My Boss, My Love – Part 2

Title                 : MY BOSS , MY LOVE (part 2 )

Author             : snovadela

Main Cast         :

–          Felicia Novacek

–          Kim Kibum (Key)

–          Kim Jonghyun

Support Cast   :

–          Member SHINee (Onew, Jonghyun, Taemin)

–          Anggota SME

Length             : SEQUEL

Genre              : Romantic, Business Entertainment, Action (?)

Rating             : General / PG-13/ PG-15/ NC

okkeee annyeeoongg !!

sebelum bacaa ,, saya mau menjelaskann sesuatuu ..

huhhuhuhuhu..

begiinii !

jadii sebenarnya yg di MY BOSS , MY LOVE part 1 . disitu salahh cast .. >,<

sayaa tau ntuu kesalahan fatal..

karenaa apaa , ff ni sudaa selesaii sihh ..

n casstnya ntuu Jonghyun ama Key *karena saya blingers n lockets*

hehhehe .. jadii sekali lagii , JEONGMAL MIAANNHEEE !!!

sedangkan di part 1ny kan Key ama Minho … yang Minho di gantii Jonghyun sajaa 🙂

sebenarny di part 1 cuma pembukaan. jadi ga begituu ngaruhh kok di part 2nya. cuma ‘LICIA MELIHAT KE ARAH JONGHYUN DAN KEY’ .. ‘BUKAN MINHO DAN KEY’

so heppii readiinggg .. 😀

semogaa di part ini nyambung yahhh 🙂

 

MY BOSS , MY LOVE

Part 2

Pagi ini semuanya sudah berkumpul di ruang home teater yang dirubah menjadi seperti stage untuk pentas. Mereka semua menunggu kedatangan Licia. Tidak ada 10 menit, Licia datang dan langsung duduk di bagian paling depan. Tidak ada orang penting lagi di sekitar situ. Hanya bodyguard dan Luna juga Jimmy. Licia meminta mic kepada Jimmy.

“Aku ingin lihat perform SNSD”

Tak laama SNSD sudah berdiri di atas stage. Menyanyikan lagunya, Gee dengan koreonya juga. Seperti itu terus dengan SUJU menyanyikan Super Girl, SM The Ballad dengan Hot Timesnya, sedangkan SHINee dengan Noona Nomu Yeponya. Saat semuanya sudah tampil, Licia berdiri dan meminta perhatian mereka semua.

“Saya terkesan dengan pertunjukan kalian. Saya yakin di Rusia banyak yang menyukai lagu-lagu kalian ini. Terutama yang memakai koreo. Jadi, saya akan menghubungi orang saya di Rusia, kapan kalian semua bisa ke Rusia.”

Terdengar sorak sorai dari mulut mereka semua. Ternyata usaha mereka hari ini tidak sia-sia untuk membawa Korea mendobrak music Rusia. Namun semuanya menjadi teriakan ketakutan, ketika tiba-tiba kaca ruangan itu pecah karena sebuah peluru yang mengarah tepat ke tubuh Licia dari samping, namun naas bagi salah seorang bodyguard Licia yang berada di sampingnya. Peluru itu menembusnya, tanpa melukai Licia. Licia hanya shock melihat kejadian itu. Dia hanya terdiam melihat bodyguardnya sekarat mengejang karena peluru itu. Tiba-tiba sebuah tangan menarik Licia dari lamunannya.

“Ikut kami! Kajja!” teriaknya

“Ayyo cepat bawa dia saja. Daripada lebih kacau disini. Kajja!” ucap yang lain.

Licia bingung. Namun entah apa yang membuatnya mau di gandeng oleh sebuah tangan yang kekar itu. Dia berlari dengan menunduk dan beberapa orang melindungnya dengan telapak tangannya. Entah membawa Licia kemana.

****

Licia POV

PRRAAANNNNGGGGGG

Suara kaca pecah itu membuat mereka semua berteriak ketakutan sambil menunduk. BUUUKKK. Seorang bodyguard di sampingku terjatuh begitu saja. Dia sekarat karena peluru itu. Ada apa ini? Peluru itu pasti di tujukan kepada ku namun mengenai tubuhnya dulu. Kejadian ini sangat cepat sehingga otakku tidak bisa berpikir secara cepat. Aku bingung, namun tiba-tiba sebuah tangan menarik tanganku di antara orang-orang yang sibuk melarikan diri. Kemana Luna dan Jimmy? Mereka tidak ada di sampingku.

“Ikut kami! Kajja!” teriaknya

“Ayyo cepat bawa dia saja. Daripada lebih kacau disini. Kajja!” ucap yang lain. Aku tidak bisa melihat mereka dengan jelas. Namun instingku berkata kalau aku lebih baik ikut mereka saja. Aku membiarkan sebuah tangan mengajakku berlari sambil menunduk. Bisa kutahu beberapa tangan menutupi kepalaku dengan telapak tangannya. Memangnya hujan??. Batinku.

“Taxi apa mobil?” teriak salah satunya.

Ku angkat kepalaku dan melihat mereka. SHINee?

“Mobil saja. Kajja!” teriak seorang yang kutahu dia mempunyai suara terbagus yang pernah kutemui di Korea.”Minho ajak dia ke mobil dengan Taemin. Key bantu aku” teriaknya.

Jonghyun melepaskan tanganku dan berlari bersama Key. Ternyata dia yang menarikku tadi. Dan kini menyerahkan tanganku kepada tangan orang lain.

“Minho bawa dia masuk mobil! aku bantu Jonghyun hyung dulu” ucap Key

“Ne. ayoo nuuna. Kamu juga masuk Minnie. Kajja!” teriak Minho panic

Kami bertiga masuk begitu saja ke dalam mobil. Kulihat Jonghyun berlari kebelakang mobil, dia membetulkan sesuatu. Kemudian Key membetulkan sesuatu yang kelihatannya sama.

“Jonghyun, Key masuk. Aku yang bawa mobil!” teriak orang yang mengucapkan welcome kepadaku. Aku hanya terperangah melihat mereka berlima. Kompak sekali menolongku. Padahal aku saja tidak pernah ramah kepada mereka. mobil pun melaju dengan kencang di pegangan cowok itu.

“Ahh, gwenchanayo?” tanya Jonghyun

“Ehh, aku. Gwenchana.” Jawabku singkat. “Kalian siapa?” pertanyaan itu langsung muncul begitu saja.

“Kami SHINee. masak lupa sih.” Ucap Minho yang duduk di depan di samping pengemudi.

“Maksudku nama kalian. Aku tidak tahu”

“Ah, baiklah. Aku Kim Jonghyun, panggil saja jagi” sebuah tangan menjitak kepalanya.

“Hyung, sudah tua tidak usah genit” ucap seorang cowok dengan mulut mengkerucut yang kukira dia wanita. Karena dia terlihat cantik dengan rambut jamurnya itu. Semuanya tertawa di mobil, akupun ikut tertawa.

“Aku Lee Jinki. Panggil saja Onew, aku leader disini” ucapnya orang yang memegang kemudi itu. Ohh dia Onew dan ketua disini. Pantas saja terlihat paling tua disini. Kekekeke

“Noona, aku Lee Taemin. aku maknae disini, aku masih SMA. Panggil saja Taemin”

“Bukannya Minnie?” tanyaku

“Hahahaha. Itu panggilan ku di dorm, Taeminnie.” Dia menjelaskan

“Aku Choi Minho. panggil saja Minho” ucapnya sambil tersenyum. Senyum yang sangat kharismatic sekali.

“Aku Kim Kibum. Panggil saja Key”

“Kunci maksudmu?’ tanyaku polos. Dan semuanya tertawa lagi. Apa yang salah?

“Bukan. Panggilanku Key. Bukan kunci. Just call me Key” aku menatap matanya. Maata ini. Mata yang pernah aku lihat dulu. Namun aku hanya menunduk lagi.

“Hyung, platnya rusak tidak masalahkan?” tanya Jonghyun

“Tidak masalah kok. Depan belakang kan?”

Kulihat Jonghyun dan Key hanya mengangguk. Oh jadi Key dan Jonghyun tadi membengkongkan plat mobil ini. Supaya tidak terlihat nomor plat mobil ini. Mereka berjaga-jaga kalau pelaku penembakan tadi mengetahui kalau aku bersama mereka. cerdas sekali mereka.

“Ne hyung.”

Tiba-tiba aku menyadari ada suatu barang penting yang tertinggal. Aduh.

“Tas ku mana?” tanyaku

“Ada di Taemin. tadi aku mengambilnya di dalam. Kaca di dalam pecah semua, dua orang terkena peluru” ucap Onew

“Yang lain kemana?” kemana para bodyguardku dan kemana para penyanyi lainnya

“Kalau para penyanyi sudah aman, mungkin perjalanan pulang ke dorm masing-masing. Untuk bodyguardmu, aku tidak melihat mereka. Mungkin mengejar para penembak tadi. Hmmm, kami ingin membawamu ke dorm saja. Tapi manager menyarankan jangan, karena dorm kami mudah dilacak. Jadi lebih baik kalian ber5 aku bawa ke rumah baru kita, yang tidak jauh dari dorm. Manager mengijinkan, membawa kalian kesana dan aku tadi sudah membicarakan secara singkat dengan manager waktu ambil tasmu, kulihat mereka sangat panik. Hanya saja kamu jangan keluar rumah sendirian. Nanti manager kami akan mengabari kalau keadaan sudah aman. Bagaimana?”

“Rumah kalian? Kalian saudara?” tanyaku

“Andwe nuuna. Beberapa minggu yang lalu kami memang sepakat membeli rumah untuk kita ber5. Ya untuk tempat tinggal kami selain dorm dan rumah masing-masing. Kami juga sering tidur disana.”

“Kita tinggal di rumah? Bajuku disana Cuma dikit hyung ” tanya Key

“Gampang bisa di atur. Kan rumah dekat dengan dorm.”

“Ne. aku mau tinggal disana. Ada perempuannya kan?” tanyaku

“Andwe. Hanya berlima semuanya namja” ucap Minho

“Haahhh? Unbelieveable”

“Santai saja Licia,kami tidak akan aneh-aneh” ucap Key. Dan kini aku menyadari kalau suara itu persis dengan suaranya.

****

Sesampainya di rumah mereka ber5 yang mereka beli pakai uang mereka bersama, mereka mempersilahkanku masuk. Aku terkejut dengan kehidupan mereka. aku sangat ingin bisa hidup seperti mereka. Meskipun orang ternama di Korea, namun mereka bisa dengan bebas menentukan pilihan hidupnya. Tidak sepertiku yang selalu di atur.

“Silahkan duduk” ucap Onew. Aku pun duduk dengan anggun.

“Mau minum apa?” tanya Key ketus.

“Air putih saja.” Ucapku

“MWO? Nuuna  yakin? Biasanya kalau orang penting mintanya pasti aneh-aneh ya hyung” ucap Taemin polos.

“Andwe, aku bukan orang penting. Aku kan Cuma seorang yoeja saja disini” ucapku sambil melepas sepatu yang sangat ribet ini. Mereka hanya tertawa melihatku melepas sepatu ini.

“Mau kubantu?” tanya Taemin

“Andwe, aku ingin membukanya. Biasanya hal seperti ini, aku tidak pernah melakukannya sendiri. Sudah ada yang melepas dan memasangkannya disini” ucapku sambil terus mencoba sepatu ini.

“Yasudah. Aku mandi dulu” ucap Onew. “Aku juga yah nuuna. Taemin mau mandi dulu” dia sangat lucu, imut sekali disini. Dan kulihat Key pergi ke dapur tanpa berpamitan dengan ku dulu. Kemudian tak lama pintu depan terbuka dan masuklah Minho dan Jonghyun.

“Kamu tidak ingin mandi?” tanya Minho

“Nanti saja, masih ingin duduk dulu”

“Ya sudah kalau begitu aku mandi dulu. Umma, buatkan roti ya!!” teriaknya. Katanya tidak ada wanita disini,tapi kok ada umma.

“Neee!! Mandi dulu” ternyata Key dipanggil umma disini.

“Haii” sapa Jonghyun

“Haii”

“Mau mandi?”

“Sebenarnya ingin mandi, tapi aku tidak membawa pakaian sama sekali. Jadinya yah mau gimana lagi. Aku telpon saja ke Luna, mungkin keadaan disana sudah aman. Mereka bisa menjemputku disini” ucapku putus asa dengan melihat sepatu yang masik melekat indah di kakiku.

“Sini aku bantu”

Tanpa persetujuan dariku, Jonghyun mengambil alih kakiku dan mulai sibuk dengan sepatuku. Aku hanya memandanginya saja. Jika diam seperti ini, dia terlihat sangat tampan. Ahh, aku ini berpikir apa sih! Ingat tujuanmu kesini. Mencari bintang baru.

“Nah, sudahkan?”

“Ne, gomawo Jonghyun-shi”

“Panggil saja Jonghyun. Kalau kau lebih muda, panggil saja Jonghyun oppa. Arraseo? Hmmm jika tidak keberetan, kamu bisa memakai bajuku atau baju Key. Kita kan seukuran. Mau?”

“Baiklah” aku membiarkan tanganku dibawa olehnya ke sebuah kamar. Banyak sekali fotonya disana. Dengan hati-hati dia membuka sebuah lemari, mengambilkan sebuah kemeja putih.

“Ini terlalu besar untukku. Mungkin sampai ke paha”

“Pakailah, tidak akan apa-apa. Bajuku yang lain malah lebih besar dari itu, lainnya di dorm. Kata hyung sementara kami dan manager tinggal disini juga, semua kegiatan kami lakukan disini bukan di dorm. Apa mau pakai punya Taemin?”

“Tidak. Ini saja sudah cukup” aku merasa merepotkan mereka terus. Gara-gara aku mereka harus bolak-balik tentunya dorm dan rumah.

Aku berjalan ke kamar mandi, kubiarkan shower menyala dan mengaliri tubuhku terus. Kugunakan kemeja putih ini, yah lumayan bagus selera mereka walaupun sampai ke pahaku dan aku hanya menggunakan celana pendek (celana tet.apa yah namanya ga tau.aku taunya tet.hehe). kulihat mereka semua sudah berkumpul di meja makan. Namun ada yang kurang. Kemana Key?

“Nuuna, ayo makan malam dulu. Baru tidur. Makan seadanya ya, bahannya di kulkas kata Key hyung Cuma ini.”

“Ne. siapa yang masak?”

“Ini masakan Key semua. Kamu coba saja. Apa kamu bisa memasak?” tanya Jonghyun

“Aku bisa memasak. Tapi lupa bagaimana sensasi memasak” ucapku jujurnya

“Kok bisa sih?”

“Di Rusia, aku tidak boleh masuk ke dapur, tidak boleh memegang sapu, memegang alat bersih-bersih, tidak boleh bekerja sama sekali di rumah. Hanya melihat mereka saja yang aku lakukan disana” ucapku menerawang

“Waawww, tapi kamu bisa melakukan itu semua?”

“Aku bisa, aku ingin sekali melakukan itu lagi. Aku terlalu lama untuk tidak menyentuh hal itu sama sekali. Memotong buah saja sudah ada yang melayani. Aku hanya duduk manis disana. Sangat membosankan”

“Kalau aku sih mau nuuna. Ajak aku kesana yuk, disini itu hyungku semua cerewet. Mungkin kalau sama nuuna ke Rusia, aku bisa santai dan bermain ps” ucap Taemin polos

“Ne. kapan-kapan ikut ke Rusia saja” ucapku. Entah kenapa di dalam rumah ini aku bisa tenang. Merasakan ketenangan yang aku cari selama ini. Namun satu masalah timbul lagi.

“Ada sendok, garpu dan pisau?”

“Kenapa?” tanya Minho

“Anni,, aku tidak bisa pakai sumpit seperti kalian”

Mereka memahamiku. Dengan sigap Minho mengambilkan itu semua untukku. Kini aku bisa memakan masakan ini dengan enak.

****

Key POV

Setelah beberapa menit aku berkutat dengar pikiranku, aku menemukan siapa wanita yang memiliki mata yang sama denganya. Ahh, apa benar dia itu Kate? matanya sama persis ketika aku terakhir melihatnya di Amerika. Kalau memang benar berarti dia dewi penolong kami saat ini. Dia yang menolong SHINee, sedangkan aku dulu menghinanya begitu saja. Arrgghhh, aku memang keterlaluan. Kini rasa menyesal mulai menyerangku.

“Tapi, kalau dia Kate, dia tidak mungkin secantik ini. Terus, dia itu Felicia Novacek. Sedangkan wanita malang itu Kate Viles. Wajah mereka berbeda, Kate berjerawat, sedangkan ini sangat mulus. Kate sangat lihai dalam memakai sumpit sewaktu sekolah di Amerika. Tapi kenapa sekarang dia sama sekali tidak bisa” ucapku pada diri sendiri

“Tatapan mata mereka memang sama. Meneduhkan, namun menyiratkan kekecewaan yang mendalam. Sama-sama suka mengerjakan pekerjaan rumah, Karena sewaktu di sekolah,  dia adalah ratu piket. Beda denganku” aku tersenyum mengingat kelakuanku dulu.

“Apa benar dia Kate Viles?” tanyaku berulang-ulang

“Arrgghhh pusing mikirin dia. Yang jelas aku harus konsen buat ke Rusia” kemudian aku mencoba menutup mataku dan mencoba untuk tertidur. Namun aku hanya membalik tubuhku ke kanan dan ke kiri.

“Tidak bisa tidur. Cari makanan di bawah aja. Mungkin masih ada”

Saat aku keluar dari kamarku, aku langsung mencium bau.. rokok. Siapa yang ngerokok? Mereka kan tidak ada yang merokok. Kuikuti bau itu, dan kudapati seorang yang sedang berdiri di dekat jendela. Licia merokok?

“Kau tidak tidur?” Dia membalikkan tubuhnya dengan rokok masih di mulutnya. “Heii kenapa wanita merokok?”

“Aku tidak bisa tidur. Kau sendiri? Merokok ini, mau coba?” dia menyodorkan rokoknya

“Andwe. Aku hanya kelaparan kok. Bisa kau buang rokokmu? Aku tidak suka baunya”

“Akan kukabulkan permintaan pertamamu kepadaku” dia membuang rokoknya keluar jendela.

“Kenapa tidak tidur?”  tanyaku sambil mengambil roti

“Tadi ingin menghubungi Luna, tapi hpku mati. Bisa aku pinjam telponmu besok? Aku kan tidak mungkin seharian memakai pakaian ini”

“Ne. Pinjamlah besok. Sekarang cepat tidur. Sudah larut” perintahku sambil berlalu meninggalkannya

“Heeii, ada vodka?” aku tersentak

“Tidak adalah. PABO sekali sih kau. Ini dorm, bukan club”

Dari percakapanku yang terakhir ini, aku yakin dia bukan Kate. Kate tidak merokok sama sekali. Dia bersih, sedangkan Licia. Dia minum juga merokok. Tapi kenapa kalimat Akan kukabulkan permintaan pertamamu kepadaku, dia juga mengucapkannya? Apa hanya kebetulan. Aku rasa tidak, jika memang dia Kate, aku harus mengungkapkan perasaan bersalahku dan perasaanku sejujurnya. “Maafkan aku yang pernah membentakmu Kate”

****

Licia POV

Aku tidak bisa tidur. Kuraih tasku mencari ponsel. Namun ponselku mati. Kuputuskan untuk keluar dari kamar ini.,mencari angin sebentar saja. Kuambil sesuatu dari tasku dan menyalakannya. Kini mulutku penuh dengan assap rokok ini. Membuatku jauh lebih tenang dari sebelumnya.

“Kau tidak tidur?” suara itu tiba-tiba. Aku membalikkan tubuhku untuk melihat siapa dia. Key. Aku kira Jonghyun. ternyata hanya seorang Key. Ahh, mikir apa aku ini. Lagian kalau Jonghyun juga aku biasa saja. Benar kan? Aku harus biasa saja dengan Minho. Mulutnya terbuka lagi “Heii kenapa wanita merokok?”

“Aku tidak bisa tidur. Kau sendiri? Merokok ini, mau coba?” aku menyodorkan rokok ku padanya.

“Andwe. Aku hanya kelaparan kok. Bisa kau buang rokokmu? Aku tidak suka baunya”

“Akan kukabulkan permintaan pertamamu kepadaku” entah kenapa kalimat itu muncul begitu saja dari mulutku. Baru 2x ini aku mengucapkan kalimat itu. Dan kepada orang yang mungkin sama. James Volta dan Kim Kibum.

“Kenapa tidak tidur?”  tanyanya sambil mengambil roti

“Tadi ingin menghubungi Luna, tapi hpku mati. Bisa aku pinjam telponmu besok? Aku kan tidak mungkin seharian memakai pakaian ini”

“Ne. Pinjamlah besok. Sekarang cepat tidur. Sudah larut” perintahnya sambil berlalu meninggalkanku

“Heeii, ada vodka?” celetukku jujur. Aku butuh vodka.

“Tidak adalah. PABO sekali sih kau. Ini dorm, bukan club”

Dia pergi meninggalkanku sendiri. Kututup jendela itu dan mengambil sebuah permen mint di dalam tasku untuk menghilangkan bau rokok ini. Entah apa yang membuatku untuk mendekati kamar Key. Dan kutempelkan telingaku di daun pintunya.

“Maafkan aku yang pernah membentakmu Kate”

TBC


bagaimnaaa ?? nyambung ??

hehehhee .. aiisshhh , sekali lagi mianhee .. 😦

baru sayaa author yang saalah cast 😦

buuttt , RCL pliss 🙂

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

26 thoughts on “My Boss, My Love – Part 2”

  1. Authoorr
    Aku ga bingung soal part 1 tapi
    Aku bingung
    Tadi pas licia pov dia ngobrol sama key
    Tapi tulisannya minho
    Namanya ketyuker tuker
    Jadi bingung..

    Tapi kerennn
    Kayanya emang bener licia itu kate key itu james
    Abis kalo pun beda
    Masa bisa persis
    Mungkin licia ga bisa pake sumpit lagi garagara
    Emang ga pernah make sumpit sejak di rusia *sotoy
    Tapi pas dia denger key ngomong
    Kalo key nyesel ngebentak kate
    Kayanya dia yang bakal gimanaaaaaaaaaaa gitu
    Lanjuut

  2. waah Kate?
    hmm penasaran nih.
    aku lg suka ff yg cast utama-nya jjong neh, jadi makin penasaran deh.

    lanjut ya thor!

  3. Aq baru baca part 2, part 1 nya belu, cari part 1 dulu ah..
    Jgn lama post nya ya..
    Laannnjjuut d(‘-‘)b

  4. hyaaaa lanjutannya !!!
    berarti licia dah tau klo key itu james ??
    huwaaaa !!! lanjut…lanjut !!!!
    hyaa licia merokok itu menyebabkan kangker !!
    kan dah ad di bungkus rokoknya .. ishh aneh2 ajh !!!

  5. wah onnie hiatusnya lama bnget ya ! ampe 1 bulan stengah !~
    aku ngguin ff ini
    tpi pas mau nyari di sequel aku lupa judlnya..
    tpi akhrnya ketemu juga !
    iya on, namanya ketuker2 hehe
    part 3 jgn lama2 ya onnie !!

  6. Aaaaaa!!!!
    Kateeeeee
    Kankankan licia itu bener kate
    Tapi kok bisa berubah bgt gitu
    Dari pinter make sumpit jadi gakbisa?
    Dari polos same ngerokok sama minum2
    Keyyyyy aihhhh
    Perasaan lo yang sejujurnya gimana emg?
    Part 3!!!!
    Hmmmm sebenernya sayang bgt salah nulis cast
    Aku padahal seneng pas liat part 1 nya seru trs ditambah castnya minho…..
    Ternyata jjong hohohhh

  7. masih ada typo…
    itu harusnya jonghyun kan bukan minho.
    but, it’s okay 🙂
    ah~~ penasaran gimana reaksi licia kalo tau key adalah james >.<

    1. thooor aku agak bigung sama kejadian yang di tembak itu?? kenapa nggak di jelaskan lebih detail lagi. kenapa Licia jadi sasaran tembak?? masalahnya apa kok sampai kayak begitu??

  8. Akhirnya publish jga, lma nnggu ni ff ampe lumutan~
    Ni pndk bnget crtanya, krang pnjanggg….*plakkk*
    Jdi bner nh, Felicia it Kate ñ Key itu Jamek. ñ mreka itu 0rng yg sma, nah l0… k0k bsa ?? Kn mreka bda negara !! Bngung nh.
    Gk tau msti c0men pa lg, msh ngraba2 crtanya #plakk…reader lem0t#
    Pnasran ama next part, d tnggu pk0kny.

  9. Lanjutan yang ini kelamaan,, heem licia ternyata sifatnya juga berubah,, kaget juga ps baca dia ngerokok + minta vodka.. Emg kalo jdi key bisa bingung,, abis smuanya berubah,,, licia bkalan ada feel sama jjong?? Wah! Ɣªήğ niat nembak spa tuh?? Gga aman ni licia,, author knapa part Ɣªήğ ni lama muncul nya?? Part dpan moga g kelamaan kaya ni 😀

  10. Bujut thor aku ampe lupa part 1 nya gmn T_T lanjutannya jgn lama2 ya wkwk kayanya licia itu kate terus key itu james ya *sotoy* abis mirip sih dari yg dipapakan (?) Disitu hhe lanjutannya ditunggu 😀

  11. Wah,ceritanya bgus,thor!daebak…
    Aq jd pnsrn sbnrny licia&key itu kate&james di masa lalu?trus aq pnsrn kok nama mrk bsa ganti..wah,wah..ditunggu lnjutnny,jgn kelamaan keburu lupa part 2,hehe..

  12. Wah licia y bakal tau deh kalo key tu masa lalu y. . .
    Jjong d sini keren bgt sih kesan y. . .
    Author ini menurutku ja ya, ada beberapa kata yg ngak pas sama maksud dr tulisan y jd aku kurang paham, kyk pas licia minta minuman vodka. Jwban dr key rada2 gmn gt ‘tidak adalah. PABO. . . ‘ kyk gt!
    Tu menurut ku ja , maaf ya aku cerewet jgn marah ya author

  13. huaaa ,,,,,, bingung , bingung , bingung ..
    mikirin ceritanya jadi bingung sendiri ,, bikin penasaran ….
    lanjooottttttttt !!!

  14. Omoooo… James itu key?kok ?
    Q pikir james itu bule… Ternyata…
    Woah, pertemuan kembali setelah hal menyakitkan. Penasaran gimana reaksi licia saat mendengar ucapan key? Apa dia akan balas dendam? Arghh, penasarannn…
    Hahha lanjutt.

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s