Smile To Remember – Part 1

Author : Anggi a.k.a Lee Hyo Seok a.k.a Kim Seung na a.k.a Jojo

Main Cast : Kim Key Bum

Lee Hyo Seok

Shin Chae Rin

Support Cast : Lee Jinki, Kim Jonghyun, Choi Minho, Lee Taemin, SHiNee

PG : all age

Genre : Romance

Lenght : Sequel

Anyeong haseyo, saya author Hyo, kekekeke, buat FF sequel *jarang-jarang inih* klo dirasa kurang mangstab, mohon dimaklumi yaaa. . silakan dibaca ^^

Part 1

Hyo Poofs. .

Seperti biasanya aku memainkan biolaku dengan baik, aku berlatih keras untuk penampilanku yang pertama di panggung yang amat besar, semua para pemain music pasti ingin tampil disana, di panggung besar untuk para seniman yang berbakat. Aku selalu berlatih dengan giat agar cita-citaku tercapai menjadi Violist terbaik. Aku menggesek pelan dawai biolaku, ku resapi permainanku, di iringi lantunan gesekan Cello yang merdu, dan mulai dengan Piano solo. Namun. .

Traaaanngggg. . .

“ah. .Hyo. . kau baik-baik saja???” kata Guru pengajarku.

“ah yee. . “ tiba-tiba saja dawai biolaku terputus

“tapi kau  berdarah. . “ dia segera menghampiriku dan melihat keadaanku.

“ah gwencanayo. . “ kataku singkat.

“baik kau istirahat dulu betulkan dulu biolamu. . “ katanya ramah, dia adalah guruku yang terbaik, sedari kecil aku selalu diajarkannya cara bermain biola yang baik, dan dia sangat menyayangiku.

“ne.. sunbaenim. . “kataku, dan akupun segera keruang ganti.

Ada apa ini, tak biasanya dawaiku terputus seperti ini, sebelum putus aku pasti sudah menggantinya terlebih dahulu, apa yang akan terjadi nanti??? Perasaanku tiba-tiba saja tak enak. Aku melihat sekilas handphoneku, tak biasanya aku melakukannya ditengah-tengah latihanku. Dan ada sebuah mail masuk ke dalam inboxku.

From : Keyeobo

To : Hyo

Jika kau sudah selesai latihan, aku menunggumu di kafe biasa, akan kutunggu kau sampai datang.

Key…

Knapa??

Ada apa ini??

Apa dia ingat peringatan hari ini??? 3 tahun kami bersama, namun setahun belakangan dia bukan lagi Key yang kukenal, dia tak pernah lagi merayakan tentang hari jadi kami. Apa sekarang dia mengingatnya??? Aku berfikir sangat bahagia jika dia bisa mengingatnya lagi, tentang kami, dulu, setiap bulan pada tanggal yang dama setahun yang lalu dia selalu memberikanku bunga mawar merah yang masih kuncup, pertama kali aku bingung, kenapa harus kuncup, dan dia menjawabnya, karena seperti hubungan kita, sebuah tanaman jika dipupuk maka dia akan berkembang, seperti hubungan kita, jika kita pupuk, maka kita akan selalu bersama, tapi aku kurang suka perumpamaan itu, karena bunga akan layu dan mati, apakah akan seperti itu juga kehidupan cintaku? Tapi aku tak ingin memikirkan yang lain, jika dia ingin bertemu, maka aku akan datang, aku sudah sangat merindukannya, dan kuputuskan pergi saat itu juga, dia pasti sudah menungguku.

“Sunbaenim, aku tak membawa dawaiku, bolehkah aku izin untuk latihan ini???” kataku seraya menghampiri guruku.

“ah gwencana, kau ke rumah sakit sekalian, lukamu sepertinya cukup dalam Hyo. . “ katanya prihatin.

“ne. . sunbaenim, mianhae. “ kataku sambil tersenyum

Akupun segera pergi untuk menghampirinya, Key, dia adalah kekasihku, kami telah pacaran selama 3 tahun, dan hari ini adalah peringatan tahun ketiga kami, aku telah menyiapkan kado untuknya, sebuah jaket, dia sangat menyukai jaket, dia terlihat sangat tampan, apalagi jika dia telah memakai jas, dia sangat tampan.

Banyak sekali orang yang membicarakan hubungan kami, namun kalian tau terlalu sulit untuk berpacaran dengan artis yang sangat terkenal seperti dia. Banyak sekali gossip yang beredar tentangnya, namun dia membuatku selalu percaya kepadanya, dan karena aku juga sangat menyayanginya dan tak ingin berpisah darinya.

Akupun telah sampai di Kafe tempat kami selalu bertemu, hanya orang kafe inilah yang menjadi saksi, jika kami benar-benar berpacaran, namun dia bisa menjaga rahasia kami dengan baik.

“anyeong. . “ kataku seraya masuk kedalam kafe kecil itu.

“Hyo. . kau sudah selesai??? Cepat sekali. . “ kata Key, shock melihatku datang cepat.

“ne . .dawaiku putus, dan aku tak membawa penggantinya. . “ kataku seraya menaruh biolaku di sampingku dan duduk disebelahnya.

“oh. . “ kata Key pelan.

“ada apa Key???” kataku sambil melihat kearahnya.

“ada yang ingin aku bicarakan..” katanya gugup.

“ne. . “ hatiku mulai tak tenang dengan keadaan ini.

“aku harap kau bisa mengerti.  “ katanya terputus.

“apa maksudmu??” kataku semakin gelisah.

“hubungan kita. . “ katanya, dan dia menatapku perlahan.

“aku tak ingin mendengarnya. . aku pergi. . “ akupun menutup kupingku, dan segera mengambil tasku, dan segera keluar dari Café itu.

“ya. . Hyo. .tunggu aku Hyo!!!!” teriak Key.

Aku pun berlari kearah jalan raya, dia mengejarku, aku tau hal ini akan terjadi, saat-saat dimana dia akan memutuskan hubungan kami, saat-saat dimana dia tak lagi membutuhkanku. Dia melakukannya padaku?? Dia akan memutuskanku, aku tau itu, setahun ini dia bukanlah lagi Key yang kenal, sejak dia berkenalan dengan wanita itu, dia telah berubah, dialah yang menghancurkan hubunganku dengan Key.

“HYOOOO!!” Kata Key.

Dia memegang tanganku. Disini tak begitu ramai, kami sudah ada dipersimpangan jalan. Dia membalikkan badanku agar dia bisa melihatku.

“aku mohon dengarkan aku.. “ katanya pelan, tangannya memegang bahuku,  nafasnya tersengal karena telah mengejarku.

“aku tau ini sulit, tapi, hubungan kita, aku tak bisa lagi melanjutkannya. .  “ Lanjutnya.

Aku diam, aku hanya melihatnya, rasanya tenggorokanku tercekat, tak bisa berkata apa-apa.

“Hyo, katakan sesuatu” katanya sambil menggungcang bahuku pelan.

Aku menunduk, apa yang harus kulakukan?? Apa yang selalu aku biasa lakukan, tersenyum, hanya itulah yang bisa kulakukan, ya. . hanya tersenyum, jika memang ini saat terakhir aku bisa bertemu dengannya, maka aku ingin dia mengingat senyumanku, dan tak ingat dengan air mataku. Aku pun mengangkat kepalaku perlahan, kulihat matanya yang kecoklatan. Dan mulai tersenyum, aku akan melakukan senyuman terbaikku.

“neee. . “ kataku pelan.

Diapun mulai melepaskan pegangan tangannya, dan dia pun tersenyum.

Entah kenapa air mataku tak bisa lagi kubendung,aku ingin menangis, namun aku tak ingin dia elihat tangisanku, tanpa aku sadari aku mundur kebelakang.

“hyo. . “ dia memanggil namaku pelan.

“pergilah. . .” Kataku pelan.

Aku benar-benar tak bisa lagi menahan air mataku, aku membalikkan badan dan segera ingin berlari, namun aku mendengar klakson mobil yang sangat keras, ketika aku menoleh mobil itu sudah ada didekatku, menuju kearahku, ban mobil berdecit, namun ternyata mobil itu menghempaskan tubuhku menjauh dari tempatku berdiri. Sayup-sayup aku mendengar seseorang meneriakkan namaku, dan aku hafal sekali dengan suaranya, namun sakit yang kurasakan tak mampu buatku untuk bangun, membuatku untuk membuka mata. Ini sakit.

Key poofs…

“Hyo. . “ kataku pelan.

“pergilah. . “ katanya menjauh.

Dia terlihat sangat tertekan, senyumnya penuh dengan kepalsuan, aku tau, dia sangat memaksakan senyuman itu.tiba-tiba saja dia membalikkan badannya dan segera berlari, diapun tak melihat ada sebuah mobil menghampirinya.

TIIIIIIIIIIIINNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN!!!!!!!!

Kejadian itu cepat sekali terjadi. Aku tak sempat untuk menyelamatkannya.

“HYOOOOOOOOOOOOOOOOOOO!!!!!!!!!!”

Tubuh mungilnya terhempas jauh dari tempatnya berdiri. Akupun segera berlari menghampirinya, aku segera meraih tubuh mungilnya, kupastikan dia masih bernafas.

“Hyo,. . bangunlah.,  ..Hyo!!! AKU MOHON BANGUNLAH!!!!!!”

Aku berteriak tak karuan, meminta tolong. Dia wanita yang selama ini bersamaku, sedang meregang nyawa didepan mataku, dia bertahan untuk tetap hidup disela-sela nafasnya yang tersengal-sengal, ini semua salahku, akulah yang menyebabkannya seperti ini, kau yang telah membuatnya celaka Key!!! Kau lah yang bersalah.

Kamipun akhirnya sampai di rumah sakit terdekat, dia segera dilarikan ke unit gawat darurat, namun aku tak bisa melihatnya. Badanku penuh dengan darahnya, banyak sekali darah yang dikeluarkannya, apa dia akan baik-baik saja?? Apa dia akan meninggalkanku?? Tuhan,,, aku mohon selamatkan dia.

Tanpa kusadari air mataku mengalir, dan aku baru menyadari, betapa pentingnya Hyo untukku, apa aku bisa tak melihatnya lagi?? Apa aku bisa tak mendengar suaranya lagi??? Apa aku bisa hidup tanpa senyumannya lagi?? Kau tau jawabannya Key, kau tak bisa hidup tanpa Hyo berada disampingmu.

Drrrrrrrttttt. . drrrrtttttt. .

Handphonku bergetar, aku melihat siapa yang menelepon, dia Chae Rin,

“anyeong..” katanya dari sebrang.

“Yeobo kau dimana???apa kau sudah mengatakan padanya?? Apa kau sudah putus dengannya??” kata chaerin di telp.

“bisakah kau telepon lagi nanti??” kataku lemah.

“wae??? Ada apa denganmu??? Aku merindukanmu. . “ katanya manja.

“aku tak bisa putus dengan Hyo. . “ kataku cepat.

“MWO??? Apa katamu Yeobo??? Kau sudah berjanji padaku untuk memutuskannya khan???” dia mulai berteriak.

“ye.. “ kataku singkat.

“lalu knapa skarang kau tak bisa memutuskannya???” bentak Chaerin.

“akan kujelaskan nanti. . “ kataku lemas.

“ya!!!! KEY!!!! Jangan membuatku marah, dimana kau skarang??? Aku akan kesitu” katanya lagi.

“aku dirumah sakit. . “ kataku pelan.

“rumah sakit??? Siapa yang sakit??? Kau sakit yeobo??? Ada apa denganmu???” dia mulai panic dengan kata-kataku.

“annii~~ Hyo. . “ aku menggantungkan kata-kataku, tak sanggup aku melanjutkannya.

“knapa dengannya???” katanya sinis.

“dia kecelakaan.  “ kataku parau.

“mwo??? Ah dia pasti hanya acting, aku yakin, karena dia tak ingin kau putuskan khan????” kata-katanya mulai membuatku kesal.

“YA!!!!CHAERIIIN!!!!” aku membentaknya, tak kusangka dia berfikiran seperti itu.

“yeobo, , kau membentakku???” katanya tak percaya

“ah mianhae, aku benar-benar.  .”

“rumah sakit mana?? Aku akan kesana”

“tak perlu. . “

“aku yang akan katakan padanya sendiri, bahwa akulah yang menjadi pacarmu, bukan dia, kau terlalu lemah untuk hal ini, aku tak suka” katanya cepat.

“aku bilang, biar ini aku yang urus, kau percayalah padaku. . arasso????” kataku tak tahan dengan sifat manjanya.

“yeobo. . aku heran, knapa kau sulit sekali melepaskannya???”

“aku bisa, jika dia siuman aku akan katakan padanya. . “ kataku mantap.

“aku pegang janjimu ya yeobo.. saranghae. . “

“ne. nado. . “ kataku lemas.

Klik.

Aku menutup wajahku dengan kedua tanganku, Apa aku bisa mengatakan “putus” lagi kepada Hyo?? Apa aku bisa berhadapan dengannya lagi?? Tapi apa aku bisa jauh dengan Hyo??? Apa aku bisa hidup tanpanya?? Berfikir kehilangannya sangat menyakitkan bagiku.

aku telah pacaran dengan Hyo sejak 3 tahun lalu, kami bertemu tak sengaja di saat aku manggung, dia terlihat sangat gugup, kenapa harus dia yang gugup?? Seharusnya aku yang gugup karena ini adalah panggung kami yang pertama dengan sebuah kelompok orchestra, sepertinya dia yang termuda jika dilihat dari wajahnya, kamipun akhirnya melakukan sekali rehearshal, dan dia bermain cukup bagus dengan bukti semua yang ada disitu memberikan selamat kepadanya. Dan akhirnya aku melihatnya, senyuman itu, senyuman yang hanya ada untukku selama 3 tahun ini.

Lalu Shin Chaerin, dia adalah pendatang baru dalam kancah music, dia seorang penyanyi solo dengan bakat yang luar biasa, dia sangat mudah dalam berteman. Stahun lalu aku bertemu dengannya pada saat comeback stage, dan dia melakukan promo albumnya. Dan entah knapa dia mengetahui hubunganku dengan Hyo, untuk menutup mulutnya dia memintaku untuk menjadi pacarnya, dan aku melakukannya, namun tanpa kusadari dengan berjalannya waktu aku mulai menyukainya, mulai mengikis perasaanku terhadap Hyo.

Mereka berdua sangat bertolak belakang, Hyo adalah seorang yang sangat tenang, pendiam, namun dia adalah seorang yang sangat bijak, mampu bertahan dengan keadaanku sebagai seorang artis dan yang paling penting dia tak pernah mengeluh tentang apapun, dia pasti akan tersenyum dan dia akan mengatakan “aku akan mendukungmu”.

Sedangkan Chaerin dia orang yang sangat mengekspresikan dirinya, dia akan berkata tidak jika dia tak ingin, dan dia selalu saja berhasil menaikkan mood ku.

Keduanya sangat berarti buatku, namun mungkin sekarang saatnya aku untuk memilih.

Aku melihat kearah barang-barang yang dibawa Hyo tadi. Aku mulai membukanya satu-persatu, biolanya terkena darahnya, dengan perlahan aku membersihkannya dengan bajuku yang sudah penuh dengan darah, dan mulai membuka bungkusan yang cukup besar, dan kudapati sebuah kado berisi kartu ucapan yang sangat manis, aku pun menbuka kartu itu perlahan,,

Key,,,

Happy Anniversary. .

Tak terasa kita sudah tiga tahun menjalani hubungan ini…

Aku harap perasaanmu sama denganku..

Aku harap yang terbaik untukmu,

Untuk kariermu dan segala cita-citamu. .

Entah aku ingin  mengatakan apa…

Jika ada kehidupan mendatang,,,

Aku akan tetap memilihmu sebagai kekasihku. .

Apa aku egois??

Ah. . semoga di tanggal yang sama satu tahun mendatang kita masih bisa bersama…

Saranghae uri Almighty Keyeobooo. .

Hyo ^^

Aku mulai menangis lagi membaca itu, aku baru ingat jika hari ini adalah hari jadian kami. Aku benar-benar orang yang  tak berperasaan, kenapa aku harus mengatakannya hari ini?? kenapa?? Aku pun mulai membuka kado itu, dan kulihat itu adalah Jaket yang pernah kulihat di Daegu 3 bulan lalu, saat aku dan Hyo bermain kerumahku, namun karena size nya terlalu kecil, akhirnya aku tak jadi membelinya, apa dia memesannya??

Kemudian aku mulai membuka tasnya , kulihat partitur-partitur musik di dalamnya, handphonenya, dan yang membuatku sedikit penasaran adalah sebuah buku.

Dengan lancang aku membuka buku itu.

My Diary,

about me and Key. .

bukan hanya Key, tapi hidupku,

Diary??? Sejak kapan hyo memiliki Buku diary?? Aku bahkan tak pernah mengetahuinya, apa selama setahun ini aku tak tau apa-apa tentangnya???

Aku pun mulai membuka lembar pertamanya.

12 Juli

146 hari hidup dalam kebohongan…

Mwo?? Kebohongan?? Apa maksudnya???

Jekleeekkk..

“ah Dokter. . “ aku menaruh buku diary milik Hyo dan segera menghampiri Dokter yang telah merawat Hyo. .

“bagaimana dengan Hyo, Dok????” kataku cepat.

“anda keluarganya??” katanya pelan.

“anni. . aku pacarnya, keluarganya sedang ada di Amerika, mereka sedang dalam perjalanan…”

“ah baiklah. . siapa nama anda??”

“kim, Kim Ki bum” kataku bingung.

“baik Kim-sshi. .  Lee-sshi. .  dia. . .”

TBC

PS : maaf yah klo FF nya gejeh banget, maklumin ajah authornya ajah gejeh ==”

masalahnya ga pernah bikin yang sad sad bgini *halahh* komen yahhh. . kekekekekekekekekekeke

 

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

58 thoughts on “Smile To Remember – Part 1”

  1. Yaaaaah
    Penasaran
    Lanjutnya cepetan
    Wadoooww udahlan sama hyo ajaaa
    Pake selingkuh segala lagi
    Tuhkan sedih akhirnya
    Mana diputusin pas banget mereka anniv
    Ih key tegaaa
    Huaaa pengen marahin chaerin

  2. Aigo~~
    hampir nangis bc ini. kasian Hyo-nya..
    itu Chae Rin pengganggu bgt sih! udh Key kamu sama Hyo aja.. *noel-noelkey
    hohoho ditunggu part selanjutnya chingu ^^

  3. ga nyangka ternyata key udah punya pacar lagi.
    nice ff dan bikin penasaran. lanjutan’a ditunggu yaa ^^~
    fighting author ^^9

  4. KEY!!!!! teganya kau menduakan Hyo… Namja macam apa kau??? *plakk* *dibantai lockers*
    Huwaaa… itu Hyo nya kenapaaaa??? Trus… 146 hari dalam kebohongan itu apaaaa?????
    Sumpah.. penasaran stadium 4 niiiihhh!!!!!
    Lanjutannya jangan lama-lama yah thor!!!!
    ^_^

  5. Aaaa hyo nya baikk
    Kenapa key nya jahattttt
    Lohloh maksudnya 146 hari dlm kebohongan itu apa?
    Hyo gimana keadaannya!!

  6. kdubraaaaaak
    Knpa TBC ????? ToT)
    Lg seruuuuuuu !
    Aiigooo !
    Key keterlaluan .
    Mutusin pas d hari jadi mrka.
    Dan trnyata jg Key sdh lma selingkuh sm ChaeRin ToT)
    Kan kasian si Hyo.
    Kna kecelakaan pula .

    Aigooo.
    Next Chapterrrr nya jgn lma,thor ~
    D tungguuuu
    Hwaiting

  7. hyaaa lanjut thor !! lanjut !!! hyo meninggal ngak !!! hyaa thor !! emosi !!emosi !!
    tuh key !! ampun deh ya !!!
    chaerin siapa tuh !! kaga tau diri !!!
    huwaaa pendek …. kurang puas aku bacanya… *maruk!!*
    ahahahahah lanjut ya thor !!

  8. astagaaa !!
    komen” ku dr hp ga ada T^T
    thor,chaerin nya minta dicekek ya?! *abaikann :P*
    daebak!keren!next :DD

    jangan lama” yaa? b^^d

  9. Hooaaa..
    Chaerin nya nyebelin ah minta ditabok ntu org..
    Ah kenapa kau selingkuh =.= kan kasian hyo..
    Hah 146 hari hidup dlam kbohongan ??
    Huaa penasaran thor,knpa TBC #plakk
    Chap 2.a ditunggu 🙂

  10. huwaaaaa….saya nangis baca nya q lbh suka hyo dari pada charin kemanjaan tu cewek*plak*kekeke
    lanjut un..

  11. 146 hari hidup dalam kebohongan menurut aku itu maksudnya buat key, jadi mungkin hyo udh tau kalo key selingkuh sama chaerin , jadi syg nya key buat hyo itu bohong #reader sok tau

  12. ASTAGA!!!! *nepok2 jidat*
    apa2 kau chaerin, mengganggu hubungan orang az!!!!
    wah blom tau ya kena imbas dari reader! agrrrrrrrrrrrrrrr….*naguk mencak2*
    kasian hyo,udah kena dawai biola trus di putusin ma Keyeobo tanpa sebab biz gitu ketabrak pula! lengkap sudahhhh!!!!!!! 😦
    berhubung ceritanya membuat semua reader mengalami gejala penasaran *termasuk saia !hahahahahah*
    lanjutin donggggggggggggggggggggggggg 😀

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s