My Last Wishes – Part 1

Title: My last wishes

Author: Nozza

Main Cast: Choi Minho, Navy

Support Cast: Yunho TVXQ & Eunhyuk Superjunior (yg ini cuman numpang lewat ._.v)

Length: sequel

Genre: romance, sad

Rating:PG-13

Summary :Justru dengan impian impian ini, aku bertahan hidup…..

 

MY LAST WISHES

Navy melangkahkan kakinya seraya menarik kopernya dengan begitu semangat.Matanya terus memandang kagum kearah sekelilingnya sambil sesekali berdecak kagum. Navy sama sekali tidak peduli dengan tatapan orang orang yang merasa heran akan dirinya, seakan akan ia adalah makhluk asing yang baru saja menginjakkan kakinya di bandara.

“Jadi ini yang namanya bandara incheon, OMO!!!!” ucap Navy dengan nada sedikit berteriak.kontan saja orang orang di sekitarnya lagi lagi menatapnya dengan aneh. Namun, Navy tetap menunjukkan sikap cuek dan tidak peduli. Yang jelas saat ini, ia begitu bahagia. bagaimana tidak, sekarang ia sedang menginjakkan kakinya di tempat yang biasanya ia hanya bisa lihat lewat layar kaca. tempat dimana idola idola kpop-nya pernah menginjakkan kakinya juga disini. Bahkan, sampai sekarang pun navy masih sulit membedakan antara mimpi dan kenyataan.

Navy melirik jamnya berkali kali.namun Minji, sepupunya, tak kunjung kelihatan batang hidungnya. padahal ia berjanji agar menjemput navy tepat pada waktunya. Navy pun duduk di ruang tunggu dengan keadaan gelisah.Navy paling benci menunggu.baginya sekarang, sedetik saja dalam hidupnya merupakan keajaiban untuknya.

“NAVY…..” akhirnya setelah beberapa lama menunggu, navy mendengar ada seseorang yang meneriakkan namanya.ia kontan berdiri  dan membalikkan badannya. didapatinya minji berdiri di depannya dengan senyum sumringah. Navy pun menghampirinya dengan muka yang ditekuk.

“mianhae..” ucap minji ketika Navy sudah berdiri tepat di hadapannya. sepertinya minji menyadari kalau Navy marah karena ia tidak datang tepat waktu.

“sebenernya aku mau marah padamu. tapi aku mana bisa marah pada sepupu kesayanganku ini” jawab Navy sambil memamerkan senyum jahilnya.

“AAAAA gomawo..kau memang sepupuku yang paling baik! bogoshipo, nav!” Raut muka minji langsung berubah ceria mendengar perkataan navy barusan.ia pun segera memeluk navy erat.

“nado, minji.. bagaimana kabarmu sekarang? apakah kuliahmu baik baik saja?” ucap navy

“aku baik baik saja, begitu juga kuliahku. tapi yang harus kau ketahui, hidup sendiri di negara orang itu sangat berat. apalagi kadang kadang aku merindukan keluargaku. oh ya, apa ibuku menitipkan sesuatu padamu?”

“ne, ibumu menitipkan masakan indonesia-nya padaku. nanti kita makan bersama ya! tapi setidaknya kau harus bersyukur minji, kau masih bisa mewujudkan cita citamu kuliahmu di seoul. sedangkan aku?” balas navy sambil menunduk sedih.

“ayolah nav, jangan berkecil hati. sekarang kau harus fokus dulu dengan keadaanmu sekarang. lagipula kau kan sudah berada di seoul sekarang. itu butuh perjuangan kan? aku tau membujuk bundamu untuk ini bukanlah hal yang mudah. aku janji, selama aku di seoul,  aku akan membawamu jalan jalan kemanapun yang kau mau” kata Minji dengan nada menghibur. minji pun segera menarik tangan Navy menuju pintu keluar sambil membantu membawakan koper kopernya.

Sesampainya, di pintu keluar, mereka segera menuju ke parkiran tempat dimana mobil minji diparkir.namun tiba tiba, di tengah perjalanan, langkah Navy tiba tiba terhenti. ia tiba tiba ingat akan sesuatu.

“minji..” kata navy. minji sudah berada jauh di depannya. minji pun seketika menoleh begitu mendengar navy memanggil namanya.

“waeyo?”

“bisa ambil fotoku di depan sini?” tanya navy sambil tersenyum lebar. ia pun meraih camera yang berada di dalam tasnya dan menyerahkan camera itu kepada minji.

minji hanya terkekeh pelan sambil menggelengkan kepalanya. ia pun menuruti kemauan minji.

91. berkunjung ke seoul suatu hari nanti dan mengambil foto di depan bandara incheon

*

“minji, hari ini kita mau kemana?” tanya Navy bersemangat.

“hmm, pagi ini kau di apartemenku dulu ya. soalnya ada yang harus aku kerjakan dulu di kampus. aku janji, nanti sore aku akan menemanimu jalan jalan ke sungai han. bagaimana?”

“tidak mau! masa hari pertama aku disini, aku cuman di dalam apartemen ini. it’s wasting time, minji” tolak Navy

“atau begini, bagaimana kalau aku ikut saja denganmu ke kampus? aku akan menunggumu disana?” lanjutnya lagi. kali ini navy berbicara dengan puppy eyes-nya.

minji menghela nafas mendengar ucapan navy dan berkata “aku tau apa yang ada di otakmu, navy.  pasti kau sekalian ingin bertemu dengan choi minho kan? kuberitahu ya dia itu jarang sekali terlihat di kampus”

“hehehe, kau tau saja. buat apa aku punya sepupu yang kuliah di konkuk tapi aku tak memanfaatkannya.. lagipula, aku juga mau lihat seberapa kerennya sih calon tempat kuliahku dulu” jawab navy

” hmm baiklah.. tapi janji, kau jangan bikin malu disana. jangan suka berteriak sembarangan. aku tak mau menarik perhatian banyak orang”

“ne…. gomawo lee minji! kau memang sepupuku yang paling baik.

“ya sudah, cepat sana bersiap. jangan lupa minum obatmu dulu sebelum pergi. oh ya nanti sore aku juga akan menemanimu check up keadaanmu di dokter. jika aku tidak melakukannya, aku bisa dibakar hidup hidup oleh bundamu..” navy langsung melengos begitu saja mendengar ucapannya minji. bahkan, sudah sampai di seoul saja, ia masih diperlakukan seperti ini.

“ne……” jawab navy menurut.

*

“WOOOOOOOOW!” kata navy begitu berdiri tepat di depan konkuk university. ia menatap bangunan itu dengan kedua bola mata yang hampir keluar serta mulut yang  lebar terbuka.ia masih tak percaya, sekarang ia berdiri di depan konkuk university. universitas impiannya dulu.

“navy, sudah kubilang jaga sikapmu. sikapmu ini menarik perhatian tau.” bisik minji. rupanya minji mulai merasa malu karena sikap navy sekarang mulai menarik perhatian orang orang lagi -_-

” ne ne…..” ucap navy. minji pun segera menarik tangan navy masuk ke dalam gedung universitas itu.

“kau menunggu di dalam cafetaria saja ya. jangan menunggu diluar. diluar terlalu dingin, tidak baik untukmu. oh ya cepat pakai jaketmu! setelah urusanku selesai, aku akan menjemputmu di cafetaria. jangan kemana-mana, aku takut kau nyasar. oh iya cafetarianya berada di lantai 2. kau tinggal menyusuri koridor  dan belok kiri. mengerti?” ucap minji dengan bawelnya. sedangkan navy sendiri pun sudah tidak sabar berkeliling kampus ini. tentu tanpa sepengetahuan dari minji.

akhirnya setelah beberapa lama, minji menceramahinya, minji pergi meninggalkan navy. tentu saja navy melonjak kegirangan. akhirnya! “sebaiknya aku pergi kemana dulu ya?” batin navy.

Navy pun memutuskan untuk jalan jalan berkeliling di sekitar kampus.ternyata universitas ini cukup luas dan megah ya. navy tidak menyangka, ia sedang berjalan jalan di dalam kampus yang sedari dulu di impi-impikannya. andai saja penyakit itu tidak menggerogoti tubuhnya, mungkin sekarang ia sudah menikmati bagaimana rasanya kehidupan mahasiswa.

setelah berjalan jalan cukup lama, navy mulai merasakan lelah merayapi tubuhnya. “Aish, kenapa tubuhku ini tidak bisa diajak kompromi sih?!baru jalan jalan sebentar saja, sudah mulai kumat” marah navy pada dirinya sendiri.

navy pun memutuskan untuk istirahat sebentar. ia duduk di bawah pohon yang cukup rindang sambil mengeluarkan minumannya berserta obatnya. ia menatap dulu sebentar ke arah obatnya dan berkata ” cih, buat apa aku terus meminum obat ini, kalau toh nantinya aku akan tetap……….” navy tak sanggup melanjutkan kata katanya. ia pun segera menggeleng gelengkan kepalanya dengan keras..

“andwae! aku harus tetap semangat! hwaiting navy!” kata navy menyemangati dirinya sendiri.

beberapa lama setelah navy menyemangati dirinya, ia pun melihat sosok yang dari tadi ia cari cari. Choi Minho. idolanya sejak lama. cinta pertamanya sejak pertama kali masuk ke dunia kpop. navy hanya bisa menatapnya tanpa berkedip sedetik pun sedangkan minho hanya melewati navy dengan pandangan lurus ke depan tanpa menoleh ke arah navy sedetik pun.

“ASTAGA!  apa tadi itu benar benar choi minho?” kata navy sambil menepuk nepuk pipinya tak percaya. navy hanya bisa melongo dan melihat punggung minho yang perlahan lahan menjauh.

“pabbo sekali aku! kenapa aku hanya diam seperti orang tolol?! kemana navy yang bisa teriak kapan saja tanpa peduli apapun?!! kenapa justru tadi tubuhku sulit sekali digerakkan?” navy merutuki dirinya sendiri. ia menyesal karena ia melewatkan kesempatan yang begitu besar yang tadi lewat di hadapannya.

ketika navy sedang asik merutuki dirinya sendiri, tiba tiba terdengar nada dering handphonenya yang berasal dari tasnya. ia pun segera mengangkatnya..

“YA~~navy, dimana kau sekarang?kan sudah kubilang kau jangan kemana mana……………………………..” tanpa mendengar lebih lanjut omelan minji, ia pun segera menutup telponnya dan beranjak menuju ke arah cafetaria.

“habislah aku dengan omelan omelan minji..” batin navy.

*****

“kenapa kau tidak mendengarku? kau tidak tu kan betapa khawatirnya aku tadi. Aisssssh…..” omel Minji. Navy sudah menduga hal ini akan terjadi. Minji akan mengomelinya habis habisan. apalagi setelah melihat muka Navy yang terlihat sangat pucat sangat ia menghampiri minji di cafetaria. Navy tak bisa berkutik sama sekali ketika minji sudah memarahinya seperti ini.

“Aissh, dia ini mirip sekali dengan bundaku” batin Navy dalam hati

Tiba tiba mata navy tertuju pada suatu bangunan yang dihafalnya.meskipun ia belum pernah melihatnya secara langsung dan hanya melihat lewat layar laptop, tapi hafal betul bentuk bangunan  itu.

“Ahjussi, bisa kau berhenti sebentar?” ucap navy seketika.minji yang sedang mengomeli navy pun juga seketika menghentikan omelannya.

taxi itu pun berhenti tepat di depan bangunan itu. Navy pun keluar dari taxy dengan senyum sumringah diiringi dengan minji di belakangnya.Navy berdiri terpaku menatap bangunan yang berdiri tepat di hadapannya.raut mukanya menunjukkan perasaan bahagia, haru, sekaligus sedih.

“Seharusnya 2 tahun lalu aku mengikuti audisi itu.seharusnya sekarang aku sudah berstatus trainee sekarang. seharusnya aku sudah bertemu dengan idola-idolaku sekarang didalam situ. seharusnya aku sekarang sudah berada di dalam gedung SM ini. menyanyi sesukaku, menari sepuasku, menyalurkan bakatku..” gumam Navy

Minji yang mendengar itu semua hanya bisa memeluk navy dari samping dengan mata yang berkaca kaca. Minji tau apa yang dirasakan navy sekarang. perasaan sedih ketika mimpi sudah berdiri tepat di hadapannya, tetapi dihalangi dengan tembok kenyataan yang mengingatkan berkali kali kalau ia takkan pernah bisa meraihnya.

“kau harus tetap optimis nav! masih banyak kesempatan menunggumu di luar sana..” kata minji menyemangati.

“hehehe tenang saja! aku tidak sebegitu mudahnya menyerah! kau tau aku kan?” balas Navy sambil mengedipkan matanya dan memamerkan cengirannya

“Oh iya!!tolong ambil fotoku di depan sini” lanjut navy. minji pun tersenyum melihat tingkah navy. inilah navy yang dikenal, penuh semangat dan tidak kenal menyerah.

minji pun segera mengambil camera dari tangan navy dan segera memotretnya. betapa cerianya senyum navy ini, seolah tak pernah merasakan beban berat apapun. padahal ia punya banyak mimpi yang tidak bisa ia raih karena penyakit yang dimilikinya.

“sudah, ayo cepat kita kembali ke taxy. kita kan masih mau ke sungai han dan check keadaanmu ke dokter. keburu malam nanti” kata minji sambil berjalan ke arah taxy yang sudah menunggunya.

Navy pun mengikuti minji.namun, matanya terpaku pada sebuah handphone yang tergeletak begitu saja di jalan. ia pun segera mengambil handphone tersebut dan menyimpannya di dalam tas.

“mungkin hp ini terjatuh. lebih baik aku menyimpannya, mungkin yang punya akan mencari hpnya dan menelepon kesini” batin navy

*

“Minji, jadi ini yang dinamakan sungai han?” tanya navy dengan tatapan tak percaya.

“ne, bagaimana? indah kan? apalagi sekarang matahari akan terbenam sebentar lagi. pasti pemandangannya indah banget”  jawab Minji. sayangnya, Navy tidak terlalu mendengar jawaban Minji. ia terlalu serius menikmati pemandangan sungai han yang di terbentang dihadapannya kini. seolah olah tak mau ada satupun yang luput dari matanya.

navy pun berlari kecil mendekati sungai han tersebut. ia berhenti  dan duduk tepat di pinggiran sungai han. Navy menutup matanya dan menghirup dalam dalam udara segar disitu. rambutnya dibiarkan tergerai dan berantakan karena angin yang cukup kencang disitu. beberapa menit kemudian, Navy membuka matanya. pemandangan senja sungai han kini dihadapannya. ia memandanginya tanpa berkedip seakan akan takut pemandangan itu akan hilang dalam satu kedipan.

setelah cukup lama, navy menikmati pemandangan sungai han. ia  merogoh rogoh tas-nya dan mengambil ipod miliknya. ia pun segera memasangkan headset di telinganya dan memutar lagu super junior ft snsd – seoul song. ia pun menutup matanya mencoba menikmati lagu itu di temani pemandangan senja sungai han, angin yang semilir, dan minji yang duduk tepat disampingnya.

“sudah puas?” tanya minji akhirnya. navy pun menganggukkan kepalanya.

“fotokan aku disini dulu ya?” ujar Navy

“”aish, ini kan sudah malam. sungai hannya mana keliatan”  balas minji.

“tidak apa apa. lagipula kan ada lampu lampu disini.. ayo cepat. habis ini kita mau ke dokter kan untuk check keadaanku? nanti tidak keburu loh” paksa navy. minji pun pasrah dan mengikuti permintaan navy

92. mendengarkan seoul song di pingiran sungai han

*

“Minji-ah, gomawo ya untuk hari ini” kata navy sambil cengengesan ke arah minji.kini mereka berdua sudah kembali ke apartemennya minji dan sekarang bersiap siap untuk tidur.minji

“cheonmaneyoo..” jawab navy

“kau memang sepupuku paling baik! keinginanku dari dulu akhirnya satu persatu bisa kuwujudkan. ini semua berkat kau, minji.. oh iya!! aku belum bercerita denganmu ya? tadi aku bertemu dengan choi  minho dikampusmu! CHOI MINHO! idolaku sejak dulu!! cinta pertamaku didunia kpop!!” kata Navy begitu semangatnya.

“oh ya?! wah beruntung sekali kau, aku saja jarang melihatnya di kampus! terus apa reaksimu? pasti kau berteriak saking hebohnya deh..”

“aku juga tidak menyangka akan bertemu dikonkuk. haha. kau salah besar minji!! aku malah terdiam dan rasanya seluruh tubuhku susah di gerakkan.”

“jeongmal? bagaimana bisa? ku pikir kau akan berteriak teriak seperti orang gila jika sudah bertemu dengan cinta pertamamu itu…”

” aku juga tidak tau, minji. yang jelas…….”

belum sempat navy menyelesaikan kata-katanya, terdengar nada dering handphone yang tak dikenal. “handphonemu bunyi tuh, minji…” kata navy. minji malah menggelengkan kepalanya dan menjawab “itu bukan nada dering hpku. punyamu kali…”

“mana mungkin, aku tidak pernah memakai nada dering untuk hpku. jadi hpnya siapa dong??  Aigooo!” navy pun menepuk jidatnya sendiri. “bukankah tadi aku sempat menemukan hp dijalan? pabbo sekali aku” batin navy.

navy segera bergeas mengambil tasnya dan mencari hp tersebut. ternyata benar, hp itulah yang berbunyi sekarang. tanpa ragu, navy pun segera mengangkat telepon itu

“yeobseo?” ucap navy

“YAAAAA~ pencuri cepat kembalikan hpku” teriak seseorang lelaki disebrang sana.

“tidak sopan.. jadi ini hpmu? dengar ya! aku tidak butuh hpmu apalagi mencurinya.. aku tadi menemukannya dijalan, lalu kuambil karena kupikir pemilik hp ini akan menelepon kesini. ternyata pemiliknya tidak memiliki sopan santun dan tidak tau berterima kasih. tau gitu, lebih baik kubuang hp ini. annyeong!” setelah berkata seperti itu, navy pun segera mematikan sambungan teleponnya. tak lama hp itu pun berbunyi kembali..

“mianhae. jeongmal mianhae. tadi aku panik karena hpku hilang begitu saja. kupikir ada yang sengaja mengambilnya..”kata lelaki tersebut setelah navy mengangkat teleponnya

“dimaafkan. jadi kapan kau bisa mengambil hp ini?” kata navy masih terdegar ketus. ia masih tak terima dibilang pencuri

“bagaimana kalau kau yang mengantarkan hp itu ke kantorku? jadwalku sedang padat sekarang. bagaimana?”

“MWO??kau ternyata ngelunjak ya. yang butuh hp ini siapa, yang mengantarkan siapa.. tidak mau!! lagipula aku tidak tau kantormu dimana..”

“Ayolah kumohon..hp itu sangat penting bagiku. kantorku adalah gedung SM. kau bisa mengantarkan hp ini disana, jebal…..”

“SM building?kau bekerja disana? “

“ne…. memangnya kau tidak tau siapa aku? kau tidak mengobrak abrik hpku?”

“buat apa aku tau kau.. tidak penting. enak saja! aku ini tidak pernah mengobrak abrik barang yang bukan milikku.”

“Ya sudah, nanti kau juga akan merasa beruntung jika kau tau siapa pemilik hp itu. ayolah, kumohon tolong antarkan hp ini kekantorku. nanti kau pasti kuberi hadiah..”

“hmm, baiklah. besok jam 10 ya” kata navy akhirnya. sebenarnya bukan hadiah yang diinginkan navy, melainkan mengunjungi gedung SM. hahaha. dengan begini kan, ia jadi alasan untuk memasuki SM building. kalau perlu sekalian berkeliling hehe..

navy pun menutup teleponnya. tak sengaja ia melihat di layar kaca hp tersebut tertera nama ‘eunhyuk hyung’

“ooh jadi orang tadi  menelepon memakai nomer si eunhyuk eunhyuk ini. namanya mengingatkanku pada eunhyuk super junior. haha. tapi mana mungkin, memangnya nama eunhyuk hanya ada satu di dunia ini?” batin navy.

*

“MWO?!ke SM building? buat apa? kau tidak puas kemarin?” histeris Minji. bagaimana ia tidak kaget, navy baru saja memintanya untuk menemaninya pergi ke sm building lagi. aish, sebenarnya mau apa sih anak ini?!

“dengarkan aku dulu.. jadi kemarin waktu kita ke SM Building, aku menemukan hp yang terjatuh. lalu kuambil saja. nah yang tadi malam menelepon itu ternyata pemilik hp ini. dia memintaku untuk mengantarkan hp ini kesana karena dia benarbenar tidak ada waktu. ayolah, minji. jebal….. kapan lagi coba kita bisa masuk ke SM building?” jawab Navy dengan puppy eyesnya.

“Aissh, kau ini terlalu baik dengan orang.bisa saja kan kau cuman ditipu.. bilang saja dia malas mengambil hpnya sendiri. lagian kan yang butuh hp itu dia, biar saja dia ambil sendiri”

“tadinya aku juga berpikiran seperti itu. tapi sepertinya, kalaupun aku ditipu, itu tidak masalah bagiku. setidaknya aku bisa masuk SM building, siapa tau kita bisa bertemu artis SM disitu hehehe ayolaaaah minji……”

“ne ne.. baiklah” kata minji dengan pasrah. kalau navy sudah memaksa seperti ini, ia sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi.

*

Navy memasuki SM Building dengan perasaan yang cukup kacau.jantungnya berdetak cepat sekali. seluruh tubuhnya terasa dingin, entah itu karena udara yang memang cukup dingin atau karena jantungnya yang tak bisa berdetak secara normal.

“kenapa kau tegang sekali?” tanya minji

“aku juga tidak tau.. sudahlah tak usah banyak tanya minji. aku sedang tidak mood untuk menjawab pertanyaanmu.” ucap navy. sebenarnya navy sendiripun merasa heran kenapa dia tegang sekali. padahal kan tujuannya dia kesini hanya untuk mengembalikan hp ini ke pemiliknya.

tiba tiba terdengar nada dering dari hp tersebut, navy pun segera mengangkatnya. tanpa basa basi lagi ia langsung berkata ” kau dimana? aku sudah menunggumu di lobby. cepatlah, kalau tidak kau tidak akan mendapatkan hpmu!!”

“aish, galak sekali. ne,  aku segera turun. kuberitahu persiapkan jantungmu ya, jangan sampai loncat keluar ketika melihatku.”

navy langsung menutup teleponnya begitu mendengar ucapan lelaki tersebut. “dia pikir dia siapa? orang penting?! pede sekali ucapannya”

navy pun menggoyang goyangkan kakinya tidak sabar. menunggu memang hal yang paling dibencinya. untung saja ia ditemani minji, kalau tidak ia bisa mati kebosanan disini. beberapa menit kemudian, minji menepuk nepuk tanganku dan kulihat ia menunjuk ke arah seseorang. kuikuti arah pandangannya, dan ternyata…………OMO!! YUNHO OPPA! salah satu idolaku dan idola minji juga. aku bahkan tak pernah sekalipun bermimpi aku akan bertemu dengannya dengan situasi seperti ini. kalu bermimpi bertemu dengan minho sih, itu sudah sering kulakukan.

Yunho pun berjalan melewati navy dan minji.mereka berdua hanya bisa melongo melihat idolanya sedang berjalan di hadapannya. Yunho yang merasa diperhatikan, ia hanya bisa tersenyum kecil ke arah minji dan navy. cukup dengan senyumannya, mampu membuat wajah kedua gadis itu merah padam.

setelah yunho berlalu, minji dan navy pun saling berpandangan. tak lama mereka sama sama saling berteriak. KYAAAAAAAAAA! teriakan mereka cukup membuat perhatian orang orang yang disekelilingnya. kali ini minji tidak mempermasalahkan kalau mereka ia sudah perhatikan banyak orang.

“aku tidak percaya, kalau yang tadi lewat di depan kita adalah YUNHO! OMO!! kenapa kita bisa seberuntung ini? apalagi ia tadi tersenyum ke arah kita!!” ujar minji dengan hebohnya.

“tuh kan apa kubilang! kita tidak akan sia sia kesini…akhirnya kau bisa bertemu dengan yunho-mu kan?” balas navy. ia tau betapa bahagianya minji sekarang. karena ia pernah mengalaminya sewaktu bertemu dengan minho kemaren hehe

“aish, kemana sih orang itu? masa turun kebawah saja lama banget!” lanjut navy. navy memandang ke sekelilingnya, mencoba mencari pemilik hp itu. siapa tau saja pemilik hp itu tidka tau keberadaannya disini. sedangkan minji? ia masih terperangah akibat pertemuannya dengan yunho tadi

‘hey..” navy merasa pundaknya ditepuk seseorang. ia pun membalikkan badannya. begitu juga dengan minji. lagi lagi mereka berdua dibuat melongo saking kagetnya…….

TBC

 Admin Note : Tolong part selanjutnya, author lebih melengkapi format. Tulis keterangan bersambung atau tidak. Terima kasih.

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

32 thoughts on “My Last Wishes – Part 1”

  1. author.. lanjutan na jgn lama2.. ok ok..

    ekh.. tunggu deh.. ithu pemilik HP na syapa ?? minho bukan ??
    penasaran sumpah ma FF ini..

  2. huwaaaa aku jdi senyum2 sendiri …
    apa itu minho ?? eh ? masa sih ?
    perasaan minho kagak kayak gitu …
    ahahah
    lebih mirip jjong … slh2 key !!!
    ya lebih mirip sipat key !!!
    ahahahahah …….
    ya lanjutannya !! navy kena penyakit apa ?? jgn bilang akhirnya sad ?!!!
    huwaaa emng sih dri judul kayaknya sad .. tpi pas baca ffnya .. bener2 deh … bener2 bgus .. ahahahhaha
    seru bgt …
    lanjut ….

  3. Uwaaaaaaa yunhoo
    Kenapa ga changmin sekaliannn (╥﹏╥)
    Itu hp minho?
    Tapi iya sih secara eunhyuk kan hyungnyaa
    Wahh rejeki banget kalo emang hpnya minho
    Lanjut

  4. uwaaa beruntungnya bisa ke Seoul+SM Building ;_____;
    Envyyyy-_-
    Itu pasti hpnya Minho, yakan? /soktau
    Lanjutt! Ceritanya seruuu!

Leave a Reply to DheaFishieShawol Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s