You And I – Part 3

Tittle : “You and I”.
Author : Maulida Kimkeyong
Mian Cast : Kim Kibum SHINee
Kim Hye Jin (Reader)
Support cast : Han Seungyeon KARA
Lee Taeyan (fiktif)
Length          : Chapter
Genre           : Friendship, romance
Rating          : General

ni ff iseng ingin banget aku nge-post. ini murni dari pemikiranku sendiri, tapi beberapa adegan terinspirasi atau ngutip dari drama korea. pernah aku shock dan kaget yang pernah baca ff lain yang awal2 adeganya ada yang hampir mirip tapi setelah aku baca ternyata beda sama punyaku. sekali lagi ada adegan yang mirip sama drama korea. hehehehe……..mainhae kalau kurang berkenan. aku baru pertama kali kirm ff ini jadi maaf kalau kurang Lengkap formatnya. sebenarnya juga ini ff udah tamat dan masih banyak ff lainnya juga  udah tamat. hehehehe
==================================================

Part sebelumnya……

aku menghela nafas tanda aku menyerah tentu saja ajoessi itu membawa kami kembali kerumah. Mobil berjalan secara perlahan menuju rumah nenek.  ketika mobil berhenti ada seseorang yang mengetuk kaca taksi. ajoessi itu membuka kacanya ternyata itu adalah nenek.

“ Kalian dari mana??” ^__^ Senyum nenek. Aku tahu itu senyuman Lucifer nggak cucu nggak neneknya sama aja penuh dengan jiwa Lucifer.

“hehehehehehehehe…..”.kami berdua tertawa garing, sambil menggaruk bagian belakang leher yang sebenarya tidak gatal. “Matilah aku…”.

==============

Aku dan Key penuh dengan tawa keputus asaan. Jadi kembalilah kami ke kandang asal kami  alias nggak jadi kabur gara2 nenek yang punya segudang cara. Aku duduk termenung di salah satu kamar yang disediakan nenek untuk tempat make up pengantin wanita tapi yang make up belum datang karena acara masih sekitar 5 jam lagi. Aku menangis meratapi nasib yang seperti ini Tuhan aku mohon batalkan acara pernikahan ini. pintu kamar terbuka ternyata Omma yang datang.

 “Hye Jin-a sudah jangan menangis lagi” Kata Omma duduk sambil disebelahku dan membelai kepalaku jadi tambah nangis klo diperlakukan seperti ini.

 “Omma,.apa tidak bisa pernikahan ini di batalkan. Bagaimana dengan pelajaranku nanti. Aku masih ingin sekolah dan melnjutkn ke perguruan tinggi TT___TT”. Rengekku terus menerus siapa tahu aja dengan ini nenek dan ibu berubah pikiran.

“Hye Jin-a maaf omma tidak bisa melakukannya sudah ribuan kali omma katakan padamu”.

Hye Jin sudah tidak bisa mengatakan hal apapun. sepertinya memang dia ditakdirkan untuk menikah diusia muda seperti ini dan dengan orang yang sangat dibencinya.

*********

5 jam Kemudian…..

Keluargaku dan keluarga Key sekarang ada di ruang tengah untuk menyambut para tamu. Undangan yang datang banyak dari rekan bisnis nenek dan beberapa teman omma. Untuk teman sekolah atapun pihak sekolah kami tidak ada yang tahu kecuali dua sahabatku Seungyeoun dan Taeyan jadi aku memutuskan untuk mengundang mereka. Saat ini Aku masih berada di lantai atas dan ditemani oleh Seungyeon dan tentu saja ada si Taeyan.

“Hye Jin, hari ini kau terlihat cantik sekali. apa kau gugup?” tanya si Taeyan

“Oppa kenapa kau memuji Hye Jin seperti itu, tapi memang sih kau benar2 cantik hari ini” awalnya sih memang protes tapi dia mengakui juga kalau aku nggak kalah cantik dengannya hehehe.

 “Waeyo kau juga pernah bilang kalau Key itu tampan”.Bantah Taeyan

“Ya!! Kalian sudahlah jangan bertengkar. Aku baik-baik saja”. bentakku

 “Hye Jin, Kalau boleh tahu kau ingin punya anak berapa?”.Taeyan mendadak pasang tampang innocent dan puppy eyes, jujur dengan cara dia seperti itu membuat diriku geli melihatnya.

 “Pertanyaan macam apa itu. aku tidak akan pernah mau punya anak darinya”. jawabku tegas

“Hehehehe, jangan sepeti itu. aku yakin suatu saat kau pasti mencintai dia”.ucap Soo Yun

 “itu tidak akan pernah terjadi”. Kataku tegas.

Di ruang utama banyak sekali tamu yang datang. Dekorasi pengantin ini sangatlah indah bertemakan bunga sakura yang mekar. Jadi dimana-mana banyak sekali replica bunga sakura. Di pintu masuk juga banyak rangkain bunga ucapan selamat dari rekan-rekan bisnis nenek. Semua undangan sekarang lagi asyik ngobrol dan bercanda.

 “Hadirin sekalian, .Mempelai pria akan segera datang jadi mohon perhatiannya”. ujar MC

Dari tangga ini aku bisa melihat Key berjalan dan didampingi oleh ayahnya. Aku bisa merasakan Jantungku yang memberontak dari dalam dada ini. aku benar-benar deg-degan. Bagaimana ini TT__TT. Ada segerombolan ibu-ibu yang melihat kearahku dan tersenyum padaku. Samar-samar aku bisa mendengar perkataan mereka “Pengantin wanitanya sangat cantik ya”. Aku hanya bisa tersenyum malu. Akhirnya MC mempersilahkan pengantin wanita untuk menghampiri pengantin prianya. Aku berjalan seanggun mungkin semua pasang mata tertuju padaku. Setelah aku berada disamping Key tiba-tiba Key merenggangkan lengannya. Aku bingung aku harus ngapain?”.

 “Ya!! Hye Jin, cepat pegang lenganku”.perintahnya

 “Mwo..!!!”.

Karena semua orang melihat tingkah laku kami yang aneh akhirnya aku meraih lengan Key dan berjalan menuju tempat yang sudah disediakan untuk kami. Kami berdua berjalan secara perlahan dan pura-pura tersenyum. Selama kami berjalan banyak sekali orang yang mengomentari kami ada yang bilang kami pasangan serasi, pengantin prianya gantenglah inilah itulah pokoknya ada aja yang di omongin. Akhirnya kami duduk di tempat yang disediakan . Rangakain acara prosesi pernikahan modern sudah di jalani. Sekarang aku dan Key memakai hanbok yang berwarna merah dan kedua pipiku di kasih tempelan bulat berwarna merah. Usut punya usut kami di suruh memakan secara bersamaan satu buah seperti kurma tapi tidak boleh memakai tangan tapi harus memakai mulut. Key mengigit buah itu dan mengarahkannya padaku. Aku mundur sedikit dan enggan untuk memakan itu.

“Heeeppphhheeet” ucap Key *bacanya cepet hehehe*”

Key melotot kearahku dan dengan penuh penderitaan aku melakukan hal ini. ketika aku sudah mengigit buah semacam kurma itu jepreet..jepereet…Tukang foto memfoto kami dengan piawainya. Aku dan Key sedikit tarik-tarikan makan buah itu. Aku segera melepaskan gigitanku dan buah itu jatuh karena wajahku terlalu dekat dengannya sehingga membuat aku malu da wajahku memerah. Sekarang kita diwajibkan untuk minum namun cara minumnya tidak sperti biasanya kita harus meyilangkan tangan satu sama lain, baru boleh minum. Huaah!!.aku benar2 setress dengan semua ini TT___TT. Waktupun berjalan akhirnya acara pernikahan sudah selesai benar-benar melelahkan.Sekarang aku ada di sebuah kamar yang sudah di desain dengan indah ternyata ini adalah kamar untuk aku dan Key. aku duduk di meja rias dan membersihkan make up yang nempel di kulit wajahku benar-benar ketat rasanya. Sedangkan Key di sudah terlentang di kasur. Kami berdua masih memakai hanbok. Aku benar-benar capek dan ingin tidur lalu aku menghampiri Key.

 “Ya!! Keyong, cepat turun aku mau tidur”. bentakku

 “Memangnya kenapa??kalau kau mau tidur ya sudah tidur sana. Tidak usah malu kita kan suami istri jadi wajar saja kalau kita tidur seranjang”. bantah Key

 “YA!jangan berpikir terlalu jauh. Ayo cepat bangun”. Aku memukul paha Key dengan keras.

“Aya! sakit tahu. Oke aku akan bangun tapi sebelumnya kau harus melayaniku sebagai suami..”. Key mendekat kearahku, aku berjalan mundur tapi Key tetep aja berjalan kearahku. Aku melihat Key membuka kancing hanboknya.

 “Ya!!! Keyong apa-apan kau ini?.”. Brukk..ternyata dibelakangku ada sebuah meja. Aku sudah tidak bisa berjalan mundur lagi. Hanbok yang dikenakan Key sudah terbuka memperlihatkan dadanya. Aku sedikit malu melihatnya, Key mendekatkan wajahnya padaku. akupun memejamkan dan berusaha menghindar darinya.

“Huh, lihat kau pikir aku akan menciummu. Sampai kapanpun aku tidak akan pernah menciummu”. Tiba-tiba pintu terbuka, ternyata Nenek degan dua kertas ditangannya. Aish kenapa nenek harus melihat kami yang seperti ini. Key dengan sigap membenahi hanboknya. Mampus pasti nenek mikir kita mau ngapa-ngapain dan beliau makin kenceng aja jodohin kami.

“Omo!! maafkan Nenek telah menganngu kalian. Nenek hanya ingin memberikan ini kepada kalian ini adalah tiket untuk kalian pergi ke Bali. Pesawatnya akan berangkat jam 10 pagi jadi kalian bersiap-siaplah”.

“Ini tiket untun apa nek?” Tanyaku

 “Tentu aja untuk bulan madu kalian. baiklah nenek pergi dulu, kalian boleh melnjutkannya’. ^__^.

Apa?? bulan madu. Kejadian konyol macam apa lagi ini. Key shock mendengarnya dan hanya bisa melihat Tiket itu dengan pasrah. Sepertinya aku gag akan bisa keluar dari lubang hitam ini.

******

Di tempat yang sama alias dirumahnya Key. Pagi-pagi sekali Omma datang dengan membawa koper ternyata itu adalah baju-bajuku. Jadi ceritanya gini sehabis acara pernikahan Omma langsung pulang beliau tidak tidur disini, Omma juga tahu kalau esok harinya kita akan bulan madu ke Bali makanya Omma seudah mepersiapkan semuanya. Tok…tok…seseorang mengetuk pintu kamar kami. Ketika aku buka ternyata itu adalah Omma, Omma langsung nylonong masuk gitu aja dia heran ketika melihat Key yang tidur di sofa. Beliau melihatku dengan raut wajah penuh dengan Tanya aku hanya bisa mengangkat kedua bahuku. untuk masalah Kenapa si Keyong bisa tidur di sofa waktu permainan games batu, gunting, kertas dia kalah ahahaha puas rasanya bisa negrjain dia. Omma tidak marah lihat keadaan ini karena Omma mengerti kalau aku sama sekali tidak menginginkan hal ini terjadi.

 “Hye Jin-a kalau kau sudah ada di Bali jagalah kesehatanmu”.

 “Ne!! tapi Omma apa aku harus bulan madu, bagaimana dengan sekolahku?”.

“Kau tidak perlu cemas, nenek Key sudah mengurus semuanya. Hye Jin-a tidak terjadi apa-apa kan antara Key dan kau tadi malam?”. Tanya Eomma penasaran

 “Aish Omma tidak akan terjadi hal seperti itu”. jawabku

“Ya sudah, cepat mandi dan siap-siap jangan lupa bangunkan juga suamimu itu”.

Aku melihat Key yang tidur dengan mulut terbuka. Omma sudah keluar dari kamarku, aku mendekat ke Key dan berusaha membangunkannya. Wajah dia terlihat imut sekali kalau tidur seperti ini. Jadi gemes lihatnya lagian itu juga bibir seksi banget, aish Hye Jin-a pa yang kau pikirkan sekarang?tidak saatnya untuk membayangkan yang aneh-aneh.

“Key, bangun saatnya mandi. Heh..ayo bangun”. Ucapku dengan sedikit berteriak

 “Iya aku tahu”. Key duduk dengan mata yang masih ngantuk.

Baiklah sekarang Key sudh bangun sekarang gilirnku untuk mndi dulu. Sebenarnya ada senangnya juga sih bulan madu kali ini karena aku bisa pergi ke salahsatu tempat wisata yang terkenal di dunia yaitu Bali.

********

Oke saatnya sekarang untuk pergi ke Bali. Semua orang mengantarkan kami di Bandara termasuk juga Omma. Kami tersenyum dan melambaikan tangan ketika kami akan berangkat.aku melihat Nenenk mengambil sesuatu berbentuk kotak yang dibungkus kertas kado warna pink., aku jadi penasaran itu apaan. Nenek memberikan bungkusan itu kepada Key.

 “Halmoni, ige mwoya??”.tanya Key

“Nanti kau juga tahu, bukalah sewaktu kau menuju hotel”. ^__^. Senyum nenek DEG!!! Aish senyum itu lagi >__<. Pasti ada apa-apanya ini, nenek sudah tua tapi masih suka bikin anak muda stress.

 “Sebentar lagi pesawat kalian aku berangkat, cepat nanti kalian bisa ketinggalan”. Ujar Eomma sambil mengelus2 pipiku.

“Ne. Nenek, Omma, ibu mertua dan ayah mertua kami berangkat dulu annyong..”.Kataku ramah dengan melambaikan tanganku

Selangkah demi selangkah aku meninggalkan mereka. Key jalannya cepat sekali jadi sku sedikit lari-lari kecil untuk mengikutinya. Di tengah perjalanan menuju pesawat ponselku bergetar aku kemudian mengangkatnya.

 “Yoeboseyo Seungyeon-a, ada apa?”.

 “Kenapa kau dan Key tidak masuk sekolah?”. tanyanya sedikit khawatir

“Kami lagi bulan madu sekarang”. Jawbku singkat dengan terus berjalan menyeimbangkan langkahku dengan Key.

 “Apa!!! Bulan madu kemana??”. tanya Taeyan

“Ke Bali”. jawabku lagi

 “Kiaa!! Hye Jin jangan lupa oleh-olehnya”. pinta Taeyan.

 “Aigoo aku tidak punya banyak waktu untuk berbicara dengan kalian, pesawatnya akan segera berangakat”.

Tut..tut..aku mematikan telpon. Kita berdua menaiki tangga yang sudah disediakan untuk masuk kepasawat. Pramugarinya cantik sekali dan ternyata banyak juga yang akan pergi ke Indonesia, aku baru tau kalau pesawat itu dalamnya seperti ini. aku dan Key duduk di bangku yang paling belakang. Jujur baru pertma kali naik pesawat kayaknya aku akan mendapat masalah nanti. Aku melihat Key dari raut wajahnya si dia tenang-tenag aja.

 “Key, apa kau tidak merasa gugup?”.

 “Gugup?tidak. aku sudah terbiasa naik pesawat. aku itu beda denganmu”. Katanya menyombongkan diri

 “Aish, masih aja sombong.” protesku Key memanadangku dan terseyum jail.

 “Hye Jin-a asal kau tahu banyak sekali terjadi kecelakaan pesawat saat akan landas dan BOOOM!!!” Suara Key keras sehingga mengagetkanku “pesawat itu meledak dan nasib semua penumpang tidak terselamatkan semua mati terpanggang ahahahaha”.

 “Benarkah, ayo kita turun”. Aku berdiri dan menarik-narik tangan Key namun dia menahannya.

 “Apa yang kau lakukan Hye Jin?”. >___<

 “Aku bilang turun,,”.perintahku. Semua orang melihat kami berdua yang berisik. Seeorang pramugaari yang cantik menghampiri kami dan tersenyum.

 “Apa ada yang bisa aku bantu??”. Katanya tersenyum.

 “Onnie, apa nanti pesawat ini akan meledak?”.

“Heh?? #$$%$^&*&(%$%@$@^*&*)”. O.Oa

******

Beberapa jam yang telah kita lewati akhirnya sampailah aku di Bali. Pemandangannya di sini sangatlah indah apalagi pantainya dan yang bikin aku kagum dari Bali adalah orangnya yang selalu ramah dan selalu menjaga tradisi atau budaya dari nenek moyang mereka. Aku benar-benar takut naik pesawat takut kalau tiba-tiba pesawat itu meledak seperti yang dikatakan Key walaupun aku tahu Key Cuma ingin menakut-nakuti aku tapi entah mengapa aku jadi parno sendiri. Kami sekarang menuju sebuah hotel niat hati ingin pesan dua kamar tapi karena semua sudah penuh maka aku dan Key hanya pesan satu kamar. Nomer kamar ini 888, perlahan Key membuka pintu kamar. Ruangannya tidak begitu besar tapi semuanya tertata dengan rapi. aku tahu pasti salah satu dari kita akan tidur di sofa. Aku sudah mengantisipasi agar aku yang mendapat ranjang duluan. Aku segera berlari menuju tempat tidur namun Key menarik bajuku sehingga langkahku menjadi lambat. Sekarang Key sudah ada di atas ranjang itu. aku melihatnya Kesal.

 “heheheh siapa yang cepat dia yang dapat”. Ucapnya enteng

“Ya!!Keyong kau curang, kenapa kau menarik bajuku”.

 “memangnya tadi ada aturannya tidak kan. Jadi kau sekarang yang tidur di sofa lagian kemarin aku yang tidur di sofa. =___=”

Dengan penuh emosi aku menaruh koper di sofa dengan sedikit membantingnya. Hidupku bisa gila kalau harus seperti ini tiap hari. Sejenak aku istirahat tapi ada pemandangan yang tidak sepatutnya aku lihat. Aku melihat Key membuka kaosnya sekarang tubuh bagian atasnya tidak memakai sehelai kain apapun ternyata sebagai ukuran cowok dia memang seksi. Sekarang Key mencoba untuk melepas celananya namun spontan aku teriak.

 “Kiiiaaaaa!! >__< Key apa yang kau lakukan, jangan melepasnya disini tapi di kamar mandi”. teraikku

 “Jadi kau dari tadi melihatku, apa kau ingin melihatnya??”. ^__^.

Key berjalan kearahku sekarang dia berada tepat didepanku dia dalam posisi berdiri sedangkan aku duduk disofa. Namja ini gila atau apa, apa yang ingin dia perlihatkan kepadaku?. Key sekarang melepas sabuknya dan membuangnya gitu aja.

 “Ya..ya!! apa yang akan kau lakukan cepat menyingkir”. Namun Key tidak memperdulikan omonganku dia sudah membuka kancing dan resletingnya. Aku memejamkan mata dan bertereriak histeris tapi ternyata dia merangkapnya dengan boxer.

 “Ahahahaha, dasar gadis mesum”. =_=

Dia berjalan, mengambil kaos dari kopernya dan langsung memakainya jadi intinya sekarang Key hanya memakai boxer dan kaos. Aku merasa gerah sekali jadi aku memutuskan untuk mandi. Key duduk di ranjang dan mengeluarkan semua barang-barang yang ada dari kopernya. Tanpa sengaja mata Key tertuju pada bungkusan yang berwarna pink yang tak lain adalah bingkisan dari nenek. Karena penasaran dia membuka bingkisan itu dan OH MY GOD!!! Mata Key terbelalak melihat ini semuanya ternyata nenek memberikan Key buku “kamasutra”. Key membeku, shock, strees, depressi. Nenek macam apa yang memberikan cucunya hal-hal buruk seperti ini batin Key.

 “Ige mwoya?? Apa maksud nenek memberiku buku seperti ini” T__T. Karena penasaran dia ingin membuka semua isinya. Namun dia tidak ingin Hye Jin mengetahuinya. “Hye Jin-a apa kau masih lama??”.

 “Ne…kuronde waeyo??”. tanyanya dari dalam kamar mandi

 “Anio, mandilah yang bersih lama juga tidak apa-apa”.

Key memulai membuka-buka dan membaca buku itu. Key menelan ludah ketika melihat gambar dan deskripsi dari gambar itu. baru sebentar dia membaca Key lansung menutupnya dan menyimpannya di bawah kasur. Dia mencoba untuk menenangkan diri dan berusaha menormalkan nafasnya. “Andwae..aku tidak boleh membaca hal-hal seperti itu”. Terdengar pintu kamar mandi yang di buka. Dia melihat Hye Jin yang hanya memakai handuk panjang berwarna putih dan rambut yang basah. Key makin tidak karuan pikrannya tadi dia sudah membaca hal-hal seperti itu sekarang dia di suguhi pemandangan seperti ini. otak Key jadi ruwet sekarang.

 “Tuhan, kuatkanlah hambamu ini” T^T

==TBC=

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

20 thoughts on “You And I – Part 3”

  1. Ya tuhan,jangan kuatkan key tuhan, apalagi kalo dia sm aku #plakk
    hua endingnya menjurus ni,ayo d update, seru seru

  2. wkwkwk sumpah q baca nie ngakak abis
    aigo gmana munkin di dunia nie ada 2 orng yg karakterx sama #lebai kumat
    udah tbc nie pdhal agy berdebar2 bacax

  3. hahahha,,, neneknya key berjiwa muda banget ya,,,
    banyak akalnya,,
    aduh key,,, jangan tergoda ya,,, kuatkan iman mu.. hahaha
    lanjut next chap thor,, penasaran nih,,, kekeke..

  4. Hya..akhirnya keluar juga part 3 nya..
    omo omo..ini neneknya Key segitunya, Key…sabar Key kalian masih sekolah….
    ditunggu next parnya ya, TBCnya nanggung sih..haha

  5. Aig0o0…aig0o0oo~
    Nenek bnyak bnget akalnya, jiwa muda mu Nek ~ckckck…#geleng2 kepala#
    critanya mnarik ^^
    Hye jin emngnya kau brsal dri mana sh, mau ja kau d bd0hin ma Key #plakk..plakk#
    Ya ampun Nek emangk ska yg aneh_aneh, ada2 za ngsih kad0nya. Kuatkan drimu Key inget msh sc0o0l…gk tepat bnget~
    Pnsaran nh pnsaran mnta next partny cpetan #maksa2 auth0r#

  6. SHOCK!!
    Dasar nenek-nenek mesum!
    Masa Key dkasih buku begituan?!
    Akakakakk!!
    Apaan -_- si nenek nih?!

    Hayo Key… buka bukunya!
    hayo dbaca…
    hayo… hayo…
    *bisikan setan*
    #yadong

  7. wakakakakakka!!?
    Lucu bgd ce? T’nyata nenek’y key lenjeh gila!!

    Jangan lama2 ya thor?
    Lanjutkan!!

  8. ahahahaha akhirnya ini part keluar juga ya kekeke gomawo dah baca chingu. next part udah aku kirim tinggal di post sama adminnya nyahahaha. emang disni nenek Key agak2 sangar plus aneh tunggu aja nextnya ya ^^

  9. Wakakakakkakaka
    Si key lawak banget pasti mukanya
    lagian dia juga suka jail si
    Wahhh hyejin
    Pasti nanti karma
    Mereka jadi saling suka lagi
    Mana hyejin heboh di pesawat hahahahahah
    Lanjuut

  10. kukira kotak pinknya berisi dress kayak di drama-drama korea gitu. ternyata………haisssh neneknya rada-rada yah -___-

    tapi tetep, sesuai dengan apa yang kukatakan dari part 1, kalo aku jadi Hye Jin sih aku mau-mau aja AKAKAK *plak plak plak!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s