas hingga mengeluarkan asap saking malunya
Key: makasih ya sayang, nanti kalau sudah pulang aku bikinkan nasi goreng ya, kesukaan kamu. Good night jagiya, love you. Muaaaah
Tuuuuuuuuuuuuuuut tuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuut

Telepon dimatikan, sekarang giliran aku yang tidak bisa tidur…..
Yang tadi itu benar2 bikin grogi.. padahal hanya lewat telepon,
Payahnya diriku…

*************

Hyunsu: saeng-il chughahabnida* Haneul-sshi, ya ampun kau sudah 17 tahun? Tidak kusangka
Aku: terima kasih sayaaaang, kok tidak menyangka sih? Mukaku kan tua. Hahahaha
Hyunsu: jangan bilang begitu Haneul, Key oppa sudah mengucapkannya padamu?
Aku: sudah, tadi malam pas jam 12. Dia menelponku, katanya kangen.
Hyunsu: cieeee. Gaya pacaran kalian romantis sekali siiiih~~
Aku: Romantis bagaimana? Aku merasa biasa saja deh… yasudah, kita mau berangkat jam brp? Ini sudah jam 5, nanti kita terlambat
Hyunsu: iya juga sih, jalur mobil pasti penuh. Nanti aku yang menyetir saja deh, kemarin aku sudah minta ijin sama Jonghyun hyung
Aku: baguslah kalau kau sudah bisa menyetir, aku baru bisa naik sepeda soalnya
Hyunsu: kamu bercanda kan Haneul?
Aku: buat apa aku bercanda? Jonghyun tidak mengijinkanku meleceti mobil indahnya.
Hyunsu menepuk pundakku penuh rasa duka, lalu kami berpamitan kepada umma yang kebetulan sedang memasak di dapur
Aku: tolong pelan2 saja ya? Aku tidak terbiasa disetiri kecuali Jonghyun, appa, dan Key
Hyunsu: tenang saja…. Aku akan membawanya secara mulus dan lancar

Kami masuk mobil dan mesin dinyalakan. Kami pun pergi….

Jam 6….

Hyunsu: sial, macet sekali tadi. Nanti kita sampai rumah jam berapa nih?
Aku: berdoa saja nanti tidak macet, nanti kalau Jonghyun telpon kerumah dan tahu mobilnya belum pulang, dia bisa mencak2 padaku
Hyunsu: baiklah, kita di studio berapa ya??
Aku melihat lihat ke sekitar gedung, banyak sekali konser yang menarik. Ada Jazz, techno, bahkan Piano solo juga ada. Sebetulnya aku ingin sekali melihat permainan piano, sudah lama tidak mendengarkan permainannya…
Hyunsu: kau ingin lihat yang soloist piano itu? Boleh2 saja.
Aku: eh? Tidak apa2? Nanti kamu tidak menyukainya. Kita harus memakai tiket itu dengan baik
Hyunsu: aku juga suka permainan piano, Haneul-sshi.. kamu lupa ya? Kita ini kan dulu sehati
Hah? Memangnya iya ya? Aku hanya bisa tertawa karena aku tidak ingat sama sekali masa SD ku. Kami berjalan menuju pintu masuk konser piano dan menyerahkan tiket nya
Aku: wah disini banyak yang pakai baju formal, kita sepertinya salah kostum.
Hyunsu: enggak kok, kamu pakai baju yang manis. Serasi sekali,
Aku: ya ini ulang tahun ku yang ke 17, aku harus terlihat cantik
Kami tertawa bersama dan mencari tempat duduk yang strategis agar kami bisa menikmati permainan piano dengan menyenangkan

Sang pianis memasuki panggung, ia membungkuk memberi hormat dan segera duduk menghadapi grand piano nya yang megah
Pertama, ia memulai dengan lagu2 yang tidak aku kenal, ia menyanyi sambil memainkan piano itu. Bagus sekali
Hyunsu: nontonnya bisa sambil menutup mulut bisa? Nanti lalat masuk
Aku: eh maaf Hyunsu-sshi.. aku benar2 terpesona dengan permainan si pianis itu
Lagu kedua adalah lagu lama berjudul ‘how deep is your love’ kok rasanya aku teringat sesuatu ya?
Hyunsu: lagu lama sekali ya? Tapi tetap saja bagus. Intonasi bahasa Inggris si pianis juga bagus, apa dia orang Amerika ya?
Aku: tidak sepertinya, rambutnya hitam dan matanya sipit. Dan rasanya aku kenal…
Hyunsu: sepertinya itu cuman anggapanmu saja, pianis itu tidak terlalu terkenal, masak kamu mengenalnya?
Aku: emmm benar juga ya? Sudahlah kita nikmati saja permainannya
Lagu ketiga hendak dimainkan, dan aku sangat terkejut dengan permainan sang pianis
Ia menyanyikan lagu ‘the name I loved’ dengan fasih dan mengena di hati..
Mengingatkanku lagi pada Onew oppa…

Air mataku mengambang di ujung mata, segera aku menghapusnya. Namun cairan hidungku meleleh terus dan tidak bisa berhenti. Saat pianis pertama meninggalkan panggung, aku segera bangkit dan menitipkan barangku ke Hyunsu
Hyunsu: mau kemana?
Aku: ke toilet sebentar. Ingusku meleleh, biasa… sedang pilek
Ku tinggalkan Hyunsu yang mengangguk pelan dan agak ragu2. Aku tidak ingin ia melihatku yang sedang melankolis ini. Seandainya disini ada Key, mungkin aku akan berhenti menangis dan melanjutkan tawa dengannya
Saat aku hendak masuk ke kamar mandi, seseorang menarikku. Ia menutup mata dan mulutku, aku tidak bisa menjerit lagi karena semuanya sudah terlambat

*************

Mataku terbuka, aku ada di atap sebuah bangunan yang penuh dengan kilat2 lampu malam Korea
Suara: maaf, kalo tidak begini aku tidak bisa berbicara terus denganmu
Jantungku berbebar keras sekali, pria yang membawaku ternyata Onew oppa!!
Aku: seosangnim mau apa dari saya?
Aku berbicara dengannya dalam bahasa yang formal, aku tidak ingin mengingat kenanganku dengannya lagi
Onew: Happy birthday, Kang Haneul . may God bless you
Ia mendekatiku dan berusaha menyentuhku, tapi aku menepisnya
Aku: maaf seosangnim, saya bukan yeoja murahan
Onew: siapa yang bilang kamu murahan? Aku ingin melepaskan ikatan tanganmu.
Pintar sekali dia mengikatku, supaya aku tidak bisa kabur lagi
Aku: waktu itu, sms seosangnim maksudnya apa? Bisa di jelaskan sekarang?
Onew oppa masih sibuk melepaskan ikatanku, dan setelah itu mulai berbicara
Onew: aku tidak pernah ada hubungan apa2 dengan Han Jihye
Air mataku hendak naik ke pelupuk mata, kualihkan mataku darinya
Aku: bohong!! Saya melihat anda berdua dengannya dan yeoja murahan itu menyatakan perasaannya pada anda kan?! Jangan dusta, berhenti melukai hati saya!!
Onew oppa memandangiku heran sekaligus sedih.
Onew: aku menolaknya, Haneul…
Beban di dalam hatiku seketika menghilang begitu saja mendengar pernyataannya, tapi tidak segampang itu aku percaya
Aku: saya tidak yakin anda menolaknya, dia yeoja bertalenta dan anak gaul, ya kan?! Tidak mungkin seorang namja apalagi seperti Jinki seosangnim, MENOLAKNYA!!
Onew: aku tidak suka perempuan seperti dia, dia memanggilku Dobu karena dia terlalu berharap aku akan takluk dengan pesonanya. Dan tolong jangan katai saya berbohong lagi
Aku terdiam… pernyataan Onew oppa membuat beberapa bebanku menghilang sekaligus terisi lagi dengan beban baru. Selama ini aku salah paham, mereka sangat dekat. Tapi mereka hanya sebatas guru dan murid
Oppa mendekatiku dan melepaskan ikatan tanganku, aku sudah hampir mengambil ancang2 untuk lari, sampai ia mengatakan sesuatu yang mengharukan bagiku
Onew: The name I loved, lagu yang aku buat sejak kita berpisah. Bisa mengerti kan, betapa aku kehilangan kamu? Aku yang tadi bermain piano dan menyanyikan lagu itu
Aku terdiam dalam jantung yang masih berdebar-debar keras antara takut dan sedih, Onew oppa memegangi pundakku
Onew: tolong jangan menjauh lagi dariku, perasaanku kosong sekali tanpa kehadiranmu. Dan tolong panggil aku Onew oppa lagi, seperti dulu.
Aku: aku tidak mau, karena aku tidak percaya
Kupikir dia sudah lupa dengan pertanyaan khas diriku dan jawaban yang aku suka, namun dengan senyum yang perih, ia menjawab
Onew: kau harus percaya padaku, Haneul-sshi..

Dadaku sesak kembali, air mataku terdorong dan pecah merebak di depannya. Hatiku lega sekaligus sedih, karena aku tahu aku akan menyakiti hati Key. Dia yang selalu menemaniku selama ini, dan kini paling tidak aku berniat untuk mengkhianati nya
Onew: Haneul, kau baik2 saja?
Suara: Haneuuuuuuuul!!!!!!!
Aku menoleh kearah pintu tempat aku kabur waktu itu, disana ada Hyunsu dan… Key.
Key: menjauh darinya, Onew hyung!!
Key berlari menghampiriku dan merebutku dari pegangan Onew oppa, kulihat tatapan Key penuh emosi dan amarah. Dia masih mengenakan baju training untuk menari
Key: jangan pernah dekati Haneul lagi, kapanpun!! Kau sudah menyakitinya dan tidak ada kata dari Haneul untuk memaafkanmu! Haneul milikku, dia kekasihku dan kau tidak akan bisa merebut atau menghancurkan hubungan kami!!
Sementara itu, diriku diamankan oleh Key bersama Hyunsu
Hyunsu: sumpah Haneul-sshi. Aku pikir kau diculik atau apa gitu, aku sampai melepon Key oppa untuk membantuku mencarinya
Oh jadi ini ide Hyunsu untuk mencariku bersama Key?? Great, keadaan jadi semakin kompleks @#$%$#!
Key meninggalkan Onew oppa yang masih tertegun dengan bentakannya tadi, ia langsung mengangkatku dan menggendongku di pundaknya
Key: Hyunsu, kau pulang sendiri bisa kan? Aku punya urusan dengan Haneul
Hyunsu: baiklah, aku pulang duluan

…..

Aku meringkuk di dalam mobil Key yang belum bergerak menuju rumahku
Aku: kau… kau tidak jadi mengantarku pulang?
Key: aku sedang berusaha meredam emosiku, sumpah aku marah sekali…. Aku kira kau diculik oleh siapa gitu, ternyata oleh si Heart breaker… kurang ajar
Dadaku sesak lagi, sudah kedua kalinya aku melihat Key emosi seperti ini, dan kali ini ia terlihat seperti iblis yang mengeluarkan amarahnya
Air mataku jatuh lagi, aku merasa sangat bersalah karena keadaan yang rumit
Aku: maafkan aku… Key, ini semua salahku…. Makanya kamu sampai marah seperti itu
Key beringsut dari kursinya mendekatiku yang gemetar dalam tangis, ia memelukku perlahan dan semakin kuat
Key: aku juga minta maaf ya, di ulang tahunmu kau harus mengeluarkan air matamu lagi. Maafkan aku yang tidak bisa melindungimu saat ini, sayang
Aku mengangguk pelan, Key merapikan rambutku yang berantakan dan dengan lembut mencium pipiku
Key: berjanji lah padaku Haneul
Aku: apa?
Key: disaat aku tidak ada, tabahlah. Kuatlah….. aku memberikan kekuatanku untukmu di sini
Ia menyentuh jantungku cukup lama, aku tidak bisa berpikir lagi untuk menepisnya
Aku: iya, aku pasti akan semakin kuat. Jangan khawatirkan aku dan konsen saja pada trainingnya, aku janji akan baik2 saja
Key tersenyum tipis dan melepas pelukannya, menyalakan mesin mobil mengantarku pulang

TBC

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

12 thoughts on “Onew Fanfic – Part 14”

  1. Huaa ,, nice ff thor ..
    Apalagi ngebaca ini sambil dengerin lagu “the name I loved” sumpah, pengen nangis..
    Haneulnya pasti bingung antara milih onew atau key hihi
    Lanjutkan yah chingu ^^

  2. Seru seru chingu.
    Sbnerny agak bingung chingu.
    Dsni hbgan ce ny m onew g kyk hbgan murid m gruny.
    Jd kyk sebaya gtu.
    Tp kren critany, lanjuttttt

  3. kyaa….haneul bngung mlih ya_ckckck… Sama, aku juga m0 am Key at Onew ska dua_ duanya *plak #auth0r: emang siape elu# Daebak th0r suka_suka_suka. Agk bngung jga am hub 0new ma Haneul, kash liat ke biarpun dkit. Dri skapnya kyk 0rng pcaran lg brantem, hehe… mian th0r kl0 bnyak bac0t hehe Tetep ku tnggu lnzutannya jngan lma_lma ya

  4. makin seru ……
    sabar saja jadi onew, … mendingan haneul sama key dah …
    yg berlalu biarlah berlalu, udah key sama haneul, nah noh sih jinki car ajeh kek yang baru .. *pletak!!!*
    ahahahah nice ff .. !!

  5. Yaaaa gimana ini
    Di satu sisi onew baik
    Disatu sisi key setia
    Dan haneul harus milih
    Yaudah lah pasrah aja
    Tapi beneran deh
    Ga kebayang waktu onew nyanyi the name I loved
    Aishhhh pasti keren banget

  6. key…so sweet banget ! tapi aku lebih suka kalo haneul sama onew ! aku juga mau jantungku dipegang sama key ! ahaha. ditunggu lanjutannya thor ^^

  7. soo..
    hubungan hanuel ma onew oppa gmna..
    truzz ket gmna ??
    truzz kok minho n temin gmna…
    mereka ma siapa ??
    ????

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s