Your Wings – Part 2

YOUR WINGS PART- 2
Author                  : Park yeonghae
Genre                   : sad romance , fantasy , angst
Rating                   : All Age
Lenght                  : on going
Disclaimer           : i have this ff !! dont copy this ff!!
Cast                       :
–          You as you
–          Choi minho as minho/michael
–          Kim ki bum as key
–          Krystal jung as krystal
*****************************************************
Perview..
“baiklah, mulai sekarang kau akan tinggal di rumahku sampai kau ingat siapa dirimu.” Dia hanya mengangguk.
“dan mulai sekarang jika ada orang lain yang menanyai siapa kau, kau harus bilang kalau kau adalah saudara sepupuku, arachi?” lagi2 dia hanya mengangguk, dan aku rasa dia orang yang pendiam.
“ah satu lagi, mulai sekarang , namamu adalah minho, choi minho” kataku. Dia tersenyum.
-Still you pov-
 1 bulan kemudian…
sudah 1 bulan dia berada di apartement ku , dan selama itu juga aku mengajarinya banyak hal. Yang  tidak aku habis fikir, kenapa ada manusia se bodoh dia? Dia tidak tau bagaimana caranya makan, menggunkan sumpit,sendok dan garpu.  Dia ini tidak pernah makan apa?! Yang paling membuatku ingat adalah saat pertama kalinya dia mandi…
…Flashback…
“sedang apa kau disitu minho-a?” tanyaku padanya yang sedari tadi hanya diam di depan pintu  kamar mandi.
“kenapa tidak masuk?” tanyaku lagi. Dia hanya diam.
‘jangan bilang dia tidak tahu caranya membuka pintu lagi!’ batinku
“aniya~” katanya sambil berlalu masuk ke kamar mandi. Kupikir dia tidak tau juga caranya membuka pintu kamar mandi, ternyata tidak…
Beberapa menit berlalu, namun kau tidak mendengar  ada air yang dinyalakan, biasanya jika mandi pasti akan terdengar suara cipratan air, ini sama sekali tidak!
‘sedang apa sih dia?’ batinku heran.
Aku pun menghampiri kamar mandi itu dan mengetuknya.
Tok tok tok
“minho-a, gwenchana?” tanyaku. Namun tidak ada sahutan. Akhirnya aku membuka pintu kamar mandi itu yang ternyata TIDAK DIKUNCI!
‘aigo~ bagaiaman kalau orang lain yg masuk?’ batinku.
Dan kalian tau apa yang sedang ia lakukan di dalam sana?? HANYA DIAM DI DEPAN CERMIN!!
“jincha! Apa yg kau lakukan choi minho?! Kenapa diam di sana ??” tanyaku sedikit berteriak padanya. Dia hanya menoleh.
“kenapa kau tidak juga mandi?!” tanyaku lagi sedikit kesal.
“mandi? Otteyo?” tanyanya sambil memiringkan sedikit kepalanya.
“kau tidak tau apa itu mandi?! YA TUHAN MINHO!! Kau ini manusia apa bukan?! Tidak mungkin kan kau selama ini tidak mandi??? Atau jangan2, kau tidak pernah man…..di?” tanyaku. Dan dia hanya mengangguk mengiyakan.
‘GOD!! Ada manusia seperti dia di dunia ini ?! astaga!!’ batinku sambil menggeleng-gelengkan kepala.
“dengarkan aku minho-a. Mandi itu adalah membersihkan diri. Dan caranya………….” aku pun menjelaskan padanya apa saja yg harus dilakukan. Dan dia mengangguk.
“arraseo?” tanyaku. Dia mengangguk.
“nah mulailah. Dan jangan lupa untuk mengunci pintunya!” suruhku lalu keluar kamar mandi.
Beberapa saat kemudian….
BUUKKK BAKKK PRANGGG
“suara apa lagi itu ?!” aku kaget dan mendekati arah suara yang ternyata dari kamar mandi.
“minho-a gwenchana?! Apa yang terjadi?!” tanyaku cemas. Dan tidak ada jawaban dari dalam. Aku khawatir, dan segera aku mencari kunci duplikat. Setelah aku menemukan kunci duplikat itu , aku bergegas membukanya.
Dan kalian tau apa yang terjadi??
BRUUSSSHHHH
Air mengenai seluruh badanku.
“YA CHOI MINHO APA YANG KAU LAKUKAN??!!!!” kini kesabaranku habis. Dan dia sibuk dengan kegiatannya sendiri yg sedang berusaha menghentikan air yg keluar dari wastafel !
“a- aku tidak tau kenapa air ini t-terus keluar. Aku tidak sengaja memutar ini *nunjuk keran* dan airnya keluar deras sekali, aku tidak bisa menghentikannya.” Jawabnya polos.
Aku menggeleng-gelengkan kepala dan menghela nafas.
Lalu aku menghampirinya dan memutar kembali keran itu, air pun berhenti, begitupun dia yang hanya diam.
“minho..minho… kau lihat? Gara2 kau aku jadi basah kuyup begini dan aku harus mandi 2 kali karena ulahmu!” kataku sambil berkacak pinggang dihadapannya.
“mianhae” katanya tertunduk. Entah kenapa aku sama sekali tidak bisa marah padanya.
“sudahlah, aku akan persiapkan air untukmu, jadi kau tinggal mandi saja dengan menggunakan ini” kataku sambil menunjuk gayung. Dia mengangguk.
“yang kedua sebelum mandi kau buka dulu bajumu, set…..” belum sempat aku lanjutkan, tiba2 saja minho sudah siap2 untuk membuka bajunya DI DEPANKU!
“aisshhh! Changkkaman!” kataku sambil melarangnya yg sedang membuka baju.
“jangan membuka bajumu di depanku!” kataku.
“waeyo? Tadi kau yang suruh aku untuk membuka baju.” Katanya.
“iya tadi tidak di depanku! Nanti setelah aku keluar dan menutup pintu ini! Dan jangan memotong pembicaraanku!” lanjutku.
“setelah kau membuka bajumu , gunakan ini dan ini, lalu……………” aku pun menjelaskan kembali apa2 yang harus dialkukan.
“arraseo?! Jangan membuat keonaran lagi! Huh!” kataku seraya berbalik.
“ah! Dan satu lagi. Keluarlah dengan memakai handuk! Aku akan  menyiapkan pakaian untukmu. Jangan sampai lupa itu!” kataku seraya menutup pintu.
Karena aku malas untuk mandi lagi dan kurasa aku hanya terkena air saja, akhirnya aku putuskan untuk mengganti bajuku.
30 menit kemudian dia keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya dan juga rambutnya yang basah dibiarkan begitu saja.
Jujur aku speechless dengannya kali ini..
Badannya yang  memiliki abs sempurna , rambutnya yang basah , membuat pikiranku melayang entah kemana.
“gwenchana?” tanyanya sambil mengibas2 kan tangannya di depan mukaku. Aku tersadar dari lamunanku yang tidak2 tentangnya.
“gw- gwen- cha- na….” kataku terbata. Dan kini kurasakan mukaku sudah merah seperti kepiting rebus.
‘jeongmal! Namja ini membuatn jantungku berdetak lebih dari biasanya.’ Batinku sambil memalingkan mukaku darinya.
“dimana bajuku?” katanya sambil memandangku.
“n-..ne?” tanyaku gelagapan.
“bajuku. Tadi kau bilang kau akan menyiapkannya?” tanyanya.
“ah! Ne.. ada di kamarmu” kataku sambil berlalu untuk memasak sarapan.
Dia pun ke kamar yang kini jadi miliknya.
Ketika aku menyipakan makanan di atas meja, diapun keluar dari kamar. Dan masih terlihat rambutnya yang basah.
“ya!” aku memanggilnya.
“ne?” katanya sambil mengahmpiriku.
“kau akan sakit kalau rambutmu basah seperti ini.”  Kataku seraya mengambil handuk yang ada di tangannya. Dan menggosokkan handuk itu dengan rambutnya.
“sini aku keringkan” kataku. Ketika aku mengeringkan rambutnya, dia menatapku dalam. Membuat jantung ini kembali berdetak dengan cepat.
“w-.. wae?” tanyaku gugup.
“gomawo” katanya sambil tersenyum.
“n-..ne” kataku sambil berlalu dari hadapannya. Namun ketika aku akan berjalan, dia menarik tanganku.
“wae?” tanyaku kembali menghadapnya.
“namaku choi minho, kau?” tanyanya tanpa melepaskan tangannya yg  memgang tanganku.
“ah! Ne .. aku lupa memperkenalkan diriku… namaku __ _____. Kau bisa memanggilku ______” kataku sambil tersenyum.
“dan bisakan kau lepaskan tanganmu? Aku mau menyiapkan sarapan.” Kataku sambil melihat tangannya yang sedang memegang tanganku.
“mianhae”katanya seraya melepaskan tangannya.
“kau hanya bisa berkata ‘mianhae’ dan ‘gomawo’ ? apa tak ada kata lain yang bisa kau ucapkan?” tanyaku heran.
“maksudmu?” tanyanya.
“sudahlah lupakan. Sekarang kau duduk di sana. Dan tunggu samapai makanan siap.” Dia hanya menurut dan duduk tepat seperti apa yang aku suruh.
Semua makanan sudah tersedia di atas meja.
“selamat makan” kataku bersemangat dan memulai makan.
Beberapa menit berlalu…
“eotteyo min……. hei! Kau tidak makan ?” tanyaku kaget ketika kulihat dia hanya melihat makannannya saja.
“apa ini?” tanyanya sambil menunjuk benda panjang dan benda berbentuk cekung itu.
“itu mananya sumpit dan sendok. Apa kau tidak pernah melihat yg seperti ini?” tanyaku, dia menggeleng.
“ne, aku tidak pernah melihatnya. Di duniaku tidak ada benda yang seprti ini” katanya lagi sambil memainkan sumpit.
“apa katamu? Duniamu?? Memang kau ini apa??” tanyaku heran.
“malaikat” katanya sambil menatapku.
UHUKKKKK! Aku tersedak. Dan segera aku mengambil minum yang ada di depanku.
“apa katamu?! Malaikat??!” tanyaku kaget bercampur bingung. Dia mengangguk.
“apa aku tidak salah dengar?? Apa kau sakit minho-a?” tanyaku seraya memegang keningnya.
“aniya! Jeongmal, aku ini malaikat.” Katanya serius sambil menyingkirkan tanganku dari keningnya.
‘aigoooo~ makin aneh saja ini orang. Dia bilang dia malaikat?? Hello~ percakah ? aniya! Dia terlalu berkhayal. Jangan2 dia sudah tidak waras lagi’ batinku.
“kau tidak percaya padaku?” tanyanya.
“tentu saja tidak percaya! Bagaimana mau percaya minho-a, di jaman sekarang ini kau masih percaya dengan hal seperti itu?! Sadarlah minho-a..”kataku sambil melanjutkan makanku yang sempat tertunda.
“aku ini sungguh malaikat! Dan aku sadar! Bahkan sangat sadar!” katanya sedikit berteriak. Aku sungguh kaget mendengar ucapannya.
“aku sungguh seorang malaikat….”katanya sambil tertunduk.
‘jincha! Dia ini seperti anak kecil saja’ batinku.
“arra arra.. aku percaya kau seorang malaikat”kataku akhirnya.
Dan dia pun mengangkat mukanya lalu tersenyum ke arahku.
“jeongmal?” katanya senang seperti seorang anak kecil yang diberi hadiah.
“ne…”kataku sambil tersenyum. Memang ku akui, berada didekatnya aku merasa tenang dan nyaman. Dia memiliki aura yang berbeda. ‘Mungkinkan ia benar2 seorang malaikat?’ batinku. Aku hanya menggeleng2kan kepala saja. ‘tidak mungkin  _____, dia ini hanya seorang namja yang hilang ingatan’ kataku meyakinkan diriku sendiri.
Aku pun melanjutkan makanku, dan melihat ke arahnya.
“kenapa tidak dimakan?” tanyaku.
“eotteyo?” tanyanya.
“sini biar ku ajari.” Kataku sambil berjalan ke arahnya yang ada di depanku. Aku pun mengajarinya menggunakan peralatan makan itu.
…flashback end…
Dan akupun mengajarinya berbagai hal yang tidak ia tidak tahu. Setidaknya dia tidak seperti saat pertama bertemu.
Dan juga key, dia sudah mengetahui keberadaan minho. Untungnya dia percaya dengan ucapanku tetang minho yang aku bilang bahwa minho adalah saudara sepupuku.
“_____-a aku lapar” katanya sambil duduk di sampingku.
“kau ini.. kenapa tidak buat makananmu sendiri? Aku sedang malas masak” kataku sambil melanjutkan menonton tv.
“ayo lah~ aku sungguh sangat lapar” katanya sambil menarik2 lengan bajuku.
“arra arra… akan kubuatkan. Kau mau makan apa minho-a?” tanyaku sambil beranjak menuju dapur.
“apa pun .. aku akan memakannya asalkan itu buatanmu”katanya sambil menghampiriku di dapur.
“kubuatkan kimchi saja ya?” tanyaku.
“ne” katanya yang kini sudah ada di sebelahku.
“kau cuci dulu sana sayurnya.  aku akan menyiapkan bumbu2nya.” Suruhku. Dia hanya mengangguk.
-you pov end-
-minho pov-
Sudah sebulan aku tinggal dengannya, dengan seorang gadis yang menolongku. Aku sungguh berterima kasih padanya karena waktu itu dia tidak membiarkan aku di jalanan. Dia juga mengajariku banyak hal yang tidak aku ketahui.
Aku pernah sekali bilang padanya bahwa aku adalah seorang malaikat. Pertama dia kaget dan tidak percaya dengan ucapanku, namun pada akhirnya dia pecaya. Namun aku tau itu hanya untuk membuatku senang. Aku sungguh tak peduli dengan itu. Yang aku inginkan sekarang hanya bersamanya dan tetap disisinya.
Entahlah … mungkin aku mencintainya. Mencintainya? Yang benar saja seorang malaikat bisa jatuh cinta dengan seorang mausia? Tapi aku sungguh mengalaminya. Aku mencintainya , bahkan sangat mencintainya. Setiap kali aku di dekatnya, ada perasaan senang, jauh darinya membuatku menderita. Melihatnya tersenyum dan tertawa entah kenapa aku pun merasa bahagia, tapi jika dia sedih aku juga merasakannya, bahkan lebih dari apa yang dia rasakan.
Aku memang seorang malaikat, bukan berarti malaikat tidak mempunyai hati. Aku mempunyainya. Dan bahkan aku bisa merasakanapa itu cinta.
Aku adalah seorang pangeran malaikat. Aku kabur dari duniaku karena aku sudah tidak tahan dengan aturan2 duniaku tentang aku yang akan dijadikan seorang malaikat agung menggantikan appaku dan harus mengikuti aturan2 itu. Dan apa kalian percaya? Di dunia malaikat pun ada yang dinamakan PERJODOHAN! Sungguh aku tidak suka itu. Aku tidak suka hidupku diatur oleh aturan2 yang mengikat. Appa menjodohkan dengan seorang putri malaikat yang bernama krystal jung seorang malaikat keturunan malaikat cinta atau di dunia manusia disebut ‘cupid’. Aku sungguh tidak mencintainya. Aku ingin bebas. Oleh karena itu aku kabur ke dunia manusia ini, dan bertemu dengan seorang gadis yang telah mencuri hatiku. Dia tidak tau jika aku mencintainya. Namun aku akan mengungkapkan perasaanku pada saat yg tepat nanti. Aku tidak peduli dengan statusku yang seorang malaikat dan dia yang seorang manusia. Yang aku tau aku hanya mencintainya.
“minho-a. Makanannya sudah siap” katanya berteriak dari dapur dan membuyarkan lamunanku.
“ne…”kataku sambil berjalan menuju dapur.
“hmmmm baunya enak sekali” kataku.
“tentu saja enak.. inikan aku yang memasaknya” kata _____ dengan pedenya. Aku hanya tertawa dan mengacak pelan rambutnya.
Mukanya langsung memerah. Dan kurasa kini aku tau , kalau dia memiliki perasaan yang sama denganku.
“kajja kita makan” ajakku. Dia mengangguk dan duduk tepat di depanku.
Ketika kami sedang asik-asiknya memakan makan siang kami , tiba2 pintu apartementnya diketuk seseorang.
“changkkamanyo..” teriak _____. Dia beranjak dari kursinya lalu membukakan pintu.
“key?” kata ____.
Inilah yang aku tidak suka. Key. Teman _____ sekaligus atasan caffe tempat _____ bekerja. Yang aku tau key juga menyukai ______. Itulah sebabnya aku tidak begitu menyukainya. Walaupun dia memang orang yang baik dan ramah. Namun aku tetap tidak menyukainya. Dan aku menyesali kenapa aku diperkenalkan padanya sebagai saudara sepupu _____, kenapa tidak sebagai namjachingunya?
Selera makanku sudah hilang.
“kajja kita masuk. Kebetulan aku dan minho sedang makan siang. Apakau kau mau ikut makan bersama kami? Aku memasak lebih” kata _____ sambil menarik tangan key menuju ruang makan.
“gomawo ______-a” katanya sambil tersenyum.
‘cih!’ kesalku.
“minho-a waegure? Kenapa makannanya tidak dihabiskan? Apa tidak enak?” tanya _____ cemas.
“aniya.. aku hanya sudah kenyang. Aku ke kamar dulu” aku berlalu dan tidak menghiraukannya yang memanggil namaku.
-minho pov end-
-key pov-
“kenapa dia?” tanyaku pada _____.
“molla~ mungkin dia memang sudah kenyang” katanya.
“aku rasa dia tidak suka denganku _____-a” kataku.
“tidak mungkin key-a. Jangan berfikiran yang tidak2. Dia bukan orang yang seperti itu” katanya meyakinkaku.
“hm” aku mengangguk.
“______-a apakah akhir minggu ini kau ada waktu? Bagaimana kalau kita jalan2 ke lotte world?” tawarku.
Dia sedikit menimbang2 ajakanku.
“baiklah, tapi ajak minho juga ya ? aku khawatir kalau aku tinggalkan dia sendiri di sini” katanya.
‘huh! Minho lagi minho lagi. Kapan sih dia akan melirikku? Minho itu hanya saudara sepupunya. Dan aku adalah seorang namja yang sangat mencintainya. Kenapa dia hanya memikirkan minho, seolah2 minho dan dirinya tidak bisa dipisahkan’ batinku kesal.
“key-a bolehkan?” tanyanya dengan menggunakan puppy eyes nya. Aku tidak bisa menolak jika sudah seperti ini. Aku pun mengangguk.
“yey! Minho pasti senang.” Katanya.
‘dia senang, aku yang tidak senang’ batinku lagi.
-key pov end-
….The other place…
-author pov-
“bawa pangeran michael ke hadapanku ! cari dia sampai ketemu!” perintah sang malaikat agung kepada ajudan2 nya .
“ne yang mulia” ajudan2 itu pun pergi mencari sang pangeran .
“kau harus kembali michael!” gumam sang raja.
………………………TBC…………………………….
Apa yang akan terjadi pada minho selanjutnya? Kita tunggu part selanjutnya~~~
banyak komen banyak pahala dan makin cepet postnya .. wkwkwkwk XD
*nb: cerita ini memang diadaptasi dari SMTB sama ring ding dong

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

26 thoughts on “Your Wings – Part 2”

  1. Uwaaa…. Minho trnyata cemburu ama key…
    Sebenernya ako ga bca dri part1… langsung aj laba ke part 2… kke~~~
    Keren FF nya….
    lanjutannya ditunggu~~~

  2. Wuahh seruuuu!!
    Aih gatau kenapa waktu yg minho nanya cara mandi terus miringin kepalanya itu ngebayanginnya cuteeeeeeee banget hahahaha. Sumpah itu polos banget minho nya aigoooo *cubit-cubit*

    Key cemburu niih~ hmm terus gimana tuh nasip minho sama kerajaannya? Makin seru nih kayaknya, ditunggu lanjutannya~~ :*

  3. huwaaa awas tuh minhoo …
    hti2 ya ..
    udah minho sama ___
    key sama aku … lee sunhae .. wkwkwkwk
    maunya .. yayaya author baik deh #plakk!! ngak penting ..
    hebat … aku jdi ingit Mv nya sm the ballad .. huawwwww aku suka nih … happy end ya jgn kayak sm the ballad !!

  4. Authoorr!!
    Tanggung jawab!!
    Gara2 bc yg bgian minho pake handuk doang, pkiranku take-off ke pulau yadong.
    #author: otakmu aja yg konslet!
    Hhe, si Kunci ngajakin kencan..
    Jgn lupa bw kipas ya, Key??

    Owh,,gitu…
    jd kangen ma Joo won nih.
    T.T
    lamaa ga ktmu..

    1. sama kalau gitu chingu , aku jg pas buat mampir ke pulau yadong dlu~ (?) hahaha
      bawa kipas buat apa chingu ??
      joo won siapa ?

  5. Waaaaa akhirnya publish juga part 2nya…. Hehehehe….. bayangin Minho yg g ngerti gmn cr mau mandi, mw mkn ga knal ma yg namanya sendok, sumpit n garpu bikin aku ktawa2 sendiri ngebayanginnya….
    Wajah Minho yg polos malah buat aq gemes mes mes………….. bgt pengen nyubit dia…
    ckckckck….
    Ditunggu yagh chingu next capternya…. Pnasaran bgt ma nasib Minho n _____ trus gmn ahirnya rencana jln2 mereka…. Kekekekekeke……. 😉

  6. Lanjuttt thor~~
    nice FF!DAEBAK!!!!! 😀
    tapi laen kali agak panjang ya 😛 ^^”
    wkakakakk

  7. Aaaaaaigo lucu bgt sih minho :3:3
    Ngakak deh baca ini ahahahhahah
    Abisnya minho polos abissss
    Emang di dunia malaikat gak mandi apa-_-
    Cinta2an aja ada akkakakakk
    Aih minho gimana nasibnya entar…

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s