She Is Not My Girlfriend, She Is My Wife – Part 9

TITLE: SHE IS NOT MY GIRLFRIEND BUT SHE IS MY WIFE part 9

Author : Pupuh , @pupuhmaknae ( wordpress: http://pupuhleehyoki.wordpress.com )

Maincast : Lee Taemin , Tasya (Song Seohye)

Support cast : Member SHINee , member xxx ,dll

Length : chaptered

Genre : romance

Rating : PG15

Summary : Tasya seorang yeoja dari member XXX (baca triple x , bukan f(x) semacam GB baru) keturunan dari Indonesia-Korea yg tidak suka di panggil nama koreanya.. lalu ia di jodohkan dengan Taemin oleh pemilik SM hanya untuk kepopuleran semata..

‘Aku akan menjadi umma dan Taemin adalah appanya. ? Omooo’

TASYA POV

Aku mengusap pelan perutku , hamil ? sama sekali tidak pernah terbesit di kepalaku. Entah apa yang ku rasakan , senang atau malah sebaliknya aku merasa sedih. Aku senang karna sekarang aku sudah mengandung anak dari seorang Lee Taemin , tapi.. sekaligus aku juga merasa sedih , lebih tepatnya aku meraca cemas. bagaimana karirku dan juga sekolahku ?

Kulihat Taemin terlihat sangat senang , dia sekarang sedang asik berdiskusi dengan Key Oppa tentang cara merawat anak yang baik.

‘kalau yeoja aku ingin kamarnya nanti berwarna biru muda , kalau namja aku ingin kamarnya berwarna hijau’

Yah.. seperti itulah yang kudengar dari mulut Taemin, aku hanya memasang wajah datar lalu menghela nafas panjang . Aku sama sekali belum siap menjadi seorang umma , ditambah lagi umurku dan umur Taemin masih sangat muda.

‘Hamil.. hufft.. ’ aku menghela nafas.

‘Kau kenapa Tasya-ah ?’ tanya Misun unnie yang sepertinya menyadari kegelisahanku

Aku menoleh kearahnya sebentar lalu menggeleng pelan , tidak mungkin aku bilang kalau aku belum siap menjadi seorang umma.

***

MINHO POV

Tasya hamil , jadi sekarang Tasya sudah mengandung anaknya Taemin. Sepertinya aku benar-benar harus menanam perasaanku dalam-dalam.

Aku beranjak keluar kamar lalu duduk di sofa ruang tengah , aku tidak sanggup mendengar pembicaraan Key dan Taemin yang terus-terusan membahas bayi yang ada di kandungan Tasya.

Aku menutup wajahku dengan telapak tangan , tidak… aku tidak boleh menangis. Ayolah Choi Minho , tidak apa-apa mengalah dengan dongsaengmu sendiri , dan juga cintamu itu bertepuk sebelah tangan.

Tiba-tiba kurasakan seseorang menepuk pundak ku , aku segera menoleh kearah pemilik tangan tersebut

‘Jonghyun hyung ?’

‘Kau sedang apa di sini ?’ tanyanya lalu duduk disamping

‘Eum.. Aku.. Aku hanya’

‘Tidak tahan mendengar pembicaraan Key dan Taemin’ potong Jonghyun hyung

Aku mengernyitkan dahiku , dari mana ia bisa tahu ? pikirku dalam hati

‘Sudahlahlah , kau tidak usah berbohong kepadaku. Siapapun yang melihatmu pasti juga akan tau kalau kau menyukai Tasya’ lanjut Jonghyun hyung lagi

‘Jeongmalyo ? apa ekspresiku terkadang terlalu berlebihan ?’ tanyaku sambil membulatkan mataku

Kulihat ia terkekeh , setelah itu hening sebentar selama beberapa detik

‘Lupakan Tasya’ Ucap Jonghyun hyung sambil menepuk pundak ku (lagi)

Aku menoleh ke arahnya , kulihat ia menganggukkan kepalanya seolah berkata ‘kau pasti bisa’

‘Baiklah hyung , aku akan mencobanya’

***

AUTHOR POV

Keesokan harinya..

@hospital

‘Kleeek’ pintu ruangan dokter kandungan terbuka

Tampak Tasya keluar dengan wajah sumringah dan tampak sangat cerah , Yap… hari ini Tasya memeriksa tentang kehamilannya bersama Taemin dengan dokter pribadi keluarga Tasya.

‘Minnie’ Tasya berlari  kearah Taemin , Taemin segera beranjak dari tempak duduknya ketika melihat Tasya datang sambil membawa selembar kertas

‘Bagaimana hasilnya ? Kau sepertinya sangat senang, apa kau benar-benar hamil ?’ Kini giliran Taemin yang tersenyum penuh harap.

Tasya hanya tersenyum misterius sambil menunjukkan selembar kertas yang ia pegang kepada Taemin

‘Kau tidak hamil ?’ tiba-tiba wajah Taemin berubah surut ketika melihat tulisan ‘Negatif’ di kertas tersebut

Tasya membalasnya dengan anggukan lalu merangkul lengan Taemin yang notabene adalah suaminya.

‘Kata dokter aku hanya keracunan makanan , tapi tidak begitu serius , itulah yang menyebakan aku mual , dan di tambah lagi jadwal makanku yang tidak teratur’ jelas Tasya kepada suaminya

‘Aku tau kau kecewa , tapi kita bisa mendapatkannya nantikan ? jujur saja , aku belum siap menjadi seorang Umma’ lanjut Tasya sambil menyenderkan dagunya di pundak Taemin

Taemin menghela nafas sebentar , nampak sekali kekecewaan di wajahnya.

‘Padahal aku sudah sangat berharap’ ucap Taemin pelan ,tapi masih bisa di dengar dengan jelas oleh Tasya.

‘Mianhae’ ucap Tasya sambil menundukkan kepalanya

‘Ah.. aniya. Mungkin belum saatnya kita untuk mempunyai anak , seperti yang kau bilang tadi , kita bisa mendapatkannya nanti kan ?’ Ucap Taemin berusaha menghibur Tasya , ia sedikit bersalah kepada istrinya.

‘Kau tidak marah atau kecewa kepadaku ?’ tanya Tasya sambil menyatukan kedua jari telunjuknya yang menyebabkan ia terlihat seperti anak-anak

Taemin menggeleng cepat , ia segera merangkul bahu Tasya lalu berbisik ke telinganya

‘Kita bisa membuatnya lagikan ?’

PLAK

‘Yaa… kenapa sekarang otak mu menjadi sangat yadong’ Ucap Tasya , sementara Taemin mengusap-ngusap kepalanya

‘Hehehehehe… Mehrong :P’ Taemin segera berlari meninggalkan Tasya

‘Yaa… Taemin-ah . Awas saja kau’

***

@Dorm SHINee

‘Mwo ?? jadi Tasya tidak hamil ?’ ucap Key shock setelah mendengar cerita dari Taemin

‘Ne hyung , padahal aku sudah berencana ingin membeli peralatan bayi’ ucap Taemin lemah sambil menyenderkan tubuhnya di sofa ruang tengah

‘Sudahlah Taemin-ah , mungkin Tuhan belum mengijinkan kalian untuk mempunyai seorang anak’ Kini Minho yang yang berusaha untuk menenangkan Taemin

Taemin tersenyum lalu mengangguk setelah mendengar perkataan hyungnya, baru kali ini Minho berbicara lembut kepada Taemin setelah seminggu terakhir ini.

TING TONG

Bel dorm SHINee berbunyi

Onew segera beranjak dari tempat duduknya , lalu membuka pintu dorm

‘Annyeonghaseo oppa’ ucap Tasya, Hyosang  dan Yunhee berbarengan

‘Annyeonghaseo, ternyata kalian , aku pikir manager hyung.  silahkan masuk’ balas Onew lalu mempersilahkan mereka untuk masuk

‘Ne gomawo oppa’ ucap Yunhee ramah

Sesampainya di ruang tengah , Tasya, Hyosang dan Yunhee langsung di sambut (?) oleh member SHINee lainnya

‘Waaaaaah , Tasya-ah  Hyosang-ah, Yunhee-ah kalian datang kemari ? Apa Misun tidak ikut ?’ tanya Key yang sepertinya sangat ‘excited’

‘Oppa ada perlu apa mencari Misun unnie ? jangan-jangan…..’ Kini Yunhee mencoba untuk menggoda Key , wajah Key langsung berubah merah.

‘Aissh.. kau ini’ Key langsung menjitak kepala Yunhee

‘Ya… Oppa.. sakit’ Kini Yunhee membalas dengan mendaratkan jitakan di kepala Key

‘Ngomong-ngomong kalian ada perlu apa datang kemari ? apa ada hal yang penting ?’ Tanya Taemin bingung ketika melihat Tasya dan Yunhee yang datang tak di jemput , pulang sepertinya perlu diantar , walaupun hanya sampai di depan dorm.

‘Aku kesini mau memberikan surat dari Daddy untukmu , Umma dan Daddyku tiba di Seoul tadi Siang’ Jawab Tasya sambil menyerahkan surat yang ia pegang kepada Taemin

‘Ige mwoya ?’ Tanya Taemin bingung dengan surat yang ia pegang

‘Nanti kau juga akan mengetahuinya , tapi jangan di buka sekarang. Nanti kalau aku , Hyosang dan Yunhee sudah pulang baru kau lihat isi surat itu’ jelas Tasya kepada Taemin

‘Hyosang-ah , bisa kita bicara sebentar ?’ Kini Minho yang mengeluarkan suara bassnya

‘Uh.. coyyo ?’ Tanya Hyosang heran sambil menunjuk dirinya sendiri

‘Ne.. Ayo ikut aku’ Kini Minho menarik tangan Hyosang lalu meninggalkan yang lainnya

‘Sepertinya akan banyak sekali yang cinlok’ ucap Jonghyun sambil melihat Minho dan Hyosang

‘Ne kau benar Jonghyun-ah , sepertinya hanya aku dan kau saja yang yang tidak terjebak cinta lokasi antara SHINee dan Triple x’ ucap Onew menambahkan

BUUK

Sebuah bantal kursi melayang tepat di kepala Onew

‘Upps… Sorry’ ucap Taemin sambil menunjukkan huruf v ditanganya

***

TAEMIN POV

‘Taemin-ah , kau dan Jonghyun hyung pergi supermaket sebentar. Tolong belikan makanan kecil dan juga buah-buahan’ Suruh Key hyung ketika aku sedang mengobrol dengan Tasya

‘Aiiish hyung.. Kau menganggu saja , kenapa kau tidak menyuruh Onew hyung atau Minho hyung saja’ Protesku

‘Kau ini seperti tidak tau saja dengan Onew hyung , aku tidak mau nanti belajaannya penuh dengan snack , kalau Minho aku tidak tau dimana dia sekarang’ jelas Key hyung

‘Sudahlah , kau pergi saja. Aku tidak akan pulang ke dorm , jadi kau tenang saja’ Ucap Tasya berusaha meyakinkanku

‘Ne… Tapi janji jangan pulang ya’ Ucapku lagi meyakinkan

‘Iya Minnie , sudah sana pergi , coba lihat Jonghyun oppa sudah menunggumu’ ucap Tasya sambil menunjuk kearah Jonghyun hyung yang berdiri di dekat pintu

‘Ya… Taemin palli’ Panggil Jonghyun hyung

‘Ne hyung , cangkaman’ ujarku lalu beranjak dengan segudang perasaan malas

***

‘Huaaaaaaaaah…. Semuanya sudah di masukan Taemin-ah?’ Tanya Jonghyun hyung sambil meletakan belajaan yang kami bawa di jok mobil

‘Ne hyung’ balasku singkat

‘Ya sudah , ayo kita kembali ke dorm. Pasti mereka sudah menunggu kita’ ajak Jonghyun hyung

Kami pun segera melesat kembali menuju dorm.

Sesampainya di dorm , aku dan Jonghyun hyung cukup kesulitan membawa belajaan kami yang terdiri dari minuman kaleng , snack , buah-buah dan makanan ringan lainnya.

‘Ya.. Jonghyun hyung , Taemin-ah’ Kudengar suara berat seorang namja memanggilku dan Jonghyun hyung

Kuarahkan pandanganku kearah suara itu begitu juga dengan Jonghyun hyung , ternyata Minho hyung dan Hyosang

‘Kalian dari mana ?’ tanya Minho hyung ketika melihat kami yang kesulitan membawa belajaan

‘Iya Oppa , kenapa Kalian membawa Banyak sekali snack’ Tanya Hyosang bingung sambil mengintip isi dari kantong plastik yang kubawa

‘Kami dari Supermarket , bisa kalian bantu kami untuk membawa ini semua ?’ Pinta Jonghyun hyung kepada Hyosang dan Minho hyung

Minho hyung dan Hyosangpun mengangguk lalu mengambil beberapa plastik yang berisi snack dari ku dan Jonghyun hyung

***

Sesampainya di depan dorm , aku bingung kenapa dorm menjadi gelap. Mati lampukah ? Aku segera ingat dengan Tasya , Omo diakan phobia kegelapan.

Aku segera menyerahkan bawaanku kepada Minho hyung lalu segera masuk kedalam dorm

‘Ya Taemin-ah..’ Kudengar protes Minho hyung , tapi aku tidak memperdulikannya karna sekarang yang ada dipikiranku adalah Tasya

Pada saat sampai di ruang tengah , aku melihat Onew hyung , Key hyung dan Yunhee berada di ruang tengah dengan di temani oleh rampu emergency

‘Kau sudah pulang Taemin-ah ?’ Tanya Onew hyung

‘Mana Jonghyun hyung ? kenapa kau tidak membawa belanjaan yang kusuruh ?’ Kini Key hyung yang bertanya

‘Hyung kenapa di dorm mati lampu ?’ tanyaku balik tanpa memperdulikan pertanyaan Key hyung yang barusan

‘Sedang ada perbaikan , mungkin setengah jam lagi baru akan hidup’ Jawab Onew hyung sambil melihat jam layar handphonenya

‘Trus Tasya dimana ?’ tanyaku dengan mimik panik

‘Tasya tadi ada di dapur , tapi sampai sekarang belum kembali. Waeyo Taemin ?’  Kini Yunhee yang bertanya sambil kebingungan karna melihat Taemin seperti cacing kepanasan

‘Aiiish , masa kau tidak tahu tentang Tasya phobia dengan kegelapan’ Kulihat Yunhee mengernyitkan dahinya lalu setelah itu menepuk jidatnya

‘Omo.. aku lupa’ ucap Yunhee

Aku segera berlari kearah dapur , sesampainya disana aku tidak dapat melihat sekeliling , karna didapur benar-benar sangat gelap.

Tiba-tiba Key hyung , Onew hyung dan Yunhee juga datang menyusulku , untungnya mereka membawa sentar. Key hyungpun segera mengarahkan sentarnya kearah sekita rdapur , dan ku lihat Tasya pingsan di dekat kulkas.

‘Tasya’ Pekikku lalu menghampiri Tasya

Segera kupangku Tasya sambil menepuk-nepuk pipinya

‘Tasya.. irreona.. Tasya’ panggilku sambil dari tadi menepuk-nepuk pipinya

‘Sebaiknya kita bawa Tasya ke kamar Tamu’ Usul Onew hyung

Aku mengangguk menyetujui usul Onew hyung , aku pun segera mengendong Tasya menuju kamar Tamu tersebut.

***

Aku merebahkan tubuh Tasya di tempat tidur yang berukuran king size tersebut , Aku menutupi tubuhnya dengan selimut.

CLING

Seketika lampu di dorm akhirnya hidup , aku dan yang lainnya pun bernafas lega , Setidaknya nanti pada saat Tasya bangun dia tidak akan ketakutan.

Aku merapikan rambut Tasya yang menutupi wajahnya , Perlahan kuelus pelan rambutnya. Aku menyalahkan diriku sendiri karna aku tidak bisa menjaga istriku sendiri , padahal sebelumnya aku sudah berjanji pada Jungwoon hyung.

‘Mianhae Taemin , andai saja aku tadi tidak lupa kalau Tasya phobia kegelapan , pasti tidak akan terjadi seperti ini’ ucap Yunhee sambil menunjukkan wajah menyesal

‘Kau tidak perlu minta maaf , karna ini memang bukan salahmu Yunhee-ah’ ucapku sambil tersenyum kearahnya

‘Hyosang-ah , apa kau tau penyebab Tasya phobia dengan kegelapan ?’ Tanya Minho hyung kepada Hyosang , sementara aku masih saja membelai rambut Tasya sambil duduk di tepi tempat tidur

‘Mollayo , kami para member triple x tau kalau Tasya phobia kegelapan karna Tasya pernah berteriak di kamar ketika Miyu mematikan lampunya , tiba-tiba wajahnya seketika pucat dan badannya bergetar hebat’ Jelas Hyosang di sertai dengan anggukan Yunhee

‘Kalau kau Taemin-ah , apa kau tau penyebab Tasya phobia kegelapan ?’ Tanya Jonghyun hyung kepadaku

Pada saat aku ingin menjawab , tiba-tiba kurasakan tangan Tasya bergerak , sepertinya ia akan sadar. Perlahan ia mngerjap-ngerjapkan matanya lalu melihat kesekeliling

‘Aku dimana ?’ Tanya Tasya dengan suara parau

‘Kau sedang ada di kamar tamu , tadi kau pingsan di dapur. Gwenchana ?’ tanyaku memastikan keadaannya

Ia mengangguk pelan lalu mengambil nafas berat dan mengeluarkannya.

‘Taemin-ah , kami semua pamit keluar ya’ pamit Jonghyun hyung sambil menepuk pundaknya , akupun membalasnya dengan anggukan

Sekarang hanya ada aku dan Tasya di ruangan ini , akupun naik ke atas tempat tidur lalu duduk di samping Tasya.

‘Kau tau tadi aku sangat cemas ? aku takut terjadi sesuatu hal yang buruk denganmu’ ucapku sambil mengelus puncak rambutnya

Kulihat i tersenyum , kemudian ia segera beranjak dari tidurnya lalu duduk dan bersandar di tepi tepat tidur

‘Apa kau tidak ingin tau kenapa aku phobia dengan kegelapan ?’ tanya Tasya sambil menatapku

Aku sebenarnya sudah mengetahui semuanya dari Jungwoon hyung , tapi aku ingin mendengarnya langsung dari mulut Tasya

‘Aku sebenarnya ingin sekali mengetahuinya , tapi aku tidak akan memaksamu untuk menceritakannya’ ucapku sambil memegang tangan kirinya dan Cup… aku mencium pipinya

Kulihat ia tersenyum menerima perlakuanku , setelah itu ia manarik nafas dalam-dalam

‘Dulu.. Aku dan Jungho oppa pernah pergi camping dengan Jungwoon oppa atau biasanya kupanggil dengan sebutan kak Mike. Malamnya aku bermaksud untuk jalan-jalan dengan Jungho , tapi…..’ ia mengehela nafasnya sebentar

‘Aku dan Jungho oppa tersesat di hutan , dan di tengah jalan kami berdua terpisah. Aku benar-benar takut-takut pada saat itu , hutan itu benar-benar gelap , aku tidak bisa melihat apapun’ Kini dapat kulihat mata Tasya memerah , sepertinya dia menahan tangisannya

‘Semalaman aku terus saja berada di hutan itu , dan paginya aku ditemukan oleh Kak Mike. Tapi… Jungho oppa…’ Tasya tidak melanjutkan kata-katanya , aku segera mendekap ia kepelukannku

‘Jungho oppa jatuh ke jurang dan ia ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa’ lanjutnya sambil terisak di pelukanku , aku mengelus punggungnya sambil mencium puncak kepalanya

Setelah ia agak tenang , aku agak meregangkan pelukanku lalu menatap wajahnya.

‘Kau tidak perlu takut lagi , Aku janji akan selalu menjagamu , i will protect my wife’ ucapku sambil mengusap airmatanya

Aku mencium puncak kepalanya , dan setelah itu mencium lembut bibirnya.

TOK TOK TOK

Spontan aku dan Tasya melepaskan ciuman kami  , akupun segera beranjak dari tempat tidur lalu membuka pintu kamar.

‘Ada apa ?’ tanyaku sedikit sewot , karna moment ku dan Tasya sedikit terganggu

‘Apa aku dan Yunhee menganggu kalian ? hehehe.. mianhae. Aku dan Yunhee hanya ingin pamit pulang kedorm’ ucap Hyosang sumringah

‘Kalian akan pulang kedorm ? trus Tasya ?’ tanyaku bingung

‘Sepertinya ia menginap dulu malam ini , aku tidak tega untuk mengajaknya pulang dengan keadaannya yang seperti itu. Lagipula disini juga ada kau yang menjaganya’ Jelas Yunhee

‘Kalau begitu kami pulang dulu ya.. Tasya unnie kami pulang dulu , besok kami akan mengantarkan pakain untukmu.. Annyeong’ Pamit Hyosang kepada Tasya , Tasya hanya membalasnya dengan anggukan lemah.

Aku mnutup pintu kamar dan kembali ketempat tidur , sepertinya malam ini aku akan tidur dikamar ini. Aku jadi ingat dengan surat yang di berikan Tasya tadi , aku segera merogoh saku celanaku.

‘Apa aku boleh membukanya sekarang ?’ tanyaku kepada Tasya

Kulihat ia terkekeh , ia pun mengangguk menyetujui permintaanku. Aku segera mengambil surat dari dalam amplop tersebut lalu kemudian membacanya.

Aku membulatkan mataku , ternyata Daddy Tasya mengundangku untuk acara makan malam. Tiba-tiba aku menjadi gugup sendiri , walaupun sebelumnya aku sudah tau kalau hal ini cepat lambat pasti akan terjadi

‘Kau tidak usah gugup seperti itu , Daddy tidak makan manusia kok’ ucap Tasya mencoba menghiburku , tapi aku sama sekali tidak terhibur -__-

***

Keseokan harinya aku terbangun dari tidurku , aku melihat sekelilingku , ternyata Tasya sudah tidak ada di samping.

Aku beranjak dari kasur lalu pergi kekamar mandi . Setelah itu aku memakai baju seragam sekolahku dan segera pergi menuju ke ruang dapur untuk sarapan. Kulihat Tasya kaget melihat penampilan ku , setelah itu dia terkekeh pelan

‘Aku baru ingat kalau suamiku ternyata masih sekolah’ ucapnya sambil menyiapkan sarapan untukku dan hyung-hyungku

‘Tentu saja kau tidak ingat , Akukan selalu bersikap dewasa didepanmu’ balasku

Tasya pun segera pergi kedalam kamar , aku pun menghampiri lalu memeluknya dari belakang , dan juga aku tidak lupa untuk menutup pintunya

‘Waeyo ? bukankah kau ingin pergi ke sekolah ?’

‘Aku tidak akan pergi kesekolah sebelum istriku memberika morning kiss untukku’ ucapku sambil meletakkan daguku di pundaknya

Kudengar ia terkekeh , perlahan ia melepas pelukanku lalu berhadapan denganku. Ia mendekatkan bibirnya dengan bibirku dan

CUP

***

AUTHOR POV

Malamnya artis SM sedang berkumpul di gedung SM untuk merayakan untuk konser  SM Town di Paris.

‘Taemin oppa’ Panggil Sulli

Taemin yang sedang berbicara dengan hyungnya segera menoleh  ke arah Sulli , Taemin sempat kaget ketika Sulli memanggilnya.

‘Bisa kita berbicara sebentar’ pinta Sulli

Taemin hanya bisa mengangguk menyetujui permintaan Sulli

***

‘Waeyo Sulli-ah ?’ tanya Taemin ketika mereka berdua meninggalkan keramain pesta

‘Eum… Aku hanya ingin memastikan sesuatu’ jawab Sulli

‘Untuk apa ?’ Tanya Taemin

Sulli menarik nafas sejenak lalu berkata ‘Sebenarnya perasaan oppa kepadaku seperti apa ? Apa sama dengan yang oppa rasakan ketika bersama Tasya unnie ?’

Taemin membulatkan matanya setelah mendengar pertanyaan Sulli.

Tanpa mereka sadari , ada seseorang yang sedang mendengarkan pembicaraan mereka dan Orang itu adalah Tasya.

TBC

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

26 thoughts on “She Is Not My Girlfriend, She Is My Wife – Part 9”

  1. Kok terasa lebih singkat ya thor part ini?atau cuma perasaan aku?aaaaah penasaran apa yg mau sulli bilang ke taemin?lanjutanyya jangan lama2 ya thoor hehhe

  2. Ngomong-ngomong part 8 nya mana??
    Perasaan terakhir aku baca baru part 7..
    Kok udh langsung part 9 aj..

  3. Aishhhhhh
    Sulliiiii
    Udah lah taemin udah nikah
    Dia udah cinta sama tasya
    Haduh pernikahan taesya susahnya
    Selalu diterpa masalah *abaikan*
    Tapi biar gimanapun, gaboleh berantem
    Harus tetap harmonis se-la-ma-nyaaaaaa
    Lanjut

  4. ihh unyu banget sih mereka hehehe
    taemin udh cinta sm tasya tuh jgn ganggu deh ssul hehehe #plakk
    ditunggu lanjutannya

  5. hyaaaaaaa, ngakak aku ngebayangi Taem ngegendong baby dengan wajahnya yang cute!
    *kalo dia dengar aku pasti diamuk*
    hahahaha, manly cute dia mah!

    Kya, kenapa lagi itu, kuharap taem gak, ngomong hal yang membuat Tasya sakit (?)

  6. Waaah jangan sampe td si taemin salah jawb dan bkin tasya sdh . . .
    Minho sm hyosang td ngapain ya?
    Penasaran! Lanjud!!jawb dan bkin tasya sdh . . .
    Minho sm hyosang td ngapain ya?
    Penasaran! Lanjud!!

  7. Waaah jangan sampe td si taemin salah jawb dan bkin tasya sdh . . .
    Minho sm hyosang td ngapain ya?
    Penasaran! Lanjut~~

  8. itu kenapa lagi? Taemin jawab yg benar ya.. Jangan sampai tasya sedih dg jawaban taem..
    semoga mereka selalu harmonis
    wkwk
    minho dah ngelupain tasya ya thor?
    Ditunggu lanjutannya thor 🙂

  9. eonnie, mian baru baca ^^v
    aku baru baca dari part 1 langsung baca sampe di part ini 🙂
    bagus thor 😀 sullinya tanya aneh-aneh aja.. –”
    tapi minho kasian juga ya harus nahan perasaan kayak gitu….
    taeminnya kasian juga waktu tau tasya gak jadi hamil 😦
    waa lanjut ya eonn ^^

  10. omoo!! nah loh ketauan lg sm Tasya ckck
    Taemin makanya klo mau selingkuh pilih2 tempat dulu gmn sih *plak

    entah knp aku lbh ngerasa mending taemin sm sulli 22nya lucu bgt
    nah si Tasya sm Minho

  11. iyaa part 8 gak bisa dibuka….

    ahhh deg degan dengan jwban yang akan diberikan oleh taemin..
    lanjut aj dc dah penasaran 🙂

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s