I’m Going Crazy

Songfic from Se7en – I’m Going Crazy

Cast: You as aku ; Kim Kibum (Key)

*nb: tulisan berwarna merah adalah flashback

 

***

“Aargh!!”

Aku melempar sprei ke segala arah hingga saat ini tempat tidurku polos tanpa kain yang menutupinya. Rahangku mengeras. Aku tidak tahan. Sungguh. Aku tidak kuat.

***

“Yoboseyo.. Kibum ah, bagaimana kabarmu?”

Terdengar suara banyak orang di seberang sana. Pasti wartawan, pikirku.

“Banyak wartawan di sini. Sudah dulu ya.” Ucapnya dan langsung memutuskan sambungan telepon.

“Tapi-. Yoboseyo.. Yoboseyo.. Ah!”

***

Aku membanting bantal hingga isinya berserakan kemana-mana. “Aku membencimu KIM KIBUM!” pekikku sambil menahan air mata.

Aku memang bodoh. Bodoh karena berkata aku membencinya padahal hatiku masih untuknya.

***

“Untuk apa kau menyuruhku datang ke sini?” tanya Kibum sambil menuruni tangga, mengikutiku.

“Kita sudah lama tidak bertemu, Kibum. Aku rindu padamu.” Ucapku sambil tersenyum.

Ia berdecak kesal. “Dasar bodoh! Aku masih banyak urusan yang lebih penting!” Lalu ia meninggalkanku di tengah undakan tangga dengan hawa yang sangat dingin.

Aku merapatkan blazer hitamku. “Aku benar benar merindukanmu. Sangat merindukanmu yang dulu.”

***

Aku lelah. Kau tau kan aku lelah? Apa kau ingat aku ini siapa? Aku pacarmu!

Aku mengobrak-abrik cat dan segala peralatan lukisku. Aku suka melukis. Tapi aku hanya melukis karena ada dia di sisiku. Dan sekarang ia selalu tak ada di sisiku, pentingkah peralatan lukis ini? Kurasa tidak.

***

“Bagaimana makanan disini? Enak kan?” tanyaku meminta pendapat. Aku sengaja memilih restoran dekat tempat syutingnya agar ia tidak merasa lelah. Sudah lama aku tidak makan bersamanya. Lagipula badannya terlihat lebih kurus belakangan ini.

Ia tak menghiraukanku. “Cepat selesaikan makananmu. Aku harus syuting sebentar lagi. Ara?” ucap Kibum sambil mempercepat makannya.

“Arasseo, Kim Kibum.”

Kapan kau bersikap seperti yang dulu? Kim kibum yang ramah dan baik hati. Selalu ada kapanpun saat aku membutuhkan. Sekarang kau berubah. Kau bukan lagi malaikat yang dikirim Tuhan padaku.

***

PRANG

Semua barang pecah belah yang dulunya tertata rapi, kini hancur berkeping-keping. Siapa yang menghancurkannya? Tentu saja itu aku.

Aku sudah tak peduli semua ini. Aku hanya ingin semuanya hancur. Hancur seperti hatiku dan hidupku.

***

Hari ini aku ingin menghabiskan waktu berdua bersamanya. Sudah lama aku tidak berjalan berdua dengannya. Untung saja schedulenya tidak padat. Sayangnya hari ini hujan, jadi kami terpaksa memakai payung untuk menutupi kepala kami dari serangan hujan.

Aku bergelayut manja di lengannya. Tapi tiba-tiba dia melepaskan tanganku. “Banyak fans dan wartawan.” sahutnya menjelaskan.

Aku hanya diam dan tak mengikutinya berjalan lagi. Padahal aku sangat merindukannya, tapi sepertinya ia tidak.

***

Mataku menelaah, mencari benda apa lagi yang akan menjadi sasaran amukanku hari ini.

Koran. Koran dengan headline news Kim Kibum berpacaran dengan seorang artis girlband.

Kau tau bagaimana hatiku saat ini? Remuk. Sakit. Setelah sekian lama tidak mendengar kabar darinya, aku malah mendapat berita skandal yang memuakkan seperti ini. Menyedihkan.

Aku mengambil pemantik api lalu mengarahkannya ke koran pagi yang tak berdosa itu. Seketika koran itu hangus terbakar. Aku tak peduli.

Kemudian aku mencari target lain.

Buku yang telah berjejer rapi, aku obrak-abrik.  Padahal butuh waktu berhari-hari untuk merapikannya kembali. Lalu, aku robek semua buku itu. Tak peduli buku apa saja yang aku hancurkan kini.

***

“Kau harus makan yang teratur. Jaga kesehatanmu. Badanmu sudah bertambah kurus hari ini..” nasihatku sambil menyetir mobil.

“…”

“Kibum. Kau dengar kan?” tanyaku dan menoleh padanya.

“Ya!” Ia berteriak padaku. Aku tak peduli.

“Aku baru saja menasihatimu agar kau bisa menjaga tubuhmu. Tapi kau malah mendengarkan musik.” belaku.

“Ya! Kau kan bisa berbicara hal itu nanti saja. Aku sedang lelah dan tak mau diganggu. Aish!” omelnya padaku.

Aku menatap jalanan dengan pandangan tajam. “Aish~ Jinjja..”

Aku sengaja membelokkan mobil mendadak agar tubuh lelaki bernama Kim Kibum itu ikut terlontar ke samping. Setelah dirasa cukup, aku keluar dari mobil. Rupanya, ia juga turun dari mobil.

“Ya!  Apa kau gila hah?!” bentaknya padaku. Teriakannya sudah tak berarti lagi di telingaku.

“Ya.. aku gila karenamu..” ucapku lalu pergi meninggalkannya.

***

Aku membanting akuarium berisi ikan koki yang dulu pernah ia berikan padaku. Kini ikan tersebut sudah menggelepar tak berdaya.

Setekah dirasa cukup, aku mengambil tas, muffler, dan mantel. Lalu pergi dari apartemen. Aku akan mencari apartemen yang baru.

Saat aku berjalan di lorong, ternyata Kibum mengikutiku dari belakang. Aku sudah berusaha keras agar derap langkahku tak bisa dicapai olehnya. Tapi nyatanya, ia malah bisa mencekal lenganku.

“Kau itu bodoh atau apa hah?! Sudah sebulan kau tak menghubungiku! Kemana saja kau hah?! Mau membuatku khawatir?!” bentaknya sambil menubrukkan tubuhku ke dinding. Gerakan tubuhku sudah terkunci olehnya. Aku hanya bisa menatapnya dengan mata berkaca-kaca. Memangnya apa yang bisa kulakukan sekarang? Menangis? Oh jangan menangis, kumohon.

Tapi pada nyatanya, air mataku sudah tak dapat terbendung lagi. Dan cekalan tangannya ke lenganku melonggar. Aku langsung mengambil kesempatan itu untuk pergi menjauh darinya.

***

1 tahun kemudian..

Kini aku memiliki hidup yang baru. Membuka usaha resto sendiri, yang tentunya tidak diketahui olehnya. Aku sudah tidak tau kabar mengenainya saat ini. Yang kuharapkan hanyalah ia bisa hidup bahagia dengan segala popularitas yang mengelilinginya. Mungkin ia akan mendapat wanita yang lebih daripada diriku di luar sana. Mungkin.

-fin-

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

32 thoughts on “I’m Going Crazy”

  1. Kya ny ff yg ni udh prnh publish , y gak sih ?Kya ny ff yg ni udh prnh publish , y gak sih ?

  2. Ak bru baca, tp ko jalan critanya familiar y?mian,,mgkn pola pikir kt yg mirip ya chingu?hee
    Tp tetep daebak!
    Jd sbnrY kibum syg ga sih sm si ‘aku’?

  3. iya! kayaknya pernah baca deh. repost atau apa ya? atau cuma perasaanku doang? ah sudahlah~ tapi ini miris banget T___T apalagi main castnya Key :’

    bagus kok~

  4. key emang c0cok kalo punya peran evil #di gebukin lockets#
    Mksudnya dilihat dr wajahnya
    Tp mang ni FF dah prnah di publish l0h, .yakin
    Ya kan?

  5. nyesek !! key ! ampun !
    bgus bgt thor …
    kayaknya aku dah pernah baca ??? ahh deja vu kli ya … ahahahhaha
    di tunggu ff lainnya ya ..

  6. perasaan juga udah pernag di publish ya??
    tp, udahlah… nice ff, thor…. ditunggu ff lainnya… 🙂

  7. Huwaa… Ending yg gantung. Haha… Suka sih, tp rada ngeselin jg. Habisnya yeojanya pasrahan amat TT.TT. Well, ini bgus kok ^^… Keep writing ya.. Oh ya, emg ini udh prnh di post ya?? Ga tau saya.. (ya iyalah aku ga tau, namanya jg ‘ngilang’. Hehe…)

  8. Untuk lebih mendalami FF ini… Aku baca sambil denger lagunya se7en – I’m going crazy o.o

    Miris… Kasiannya dirimu nak 😥 key jahat disini… Huhu u,u

  9. aigoo~
    aku benar-benar merasakan perasaan ceweknya author
    jahat sekali kim ki bum itu
    untung dia tidak begitu kepadaku. hha
    kereen author.. hhe

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s