ME AGAINST THE ORANGE – Part 8

Author : Eci a.k.a peppermintlight

Main cast : Lee Na Ram, Kim Jong Hyun SHINee, Choi Min Ho SHINee, Lee Jin Ki (Onew) SHINee

Special guest : Park Nada (female main cast di FF nya Wiga ^^)

Reader request : Shim Dae Ri (Nanies), Storm (Storm)

Length : Series

Genre : friendship, teen romance

Song lyric credit : http://www.azlyrics.com

PART 8

Jong Hyun POV

Aku harap malam ini nggak ada yang nemuin aku di sini. Bukannya aku nggak mau diliat orang kalo aku nongkrong dan ngelepasin semua masalahku di tempat dengan sinar lampu kerlap-kerlip dan musik berisik kayak gini sih. Tapi aku nggak tahu mau kemana lagi dan aku pengen sendiri. Jadi aku mutusin buat ke sini. Meskipun sebenernya aku belum pernah tahu gimana rasanya masuk ke klub yang ada diskotiknya.

Aku memesan air mineral. Aku nggak berani nyobain minuman alkohol. Takut gelap mata. Aku nggak tahu apa yang akan aku lakukan dalam keadaan banyak masalah plus mabuk.

Seorang wanita yang lebih pantas kupanggil ahjumma, menghampiriku. Bajunya yang bertema Segera-Diambil-Sebelum-Selesai-Dijahit  yang memamerkan lekuk-lekuk tubuhnya itu membuatku tidak nyaman. Ia mendekatiku. Parfumnya menyengat, membius saraf. Untunglah aku lagi nggak di dalam pengaruh alkohol.

“Cuma minum air mineral? You have to taste something better, Hottie…” ujarnya dengan desahan selengket permen karet. Aku tersenyum bukan karena aku suka dengan caranya memanggilku. Hottie? Eyuwh! Nggak ada panggilan yang lebih gentle lagi apa? Aku tersenyum karena merasa dia masih pantas dihormati, mengingat usianya yang udah nggak muda lagi. Tapi bisa minta tolong nggak sih? Jangan ganggu aku deh.

“Pernah coba cocktail? Han akan membuatkannya kalau kamu mau,” wanita itu menunjuk bartender di depanku dengan dagunya yang lancip dan mengandung sedikitnya satu atau dua tetes silikon. Enggak deng aku ngarang. Kayaknya tuh dagu asli kok. Kayaknya.

“Aduh, makasih, ahjumma. Yang namanya cocktail aja aku nggak tahu,”

Ahjumma itu ketawa nyaring. Kemudian tangannya mulai berani megang kepalaku. Ergh! Aku benci banget kalo kepalaku dipegang orang. Jadi aku berkelit hingga tangan wanita itu tidak jadi menjangkau kepalaku.

“Seumuran kamu gini nggak pernah nyobain cocktail? Atau mungkin kamu malah minum wiski? Hm…?” ujarnya lagi. Aku benci dengan caranya mengucapkan ‘seumuran kamu nggak pernah nyobain cocktail’ tadi.

“Nggak, ahjumma. Makasih,” ucapku. Oh jadi gini toh rasanya di diskotik? Kepalaku mulai pusing dengan cahaya lampu di sini. Aku nggak abis pikir sama orang-orang yang ngabisin waktunya di sini.

“Oh, nggak asyik. Siapa nama kamu, Sayang?” tanyanya, masih dengan suara lengketnya. Ih…air mineral aku berasa ada jarumnya deh.

“Ahjumma…” ujarku pelan.

“Hm…? Jangan panggil ahjumma, Sayang. Panggil…”

Leave me alone,” ujarku, setelah menemukan kalimat yang lebih halus dari kata ‘enyahlah dari hadapanku’.

Ahjumma tadi tampak marah. Wajahnya merah dan ia menggebrak meja bar.

“Dasar anak muda tidak tahu diri!” bentaknya padaku. Tapi syukurlah, akhirnya dia pergi juga. Dan aku kembali menikmati kesendirianku. Aku nggak bisa mengusir bayangan Na Ram dari kepalaku. Jadi kubiarkan saja pikiranku membayangkan Na Ram seperti kepingan DVD yang memutarkan semua yang kami pernah lakukan. Pas Na Ram nyelametin aku dari kuda ngamuk, pas Na Ram dan aku ngobrol, pas Na Ram nempelin plester di jidatku. Pas aku meluk Na Ram. Pas dia ngejenguk aku di rumah sakit. Pas dia…bilang kalo dia jadian lagi sama Key.

Aku menelungkupkan kepalaku di kedua tanganku. Kepalaku pusing. Aku nggak mau lagi ngeliatin kerlap-kerlip di sini.

Sebuah tangan memegang bahuku. Hah? Aku nggak salah liat nih? Na Ram lagi tersenyum padaku.

“Ternyata di sini,” ujarnya lembut, lengkap dengan senyum khasnya.

“Na Ram?” aku bener-bener nggak percaya Na Ram di sini. Di belakangnya menyusul Jin Ki yang ngomel-ngomel.

“Heh, Na Ram! Kamu tuh nggak boleh masuk sini! Belum tujuh belas aja belagu! Beraninya kamu ngakuin aku adek kamu di depan cewek tadi! Mana ceweknya cantik lagi! Grrrr!” omelnya.

“Ngapain kalian ke sini?” tanyaku  tanpa bermaksud ngusir.

“Lah kamu ngapain di sini? Bukannya cuci kaki trus tidur?” ledek Jin Ki. Aku tersenyum.

“Nggak apa-apa kok. Pengen nyobain aja,”

“Kamu nggak nyobain minum alkohol kan, Jong Hyun?!” Na Ram bertanya. Matanya kayak abis nelen jeruk satu dus. Kutatap mata Na Ram lama-lama.

“Nggak. Aku nggak mau juga sih,”

“Syukurlaaaaahhhhh…” Na Ram menghela nafas lega. “Nggak kebayang kalo kamu pulang-pulang teler trus nunjuk-nunjuk muka Oppaku dan bilang kalo dia sok cakep…”

“Hahaha. Ide bagus tuh!” tanpa sadar aku ikut ketawa, nggak peduli dengan muka Jin Ki yang kayak udah mau nelen meja bar.

“Pulang yuk, Jong Hyun,” ujar Na Ram. “Di sini bau asep rokok. Lagian lima menitan lagi aku di sini bisa mabuk deh ngeliatin lampu-lampu di atas sana,”

Aku menengok ke atas. Gila nih lampu, belum dua detik ngeliat aja udah bikin mata berkunang-kunang.

Aku beranjak dari bangkuku, kemudian mengikuti Jin Ki dan Na Ram keluar diskotik. Aku menghirup udara segar di luar. Rasanya nyaman banget keluar dari ruangan tadi.

$$$$$$$$$

Dae Ri POV

Aku berusaha melupakan Key dengan melakukan apapun yang nggak ada hubungannya dengan sahabatku itu. Aku berusaha supaya nggak sekelompok sama Key dalam tugas apapun. Karena toh dia udah jadian lagi sama Lee Na Ram, dan dia jelas nggak perlu bantuanku lagi. Buat berpura-pura suka padanya dan ingin jadi pacarnya dan ironis sekali karena aku ternyata memang menginginkan itu. Aku ingin jadi cewek yang mendapatkan hati Key dan bukannya Na Ram yang aku tahu…aku tahu bahkan nggak mencintai Key dan…dan…oh tidak. Aku nggak bisa ngelupain Key.  Shim Dae Ri pabo. Pecundang. Menyebalkan sekali.

“Dae Ri?” seseorang menepuk bahuku dari belakang. Aku melepas headsetku dan menoleh.

“Doo Joon?”

“Ngelamun aja. Kemaren ada yang ngelamun trus besoknya masuk rumah sakit jiwa loh,” ujar Doo Joon, mahasiswa yang baru-baru ini dinobatkan jadi mahasiswa teladan di jurusanku itu, dengan senyum yang manis banget.

“Hah? Serius? Mahasiswa sini juga?” tanyaku takjub.

“Oh bukan, ayam tetanggaku,” jawabnya. Huah norak sekali.

“GARIIINGGGG!” seruku dan kembali memasang headsetku. Doo Joon melepasnya dan ketawa renyah.

“Biarin garing, yang penting tuh headset bisa lepas dari telinga kamu,”

Aku terdiam. Seberapa lama headset ini nempel akrab di telingaku? Aku juga nggak tahu.  Seberapa lama aku jadi orang yang peduli sama duniaku sendiri?

“Aku lagi suka denger musik kok,” kilahku. Doo Joon masang tampang concern yang cute banget. Pantesan aja hampir semua mahasiswi di sini suka sibuk kalo deket-deket dia. Yoon Doo Joon emang mempesona sih. Manly, dan punya kerlingan maut. Bukan berarti dia playboy yang suka tebar pesona sih. Tapi berdasarkan survey, cewek-cewek di sini jadi nggak jelas tiap kali ngeliat dia ngedip. Bukan ngedip centil, tapi berkedip kayak biasa.  Membasahi bola mata supaya nggak kering. Iya deh, serius. Berkedip dalam arti yang harfiah.

“Yang kamu lakukan kalo ada masalah itu cerita, bukannya malah pasang musik keras-keras,” Doo Joon ngerebut headsetku dan mendekatkannya ke telinganya.

“Gila gede banget volumenya. Belom ketempel di telinga aku aja udah kedengeran nih lagu Fort Minor. Kecilin, Dae Ri…nanti kamu belom tua udah tuli. Masa cantik-cantik tuli?” omel Doo Joon. Mau nggak mau aku ketawa. Doo Joon selalu bisa menghibur teman.

“Betewe Sabtu jalan yuk! Aku punya dua tiket konser. Itu juga kalo kamu suka musik klasik sih. Soalnya yang punya acara ahjussiku. Jadi kecipratan tiket deh. Wanna go with me?” tanyanya. Aku mengernyitkan dahiku.

Are you asking me for a date?” tanyaku geli.

Is it a YES?” sahut Doo Joon. Aku memberinya pandangan menggantung.

Silence means…” ujarnya melanjutkan.

“I’d loved to. Pick me up at seven sharp,”

“Earlier, promise.”

Dan Doo Joon melenggang pergi setelah dapat kesepakatan. Aku hanya memandang punggungnya dari kejauhan.

$$$$$$$$$$

Key’s POV

Aku pasti salah denger. Si Doo Joon yang sok cakep itu barusan ngajak Dae Ri Saturday Night-an atau gimana? Trus kok si Doo Joon girang banget gitu? Jangan-jangan mereka mau nge-date lagi?!

“Tumben lepas headset,” sindirku ketika melewati sobatku yang nggak adil itu. Iyalah nggak adil. Kalo sama aku aja pura-pura nggak denger, masih asyik aja sama headsetnya.

“Ya kalo orang ngomong masa aku mau pake headset? Nggak sopan kan tuh,” ujar Dae Ri, masih dengan headset menempel, cuman dia mengutak-atik ipodnya buat ngecilin volume.

“Nah sekarang coba lepas tuh headset, aku mau ngomong,” ujarku galak sembari memberikan isyarat ke Dae Ri buat ngelepasin headsetnya. Dae Ri menurut.

“Ya udah, mau ngomong apaan? Aku sibuk nih,” tukasnya cuek.

“Sibuk apaan? Sibuk mikirin baju apa yang bakal dipake buat Saturday Night bareng Doon Joon nanti?”

“Kamu nguping? Kalo iya kenapa?” tantang Dae Ri. Aku melotot nggak suka. Nggak tahu kenapa aku nggak suka kalo Dae Ri mulai jalan dengan namja selain aku.

“’Kalo iya kenapa’? Jawaban kayak apa tuh?”

“Udah ngomongnya, Key? Kalo udah…”

“Kita double date!” tiba-tiba kalimat itu meluncur saja dari mulutku. Dae Ri memandangku.

“Kamu sama Yoon Doo Joon, aku sama Na Ram,”

“Mesti?”

“Mesti! Gedung opera jam delapan kan? Jangan nggak dateng ya kalian,” wooouuww…, nadaku kayak ngajak berantem aja. Tapi apa boleh buat. Aku nggak bisa ngebiarin Dae Ri jalan sama Yoon Doo Joon tanpa pengawasanku. Gimana kalo Yoon Doo Joon ternyata pembunuh berdarah dingin trus Dae Ri diculik trus dijual trus…, aku ngarang kok. Pokoknya nggak akan kubiarkan Dae Ri jalan berdua aja sama Doo Joon.

$$$$$$$$$

Na Ram POV

Kim Jong Hyun.

Kim Jong Hyun.

Key.

Kim Jong Hyun.

Key.

Kim Jong Hyun.

Key.

Kim Jong Hyun.

Kim Jong Hyun.

Kim Jong Hyun.

Kim Jong Hyun.

I think of you.

$$$$$$$$$$

Jong Hyun’s POV

$$$$$$$$$$


That should be me, holdin’ your hand
That should be me, makin’ you laugh
That should be me, this is so sad
That should be me
That should be me
That should be me, feelin’ your kiss
That should be me, buyin’ you gifts
This is so wrong, I can’t go on,
Till you believe that
That should be me

(Justin Bieber- That Should Be Me)

TO BE CONTINUED…

©2011 SF3SI, Eci.

This post/FF has written by Eci, and has claim by her signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF


Advertisements

45 thoughts on “ME AGAINST THE ORANGE – Part 8”

  1. Ngakak parah chingu.
    Bju ahjumma it bertema segera diambil sebelum selesai dijahit.
    Parfumny membius sarap
    desahanny selengket permen karet, tepar aq bcany.
    Kt2ny kerennnn.
    Omo. . . Kykna key mulai ska m daeri nich, cman blum nyadar ea.
    Aq pkir sma naram it, key bkanny ska tp obsesi ea chingu*author : yg author lu pa gue???*
    wkwkwk
    sarap jg it doojoon y chingu
    ktularan garingny onew.
    Haha
    dlnjuttttt

    1. ahahaha *ikutan ngakak*
      iya, maksudnya bajunya kebuka-buka gitu. hehe.
      Alhamdulillah kalo suka. gomawo, hyun ae ^^

  2. hwaa…. eci onn.. bagus… aku ketawa ajah. pas di dikotik itu .. ahahah
    ahahaha…. tuh nenek2 dah kayak apa tau .. hushh..hush… jgn ganngu !! *ngusir ayam berbaju* *diliatin onew*
    ahah…. ya key!! putus ajh dan sama daeri !!! naram sma jjong .. kasian !!!
    hwaa onn… aku tunggu lanjutannya ya .. 🙂

  3. hahahahaha XD
    bahasa eon kocak yakin!
    seru seru! di sini pemerannya enak-enak semua *emangnya makanan*

    lagian itu udah bau tanah juga masih nyamber yang muda aja. bahasa gaulnya mah udah kolot. wkwk..
    siip onnie,, lanjutkan dan jangan lama-lama ya~! 😀

    1. hehehe. enak? nanti saya masakkan lagi. hehe.
      itu bahasa gaul era 60-an. hohoho. gomawo, mafhanisa ^^

  4. Aigoooo
    Kayanya key mulai suka sama daeri
    Abis dia masa ga terima kalo daeri jalan bareng sama doo joon
    Itu si jong ngapAin lagi pake ke diskotik segala
    Untung aja dia gak pake Mabok hufffff
    Jinki kucik banget deh pas ngomel garagara Naram ngakuin kalo dia adenya didepan cewe yang ditemuin di diskotik hahah
    Pengen tau gimana nanti double datenya 나람 , 키, 대리, 두준 kayanya bakal cemburu cemburuan *sotoy kambuj
    Lanjutttttttttttttttttt

    1. haha. iya, si key mulai nunjukin rasa cintanya *eleeeee~~*
      jjong aku buat gentle lah pokoknya. ekekeke. gomawo, niki ^^

  5. aigo, naraam mulai bingung nih milih jonghyun ato key
    klw aq lebih baik naraam ama jonghyun aja
    uda tuh key ama aq hehehehe * ditimpuk pakai sepatu ama locket*
    lanjut thor, jangan lama” ya
    klw bisa panjangin lagi ceritanya n’ banyakin konflinya
    author FIGTHING !!!

  6. LOL!!
    Ngakak!! Yg pas Jonghyun d lubbing ituu.
    Wkwkwkwkwkkaaa…….xD

    Porsi ny yg ini rada dkit 😦
    Eheheheh

    Laaah???
    Jd DaeRi suka ama Key ?? O,O
    Mwoo ???

    Aha!
    Psti ntar ending ny gni ,
    DaeRi ama Key, Minho ama Strom, Jinki ama Nada, NaRam ama Jonghyun, Taemin ama spa tuh lupa ==’v
    Ahahahha.
    Sotoy amat aku ini ~:p

    Ahahahahaha!
    Di tunggu next part ny.XD
    good luck ^.^)b

    1. haha. taemin-sohwa? hehe. gomawo masukannya ^^ salam kenal ^^
      *eh makasih loh udah sempatin baca dan komen ^^

  7. Key kamu kayaknya perlu vitamin otak biar bisa tahu kalo kamu tuh suka Dae Ri…
    aaa~ geregetan mulu kalo baca ff ini mah… :3
    ditunggu lanjutannya Eci eonn~ ^^

  8. hahaha… part ini gokil, eon..
    apalagi pas jjong di lubbing… xixixixixi

    ckckck….
    dasar key… aku tahu kok kamu suka sama daeri… *plakkk*
    ngaku aja dehhhh!!!!!!!!

    Eci eon… ayolah..
    JJong mesti sama Naram!!!
    aku ngebet banget sama mereka tuh…
    terus Key sama daeri (titik!) *apasih??*

    1. ahaha. kayaknya pada suka scene jjong di club yak? ekekekeke. oke deh bu author, gomawo komennya yak ^^

  9. Udah ri kamu sama dojoon aja dia juga gak kalah ganteng dr Key kok
    Terus terus Na ram sama jjong aja ya biar key gak dapet sapa- sapa
    ehehehe

    eh? kok tumben pendek kak?
    aaa tapi as usual f kak eci emang DAEBAK

    1. iya pendek, nies. abisnya kumat malesnya. ekekeke. loh? jadi sama doo joon neh? haha. gomawo ya ^^

  10. beneran deh eon, ini endingnya pasti na ram ama jjong..
    Trus key..ama dae ri deh. Iya bukan? Nggak..gak..dae ri nya ama doo joon ajah ya? Cocok tuh #maksa
    nah, key-nya baru deh buat aku.. Kyakakaka..
    *author : lu kira ni ff punya siapa?*
    gak ding..terserah aja..

  11. beneran deh eon, ini endingnya pasti na ram ama jjong..
    Trus key..ama dae ri deh. Iya bukan? Nggak..gak..dae ri nya ama doo joon ajah ya? Cocok tuh #maksa
    nah, key-nya baru deh buat aku.. Kyakakaka..
    *author : lu kira ni ff punya siapa?*
    gak ding..terserah aja..
    Ehehehe

  12. asik naram mulei suka nih kynya ama jjong.
    key jg udh mulei protektif-beralasan konyol ama daeri.
    suka jg ama omelannya jinki di tmpt klubing.
    acungin jempol buat onni^^/

  13. uwoo~ makin seru eonn~
    ahahahaha~ kasihan yee tuh ahjuma gg jelas bentuknya dicuekin sama Ojong~ ahahaha
    uwowowowo~ si Key suka Daeri ngaku aja deh kau Key~ ampun deh~
    aku tunggu part selanjutnya eonni

  14. Udalah, daeri..
    Kamu ama si doojoon aja, ganteng kok dia.
    Si key mah apaan..
    Jauuh..jauuh..
    Nah kalo si daeri udah ama si doojoon, kamu gak usah mikirin dia lg, key.
    Ada si kim sera ini

    Wow ngakak pisan dong pas nemu kalimat sudah-diambil-sbelum-beres-dijahit
    Hahahaha
    Eh si jinki gak dapet pov tetep bikin ngakak, dong. Wehehehei

    Ah gak asik, ja
    Part ini kependekkan
    Gak kenyang aku/dorr

    1. muahahahaha. lupa gitu sm chunji, kim sera?
      ekekeke.
      kependekan emang sih. soalnya aku lg males.
      akaka.
      gomawoyooooooooooooooooooooooooooo~~

  15. huahhhhh~~~~~~
    dikit bner eonn~~~~~~~ aq lg enak2 baca huhuhuhu
    ahahah itu karakter jinki aq suka bgt, kocakkk hahahaha
    si key cemburu noh………
    choi minho
    choi minho
    lee jinki
    choi minho
    lee jinki
    choi minho
    choi minho
    choi minho
    i think of you~~~/plakkkkk

    1. hahahaha. ih udah lama ga liat si nina ngepens sm mino. wakaka. ih dulu kan suka maen rumah-rumahn kita di sini. haha.
      gomawo, nina ^^

  16. Wakawakakakak kocak pisan euy ini part. Hahaha
    Kok aku ngga setuju gitu ya Na Ram ama Key, ama Jonghyun aja deh eonie.
    Na Ram jadi galau gitu, tapi memorinya lebih banyakkan Jonghyun ahaha.

    1. hahaha, ojong,ojong, i think of ya over and over again *plak!
      gomawo, shaliiiiiiiiiiiiiiina!

  17. Aduh bang j0ng, sbnernx niat g sih k disk0tiknx ???
    Msak psenx aer mineral ??
    Katr0k bgt*plak*
    Klw mw psen aer mineral g sah d disk0tik, d rmahQ banxk…
    Mw ??*ambilin jongppa aer kran*

    wooKEY lanjut yaw auth0r…

    1. muahahaha! iya nih, tadinya mau kasih diet coke (?) tp ga jadi.
      hehe. gomawo, yaaaaa~~~

  18. huaaaaa kok dikit???
    lgi enak-enak baca eh gataunya TBC….
    iyyyyeuuuwhhhh… yang di diskotik itu….. tumben kau tobat jjong??? biasanya kau lngsung maen lahap???? *ditabok jjong*
    kyak nya bener deh tebakanku, key suka sama daeri….
    tpi daerinya cuek soalnya tw key sma na ram…..
    huaaa kok jadi gene???
    truss…truss…
    si young mi gimana??? uda nyebur ke laut belon??? *napsu membunuh*
    terusss si minho ama storm….
    jinki sama nada…
    taemin ama sohwa juga dikit bener…….
    jonghyun ama na ram yahhh!!!!!!!!!!!!!!
    uwaaaa do joon kau nyingkir sajalah!!! young mi juga!!! hushhhh hussshhh……

    uwaaaaaaaaa aku suka banget FF ini!!!!!!
    ayo ayo part 9 nyaaaaaa…….
    huwaaaaaaa uda ndak sabar nihhh…….
    lanjuuuuuuuttttt!!!!!!!!!!!!!!!!!
    ^____^

  19. Pendeek ni Umma =(

    IIIHHH aku benci sama tante2 girang yg di diskotiknya! Err ._.

    Wuaduh gimana ya pas mrk double date??
    Bakalan ada pencemburuan ga ya??

    Aduhh umma Lanjuutt hehe
    A.S.A.P

  20. halooooo eci.
    gue baru aja menjelajah library sf3si ini dan menemukan karya lo haha.
    pertama tertarik karena Jonghyun ditulis lebih awal daripada yang lain sebagai castnya (well, i’m a blingers)

    dan setelah gue baca,
    sumpah. gue suka sama gaya bahasa lo
    ga formal, tapi ga terlalu informal juga.
    ceritanya simple, tapi karena cara lo mendeskripsikan situasi dan perasaan castnya seperti itu, jadinya menarik.

    kaya yang di part 1 itu pas Na Ram ngeliat Minho dan dia bilang tentang keajaiban dunia kedepalan. gue sukaaaa hahaha.
    ini bukan humor tapi sungguh gue terhibur
    tapi pas minho tersakiti gue juga ikut sakit

    gue tunggu lanjutannya yaaa, hwaiting 🙂

  21. wowwwwwwwwwww….kisah cintanya jd saling berhubungan gni yah

    tp agak sdkit kcewa kok minho malah jd k storm ya??

    babyjong galau nya lcu bgt dech…

  22. Ne blm end kan???ko g ada lg part slnjutnya?? Lanjutin donk thor….sayang bgt klo g tuntas ne ff bagus bgt…lgian bag.Taemin ma sohwa blm jls crtnya….
    LanjutiN donk…plissss…
    »sambil nyodorin puppy eyes ny dino ojjong.,.

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s