Boneka

Tittle : Boneka

Author : Anggi a.k.a Lee Hyo Seok a.k.a Kim Seung na a.k.a Jojo

Main Cast :

Kim Kibum

Lee Hyo Seok (ordinary people)

Choi Minho

Lee Jinki

Yougen

Park Keira

PG : 17 ++

Length : Oneshoot

Genre : Romance, Sad, Family

ATTENTION:: Buat para readers yang masih dibawah umur, diharapkan jangan membaca FF ini, sebenernya bukan NC, tapi kekerasan yang ada didalamnya.

tumben ni author Hyo bikin kekerasan, muakakakakaakakakaka, yah segituh ajah attentionnya, plis comment klo ada kekurangan saling jujur dan terbuka lah *halah* kamsa hamnidaa ^^

Hyo POV..

Aku  adalah boneka yang hidup dengan kekayaan dan kemewahan.

Aku  adalah boneka yang hidup dengan semua penderitaan.

Aku  adalah boneka yang menjadi mainan oleh pemilikku.

Aku sudah 1 tahun menikah dengan seseorang bernama Choi Minho, dia tampan, berpendidikan, kaya, punya status yang sangat baik. Aku adalah seorang Nyonya Choi yang tak biasa, aku kehilangan daya ingatku serta tingkat kesadaranku setahun lalu, pada saat hari pernikahanku karena kecelakaan, itulah yang dikatakan dokter, namun aku telah mengingat semuanya, semua yang terjadi aku bisa mengingatnya, aku tetap bertahan menjadi seseorang amnesia daripada aku harus menyerahkan hidupku kepada Choi Minho, bukan karena aku membencinya, tapi aku tak mencintainya. Walaupun kami telah menikah selama setahun, namun dia tak pernah menyentuhku, aku akan terus mempertahankan keperawananku pada seseorang yang kucintai dan yang pasti bukanlah dia. Dan sekarang hidupku hanyalah sandiwara, aku sebagai aktris yang memerankan sebuah boneka yang hidup namun mati didalamnya. Aku hanya bisa diam, aku hanya ingin menunggu hingga akhirnya Choi Minho membuangku, mencampakkanku, dan menceraikanku.

Narator  POV..

“selamat pagi chagiya. . “ Sapa Minho sewaktu pagi hari dia pun segera mengecup kening Hyo dengan penuh cinta. Namun Hyo hanya diam dengan tatapan kosongnya.

“apa kau sudah makan??? Ayo makanlah bersamaku…” dan Hyo tetap diam seperti biasannya.

“kenapa kamu tak pernah mau makan denganku chagi?? Baiklah aku akan menyuapimu kalau begitu”  namun Hyo hanya diam saja, tak membuka mulutnya sedikitpun.

“ayolah chagi, jangan diam saja!!!” Minho pun memaksa memasukkan sesendok sup panas ke mulut mungil milik Hyo, namun Hyo hanya diam saja apa yang telat diperbuat oleh Minho, boneka, seperti ituah dia.

“nah bagus begitu chagi, kau akan cepat sembuh…” kata Minho sambil tersenyum senang, melihat sup yang tumpah disekitar mulut Hyo.

Setelah beberapa saat, Minho pun makan dengan tenang sambil membaca Koran pagi, dan diakhiri dengan menghabiskan teh miliknya.

“Chagi. . aku berangkat dulu ya, kamu jaga rumah. . ah aku lupa. .  morning kiss untuk istriku tersayang…” Minho pun mulai mendekatkan wajahnya kepada Hyo, dan mulai mencium bibir Hyo, namun karena tak ada balasan dari Hyo, ciuman Minho pun makin liar dan   mulai menggigit bibir mungil milik Hyo, dan sampai akhirnya berdarah.

“ah. .mianhae Chagi, , apa itu sakit??? Kata Minho sambil mengusap bibir Hyo yang berdarah.

“katakan Chagi, knapa kau diam saja?? Jangan membuatku kesal!!!!!” tangan Minho mulai berayun, dan siap untuk menampar Hyo.

“tuan muda, anda sudah telat..” Kata seseorang dibelakangnya.

“ah…Kibum. . urus dia. .bersihkan bibirnya. .  aku berangkat..” kata Minho seraya mengambil tasnya dan pergi.

“baik tuan muda…” kata Kibum tunduk.

 $$$

Kibum yang di panggil tadi pun mulai mendekati Hyo. Dan mengeluarkan sapu tangannya.

“kau puas???” kata Hyo seketika.

“jangan seperti ini Hyo. . “ mata Kibum berkaca-kaca, namun dia menahan air matanya.

Hyo POV .

Dialah orang yang paling kucintai di dunia ini, Kim Kibum. Tapi dia hanyalah tangan kanan Minho atau bodyguard untukku. Hanya dia yang tau bahwa aku telah sembuh. Hanya dia yang tau rahasiaku. Tapi dia selalu saja menolakku, selalu saja membuat hatiku sakit. Aku tau dia juga mencintaiku, namun kenapa dia tak pernah berterus terang denganku. Dia selalu menyaksikan keadaan ini setiap hari, menyisakan satu kalimat “ jangan seperti ini”

Namun dia tak pernah mencoba untuk membawaku pergi dari sini, keluar dari neraka ini, aku benar-benar ingin bersama dengan Kibum.

Narator POV..

“Hyooooooo . . .” teriak seseorang dari luar.

Dan datanglah seorang laki-laki tampan berambut pirang kecoklatan, dia adalah Lee Jinki, kakak dari Lee Hyo Seok. Dia telah menikah dengan Lee Hye Sun, yang berasal dari keluarga terpandang juga.

“aku membawakan ini. . “ dia membawa sebuket bunga mawar merah.

“aku harap kau cepat membaik. . “ katanya sambil mengelus kepala adiknya dengan lembut.

‘mianhae Jinki-ah, aku membohongimu’ kata Hyo dalam hati.

“ahh. . Kibum bagaimana keadaan adikku hari ini???” tanya Jinki pada Kibum, mereka sudah sangat dekat, bahkan lebih dekat dari Minho.

“dia seperti biasa tuan. .” Kata Kibum sambil menghela nafas panjang.

“ahh. . aku mengerti kata-katamu, ah Kibum, ajaklah adikku jalan-jalan hari ini, cuaca hari ini sangat cerah. . “ katanya sambil menepuk pundak Kibum pelan dan tersenyum.

“ah yee tuan muda. . “ angguk Kibum.

“pergilah sekarang, dan Hyo kau cantik sekali dengan pakaianmu hari ini. . “ kata Jinki sambil tersenyum.

‘ya. . aku cantik seperti boneka yang dietalase bukan?? Untung saja aku tidak dijual untuk umum’ rutuk Hyo dalam hati.

“ayo cepat pergi, nanti Minho keburu pulang.. . “ Kata Jinki mendorong Kibum kearah Hyo.

Kibum pun langsung mendorong kursi roda Hyo keluar dari ruang makan.

Jinki mengetahui dengan pasti jika ada sesuatu diantara adiknya dan Kibum, karena Jinki pernah melihat mereka berdua sedang bertengkar sehari sebelum pernikahan Hyo berlangsung, dan pernah mempergoki adiknya sedang menangis dipelukan Kibum,sesaat sebelum pernikahan berlangsung. berbeda dengan Hyo, pernikahan Jinki didasari oleh cinta.

 $$$

“baiklah agashi, kau ingin kemana???” kata Kibum didalam mobil, namun Hyo hanya diam saja.

“ah aku lupa. . “ Kibum pun langsung mematikan alat penyadap dan semua sensor yang ada, termasuk hp miliknya.

“sudah semua, bicaralah Hyo. . “ kata Kibum datar.

“ke neraka!!! aku lebih baik hidup disana, daripada aku menghabiskan hidupku seperti ini. . “ teriak Hyo

“apa yang kau katakan Hyo???” Kibum menjaga kata-katanya agar tetap tenang.

“bunuh saja kau aku Kibum!!! Aku tak bisa hidup tanpamu, kau tau itu khan???” teriak Hyo tak dapat menhan kesabaran lagi.

“aku mohon nona . . “

“JANGAN PANGGIL AKU NONA ATAUPUN AGASHI, aku paling tak suka mendengarnya. . “ teriak Hyo.

“Hyo. . kau sudah menikah. . “ Kata Kibum tetap tenang.

“terus kenapa jika aku telah menikah???” bentak Hyo tak sabar.

“kau harus. . “

“mencintai suamiku begitu??” teriak Hyo kesal.

“ye. . “ angguk Kibum.

“kau punya perasaan Kibum?? Kau punya pikiran Kibum?? Kau tak punya sama sekali, kau tau itu???” tak tahan lagi Hyo dengan sikap Kibum yang begitu dingin dengannya.

“Hyo sudahlah, hubungan kita telah berakhir, kau Nyonya Choi sekarang, kau harus menerima kenyataan!!!!” bentak Kibum.

“apa kau tak mencintaiku Kibum?? Apa kau tak menyayangiku???” tanya Hyo mulai menangis.

“anni. . “ jawab Kibum pelan.

“LIHAT AKU KIBUM!!! Jika kau sedang bicara lihat mata orang yang sedang kau ajak bicara!!!!” Hyo menarik baju Kibum agar dia bisa melihat wajah Kibum.

“aku tidak mencintaimu, aku …” kata Kibum sambil menatap mata Hyo.

Namun belum selesai menyelesaikan kata-katanya, bibir Hyo telah menyentuh bibir Kibum yang tipis itu, dan tangannya mulai memegang leher Kibum, Kibum pun tak mampu untuk menahan godaan ini, dia sangat merindukan bibir lembut milik Hyo, merindukan belaian dari Hyo.

“kau masih menyukai ciumanku rupanya??” kata Hyo sambil melepas ciumannya dari Kibum.

“mwo???” kata Kibum bingung

“aku tau kau tak bisa melupakanku semudah itu Kibum. .” senyuman licik Hyo tersungging di wajahnya.

Kibum pun langsung meraih leher belakang Hyo dan mulai menciumnya dengan kasar.

“aku tak suka kau disentuh oleh laki-laki itu, aku tak suka kau dicium olehnya. . “ kata Kibum di sela-sela ciumannya yang panas.

“ya, aku cemburu Hyo. . “ Kibum pun mulai mencium Hyo dengan lembut dan penuh dengan segenap cintanya yang sangat besar kepada Hyo.

“nado. . Kibum. . “ Hyo pun meneteskan air mata bahagianya, karena akhirnya dia mengetahui isi hati seseorang yang paling dicintainya.

Dan hari itu pun berakhir. Mereka hanya menghabiskan waktu di pinggir pantai, tak jauh dari kediaman Choi, namun tak pernah ada yang tau tempat itu selain mereka, tempat itu adalah tempaat persembunyian mereka.

Hyo POV…

Setibanya aku dirumah, aku melihatnya sudah berada di pintu depan rumah. Minho sudah pulang, dia pulang lebih cepat dari biasanya, dia langsung menghambur kearah mobilku, membuka pintu Kibum. Dan menarik kasar Kibum dari dalam mobil.

“kau, KAU BAWA KEMANA ISTRIKU???” katanya sambil menggenggam kerah baju Kibum. Wajahnya penuh amarah, seperti ingin melahap hidup-hidup Kibum yang ada dihadapannya.

“aku. . “ Kibum ingin menjelaskan.

“aku yang menyuruhnya. . “ teriak Jinki dari dalam rumah. Jinki pun keluar dan menghampiri kami.

“kau tak pernah punya waktu untuk adikku, kau hanya sibuk dengan pekerjaanmu sendiri, kau tak pernah peduli dengan adikku, jadi aku menyuruhnya untuk mengajak adikku jalan-jalan.” Lanjut Jinki. Minho pun perlahan melepaskan genggama tangannya dari Kibum, dan segera pergi kearah pintu mobilku, dan menarikku kasar dari tempat duduknya..

“ambil kursi rodanya PALI!!!!” teriak Minho, sambil menyuruh pelayan yang terdekat dengannya.

“kau, Kibum, kita bicara nanti.” Kata Minho pada Kibum. Sepertinya amarah Minho belum padam dengan penjelasan Jinki, dia belum puas sepertinya sebelum memukul atau memarahi Kibum.

 $$$

Aku tau jika Minho mengetahui hubunganku dengan Kibum, karena pertama kali aku kenal dengan mereka berdua, aku sudah tertarik dengan Kibum, berawal dari kuliah kami yang sama, walaupun Kibum seorang bodybuard, tapi pendidikannya cukup tinggi, namun karena keluarga Kibum sudah mendarah daging dengan bodyguard keluarga Choi, maka nasib Kibum sama dengan ayahnya yang menjadi Bodyguard Tuan besar Choi. Aku menganggap Minho adalah sebagai sahabatku, dan Kibum adalah seseorang yang kusukai, dan terlebih lagi aku pun pernah mengatakan perasaanku terhadap Kibum kepada Minho, namun bukannya dia membantu hubunganku, dia malah melamarku, dan mengajakku menikah. Dia ingin aku hidup bahagia dengan semua kekayaan yang dia punya, dan aku tak pantas jika harus mendapatkan seoang bodyguard. Tapi inilah hukuman yang pantas nuntukmu Minho, kau terlalu memikirkan dirimu sendiri, bukannya aku tak menyukaimu, akupun tak membencimu, namun aku mohon Minho jangan buat aku membencimu.

$$$

Minho pun membawaku kekamar, dan segera menutup pintunya. Melemparku segera seperti barang yang tak bernyawa. Menghempaskanku secara kasar. Sungguh sakit kurasakan.

“kau kenapa mau pergi dengannya??”  katanya di depan wajahku. Dia mulai mengamuk tak jelas.

“aku tak suka kau pergi dengannya, aku tak ingin kau jatuh cinta lagi dengannya!!!” dan dia pun mulai tertawa, tertawa dengan sangat menyeramkan. Lalu dia menjenggut rambutku, mendekatkan wajahku kearahnya.

“kau tau Hyo, aku bahagia sekali, kau tak bisa menikah dengannya, kau tau aku sangat membencinya, aku membenci Kim Kibum, semua hal bisa dia menangkan. Setiap wanita pasti akan memilihnya, namun aku lebih kaya darinya, dia hanya bodyguard, atau pelayan, aku membayarnya, tapi aku membencinya, karena semua yang kusukai malah menyukainya, termasuk kau Hyo, aku mengetahui dengan sangat perasaan Kibum padamu, dia sangat mencintaimu, tapi apa???  Dia tak bisa berbuat apa-apa sekarang, kau MILIKKU!!!” diapun kembali tertawa. Dan kembali mendorongku kasar ke sisi tempat tidur.

Aku pertahankan air mataku yang sedari tadi ingin keluar, aku adalah boneka, aku tak boleh menangis. Kenapa kau begitu jahat Minho, kenapa?? Apa salahku?

“dan malam ini, aku akan membuatmu menjadi milikku seutuhnya.” Katanya, sambil menarik tubuhku keatas tempat tidur.

“kau akan mengandung anakku, aku ingin melihat Kibum membunuh dirinya sendiri, gantung diri, atau menusukkan pisau diperutnya?? Atau mungkin menenggak racun?? Sungguh ironis, seperti Romeo dan Juliet, dank au hidup selamanya denganku!!!” kata Minho, dan langsung mencium bibirku dengan kasar.

Tuhan, aku mohon tolong aku, aku tak mungkin bisa diam saja seperti ini, dia pun mulai menciumi leherku dan merobek pakaian atasku. Dia seperti bukan orang yang aku kenal. Dan tiba-tiba.

‘PLAAAAKKKKK.’ Dia menamparku keras, pipiku terasa seperti terbakar, sakit sekali rasanya.

“Hyo, katakanlah sesuatu, kau tak menyukaiku”  katanya dengan wajah yang minta dikasihani.

‘PLAAAKKKK. .’ diapun menamparku, lagi dan lagi.

Berkali-kali dia menamparku, dan akhirnnya airmataku keluar perlahan. Sakit ini tak bisa lagi kutahan, sungguh sangat menyakitkan.

“kau menangis Hyo???” dia tersenyum, mendekati wajahku dan dia mulai menjilati airmataku.

“ternyata kau masih seorang manusia yang bisa menangis, ayo Hyo, menangis lebih keras!!!”

PLAAAKKK, PLAAAK,

Dia menamparku lagi, dan mulai lagi menghujani tubuhku dengan ciuman liarnya. Ingin rasanya aku membunuh manusia bejat ini, aku ingin menginjak-injak mayatnya, tapi jika kulakukan saat ini, pengorbananku akan sia-sia.

Tolong aku Tuhan, aku mohon.

“TUAAANNNN?? TUAN MUDAA!!!!” teriak pelayan dari luar kamar, tanpa aba-aba diapun langsung menyeruak masuk kedalam kamar kami..

“APA YANG KAU LAKUKAN HAAAHHHHHH???” teriak Minho.

“tuan muda, maafkan saya, tapi ada yang benar-benar mendesak, pabrik di Mokpo kebakaraan, anda harus melihatnya sekarang.” Kata Pelayan itu cepat.

Minho melepaskanku dari pelukannya.

“AAAAAAAAAARRRRRRRRRRRGGGGGGHHHH” Minho pun berteriak karena kesal.

“Hyo,maafkan aku, aku harus pergi dulu ya, kau tunggu aku pulang, aku harus membereskan ini dulu.” Katanya sambil menutup tubuhku dengan selimut.

“Kibuuuummmmmmm!!!” teriaknya pada Kibum, dan Kibum pun langsung datang menghampiri.

“ye, tuan muda. . “ katanya sesampai di depan kamar.

“bereskan dia, dia berantakan sekali” kata Minho menunjukku yang terbaring di tempat tidur. Dan Minho pun langsung pergi.

Kibum POV

Aku melihatnya sangat menyedihkan, aku mendekatinya, namun sepertinya kaki ini tak sanggup lagi untuk mendekat, rasanya ingin menangis melihatnya seperti ini, akupun memanggil pelayan, dan menyuruhnya untuk membantu Hyo untuk berpakaian. Minho kenapa kau memperlakukan hal ini kepada Hyo, kau telah berjanji padaku untuk memperlakukan Hyo dengan baik, akupun mulai menyalahkan diriku yang begitu buruk yang tak bisa melindungi wanita yang paling kucintai.

Setelah selesai, aku mendekati Hyo, namun dia telah tertidur, secepat itukah dia tidur, aku yakin dia belum tidur.

“Hyo. . “ sapaku pelan, mulai mendekatinya, duduk disebelahnya.

“pergilah . . “ katanya cepat. Dengan berani aku mengusap rambutnya dengan lembut, namun dia malah menangis.

“aku mohon pergilah. . “ katanya lagi, aku tau malam ini adalah malam terberat yang pernah dialami oleh Hyo.

“baiklah, jika kau mau, aku akan disisimu… malam ini, Hyo. . “ bisikku sambil berlalu.

Kakiku terasa berat melangkah keluar dari kamar itu. Hatiku terasa sakit dengan apa yang kulihat, Hyo  benar-benar tak berdaya.

 $$$

‘Drrrtttt. . drrrtttt..’

“anyeong. .” kataku pelan. Memperhatikan dengan seksama, tak ada orang lain yang berada disekitarku.

“saya sudah laksanakan dengan baik. . “ kata seseorang diseberang sana.

“sudah kutransfer uangnya kepadamu. .terimakasih, kau tepat pada waktunya” kataku sedikit berbisik.

“ya, senang bekerja sama dengan anda Kibum-sshi. . “ katanya mengakhiri teleponnya.

“yeee.  .” akupun menutup teleponku dan melanjutkan langkahku kekamarku.

Ya itu adalah ulahku, salah satunya cara untuk menghentikan kelakuan Minho adalah mengenai pekerjaanya, dia pasti akan pergi dengan segera. Demi menyelamatkan Hyo, aku akan berbuat apapun.

Hyo POV..

Kau akan disisiku Kibum?? Apa kau yakin?? Kataku pada diriku sendiri.

Aku mengendap, melihat keluar kamar, namun tak seorangpun yang berjaga disini, tak ada pelayan satupun, aku berjalan kearah kamar Kibum. Dan aku pun telah sampai, dengan perlahan aku membuka pintu kamarnya.dan masuk kedalam. Aku melihatnya sedang tertidur pulas, aku mendekatinya, dan menunduk, melihat wajahnya, meniti setiap lekuk wajahnya, betapa sempurna wajahnya, hidungnya yang bagus, matanya yang tertutup rapat pun terlihat sangat bagus, bibirnya yang memiliki warna kemerahan, aku pun mengelus rambutnya, dan kukecup keningnya, namun tiba-tiba dia mengejutkanku dengan memegang tanganku.

“Kibum. . “ kataku.

“kembalilah kekamarmu. .”katanya pelan.

“aku ingin disini, bersamamu. . aku merasa jijik dengan tubuhku yang telah disentuh olehnya…” dan akupun mulai menangis lagi.

“Hyo. . .” tatapan Kibum sangat menyakitkan bagiku.

“jadikan aku milikmu, aku mohon. . “ kataku sambil menutup mata dengan kedua tanganku.

“baiklah jika itu maumu.  .” Kata Kibum seketika, namun dia malah berdiri, dan menuju pintu.

“kau tak mungkin membiarkan orang-orang mengetahui hal ini khan??” katanya sambil tersenyum dan mengunci pintu. Aku terperangah melihat Kibum seperti ini.

“kau tau bagaimana perasaanku menyaksikan hal tadi?? Lebih baik aku mati jika hal itu sampai terjadi. . “ katanya sambil memelukku kepelukannya.

“saranghae Hyo. . Saranghae chagiya. . “ dan dia pun langsung menciumku dengan penuh cinta. Akupun membalasnya. Dan kami pun terjatuh ke tempat tidur yang ada disebelah kami. Dan malam itu pun, seutuhnya aku menjadi miliknya.

 *Authornya udah mimisan, ga sanggup buat jadiin FF NC. . wkwkwkwkwkw*

$$$

Dan keesokan paginya pun, semua gempar dengan keadaanku.

“Agashi???” semua pelayang melihatku tak percaya.

“mwo???” kataku datar

Aku pun akan memulai kehidupanku saat ini, menjadi orang yang normal, seseorang wanita dari kelas terpandang tanpa cacat dan penyakit. Akupun  menggenakan pakaian terbaikku, berdandan dengan sangat cantik, mengenakan barang-barang mahal dan aku bisa bicara dengan baik, berjalan dengan baik, tersenyum dengan baik.

“apa kalian akan diam saja, aku lapar. . “ kataku cepat saat aku sampai di ruang makan, wajah Kibum pun penuh dengan senyuman terbaiknya.

Aku telah berubah menjadi diriku sendiri, jika memang Minho ingin tidur denganku, itu bukan masalah lagi saat ini, karena aku telah menjadi milik Kibum selamanya. Aku tak takut agi dengan apa yang akan terjadi padaku nanti.

 $$$

Aku makan dengan tenang pagi ini, Minho belum kembali dari Mokpo, dia masih mengurusi pabriknya yang terbakar.

“Hyo. . “ Seseorang memanggilku dengan nada sangat shock, akupun menoleh.

“oppa!!! “ teriakku dan segera menghampirinya.

“Hyo. . “ diapun segera memelukku dengan sangat erat, dia adalah kakakku, Lee Jinki.

“kau, bagaimana kau,. . “ dia tak percaya melihat semuanya.

“entah, pas aku bangun aku bisa  merasakan semuanya.. aku sembuh. .” kataku padanya.

“kau sudah sembuh?? Kau bisa mengingatku?? Kau bisa berjalan?? Hyo??? Minho pasti akan shock melihat ini semua. . “ katanya tetap tak percaya, diapun memelukku lagi.

“pasti. . “ kataku sambil tersenyum.

“baiklah aku akan pergi dulu, aku akan memberitahukan seluruh penjuru kantor bahwa kau telah sembuh. .” katanya sambil pergi.

“unn . .” akupun mengangguk.

 $$$

Aku mulai berfikir, apa yang akan kulakukan sekarang? Berdiam diri dirumah, atau mengatakan pada dunia bahwa aku telah kembali, aku terlalu bodoh jika aku berdiam diri, sedangkan orang lain mencercaku sebagai seorang lumpuh yang tak bisa apa-apa, boneka hidup itulah kata mereka.

“agashi, apa perlu aku memanggil dokter??” kata kepala pelayan.

“apa kau tak bisa melihat bahwa aku sudah baik-baik saja???” kataku padanya.

“ah yeee, agashi. . “ Pelayan itupun menjauh dariku.

Aku pikir inilah saatnya untuk diriku, dan akupun memutuskan untuk pergi.

“Kim-Sshi. . “ panggilku.

“ye agashi. . “ kata Kibum sambil menghampiriku.

“siapkan mobil, aku akan pergi. .” kataku seraya mengambil mantel buluku, dan berjalan keluar dari ruang makan.

“ne agashi. .” dah Kibum pun langsung berlalu.

 Akupun berjalan pelan, kulihat siluet seseorang datang dari luar.

“HYOOOO!!!!” teriak seseorang dengan suara yang sangat kukenal. Aku menyipit kea rah orang yang memanggilku.

“Minho???” kataku pelan.

“kau, kau sudah sembuh???” katany tak percaya melihat keadaanku, yang sudah berdiri dengan baik.

“ye. . waeyo??” kataku tetap berdiri di tempatku.

“kau. . “ dia mendekat kearahku. Dan mencoba untuk menyentuhku, namun aku menepisnya cepat.

“jangan menyentuhku lagi.” Kataku pelan.

“aku suamimu. . “ katanya, wajahnya terlihat sangat lelah sekali.

“aku harus pergi, Kim-Sshi, apa mobilku sudah siap???” kataku sedikit berteriak.

“ye agashi. . “ kata Kibum dari luar.

“kita pergi. . “ kataku sambil melewati Minho yang masih shock dengan keadaanku.

“ Hyo tapi kau mau kemana???” katanya sambil menahan tanganku.

“KUBILANG!! Jangan sentuh aku lagi. . “ kataku sambil melepaskan genggaman tangannya.

“tapi kau akan kemana Hyo??” katanya pelan.

“aku?? Bukan urusanmu.  “ kataku cepat.

Minho POV..

Aku tak percaya dengan apa yang kulihat, Hyo telah kembali seperti dulu, setelah apa yang telah kulakukan semalam, apa yang terjadi padanya? Apa ini adalah sesuatu keajaiban??? Dan dia tak ingin kudekati, apa dia mengingat waktu yang semalam???

Hyo POV..

“ apa kau yakin begini tidak masalah??” kata Kibum padaku.

“menyetirlah dengan baik Kim-sshi.. “ kataku dingin.

Akupun segera pergi kekantor tempatku seharusnya, dan semua tercengang dengan apa yang mereka lihat, aku berjalan di tengah lobby kantor dengan tenang, ditemani oleh Kibum, dan segera menuju lantai atas dengan menggunakan lift.

“apa yang akan kau lakukan Hyo??” Kata Kibum, namun aku hanya diam, tak bicara sedikitpun.

Akhirnya aku sampai di ruang rapat utama, aku membuka pintunya, dan seluruh pemegang saham shoock dengan kedatanganku. Kedatanganku sangat tepat, semuanya sedang berkumpul seperti biasanya.

“dimana tempatku??” kataku. Dan semua menunjuk kesatu tempat terdepan. Akupun segera ke tempat itu, dan duduk dengan tenang.

“silakan dimulai. . maaf jika saya datang terlambat, saya sebagai istri dari Direktur Choi, hari ini mewakilinya” kataku tegas. Semua terlihat berbisik-bisik, tak percaya dengan apa yang mereka lihat.

Dan akhirnya selesai juga rapat pemegang saham kali ini, dan aku pergi ketempat kerjaku.

“Park Keira-sshi, kekantorku sekarang. . “ kataku sambil berlalu.

“ah . eh..  yee. . “ katanya gugup dengan kedatanganku yang tiba-tiba. Diapun tak percaya dengan kedatanganku yang tiba-tiba.

“ada apa Choi-sshi??” katanya terbata-bata dihadapanku.

“ah, terima kasih Park-sshi kau telah menjaga suamiku selama ini” terlihat shock dari wajahnya.

“kau merawatnya dengan sangat baik, ah mungkin aku akan menyerahkannya padamu, jika kau menginginkannya. .” kataku padanya dan menatapnya dengan lekat.

“apa. . apa yang anda bicarakan Choi-Sshi?” katanya bingung.

“jangan berpura-pura tidak mengetahuinya Park-sshi. . aku yakin kau mengetahuinya dengan baik. Kau mencintai suamiku khan???” kataku sambil tersenyum.

“ah. . anni. . anniyo. . “ katanya gugup.

“tenang saja kau takkan kehilangan pekerjaanmu, justru aku berterimakasih kepadamu, selama aku tak ada kau yang selalu bersamanya. . baiklah Park-sshi kau boleh keluar” kataku sambil mengambil kertas-kertas yang ada di hadapanku. Keira pun segera keluar dari ruangan. Dia sangat shock.

“Haaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.  .   “ teriakku.

Entah sampai kapan hidupku harus penuh dengan sandiwara seperti ini, lututku rasanya tak mampu lagi untuk berdiri, aku sangat takut sekali jika mereka semua menyerangku.

Seseorang memasuki ruanganku. Dan ternyata dia adalah Kibum.

“kau, apa yang kau lakukan Hyo???” kata Kibum terlihat khawatir.

“ahhh Kibum, aku benar-benar takut sekali, “ kataku sambil menutup wajahku dengan kedua tanganku.

“ya, yang kau lakukan sangat menarik perhatian sekali, kau.  .aktingmu memang bagus” katanya sambil menghampiriku.

“Ya, jika aku seorang aktris, aku pasti telah mendapatkan penghargaan terbaik” kataku sambil memeluknya.

$$$

Sebulan setelah kejadian hari itu.

“Hyo bicaralah padaku. . “ kata Minho di suatu pagi yang cerah.

“apa yang ingin kau bicarakan??” kataku dingin.

“kau istriku, dan kau harus mendengarkanku.  “ katanya pelan, namun aku hanya diam saja.

“kumohon, jadilah istriku yang baik, atau kita bisa berbulan madu ke Hawaii jika kau mau, atau ke Indonesia, Bali, katanya disana pemandangannya sangat bagus, kau mau Hyo??” lanjutnya.

“yang kuinginkan hanyalah . . “ belum selesai aku menyelesaikan kata-kataku, aku terasa sangat mual dan tak enak badan. Rasanya ingin muntah mencium wangi makanan yang baru saja terhidang dihadapanku, akupun segera ke toilet, Minho melihatku aneh.

 $$$

“aku tak enak badan hari ini, aku tak bisa kekantor, jadi kau saja berangkat sendiri. . “ kataku dan langsung menuju ke kamar.

“akan kupanggilkan dokter” kata Minho segera.

“saya sudah memanggilnya tuan muda. .” kata Kibum cepat.

“ah, kau memang bisa diandalkan Kibum. . aku akan menunggunya untuk mengetahui apa penyakitnya.” Kata Minho, dan diapun duduk di ruang tengah.

Minho POV

Setelah selesai Hyo diperiksa. Dokter itu pun memberitahukan keadaannya.

“Choi-sshi selamat, anda akan menjadi ayah. . “ kata Dokter itu, menyalamiku dan segera pergi.

“ayah???” kataku pada diriku sendiri dan akupun kembali terduduk di sofa. Aku memegang kepalaku dengan kedua tanganku, aku mencorba mencerna apa yang Dokter itu katakan padaku.

“ah aku bahagia sekali,  aku akan menjadi seorang ibu, tapi sayangnya bukan kau ayahnya..” kata Hyo, dia telah ada di hadapanku. Aku melihatnya, bagaimana itu bisa terjadi, siapa ayahnya? Aku melihat kearah Kibum, dan Kibum pun membuang pandangannya dariku.

“apa dia??” aku menunjuk kearah Kibum.

“kau benar sekali Minho. . dialah ayah dari anak yang kukandung sekarang. . “ kataku pelan.

“apa salahku padamu Hyo, mengapa kau begitu jahat padaku, sampai kau melakukan ini semua???” kataku, aku tak lagi bisa menahan tangisanku.

“kau tidak salah Minho, tapi akulah yang salah, aku tak bisa mencari cara yang lebih baik, agar kau bisa melepaskanku.” Katanya.

“kata siapa aku akan melepaskanmu??” kataku cepat, dan mengeluarkan pistol yang kupunya dan selalu kubawa lalu dengan segera mengarahkan pistol itu kearah Kibum.

“MINHOOOOOOOOOOO  JANGAAAANNN!!!!!!!!!. . .” Teriak Hyo segera.

DOOOORRRRRRRRRRRRR…DOOOORRRRRRRRRRRRRR….

Hyo POV..

2 kali pistol itu mengeluarkan suaranya, dan kulihat lelaki yang kucintai sudah bersimbah darah, Kibum tergeletak tak bergerak.

“KIBUUUUUUMMMMMMMMM!!!!!” aku berhambur berlari kearahnya. Aku menangis, memanggil namanya berkali-kali. Namun tak ada balasan darinya.

“kau akan bersama denganku selamanya Hyo. . HAHAHAHAHAHAHAH. . Kibum milikmu sudah MATI!!!!” Minho mulai tertawa dengan menyeramkan.

“kau pikir aku akan tetap tinggal bersamamu??” kataku mengahampirinya dan mengambil pistol yang ada ditangannya dan mengarahkannya ke kepalaku.

“ya, dan anak itu akan menjadi anakku. .apa yang akan kau lakukan!! Berikan pistol itu!!!” katanya.

“hanya didalam mimpimu Minho. . “ akupun segera mundur dan pergi meninggalkannya.

“Hyo jangan kau lakukan itu, HYOOO!!!!”  diapun segera berjalan kearahku.

“pelayan, tolong jauhkan dia dariku. . “ kataku. Dan beberapa pelayan membantuku menahan Minho, Minho meronta dengan sangat liar.

“aku bukan orang yang cukup bodoh untuk mati,aku akan membesarkan anakku, anakku dengan Kibum” aku keluar dari rumah itu, sudah ada mobil yang menungguku di halaman, akupun segera masuk kedalam mobilku. Dan pergi.

“HYOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO” teriakan terakhir yang aku dengar dari rumah itu.

 $$$

“kau tak apa-apa Kim-sshi???” kataku pada supir yang membawa mobilku.

“ya, tapi dia menembak tanganku, ini benar-benar menyakitkan.. . “ sahutnya. Dan dia segera melepaskan pakaian anti pelurunya.

“acting yang bagus. . “ kataku sambil tersenyum.

“untung saja dia menembakku, bukan kau Hyo. . “ katanya sedikit khawatir.

“itulah yang namanya taruhan, ada yang kalah dan ada yang menang. . “ kataku lega.

“selamat datang dikehidupan baru chagiya, aku harap kita bisa hidup dengan tenang sekarang.” Katanya sambil tetap menyetir.

“pasti. . “ kataku sambil memeluk Kibum dari belakang.

Minho POV. .

“dimana Kibum???? Dimana dia???” teriak Minho, namun tak satupun membuka mulut.

“YAAA!!! Kenapa kalian semua bisu??? Katakan padaku dimana Kibum??? Tadi dia terbaring disini, katakan dimana dia???AAAAAAAAAAARRRRRRRRRRRRRGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHH” tak kusangka Hyo pergi begitu saja, dengan Kibum, didepan mataku.

$$$

Narator POV

5 tahun kemudian.

“APPPAAAAAA. . “ teriak bocah berumur 4 tahun.

“ne. . “ kata Kibum pelan.

“ayo kita main bola. . “ katanya pelan.

“yeee.  .ayo kita main Yougen-niii. . “ kata Kibum sambil menggandeng anak laki-lakinnya.

“ayo tendang Yougen-nii. . “ katanya lagi. Namun Ypugen menendang bolanya terlalu keras, dan melambung tinggi.

“aaahh aappppaaa. . mianhae, aku akan menggambil bolanya. . .” katanya, dan dia pun berlari pelan menuju bolanya, namun disitu ada seserang yang sedang duduk diatas kursi rodanya, tak bergerak.

“ahjusshi. . anyeong, aku ingin mengambil bolaku. Bole??” Sapa Yougen ramah..

“ahjusshi, kau sakit??? Kenapa kau diam saja???” kata Yougen lagi.

“Yougen, apa kau mendapatkan bolanya??” kata ayahnya yang mendekat.

“ah ye appa. . “ kata Yougen sambil mengambil bola yang ada di sebelah lelaki berkursi roda tadi.

“Minho????” kata lelaki yang memanggil Minho.

“Appa kenal ajushi??” Kata Yougen polos.

“ah yee. . “ kata Kibum panic.

“Kibum???” kata seseorang yang ada dibelakang yang bernama Minho tadi.

“Keira????” kata orang yang dipanggil Kibum tadi.

“Minho, apa yang terjadi dengannya???” lanjut Kibum, dia terlihat tak percaya melihat Minho diam saja.

“Yougennnn. . yeoobooo. .kalian dima. . .” belum selesai menyelesaikan kata-katanya Hyo terdiam melihat apa yang dilihatnya. Namun Kibum segera memegang tangan istrinya itu, dan memegang pundak anak kesayangannya. Mulai menjauh, Kibum terlihat takut dengan apa yang akan Minho lakukan melihat Hyo berada disana bersamanya.

“Minho mengalami stress yang cukup berat, dan penyakit yang pernah dialami oleh Hyo dulu, sekarang dialami oleh Minho, dia seperti boneka hidup” jelas Keira pelan.

“ahh, . Keira, kau menjaganya dengan sangat baik, aku harap dia akan sembuh dengan semua perhatianmu. .sepertiku. . dulu. . ” kata Hyo sedikit bergetar.

“kami harus pergi Keira. . “ kata Kibum cepat. Dan Kibum pun mengajak anak semata wayangnya itu dan istrinya pergi.

“ah yee. . senang melihat kalian baik-baik saja. . “ kata Keira.

 ***

“Minho kau lihat, mereka sudah hidup dengan baik, maka kau juga harus cepat sembuh, aku mencintaimu Minho. . “ kata Keira sambil memeluk lelaki yang paling dicintainya itu.

Dan untuk pertama kalinya Minho meneteskan air matanya selama 5 tahun.

NB : Maafkan kegalauan author dalam membuat ini nyaahhhh. . ngahahahahhahahahahah *authornya gila*

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

116 thoughts on “Boneka”

  1. Anjiiiiir.. Thor, keren bgt FF-nya! Apalagi pas bagian key di tembak, wah keren! Endingnya si Minho kasihan banget>< keep writing ya thor!^^

  2. Authorr.. *hiks* FF nya keren bangett.. XD
    Tapi aku meneteskan air mataku pada saat Minho di Endingnya,, 😥
    kyyaaa >< *balik lg ke asal* Keren ah pkoknya.. KEEP WRITE, AUTHOR!! XD

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s