My Day – Part 1

Author : Anggi a.k.a Lee Hyo Seok a.k.a Kim Seung na a.k.a Jojo

Main Cast :

Lee Jinki

Hwang Nimi

Lee Hyo Seok

Kim Key bum

Support Cast :

Choi Minho, Lee Taemin, Kim Jonghyun

PG : all age

Length : Sequel

Genre : Romance

Another Fanfiction from Author Hyo, this story belongs to me, if there’s any part similar with other, there’s must be some accidental.

aiihh, sok eigo, yang pasti ini FF buatan pure milik aku yahhh, saya paling jelek bikin FF yang sequel, klo aneh, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya *curcol*  kkekeke, happy reading All, butuh masukan kalo ada yang ga berkenan, kekeke *bahasanya berkenan cuuyy* dan pertama kalinya saya ngedit poto untuk FF sayah, klo ada yang ga suka mohon maaf, klo mau tau itu siapa, tanya ajah, kekekeke, itu muka asli sayah *pembohongan publik*

My Day (Part 1)

Ini adalah kisah temanku, sahabat baikku, pagi itu aku bersama dengan kekasihku, kau tau Kim Kibum atau lebih dikenal dengan Key, salah seorang artis yang sedang berada di puncak ketenarannya, bersama-sama sarapan pagi bersama, hari itu adalah day-off baginya, karena itu kami mengisi waktu untuk bersama. Tak jarang dia mengajakku untuk sarapan pagi, ataupun sarapan pagi di apartemenku. Dia bisa memasak jauh lebih enak dari padaku, aku iri dengannya, tapi dia berkata, jangan khawatir, karena dia menyukaiku apa adanya. Dan sahabatku Hwang Nimi, dia sedang berada dalam kekhawatiran yang sangat memuncak, karena tak lama lagi dia akan menikah dengan leader grup SHINee. Atau biasa dikenal dengan nama Lee Jinki atau Onew, dia sangat beruntung bisa menikah secepat itu dengan Onew. Namun entah kenapa. . . .

“ yaaaadaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” teriak Nimi histeris, kami berdua makan di halaman apartemenku, sedangkan apartemenku berada tepat disebelah apartemennya.

“ada apa dengan teman kamu itu??? “ kata Key sambil menunjuk Nimi yang sedang berteriak-teriak di atas balkon apartemennya.

“ entah. . “ kataku singkat.

“aku pikir,  kamu harus melihatnya. .” kata Key sambil membereskan piring yang berada di meja makan.

“ paling masalah Jinki. . apalagi???” kataku yakin.

“ lebih baik kamu temani, nanti dia bisa gila, sepertinya . .” kata Key sambil mengambil mantelnya.

“ arrasso. . kamu mau pergi skarang??” kataku sambil membantunya memakai mantelnya.

“ yee. . jagi aku pergi dulu. . nanti jam 2 aku akan telp kamu. . “ katanya sambil mengecup mesra keningku.

“ yee. . hati-hati ya “ kataku sambil melambai kearahnya.

Masih terlalu pagi untuk seorang Hwang Nimi bangun dari tidurnya, aku keluar lagi ke balkon untuk melihat keadaan Nimi. Aku melongok sedikit dan kulihat dia sedang duduk, dengan wajah, pakaian, dan keadaan yang sangat berantakan. Benar-benar berantakan. Akupun meloncati balkon, dan menghampirinya, balkon kami sangat dekat dan tidak terlalu tinggi.

“ yaa!!! Kamu knapa Nimia????” kataku sambil duduk disebelahnya.

“ Hyooooooooo~~~ aku bisa gilaaaaaa!!!!!!!” kata Nimi sambil mengacak-acak rambutnya, di benar-benar seperti orang gila.

“ gila knapa??? “ kataku bingung, karena seharusnya dia bahagia karena pernikahannya.

“ Jinki!!! Itu si Jinki!!! Benar-benar  ga membantu sama skali. .  pernikahan kita tinggal 3 bulan. . tapi ga ada yang siap satupun. .SATUPUN!!!!” teriak Nimi. Dia benar-benar terlihat hancur.

“ MWO??? Jinja????” kataku tak percaya.

“kau tak percaya padaku?? Kenapa aku harus membohongimu??? Kamu tau?? Dia bilang enteng. . serahin saja semua ke EO. . jadi kita tidak perlu bingung. . begitu katanya, memangnya. . milih undangan, makanan, lagu di pernikahan semuanya EO yang ngatur??? Kita juga harus pilih, mereka hanya memikirkan kelangsungan  acara dan tempat. . HWAAAAAAA~~~ HYOOOO AKU BISA GILAA~~~ “ kata Nimi semakin berantakan, terasa dia ingin menangis, namun untuk menangis pun dia tak bisa.

“  Nimi. .jika kau butuh bantuanku. .” kataku sambil memegang tangannya.

“ BUTUH BANGET HYOOO~~~” teriak Nimi tiba-tiba.

“ eh???” aku shock mendengarnya.

“ skarang kita harus pergi ketempat KUA. . setelah itu mesjid tempat kita ijab, terus ke gedung tempat resepsi, trus. . aku ingin ketemu Jinki. . pengen aku injek-injek itu orang!!!” kata Nimi dengan tatapan membunuhnya.

“wajahmu benar-benar tah tercontrol Nimi. . “ kataku ngeri.

“ GA PEDULII!!! Ayo kita pergi sekarang!!!” teriak Nimi sambil menarikku.

“mwo?? Dengan dandananmu seperti setan ini???” kataku tak percaya.

“aku ingin secepatnya, aku tak bisa menunggu Hyoooo.  .” kata Nimi  pasrah.

“baiklah, kau mandi dang anti pakaian, aku juga harus siap-siap dulu. . jam 10 kita bertemu di bawah oke??” kataku sambil mundur teratur, namun dia hanya mengangguk saja, lalu masuk kedalam apartemennya, dia terlihat sangat kusut, apa begitukah rasanya jika kau ingin menikah?

“kau bawa mobil khan??? ayo pergi pake mobilmu. .” kata Nimi sambil berjalan kea rah parkir.

“ ah. . aku tau dari awal. . kau hanya butuh mobilku saja!!!” kataku sinis.

“ kau sahabatku yang terbaik Hyo. . “ katanya sambil menggandengku. Tangannya terasa kuus sekali.

“ BASI!!!!” kataku melepaskan gandengan tangannya, dan menuju jke arah parkiran, dia mengikutiku dari belakang. Tubuhnya terasa kecil sekali, apakah dia semakin kurus dengan semua tekanan ini. Kasihan Nimi.

“ mwo??? Mobilmu baru lagi Hyo???” kata Nimi melihat mobilku yang baru saja diganti.

“ ah yee. . Key membelikanku. . “ kataku sambil membuka pintu mobil.

“ hwaaa.. enak banget.. jangan bilang kau pindah apato juga. . “ kata Nimi sambil tertawa bercanda.

“ yee. . “ kataku datar.

“ MWO???” matanya seperti keluar mendengarnya.

“ yah yang sedikit agak besar. . “ kataku sambil masuk ke mobil.

“ ‘Sedikit agak besar???’ aku tak yakin. .  hwaaa. . apa kau akan meninggalkanku sendiri?? Aku tak mau Hyooo. . “ kata Nimi sambil ikut masuk kedalam mobil.

“ ya. . kau akan sibuk dengan pernikahanmu, dank au akan pindah segera setelah kau menikah khan??” kataku sambil menyalakan mesin mobil.

“ ah mianhae Hyo. . “ katanya sambil menunduk.

“kau bahkan lebih dari itu!! Kau bahkan kadang tak pernah membalas mailku semenjak kau pacaran dengan Jinki, kau benar-benar melupakanku setelah bersama Jinki. . “

“ annii. . bukan itu. . aku benar-benar stres memikirkan pernikahan kami. . “ sanggahnya.

“ ah. . sudahlah. .” kataku kemudian.

Nimi POV

Dia sahabatku Lee Hyo Seok, orangnya sangat cantik, dia adalah kekasih dari Kim Kibum atau Key, seorang yang paling  mabushi di SHINee, yah sama lah sama Jinki *ga mau kalah*. Aku juga tak tau bagaimana awalnya Key kenal dengan Hyo, tapi memang Hyo sangat beruntung mendapatkan Key, atau sebaliknya, Key sangat beruntung mendapatkan Hyo, dia sangat ramah, tapi sikap posesifnya terhadap Key membuat semua orang gila, beda sekali dengan hubunganku dengan Jinki, walaupun Key dan Hyo pacaran lebih dahulu, tapi aku dengan Jinki yang akan menikah terlebih dahulu.  Key sangat care dengan Hyo, tapi Jinki???? Perlu dipertanyakan.

Hyo menyetir dengan baik, namun aku, naik sepeda pun tak bisa, dia benar-benar idaman semua lelaki, aku kadang iri dengannya. Tapi dia bilang, tak perlu iri dengannya, karena dia bisa menjadi orang yang berunah 180 derajat dari biasanya. Dia seseorang yang moody, tapi walaupun begitu wajah aegyo nya tak khan bisa membuat orang lain tega dengannya. Itulah senjatanya. Dan sekarang, aku dan Hyo pergi ketempat yang aku butuhkkan, mengecek kembali apakah semua  jadwal pernikahanku sudah benar, aku benar-benar kerja sendiri sperti ini, apakah Jinki memang berniat menikahiku???

“ gomawo Hyo . . “ kataku pada Hyo saat kami telah selesai dengan semua urusanku, dia membantuku pagi ini ke KUA.

“ cheonmaneyooo. .” katanya sambil tersenyum.

“ aku ingin bertemu dengan Jinki. . “ kataku pelan.

“ ke apatonya ajah. .” katanya semangat.

“ tapi khan kita ga bisa masuk. . “ kataku makin lemas.

“ kata siapa???” jawab Hyo, aku terdiam, apa yang dikatakannya? Apa benar kita bisa masuk kedalam apartemen mereka.

Hyo pun menacap gas mobilnya langsung menuju ke arah apartemen tempat anak SHINee tinggal. Sebenarnya tak jauh dari apartemen kami, tapi tetap saja, sepertinya itu merupakan tempat yang angker untuk aku datangi. Aku hanya takut dengan para fans mereka, apalagi menjelang pernikahan kami yang tak lama lagi, bisa-bisa jika aku bertemu dengan mereka, aku bisa dilempar kejurang tak berdasar.

Hyo POV

Aku melihat Nimi sibuk mengutak-atik handphone miliknya, dia mendesah pelan dan ttapan matanya kembali kosong, apa yang dia pikirkan? Lagi-lagi pasti karena Jinki.

“wae??” kataku memecah kesunyian.

“dia tak menjawab telp ku. . “ katanya sambil melihat handphonenya.

“makanya lebih baik kamu langsung samperin. .memang bocah ingusan. . sudah mau nikah masih aja suka main-main” keluhku kesal.

“ kamu tau darimana???” katanya sambil menatapku.

“ Key sering cerita .. “ kataku pelan.

“ Key cerita apa???” katanya penasaran.

“ banyak. . arrrggghhhhh. . “ teriakku, aku kesal dengan Key, janjinya belum dia tepati.

“wae Hyo???” kata Nimi heran denganku.

“sudah jam 2 lewat 5 menit, jika dia ga telp aku. . aku putusin…” kataku sambil melihat handphone yang ada di dashboard mobilku.

“ mwo????”  dia terlihat bingung.

“ janji itu harus ditepati khan Nimi. .” kataku mulai kesal.

Dddrrrrrttttt.. ddddrrrrtttt…

“ tu orang yang ditunggu telp!!!!” kata Nimi sambil menunjuk handphoneku yang bergetar. Dan nama Key tertera jelas di layar handphoneku, akupun segera mengangkatnya.

Nimi POV

Semudah itukah Hyo minta putus dengan Key??? Hanya karena Key tak meneleponnya tepat waktu??? Jinki bahkan sering lupa untuk meneleponku. . Hyo. . bagaimana kau bisa membuat Key seperti itu. . ajarkan caranya padaku. . aku mendengarnya sangat akrab dengan Key, berbeda denganku, setiap aku menelepon Jinki, kami selalu adu mulut, aku benar-benar lelah dibuatnya.haaaaaahhhhhhhhhh

“kita sampaii. .” Kata hyo sambil keluar dari mobilnya.

“ apa kita bisa masuk???” kataku khawatir.

“ jangan khawatir. .” kata Hyo, dan dia segera menuju ke apartemennya.

“kau  panggil Key kmari??” kataku makin bingung.

“ Key sedang syuting skarang. .” katanya. Dan dia masuk dengan cepat ke apartemen milik SHINee.

Kamipun masuk kedalam dengan mudah, bahkan tak ada penjaga yang menghalangi kedatangan kami.

“ kamu sering ksini Hyo???” kataku bingung melihat semuanya.

“ annii. . “ katanya polos.

“ tu khan Hyo. .musti pake fingerprint. . “ kataku melihat pintu kamar apartemen. Kami telah sukses dengan penjagaan depan serta lift, tapi mungkin kali ini tak ada lagi jalan untuk kami.

“ jangan khawatir. . “ kata Hyo sambil tersenyum, senyum yang paling tak kusukai. Jika dia tersenyum seperti itu makan, sesuatu yang ‘jahat’ akan terjadi, Tiba-tiba Hyo merogih kedalam tasnya, dan mengeluarkan sesuatu yang kecil dan AJAIB,  pintu apato langsung terbuka. Aku terperangah melihatnya, dia seperti detektif dalam film action yang berperan sebagai penjahat kelas kakap, atau pemeran utama yang ingin meloloskan diri.

“ bagaimana caranya Hyo???” kataku semangat melihat aksinya.

“ aku membuatnya. . dari jarinya Key. . untung saja aku benar .. hehhe. . “ katanya sambil nyerobot masuk ke dalam. Kadang aku takut dengan sikap posesifnya Hyo, dia benar-benar mengerikan, dia bahkan membuat fingerprint milik Key.  Entah apalagi yang dia buat demi Key, tapi aku salut dengan caranya, apa seharusnya aku bgini??

Jinki POV

“MINHOYAAAAA!!! kau kalah lagi, . HAHAHAHAHA. .” teriakku memenangkan pertempuran, tumben sekali aku menang dari seorang Minho yang hobinya bermain ini, aku bangga dengan kekuatanku,

“ ah kapan kau sedang beruntung saja hyung!! Sudahlah aku lelah” kata Minho dan mulai beranjak dari duduknya.

“Miho-yaa. . ayo main lagiii. .” kataku sambil menarik tangan Minho.

“ Jinki!!!!” teriak seseorang, apa ini Minho, wah hebat juga bisa imitasi suaranya Nimi.

“eh Minho, tak perlu menakutiku dengan sura Nimi deh, tapi hebat juga bisa mirip banget” kataku sambil menepuk punggung Minho, dan Minho pun terlihat bingung.

“Jinki oppaaa~~~. . “ katanya lagi.

“ skarang jangan kayak Hyo. .” kataku sambil mengambil stick PS yang ada di lantai.

“mwo???” kata Minho.

“ yaa!!! LEE JINKIIII!!!!!” teriak seseorang dari luar, dan akhirnya aku melihat Nimi didepan mataku, berdri bersama Hyo yang sedang tersenyum manis.

Akupun terjatuh dari tempat dudukku, melihat Nimi benar-benar ada dihadapanku.

“ ke. . ke.. ke. .” kataku gagap.

“ kekeke??? Nimi??? Namaku hwang Nimi!!” katanya sambil menuju ke arahku.

“ kamu sedang apa disini???” kataku pelan.

“ 100 KALI AKU TELP KAMU TAPI GA DIANGKAT!!!! DAN KAMU LAGI MAIN GAME??????” teriak Nimi murka, aku rasa saat ini aku akan habis dengannya. Tolong aku Tuhan!!

“Minho . kamu mau telingamu soak disini??? Buatin aku makanan donk. . laperrr. . “ kata Hyo memecah suasana.

“ ah yee. . “ kata Minho sambil beranjak dari duduknya. Teman-teman kenapa kalian meninggalkanku sendiri, aku mohon tolong aku.

Nimi POV

Hyo dan Minho telah meninggalkan kami berdua, tinggal aku dan Jinki yang berada dikamar ini, aku menatap Jinki dengan seksama, namun tetap saja dia tersenyum tak punya salah, tak berdosa, membuat aku benar-benar gila dibuatnya. Aku pun menghampirinya,

“ kamu tau JINKI??? Aku dari pagi stress mikirin semua tentang pernikahan kita. . dan kamu enak-enakan main game disini??? Kamu ga serius ya mau nikah sama aku?? Waktu kita tinggal 3 bulan lagi????” kataku pelan. Aku harus sabar menghadapinya.

“ bukan begitu.. khan dah ada. .” katanya mulai beralih.

“ EO???? Kamu pikir mreka sudah  mengerjakan semuanya???” kataku masih tetap bersabar.

“ bukannya begitu??” katanya Jinki yakin.

“ kita harus mengerjakan hal-hal kecil lainnya Jinki, .. aku lelah ngomong sama kamu. ..apa perlu kita undur pernikahan ini??? aku tak siap. . “ kataku sambil akan pergi.

“ mwo??? Knapa musti diundur??? Aku tak mau. .” katanya sambil memegang tanganku.

“ kalau kamu tak mau diundur maka kamu harus membantuku Jinki. . aku akan gila. . bahkan baju pernikahan kita pun belum dipesan. .. “ kataku kesal.

“ yasudah besok kita pesan baju. . “ katanya sambil tersenyum.

“ kamu kira semudah itu. . “ kataku.

“ kalau ga bisa pesan. . yah kita sewa saja. .” katany member ide.

“ kamu pikir kita menikah itu main-main?????” aku tak habis pikir dengan Jinki.

“ yah anggap ajah lagi main the sims. . hampir sama khan???” jawab Jinki enteng.
“ JINKIIIII!!!!! Kita ini bukan didunia khayal. . “ habis sudah kesabaranku, aku benar-benar gila dengan tingkah lakunya.

“m emang.. trus. . “ katanya polos.

“ aarrrrrggggghhhhh. . .aku pulang!!! Hyooooo!!!!!” teriakku sambil memanggil Hyo.

“ kamu mau kmana???” kata Jinki sambil mengikutiku dari belakang.

“ bunuh diri. . “ kataku asal.

“ hei Nimi jangan bercanda!!!” katanya sambil menarik tanganku lagi, namun aku langsung melepaskannya.

“ aku mau puulang. . HYO!!!!” teriakku lagi.

“ yee. .” Hyo pun datang sambil membawa makanan di tangannya.

“ kita pulang skarang. .” kataku sambil menarik tangannya.

“ urusan kalian???” Hyo terlihat bingung.

“sudah selesai. . .” dan akupun segera keluar Dari apartemen itu.

“ yaa!! Nimiaa. . .” teriak Jinki dari dalam apartemen, namun aku tak mau menoleh lagi, aku cukup kesal dengan perlakuannya, dia benar-benar menyebalkan.

Maafkan aku terlalu kasar padamu Jinki, tapi kau memang membuatku sangat kesal, aku benar-benar gila dibuatnya. Dia sama skali tak merasakan penderitaanku, ini telihat dia sama skali tak menginginkan untuk menikah denganku, hanya aku saja yang mengharapkan pernikahan ini, aku sudah tak tahan lagi dan akhirnya aku menangis.

“ kau menangis Nimi???” kata hyo.

“ aku sudah tak tahan. .” kataku sambil menutupi wajahku.

“ ya!! Nimiaa. . Apa kau mencintai Jinki???” kata-katanya mengagetkanku.

“ jika tidak, mengapa aku ingin menikah dengannya. . “ katak cepat.

“ itulah yang ada dipikiran Jinki. .” katanya sambil tersenyum, kata-katanya selalu saja spontan, kadanga aku tak mengerti jalan pikiran Hyo.

“ mwo???” kataku bingung.

“ karena dia mencintaimu, dia ingin menikah denganmu.. . “ kata Hyo sambil mengusap air mataku.

“ tapi. . “ aku ingin menyanggahnya.

“ aku kasih tau satu hal. . “ dia segara memotong pembicaraanku.

“ mwo???” kataku pelan.

“ perlu waktu sebulan bagi Jinki untuk melamarmu. . “ kata-kata Hyo memang selalu membuatku bertanya-tanya dan kebingungan.

“ MWO???”tanyaku.

“ kau tau khan kami bersahabat. . dia setiap hari bertanya padaku, kapan tepatnya dia melamarmu. . apa kamu ga tau betapa sempurnanya saat-saat Jinki melamarmu???” kata hyo mulai menjelaskan.

“ yee. . semuanya serba kebetulan. . “ aku mengingat-ingat kejadian saat Jinki melamarku saat itu, benar-benar indah, aku merasa sebagai wanita yang paling bahagia di dunia.

“ kamu tak perlu meragukan rasa cinta Jinki terhadapmu, meskipun dia tak membantu sama skali, mungkin saja dia ingin kau puas dengan pilihanmu sendiri untuk pernikahanmu. . “ kata hyo sambil menatapku.

“ tapi aku sangat lelah. . pernikahan ini kami yang akan menjalaninya berdua, tapi knapa aku yang lelah???” kataku masih saja mengeluh.

“ kamu tak tau bagaimana cowok ya???walau kau menyuruhnya untuk memilih. . dia pasti akan bilang. . sesukamulah. . “ katanya menjelaskan

“tapi beda dengan Key tentunya” lanjut Hyo, ya aku sangat mengetahui Key seperti apa, dia gila fashion, dan dia sangat perfeksionis sekali, baik pakaian maupun hidupnya.

“ tapi setidaknya dia menemaniku. .” kataku mulai putus asa, aku memang paling tak bisa membantah perkataan Hyo.

“ oleh karena itu. . mulai sekarang kamu harus tegas dengan Jinki. .  kamu ga bisa terus-terusan membebaskannya. . sebentar lagi dia akan menikah denganmu.. .” kata Hyo dengan senyum liciknya.

“ bagaimana caranya. . “ kataku penasaran.

“ gampang. . kudengar dia ga mau diundur khan untuk tanggal peernikahan??? Kau ancam saja dengan hal itu. . buktinya berhasil dengan Key. . “ kata Hyo semakin menyeramkan, sepertinya banyak sekali pikiran gila yang ada di kepalanya.

“ apa kau juga akan menikah dengan Key???” kataku shock, aku tak pernah mendengarnya.

“ anni. . kami baru bertunangan saja. . dia masih banyak kontrak yang harus dikerjakan. . tapi dia tak ingin kehilangan diriku. .  kau harus membuat Jinki merasakan hal itu juga. . “ kata Hyo sambil memegang bahuku, menyemangatiku.

“ kamu memang paling daebak Hyo. . “ kataku sambil memeluknya.

“ mulai besok kau harus melakukannya,.” Kata Hyo, sambil mengajakku kea rah parkiran.

“ yee. . “ kataku sambil mengangguk.

Jinki POV..

Apa aku telah berlaku salah terhadap Nimi, tapi biasanya wanita tak ingin jika urusannya di campuri, aku takut jika aku malah jadi penghambat untuk pernikahan kami. Apa yang harus kulakukan sekarang.

“kau kenapa hyung dengan Nimi??” kata Minho sambil duduk disebelahku.

“aku bingung apa yang harus kulakukan, aku ingin menikah dengannya, tapi aku tak tau harus berbuat apa. . “ kataku pada Minho.

“begitupun aku hyung, , “ kata Minho polos.

“ahhhh Minho-yaa. .  kau tak membantu sekali!!!” kataku kesal. Dan akupun meninggalkannya, siapa yang bisa aku ajak bicara?? Key? Dia terlalu sibuk dengan semua pekerjaanya. Hyo?? Dia satu-satunya yang bisa ku ajak bicara. Tapi saat ini dia pasti masih bersama dengan Nimi, mungkin agak malam aku mengajaknya kelua, walaupun dia seorang iblis wanita, tapi semua omongannya perlu diperhatikan, sungguh cocok dengan Key.

“hyung, Kau mau kemana??” kata Minho ketika melihatku akan pergi keluar.

“bukan urusanmu. . “ kataku, dan segera pergi.

Aku  akan mencari, dimana tempat pakaian pengantin yang bisa dipesan, karena Nimi bilang dia tak suka jika harus menyewa, aku benar-benar harus berusaha, aku tak boleh mengecewakan Nimi lagi. Namun entah sudah berapa banyak toko pakaian pengantin yang kudatangi, namun tak satupun bisa memesan, karena waktu yang terlalu mepet dan juga desain yang cukup sulit. Kenapa aku begitu sial, aku ingin semuanya sempurna bagi Nimi, tapi bagaimana caranya??

Aku lelah berkeliling, kemudian aku mengingat aku harus menelepon Hyo, aku ambil handphoneku di saku celanaku, dan kutekan nomor handphonenya dan segera tersambung.

“aku butuh bantuanmu Hyo. .”  kataku dengan nada lemas.

“wae??” katanya.

“datanglah sekarang kesini. . “ akupun segera membertahukan dimana keberadaanku dan menutup teleponnya, aku berfikir sesaat, apa aku harus menelepon Nimi? Apa dia masih marah denganku atas kejadian siang tadi? Tapi Nimi bukan orang yang ingin diganggu jika dia sedang kesal, tapi aku sungguh ingin mendengar suaranya, tapi lebih baik jangan, kami pasti akan bertengkar lagi pada akhirnya. Aku serba salah.

“kau kenapa???” kata seseorang di belakangku, akupun menoleh dan kudapati Hyo sudah dibelakangku.

“kau cepat sekali Hyo. . “ kataku sambil menunduk.

“tentu, aku sedang memilih gaun untuk pernikahan kalian nanti. . “ katanya sambil duduk di sampingku.

“aku bingung Hyo, apa yang harus kulakukan??” kataku sambil melihat kelangit.

“maksudmu??” katanya.

“kau khan tadi lihat, kami bertengkar, aku rasa karena masalah sepele, apa dia harus marah sebesar itu??” kataku menjelaskan.

“sepele??kau meninggalkan dia sendiri dan kau tak membantunya apa-apa, kalian akan menikah berdua, bukan hanya dia sendiri. .kau memang bodoh oppa. . “ kata Hyo, aku ingin sekali memukul kepalanya, mengataiku bodoh, namun aku berfiki dengan apa yang dikatakannya adalah benar, setidaknya aku betanya da membutuhkan apa.

“kau ingin semalaman disini?? Bukannya kau janji mau melihat pakaian pengantin besok???’ kata Hyo mengingatkanku lagi, aku tak bisa menemukannya.

“entahlah, aku tak bisa menemukannya Hyo. . “ aku jujur terhadap Hyo.

“pabo!!” katanya sambil mengeplak kepalaku,

“YAA!!!” teriakku.

“kau mau marah denganku?? Tapi kau benar-benar bodoh!!!” katanya sambil berdiri.

“kau benar-benar tak sopan Hyo!!” kataku juga sambil berdiri.

“ayo ikut aku. .” katanya sambil menarik tanganku.

Hyo memang bisa diandalkan, pertama kali aku bertemu dengannya, dia sudah menjadi pacar Key, awalnya aku pikir dia orang yang pendiam, dengan senyuman yang sangat manis, ini bukan pernyataan cinta, tapi ya aku menyukainya sewaktu pertama kali bertemu dengannya, maksud menyukai, dia sepertinya orang yang baik, tapi ternyata dibalik wajah bidadarinya itu, dia orang yang sungguh menyeramkan, dia bisa saja datang ke tempat kami berada untuk bertemu dengan Key, segala hal dia lakukan demi Key, aku sungguh kagum dengan usahanya. Dia sangat mencintai Key sampai dia au berbuat apapun demi Key, tapi begitu pula dengan Key, dengan segala usahanya dia memohon kepada agency untuk diberikan kebebasan untuk berpacaran dengan Hyo, dan segala hal yang dilakukan Key, pasti ada hubungannya dengan Hyo, mereka benar-benar terlihat seperti sepasang kekasih yang benar-benar saling jatuh cinta, kadang aku iri dengan mereka.

$$$

Nimi POV

Aku tak tau.  .tapi apa yang Hyo katakan itu benar, jika dia tak mencintaiku untuk apa dia melamarku untuk menjadi istrinya. Dia meleponku semalam, dan akan membeli gaun pengantin, aku harap dia tak bohong lagi, atau mengingkari janjinya lagi. Akupun berangkat ke tempat kami biasa bertemu. Aku berlari, sepertinya aku sudah telat dengan waktu janjian kami, tapi setibanya aku disana dia belum datang. Aku berfikir, kebiasaan Lee Jinki suka datang telat, kenapa aku harus berlari tadi, menyebabkan kakiku menjadi sakit. Akupun duduk disalah satu bangku di restoran kecil dekat stasiun, aku mulai menunggunya. Namun. .  30 menit, 1 jam, dia belum datang, aku mulai kesal. Akhirnya kuputuskan untuk meneleponnya.

 “YAA!!! JINKI KAMU DIMANA???” teriakku tak sabar.

“aku baru bangun tidur. .” katanya lemas.

“MWO???” aku shock dengan kata-katanya.

“ah mian. . smalem aku main dengan donghae hyung sampai larut malam. . mian. . aku akan segera kesana” katanya sambil menutup teleponnya.

“ahhhhh. .PALI. .PALII”  belum selesai aku bicara, dia sudah menutup teleponnya. Dia benar-benar keterlaluan.

Jinki POV

Andweeeeee, gara-gara Minho aku tak tidur semalaman, menemaninya bermain game, aku tak bisa menolak permintaan dongsaengku, tapi dengan begini, aku mengecewakan Nimi.

Akupun segera bergegas, tanpa mandi aku langsung berganti pakaian, dan menyemprotkan parfum sebanyak mungkin. Aku tak boleh lama-lama, dengan waktu 10 menit aku telah siap dan segera berangkat menuju tempat kami berjanjian.

“ah jagii. . mianhae. .” teriakku dari jauh, melihatnya sedang duduk sendirian di pojok salah satu kafe. Namun dia tak membalas sapaanku. Dia mengerucutkan bibirnya, itu sungguh lucu. Akupun mendekatinya.

“ ayo kita cari pakaian yang cantik untukmu “ kataku sambil menggandeng tangannya. Namun dia tetap saja diam.

“ahh mianhae, aku semalam harus menemani Minho, aku tak bisa menolaknya. . “ kataku sambil sedikit menatapnya, ingin tau apa reaksinya. Namun dia hanya menghela nafasnya dan bangun dari duduknya.

“gwencana , ayo kita pergi. .” katanya sambil berjalan, akupun mengejarnya, tapi entah kenapa dia berhenti tiba-tiba, dan aku menabraknya.

“ahh, waeyo Nimiyaa. . “ kataku sambil melihat kearahnya. Dan dia menunjuk ke suatu tempat, aku langsung melihat apa yang dia tunjuk. Key dan Hyo baru saja keluar dari satu butik gaun pengantin yang megah, mereka menutupi wajahnya dengan sempurna, namun aku bisa mengenali dengan pasti bahwa itu adalah dongsaengku.

“sedang apa mereka??” tanya Nimi.

“aku rasa mereka sedang mencari pakaian untuk pesta kita nanti. . “ kataku polos.

“tak mungkin, toko itu khusus pakaian pernikahan, apa mereka mau menikah juga??” kata Nimi penasaran.

“sepertinya tidak, Key belum bilang apa-apa, dia hanya bilang akan melamar Hyo, tapi setelah pernikahan kita. . “ jelasku.

“ayo kita kesana” kata Nimi, dan langsung menarik tanganku.

Aku juga agak sedikit penasaran dengan apa yang dilakukan dengan Key, mereka akan menikah juga? Kenapa Key tak cerita denganku, biasanya dia selalu cerita apapun denganku.

Kamipun akhirnya memasuki tempat pembuatan gaun pengantin yang tadi diimasuki oleh Key dan Hyo. Tempatnya begitu megah, beda sekali dengan tempat penyewaan gaun yang kemarin aku datangi dengan Hyo.

“ahjumma, maaf, tadi teman kami datang kesini, apa dia sudah memesan gaun pernikahannya?” kata Nimi, begitu masuk ke dalam toko gaun pernikahan itu.

“yang mana?” katanya ahjumma itu bingung.

“itu laki-laki dan perempuan yang baru saja keluar dari gedung ini..  aku menitipkan padanya untuk desain pakaianku, apa dia telah memberikannya??” kata Nimi, dia ingin mengorek apa yang dilakukan Hyo disini.

“ahh, tidak, dia hanya menyerahkan 1 desain saja, dan ini miliknya, ini desainnnya.” Kata ahjumma itu sambil mengeluarkan buku yang ada dilacinya, dan memberikannya pada Nimi. Nimi pun membukanya perlahan, dan melihat sebuah desain gaun yang sangat cantik, aku melihat Nimi sangat shock.

“ini bukan punyaku” kata Nimi, sambil menyerahkan buku itu.

“kalau kami ingin memesan disini, dengan desain kami bisa?” kataku, dan Nimi langsung kaget melihatku.
“kapan kalian akan pakai?” kata ahjumma itu.

“3 bulan lagi. . “ kataku.

“ahh, maaf sekali, kalau dengan waktu segitu, kami tak bisa membuatnya, minimal 6 bulan sebelum acara” kata ahjumma itu menjelaskan. Aku melihat wajah kekecewaan dari Nimi.

“Nimi. . bagaimana jika kita sewa saja?” kataku sambil memegang tangannya.

“mwo??” katanya bingung.

“kau pilih saja gaun yang paling kau suka yang ada disini, kau coba saja dulu, ,” kataku pelan.

“andwee, “ katanya sambil menggeleng.

“sudah cepat carilah. . “ kataku sambil mendorongnya masuk kedalam.

Aku ingin memberikan yang terbaik untuk Nimi, memang waktu untuk kami menikah benar-benar sangat singkat, dan dengan waktu yang singkat inilah, aku harus membuat semuanya sempurna, semoga.

Tapi apakah benar, jika Hyo dan Key akan menikah? Izinpun belum diberikan kepada Key untuk menikah, mereka pacaranpun masih dibawah pengawasan SM. Apa aku harus khawatir dengan Key? Tapi desain gaun itu, apa maksudnya?

TBC

Author :: jeng jeng jeng… FF baru yang ga jelas lanjutannya, wkwkwkwkwk, maapin yah klo ga jelas, kayaknya lagi heboh masalah pernikahan, akhirnya aku buat dehh yang nikah-nikah, *emang ajah authornya pengen nikah sama Key* wkwkwkwkwkwwk. .

gomawo yang mau baca FF gejeh aku yahhh ^^

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

49 thoughts on “My Day – Part 1”

  1. ahhhh…
    onew oppa lelet bngt#plak..
    key sma hyo daebak,lah…!
    nimi ksian ih,stres sndir.
    eh ini clonya mlh asik” main game sma minho.
    tpi lucu jg crtanya.hahahaha
    next part thor….!

  2. Kayakknya desain baju yg dipesen sm hyo dan key kayaknya buat nimi am onew dehh
    heheeheh 🙂
    Tp ceritanya DAWBAKK!!!!!

  3. Woaaa keyyyy
    Beneran mau nikah?
    Tapi kan ga bilang
    Katanya cuma mau tunangan
    Aishhhh oneww kasian nimi
    Emosi bener suruh ngurus urusan pernikahan sendiri
    Dia malah nemenin minho main games
    Sampe ga tidur lagih
    Aigoooo penasarannnnn
    Lanjut

  4. aku suka deh sm authornya bikin ff seru2 :3
    “Hyo iblis wanita” kata Onew. segtunyakah?? lebay nh Onew

    jd itu desaign untuk pernikahan siapa?
    ga ada yang ngaku yaudah aku klaim jd desaign buat nikah aku sm Key haha #dilabrakHyo
    next part palli!

  5. ih keren deh beneran.. jinki komputer pentium 2.. lelet.. wkwkwkwkwk#digebuk mvps.
    gak gaje beneran.. kereen bgt..
    hyo.. wkwkwkwk.. dibalik senyumnya ternyata orang yang evil… ahahahaha
    part 2 ASAP ya thor…

  6. hyaaa geram sma jinki … huhuhuhu key … bener deh makin cinta .. #plak!!!
    author hebat !! ahahhahahah itu jinki kayaknya harus di setel ulang! apa ada baut yang longgar ?? #plak!!
    mian bru baca … heheheh
    lanjut ya thor …

    1. aaaaahhh jangan cinta sama Key akuuuu. . hihihih. .

      kayaknya otaknya agak gimada deh gitu *digaplok*

      gomawoo yahhh dah mau baca n komen hihihi ^^

  7. Nimi yang SABAR
    Kalau sabar di sayang Jinki hahaha
    Jinki kamu jangan lelet kalau ingin jadi nampyonnya (betulkah tulisannya!!!!!) Nimi
    Ngakak liat pasangan Key ama Hyo

  8. Aish,, bingung ndiri liat Nimi sama Onew,,
    Tapi kalo dipikir-pikir, Onew nyebelin banget,, kalo ngasih kebebasan gak segitunya juga,, kesannya kan malah gak care,, ckck
    EH, Key sama Hyo ngasih desainnya siapa tuh?? mereka mo nikah juga?? Soalnya kalau buat Nimi selain desainnya beda, butik itu juga gak menerima pesanan buat waktu sesingkat itu kan??
    Liat next chap ajalah,, Fighting eonn,, 🙂 #mulai sksd,

  9. Bagus deh 😀
    Tapi serius… rapihin deh. Beberapa bagian aja… hehe ._.v
    Misal.. huruf kapitalnya. 🙂 *peace hoho*
    Tapi aku suka ide ceritanya kok ^^
    semoga aku bisa baca part selanjutnya deh hehe

    1. ahhh. . gomawo masukannya, kekekekek . .
      aku akan perbaiki lagi, tapi part selanjutnya udah diketik . .gomawoo yahhh. .

      dah mau baca n kasih msukan ^^

  10. onew oppa ini babo ato memang gimana sih? *digorkonew*
    kan kasihan tau nimi nya~~
    penasaran key sama hyo beneran mau nikah ato ….
    ditunggu lanjutanny^^

  11. kok Jinki bisa bisanya sih -__- kalo aku jadi Nimi, aku bejek-bejek deh *diamuk MVP

    yaampun, aku juga mau kayak Hyo :3

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s