CP9 – Part 1

CP9

 

Author: Lynda

Cast: Lee Taemin [Taemin SHINee], Ahn Sora, Jung Jinyoung[Jinyoung B1A4], Han Chi Hoon, Han Heamin

Genre: Sci-fi, Action, Romance

Length: Twoshoot

Rating: PG 16

@@@@@@@

“Kau sudah mengirimkan mereka?”

“Ya.. sudah ada di lokasi yang anda perintahkan”

“Bagus, kita tunggu siapa yang akan kembali”

@@@@

Aku….?

Aku ini apa…?

Kenapa rasanya hangat…?

Tempat macam apa ini…?

 

“Hey, apa yang kau lakukan ditempat seperti ini…?”

“Master!?”

“Eh?”

@@@@

Lee Taemin adalah seorang pria muda yang tinggal seorang diri di sebuah prefektur yang disebut Distrik E, distrik yang terasing dari peradaban dunia. Meskipun begitu, distrik E adalah sebuah tempat yang luar biasa maju. Digunakan sebagai basis pertahanan dari serangan pihak yang tidak diinginkan. Tempat semua pengetahuan terkumpul, tidak ada yang bisa masuk ataupun keluar.

@@@@

D-1 – Taemin’s House

“Ah sial.. Dimana aku menaruh benda itu?”

Taemin mengobrak abrik isi laci mejanya, tapi sesuatu yang dia cari tidak ia temukan. Frustasi, ia mengacak rambut bawahnya. Tiba-tiba ia terlonjak, sepertinya Taemin berhasil menemukan sesuatu atau lebih tepatnya cara untuk menemukan sesuatu itu.

“Kenapa aku begitu bodoh, sampai tidak ingat mempunyai Robo”

Taemin meraih sebuah kontroler yang berbentuk seperti remote televisi, ia menekan beberapa tombol. Detik berikutnya, muncul sebuah robot yang bentuknya menyerupai anjing. Robot ini merupakan karya Taemin yang pertama, yaah meskipun agak gagal tapi setidaknya robot yang ia berinama Robo itu bisa diandalkan untuk mencari jejak.

“Robo cari benda ini dan temukan!”

Robo menscan foto benda yang disodorkan Taemin kearahnya dengan sinar x yang dipancarkan oleh matanya. Ia mengendus dan berjalan layaknya anjing, sayangnya Robo tidak bisa disebut anjing karena bentuk tubuhnya seperti kotak berkaki empat.

Guk! Guk!

“Kau menemukannya?” Taemin berjalan ketempat yang ditunjuk Robo

“Ini dia! Thanks Robo” Taemin segera meraih tasnya dan berlari keluar dari rumahnya itu.

“Oh! Sial aku lupa kalau jalanan ini ditutup!”

Taemin terpaksa memutar arah, melewati tempat yang disebutnya ‘black hole’ karena memang tempat itu terlalu amat sunyi dan tidak ada penghuninya satupun. Saat ia melewati deretan apartement kosong, matanya tidak sengaja melihat sebuah sosok, Taemin berjalan mendekatinya.

“Hey, apa yang kau lakukan ditempat seperti ini…?”

“Master!?”

“Eh?”

Taemin heran, kenapa perempuan asing ini memanggilnya Master? Ini pasti ada yang salah, pikirnya.

“Maaf, aku bukan—“ Perkataan Taemin terpotong, karena gadis itu menyelanya “Master!” Taemin semakin mengerutkan keningnya “Kau salah orang!”

Taemin bersiap untuk kabur dari hadapan gadis aneh yang memanggilnya master itu tapi tangannya keburu digenggam oleh gadis itu “Jangan tinggalkan aku” Gadis itu berujar pelan.

Taemin menatap mata gadis itu, seperti tersihir entah kenapa perasaannya pada gadis itu… “Baiklah, Kau boleh ikut” Ucap Taemin pada akhirnya.

Gadis itu berjalan mengikuti Taemin. Sebenarnya Taemin agak sedikit risih, ia belum pernah jalan berdua saja dengan seorang gadis, apalagi gadis yang menurutnya sedikit aneh ini memakai pakaian yang sama dengan seorang gadis berambut biru –teman si tokoh utama- (Taemin masih sedikit mengingatnya)di Anime Eureka 7 yang pernah ditontonnya dulu, ia tidak pernah melepaskan matanya dari Taemin, rasanya sungguh tidak nyaman diperhatikan.

“Tunggu disini, aku harus menelpon seseorang” Taemin berjalan kearah sebuah mesin, ia menekan beberapa tombol.

Pengunduhan telepon sekali pakai, siap digunakan

Bersamaan dengan suara yang berasal dari mesin itu, keluar benda yang bentuknya mirip telepon genggam hanya saja benda ini sangat tipis seperti kertas. Taemin mengambilnya, lalu menekan beberapa nomor.

“Hallo?”

“Hallo. Ini aku Taemin. Maaf sepertinya aku tidak bisa kesana sekarang.”

“…………..”

“Ada sesuatu yang mendadak harus kuurus..”

“……………”

“Besok aku pasti akan menemuimu”

“……………”

“Bye”

Taemin segera melipat benda itu, dan membuangnya ke dalam tong sampah yang ada disana “Ayo pergi!”

@@@@

“Siapa namamu?” Tanya Taemin, ia mengamati baik-baik gadis yang baru saja ditemukannya, “Aku tidak tahu..” Jawabnya pelan

Taemin mengerutkan keningnya “Lalu kenapa kau memanggiku master?”, “Aku tidak tahu..” Jawab gadis itu sekali lagi. Taemin terlihat jengkel karena sejak tadi gadis ini hanya menjawab pertanyaannya dengan kalimat yang sama –aku tidak tahu-

Taemin memutar bola matanya, ia meraih gelas softdrink yang ada didepannya, meneguknya dengan sekali tegukan, meletakannya dengan sedikit agak kasar, lalu mulai bertanya lagi “Kau ini aneh, apa tidak ada kata lain yang bisa kau ucapkan”

“Master ingin aku bagaimana?” Oh~ akhirnya, ia bisa mendengar kalimat lain selain aku-tidak-tahu itu, tapi percuma saja, Taemin terlanjur lelah dan sedikit agak emosional malam itu.

“Ah~ Lupakan!”

@@@@

D-2 – Taemin’s Dining Room

“Hey orang-yang-memanggilku-master, ikut sarapan tidak?” Gadis itu mendekati meja makan dan duduk didepan Taemin. Ia memandang semua makanan yang ada diatas meja.

“Tidak usah malu-malu, ayo makanlah!” Gadis itu tersenyum kearah Taemin yang entah bagaimana caranya berhasil membuat Taemin berhenti mengunyah makanannya, ada semburat merah menghiasi pipinya.

“Apa ini?” Tunjuk gadis itu

“Itu roti. Masa kau tidak tahu?” Tanya Taemin heran

“Kau belum pernah memakannya?” Taemin mengambil salah satu roti yang ada diatas piring “Begini cara memakannya” Lanjutnya

Gadis itu mencoba apa yang Taemin lakukan, “Kau suka?”

“Emm!”

“Kalau begitu ayo cepat habiskan, aku ada janji dengan seseorang”

“Baik!”

@@@@

Saint Cafe

“Maaf membuatmu menunggu Chi Hoon hyung” Ucap Taemin pada seorang pria muda, t-shirt merah dan jelana jeans putih tampaknya memang cocok untuk penampilannya.

“Kau sudah datang, Siapa gadis ini eh? Pacarmu ya?” Orang yang dipanggil Chi Hoon itu bertanya sambil tersenyum yang agak licik, matanya menatap dua orang didepannya itu dengan pandangan menggoda sekaligus penasaran.

“Bukan hyung, dia ini.. se..sepupuku.. Ya.. sepupuku..” Ucap Taemin gelagapan, Taemin makin gugup saat Chi Hoon mendekati wajahnya, sepertinya pria itu tau kalau Taemin sedang membohonginya.

“Sepupu? Bukannya kau sendirian disini?” Perkataan Chi Hoon barusan merupakan pukulan telak bagi Taemin. Taemin benar-benar gugup, ia bukan ahli berbohong tentu saja, dan kalaupun dia bisa mengibuli Han Chi Hoon, itu berarti nasibnya sedang untung

“Eh~ Itu, aku juga baru tau kalau dia itu sepupuku” Hanya itu yang berhasil Taemin keluarkan, setelah ia berfikir dengan keras selama dua menit

Chi Hoon mengangkat salah satu sudut bibirnya “Oh~ begitu. Siapa namanya?”

“A.. Ah.. ngg“ Taemin kali ini benar-benar terdesak, ia bahkan tidak sempat memberi nama untuk temuannya itu. “Ahn?” Tanya Chi Hoon yang memastikan telinganya tidak dalam masalah –karena Taemin hanya menggumam tidak jelas sehingga Chi Hoon mendengar seperti yang seharusnya ia dengar-

“Ahn.. So.. Sora! Ahn Sora, Namanya Ahn Sora” Ucap Taemin, untung saja tadi matanya sedikit teralihkan kelangit kalau tidak dari mana dia bisa menemukan nama Sora?

“Dia cantik ya Taemin? Tapi pakaiannya aneh, seperti pakaian pilot mecha saja” Bisik Chi Hoon. “Ah~ Sudahlah hyung~ Kita kesini bukan untuk membahas sepupuku.” Sergah Taemin, ia malas membicarakan sepupumu-cantik-pakaiannya-aneh lebih jauh, karena bisa saja Chi Hoon mengetahui kalau sebenarnya Sora bukan sepupu Taemin (Of,Course)

“Oh! Kau benar, sekarang mana benda itu? Aku ingin melihatnya”

“Ini” Taemin menyerahkan sebuah chip berwarna silver kearah Chi Hoon “Chip ini agak sedikit aneh, aku tidak tahu untuk apa ini?” Lanjutnya

“Baiklah, aku pinjam dulu.”

@@@@

D-3 – Apparete Street

“Sepertinya kita harus beli baju untukmu, Sora” Taemin mengajak gadis yang ditemukannya itu, yang sekarang dipanggilnya Sora kesebuah toko baju, ia bisa melihat banner super besar yang berada diatas toko itu.

CONTRAPOLER, menjual segala jenis baju anak-anak dan dewasa tersedia dalam berbagai ukuran, sedia alat perlengkapan bayi, dan wedding dress segala negara

Taemin mengerutkan keningnya, lalu berjalan masuk kedalam toko itu, dalam hati ia merutuki pendesign banner itu, bisa-bisanya menaruh tombol play dan pause ditengah-tengah gambar seorang gadis kecil yang sedang tersenyum, Omaigat! Benar-benar merusak pemandangan!

Taemin terhenti dan mengamati sekelilingnya “Tapi aku tidak tahu selera perempuan, bagaimana ya?” Taemin nampak bingung, tiba-tiba ada orang yang menepuk pundaknya.

“Taemin?” Sapanya, orang itu tersenyum menampakkan deretan putih gigi-giginya pada Taemin.

“Eh? Heamin” Ucap Taemin

“Tumben kau ada disini? Sedang apa? Eh, siapa wanita cantik itu?” Tanya Heamin bertubi-tubi, ia menyeringai kearah Taemin sambil tidak henti-hentinya memandang Sora, persis seperti yang kakaknya lakukan kemarin.

“Eh, dia sepupuku Ahn Sora.” Jawab Taemin cepat

“Sepupu?” Heamin menaikan satu alisnya, ia tidak pernah ingat kalau Taemin punya saudara disini.

“Ah~ Sudah lupakan, Oh! Heamin, kau mau menolongku?”

“Apa?”

“Tolong pilihkan baju untuknya” Bisik Taemin ditelinga Heamin “Kau kan perempuan, jadi bisa kan?”

“Heh? Berapa kau membayarku?”

“Tolonglah” Pinta Taemin memelas

“Ya..ya..ya.. Baiklah”

Heamin mengajak Sora berjalan kesebuah box putih. Ia meminta Sora untuk masuk kedalam sana. Heamin nampak sibuk menatap layar touchscreen berukuran 12 inch yang terdapat disamping box itu. Sepertinya ia sedang memilih baju apa yang cocok untuk Sora.

“Yang ini aja deh, Ok!” Heamin memencet tombol Buy and Wear yang terdapat dilayar tersebut.

“Taemin!! Cardmu mana?” Teriak Heamin, untunglah pengunjung disana hanya mereka saja, kalau tidak mereka pasti sudah masuk ruang tahan karena merusak ketenangan sekitar.

Taemin berjalan kearah Heamin dan menyodorkan kartunya “Ini!”. Heamin langsung menyambarnya dan meletakannya diatas layar touchscreen itu ditempat yang sudah disediakan.

Terimakasih sudah membeli produk kami

“Kau memilih baju yang seperti apa” Tanya Taemin pada akhirnya

“Kau lihat saja sendiri” Jawab Heamin, Taemin bisa melihat gadis itu sedang tersenyum-senyum agak aneh. Beberapa detik setelah ucapan Heamin itu, box didepan mereka terbuka.

“Cantik..”

“Tentu saja, siapa dulu yang memilih!”

“Bukan itu, dia cantik sekali”

“Oh! Pada dasarnya dia memang cantik, mau dipakaikan apapun tetap saja cantik” Kali ini Taemin harus mengakui kalau pendapat gadis rambut berombak disebelahnya itu benar.

“Ah~ Dasar kau! Sudah ah~ Aku mau pulang, Jaga baik-baik sepupumu yang cantik itu ya!” Ucap Heamin sambil memberikan aksen penekanan pada kata sepupu.

‘Sial sepertinya dia tahu kalau Sora bukan sepupuku’ Pikir Taemin dalam hati

“Apa ini bagus?” Tanya Sora sambil memandang pakaian barunya

“Ya! Kau cocok dengan itu, ayo pulang!”

@@@@

D-4 – Valley Street 09.00 AM

“Taemin?” “Heamin?” Ucap keduanya bersamaan

“Kenapa kita bisa bertemu lagi?”

“Entahlah”

“Oh! Siapa pria itu? Sepertinya aku baru melihatnya”

“Ini temanku, Jung Jinyoung. Jinyoung ini Taemin dan sepupunya Sora”

Pria yang bernama Jinyoung itu memandangi Sora lekat, Sora pun demikian. Mereka saling betatapan, entah apa yang mereka berdua pikirkan.

“Jinyoung, ada apa?” Tanya Heamin, yang merasa aneh dengan kelakuan Jinyoung

“Tidak.. tidak ada apa-apa”

@@@@

Heamin’s Room 08.00 PM

“Nona, boleh aku bertanya?”

Heamin menatap pria disebelahnya sambil mengerutkan keningnya “Tergantung, kalau kau tidak memanggilku Nona lagi aku akan menjawab pertanyaanmu”

“Baik, Heamin bisa beritahu dimana tempat tinggal orang yang bernama Lee Taemin itu?” Heamin heran, untuk apa Jinyoung menanyakan alamat rumah Taemin. Apa ada sesuatu antara Taemin dan sepupunya itu dengan Jinyoung.

“Baiklah, aku akan mengantarmu”

@@@@

Taemin’s House 08.10 PM

“Master?”

“Ya”

“Bolehkah aku bertanya?”

“Ya”

“Kenapa aku merasa berdebar?

PRUUUUUUH

Taemin sukses menyemburkan minuman yang sedang diteguknya setelah mendengar perkataan Sora barusan.

“Kenapa kau bertanya seperti itu padaku?” Ucap Taemin sambil berusaha mengelap sudut bibirnya yang terkena semburan airnya.

“Apa master tau jawabannya?”

 ‘Apa mungkin dia sedang menyukai seseorang, tapi siapa? Mungkinkah..?’ Pikir Taemin dalam hati

“Aku tidak tahu juga” Ucap Taemin pada akhirnya

“Master bohong padaku?”

“T.. tidak, darimana kau tahu kalau aku berbohong hah?”

“Karena wajah master merah” Jawab Sora cepat

“I..itu karena, wajahmu terlalu dekat denganku!” Taemin berusaha menggeser posisinya dengan bergeser kesamping sofa.

“Maaf” Ucap Sora sembari menjauhkan wajahnya dari muka Taemin

“Master!”

“Ya?”

Sora mendekatkan wajahnya lagi pada Taemin, mata coklatnya menatap kedalam mata bening Taemin. Taemin semakin gugup, kalau ada cermin disekitar sana dia pasti sudah melihat wajahnya sendiri yang memerah seperti tomat. Sora semakin mendekatkan wajahnya, dan pada akhirnya ia menempelkan bibirnya di bibir Taemin. Membuat jantung Taemin hampir berlari sprint, kalau saja Sora tidak segera menarik bibirnya kembali dari ciuman aneh yang berlangsung 2 detik itu.

‘Itu first kissku?!’ Pikir Taemin dalam hati sambil memegangi bibirnya sendiri

“Apa yang kau lakukan bodoh!!”

“Master? Aku cuma mengikuti apa yang mereka lakukan” Jawab Sora sambil menyodorkan sebuah koran virtual yang didepannya memuat berita tentang pernikahan anggota dewan kearah Taemin

“Gila! Aku harus membuangnya! Kemarikan!” Taemin merebut koran pembawa bencana atau bisa dibilang koran pembawa keberuntungannya itu dari Tangan Sora, ia berjalan kearah tong sampah didapurnya lalu menekan tombol burn.

“Haah~ Leganya”

@@@@

Taemin’s Front Yard 08.12 PM

Jinyoung menatap tajam kearah jendela rumah Taemin, ia sepertinya sedang memikirkan sesuatu.

“Apa perlu kita masuk kedalam?” Tanya Heamin yang berada disamping Jinyoung, gadis ini sangat bingung dengan kelakuan tidak biasa pria disebelahnya itu

“Tidak.. aku ingin disini saja” Ucapannya sukses membuat Heamin keki

Jinyoung kembali mengamati rumah Taemin, ia tidak berkedip sedikitpun. Heamin merasa bosan karena dia harus berdiri disitu juga menemani Jinyoung. Gadis itu teringat sesuatu, ia merogoh saku Hoodienya, lalu mengeluarkan mesin game dari sana. Gadis itu tampak serius bermain dengan game yang-entah-apa-itu.

“Nona, aku sudah selesai. Sebaiknya kita pulang”

“Hah?” Ucap Heamin kaget, apa Jinyoung punya kepribadian menyebalkan seperti ini, seenaknya saja menyuruh orang pikir gadis itu “ Ya..ya..ya.. Baiklah” Lanjutnya sembari memasukan lagi mesin gamenya kedalam hoodie putihnya itu.

Heamin berjalan didepan Jinyoung, gadis itu berjalan sambil menatap langit malam diatasnya. Hampir saja dia terjatuh kalau saja Jinyoung tidak memegang lengannya.

“Nona baik-baik saja?”

“Ya.. thanks Jinyoung” Jinyoung kembali berjalan sambil memegang tangan kanan Heamin.

“Jinyoung?”

“Tidak apa kan kalau seperti ini?” Ucap Jinyoung sembari tersenyum manis kearah Heamin

“Emm!”

@@@@

D-5  – ‘Black Hole’

“Halo CP9, Senang bertemu denganmu lagi!” Ucap seorang laki-laki muda kearah seorang wanita berseragam putih dengan campuran warna biru.

“Mau apa KAU?” Ucap wanita itu

“Serahkan chipnya!”

“Aku tidak tahu” Jawabnya datar

“Tidak mungkin KAU belum menemukanNYA sementara kemarin kau terkejut melihatKU. Bukan begitu?”

“Bodoh! Kita tidak akan ingat sampai kita berdua saling bertemu atau salah satu dari kita melihat chip itu” Lanjut laki-laki itu

“Lalu apa yang kau mau dariku?”

“Tentu saja chipnya, tidak akan kubiarkan kau membawanya lebih dulu”

“Sudah kubilang, tidak ada padaKU”

“Lalu ada dimana?”

“Biarpun aku tau, aku tidak akan mengatakannya”

“Bodoh!”

Laki-laki itu menekan gelang yang ada ditangan kirinya, detik berikutnya gelang berwarna hitam itu berubah menjadi handygun dengan kecepatan tembak 360 m/s. Ia memamerkan evil smirknya. Wanita itu tersenyum meremehkan, ia menekan gelang yang sama seperti milik  laki-laki itu dan berubah menjadi revolver.

Mereka berdua saling menembaki satu sama lain, karena merasa hal ini percuma, kedua orang itu merubah mode senjata mereka lagi dengan sebuah katana. Keduanya saling menyerang, tapi mereka berdua sama-sama mahir memainkan pedang.

“Sudah kubilang ini percuma, kita itu setara”

“Diam kau!”

TRAANG

Entah apa yang terjadi, tapi katana milik wanita itu terpelanting dan menancap kedinding.

“Haa! Rupanya kau menjadi lemah sejak bertemu dia ya”

“Tutup mulutmu CP8”

Wanita itu dengan cepat merubah tangan kanannya menjadi sebuah senjata berdaya ledak tinggi, ia mengarahkannya tepat ketubuh laki-laki yang dipanggilnya CP8

KABOOM

Wanita itu segera berlari dan pergi dari tempat yang sudah ia luluh lantakan itu.

Uhuk.. Uhuk..

“Sialan kau CP9, Jangan kau kira aku akan kalah semudah itu!”

@@@@

D-6  – Taemin’s House 08.00 AM

Taemin sedang mengamati koran virtualnya, ia tertarik untuk membaca berita yang menjadi headline news disana.

KOTA DISERANG,

Daerah pemukiman tua Apertice, yang kini sudah tidak berpenghuni diserang oleh orang tidak dikenal. Petugas mengatakan, mereka mungkin anggota kelompok Saparitis. Kota tua Apertice kini tinggal puing-puing. Salah seorang saksi mata mengatakan, kalau dia melihat seorang wanita yang keluar dari tempat itu. Tidak jelas diketahui identiasnya, Petugas masih memeriksa dan mengumpulkan bukti. Walikota mengumumkan Siaga 1 dan warga tidak boleh berkeliaran dimalam hari.

Taemin tidak meneruskan bacaannya, ia nampak berfikir. Bukankah semalam tiba-tiba saja Sora menghilang seharian dan pulang dengan pakaian kotor sana-sini. Apa mungkin dia? Taemin terus menerka-nerka dikepalanya, apa mungkin Sora yang melakukannya? Tapi ini benar-benar tidak masuk akal.

“Sora!”

“Ya, Master” Sahut Sora sambil tersenyum kearah Taemin

‘Tidak mungkin dia pelakunya.. Tidak mungkin’

“Tidak apa-apa..” Ucap Taemin pada akhirnya

@@@@

Han Family House 08.00 AM

“Waah~ Ini mengerikan! Oppa! Coba lihat” Heamin menunjukan koran virtualnya pada Chi Hoon, kakak laki-lakinya.

“Siapa yang melakukannya?” Tanya Chi Hoon setelah ia selesai membaca

“Aku tidak tahu, yang pasti orang itu berbahaya! Benarkan Jinyoung”

“………………….”

“Jinyoung, kau kenapa?” Tanya Heamin yang melihat Jinyoung terlihat sakit, apalagi setelah kemarin ia pulang dengan pakaian robek sana-sini.

“Aku baik-baik saja Nona”

@@@@

Chi Hoon Bedroom 11.00 PM

“Kenapa kau malam-malam kesini? Kau tidak tidur eh?” Tanya Chi Hoon pada adiknya itu, Heamin duduk dikasur Chi Hoon sambil menendang nendang bantal kakaknya yang sebelumnya ia jatuhkan dulu kelantai.

“Oppa~ Apa kau merasa ada yang aneh dengan Jinyoung?”

“Eh? Memang kenapa?”

“Aku rasa ada sesuatu yang disembunyikannya dari kita”

“Oh~” Respon Chi Hoon singkat, ia masih sibuk didepan meja belajarnya sambil mengutak atik sesuatu di  laptop putihnya.

“Oppa!! Kau itu memperhatikanku tidak sih!! Apa sih yang kau kerjakan!?”

“Aku sedang memeriksa sebuah chip yang diberikan Taemin, sampai sekarang aku belum tahu apa fungsinya” Jawab Chi Hoon, yang bagi telinga Heamin nada suara kakaknya itu naik satu oktaf.

“Oppa lebih sayang Chip daripada adik sendiri ya!”

“Heamin~ Jinyoung mungkin punya masalah yang tidak ingin disentuh. Itu privasinya, kau jangan mencampurinya~ Sudah, kembali tidur!”

“Aissh~ menyebalkan!” Heamin berjalan keluar dari kamar kakaknya dengan tampang sebal. Saat ia berjalan kekamarnya yang terletak dilantai dua, ia tidak sengaja mendapati pintu kamar Jinyoung terbuka sedikit.

‘Kenapa dibiarkan dibuka?’

Heamin berjalan mendekati pintu kamar Jinyoung, saat ia hendak menutupnya, gadis itu mengintip sedikit kedalam kamar Jinyoung.

‘Dia tidak ada dikamar kemana dia?’

@@@@

D-7 – Taemin’s House

Pip Pip

“Ya.. Hallo?”

“Taemin, ini aku Han Heamin!”

“Ya, ada apa?” Samar-samar Taemin mendengar suara decutan peluru.

“Taemin, apa kau menemukan Sora sekitar 6 hari yang lalu?”

“Eh? Memang kenapa?”

“Apa dia memanggilmu dengan sebutan Nona atau Master atau sejenisnya?”

“Dari mana kau tahu?”

“Karena Jinyoung juga begitu!”

“Apa?”

“Dan kau pasti lebih kaget lagi kalau kukatakan mereka sedang bertarung!”

-CP9|End of Part 1 of 2-

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

24 thoughts on “CP9 – Part 1”

  1. Firstkah??
    Ini critanya ada tentang ITnya gitu ya??
    Trus itu ada Koran Virtual, D-1, D-2,, maksudnya apa thor??
    Kayaknya seru nih,, Penasaran ma tuh cewekk,, Lanjut thor,, 🙂

  2. Wahhh.. fresh nih idenya, hehe.. Seperti District 9 kah? yang terisolir gitu, tapi disini lebih maju ya teknologinya, keren! Lanjut ya author 🙂

  3. Woahhhh
    Penasaran walopun kurang ngerti
    Sebenernya siapa mereka berdua
    Bukan chipnya ada di choi hoon
    Dan taemin ama sora bakal ada sesuatu wehehe
    Lanjutt

  4. mwo???? itu cewek pakai baju Eureka yang super pendek itu??? *ngebayangin Renton(jduak!)*
    waaahh, keren nih! jarang2 hyunnie tertarik baca ff sci-fi
    ditunggu part 2nya ya~
    hwaiting^^

  5. ‎​​​ː̗̀(☉,☉)ː̖́ ew! X_X…. Keren thor…. Canggih bener tu telephon umum ήƔª… Biza ϑī buang Ќl☺ Uϑαh ϑī Þªќe… 4 thumbs up untuk author….

  6. Wuah.. aku langsung ngebayangin District 9, Tron, dan banyak film IPTEK lain… Huahahaha…
    Aku menduga, kayaknya si sora sama jinyoung itu CP9 dan CP8.. terus mereka mungkin semacam nemuin atau memiliki chip penting yang pada akhirnya jatoh/ketinggalan/sengaja diletakan di rumah taemin.
    trus si jinyoung kayaknya jahat deh.. dan sora gamau si jinyoung berbuat jahat dengan menggunakan chip itu… Hehehe…
    hanya coba berimajinasi doang XD
    keren asli, thor!!!!!! jarang bgt ada yg kayak gini.. telpon umunya keren.. tapi global warming dong… sekali pake langsung buang aja XD huehehehehehe….
    tapi aku agak binugng, kok banyak banget kata yang ditulis pake “italic”??

    chapter 2-nya lanjutin yg cepet yah 🙂

  7. waaaa~ makasih udah mau baca FF ini yaaa~
    semuanya~ hmm mungkin sudah ada yg berspekulasi tentang endingnya ya?
    hihihi~ tenang aja semuanya bakal terjawab kok di part 2nya…
    dan sebagai info cuma ada satu yg selamat *emberbocor*
    caauu!

  8. CP 8 sama CP 9 nya keren tangannya bisa jadi senjata..

    aku suka suka suka..
    ditunggu lanjutannya ya thor.. 😀

  9. Suka-suka 🙂
    Tapi kalau lebih banyak narasi mungkin akan lebih dapet feelnya deh ^^
    Auhornya kemana ya?
    Kok gak bales komennya? Tolong ani di balesin yaaa ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s