{CONTEST C} MY DEEP SECRET – PART 3 [END]

MY DEEP SECRET

Song Title(*) : Ring Ding Dong

Author(*) : Charleea

Main Cast(*) (Tokoh Utama) : Lee Taemin SHINee, Ryu Reila

Support Cast(*) (Tokoh Pembantu) : Rest of Member SHINee

Length(*) : Drabble, Ficlet, Vignette, Oneshot, Trilogi

Genre(*) : Romance, Life, Friendship

Rating(*) : General / PG-13/ PG-15/ NC / H

Summary : “Apakah sesulit itu untuk mengatakannya? Butuh pengorbanan sebesar apa lagi? Bahkan jika kau yang menyuruhku untuk mencampakkanmu, aku takkan pernah bisa! Kenapa tak kau tancapkan saja sengatmu itu pada orang lain? Tak tahu kah kau kalau aku itu….”

“Ssstt! Setelah bertahun pun  kau tetap seperti ini, sungguh ingin mendengarnya?”

A.N(*): Note; Saya mengikuti kontes B.

[Part 3]

= Taemin POV =

Sebuah tangan menyentuh bahuku perlahan, membuatku menghentikan langkahku ke perpustakaan bersama Reila..

“Taemin-ah.. berhati-hati lah! Suruhan ayahmu sedang berkeliaran di sekitar sekolah, tak mungkin selamanya kau bisa mengalahkan mereka Taemin-ah.. Jangan sampai kau termakan umpan mereka. Firasatku buruk!” jelas Minho yang menatapku dengan sangat serius.. Sejenak aku terlarut dalam pikiranku akan perkataannya, yah.. tak mungkin juga selamanya aku bisa mengalahkan pasukan ayahku. Mungkin selama ini aku bisa kabur dari mereka, tapi.. bagaimana kalau nanti? Saat aku sudah lelah?.. Buru-buru kuhapus pikiran itu, ingin kuhajar lagi Minho karena perkataannya barusan. Tapi seseorang mencengkeram lenganku, tatapan matanya mengisyaratkanku untuk segera pergi.

…………………..

“Bagaimana? Mengerti? Sepertinya pelafalanmu masih sedikit canggung makanya kau susah mengartikannya., aha!! Kau suka music?” tanyaku setelah mengajari beberapa hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam Bahasa Korea, karena tentunya Reila juga sudah mempelajari dasar-dasar Hangul saat di Jepang.

“Yah lumayanlah, kenapa?” tanyanya dengan nada malas

“Ini, dengarlah lagu ini sesering mungkin, kujamin kau pasti suka! Jangan lupa cari tahu juga artinya, ok?” kupasangkan headsetku di telinganya, sekilas dia terkejut namun kemudian mengganggukan kepalanya

“Ring Ding Dong?” lagi-lagi raut bingung wajahnya menggelitikku

“Yup! Lagu dari SHINee, easy listening kok. Sudahlah, dengarkan saja!” Semoga saja, dia cepat mengartikannya

…………………..

“Taemin-ah.. ada yang mencarimu!” seorang pelayan –temanku- datang membawa seorang yeoja yang cukup familiar untukku, keningku mengerut menebak tujuannya kemari.

“Taeminie! Kau seorang bartender toh?” tanyanya yeoja itu terkejut melihatku yang tengah berdiri di balik station bar mencampur beberapa minuman.

“Hya, Reila-ya! Kau berbicara dengan aksen Korea, hehe.. Tapi, apa barusan?? Taeminie?? Hya!!” apa-apaan dia? Taeminie? Yang benar saja!

“Hehe.. sudahlah terima saja.. Taeminie, lagu yang kau berikan susah sekali! Intonasinya sangat cepat! Kau harus membantuku!” keluhnya sembari mengambil posisi duduk di hadapanku –station bar-

“Begitukah? Kalau begitu kau harus lebih serius, aku kembali bekerja dulu! Kau tunggulah disini, jangan kemana-mana disini banyak buaya yang lapar!” dengan kesal, diapun kembali memakai headsetku dan memutarkan lagu dari handphone yang sedari sekolah kupinjamkan

…………………….

Ya!! Ringan sekali anak ini? Memangnya makan apa dia? Sepertinya ingin kugendong terus, haha. Tapi tak mungkin, karena sekarang aku sudah berada di flatnya dan membaringkannya di tempat tidur. Reila-ya! Kau harus membayarku tahu! Merepotkan! Hehe J

“Tae..Taemin? Bagaimana kau ..” kenapa setiap kuperhatikan, dia selalu saja sadar? Sekarang saja, dia sudah terbangun.

“Ya.. tadi aku hanya berniat baik mengantar seorang gadis ceroboh yang tertidur di sebuah bar, untung saja aku berniat baik!” ejekku padanya, sekali lagi dia terlihat bingung dan mengambil posisi duduk di tepi tempat tidurnya

“Jadi.. kau yang mengantarku? Wah, terima kasih Taeminie!” diapun membungkuk padaku dan memberikan senyum khas orang Jepang, yang menurutku sangat mengesankan.

“Sebagai balasannya, kau harus mendengarkan ini…” yah, kurasa harus kuutarakan sekarang “Aku menyukaimu!” untu mengusir rasa gugupku, kuteguk coke yang baru saja kubuka. Sekilas dia tertawa renyah.

“Haha, kau sangat tidak romantis.. Aku tahu Taemin, kau pasti mengatakan itu karena ingin merebut ciuman dariku seperti gadis-gadis lain kan? Sudahlah, aku tahu kau badboy! Hehe “ kekehnya diakhir kata-katanya yang membuatku tersentak. “Hobi berkelahi, lari pelajaran, berciuman dengan sembarang siswi, merusak fasilitas umun.. hmm, mungkin ada lagi yang tak kuketahui. Sangat berbahaya berada didekatmu Taeminie..” lanjutnya..

“Bisakah kau lihat sisi lainku? Aku tulus menyukaimu Reila, ah tidak! Aku mencintaimu, bisakah kau lihat dari perlakuanku selama ini? Tatap mataku Reila, katakan kau membenciku!” tantangku pada Reila

“Aku membencimu Taemin, aku benci image badboymu. Itu menyakitkan hatiku, kau tahu?” hah! Jadi begitu?

“Baiklah, bahkan menatapku saja kau tak mau. Setidaknya kau bisa mengartikan bahwa lagu yang tadi adalah perasaanku padamu. Aku mengerti Reila, aku permisi..” kuremas kaleng coke tadi dan berjalan keluar dari flat Reila. Sial! Aku ceroboh kali ini, tak kusadari di luar sudah menanti pasukan ayah yang langsung membawaku.

= Reila POV =

Kutatap bahunya yang bergerak menjauh dariku. Jangan! Tidak! Kenapa kau tak berusaha lebih keras Taemin? Ya! Aku juga mencintaimu, tapi aku tak mau kau terus-terusan berada dalam bahaya hanya karena sikapmu . Aku juga tak mau menanggung konsekuensi jika aku menerimamu, aku tak mau membagimu dengan gadis-gadis aneh yang seenaknya saja menciummu! Taeminie, berbaliklah! Katakan kau akan berubah! Tapi sepertinya, itu hanyalah hayalanku, sekarang kulihat dia telah dikawal beberapa orang yang memakai seragam. Apa maksudnya ini?

“Permisi Reila-sshi, boleh kami masuk?” tiba-tiba 4 orang muncul didepanku, ya kuingat! Mereka yang waktu ingin menggangguku.

“Tenanglah, kami bermaksud baik!” seperti bisa membaca pemikiranku, salah satu dari mereka meyakinkanku. Baiklah, mungkin mereka bisa menjelaskan semua padaku.

“Perkenalkan, aku Onew, dia Jonghyun, itu Key dan yang disana Minho. Maaf karena mengganggumu waktu itu. Sebenarnya, kami hanya ingin menarik perhatian Taemin saat itu. Taemin itu.. sahabat kami..” hah? Sahabat? Kenapa waktu itu kalian…

“Ya, hanya saja tidak setelah ibunya meninggal, ayahnya seorang pekerja keras. Saat ibunya sakit-sakitan tidak ada sosok ayah disampingnya, bahkan saat ibunya meninggal, ayahnya tak datang ke pemakaman dan malah berangkat ke London untuk urursan kerja. Sejak saat itu, Taemin membenci ayahnya dan pergi dari rumah, awalnya kami selalu memberi kabar pada ayah Taemin tentang keberadaan anaknya… tapi..” seorang yang bernama Key melanjutkan penjelasannya

“Mulai saat itu juga Taemin membenci kami, karena menganggap kami memihak pada ayahnya. Sampai saat ini pun, mungkin dia masih membenci kami. Tapi, Taemin tak mungkin selamanya menghindar, baru saja.. suruhan ayahnya berhasil membawa pulang dia. Dan kalau sudah begitu, kami tak tahu kapan dia akan kembali…” tambah Jonghyun mengakhiri penjelasan.

“Kuharap kau tak kecewa, dan terimakasih karena kau berhasil mengubah sikap Taemin belakangan ini. Dia terlihat,,, sedikit lebih hidup. Mulai sekarang mari berkawan!” ajak Onew sembari mengulurkan tangannya padaku. Yah.. akhirnya aku mengerti.. sepertinya akan lebih baik jika aku berteman dengan mereka, segera kusambut tangannya..

“Kalau begitu kami permisi dulu, Sampai jumpa!” akhirnya Minho membuka mulutnya juga, kupikir dia hanya numpang duduk di flatku. Kuhantar mereka sampai depan pintu dan mereka melambaikan tangan padaku. Sesaat setelah kututup pintu, hujan pun turun dari mataku….

…………………….

6 years later…

Halo dunia!! Sekarang aku adalah seorang dokter di sebuah RS di Seoul, fiufth! Syukurlah setelah lulus SMA, aku langsung diterima di Hanyang University jurusan Kedokteran, dan setelah 4 tahun, akhirnya kusandang status dokter sekarang! Yay! Dan kehidupanku? Ehmm.. tidak buruk, ke-4 orang itu sudah cukup meramaikan hari-hariku, haha.. setidaknya aku selalu tersenyum..

Drrtt…….

“Yobuseyeo? Mwo? Kecelakaan dimana? Baiklah! Aku segera kesana!” Ya ampun! Sekarang sudah pukul 11 malam dan aku harus menuju tempat kejadian? Yang benar saja! Kecelakaan macam apa itu?

Sampai di taman kota –tempat kejadian-, jalanan sudah sepi.. tak ada seorang pun disana. Tidaka ada tanda-tanda kecelakaan sama sekali! Ya! Apa aku ditipu? Kujelajahi taman ini, siapa tahu korbannya sudah mencari tempat aman.. Alih-alih mencari tanda adanya korban, aku malah mendengar petikan gitar akustik merdu dari arah air mancur taman. Keganjalan menghinggapiku ketika melihat cahaya beribu lilin disana dan sorotan lampu taman yang terarah, semakin kudekati kusadari ada seseorang dengan kemeja putih bertopeng classic tengah memainkan gitar sambil bernyanyi, dan yang membuatku terkejut.. dia menyanyikan lagu Ring Ding Dong versi gitar akustik.

“Kemarilah.. jangan membuatku menahan diriku lebih lama Reila..” ucap orang itu sambil membuka topengnya.

“Tae..Taeminie?” kutajamkan penglihatanku, benar! Di..dia Taemin. Kulihat dia mengangguk dan melepaskan gitarnya. Ya Tuhan!! Jangan biarkan dia pergi lagi!! Aku pun berlari sekencang mungkin dan memeluknya!

“Aww.. sakit Reila-ya! Kau pikir aku apa? Memelukku seperti ini?” dia bersuara lagi.. Sabar taemin, aku masih ingin memelukmu! Kau tahu, 6 tahun terlaluuuuuuu lama. Tak sadar, baju Taemin sudah lumayan basah karena air mataku. Perlahan, dia mengelus bahuku untuk melepasnya.

“Kenapa? Kau tak suka aku kembali? Jangan menangis seperti itu Reila..” ucapnya sembari mengelus pipiku yang basah. “Aku yakin ini saat yang tepat untuk menanyakannya, would you be mine?” tanya taemin sambil menatapku dengan tanganny ayang melingkar di pinggangku. Aku terdiam cukup lama, melihat kenyataan bahwa selama ini dia masih menyukaiku.

“Ahh.. Apakah sesulit itu untuk mengatakannya? Butuh pengorbanan sebesar apa lagi? Bahkan jika kau yang menyuruhku untuk mencampakkanmu, aku takkan pernah bisa Reila! Kenapa tak kau tancapkan saja sengatmu itu pada orang lain? Tak tahu kah kau kalau aku itu….” Akhirnya emosiny ameledak, inilah yang ingin kulihat.. Taemin yang masih sama.

“Ssstt! Setelah bertahun pun  kau tetap seperti ini, sungguh ingin mendengarnya?” gentian, sekarang aku yang menggodanya.. “Yes, I would. I’m really love you Lee Taemin!” ucapku sedikit lembut. Sontak, dia memelukku lagi.. kali ini dia berputar, saking senangnya. Harus kuakui, ini pertama kali kulihat Taemin yang seperti anak-anak ini.

= Taemin POV =

“Ah ya, aku sudah mengerti maksud lagu itu Taemin.. Dan karena sekarang aku seorang dokter, aku akan mengobatimu dari denyutan aneh yang selalu muncul di hati dan pikiranmu..” ucap Reila yang masih kupeluk.

“Ya, kau harus. Dan bolehkah.. aku..” daripada berlama-lama, kusentuhkan bibirku di bibirnya dengan lembut. Takut dia akan marah atas tindakanku. Tidak lama, tapi cukup membuatku mengerti rasanya lega karena mencintai seseorang. “Manis..” ucapku mengakhiri ciuman kami. “Selamanya..” kuraih tangannya “Kau..” kutautkan tangan kami berdua “Milikku!” sekarang kugandeng tangannya dengan gerakan sedikit mengayun seperti anak kecil.

“Sepertinya, malam ini indah sekali bukan?”

“Yup! Sepasang manusia bertemu kembali, dan persahabatan akan tercipta lagi..” suara-suara yang tak asing muncul memecahkan kesunyian malam yang ada. Kulirik Reila, wajahnya sudah memerah saja, melihat kemunculan orang-orang itu.

“Terima kasih Onew, Jonghyun, Key dan Minho.. sudah menjaganya selama aku tak ada. Kita akan selalu jadi sahabat!” ujarku mendekati mereka dan mengajak Reila bersama.

“Forever Bestfriend!” teriak kami sambil berangkulan menatap langit yang begitu tenang.

~END~

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

13 thoughts on “{CONTEST C} MY DEEP SECRET – PART 3 [END]”

  1. Wuaah ~ keren, happy End.. pada berangkulan (?) aku ikuuut #apasih

    wkwkk, lucu tuh wktu ryu bilang d kira Minho cuma numpang dduk d flatnya. Mending d rumahku aja sini *tarik Minho #abaikan

    RingDingDong Accoustic? Pasti keren tuh, jd pngen dengar *(emang ada?)

    salam kenal author~
    Park Minri imnida a.k.a Rima

    1. ayo ikutan!! #narikRima

      RingDingDong acousticnya cuma hayalan seorang anak manusia, hihi 😀

      salam kenal juga~
      Charleea Mei a.k.a Leea 🙂

  2. ternyata. . ..
    AKHIRNYA!!!! reila ga pindah kemanamana lagi
    ternyata eommanya serius dengen pernyataan “pacar”‘ di part sebelumnya
    kirain onjonghokey jahat sama taemin
    tapi ternyata mereka cuma kasih info doang
    tuh taemin jangan salah sangka dulu makanya
    akhirnya ditolongin kan
    pake gitar lagi haduhhh ga kebayang taeminnya ^^
    bagusss seruu sweet happy ending DAEBAK!!!

  3. huwaaa aku suka akhirnya !! aku bener2 suka !!
    taemin .. gitu dong .. sahabat tidak akan kemana2 ..
    hyaaaaa
    taemin keren disini …
    bgus ..bgus…

    ringdingdong .. gitar akustik .. ngak kebayang!!!
    reila ! kau beruntung !!

  4. Ring Ding Dong akustik?? adakah?? Aku taunya cuma Juliette akustik,,
    Aku seneng endingnya,, sweet,, 🙂
    Tapi, agak penasaran,, trus selama 4 tahun itu Taemin kemana aja?? kenapa gak cari Riela?? ato sengaja ngasih waktu ya??

  5. Annyeong!! akhirnya selesai juga FFku di publish 🙂
    Kamsahaeyo untuk admin dan readers atas kerjasamanya, mohon maaf kalo ada kekurangan.
    Sebenarnya aku penganut sad end nih, tapi masa untuk ultah Taemin harus sedih2an? entar dilempar readers lagi, hehe.
    Ok deh salam kenal untuk semua, Leea undur diri 🙂

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s