Re-Mind

Author : Anggi a.k.a  Lee Hyo Seok a.k.a Kim Seung na  a.k.a Jojo

Main Cast : Kim Key Bum

Lee Hyo Seok

Support Cast :

Nana *OC*

Lenght : Oneshoot

PG : All Age

Genre : Romance

POV : ini semua Point Of View nya dari Key

Disclaim :: FF ini sepenuhnya milik saya, hanya saja ada pergantian nama dari FF yang sebenarnya yang pernah saya buat sebelumnya, jika anda pernah membacanya sebelumnya dengan cast yang berbeda, namun dengan author yang sama, that’s me, tapi klo dengan author yang berbeda that’s mean plagiat. . kekekekekekekeek

$$$

Ahhh pagi hari yang cerah, umma dan appa sedang keluar kota, apa yang akan aku lakukan hari ini? Bekerja? Tentu saja tidak, hari ini adalah hari yang tenang, hari liburku, tak ada kegiatan SHINee, tidak ada kegiatan apapu, ahhh paling tidak nanti siang aku akan bertemu dengan teman-temanku.

Tok tok. .

Tiba-tiba terdengar seseorang mengetuk pintu rumahku, siapa pagi-pagi begini datang kerumahku? Benar-benar tak bisa dipercaya. Dengan langkah gontai aku menuju pintu depan, kuputar kunci, lalu kubuka perlahan, sinar matahari yang terik menusuk ke mataku, benar-benar hari yang cerah.

“ anyeong. . .” Sapa seseorang yang mengetuk pintu tadi, dia seorang gadis?? Ahh apalagi ini?

“Key-sshi???” tanyanya, namun sempat kujawab dia langsung melompat kearahku, dan memelukku sangat erat.

“YAYAYAYA!!!! Nugu YAA!!!” teriakku, sambil berusaha lepas darinya.

“apa kau melupakanku???” katanya melepas pelukannya.

“ siapa kau??” kataku sambil menatapnya aneh.

“Hyo, Lee Hyo Seok, kau tak mengingatku??? Kim ahjumma menyuruhku untuk merawatmu selama beliau pergi, tadinya ibuku, tapi beliau sedang sangat sibuk, jadi aku menggantikannya, lumayan bisa berlibur di Seoul. .” katanya ramah, namun aku tak bisa mengingatnya sama sekali, apa aku pernah mengenalnya.

“Hyo???” kataku singkat, aku memutar pikiran, berusaha mengingat namun, wajahnya sangat asing.

“ yee. . apa kau tidak mempersilahkanku masuk???” katanya sambil menunjuk kearah dalam.

“ ahh. . “ sebelum aku mempersilakannya masuk, dia sudah menerobos masuk keruang tamu.

Hyo??? Lee Hyo Seok??? Mwo??? Dia Hyo teman kecilku?? Aku mulai mengingat masa kecilku, tapi Itu tak mungkin, dulu dia gemuk, rambutnya sangat pendek seperti laki-laki, knapa dia bisa berubah seperti ini, pakaiannya tak seperti laki-laki, sangat feminine, rambutnya terurai sangat indah, wajahnya sangat cantik. Aku memperhatikannya dari ujung rambut sampai ujung kaki, dia sama sekali tidak mirip dengan Hyo yang kuingat dulu, sangat berbeda.

“ apa kamu berfikir aku melakukan oplas????” katanya langsung, sambil melihat kearahku.

“ah. . anni~~” kataku cepat.

“ aku tau kamu paling tak suka dengan wanita dengan oplasan, jadi aku tak melakukannya. Aku khan ingin jadi wanita idamanmu. . hahaha” katanya sambil tertawa, senyumnya amat manis, apa benar dia Hyo yang dulu.

“ kau datang dari Daegu sendiri???” kataku mengalihkan pikiranku mengenai betapa manisnya dia, wajahnya memang tak terlihat jika dia melakukan oplas.

“ yeee. . dengan siapa lagi??? Ah apa kamu sudah sarapan??” katanya kemudian.

“mwo?? Aku bisa masak sendiri, jadi lebih baik kamu pulang saja, tak perlu menjagaku. . “ kataku pelan, sudah biasa aku seperti ini, aku selalu ditinggal umma dan appa keluar negeri, dan aku bisa hidup bertahan, bagaimana tidak, aku seorang umma di SHINee, apa aku membutuhkan pengasuh, yang benar saja, apalagi dia, gadis manja yang hobinya menangis karena dijahili, aku bisa mengingatnya sekarang. Dia memang gadis yang baik, tapi entah kenapa semua orang menjahilinya karena tubuhnya yang gendut dan seperti laki-laki, aku pikir itu bukan hal yang salah, memang aku satu-satunya temannya, dia tak memiliki teman lain.

“wae?? Aku disini juga tak hanya untuk membantumu, aku kesini juga karena sedang liburan, golden week tiba . “ katanya sambil memasang senyumannya, ah ya senyuman itu yang selalu ia berikan ketika aku membelanya dari anak-anak nakal.

“Hyo, lebih baik kau pulang saja, atau setidaknya jangan disini, aku ini laki-laki kau tau???” kataku.

“aku tak peduli.  . aku masakkan sesuatu ya?? Dimana dapurnya??” katanya sambil berdiri dan mulai menengok.

“ aku ada janji dengan temanku. .” kataku tiba-tiba.

“apa aku boleh ikut Key??? Aku tak akan menggangumu, nanti kita akan berpisah… aku ingin sekali belanja. . “ katanya semangat, entah kenapa aku tak bisa menolaknya. Ini sangat aneh.

Kriiuuukkkkkk. .

Tiba-tiba perutku yang pabo ini berbunyi cukup keras dan membuat Hyo melirik kearahku.

“ah yee. .  baiklah kau buatkan sarapan, aku lapar.  .” kataku sebelum dia berkomentar.

“ ah iya. . ini makanan yang dibawakan ibuku, mungkin bisa kamu makan untuk sarapan???” katanya sambil mengangkat tas lumayan besar yang dibawanya tadi, aku pikir dia membawa pakaian cukup banyak namun ternyata semua itu hanyalah makanan yang Ibunya titipkan untukku.

“ gomawo. . kau makan juga???” kataku sambil menuju kearah dapur.

“emmm, aku sudah makan. . tadi di perjalanan” katanya cepat.

Aku tak melepaskan pandanganku kepadanya, dia sangat berubah, tutur bahasanya pun berubah, menjadi sangat sopan, bukan seperti dulu, ahh baiklah, selain dia banyak dijahili, orang-orang juga tak menyukainya karena dia sangat kasar,  menjadi preman di sekitar rumah kami, tak ada yang berani dengannya. Namun dia sangat cantik sekarang, ah Key apa yang kau pikirkan???hanya Nicole yang kau cintai, sampai kapanpun. Aku tak mungkin meninggalkan Nana. Dan Hyo hanyalah temanku, teman kecilku.

“kita berangkat???” kataku setelah menyelesaikan makanku, dia sudah selesai berberes, aku pikir ibuku telah mengetahuinya, bahwa dia akan tinggal disini, dan aku memberikan kamar tamu untuknya.

“ yee. . “ katanya sambil mengambil tasnya.

$$$

“ dia siapa Key???” Kata Minho yang sudah menunggu di Kafe tempat kami biasa bertemu.

“ teman kecilku. . “ kataku singkat.

“ kenapa kau tidak mengenalkannya pada kami???” Kata Jonghyun tak kalah semangat.

“ iya, dia sangat cantik Key. . “ kata Minho melanjutkan.

“ dia ingin pergi. . “ kataku cepat.

“ kau harus mengenalkannya pada kami Key. . harus!!!!” kata Jonghyun sambil menggemgam bahuku.

Apalagi ini, apa dia sebegitu cantiknya, sampai kedua temanku ingin berkenalan dengannya, ahhh ya memang Hyo sekarang sangat berubah, wajahnya imut, rambutnya panjang, tubuhnya tak tinggi dan tak juga pendek, kulitnya mulus, halus dan putih, maksudku jika dia disejajarkan dengan SNSD noona, dia pasti takkan kalah.

$$$

Dirumah. .

“Keyy,  kau ingin makan apa??? Akan kubuatkan makanan yang enakkk,, “ katanya sambil menyambutku.

“YA!!! Aku sudah menunggumu, tapi kau malah sudah dirumah, kau kemana, bahkan aku tak bisa menghubungimu, aku tak punya nomormu!!!” kataku setengah berteriak.

Diapun mengeluarkan Handphonenya, dan menekan tombol

Ddrrrtttt. . drrrttttttt

Handphone disakuku seketika bergetar.

“aku tak pernah mengganti nomorku, jika kau menghapusnya, maka itu bukan kesalahanku. .” katanya sambil tersenyum.

“YAAA!!!!” aku tak tau lagi akan berkata apa padanya.

“ kau suka makan apa??? Akan kubuatkan. . “ katanya mengalihkan pembicaraan.

“banyakkkk, aku suka bulgogi, dukboki, apapun aku suka, tapi tanpa wortel!!!” kataku cepat.

“ salah satunya??” katanya lagi

“apa sajalahhh. . asal tak ada wortel. . “ kataku cepat.

“apa kau tidak pernah mengetahui apa yang kau sukai hah???? Kau harus mengatakannya!!!” kata-katanya benar-benar mengingatkanku kepada Nana, Kenapa dia mirip sekali dengan Nana?? nana juga pernah mengatakannya.

“ baiklah, aku akan membuat bulgogi. . “ katanya sambil menuju dapur.

Ah pasti hanya kebetulan saja, dia juga wanita, pasti sifatnya juga hampir sama. Aku yakin tak hanya Nana yang berkata seperti itu, tapi semua wanita juga pasti akan kesal jika aku berbicara seperti itu, ya khan??

“Key. .  . ayo makan. . sudah jadi makanannya. . “ katanya sambil mengetuk pintu kamarku,

“ yee. .” akupun segera keluar dari kamar, dan aku mencium harum makanan yang sangat lezat.

“ makanlah yang banyak. . “ katanya sambil memberikanku semangkuk nasi, dan harum nasinya pun berbeda.

“ kau tidak makan??”  aku melihatnya hanya duduk dihadapanku dengan segelas air.

“aku menunggumu terlalu lama, jadi aku makan lebih dulu, kau saja. . “ katanya sambil tersenyum.

“ oh oke. .” aku pun melihat kearahnya.

“YAA!! Apa kau akan melihatku selama aku makan?? Ini sangat tak nyaman” katak sambil melihat kearahnya.

“ahh mianhae” katanya sambil beranjak dari tempat duduknya.

“enak, makanan ini enak” kataku cepat, diapun menoleh dan kurasa ia tersenyum kearahku.

Wah kenapa masakannya sangat enak, berbeda sekali dengan buatan Nana, tapi walau Nana tak bisa memasak seenak ini, aku sangat menyukai masakannya yang tak jelas itu.

“ apa foto yang ada dikamarmu itu foto pacarmu???” katanya sambil memberikan potongan buah yang baru saja dipotong olehnya, tak hanya aku shock dengan perkataanya, namun potongan buah yang dibuatnya sangat cantik.

“ apa yang kau lakukan dikamarku??” kataku sambil melihat kearahnya.

“ ah anniiii.. . aku tak sengaja melihatnya sewaktu mengambil pakaian kotor di kamarmu. . “ katanya panik, dia sangat ketakutan. Apa aku salah, aku tak ingin ada yang mengetahui tentang hubunganku dengan Nana.

“ jangan pernah masuk kekamarku tanpa seizinku arrassoo???” kataku kesal. Aku tak ingin dilihat oleh siapapun, apalagi olehnya, apa yang akan dia pikirkan tentangku?? Dan apa yang aku pikirkan sekarang?? Memikirkan perasaanya, ini adalah suatu hal yang salah.

“ ah mianhae. . “ katanya sambil membungkuk.

“arraa. .  dan jangan pernah Tanya tentang dia!!! Bukan urusanmu!!!” kataku cepat.

“nee. . mianhae. .” katanya sambil pergi dari hadapanku, kenapa aku selalu berlaku kasar terhadapnya, dia hanya bertanya foto itu siapa, kenapa aku harus membentaknya seperti itu? Semakin buruk dia pikir tentang diriku. Entah mengapa aku sangat marah dengannya, padahal dia tak salah apapun, dia hanya tak sengaja lihat, apa yang kupikirkan?? Aku tak ingin seseorangpun mengungkit tentangnya, tentang Nana.

$$$

Pagi harinya…

“ selamat pagi. .  aku memasak spageti. . aku tak tau apa kamu menyukainya atau tidak. . “ katanya sambil berteriak dari arah dapur.

“ ah. . itu bagus. . “ kataku masih setengah sadar dari tidurku, dia bangun jam berapa, ini masih sangat pagi. Aku pun segera menuju kamar mandi dan membasuh wajahku, aku berjanji jika hari ini aku tak akan marah-marah lagi dengannya, aku harus baik dengannya.

“apa mau kusiapkan sekarang??” katanya menghampiriku.

“ahh yee. . aku sudah lapar. . “ kataku sambil duduk di meja makan.

“ ini.. makanlah yang banyak. . “ katanya sambil menyuguhkan sepiring pasta yang masih hangat, dengan tampilan yang sangat menarik dan harumnya sangat lezat. Dan seperti sebelumnya, dia hanya duduk dihadapanku dengan segelas air.

“ apa kau tak ingin makan bersamaku???” kataku heran, kenapa dia tak pernah mau makan bersamaku, apa karena dia makan banyak, atau cara makannya yang buruk.

“ ah. . aku sudah makan tadi. . kau bangun terlalu siang, aku sudah sangat lapar. . “ katanya sambil tersenyum.

“ahh baiklah aku pergi, selamat makan. . “ katanya sambil beranjak, namun entah mengapa aku menahannya.

“duduklah disini, temani aku. . “ kataku sambil mengenggam tangannya.

“ah yee. . “ diapun duduk kembali dan dengan cepat aku melepaskan genggamanku.

“ hari ini aku akan mengajakmu bertemu dengan teman-temanku, jadi kita makan siang diluar. . “

“ yee. .” katanya mengiyakan, tapi entah kenapa, mungkin hanya perasaanku saja, dia terlihat kikuk. Dan akupun makan dihadapannya, tak lagi aku merasakan bahwa dia adalah sesuatu yang salah, justru aku menikmatinya dia berada disitu, aku merasakan kenyamanan berada didekatnya.

$$$

“kenalkan ini temanku, ,  namanya Lee Hyo Seok. .  dan ini teman2ku. .Minho  dan Jonghyun hyung ” kataku pada Hyo sambil mengenalkan member SHINee lainnya.

“ anyeong haseyo. . tentu saja aku mengenal kalian, aku salah satu fangirl kalian..” katanya sambil tersenyum. Kenapa aku tak suka melihatnya? Dia tak boleh tersenyum seperti ini pada orang lain, dan apa yang tadi dia katakana?? Fangirl dari SHINee? Lalu siapa yang paling dia sukai, dia pasti memiliki bias utama. Tapi tak mungkin aku menanyakannya padanya.

“anyeong..” kata Jonghyun dan Minho berbarengan.

“ahh jinja?? Lalu kau paling menyukai siapa diantara kami??” kata Jonghyun semangat. Ahh hyung kau memang bisa membaca pikiranku, namun aku tak ingin mendengar jawabannya, aku takut jika aku kecewa karena jawabannya, apa aku menginginkan dia mengatakan bahwa dia menyukaiku, kau sudah gila Key.

“ahh, aku suka dengan Key. . “ katanya cepat.

“YEAHHH” kataku semangat, dan kedua kawanku itu dan juga Hyo tentunya melihat kearahku. Apa yang telah aku lakukan? Berteriak kegirangan karena Hyo menyukaiku lebih dari teman-temanku??

“kau semangat sekali Key. .” kata Minho.

“ ah kau menepati janji juga Key. . “ kata Jonghyun hyung menimpali.

“ aku tak pernah berbohong hyung. . “ kataku cepat, semoga mereka cepat melupakan apa yang terjadi tadi.

“ ah bagaimana kalau kita pesan makan??” Kata Jonghyun hyung.

“ kau ingin makan apa Hyo?? Kataku pada Hyo.

“ ah. . “ Kenapa dia terlihat sangat bingung, apa aku salah mengajaknya ke restoran ini?? Ini khan hanya masakan local, apa dia tak terbiasa makan makanan seperti ini??

“ aku sama denganmu. . “ katanya singkat.

“ ah baiklah. . “ kataku seraya memesan makanan.

Kamipun makan, tapi kenapa dengan wajah Hyo, wajahnya sangat pucat memakan makanan itu?? Apa dia tak menyukainya??

“ apa makanannya ga enak Hyo???” kataku sambil melihat kearahnya.

“ ah  anniii. . enak ko. .

Tapi setelah aku lihat memang sepertinya keadaanya kurang baik. Diapun tak menghabiskan makanannya.

“ aku ingin ketoilet dulu ya. . “ katanya sambil beranjak dari tempat duduknya, dia terlihat sangat pucat, apa dia baik-baik saja?

“ ah iya. . “ aku memperhatikanya masuk kedalam toilet dan berharap tak terjadi apa-apa padanya, kenapa aku tiba-tiba mengkhawatirkannya? Toh dia taka pa-apa.

“ knapa mukanya sangat pucat key??? Apa dia sedang sakit???” kata Minho membuyarkan lamunanku.

“ entahlah. . tadi dirumah dia baik-baik saja. .  aku akan melihatnya. . “ kataku beranjak dari tempat dudukku, namun aku sudah melihatnya dihadapanku.

“ mau kemana key???” tanyanya lemah.

“ ah kau sudah kembali??” kataku cepat dan kembali duduk di tempatku.

“ umm. . “ dia pun mengangguk. Entah mengapa aku melihatnya sangat aneh, ada sesuatu yang ia sembunyikan, tapi apa???

Gubbbrrraaaaaakkkkkk. .

“HYOOOOOOO!!!!” tiba-tiba saja dia terjatuh dan dengan segera aku meraih tubuhnya.

“ ah aku tidak apa-apa” katanya sambil berusaha untuk bangun

“ aku akan membawamu ke rumah sakit. . “ kataku sambil menariknya, dan mengeluarkan kode pada kedua temanku untuk membayar semuanya.

“ ah tidak perlu. . aku hanya perlu tidur . . kita pulang saja. . “ rengeknya, dan akupun tak tau apa yang harus kulakukan, aku menurutinya. Apa dia sedang sakit??? Ah ini benar2 merepotkanku. .

“ maaf Key. . kalau aku merepotkanmu. . “ katanya tiba-tiba sesampai kami dimobil.

“ apa yang kau bicarakan???” kataku heran mendengar perkataanya.

“ aku bisa membaca pikiranmu. . kau ingat khan???” katanya sambil tersenyum jahil padaku.

“ itu dulu. . “ kataku mengalihkan perhatiaanya.

“ sampai sekarang aku juga bisa membaca pikiranmu. . “ katanya lagi, tatapannya kosong kedepan.

“ apa yang selalu kupikirkan???” kataku memancingnya untuk berbicara.

“ apa kamu ingin aku membahasnya. . “ katanya menengok kearahku.

“ ya. . katakan saja.  .” aku jawab dengan keyakinanku.

“ kau yakin??? Tak akan marah padaku???” katanya sambil menunduk, wajahnya kembali lemah.

“ kenapa aku marah denganmu??? Katakan saja. . “kataku santai.

“ pikiranmu. . andai Nana ada disini, andai Nana bisa bersamaku, andai Nana tak meninggalkanku sendiri. . andai Nana. . “ katanya cepat, dan aku shock dengan apa yang dikatakannya, dia benar-benar bisa membaca pikiranku.

“ cukup!!!” teriakku memotong pembicaraanya.

“ kau bilang takkan marah padaku khan???” katanya dengan tatapan memelasnya, dia sangat pucat.

“ ya. . tapi cukup. . apa kau benar-benar bisa membaca pikiranku???”

“ ya. .” jawabnya singat

“ lalu apa yang kupikirkan sekarang??? Kataku padanya lagi. Namun tak ada jawaban darinya, aku melihatnya sekilas. . dia tidur??? Atau??

“ hyo. . Hyo. . apa kau tidur??” namun tetap tak ada jawaban darinya, Aku mengguncang badannya perlahan, namun dia tak bangun juga.

“ hyo bangunlah!!!!” teriakku, namun dia tetap saja tak bergerak, Aku pun meminggirkan mobilku..

“HYOOO!!! Hyo  bangunlah!!!” akupun semakin keras mengguncang tubuh Hyo, namun tak ada tanggapan darinya, dia tak membuka matanya.  Akupun memutar setirku kearah rumah sakit.

Aku berteriak tak karuan memanggil Dokter yang ada sesampainya di rumah sakit, dan akhirnya diapun ditangani oleh Dokter, tak hentinya aku berjalan tak menentu menunggu hasil pemeriksaan dari Dokter, entah kenapa aku merasa khawatir seperti ini, mengingatkanku pada Nana.dan akhirnya Dokter pun keluar dari ruang perawatn.

“ dokter ada apa dengannya. .” akupun langsung menghampirinya.

“ badannya kekurangan cairan, juga perutnya sangat kosong. . sepertinya dia mengidap penyakit bulimia atau anorexia.. dia akan di opname untuk sementara waktu hingga membaik. . “ kata Dokter.

“ mwo????” aku shock mendengar perkataan dari sang Dokter.

“ dia terobsesi untuk menjadi kurus, dia tak ingin makan, makanan yang telah dia makan akan dia keluarkan kembali. . “ kata Dokter itu menjelaskan.

“ aku mengerti dok, tentang penyakit itu. .” kataku pelan.

“ untungnya belum terambat mengetahui ini. . “ kata Dokter itu sambil berlalu. Apa yang dia lakukan??? Kenapa semua wanita sama?? Apa yang mereka pikirkan sebenarnya???

Keesokan paginya. .

“Key. . ah mianhae. .kita pulang???” katanya lemas, matanya baru saja terbuka, dan dia langsung meminta untuk pulang.

“ kau sarapan dulu “ kataku sambil menyuguhkan makanan di hadapannya.

“ ah. . yee” katanya sambil bangun dari tempat tidurnya dan mengambil sendokny. Aku memperhatikannya, apa yang kulakukan?? Ini adalah masalahnya, bkn masalahku. Dia sendiri yang menginginkannya bukan aku, ahh sudahlah, toh dia sekarang menjadi pengawasanku, dia tinggal dirumahku sekarang, aku tak bisa membiarkannya begini. Diapun menghabiskan dengan cepat sarapan pagi itu. .

“ apa kau bisa taruh tempat makanan ini diluar key??” katanya sambil menyerahkan nampan makanannya yang sudah habis.

“ yee. . “ akupun segera mengangkat nampan itu dan kubawa keluar.

Sewaktu aku kembali, dia tak ada di tempat tidurnya, dan aku mendengar suara dari kamar mandi, aku membukanya, dan dia sedang berusaha mengeluarkan makanannya. .

“HYOOOOO!!! Apa yang kau lakukan????” teriaku sambil berusaha melepaskan tangannya dari mulutnya.

“ jangan. Aku tak ingin gemuk. . aku harus mengeluarkan semuanya. .” katanya sambil menangis.

“HYOOOO!!!!!”  Aku memelukanya, mejauhkannya dari kamar mandi. Dia memberontak, dia menangis.

“ jangan  kau lakukan itu Hyo . .aku mohon. . “ kataku tak melepaskannya dari pelukanku, dia menangis dipelukanku.

“ aku tak ingin terlihat buruk didepanmu, aku ingin terlihat bagus, , “ jelasnya, dan perkataanya membuatku shock seketika, dihadapanku???

“ aku kehilangan Nana karena hal ini juga, skarang aku tak ingin kehilanganmu karena ini!!!” kataku sambil melihat kewajahnya.

“ aku ingin terlihat cantik, aku ingin kau melihatku Key, , kau tak pernah sedikitpun melihatku, kau selalu memikirkan Nana, , selalu Nana!!!” katanya tetap menangis.

“NANA sudah mati!!!! Kau tau????” kataku membentaknya, dan membuatnya sedikit tersentak.

“ mwo???” katanya kaget.

“ dia meninggalkanku karena penyakit ini juga, dia ingin terlihat kurus agar bisa menyeimbangkan dirinya denganku. . aku tak ingin ada yang mengikuti jejaknya. . aku tak mau. . “ Aku menangis dihadapannya, sakit hati yang selama ini aku pendam, perasaan cintaku kepada Nana yang begitu besar, melebur menjadi satu, tak ada yang mengetahui betapa tersiksanya aku, Nana mati karena aku, aku yang telah membunuhnya.

Seketika dia memelukku, dalam keadaan sangat lemah, dengan tangannya yang sangat kecil, merengkuhku ke dalam pelukannya.

“ kau tidak membunuhnya. .  aku sangat mengerti bagaimana perasaannya, dia berkorban agar dia bisa sesuai denganmu yang sangat sempurna.” Pernyataanya membuatku semakin bersalah.

“ aku bukan orang yang sempurna.  . . “ kataku pelan.

“ tapi dimataku kau sempurna Kim Kibum”  Akupun memeluknya, akhirnya aku bisa merasakan pelukan itu lagi, pelukan yang hangat, walaupun bukan dari Nana,  tapi dari Hyo. .

$$$

2 Minggu kemudian

“ anyeonngg. .  hari ini aku masak ddukbokki. . “ katanya sambil menyapaku dari dapur.

“ ah yang benar??? Aku sangat menyukainya.. “ kataku langsung menghampirinya.

“ ah. . makanlah yang banyak kalau begitu. . “ katanya sambil tersenyum dan memberikan semangkuk ddukboki panas kearahku,

“ tapi kau harus menemani aku makan . . “ kataku sambil menarik tangannya.

“ yee. .  ah Key.. besok aku akan pulang. .  orang tuamu malam ini akan pulang.. “ katanya sambil menyuapkan makanan ke mulutnya.

“ apa kau tak bisa lebih lama tinggal disini???” kataku menggodanya.

“ ah. .kau mulai menyukai masakanku ya???” ledeknya.

“annii. .  ah. .  bagaimana kalau kau menjadi bagian di rumah ini. . “ kataku sambil menatapnya.

“ maksudmu???” dia terlihat kaget dengan apa yang kukatakan.

“ menikahlah denganku.. . “ kataku sambil mengeluarkan cincin manis dari saku celanaku, dan memperlihatkan padanya.

END

PS : otae?? ga jelas banget yah ceritanyah?? maapin yahhhh. . kekekekkekek

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

46 thoughts on “Re-Mind”

  1. aaa… like this story XD
    main-cast sebelumnya itu kyu ya? ada typo dikit tuh :d
    aku uda bisa nebak sih kalo hyo kurusnya karena gamau makan, untung key belajar dr pengalaman kekeke
    endingnya tuh bikin greget (?)
    share more 😀

  2. mohon maaf nii sm author, ak salah komen hhe 🙂

    maksudx akhirnya key dpt penggantinya nana, -bkn hyo seok- ,
    ak salah tanggap.
    Skali lg maaf yaa *pasangMuhaBersalah* 🙂

    jd komen 2kali deh..

  3. Ga kok, thor.
    Jelas bgt! apalagi pas bgian Key lg makan,,
    hhe…
    Oiya,,di ff ni kok Key makan trus y??
    tp gpp2,,ttep keren kok.

    1. saya bukan orang yang romantis, kmaren kuburan, sekarang meja makan, ga keren banget yah???

      mian. . mian. .*bow*
      gomawo yahh dah baca FF sayah. . kekekek

  4. Eh kok unyu?? Kkkkkkk~
    Bagus kok eon, lumayan lah cuma belum rapih nih nulisnya, masih banyak miss typo hohoho
    Pasti si eon eon baru bales komen-komennya kalau gak senin rabu deh ekekek~

    1. ni kayak kenal ni . .hahahaah, tau ajahh aku baru bales hari senin. . kekekekek

      ehhh gomawo yah atas sarannya. . hahahah, nanti diperbaiki lagi. . hwaiting!!!! *lho??*

  5. tadinya aku penasaran kenapa dia gak pernah makan. tapi pas yg lagi di cafe itu kepikiran deh kalau dia punya penyakit takut gemuk itu

  6. hwaaa keen .. ih jgn gitu ah.. hyo mas terobsesi jdi kurus ampe segitunya ..
    ya .. key emng sempurna di mataku . wkwkwk *pletak!!*
    hwaa ngak bisa komentar apa2 lagi .. ceritanya bgus ..

    1. ahhhh ga ada sequelnya. . sengaja dibikin gantung *plakkk. .

      gomawo yahh . .mungkin itu mis typo. . dimaapin yahhh. .
      gomawo dah mau baca FF saya yahh ^^

  7. Kyaaaaaaaaa rame thor! itu Nana-nya Nana after School? kalo iya Nana After School kenapa ga dia aja pemain utama cewenya? 😀
    sayangnya ending-nya ky’ ngegantung thoor.. bikin equel-nya dooong.. walaupun oneshot juga no problem. pengen liat gimana reaksi Hyo-nya pas dilamar Key, trus gimana nanti pas udah nikah, punya anak, deesbe??? 😀 *readercerewet

  8. ahhahahaha. bagus kok thor ceritanya!!

    aq senyum2 sendiri bacanya 😀

    hahaha key lucu di sini….*mata kliweng2

    btw thor, aq ada liat nama NIcole di atas. jd aq agak bingung. apa Nicole di sini nama panggilannya Nana? gitu? *maaf thor kalo saya rada ga mudeng hehe*

    1. gomawoo klo bagus. . kekekekk

      maaf itu mistypo . .aku ga mau ada nicole nya. .pengennya nana OC ajah. .napah malah ada tu nama yah?? ckckcckckcck

      gomawo dah mau baca FF akyuu yahh. .

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s