{CONTEST C} TAEMIN TIME

TAEMIN TIME

Song Title(*) : Haru (Day by Day)

Author(*) : Anggi a.k.a Lee Hyo Seok a.k.a Kim Seung Na a.k.a Jojo

Main Cast(*) (Tokoh Utama) : Lee Taemin, Park Yoon Hee

Support Cast(*) (Tokoh Pembantu) : SHINee

Length(*) : Oneshot

Genre(*) : Romance

Rating(*) : General

A.N(*): Saya mengikuti kontes A

Attention :  ini khusus aku buat untuk ulang tahun uriTaemin, semoga semuanya suka, klo ga suka juga gpp *pundung dipojokkan* dan terimakasih pada reader yang mau baca FF aku yah.

 

Aku mengayuh dengan cepat sepedaku yang kusayangi, sepeda berwarna biru cerah dengan ban berwarna putih, aku melesat tajam ditikungan dekat rumahku, disapa oleh ahjumma tetanggaku ketika ku melewatinya, dengan seragam sekolahku yang lengkap, tas ransel besar yang berisi buku pelajaranku tergantung manis dipunggungku, tak lupa dengan  Ipod kesayanganku, yang memutar semua lagu kesukaanku, salah satunya adalah…

“Fall in love ne soneul kkok jabajwo , I wanna be ne gyoteman issojwo, Oh happy day ne modeun gol julkkoya, I can’t stop nomaneul nan saranghe” gumamku sambil mendengarkan lagu kesukaanku itu, hari ini hari yang cerah untuk brsepeda. Dan lagu yang kudengarkan membuatku makin semangat.

Tak lupa kugenggam banana milk kesukaanku di tangan kiriku. Aku mulai menyeruput pelan, dan hingga kusadari seseorang menyebrang didepanku, dengan cepat aku mengerem laju sepedaku, namun aku kehilangan keseimbangan karena laju sepedaku sangat cepat dan sedang emegang stang sepedaku dengan salah satu tanganku.

‘GUBRAAAKKKKKKKKKKKK..’

Aku terjatuh, ini sangat sakit, namun aku ingat dengan orang sedang menyebrang, apa aku menabraknya? Dengan cepat aku bangkit dan melihatnya jatuh tepat disebelah sepedaku, aku menabraknya!!!!

“ahh. . noona. . apa kau baik-baik saja??” kataku seraya menghampirinya. Aku pun mendekatinya, rambutnya sangat halus, panjang dan hitam, aku tak bisa melihat wajahnya karena tertutup rambutnya yang lebat itu, apa dia baik-baik saja.

“mianhae noona, apa kau tak apa-apa?? Apa ada yang sakit??” kataku  sambil perlahan mengusap rambutnya, dan akhirnya aku melihat wajahnya, putih, pipinya berwarna perah, bibirnya yang kemerahan, dan yang paling membuatku terkejut dia menangis.

Aku shock, aku terduduk karena aku telah membuat seorang yeoja menangis, apa yang harus kulakukan?? Membawanya kerumah sakit? Membawanya kerumahku? Aku harus berkata apa?  Apa aku harus menelepon hyungku? Ahhhhhhh aku harus melakukan apa??

“noona. . aku mohon jangan menangis.  “ kataku pelan, dan mulai mendekatinya lagi.

“AGASHIIII!!!! Anda tidak apa-apa??” tiba-tiba saja seseorang dari dalam rumah keluar dari rumah tempat dia keluar tadi, dan mulai membantu yeoja itu bangkit.

“ahhh mianhae.  . .aku tadi menabraknya. . “  kataku sambil membungkuk.

“ahh gwencana, seharusnya saya yang harus meminta maaf pada anda, karena agashi sepeda anda jadi rusak. . saya minta maaf” kata ahjumma itu sambil menunduk.

“ahh gwencanan ahjumma, akulah yang salah, aku mengendarai. . “aku menjelaskan namun ahjumma itu memutus kata-kataku.

“ahhh tidak ini kesalahan  kami, dimana rumah anda, kami akan mengganti sepeda anda dengan yang baru. . “  kata ahjumma itu.

“ahh anniyoo ,. .” kataku bingung.

“maafkan kami sekali lagi anak muda” kata ahjumma itu sambil membawa yeoja itu masuk kedalam rumahnya.

“ahh noona, jeongmal mianhae. .” teriakku.

Kenapa dia yang harus memina maaf?? Semuanya aku yang salah, bukan gadis itu, ahhhh badanku sakit sekali, sepedakupun rusak, apa yang harus kulakukan sekarang? Hyung pasti akan heboh melihat keadaanku seperti ini. Aku harap yeoja itu baik-baik saja.

$$$

Benar saja dengan apa yang kupikirkan, Key Hyung berteriak histeris melihatku, melihat pakaianku yang terkoyak, sepedaku yang bengkok, dia pikir aku pulang dari tauran massal, atau aku dipukuli oleh orang mabuk disekitar sini. Dan akhirnya titah itupun keluar dari mulut Key Hyung

“Taemin!! Mulai sekarang aku akan mengantarmu ke sekolah dan menjemputmu pulang dari sekolah, daripada kau celaka lagi!!!” kata Key hyung.

Sekalinya Key hyung mengatakan hal ini, dia pasti tidak bisa dibantah lagi. Aku harus melihat keadaan Yeoja itu.

“hyung aku. . “ aku mulai mencoba menjelaskan semua keadaannya.

“kau mau membantahku Taemin??? Pokoknya kalau aku bilang seperti itu maka harus seperti itu, aku akan ke supermarket dulu. . “ kata Key Hyung sambil pergi.

“hyuuunngg. . tolong akuu. . “ kataku pada Onew hyung yang sedari tadi menyaksikan eksekusiku dari Key hyung.

“Kau tau, Key seperti apa Taemin-aahh. . aku tak bisa membantumu, mian. . “ kata Onew hyung yang lalu meninggalkanku sendiri.

Setidaknya aku harus meminta maaf pada yeoja itu.

“huuuffffff. . “ aku menghela nafas panjang. Akupun mencari Ipod ku, namun selama aku mencari, aku tak dapat menemukannya, apa Ipod ku terjatuh. Ahhh pasti pada saat terjatuh tadi.

“hyuuuunnggg, belikan aku ipod baruuuu , “ teriakku kemudian.

“mwo??kau menghilangkannya LAGI???” teriak Onew hyung dari dapur.

“mungkin terjatuh pada saat aku jatuh tadi hyung!!” sahutku.

“baiklah, kau bilang saja pada Key” kata Onew hyung, tetap tak memperlihatkan sosoknya.

“andweeeeee… aku pasti kena omelannya lagi hyuuunngg” kataku masih tetap mencari.

“salahmu sendiri!!!” teriak Onew hyung.

Kenapa semuanya menyalahkanku, dan kenapa aku tak berani bilang bahwa aku menabrak seorang gadis, Key hyung pasti takkan memberikanku  sepeda lagi, apa yang harus kulakukan sekarang, apa aku kerumah itu sekarang??? Melihat keadaan gadis itu?? Ah iyah itulah yang harus kulakukan.

Aku pun berdiri dan segera mengambil jaketku, namun ada keanehan dikakiku, ada apa ini?? Aku menggerakkan sedikit kakiku, namun terasa sangat sakit, ini pasti akibat jatuh tadi. Aku duduk di kursi terdekat dan melihat keadaan kakiku.

“TAEMIN!!! KENAPA KAKIMU????” teriak Minho Hyung tiba-tiba, dan itu sangat mengagetkanku.

“ahh, tidak apa-apa hyung. . aku. . “  aku mencoba menutupi kakiku.

“aahhhh, kita kedokter SEKARANG!!!!” teriak Minho hyung dan langsung menarikku dan menarik Onew hyung serta Jonghyun Hyung.

Dan disinilah aku sekarang, semuanya heboh dengan keadaanku, aku tak apa-apa, aku yang merasakan semuanya, aku baik-baik saja, tapi tak ada yang mempercayainya, sampai sang Dokterpun berkata, “ itu hanya memar, tidah ada yang salah dengan kakinya” dan akhirnya mereka bisa lega dan tersenyum, namun tatapan Key hyung terasa dia bicara seperti ‘Taemin,jangan pernah kau berfikir untuk naik sepeda lagi seumur hidupmu’  tapi dia tak mengatakannya.

$$$

“ayo Taemin kita berangkat” teriak Key hyung dari ruang depan. Benar apa yang dikatakan Key hyung, sesibuknya apapun dia, dia pasti menepati kata-katanya, dia akan mengantarku kesekolah.

“yee, hyung. . “ kataku pelan.

Kamipun berangkat menuju sekolah, dan melewati rumah yeoja itu, dan aku melihatnya lagi, rambut hitam kelam yang panjang, wajahnya yang sangat putih seperti salju, dia ada didepan pintu gerbang rumahnya, sepertinya dia membawa sesuatu ditangannya, itu Ipod milikku.

“hyung bisa kita berhenti sebentar??” kataku cepat.

“kau akan terlambat nanti. .” kata Key hyung masih sibuk dengan bajunya.

Aaahh jebal hyung, sepertinya yeoja itu menungguku? Apa ku terlalu pede? Tidak mungkin, dia pasti tau bahwa aku menjatuhkannya. Dan dia ingin mengembalikannya padaku. Bagaimana bisa aku bertemu dengannya jika setiap hari aku diantar seperti ini.

Entah kenapa aku selalu membayangkannya, apa ini pertama kali aku melihat seorang yeoja menangis? Aku merasa bersalah dengan apa yang telah kulakukan.

$$$

Latihan pagi benar-benar membuatku lelah, sebentar lagi kami akan mengeluarkan album baru, setiap hari harus mulai bekerja keras lagi. Kadang aku lelah, tapi karena dance adalah kesukaanku, aku sangat menikmatinya. Namun yang membuatku terasa aneh, aku mengingat gadis itu saat aku berlatih, aku tak pernah memikirkan apapun saat latihan dance, tapi kini beda.

“hey, Taemin, cepat ganti bajumu, aku antarkan kau kesekolah” kata Key hyung.  Ternyata dia tak lupa dengan sekolahku.

“ye hyung” dengan langkah gontai aku menuju kamarku dan berberes.

Aku menyerup banana milk kesukaanku, dan saat itu pula aku melihatnya lagi. Menungguku didepan pintu gerbangnya, dia berdiri ditempat yang sama dan membawa ipad ku.

“HYUNGG!!! BERHENTI!!” teriakku pada manajerku yang sedang menyetir.

“ah wae??” kata Manajer hyung, dan segera memberhentikan mobilnya. Namun tanpa kata-kata aku segera keluar dari mobil itu dan segera menghampiri yeoja itu.

“noona. . “ kataku pelan.

“ahh, akhirnya kau datang, ini. .” katanya sambil menyerahkan Ipad nya padaku, tapi dia tak melihatku sama sekali apa dia malu??

“ahh. . gomawo noona. . “ kataku sambil mengambil Ipad yang ada ditangannya. Tanganya sangat lembut. Namun dia langsung pergi setelah aku menerima Ipad ku.

“ahhh. . anak muda yang kemarin jatuh disini ya??” kata ahjumma yang sepertinya kukenal.

“ahh yee. . “ kataku sambil membungkuk.

“kami benar-benar minta maaf atas kelakuan agashi, dia sering sekali ingin lari dari rumah,” katanya sambil menghela nafas.

“mwo?? Kabur??” kataku bingung.

“yee. . dan dia juga tak bisa melihat, karenanya dia tak melihat anda sedang melintas. . “ katanya sambil tersenyum.

“mwo?? Tidak bisa melihat???” kataku bingung. Aku melihat siluet tubuhnya dibalih jendela rumahnya.

“Taeminnn!!! Kau terlambat!!!!”teriak Key hyung dari dalam mobil.

“ahh mianhae ahjumma aku harus pergi. . “ kataku langsung pergi meninggalkan ahjumma itu.

Aku berfikir keras, gadis manis itu tak bisa melihat? Dan aku menabraknya? Pantas saja dia menangis.

“siapa tadi Taemin-aah, pacarmu yah??” kata Key hyung meledekku,

“anni hyung, dia menemukan Ipod ku, kemarin aku jatuh disana. . “ kataku membela diri.

“ahh. . arassoo. . “ kata Key hyung.

“kumohon hyung, aku boleh yah naik sepeda lagi???” kataku mulai memohon pada Key hyung.

“kau ingin mendekati gadis itu yah?? Baiklah, jangan bilang manajer hyung” bisik Key hyung padaku.

“anni!!!!” kataku segera, namun Key hyung hanya tertawa.

$$$

Perlengkapanku sudah siap, tas ransel, dan sepeda baruku berwarna pink!! Ya Key hyung membelikanku. Akupun beranjak dari tempatku, kunaiki sepada baruku, kukayuh secepat mungkin sepedaku, merasakan semilir angin yang berhembus.  Tak terasa sudah sampai tapat depan rumah gadis itu. Aku menoleh sedikit, akhirnya uhentikan sementara sepedaku, kumelihatnya sedang duduk di depan halaman rumahnya, matanya tertutup, menghadap langit, sepertinya dia sedang merasakan bagaimana sejuknya udara di pagi hari, kemudian matanya pun terbuka, menatap kosong ke langit, wajahnya berubah seketika, terukir sebuah senyuman di wajahnya, sangat manis, dan diapun menunduk. Dan menghela nafas dalam.

Akhirnya akupun teringat dengan sekolahku, aku bisa terlambat, kemudian kukayuh lagi sepedaku, entah mengapa meihat senyumannya membuat hatiku senang, tak terasa aku senyum-senyum sendiri, membayangkan senyum itu ditujukan untukku.

Selama sekolah tak hentinya aku tersenyum, mengingatnya terlalu indah, apa aku sudah gila, pertama kalinya aku merasakan seperti ini. Apa yang akan Key hyung katakana, atau Jonghyun hyung. Jika aku cerita kepada mereka masalah perasaanku yang aneh itu. Lebih baik aku diam saja.

Akhirnya sekolah pun terasa cepat kulalui, tak hanya itu, tiba-tiba saja Key hyung memberikan titah untukku, dia menyuruhku untuk membeli perlengakapan untuk makan malam, jika tak kuturuti akan makan malam apa nanti.

Aku melambai kearah teman-temanku, mengambil sepeda pink ku, dan segera kukayuh cepat sepedaku menuju supermarket terdekat.

Decit sepedaku terdengar ketika aku menekan rem, kuparkirkan sepedaku, tak lupa kukunci agar tak hilang, dan segera berjalan masuk, mengambil keranjang belanjaan dan mulai mencari apa yang Key hyung butuhkan.

Karena semangatnya mencari barang yang kubutuhkan, tas besarku menabrak ahjumma yang ada dibelakangku.

“ahh, mianhae ahjuumaa. .  aku tak melihat, sekali lagi aku minta maaf” kataku sambil menunduk.

“hobi kamu menabrak orang yah??” kata ahjumma itu. Aku tercengang apa yang dikatakannya. Aku melihat orang yang kutabrak tadi.

“ah ahjumma??” dia adalah ahjumma yang menolong gadis itu.

“gwencana, belanja?” katanya sambil tersenyum.

“yee, untuk makan malam. . “ kataku pelan.

“ah iya, masalah sepedamu. . “ kata ahjumma itu.

“ah itu tidak perlu, aku sudah dibelikan yang baru oleh hyungku. . “ kataku polos.

“begitu?? “ kata ahjumma sambil mengangguk-angguk.

“bagaimana dengan noona itu? Apa dia terluka?” kataku ingin tau.

“dia tak apa, kau sudah selesai? Ahjumma duluan ya” kata ahjumma itu segera pergi.

“aah, aku juga sudah selesai” kataku, entah kenapa aku penasaran sekali dengan latar belakang gadis itu.

Dan akupun pulang bersama ahjumma itu, aku membantunya membawa belanjaannya yang lumayan banyak.

“kamu tinggal dimana nak?” kata ahjumma itu memulai pembicaraan.

“tak jauh dari rumah ahjumma, hanya 3 blok dari sana. . “ kataku menjelaskan.

“agashi, dia seorang diri. . “ kata ahjumma itu memulai ceritanya, namun aku bingung dengan perkataanya.

“kedua orang tuanya tiada saat dia kecil, dan dia hanya kehilangan matanya, entah sudah berapa puluh pendonor mata yang ia sia-siakan, dia tak pernah menginginkan kami mengoperasi matanya. . “ kata ahjumma itu sambil menghela nafas. Aku hanya diam mendengar ceritanya, berharap ahjumma itu melanjutkan ceritanya.

“dulu dia seorang penari, ballerina cilik yang cantik, selalu menjadi pemenang saat kontes, dia anak yang berbakat, dan sekarang walaupun dia tak bisa melihat, dia masih sering meliukkan badannya, jika dia mendengar musik yang disukainya. Tariannya sungguh indah. .” lanjut ahjumma itu.

“mwo? Dia penari?” kataku tak percaya.

“yee, bahkan yang terbaik, untungnya dia masih menyukai sesuatu yang menjadi hobinya sejak kecil” jelas ahjumma.

“jika tak keberatan, apa aku bisa membantunya??” entah kenapa kata-kata itu keluar dari mulutku.

“membantu untuk apa?” ahjumma itu menoleh kearahku.

“membuatnya menjadi seorang penari. Dan bisa melihat lagi” kataku yakin, entah darimana keyakinan ini berasal, tapi aku ingin dia bisa melihat dunia ini dengan matanya yang sangat indah itu.

“aku akan senang sekali.” Kata ahjumma itu. Dan tak terasa, kami telah sampai tepat didepaan rumah ahjumma itu.

Akupun kembali ke apartemenku, aku menyayangkan, kenapa aku tak bertanya siapa namanya, bagaimana aku akan memanggilnya? Noona?

“aku pulang” kataku seraya masuk kedalam apartemen, menaruh belanjaanku dimeja dapur, kemudian segera mengambil handukku.

“Taeminn!!? Teriak Key hyung, beum sempat aku masuk ke dalam kamar mandi, dia sudah memanggilku.

“wae hyung?” kataku sambil menghampiri Key hyung.

“apa yang kau beli ini Taemin-aahh??” kata Key hyung, aku hanya membeli 2 bumbu untuk memasak, dan seledri.

“ah hyung” kataku shock.

“apa yang kau pikirkan?? lalu kita mau makan apa??” kata Key hyung sambil menatapku.

“entah. . “ jawabku polos.

“baiklah hanya mie ramen untuk malam ini” teriak Key hyung. Dan hyungku pun yang lain langsung menghampiri kami, dan bertanya-tanya kenapa hanya makan itu, semua orang protes, dan aku menyusup menuju kamar mandi, membersihkan tubuhku.

$$$

Lagu itu selalu menemaniku, “haru” yang kami nyanyikan. Lagu yang sangat membuatku semangat di pagi hari, apakah lirik lagu yang kunyanyikan ini akan menjadi kenyataan untuk diriku?

Dan hari ini pun, aku berhenti tepat didepan rumahnya. Namun dia tak ada di halaman, dan aku menoleh keatas, lantunan lagu merdu berdentum indah, aku melihat siluet tubuhnya di balik tirai yang terpasang indah di jendela  atas. Kemudian perlahan dia membuka jendela itu, tersenyum. Senyumnya terukir jelas, seperti dia bisa melihat keindahan Seoul dari atas balkon rumahnya.

“noona!!!!”teriakku. namun dia malah bersembunyi dibalik tirai jendelanya.

“berdansalah denganku!!!” teriakku, terdengar gila, tapi hal ini membuatnya keluar dari tempat persembunyiannya.

“sebagai permohonan maafku untuk yang kemarin!!” lanjutku, namun dia segera menghilang dari pandangan, kemana dia? Apa aku sangat tak sopan? Aku rasa aku keterlaluan, apa dia menganggapku kalau aku mengejeknya, terlalu banyak yang kupikirkan, namun, tiba-tiba pintu rumah itu tiba-tiba saja terbuka, terlihat rambut panjang hitamnya terurai, wajahnya dipenuhi senyuman. Aku turun dari sepedaku, dan mulai berjalan untuk menghampirinya. Aku sampai di gerbang pintu rumahnya. Diapun turun perlahan dari pintu rumahnya, menuju gerbang.

“kau tak keberatan?” kataku pelan. Dia mengangguk pelan.

“namun aku buta. . “ katanya sambil tersenyum, satu kalimat keluar dari mulutnya, suaranya begitu merdu.

“itu tak jadi masalah, aku penari terbaik di seluruh penjuru Seoul, aku ingin membanggakan diriku seperti itu. .  apa itu masalah??” kataku.

“dengan senang hati” katanya sambil menunduk.

“Lee Taemin, kau?” kataku perlahan.

“Yoon Hee, Park Yoon Hee” katanya pelan. Wajahnya memerah lagi.

“aku harus kesekolah, nanti aku akan kesini lagi, kau akan menungguku khan?” kataku pelan, diapun mengangguk. Dengan segera aku mengambil sepedaku, dan dengan cepat kukayuh lagi sepedaku, entah kenapa jantung ini terasa berdebar, lebih dari biasanya, pertama kali aku berbicara dengan Yeoja itu. Ingin sekali aku menceritakan hal ini kepada Key hyung, aku ingin tau apa yang kuraskan saat ini.

Tak sabar rasanya menunggu pulang sekolah, tapi inilah yang harus kulakukan, apa benar dia akan menungguku.

Dengan tergesa-gesa aku menuju rumah itu, dan benar dia disana, bendiri di gerbang rumahnya, menungguku, ditemani oleh ahjumma.

“ahh, anyeong” kataku segera.

“jadi ini semua, karena dia?” kata ahjumma itu pada Yoon Hee. Diapun mengangguk.

“ayo kita pergi,” kataku sambil memegang tangannya, tangganya sungguh lembut, dan kuarahkan dia ketempat duduk yang ada disepedaku. Dan kukayuh lagi sepedaku, menuju arah tempat dimana aku biasa latihan, namun tak ada yang mengetahui tempat itu, hanya aku, bisa jadi ini adalah tempat persembunyianku,

“kita sudah sampai” kataku  sambil mengerem sepedaku. Akupun membantunya turun dari sepedaku,

“pertama kalinya aku keluar dari rumah sendiri seperti ini..” katanya pelan.

“jangan takut, aku bersamamu,” kataku yakin. Diapun mengangguk.

Akupun menyetel lagu yang ada didalam dvd player yang ada diruangan itu, lagu beat terdengar sangat keras, memekakkan telinga, membuat tubuhku tak tahan lagi untuk tidak bergerak. Aku melihatnya menutup mata, merasakan bagaimana indahnya lagu,dan diapun mulai menggerakkan tangannya.  Dia mulai menghentakan kakinya, terlihat sangat indah, akupun menyesuaikan dengan gerakannya, dia benar-benar seseorang yang pintar berdansa, dance nya sangat bagus, walaupun dia tak bisa melihat, namun dia bisa melakukan segalanya. Entah kenapa, semuanya terasa indah jika aku bersama dengannya.

$$$

“jadi kau memilih siapa taemin untuk solo-mu?” kata Jonghyun hyung.

“aku sudah punya pasanganku, untuk dance hyung” kataku cepat.

“mwo??” Jonghyun hyung terlihat sangat bingung.

Ini adalah waktuku, konser pertama yang akan kami adakan di Jepang, aku akan melakukan solo danceku, dan aku sudah menemukan seseorang yang paling tepat sebagai partnerku, aku akan memilih Yoon Hee pastinya, aku merasa dia yang paling cocok, setiap hari aku belajar dance dengannya. Dia sudah sangat mengerti gerakanku. Sekarang aku akan membujuknya untuk ikut denganku ke Jepang, menjadi partner dance ku nanti.

$$$

Semua orang tercengang dengan penampilanku, penampilan terbaikku bersama Yoon Hee dipanggung besar itu. Di depan semua orang Yoon Hee bergerak dengan leluasa. Kekompakan kai tiada bandingannya, dia adalah yang terbaik diantara semuanya.

“arrigattou gozaimasu” kataku setelah mengakhiri performance solo kami. Semua orang berseru kegirangan, aku sangat menikmati ini, semuanya menikmati pertunjukanku.

“dan saya bereterima kasih pada seseorang yang ada disebelahku saat ini, gomawo noona” kataku sambil membungkuk, dan dia hanya tersenyum.

Namun tak berapa lama, berita tentangnya pun menyebar dengan cepat, bahwa partner danceku ada seseorang tuna wisma, banyak sekali perhatian dari penggemarku, banyak yang prihatin, namun banyak juga yang menganggapnya special, dia bisa berdansa denganku sebaik itu, aku tau dia yang terbaik, dan aku tak mungkin salah.

“kau bertemu dengannya dimana Taemin-ahh” kata Jonghyun hyung di ruang ganti.

“dia tinggal dekat apartemen kita hyung” kataku pelan.

“apa dia benara-benar. . “ jonghyun hyung tak bisa melanjutkan kata-katanya.

“tidak bisa melihat?” kataku pelan.

“yee. .” jawab Jonghyun hyung, akupun mengangguk pelan.

$$$

“TAEMIN!!! KAU SUDAH TERLAMBAT!!” teriak Key hyung.

“ah yee, sebentar lagi,” kataku sambil berlari keluar kamar, suara Key hyung, darimana asalnya, aku melongok ke segala penjuru ruangan namun aku tak bisa menemukan Key hyung sama sekali, segera kuambil jasku di bangku, aku pikir Key hyung telah menyiapkannya disana, dan tak lupa dengan susu pisangku, susu kesukaanku, entah sampai kapan Key hyung akan menyiapkan ini semua, mungkin sampai hari ini.

Aku berlari dan memencet tombol lift kebawah, kuseruput susu pisangku. Tak lupa kupakai headsetku, terdengar lantunan indah yang setiap hari kudengar.

“Fall in love ne soneul kkok jabajwo , I wanna be ne gyoteman issojwo, Oh happy day ne modeun gol julkkoya, I can’t stop nomaneul nan saranghe”

Lift telah sampai dilantai dasar, aku keluar dari sana, sudah anak mobil yang menungguku, aku masuk kedalamnya, dan memberikan aba-aba kepada supir yang ada, perlahan mobilpun bergerak, menuju suatu tempat bersejarah.

“berhenti,” kataku pelan, tepat didepan rumah Yeoja yang kukenal. Rumah Yoon Hee, terlihat siluet dari ruang kamarnya yang tertutup tirai berwarna putih di jendelanya, aku tersenyum.

“kita berangkat sekarang” kataku sambil menutup jendela mobil.

$$$

Semuanya telah berada disini, semua orang, kerabat, sahabat dan keluargaku telah berkumpul diasuatu tempat yang telah kusewa sebelumnya, aku mendapatkan banyak kata selamat dari semua orang yang melihatku datang.

Aku sudah menunggu untuk kedatangannya, dengan gaun yang menjuntai indah, tudung kepala yang menutupi wajahnya, dia datang, membawa sebuket bunga, kulitnya yang putih seperti salju membuatnya semakin cantik, rambutnya yang indah diikat dan dibentuk indah diatas kepalanya, tersemat butiran kecil permata. Dentuman music mengiringi langkahnya, aku berdiri bergetar menunggu kedatangannya, semua orang bersorak sorai dengan adanya hari ini.

Dan berjalan perlahan menuju kearahku, inilah hari pernikahanku dengan Yoon Hee, dan untuk pertama kali pula, Yoon Hee bisa melihat calon pengantin prianya.

“aku tau, akulah orang yang paling beruntung didunia ini karena memilikimu, Lee Taemin” bisik Yoon Hee saat aku menggenggam tangannya.

$$$

3 bulan yang lalu.

“Yoon Hee,,” sapaku pelan.

“emm. . “ dia menoleh kearahku.

“menikahlah denganku.” Kataku sambil menyematkan cincin di jari manisnya.

“mwo?” wajahnya bersemu kemerahan, dan dia mulai menangis.

“tapi calon pengantin prianya meminta sesuatu darimu” kataku pelan.

“mwo??” dia terlihat bingung.

“dia ingin, calon pengantin wanitanya bisa melihat calon pengantin pria pada hari pernikahannya..” kataku polos.

“aku akan melihatnya, aku ingin sekali melihatnya, Taemin, gomawo, kau mengubah seluruh hidupku, kau membuatku bisa berdiri lagi, kau bisa membuatku tersenyum lagi dan kau bisa membuatku berguna, aku menyayangimu Taemin-ah” kata Yoon Hee sambil menangis.

“nee, nado saranghae Yoon Hee” kataku sambil memeluknya erat.

END

NB: Maaf banget klo FF nya garing sangat yah. . ckckck, maklumin ajah dikejar deadline *ga dikejar juga pasti gejeh* gomawooo *bow,bow*

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

34 thoughts on “{CONTEST C} TAEMIN TIME”

    1. ahahahahah, ini tu jadi kayak gimana yah, klo ada $$$ brarti waktu udah berjalan, aiihh iyah yah, aku lupa nyertain waktunya, kekekeke

      gomawo dah mau baca FF aku, maklumin yahh atas segala kekurangan *bow*

  1. Keren keren..
    Taem nikah ma yoon hee trus hubungan kita gmna taem kau jgn ceraikan aku?? *abaikan..

    Keren.lah poko’x..

  2. wowowowowow ,,, so sweet …….
    author ,, bwtin cerita bwt key juga dunkz ..
    yaach ,, yaach ,, *ngerayu author

  3. Aaaaaaaaaaaaaaaa
    Terakhirnya taemin sweet
    Mau liat calon pengantin prianya
    Aku juga mau!!! *abaikan
    Aduhhhhh parah ini parahhhh
    Sweetnya keterlaluan
    Hufff (»’⌣’«)

    1. iyahhh, aku nyadar banget, maklum itu pas banget deadline bikinnya, dah ga cukup waktu lagi, akhirnya aku buat ending dehh. . mian yah klo hancur bgini

      tapi gomawoo yahh dah mau baca FF akuuu ^^

  4. ahahah makanya bilang dr awal donk mau di pairing (?)

    gomawo yah Sohwa udah mau baca *sok Kenal*
    anyeooongg, salam kenal, panggil ajah Hyo yahhh. . kekekekek

  5. Aaaah,,kyeopta..
    Gk nyangka taemin yg msih skolah tiba2 bisa lgsung nikah..taemin ternyata care bnget n pnya hati yg lembut y..
    Kyaaaa,,,suka bnget m taemin..
    >///<

  6. Omo~ ini ff sweet banget, suka suka suka =3 jarang-jarang ada ff begini ttg Taemin..

    Penggunaan bahasanya udah bagus, udah bisa bikin pembaca terbawa suasana, jalan ceritanya juga menarik, aduh pokoknya ini ff terbaik ttg Taemin yg pernah aku baca! Tapi agak nggak rela juga sih ngebayangin Taemin nikah duluan dibanding hyung-hyungnya, hihihi… 😀

    Ijin share di twitter-ku yaa.. (@WindyAprisia)

  7. So sweet….
    Bagus thor ceritanya…
    Key-nya lucu deh…
    Makin cinta aja sama Key oppa
    #hahahhaha digebukin sama lockets 😀

  8. Taemin nikah?? mau dong jadi pengantin wanitanya… hehehe… itu yoon hee tunawisma? itu yoon hee gag punya rumah ya?
    Taemin so so sweeet~~

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s