Butterfly – Part 3

Butterfly – Part 3

 

Author: Shin Chaerin

Cast: Key (Shinee), Yong Mi Rae (OCs), Minho (Shinee), Onew (Shinee), Jonghyun (Shinee), Taemin (Shinee)

Disclaimer: All charas, except OCs, belong to themselves. While the OCs and the story are mine! XD

Genre: Mystery(?), Fantasy, Angst.

Rating: PG-15

Length: Short story

Warning: AU, gaje, typo.

 ♥♥♥

Orang itu adalah yang tertua dari lima bersaudara, dia adalah Onew. Ngomong-ngomong masalah yang tertua, aku jadi teringat akan sejarah Malkavian tadi dimana saudara yang tertua akan mewarisi kutukan sebagai penghisap darah dan memiliki sifat yang berbeda. Tiba-tiba badanku gemetar ketakutan membayangkan kalau orang yang dihadapanku ini menghisap darah untuk dapat bertahan hidup.

“Apa yang kau lakukan disini? Dan bagaimana kau bisa sampai disini?” ujarnya dingin seraya melangkahkan kakinya mendekatiku.

Lidahku benar-benar tercekat, aku hanya bisa pasrah sekarang.

“Tempatmu bukan disini!!” aku merasakan tangannya yang pucat dan sedingin es itu tengah mencekik leherku. Semakin lama, semakin erat. Membuatku kesulitan bernapas. Apakah hidupku akan berakhir seperti ini? Akh..aku mohon seseorang tolong aku..

Key..

Taemin..

Siapapun..kumohon.

Kurasakan kakiku tak menyentuh tanah lagi. Tubuhku terangkat. Sial, aku sudah tidak kuat lagi. Aku tidak bisa bernapas.

“Le..le..pas..kan, ku..mohon..” Onew hanya menyeringai seram tanpa melepaskan cekikannya.

“Hyung!! Hentikan!! Apa yang kau lakukan?! Hentikan hyung, jangan bunuh dia!!” seru seseorang. Aku tidak bisa melihat siapa penolongku itu, pandangan mataku kabur. Namun dari suaranya, aku bisa mengenalinya. Itu Taemin. Dia datang menolongku.

“Jangan ganggu urusanku, Taemin!!”

BUAGH!!

Taemin terlempar ke dinding karena pukulan satu tangan Onew. Kemudian kulihat Taemin kembali menghampiri Onew. Mencoba melawan Onew. Namun kekuatan yang ia miliki tidak sebanding dengan yang Onew miliki. Onew kemudian melepaskan cekikannya dan menjatuhkanku. Kini ia beralih pada Taemin dan menghajar Taemin habis-habisan. Kemudian Minho dan Key datang.

“Hyung! Apa yang kau lakukan?! Hentikan!” seru Minho sambil menghentikan aksi brutal Onew. Selagi Minho menghentikan Onew, Key menghampiriku lalu menarikku keluar dari ruangan itu. Badanku benar-benar lemas namun kupaksakan berlari menjauhi ruangan itu. Kudengar samar-samar Onew mengumpat, “SIAL!! KALIAN SEMUA TIDAK BERGUNA!!!”

♥♥♥

Key mengantarku kembali ke kamarku. “Kau aman disini”, ujar Key lembut.

Tanpa sadar aku menangis, aku takut. Kemudian Key memelukku erat.

“Kau tidak perlu takut, ada aku. Tapi aku mohon padamu, jangan lakukan hal bodoh seperti tadi. Mengerti?”

Aku hanya mengangguk sambil terisak. Key menemaniku sepanjang malam. Perasaanku kini lebih tenang selama Key berada disisiku. Aku mencintai Key. Aku rela melakukan apapun demi dia, demi bersamanya. Walau aku harus menjual jiwaku sendiri kepada iblis sekalipun. Seperti yang dilakukan kaum Forsaken yang menjual jiwanya kepada Caine.

Key pasti tahu tentang sejarah-sejarah itu. Namun, aku sama sekali tidak berniat menanyakan hal itu padanya. Biar saja semuanya kusimpan dalam hati dan pikiranku semata.

Keesokan harinya Key meninggalkanku, setelah semalaman menemaniku tidur.

Seharian ini, waktuku yang amat panjang hanya kuhabiskan untuk melamun dan mengingat-ingat. Bagaiman kabar Taemin? Apa dia baik-baik saja?

Selama dua hari ini, waktu yang seharusnya berharga menjadi tidak berharga lagi bagiku. Aku dikurung lagi disini, di tempat yang gelap, sendiri lagi. Aku hampir saja melupakan segala niatanku untuk melarikan diri dari sini kalau saja tidak ada yang memercikkan api setelah ini yang membuatku ingin kabur dari sini lagi.

Tok tok tok

Kemudian pintu dibuka oleh seorang bertubuh tinggi bernama Minho.

“Minho..”, panggilku dengan suara parau karena dua hari ini aku hampir tidak bicara sama sekali.

“Halo gadis cantik, bagaimana kabarmu hari ini?”

Pertanyaan yang kurasa tidak perlu kujawab, harusnya dia sudah tahu bagaimana keadaanku hanya dengan melihatku.

“Berbahagialah karena hari ini ada aku yang menemanimu”, ujarnya datar kemudian ia duduk di tepian ranjangku.

“Hey kenapa diam saja? Kau tidak ingin mengobrol denganku? Atau..aku pergi saja?”

“Jangan, jangan pergi”, ujarku lirih.

“Baiklah gadis cantik, kalau kau tidak mau bertanya apa-apa padaku, sekarang aku yang akan bertanya padamu.. Apa yang kau lakukan hari itu di kamar Onew hyung?”

“A..aku..”

“Ah, sebelum itu kurasa kau harus cerita padaku bagaimana kau bisa sampai disana?”

“Tolong jangan katakan pada siapapun, dan jangan marah pada Taemin, kumohon.”

“Tentu saja. Aku juga tidak akan marah pada Taemin atau siapapun, jadi katakan saja.”

Sebenarnya aku ragu kalau harus jujur padanya, namun kutepis perasaan itu dan kuberanikan diriku untuk menceritakannya. Minho tampak serius mendengar ceritaku.

“Oh, lalu? Apa saja yang kau ketahui tentang isi dari buku-buku itu?” tanya Minho penasaran.

“Buku-buku itu ditulis dalam bahasa yang tidak aku mengerti. Hanya beberapa yang aku tahu, diantaranya Vampyr, Clan, Malkavian dan kutukan Malkavian. Itupun tidak secara mendetail.”

Minho terbelalak setelah mendengar jawabanku.

“Wah, kau sudah tahu banyak ya~” ujarnya, lebih tepatnya menyindir.

“Sebenarnya ini adalah hal yang tabu untuk dibicarakan, namun aku akan memberitahukan sebuah rahasia besar padamu”, bisiknya padaku.

“…kami adalah keturunan Malkavian”, tambahnya.

Entah aku harus shock atau bagaimana setelah mengetahui kenyataan bahwa Minho dan saudara-saudaranya adalah Malkavian.

“Aku tidak mengerti”, ujarku sambil menggelengkan kepala.

“Hahaha, memang terlalu sulit untuk dimengerti. Jangan paksakan dirimu untuk mengetahui sesuatu yang tidak kau ketahui.”

“kau hanya perlu mengikuti permainan ini. Selamanya”, tambahnya kemudian sambil menyeringai tajam.

Aku semakin tidak mengerti. Begitu banyaknya hal-hal yang tak kumengerti membuatku pusing. “Minho, jangan membuatku semakin bingung. Aku butuh penjelasan..”, kataku penuh penekanan.

“Apa imbalannya kalau aku cerita padamu??”, kata Minho merajuk.

“Kau pikir aku punya apa?! Terserah saja apa yang mau kau lakukan!” jawabku kesal.

Aku masih mengerucutkan bibirku, sedang Minho tertawa keras.

“Hahahaha, ekspresimu lucu sekali hahaha”, ujar Minho, masih sambil tertawa.

“Hentikan Minho, jangan tertawa lagi!” seruku sambil memukul lengannya. Sebenarnya aku ingin sekali mencekiknya namun kuurungkan.

“Haha..ehmm, oke baiklah. Jadi apa imbalannya?”

“Kau masih saja bertanya? Apa aku harus mengulangi kata-kataku dua kali?”

“Hmm, tidak usah. Aku mengerti, aku akan meminta imbalannya nanti. Nah sekarang kau ingin aku menjelaskan apa?”

“Apa itu Malkavian?”

“Kalaupun kujelaskan kau tidak akan mengerti, singkatnya, Malkavian adalah sebuah kaum dari makhluk yang berbeda dari manusia. Dengan kata lain mereka tidak sepenuhnya manusia, mereka berbeda denganmu.”

“Lalu? Kalau bukan manusia lantas apa?”, tanyaku penasaran.

“Maaf, sudah dari turun-temurun leluhurku untuk tidak mengakui identitas siapa dirinya didepan manusia. Jadi, aku tidak bisa mengatakannya.”

“Kau tidak seru!” kataku bersungut-sungut.

“Itu sudah perjanjian, tidak bisa diganggu gugat. Kalau tidak..”

“Kalau tidak apa?”

“Sudahlah, lupakan saja, bukan hal penting.”

“Minho..”

“Hm?”

“Kau pasti tahu tentang kaum Forsaken dan kutukan yang dibawanya setelah menjual jiwanya kepada Caine, iya kan?”

“Wah Hebat! kau sudah tahu banyak rupanya!” ujarnya terseyum lebar lalu bertepuk tangan penuh semangat.

Aku memasang wajah masam. Sedari tadi kerjanya hanya menertawakanku saja. Kemudian ia menghentikan tawanya, “Ya tentu saja aku tahu, tapi aku tidak bisa cerita. Maafkan aku.”

Entah kenapa dadaku rasanya sesak. Apakah aku akan terperangkap disini selamanya? Aku memang mencintai Key dan akan melakukan apapun demi dia. Tapi tetap saja naluri kemanusiaanku menuntutku mencari kebebasan layaknya manusia normal pada umumnya. Tanpa sadar air mataku mengalir membasahi pipiku.

“Minho, kenapa harus aku?” ujarku sambil terisak. “Kenapa harus aku yang mengalami ini?”

Minho terdiam kemudian memelukku erat. Pelukkannya begitu hangat dan nyaman, membuatku sedikit meredam emosiku yang sempat meledak-ledak.

“Kalau aku menceritakannya padamu, itu sama saja dengan aku membongkar identitasku sendiri.”

“Kenapa kau begitu takut untuk mengatakannya?” desakku.

Ia tersenyum pahit kemudian menjawab, “Dengan mengatakannya padamu, itu berarti aku melanggar sumpahku pada kaumku. Atau dengan kata lain aku menghancurkan eksistensi kaumku sendiri.”

Aku kembali menangis, ini benar-benar menyakitkan. Bagaimana tidak sakit, saat aku harus mengalami ini tanpa tahu alasan yang jelas.

“Minho!” panggil seseorang yang kini berdiri di ambang pintu.

“Ah Onew hyung! Kau sudah pulang dari berburu?”

“Bisa kau keluar dari sini sekarang?!” ujarnya dengan nada yang terkesan angkuh dan meremehkan.

“Ta-tapi hyung..”

“Keluar!!”

Minho terdiam lalu melangkahkan kakinya keluar kamarku. Lalu bagaimana dengan nasibku sekarang? Apa dia akan membunuhku? Tega sekali kau meninggalkanku, Minho! Setidaknya kalau kau disini kita bisa mati sama-sama, tidak hanya aku sendiri yang mati. Arggh! Apa yang aku pikirkan!!

Onew mengunci pintunya kemudian menghampiriku. Dadaku terasa makin sesak, saking takutnya. Tanpa sadar sel-sel otakku memutar kembali memori kejadian tempo hari dimana Onew mencekikku. Aku merasakan tangan dingin Onew membelai rambutku, lalu turun ke pipi kemudian ke leherku. Napasku tertahan saat tiba-tiba ia menciumku lembut, lalu ciumannya perlahan-lahan pindah ke leherku. Huaa! Apa dia akan menghisap darahku. Tidak, dia hanya menciumi dan menjilat leherku dengan kasar.

“Sudah lama aku tidak menikmati tubuhmu. Aku benar-benar lapar”, bisiknya halus di telingaku yang membuatku merinding.

“Keberadaanmu rupanya tidak hanya menenangkan jiwa kami, tapi juga mengancam jiwa kami”, ucapnya dengan penuh emosi.

“A-apa kau..akan membunuhku?”, aku memberanikan diri bertanya. Ia menyunggingkan senyum, kemudian menjawab pertanyaanku,”Mungkin suatu saat nanti, tidak sekarang jadi tidak usah kau pikirkan. Yang penting sekarang kita bersenang-senang saja hahaha.”

♥♥♥

Aku tersadar dari keadaan pingsanku tadi. Aku ingat tadi aku sempat tak sadarkan diri. Aku mencoba bangun, namun badanku rasanya sakit semua. Aku kembali terisak dalam kegelapan, tanpa ada yang mengerti bagaimana keadaanku sekarang. Aku teringat saat terakhir kalinya aku bersama Onew, rasanya sama menyakitkannya dengan sekarang. Aku tidak yakin akan bertahan hidup kalau terus-terusan begini.

Pintu kamarku berderit dan menampakkan Minho yang sedang menatapku dengan iba, kemudian ia menghampiriku dan berjongkok di hadapanku. Mata kami saling bertatapan satu sama lain, aku bisa melihat kesedihan yang dalam terpancar di matanya.

Kurasa Minho juga dapat menangkap pancaran kesedihan dari mataku.

“Kau tidak apa-apa?”

“Tentu saja keadaanku tidak baik”, jawabku. Lantas ia mengusap pelan kepalaku.

“Minho..”

“Apa?”

“Bisa kau panggilkan Key? Aku ingin bertemu dengannya.”

“Untuk apa?”

“Kumohon..”, mungkin karena tidak tega padaku, ia menyanggupinya. Minho beranjak keluar dari kamarku. Sama seperti waktu itu, Minho mendatangiku seusai aku bersama Onew. Ia selalu menanyakan kabarku dan menunjukkan kepeduliannya padaku pertama kali, menatapku penuh iba. Namun kali ini aku ingin Key yang melakukan itu. Aku ingin Key yang berada di hadapanku, menanyakan kabarku dan memandangku dengan tatapan ibanya.

Pintu kamarku terbuka, kemudian muncullah sosok yang kuharapkan. Key memasuki kamarku lalu menghampiriku.

“Ada apa?”

“Aku.. Ah tidak ada apa-apa.”

“Kalau memang tidak ada apa-apa lebih baik aku pergi dari sini.”

“Jangan! Jangan pergi Key, kumohon..temani aku sebentar saja.”

Kemudian Key duduk di sebelahku. “Key, aku..aku mencintaimu”, aku memberanikan diri mengutarakan perasaanku padanya, berharap dia akan menyambut perasaanku.

Key terdiam sejenak kemudian ia membuka mulutnya, “Kalau kau memang mencintaiku harusnya kau tidak melakukan hal nekad seperti kemarin. Aku tahu, kau mengelabuhi Taemin dan berniat melarikan diri dari sini, kan?”

Key memegang kedua lenganku lalu ia melanjutkan bicaranya, “Dengar, kau selamanya akan terperangkap disini. Bersamaku dan saudara-saudaraku. Jadi jangan pernah ada niatan untuk kabur dari sini! Mengerti?”

Aku kaget saat mendengar yang dikatakan Key bukan balasan dari pernyataanku tadi. “Key, apa kau mencintaiku?”

Dia diam saja. Kenapa kau tidak mengatakan kalau kau mencintaiku juga, Key? Apa kau tidak memiliki perasaan yang sama dengan yang aku rasakan?

“Kau tidak perlu tahu bagaimana perasaanku.” Key beranjak hendak pergi dari sini. Kemudian ia memalingkan wajahnya sebentar padaku sambil berkata, “..dan jangan tanyakan itu lagi. Mengerti?” Key benar-benar pergi dari hadapanku, sedangkan aku kembali terisak sambil memandangi punggungnya yang kemudian menghilang dibalik pintu. Aku mulai meragukan perasaan Key terhadap ku, padahal sebelumnya aku beranggapan bahwa ia mencintaiku. Menyedihkan. Aku benar-benar menyedihkan.

♥♥♥

Key POV

Aku melamun sambil memandangi sinar bulan dari jendela kamarku. Aku teringat kata-katanya tadi ‘Key, apa kau mencintaiku?’

Maaf aku tidak menjawabnya tadi, apa ini karena tingkat egoku dan keangkuhanku yang tinggi sehingga aku tidak bisa, ralat, tidak mau menjawabnya?

Aku memang mencintainya, sangat mencintainya, karena itu aku benci dengan tindakannya kemarin. Mau mencoba melarikan diri dariku? Huh jangan harap!! Aku tidak akan pernah melepaskanmu!

“Key.” aku terlonjak dari lamunanku dan memalingkan wajahku ke arah suara yang memanggilku barusan. Walaupun disini gelap, namun kami kaum Malkavian memiliki kelebihan dapat melihat sesuatu di kegelapan seperti kucing, kelelawar, burung hantu dan makhluk-makhluk malam lainnya.

“Ada apa, Jong?”

“Tidak ada apa-apa, aku hanya mencemaskan Onew hyung yang sedang berburu”, ujarnya lalu berdiri di sampingku ikut memandangi bulan.

“Ah, sekarang bulan purnama ya?”

Dari kami berlima. Hanya Onew hyung yang mewarisi kutukan-menghisap-darah-manusia, karena dia adalah anak tertua. Sudah berapa manusia yang menjadi korbannya? Entahlah aku tidak menghitung. Sedangkan kami berempat tidak meminum darah manusia seperti Onew hyung, sebenarnya kami makhluk yang sejenis dengan Onew hyung namun kami hidup layaknya manusia biasa. Yang membedakan adalah kaum kami memiliki berbagai kelebihan yang tidak manusia miliki. Dengan kata lain, kami berlima adalah makhluk yang langka di dunia ini.

“Apa yang kau cemaskan Jong? Bukankah Onew hyung sudah ahli dalam mencari mangsa?”, ujarku meyakinkan Jonghyun.

Dari kami berlima, orang yang paling dekat denganku adalah Jonghyun. Ia selalu menceritakan keluh kesahnya padaku. Dan kami juga sering berdiskusi berdua untuk menyelesaikan masalah. Dari kami berlima pula, yang paling tidak akrab denganku adalah Minho. Entah kenapa aku sulit akrab dengannya walaupun kami saudara, dia terlau pendiam dan dingin. Ah, tidak hanya denganku. Kurasa Minho juga tidak terlalu akrab dengan yang lainnya. Dia satu-satunya yang tidak bisa kumengerti jalan pikirannya. Ah, lupakan masalah Minho, bukannya aku dan Jonghyun sedang membicarakan masalah Onew hyung sekarang?

“Aku bukan mengkhawatirkan masalah itu Key.” Ia tampak sangat gusar.

“Lalu?”

“Beberapa hari yang lalu, sehabis pulang dari berburu, tubuh Onew hyung penuh luka.”

“Apa?! Jangan bilang dia diserang…”, aku tidak bisa melanjutkan kata-kataku. Karena terlalu mengerikan untuk hanya sekedar menyebutkan namanya.

“Ya, dia diserang kaum Brujah. Tidak banyak, hanya 4 orang namun tetap saja mereka akan membuat Onew hyung terluka”, ujarnya pilu. Aku tahu Jonghyun sangat menyayangi Onew hyung.

“Aku hanya khawatir ia akan diserang lagi”, imbuhnya, kemudian ia pergi dari kamarku.

Aku hanya diam saja melihat kepergiannya. Kaum err Brujah adalah yang paling mengerikan dari semua kaum vampyr. Hobinya adalah berperang dan membuat kekacauan. Berbeda dengan kaum Malkavian yang terkenal tenang dan cinta damai.

Kami memang dianggap kaum yang paling lemah karena wujud kami yang lebih menyerupai manusia dengan beberapa kelebihan yang kami miliki. Itupun tidak terlalu spesial. Di dunia kami, hanya ada dua klan yang masih tersisa sampai sekarang, yaitu klan Brujah dan Malkavian.

Aku tidak tahu berapa jumlah total Brujah yang ada pada saat ini namun yang jelas Malkavian yang tersisa hanya kami berlima.

Maka dari itu kami berusaha mati-matian mempertahankan hidup agar klan kami tidak punah dan membiarkan klan Brujah menguasai dunia karena menjadi satu-satunya yang tersisa. Aku tidak tahu pasti apa yang menyebabkan kepunahan dari klan-klan vampyr lainnya. Mungkin pengaruh dari kutukan-menghisap-darah-manusia yang diturunkan oleh nenek moyang kami kepada kami. Selain itu pasti mereka punah karena berperang, siapa lagi kalau bukan Brujah yang memicu peperangan.

Kaum itu memang kaum yang paling ganas dan yang paling ditakuti oleh semua kalangan vampyr. Termasuk Malkavian sendiri, kaum kami habis karena berperang dengan Brujah. Dan yang tersisa, yaitu kami berlima, bersusah payah menyembunyikan diri dan mengubur dalam-dalam tentang identitas kami.

Kalau Onew hyung diserang oleh mereka tempo hari, maka kemungkinan besar mereka akan mencari kami dan menyerang kami. Ini ancaman. Aku benar-benar cemas pada Onew hyung sekarang. Semoga dia baik-baik saja.

End of Key POV

 

= = =

Minho POV

Entahlah, aku tidak tahu apa yang terjadi pada diriku. Rasanya dadaku sakit sekali ketika melihatnya menitikkan air mata. Sebaliknya aku akan ikut tertawa apabila ia tertawa. Haaahh~ apa aku sedang jatuh cinta? Seperti orang bodoh saja! Namun semakin aku menepis perasaan ini, justru perasaan ini akan semakin kuat. Ok, jujur saja, aku tidak suka saat ia memintaku memanggil Key kemarin, aku juga tidak suka saat ia bersama Onew hyung, Jonghyun atau Taemin. Aku tidak suka kalau gadis itu diperlakukan seenaknya oleh mereka. Tsk! Apa yang kau pikirkan Minho? Kau seperti berkhianat terhadap saudara-saudaramu sendiri. Lagipula, apa pedulimu pada gadis itu? Namun sayangnya aku peduli padanya, sangat peduli malah. Adakah sesuatu yang bisa kulakukan untuk membahagiakannya?

I don’t understand how you caught the kindness syndrome.

But it’s okay if you sometimes shed and break away from those fixed image

Honestly, I’m nervous about how you see me.

Maybe, maybe I don’t know if you have a good impression of me.

If it’s like this, I can only be restless.

I can’t turn back.

Aku dapat ide bagus! Kurasa ini akan membuatnya bahagia. Walaupun sama saja dengan bunuh diri, namun bukankah aku akan ikut bahagia apabila melihatnya bahagia? Baiklah, sudah kuputuskan!

= = =

Kami berlima berkumpul di ruangan khusus dimana kami biasanya berkumpul untuk membicarakan suatu masalah. Pembicaraan ini dipimpin oleh Onew hyung yang baru saja pulang dari berburu. Masalah apa yang telah membuat Onew hyung begitu cemas?

“Kita dalam masalah”, ujar Onew hyung mengawali pembicaraan. Ia tampak sangat gusar.

Kemudian ia melanjutkan, “Kurasa kaum Brujah sedang mengendus keberadaan kita. Tinggal menunggu waktu saja sampai mereka menemukan kita, cepat atau lambat.”

“Lalu apa yang harus kita lakukan hyung? Apakah aman untuk tetap bersembunyi disini?”, tanya Key pada Onew hyung.

Huh, benar juga, cepat atau lambat kita akan diserang. Kalau sudah begini keadaannya, hanya ada dua pilihan. Mati sekarang atau mati nanti.

“Kurasa tidak apa-apa untuk sementara waktu bersembunyi disini sampai kita menemukan tempat persembunyian baru. Dan aku ingatkan pada kalian! Jaga Troides! Dia pengikat jiwa kita. Jangan biarkan dia lepas. Mengerti kalian?!”

Kata-kata Onew hyung disambut dengan anggukan dari semuanya, kecuali aku tentunya.

Melepas Troides sama dengan bunuh diri. Huh, baiklah akan kuingat. Tapi maaf hyung, rencanamu memang bagus untuk menyelamatkan diri namun tidak bagiku, aku sudah punya rencana sendiri.

Walaupun aku tidak bisa menjamin keselamatan diriku sendiri namun akan tetap aku lakukan karena aku sudah terlanjur mencintainya.

End of Minho POV

~ToBeContinued~

Yeay yeah! Semakin mendekati akhir! XD

Readers: lu mau bikin berapa chapter sih thor?

Author: pengennya sih lima tapi gatau kalo molor ya..hehe #plak

Abaikan saja curhatan Author yang gaje ini. dan Author sangat sangat mengaharapkan CURHATAN (baca: komen) dari readers sekalian buat ff nista ini. Jadi dimohon kesediannya untuk ngetik sepatah, dua patah kata, sekalimat, dua kalimat, separagraf, dua paragraf, 10 atau 20 paragraf (nih komen apa bikin ff?). Sudahlah yang penting komen! pokoknya kalo readers ga mau komen Minho bakalan aku jitakin.

Minho: lah kok gua yang jadi korbannya T_T

Author: derita elo! Wekk :p #langsungdikeroyokflames

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

45 thoughts on “Butterfly – Part 3”

  1. Ternyata perempuan itu tuh pengikat jiwa si 5 Malkavian?
    Wow, makin rame aja nih haha!

    Key! Dia tuh suka sama sang Troides *eh cewe itu disebutnya Troides kan ya? Takut salah* atau enggak sih?
    Terus Minho, wah kamu suka sama perempuan itu yaaa?
    Asik asik, aku paling suka sama cerita antara Key-yeoja-Minho nih!

    Oke, nextpartnya ditunggu!

  2. asyikk…
    makin rame nih.!
    tpi tdi onew blng brsng” sma yeoja itu,mksdnya?*yadong gth?*hehehe
    gg ngrti.
    <3cinta sgitiga tuh<3

    next part thor.jng lma" !

  3. haiya. Minho sm Key saingan nih. Asiiik!
    Bntar lg tamat? Yah, aku kira bakal panjang.
    Ok, dtunggu next part 😀
    Ok, dtunggu next part 😀

  4. authooor!!,, saia tdk terima Minho djitakin, klo gt saia komen dehh..,, hehehe*plakk
    saia suka saia suka..,,^o^
    lanjutkan thor!

  5. uwaa…
    apa ya rencana minho
    minho kamu gak boleh ‘lapar’ lg ya…
    aku kan nyesek kalo kamu ‘lapar’ kaya di chapter sebelumnya
    huhuhu

  6. huaaaa~ berhubung saya baik hati sama minho ><" jadi saya komen :D#plak..
    aishh.. apa bener itu rencana minho ?? ckckc.. sama aja bunuh diri atuhh..~

  7. huaaaaaah !
    Knpa TBC T^T)
    Aigooo !
    Trnyata Onew yg penghisap darah .
    aku terkecoh oleh analisis ku sndiri (?) =o= *plak #abaikan

    Kya nya rencana Minho mau bwa kabur si ‘gadis’ k tmpat dunia manusia biasa pda umum nya.xD

    Jd ntar ending nya gmna?
    Aigooo .
    Jgn cpet” ending dong ToT)o

    Next Chapter nya d tungguuuuuuu ~ xP

    Daebaaaak!

  8. ooh..tu cewe pengikat jiwanya.. aah key cintanya egois, klo minho mikirin kebahagiaan cewe itu.. key.. kenapa jd kaya gitu?? …key: tau tuh author.^^ ayo next partewe itu.. key.. kenapa jd kaya gitu?? …key: tau tuh author.^^ ayo next part

  9. weits! tebakanku bener semua…. huahaha *evil laugh*
    cuma 5 part ya? kirain bakalan panjang… *nawar*
    lanjut thor!

  10. Wawawaw! gadis cantik ngaku nih yeee haha
    key! jujur dooong! kasian si gadis cantik tau-,-
    wah minho saingannya nih, kayanya rencana minho mau ngelepasin si gadis cantik ya thor? bener ngga bener ngga? #readersotoy
    ayo lanjuuut!!!

  11. wow jalan ceritanya daebak !
    pengennya cw itu sama key, tapi key nya terlalu mengekang gitu.
    minhonya baik gitu. mentingin kebaikan si cw nya
    lanjuut lanjuut. panjangin dikit dong, asa ga rela (?) kalo endingnya terlalu cepet. hehehe

  12. owww…. jadi tuh yeoja troidesnya???
    pantesan…. emangnya klo vampyr malkavian kehilangan troidesnya gimana jadinya??? emangnya mereka bakal mati gituh???

    Bener dugaanku, si onew yg penghisap darah, secara gituh, dia kan yang paling tua.
    Ohh… jadi semua klan vampyr udah musnah kecuali malkavian ama brujah??? omo….
    oh ya, yang kena kutukan Caine itu cuma Malkavian doang yahh??? yang lainnya engga??
    Uwooo…. mirip twilight cuma di modifikasi 75%…
    tapi, dari 5 malkavian itu masa cuma punya 1 troides?? masa nggak 1 orang punya 1??? Kesian bener tuh yeoja dikeroyok 5 orang… Emang fungsinya troides selain untuk pengikat jiwa itu apaan?? Trus maksud nya pengikat jiwa tuh apaan???

    Minho ternyata dingin dingin baek ya??? *apaan tuh* mentingin cwenya daripada hidupnya dan klan sendiri. Tapi, masa dia mau mengorbankan seluruh anggota klan untuk 1 yeoja??? akh pokoknya nih FF sukses bikin aku berfantasi ria lagi (??)setelah say byebye sama Harpot dan Twilight yang emang udah pada kelar kubaca… hohohoho…. *malah curhat gajelas*

    Uwaaaaa mian thor aku udah nanya-nanya gaje!!!!!! *bow 120 derajat*

    Oh ya thor… kalo nih FF udah kelar… bikin lagi yahhh!!! *yeee keenakan akunya* Ini FF keren banget sumpah, aku suka banget!!!! Jadi pengen ku copas ke ms.word buat jadiin koleksi…. wkwkwkwk….
    DAEBAK abis sumpah!!!!!!!
    Lanjuuuuut!!!!!!!!!!!!!!!

  13. Ah key nya cupunih, minho aja berani bertaruh nyawa demi cewek itu masa dia gamau. Pengecut ah haha. Lanjutinnya jangan lama lama ya 😉

  14. ternyata minho jg suka ma Gadis y….
    Minho keren rela berkorban demi Gadis y yg dia suka dr pada key yg cuma bisa memendam ja n lebih milih egois. . .
    Lanjut

  15. Ooh~ ngerti bnget skrng.. Hehe~ 😀
    troidesnya si cwek itu, ya? Apa bukan?

    Wah.. Gk sabar pngen tau lnjutan.a..
    Psti seru nih pas kaum Brujahnya dateng.. XD

    Lanjut, ya! 😀

  16. Sebenernya ada satu pertanyaan konyol yang ,muncul di otakku tiap baca FF ni,,
    maksudnya ‘lapar’ di sini kan ‘itu’ ya?? trus ceweknya gak ada tanda-tanda buat h*m*l gitu?? ato emang gk bisa h*m*l?? #takut vulgar jadi disensor,, :),, tapi sebenernya gak penting juga sih,,
    .
    5 Part?? gak kurang panjang kah??
    tapi, terserah authir juga sih #yaiyalah#,, pkoknya tiap part panjang,, 🙂

  17. ANNYOENG…. #semgat 45
    kereennn ff.a ntar bakal dilanjutin kan.. tw sampe disini aja…?? wahhh…
    smngt ya SSF ^^

  18. halo aku reader baru hehehe… jadi baru baca di part ini
    ceritanya bagus…
    tapi yang di maksud onew yang “lapar” itu apaan ya? hehehehe

  19. Pertama yg ska key oppa,,ke dua minho oppa,,lalu slanjut’y cpa??
    Kyaaaaaaaaa!!
    Lanjuuuttt!!!

  20. thor.. ini keren sangat..
    jadi namanya troides.. kasian banget sih dia..
    minhonya keren juga.. tapi key lebih keren.. hehe..

    author mau bikin 5 part?? ga masalah asalkan lanjut.
    ga mau tau harus lanjut!! *maksa*
    maaf thor kalo komenku gj.. hehe..

  21. peran troides apa seh sbenarnya?
    Pngikat jiwa yg gmana?
    Ga msalah brapa jmlahnya yg pnting troides harus ada,bener ga?
    Pa yg tjadi kalo ga da troides?

    Yack,minho!
    Jgn sampe kau m’khianati saudaramu hnya dmi yeoja tu.
    Yeoja tu b’hsil m’buat key n minho jath cnta.
    Bner2 b’bhaya.

  22. Aihhhh author pendek banget deh~
    Aku juga lupa bilang kalo part 2-nya kurang panjang -__- *digaplok author*
    ㅋㅋㅋㅋ…

    Aku penasaran tau sama rencananya Minho!
    Perasaan di Part-part sebelumnya, sifat Minho ngga begini ya? Jadi ngga suka menyeringai lagi =,= tapi…mendingan begini deh dia peduli sama si gadis cantik~

    Onew kejem banget ㅠ_ㅠ itu gadis cantik kok dicekek
    Dia yeoja, nyu dia yeoja!!
    Tapi dia kesian dapet kutukan, yang lainnya ngga.
    Makanya lain kali hati-hati nyu kalo berburu..

    Key….kalo kamu cinta si gadis cantik, aku pergi nih!
    Kamu pilih dia atau aku?!?!? *dibacok lockets*
    Yang jelas aku shippernya Key sama gadis cantik.
    Aku lebih suka dia sama Key dibanding Minho~
    Cepatlah nyatakan perasaanmu!!!! :O

    Next Next~ Uwaaaahhhh *bersemangat* 😀

  23. keren, akhirnya gue ngerti tentang si cewek itu.. XDDD
    Wkwkwk, maaf gak comment part 1-2-nya~ keseruan baca sih.. XD
    Bruakakkaka *plak
    kayaknya aku tau nih jalan ceritanya.. baru bisa nerka-nerka sedikit nih…
    sumpah, ini Fanfic debut yang paling keren yang pernah aku baca.. >,<
    lanjut baca ah~ XD
    cinta segitiga nih ye~ kikiw(?) XD

  24. Ah! jadi cewe yang ditawan itu kaum Troides yah? tapi masih perlu penjelasan soal asal usul Troides itu, dan gmna bisa lima orang sodara itu menyandaranya.

    wahh! aku ga nyangka lah Minho bakalan jatuh cinta sama cewe itu. Pdahal dia yang bikin cewe itu paling ketakutan *disamping Onew*
    Nah,nah, Minho intinya bakalan bawa kabur/ngebebasin Troides mereka itu kali yah?
    hemm… sekali lagi. ini ff seru banget! And I can’t stop reading this story.
    Next…… b^^

  25. oke… jadi cuma abangku yang makan darah manusia…
    tega banget, thor….
    Tapi kalo aku pikirin lagi, mereka cuma ngikutin naluri mereka aja…
    jinki yang berburu manusia…, mereka yang menawan si cewek Troides,
    dan sekarang mereka bakal mempertahankan eksistensi mereka dr ancaman
    siapa, itu… namanya susah… kaum Brujah…, ya… #mian….

    Endingnya bakalan buat syok, senyum, atau ketawa…???
    emang OVJ bikin ketawa…

    lanjut, ah…

  26. Jadi kunci keselamatan Malkavian ada di cewe itu? cewe itu troides? ohh… aku ngerti…. hahaha.. bang mino paiting buat ngelancarin rencananya, mau bikin cewe itu kabur kan? hahah…paiting.. keren thor, aku sukaa

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s