Onew Fanfic – Part 18

Onew Fanfiict Part 18

Taemin: kami berdua akan bertemu akhir minggu ini
Aku menganga mendengar berita yang diucapkan Taemin barusan. Jelas2 ini sebuah kabar gembira
Aku: akhirnya kau jadi kencan dengan Hyunsu?
Taemin tersenyum kecil dengan mukanya yang manis, aku ingin sekali mencubiti si rambut jamur yang sekarang memanjangkan rambutnya
Aku: terus, kau mau mengajaknya kemana?
Taemin: entahlah, aku butuh saranmu. Key hyung suka mengajakmu kemana?
Aku: dulu waktu kami masih berteman sih, dia suka mengajakku ke Apartemen A untuk melihatnya berlatih. Hyunsu juga suka menari?
Taemin: entahlah. Tapi aku rasa aku akan mengajaknya ke pantai liburan ini
Aku: oh, ide yang bagus~~ pantai itu suasananya romantis, kali saja kalian bisa jadi pasangan kekasih disana. Hahaha
Taemin: kau bicara apa sih? Membuatku malu saja
Aku menggelitiki si rambut jamur yang daritadi mesam mesem saja, Taemin memang menyenangkan untuk dikerjai

Tiba2 aku melihat Jihye dan Onew oppa melintas berdua, kulihat Jihye sedang asik curhat sambil menggelayuti lengan Onew oppa, kira2 mereka kemana ya?
Taemin: mau diikuti?
Aku mengangguk, kami pelan2 mengikuti mereka dari belakang. Sembari itu, kami juga menguping pembicaraan mereka
Jihye: Dobu~~ kenapa sih kalau sedang waktu senggang selalu ke ruang musik? Ada seseorang disana?
Onew: bukan Jihye-ah. Disana ada piano bagus yang bisa dimainkan, kau mau melihatnya?
Jihye: tidak ah~~ aku malas, gimana kalau kita ke lapangan atas saja? Disitu kan sepi. Kita bisa berduaan saja
Di belakangku, Taemin berbisik
Taemin: centil sekali si multitalenta itu, aku jadi jijik melihatnya.
Aku: syukurlah… untung Hyunsu sudah membuka mata hatimu
Taemin memandangku seolah dia berkata ‘apa sih maksudmu? Aku dan dia belum berkencan’
Tiba2 Jihye menghadap ke belakang. Betapa kaget kami hingga kami berlari ke bawah tangga, tempat persembunyian yang baik
Onew: ada apa?
Jihye: tidak, rasanya ada yang mengikuti kita, dobu~~
Onew: apa jangan2 guru?
Jihye: aku tidak tahu, tapi pasti orang yang iri dengan kita, ahahahaha~~

Grrrrrr… menyebalkan sekali tawanya, rasanya ingin ku cekik saja lehernya

Onew: ayolah ke ruang musik saja, disana sangat tenang dan tidak akan ada yang mengganggu
Jihye: aku tidak mau~~~!!
Taemin melongok longok dari belakangku sambil berbisik sesekali
Taemin: manja sekali sih si perebut guru yang kau cintai itu
Aku: mem….. apa???
Desisku sambil menghadap kea rah Taemin, kenapa disaat saat seperti ini dia malah berkata seperti itu?
Taemin: akui sajalah… biarpun kamu sudah punya Key hyung, tapi kamu masih mencintai Onew hyung kan?
Aku diam, rasanya aku jadi tidak mood menguntit mereka lagi
Aku: ayo ke kelas, rasanya penguntitan kita sudah selesai
Tiba2 aku teringat akan sesuatu, rasanya pernyataan Taemin barusan memang tidak salah…

*************

Aku: Key, dia siapa?
Aku melihat Key sedang bergandengan tangan dengan seoraang perempuan yang amat sangat manis, mereka lebih cocok daripada aku dan Key
Wajah Key memucat, seperti habis salah makan
Key: em.. anu….. ini Sulli, salah satu anggota girl band f(x) sekaligus teman satu kampus. Sulli, ini Kang Haneul pacarku
Sulli: annyeong haseo, Haneul-sshi
Aku: annyeong Sulli-ah. Kalian berdua disini sedang apa?
Key: beberapa hari lagi kami akan berkolaborasi dalam suatu konser, nonton ya sayang?
Aku mengangguk sekali sambil memperhatikan tangan mereka yang masih bergandengan. Lucu juga kalau mereka berduet, aku jadi penasaran
Aku: em….. baiklah, aku pulang ya Key. Aku cuman mau memastikan kalau kamu benar2 pulang cepat, aku dengar beritanya dari Jonghyun oppa
Aku langsung pamit dan pulang kerumah. baru beberapa menit perjalanan, seseorang menahanku
Key: haaaah haaaaaah haaaaah, kuantar pulang ya?
Aku: loh? Bukannya kamu harus latihan untuk kolaborasi mu dengan Sulli?
Key masih menggenggam pergelangan tanganku dan tak melepasnya. Pandangan matanya liar, entah karena kecapean mengejarku atau dia marah
Key: pokoknya aku antar pulang ya~~~ please…
Aku: sudahlah Key, berlatih saja lah. Aku tidak cemburu kok.
Seketika genggamannya di pergelanganku melemah. Sudah kuduga, ia pasti mengira aku cemburu dengan apa yang mereka lakukan berdua di rumah Key
Key: fuuuuuuh, aku kira kamu cemburu
Aku: tidak kok, yasudah kamu pulang saja. Aku juga banyak tugas nih, aduh pergelanganku jadi merah begini gara2 kamu peras
Key: aigoooooo~~ maafkan aku jagiya
Dia mengelus elus tanganku dan meniup niup nya, sungguh menggelikan pikirku
Aku: iyasudah, aku baik2 saja kok. Aku pulang ya….
Key memelukku begitu dekat dan erat, lalu mencium kedua pipiku dan dahiku
Key: hati2 ya sayang. Jangan melamun di jalan. Saranghae
Aku mengulum senyum karena Key bertindak berlebihan saat ini. Dia jauh2 mengejarku hanya untuk memastikan aku cemburu atau tidak dan ujung2nya ia tetap menciumku, bahkan menciumi seluruh isi wajahku

Tapi kenapa ya, hatiku bahkan tidak bertambah mencintainya? Padahal kasih sayang yang ia berikan begitu besar dan banyak… aku tak mengerti

*************

Onew: lagu Love like Oxygen sangat mengena di telinga orang2 SM. Bagi mereka Jonghyun cerdas sekali
Aku: oh ya? Syukurlah kalau begitu? Lalu.. kalian membuat boyband bernama apa?
Onew: entahlah, Key saeng jarang datang ke academy. Padahal dia ada debut dengan Sulli f(x) dan aransemen koreografi bersama dengan kami, kau tahu dia dimana?
Aku: sepertinya dia sibuk kuliah, kalian belum berdamai sama sekali sejak kejadian Jihye itu?
Onew: entahlah. Sepertinya dia juga agak susah memaafkanku karena aku bisa dekat denganmu lagi, Haneul-sshi
Aku: seharusnya dia tidak pantas melakukan hal itu, tadi dia berpegangan tangan dengan Sulli dari f(x) saja aku tidak marah
Onew: ah yang benar kamu? Sedang apa mereka sampai berpegangan tangan?
Aku: entahlah, mereka habis latihan menyanyi mungkin. Kan katanya mereka mau berkolaborasi, tapi aku tidak tahu kapan
Onew oppa mengangguk angguk paham. Dari luar ruang musik, ada seseorang mengetok pintu. Aku hampir saja bersembunyi, ternyata yang datang Taemin
Taemin: Haneul-sshi, aku datang mencarimu!!
Aku: sssh sssssh, nanti ketahuan Jihye~~
Tanpa sadar aku dan Onew oppa mengatakan hal yang sama dan kami tertawa kecil, sementara Taemin menutup mulutnya dengan gaya yang lucu
Aku: ada apa Taemin?
Taemin: kerjakan PRmu, jangan berduaan terus
Aku: hah? Niatku bukan berduaan~~ hanya ingin mengobrol.. PR yang mana?
Taemin: iiiih, bahasa Korea~~~ kalau tidak nanti ibu gurunya marah.. kita kan sudah kelas 12, pasti kita akan dihukum lebih berat
Hemmm, benar juga ya? Kan aku sudah kelas 12… kewajiban pasti lebih ketat daripada yang dulu..
Aku: yasudah, Onew oppa. Aku ke kelas ya..
Berhubung Taemin ada di depan kami, Onew oppa tidak merangkul atau memeluk seperti biasa. Ia hanya menepuk pundakku dan menasehatiku jangan terlalu sering menemaninya di ruang musik
Taemin: Onew hyung itu orangnya penuh tanggung jawab dan perhatian sekali loh, sama kayak Key hyung.
Aku: waktu pelatihan, kalian bersama ya?
Taemin: iya, tanpa sengaja kami jadi satu tim saat pelatihan. Tapi Onew dan Key hyung jarang bertemu, mungkin antara kebetulan dan Key hyung tidak mau bertemu dengannya.
Aku: ada apa dengan mereka?
Taemin: entahlah, mungkin sifat posesif Key hyung yang otomatis membenci Onew hyung?
Aku: haaaah, buruk sekali. Seharusnya Key tidak perlu melakukan hal seperti itu.. hal pribadi itu tidak boleh dibawa ke depan umum, kau tahu aturannya kan?
Taemin: iya aku sudah diajarkan kok, padahal Key hyung juga sudah dianggap senior dan professional. Tapi dia masih belum bisa mengatasi emosinya yang berlebihan
Aku: ya semoga saja dia berubah. Tapi yang tentang Onew oppa itu, aku setuju sekali dengan pendapat…

Tiba2 terdengar suara kaca pecah dan sesuatu yang menghantam kepalaku, awalnya kurasakan sangat perih
Taemin: Haneul!!
Terasa sesuatu mengucur dari dahiku. Kucoba menyekanya dan yang terakhir kullihat hanya darah segar yang memenuhi tanganku…..

************

Kata Key, aku harus kuat…
Tapi, apa sejauh ini aku sudah kuat?
Apa aku bisa memenangkan semua yang ada di sekitarku? Termasuk memenangkan teror yang akhir2 ini menghantuiku?

Kubuka mataku pelan2, rasanya kepalaku sangat pusing dan pandanganku kabur.
Aku merasakan kedua tanganku digenggam oleh tangan2 yang kuat dan besar
Aku: Key…. Key…
Suara: ini Minho dan Taemin, Haneul…. Key hyung sedang dalam perjalanan kesini
Aku: Onew oppa… Onew oppa….
Suara: dia tidak disini, Haneul-sshi… tadi kulihat dia sedang bersama Jihye
Aku: awwwww kepalaku ini kenapa?
Penglihatanku yang kabur lama2 menjadi sedikit terang. Kulihat Minho memegangi dan mengelus dahiku yang dibalut
Minho: kepalamu dilempar batu bata oleh seseorang, kamu mengalami gegar otak sedang dan harus istirahat beberapa minggu?
Tiba2 aku panik lagi, istirahat beberapa minggu??? Bagaimana pelajaranku nanti?! Aku tak mau tertinggal pelajaran sedikitpun!!!
Aku: aku.. aku ingin sekolah!! Aku tidak mau dirumah sakit sendiriaaaaaan!! Huhuhu
Minho: tidak kok, kami pasti akan sering menjengukmu. Anggap saja ini balas budi dariku, Haneul
Taemin: maafkan aku Haneul, aku tidak menyangka yang melayang ke arahmu adalah… batu bata yang besar
Aku masih linglung dan berusaha mengingat ingat apa yang terjadi, yang kuingat hanya tanganku yang dipenuhi oleh darah
Dari luar kamar, terdengar suara yang rusuh dan serampangan. Ternyata itu Key yang menjengukku, segera saja ia berlari dan memelukku erat. Matanya basah dan berkaca kaca
Key: jagiya, kenapa bisa begini?! Siapa yang melakukannya?! Kenapa kau tidak bilang padaku kalau kamu diteror??
Aku: tenang Key, aku hanya gegar otak sedang kok, aku belum mati
Key: why you say that?! I’m worry about you~~!!
Jonghyun langsung menjauhkan Key dari hadapanku, disaat saat seperti ini pun dia masih saja temperamental
Minho: kalau menurutku sih itu wajar2 saja, dia kekasihmu tapi kau jarang atau mungkin tidak pernah cerita padanya tentang peneroran ini
Aku: jujur aku tidak pernah cerita ke siapa2, mereka semua yang membuatku menjawab iya. Benar kan Taemin?
Minho memandangi Taemin yang mengangguk dan kembali memegangi tanganku dan mengelusnya, Minho mulai gusar dengan pernyataanku
Minho: kenapa kau tidak cerita?? Itu sama saja kau tidak mempercayai orang2 di sekitarmu. Kami semua temanmu, orang2 terdekatmu. Kamu tidak boleh memendam semuanya sendirian
Taemin masih mengelus elus tanganku dengan tangannya yang kini bertambah kekar, sementara Minho memegangi pundakku untuk menasehatiku.
Aku: maafkan aku, Minho oppa
Minho: jangan minta maaf padaku saja, tapi pada semua orang di sekitarmu. Termasuk Key
Aku hanya bisa menunduk, sebenarnya aku tidak mau cerita karena aku tidak ingin menyita waktu orang2 dengan permasalahanku, aku tidak ingin merepotkan orang2
Taemin: mulai sekarang buang jauh2 sifat merasa merepotkan itu, Haneul… aku tahu kau mencoba lebih kuat dan tegar. Tapi kau juga perempuan, kau masih bisa mengadu pada kami kalau punya masalah
Aku: baiklah, bisa tolong panggilkan Key?
Taemin mengabulkan permintaanku, segera saja Key masuk dengan muka yang lusuh dan kusam bersama Jonghyun, ia mendekatiku. Menaruh pundaknya di sela2 lenganku
Aku: maafkan aku Key, aku cuman ingin menjadi lebih kuat seperti yang kau inginkan. Aku hanya ingin berhenti menangisi hal2 yang tidak perlu, aku cuma ingin menjadi pemenang atas semua masalah2ku sendiri. Aku minta maaf pada kalian semua, termasuk kamu. Aku akan mencoba merubah sikap tertutupku ini
Key mendongakkan mukanya yang basah, mengusap pipinya dan menarik nafas sepanjang panjangnya. Ia mengangguk kecil sambil membenamkan mukanya di sela2 lenganku lagi. Yang kubisa hanya memeluk kepalanya dan menyenderkan daguku di puncak kepalanya

*************

Sejak aku dirumah sakit, Key jarang menemuiku. Mungkin karena show bersama Sulli, tapi aku tidak keberatan selama ada seseorang yang mau menemaniku, seperti Jonghyun dan Minho
Minho: kepalamu masih nyeri tidak?
Aku: sudah tidak terlalu sih daripada waktu itu. Memang kenapa?
Minho: kau di donor darah banyak sekali. Soalnya menurut saksi, kau kehilangan banyak darah.. pihak sekolah juga sedang mencari pelaku yang membuat kepalamu bocor
Aku: aku tulus kok kalau harus dibeginikan, mungkin beberapa orang tidak suka malah benci sekali kalau aku dekat dengan Onew oppa
Minho: jadi semua ini karena kedekatanmu dengan Onew hyung? Kenapa kamu tidak bilang?
Aku: kalian semua sibuk~~ aku tidak bisa mengganggu kalian sesuka hatiku.
Minho: jangan pikirkan hal itu dongsaeng, kau tidak mengerti ya? Betapa Key, dan Onew hyung merasa bersalah atas kejadian ini
Onew oppa? Oh iya, kenapa sudah 2 minggu ini dia tidak mengontakku bahkan menjengukku? Rasanya sedih sekali
Mataku mulai berkaca-kaca setelah beberapa minggu ini aku tidak menangis
Minho: kau teringat sesuatu lagi saeng? Wajahmu menunjukkan kalau kau ingin menangis
Aku: tolong ambilkan tisu, lap atau apa saja yang bisa mengelap masalah ini
Segera oppa mencari tisu kering yang lembut dan memberikannya beberapa helai untukku, aku menempelkannya dimataku agar air matanya tidak menetes
Minho: jangan kau pendam sendiri masalahmu. Aku ini juga oppamu, kalau kau ada masalah ceritakan saja
Aku: hukk… kepalaku pening sekali kalau memikirkan Onew oppa. Dia bahkan belum menjengukku sama sekali
Minho: dia merasa bersalah atas yang kau alami Haneul… dia sendiri yang bilang padaku. Aku ingin kau mengerti
Minho mengelus elus dahiku yang di perban, dia memandangku nanar
Minho: kalau membahas masalah Onew hyung, kau pasti menangis…. Kau mencintainya kan?

Aku sedikit terkejut mendengar perkataan Minho barusan. Rasanya tak ada yang bisa kusembunyikan lagi, aku mengangguk kecil
Aku: Biarpun aku tahu Key mencintaiku, memberikan semua perhatiannya dan kasih sayangnya untukku, tapi aku tidak bisa lebih mencintainya. Aku hanya menyayanginya, aku bisa memanggilnya ‘sayang’ tapi aku tidak bisa memberikan ciuman dan kasih sayang yang tulus seperti yang ia lakukan untukku. Aku hanya bisa memberikan masalah dan luka untuknya…. Aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini, aku tidak bisa melanjutkan 3 bulan hubungan kami dengan hati yang seperti ini
Aku menarik nafas panjang dan kali ini membiarkan air mata menetes di pipiku, Minho memelukku
Minho: cup cup, kamu jelek sekali kalau menangis. Aku mengerti perasaanmu…
Aku hanya diam dalam bekapan Minho yang badannya kini sama tipis dengan badan Taemin. Mereka bekerja keras dalam semua hal hingga kehilangan berat badan mereka
Aku: aku ingin sekali mengatakan hal itu pada Key. Tapi setiap aku menghadapinya, aku tidak tega mengatakannya. Aku tidak ingin melihatnya sedih, marah atau terluka karena aku.. Key juga seseorang yang berharga dalam kehidupanku, dia yang membuat 3 bulanku belakangan ini berwarna
Minho menepuk nepuk punggungku karena flu ku kambuh ditambah dengan air mata, membuatku sesak nafas
Minho: tuh kan kamu jadi seak nafas, makanya berhenti menangis. Aku ingin membicarakan sesuatu denganmu
Aku mengangguk dan mulai mendengarkan Minho
Aku: ada apa Minho oppa?
Minho: kau boleh boleh saja akrab dan dekat dengan Onew hyung, tapi kau harus jaga jarak dengannya.. dia juga dekat dengan Jihye kan?
Aku: ada apa dengan yeoja sialan itu?
Minho: sekali Jihye dekat dengan seseorang yang ia sukai, dia tidak akan merelakan laki2 itu pergi ke yang lainnya. Bahkan di dekati oleh perempuan lain
Aku: kenapa Minho oppa bisa bilang begitu?
Minho: ……….. aku mantan dari Han Jihye, Haneul. Tapi kami putus baik2, sehingga sekarang aku masih ada disini
Tanpa sadar aku menutup mulutku karena sangat terkejut, MINHO MANTANNYA JIHYE????
Aku: kok aku tidak tahu?
Minho: kami pacaran sembunyi2, lagipula hubungan kami tidak lama. Cuman 2 minggu
Aku: ada apa dengan kalian?
Minho: dia punya kebiasaan dan latar belakang keluarga yang mengerikan.. kau yakin mau tahu?
Walaupun sebenarnya aku takut menghadapi kenyataan, aku mengangguk pelan. Ini demi kebaikanku nanti….
Minho: keluarganya adalah mafia kelas Kakap di Korea Selatan, dan dia adalah ketua dari jjang yang ada di sekolah kita.
Glek, benar benar mengerikan…… aku hanya memandangi mata Minho dengan tatapan yang galau
Aku: terus… kebiasaan buruknya?
Minho: kamu yakin mau dengar?
Aku kembali mengangguk. selain karena rasa penasaran, aku juga ingin tahu cara terbaik untuk mengalahkannya
Oppa memegangi tanganku, sepertinya ia ingin menguatkan hatiku.
Minho: Jihye itu psycho. Jika perempuan itu tidak berhenti mendekati pria idamannya, ia akan meneror perempuan itu. Bahkan dia akan membuat nyawa perempuan itu di ujung tanduk

Bersambung……

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

7 thoughts on “Onew Fanfic – Part 18”

  1. Huaaa, jihye psyco toh!!
    ya ampun, jinki tu sbnernya suka ga si ama haneul??
    ~_~
    minho kayanya dpt anceman ya bsa jadian ama jihye..haha untung dah putus.. beruntunglah kamu taemin ga suka lg ama jihye..haha
    suka ama aku aja, eh ga bsa deng aku dah ada key #play #digorokshawol

  2. Aku yakinnn!!!
    Pasti jihye yang ngelakuin semuanya ke haneul
    Abiss dia udah mafia begitu
    Psycho lagi
    Yaampuuunn -_-” serem banget nasipnya jinki
    Gabisa deket haneul, dibenci key, dikejar kejar lagi sama si jihye
    Dan!!!! Kaget banget waktu tau ternyata minho itu mantannya jihye
    Untungggg aja dia ga kaya jinki nasibnya
    Aduhhh haneul pasti kepalanya sakit *gapenting
    Lanjut!!!!!

  3. sudah ku duga. Bnerkan jihye, n trnyta dia jga psyc0 ! Kget jga minh0 mntan jihye, yakin dh tu pner0r psti jihye. Lanz0o0t jngan lma_lma.

  4. dasar tuh jihye !! huaaakesel ma jihye !!! sampe segitunya …
    ya haneul udahlah lepasin onew kasian buat kmu sma key …
    kasian juga yg lain .. ngawatirin kamu terus .. mending khawatirin aku ..
    *pletaakk!!*

    makin seru .. terus2 itu si jihye apalgi kebiasanyannya ???
    untung si minho gx di bunuh … huaaa daebak .. lanjut …

  5. masih ???? Pa bener jihye peneror y, aku bener2 penasaran
    sbnr y perasaan y onew bagaimana sih kurang jelas kyk y datar ja gt kgk nunjukin suka sama haneul n haneul jg bimbang, ayodong haneul n onew d buat romantis author *maaf cerewet*

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s