Hey, Can You See My Heart? – Part 2

Title                : Hey, Can You See My Heart?  part 2

Cast                : Choi Minho, Kim Jong Eun, Lee Taemin, Kim Jonghyun, Kim Kibum, Lee Jinki, Lee Yoora, Park RaeNa

Rate                : PG16 (rate nya naik 1 tingkat nih hehe)

Genre             : Romance

Author           : Mutiaadha

Jong Eun POV

“Tunggu sebentar disini, biar kubuatkan coklat panas~” Minho Oppa berjalan meninggalkanku sendirian.

Saat ini aku sedang berada didalam kamarnya, kamar namjachinguku, kamar Minho Oppa. Jujur saja ini adalah kali pertamanya aku masuk kedalam kamarnya, ternyata kamarnya sangat rapih dan bersih. Ya, tergambar dari sosoknya yang perfeksionis, sudah kuduga kalau kamarnya juga perfeksionis.

Kamarnya didominasi dengan warna biru. Ya aku tau itu warna kesukaannya. Ukuran kamar ini tidak terlalu luas, hanya sekitar 4 x 4 meter. Untuk ukuran cowok, kamarnya cukup bersih dan wangi. Disudut kanan ada tempat tidur yang lengkap dengan selimut tebal berwarna biru, didepannya ada tv lcd lengkap dengan sound dan ps3 yang kuyakini sering digunakannya untuk bermain game, disudut satunya lagi terdapat lemari baju dan rak buku yang isinya didominasi dengan komik. Disamping rak buku juga ada meja belajar dan yang membuat aku takjub, Ia memasang foto kami berdua di atas meja belajarnya. Dan aku jadi senyam-senyum sendiri gara-gara hal itu.

Sekarang aku mulai memubuka jaket yang menyelimuti tubuhku karena memang kupikir aku sudah basah kuyup, entahlah bagaimana caranya aku bisa pulang dengan baju basah seperti ini.

Tiba-tiba saja Minho Oppa sudah hadir dihadapanku, dia sudah kembali dengan dua gelas coklat panas ditangannya.

“Ini..” Ia menggantungkan kalimatnya seketika melihatku dihadapannya, matanya menyorotiku dari atas sampai bawah.

“Waeyo?” Ia tersenyum kearahku, kemudian menaruh coklat panas diatas meja, kini Ia beralih menyerahkan handuk padaku.

“Kau basah kuyup, sebaiknya kau ganti bajumu. Aku tidak rela jika ada namja lain yang dapat melihat warna bra mu juga” Minho tertawa jahil.

Kulihat diriku sekarang, dan benar saja, bajuku basah semua dan yang paling memalukan adalah warna braku dapat telihat jelas karena aku mengenakan baju berwarna putih. Ya Tuhan!

“Heh apa yang kau lihat?!” kusambar handuk dari tangannya untuk menutupi tubuhku.

Ia terkekeh dan berjalan menuju lemari, mengambil sebuah kemeja yang kemudian diserahkan padaku.

“Sebaiknya kau ganti bajumu, biar tidak masuk angin”

“O, tapi kau jangan ngintip ya, awas!” kataku sambil berjalan masuk kedalam toilet. Aku menganti bajuku dengan kemeja yang Minho Oppa berikan tadi. Kemejanya cukup besar, panjangnya hampir sepaha, sehingga menutupi celana pendek yang kukenakan.

Setelah selesai berganti pakaian, aku kembali ke kamar Minho Oppa dan ternyata Ia juga sudah menukar bajunya dengan celana jeans dan kaos putih polos. Ia berjalan kearahku kemudian menyerahkan segelas coklat hangat.

“Minum dulu biar kau lebih hangat”

Aku mengangguk sambil menuruti perintahnya. Kini kami duduk bersebelahan dipinggir tempat tidurnya, sama-sama menikmati coklat panas masing-masing.

“Tadi Oppa kemana, kenapa tidak menghubungiku?!” tanyaku memulai membuka pembicaraan “Hp mu juga tidak aktif!”

“Oh jadi itu sebabnya kau menungguku didepan rumah?” aku mengangguk “tadi ada latihan sampai sore, pas kau menelfon hpku mendadak low jadi beginilah, Mianhae jagiya~” Minho Oppa merangkul pundakku sambil tersenyum manis.

“Kirain kenapa-kenapa”

“Hmm.. kau mengkhawatirkanku ya?”

“Ani..” kataku sambil kembali meneguk coklat panasku “tapi lain kali-” kalimatku terputus ketika aku menoleh kearahnya, wajah Minho Oppa sudah berada tepat didepan wajahku.

Aku terdiam cukup lama, dadaku berdetak kencang. Jarak kami dekat sekali sekarang. Aku panik tapi entah mengapa aku juga tidak bisa memalingkan wajahku lagi.

“Haish minum saja belepotan” katanya sambil meraih wajahku, mendekatkan wajahnya kewajahku, semakin dekat sampai akhirnya aku merasakan ada sesuatu yang hangat, lembut dan lembap mengunci bibirku, bibir Minho Oppa.

Semenit kalau kuhitung kami berciuman, kemudian Minho Oppa menatapku lekat-lekat sambil mengelap sisa-sisa coklat dibibirku dengan ibu jarinya.

Setelah itu, suasana diantara kami jadi agak sedikit canggung. Aku terdiam dan Minho oppa juga. Kami jadi terlarut dengan pikiran kami masing-masing.

“Oppa~” kataku memulai membuka pembicaraan.

“Lalu tadi kau pulang sendirian?”

“Ani, aku diantar Taemin”

“Taemin?!”

“Iya, kau kenalkan?”

“Oh anak itu, ya aku tau” katanya sambil melanjutkan menyeruput coklat panasnya lagi “sepertinya kalian sangat dekat ya”

“Tentu saja, Taemin itukan sahabatku sejak SMP”

“Kau menyukainya?”

“Oppa kau bicara apa sih, Taemin itu sahabatku, tentu saja aku menyukainya”

Entah mengapa, saat itu aku melihat raut wajah Minho berubah.

“Heh Oppa, kau cemburu?”

“Ani” Ia bangkit dari tempat duduknya.

“Ahhh kau cemburu ya, mengaku padaku!”

“Ani, aku kan bukan namja yang cemburuan!”

Aku cemberut, padahal aku berharap dia cemburu. Cemburu kan tanda sayang ya kan?

“Ah kenapa tidak cemburu?”

“Heh?” Minho menatapku sambil tertawa kecil “ne.. ne aku cemburu deh”

“Ah cemburunya bohongan, aku tidak mau”

“Haish dasar!!” Minho kini menjepit hidungku dengan dua jarinya gemas “emh.. sudah malam nih.. mau kuantar pulang atau menginap disini? Hmmm…  aku inginnya kamu menginap, tapi nanti aku habis dicincang Oppa-mu lagi, jadi sebaiknya kau kuantar pulang sekarang”

“Haish jangan hiraukan Jonghyun Oppa, dia itu terlalu over protect padaku” kataku sambil bersiap, mengenakan celana jeansku yang sebenarnya masih semi basah “ya sudahlah, sebaiknya aku pulang, Ia pasti khawatir padaku”

Minho Oppa mengambil kunci mobilnya lalu berjalan menuju garasi.

“Oppa tidak perlu mengantarku, aku bisa pulang sendiri”

“Heh kau aneh-aneh saja, mana mungkin aku membiarkanmu pulang sendirian hujan-hujan begini,  dasar pabo, cepat masuk!” Minho Oppa membukakan pintu mobil untukku, lalu kemudian Ia mengas mobilnya melesat menuju rumahku.

***

Rumah Jong Eun..

“Heh dari mana saja kalian?!” tanya Jonghyun Oppa ketika melihat aku pulang bersama Minho.

“Dari rumahku hyung, tadi kami keasikan menonton film horor, jadi maaf kalau membuatmu khawatir” ucap Minho Oppa berbohong.

“Hanya berdua?” Jonghyun Oppa menatapku tajam “tapi kalian tidak melakukan apa-apa kan?!”

“Oppa~”

“Ya aku kan hanya bertanya, ya sudah kalau begitu sebaiknya kau pulang, ini sudah terlalu malam Minho!”

“Ne, kalau begitu aku permisi, annyeong~” Minho menunduk memberi hormat “Annyeong jagi, tidur yang nyenyak ya” Minho Oppa mengelus kepalaku sebelum akhirnya pergi.

Aku tersenyum menyikapinya. Hari ini Minho Oppa benar-benar membuatku tak berhenti tersenyum.

“Ya! jangan tersenyum seperti itu!” protes Jonghyun Oppa setelah Minho pergi.

“Mwo?!”

“Ku peringatkan ya, dimana-mana namja itu sama saja, srigala!!”

“Kau pikir kau bukan namja? tapi kurasa Minho itu berbeda!”

“Kalau begitu dia pasti rajanya srigala! Sudah sana tidur, sudah malam besok kau terlambat!”

“Ne.. ne, arraseo” aku berjalan menuju kamarku, tapi Jonghyun Oppa mencegahku sebentar.

“Tunggu, ini baju Minho?!” tanyanya diiringi anggukan kepalaku “bajumu kemana?”

“Basah”

“Basah?!”

“Ah sudahlah aku mengantuk” aku kembali berjalan menuju kamarku.

“Ya..ya..ya tapi kalian benar-benar tidak melakukan apapun kan?!”

“Menurutmu~” aku sudah masuk kedalam kamar, tak memperdulikan Jonghyun Oppa lagi.

***

“Hari ini Minho Oppa latihan lagi?” tanya Yoora ketika aku, Yoora, Rae Na dan Taemin sedang duduk-duduk dipinggir lapangan basket, menontoni club basket latihan.

“Ya mungkin sampai malam” jawabku kemudian.

“Ya padahal tadinya aku ingin mengajakmu dan Minho pergi bersamaku dan Jinki, tapi karena Jinki juga tidak bisa ya sudahlah lain kali saja”

“Memang Jinki sunbae kemana?!” sambung Taemin.

“Ada les tambahan”

“Wah tapi idemu bagus juga Yoora, pasti menyenangkan kalau kita bertiga bisa pergi bersama, aku dengan Minho, Yoora dengan Jinki sunbae dan Rae Na…” kalimatku mengantung.

“Hah tinggal kau yang belum memiliki pacar, cepat sana cari biar kita bertiga bisa triple date!” saran Yoora

Rae Na tersenyum getir. Aku tau harusnya kami memang tidak membicarakan masalah ini dihadapannya yang belum memiliki pacar.

“Aku.. aku.. ke toilet dulu ya” Ucap Rae Na terbata-bata,  aku tau Ia gugup.

“Jong Eunah~” tiba-tiba saja aku melihat Minho Oppa berlari kearah kami.

“Oppa, sudah selesai latihannya? Kalau belum, biar aku pulang dengan Taemin”

“Mwo pulang bersamanya? Ah ani.. aku sudah selesai, kau pulang bersamaku saja!” Minho Oppa langsung menarik tanganku.

“Gureyo? Bukankah kau ada latihan sampai malam?!”

“Aku bisa membatalkannya~”

Taemin tersenyum singkat sambil kemudian mengangkat kedua bahunya “Ya baiklah kalau begitu”

“Kalau begitu, kkaja” Minho langsung menarikku pergi meninggalkan Taemin dan Yoora.

Aku menatap Taemin dengan tatapan bingung tetapi Ia hanya membalas tatapanku dengan senyuman.

“Oppa” aku berusaha melepaskan tanganku dari gandengannya “tidak perlu seperti ini, jika kau ada latihan, aku tidak apa-apa, aku bisa pulang bersama Taemin”

“Lebih baik aku bolos latihan daripada merelakanmu pulang dengannya lagi!!!”

“Mwo?!”

“Kau bilang kemarin aku harus cemburu, ya sekarang aku cemburu!!”

“Mwo?!”

“Sudahlah, sekarang kau pulang bersamaku, jangan banyak protes, Aro?!” Minho menatapku lekat-lekat, aku kemudian mengangguk pelan.

***

Taemin POV

Aku menarik nafas pelan, aku tidak mengerti dengan perasaanku. Aku tidak suka melihatnya bersama namja itu, aku tidak suka melihat mereka bersama, aku tidak suka melihat namja itu memilikinya, aku tidak suka!!!

Aku rasa aku benar-benar memiliki perasaan lebih pada Jong Eun. Aku rasa aku mencintainya, ya aku mencintainya, dan mengapa aku baru menyadari perasaan ini sekarang, disaat Ia telah memiliki kekasih?

Berulang kali kugelengkan kepalaku, berharap dapat berpikir lebih realistis.

Lee Taemin sadarlah, kau bukan siapa-siapanya.

“Taemin~ah” tiba-tiba saja ada yang menepuk pundakku. Aku tersentak, buru-buru kualihkan pandanganku kearah orang yang menepuk pundakku dan dapat menemukan Jonghyun Hyung tersenyum lebar disampingku.

“Hyung”

“Kau sendirian? Adikku mana?”

“Jong Eun?”

“Kau pikir aku punya berapa adik?”

Aku tersenyum setengah.

“Pulang bersama Minho”

“Minho? Haish kenapa kau biarkan Ia pergi bersamanya?!” Jonghyun hyung memukul kepalaku seenaknya.

“Wae? Mereka kan berpacaran, jadi apa salahnya?!” jawabku sambil mengusap-usap kepalaku yang sakit karena pukulannya tadi. Awas kau hyung kalau sampai benjol!!

“Entahlah, aku hanya tidak terlalu menyukainya” Jongyun hyung kini menarikku untuk duduk dipinggiran taman.

“Mwo? Bukankah kalian satu tim di club basket, hubungan kalian pasti erat”

“Entahlah aku juga tidak mengerti” Jonghyun Hyung kini beralih menatapku “kau juga tidak menyukainya kan?”

Aku menggeleng cepat.

“Kata siapa aku tidak menyukainya”

“Aku dapat membaca wajahmu Taemin, setiap kau menatapnya seperti ada perasaan aneh yang kau tunjukan pada Minho, apa kau cemburu padanya?”

“Ah.. sedikit” aku mengakuinya.

“Jinja?”

“Ne, aku hanya merasa sejak Jong Eun dan Minho berpacaran, aku jadi tidak memiliki waktu yang banyak bersama Jong Eun, Ia sekarang lebih sering bersama Minho. Tapi ya aku dapat memakluminya, mereka kan berpacaran, mungkin perasaanku ini hanya sebatas merasa kehilangan Jong Eun saja, tidak lebih.”

Ya aku tidak yakin dengan apa yang ku katakan barusan, benarkah hanya sebatas itu?

“Lalu kalau kau hyung, mengapa kau tidak suka padanya dengannya?”

“Molla, aku hanya khawatir tiap kali Jong Eun bersamanya, dari wajahnya aku tau kalo Ia tipe playboy”

Aku tergelak “Apa bedanya denganmu hyung?”

“Haish kau ini! Ne, aro, aku playboy, oleh karena itu aku tidak ingin adikku jatuh ketangan playboy juga!”

Aku mengangguk setuju, jujur saja aku tidak tau harus menanggapi apa.

“Tapi selama ini sepertinya aku tidak pernah mendengar berita yang macam-macam dari Minho. Ya memang sih dari wajahnya dia terlihat seperti playboy, tapi sejauh ini yang aku tau dia setia pada Jong Eun”

“Ya wajah kan bisa menipu. Lihat saja kalau dia sedang main basket, semua yeoja meneriaki namanya, dan dia dengan tampang sok kerennya itu terbar pesona seenaknya!”

“Hyung itu namanya resiko orang tampan”

“Tapi kenapa kalau aku yang main basket, yeoja-yeoja itu tidak meneriaki namaku”

-__-“

Aku menarik nafas pelan, dasar hyung!!!

“Ah tapi aku tetap khwatir, aku belum bisa mempercayai Minho sepenuhnya.”

“Hyung kau jangan berburuk sangka seperti itu!”

“Aku hanya khawatir Taemin, Jong Eun itu adik perempuanku satu-satunya. Aku takut terjadi sesuatu padanya, apalagi hubungan dengan Minho ini adalah hubungan pertamakalinya dia dalam masalah cinta” Jonghyun hyung menarik nafas sebentar samabil kemudian melanjutkan bicara “aku sudah berjanji dengan kedua orangtuaku untuk menjaganya selama mereka diluar negri”

“Tapi kau itu terlalu over Hyung. Berikanlah Ia kebebasan asalkan bertanggung jawab”

Jongyun hyung kini mentapku heran.

“Hey kau mengapa dewasa sekali Taemin”

“Kan kau yang bilang kalau tampang itu menipu hyung”

“Ne.. ne..” Jonghyun hyung mengacak-acak rambutku “haish sepertinya aku harus banyak belajar darimu”

Aku hanya tertawa kecil.

“Ya Lee Taemin aku mau mengakui satuhal padamu” Jonghyun Hyung menatapku dalam “jujur saja, aku lebih suka kalau adikku berpacaran denganmu”

“Mwo?!” aku melebarkan kelopak mataku, cukup kaget mendengar pernyataan Jonghyun hyung ini.

“Sudahlah, jangan pura-pura tak mengerti, aku tau kalau kau mencintai adikku kan, mengakulah Lee Taemin!”

“Aku.. aku..”

“Sudah dapat kutebak” katanya sambil menepuk-nepuk pundakku.

“Hyung~”

“Lee Taemin, maukah kau berjanji satuhal padaku?”

“Apa?”

“Buatlah Jong Eun mencintaimu~”

“Mwo?!!”

TBC

Mianhaeyo kalo masih aneh~

Aku sadar banget kalo ff ini masih banyak kurangnya, so please beri masukan ya biar aku bisa memperbaikinya. Dan buat yg nanya Key nya mana, maaf banget aku belum bisa masukin key disini,  tapi next part beneran udah ada kok ga boong deh (?). oh ya buat next part, maaf ya kalo agak lama, aku skrg mau UN nih, jadi mungkin agak sibuk dikit heheh 😀

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

29 thoughts on “Hey, Can You See My Heart? – Part 2”

  1. Setuju!!! Jong Eun sama Taemin aja! 😀
    Minho Juga baik sih, cumaaaaa……tapi…
    Hmmm, knapa ya? Kayak ga ngeh ajaaaa….gitu!
    FF-nya bagus Thor, ditunggu lanjutannya ya…

  2. taemin sama aku aja! biar minho sama jong eun *plaak!
    taemin sama jong eun deh kesian soalnya hehe
    ditunggu lanjutannya ya (padahal part 1 aja belum dibaca hehe)

  3. ahhh makin seru ceritana. ayoo lanjut!!
    jujur aku lebih suka Jong Eun sama Taemin dari pada Minho biar Minhonya sama akuuuh
    hehehe author daebak!

  4. ahhhhhhhhhh……….. daebak !! aku suka percakapan taemin sma jjong .. ahahha
    playboy ngatain playboy . ckckkc
    ahahah sirik bilang ajah jjong ..
    di tunggu nih lanjutannya ..
    bisakah taemin membuat jong eun mencintainya ??

  5. Aku nungguin key nih hihi next part ditunggu yaaa.
    Haha itu jjong iri sama minho gara2 maen basket ga ada yg neriakin dia lol

  6. Hahaiiiii iiyaaa..
    lebih baik jong eun sama taemin! Entah kenapa aku jga jadi ikutan rada ga suka sama minho,, *dilemparin sikat WC*
    hahah,, ayo thor.. lanjutkan!
    btw itu si jjong ga suka apa ngiri? ckck..
    *author : banyak bacot, pergi lu!*

    😀
    mianhae..

  7. A-I-G-O-O-O
    Ituuu hemmm bangettttt X_X
    Taeminnnnn sabar yaa udah sama aku aja
    Biarin jongeun sama si minho
    Lagian si jong over protective banget sama adenya
    Kan kasian jadinya ga bisa bebas
    Haduhhhhh
    Lanjuttt!!!
    Pengen tau akhirnya jong eun sama taemin apa minho
    Ato malah samaa cowo lain *lupakan

  8. Reader baru annyong!
    Hahaii it Jjong protective banget sm dongsaengnya ak jd inget sm oppaku yg gituw sm ak part 3 ditunggu yak

  9. Нǻнǻнǻ..=D◦* .!! Jdi alasan jjong protect gtu gara2 g mau adenya dpt pacar playboy kaya dy 㪪ǟ?? Msih kliatan disini s minho baik tp g tahu dh,, ☆ł♌Ňjůt 㪪ǟ pngen tahu gmna ksah mreka 🙂

  10. Yayayyayayayayyaa!!!!!
    Apa2222an ituuuu
    Kenapa jjong gak suka sama minho sih?
    Ais kenaoa taemin harus buat jong eun suka sama diaaa?
    Tapi kenapa tadi minho kayak gitu?
    Jadi dia tadu cemburu garagara jong eun blg dia harus cemburu? Aisss
    Minho gak playboy kaaaan?
    Lanjutttt!

  11. Hallo chingu , aku baru baca ff mu nihh , heheee
    Suka deh ceritaa bagian jjong n taemin d snii .. Hehehee
    Bagusss jalan na ..
    Gk sbar nunggu lnjutan na chingu..

  12. Taemin dpet dkungan dri jonghyun oppa,,,

    Pnya prasaan buruk nih sma minho,,, kya’a dia pnya selingkuhan deh,,,
    Klo gk slah selingkuhannya itu yg nulis komen ini,,, kekekekek (tpi emang bner deh spertinya minho pnya selingkuhan)

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s