SHE IS NOT MY GIRLFRIEND BUT SHE IS MY WIFE – Part 12

TITLE: SHE IS NOT MY GIRLFRIEND BUT SHE IS MY WIFE part 12

Author : Pupuh , @pupuhmaknae ( wordpress: http://pupuhleehyoki.wordpress.com )

Maincast : Lee Taemin , Tasya (Song Seohye)

Support cast : Member SHINee , member xxx , Sulli f(x) ,dll

Length : chaptered

Genre : romance

Rating : PG15

Summary : Tasya seorang yeoja dari member XXX (baca triple x , bukan f(x) semacam GB baru) keturunan dari Indonesia-Korea yg tidak suka di panggil nama koreanya.. lalu ia di jodohkan dengan Taemin oleh pemilik SM hanya untuk kepopuleran semata..

 

AUTHOR POV

 ‘ARRGH’ Teriak Taemin lalu melempar bantal ke sembarangan arah

‘Taemin-ah’ pekik Onew ketika melihat reaksi Taemin , ia segera berlari memeluk dongsaengnya di ikuti dengan Jonghyun

‘Wae hyung ? Kenapa dia meninggalkanku ? KENAPA ?’ Taemin menangis di pelukan hyungnya , sementara Onew hanya bisa diam sambil mengelus punggung Taemin  dan Jonghyun mengusap kepala dongsaengnya tersebut

‘Tenanglah Taemin-ah , kuyakin Tasya mempunyai alasan sendiri melakukan ini’ ujar Onew menenangkan

Namun Taemin tetap saja terisak , baru kali ini Onew dan Jonghyun melihat Taemin menangis histeris seperti ini. Biasanya Taemin hanya mengeluarkan airmata pada saat menangis , itupun langsung di hapusnya airmatanya lalu setelah itu tersenyum kembali.

Jonghyun ikut mengeluarkan airmatanya , ia sama sekali tidak bisa melihat maknae menangis. Ia mengusap kepala Taemin yang masih terus saja terisak di pelukan hyungnya. Selang 10 menit Taemin sudah mulai tenang , namun kedua hyungnya masih bisa mendengar isakan Taemin.

Perlahan Taemin melepas pelukan Onew , mata Taemin terlihat sembab dan juga merah. Onew mengelus puncak kepala Taemin , namun Taemin malah menundukkan kepala sambil sekali sesegukan.

‘Aku ngantuk hyung , bisa kalian berdua meninggalkanku’ Ujar Taemin kepada kedua hyungnya

Onew dan Jonghyun saling berpandangan lalu mengangguk menuruti keinginan dongsaeng mereka lalu kemudian mereka pergi meninggalkan Taemin yang sedang memasang selimut untuk menutupi tubuhnya.

***

‘Bagaimana keadaan Taemin hyung ?’ tanya Key yang dari tadi berdiri di depan kamar di temani Minho untuk mengecek keadaan Taemin

 Onew menghela nafas sebentar lalu berkata ‘Sebaiknya kita biarkan dia sendiri terlebih dahulu , sepertinya dia masih shock’

Onew pun meninggalkan member lainnya lalu berjalan ke arah ruang tengah dorm mereka , sementara yang tinggalkan hanya saling pandang tidak mengerti.

***

Sekarang sudah waktunya untuk makan siang , Key sudah memasak makanan Taemin , sampai-sampai ia membuatkan steak untuknya.

‘Minho-ya , tolong panggilkan Taemin , suruh dia untuk ikut makan siang bersama kita semua’ perintah Key kepada Minho ketika mereka semua sudah berada di meja makan

Minho pun mengangguk pelan , ia pun segera beranjak dari tempat duduknya lalu menuju kekamar. Perlahan ia membuka pintu kamarnya , di lihatnya Taemin yang sedang terbaring di tempat tidurnya.

Minho pun melangkahkan kakinya untuk membangunkan orang yang sudah di anggapnya sebagai dongsaeng tersebut. Namun pada saat Minho ingin mengguncang tubuh Taemin , matanya tertuju ke arah wajah dongsaengnya yang polos , matanya sebab , hidungnya memerah. Timbul rasa bersalah di hati kecil Minho karna dulu ia pernah berpikir untuk merebut Tasya darinya.

 ‘Mianhae Taemin-ah , dulu aku sempat cemburu terhadapmu’ ujar Minho sambil mengelus rambut dongsaengnya yang berwarna merah

Perlahan Minho mengguncang tubuh Taemin pelan

‘Taemin-ah , irreona’ panggil Minho

Taemin kemudian membuka matanya , dilihatnya Minho dengan tatapan sayu.

‘Sudah waktunya makan siang kajja’ ajak Minho lalu menari tangan dongsaengnya untuk bangun , lalu setelah itu beranjak dari tempat tidurnya.

Pada saat mereka ingin menuju meja makan , Minho merangkul lengan dongsaengnya , sesekali ia melontarkan lelucon untuk Taemin , namun Taemin sama sekali tidak menanggapinya ,ia hanya memandang Minho sekilas dengan tatapan dingin lalu kembali melihat kedepan.

Sesampai di meja makan , Taemin di sambut oleh hyung-deulnya. Jonghyunpun segera menarikkan kursi untuknya dan mempersilahkannya duduk.

‘Taemin-ah , aku sudah membuatkan steak untukmu. Kau pasti suka’ ucap Key yang masih menggunakan celemek di badannya

Taemin memandang steak buatan key dengan tatapan nanar, ia mengambil garpu dan pisau lalu memakan steak tersebut dalam diam.

Member lainnya juga ikut tenggelam dalam diam , tidak ada istilah Onew sangtae dan Jongkey moment serta peringatan Minho yang biasa menyuruh mereka diam , karna suasana makan kali ini benar-benar sunyi , tidak ada member yang berani membuka suara.

‘Aku sudah kenyang’ ujar Taemin tiba-tiba sambil meletakkan pisau dan garpu

Seketika itu semua member menghentikan kegiatannya lalu menatap kearah maknae mereka , dilihatnya steak yang di makan Taemin masih tersisa sangat banyak , mungkin Taemin hanya memakannya sebanya 3 atau 5 suapan.

Taemin segera beranjak dari meja makan meninggalkan hyung-hyungnya.

***

MINHO POV

Sudah seminggu semejak kepergian Tasya , namun Taemin masih saja murung dan terkadang tatapannya kosong , aku , Key , Jonghyun hyung dan Onew hyung juga sangat khawatir kepadanya.

Aku , Jonghyun hyung dan Taemin baru pulang dari tempat biasa kami melakukan gym. Akhir-akhir ini Taemin memang sering mengikuti aku dan Jonghyun hyung untuk nge-gym , mungkin itu bisa membuat ia sedikit melupakan masalahnya.

Bahkan di perjalanan pulang Taemin terus saja diam , ia sama sekali tidak berminat untuk nimbrung dengan pembicaraanku dan Jonghyun hyung. Ia hanya menatap keluar mobil dengan tatapan kosong.

Sesampainya di dorm , aku segera duduk di sofa ruang tengah. Cukup melelahkan , kulihat Taemin juga ikut duduk di sampingku sambil meminum segelas mineral.

‘Taemin-ah’ panggilku

‘Ne’ jawabnya singkat tanpa melihat ke arahku

‘Kau sudah tau tentang Sulli sudah selesai di operasi ?’ tanyaku sambil menoleh kearahnya , kulihat ia masih saja terpaku dengan minuman botol di tangannya

‘Aku sudah tau , kemarin aku tidak sengaja mendengar percakapan manager hyung dengan Onew hyung kalau Sulli sudah sadar dari pasca operasi tersebut’ jawabnya dengan nada datar

Aku terdiam sesaat , ingin sekali aku bertanya lebih lanjut lagi kepadanya , namun aku tidak ingin membuatnya tersinggung.

‘Hyung’ panggil Taemin tiba-tiba

‘Ne Taemin-ah’ balasku sumringah , akhirnya setelah seminggu baru kali ini Taemin mengajak ku bicara

‘Apa aku salah  , jika aku tidak menyetujui kalau Tasya memintaku untuk bercerai ? apa aku terlalu egois ?’ tanya Taemin sambil tertunduk lesu

‘Ani , kau tidak salah Taemin-ah. Malah kau sudah melakukan hal yang benar’ jawabku sambil menepuk pundaknya

‘Entah kenapa aku berpikiran kalau Tasya itu jahat , tiba-tiba saja ia meninggalkanku dan menyuruhku untuk kembali dengan Sulli. Padahal yang sebenarnya jahat itu adalah aku , ciih…. bahkan aku tidak bisa memilih salah satu di antara Tasya dan Sulli , aku memang nappeun namja’ ujar Taemin sambil menatap kosong kearah depan

‘Mungkin ini pelajaran untukmu , tapi ingatlah satu hal , di balik semua masalah yang sedang menimpamu , semua pasti ada hikmahnya. Kau harus yakin itu’ ucapku sambil tersenyum kearah dongsaengku

Ia menoleh kearahku yang sedang tersenyum , lalu kemudian ia membalas senyumanku. Aaah… akhirnya aku bisa melihat senyumnya , aku pikir aku tidak akan pernah bisa melihatnya lagi.

***

TAEMIN POV

Aku sedang berada di taman yang biasa aku gunakan untuk bertemu dengan Sulli. Tiba-tiba saja Sulli mengajakku untuk bertemu setelah ia baru keluar dari rumah sakit , aku sudah menolak namun ia tetap bersikeras untuk bertemu denganku.

‘Annyeong oppa’ sapa seseorang yang kuyakini itu adalah suara Sulli

‘Annyeong’ balasku dengan ekpresi datar

‘Kau ada perlu apa menyuruhku untuk ke taman ini ?’ tanyaku dingin

Sulli menghela nafas sebentar , lalu berkata ‘Aku ingin membicarakan tentang permintaan Tasya unnie’

Aku mengerutkan dahiku , apa ia tau tentang Tasya yang menyuruhku untuk kembali kepadanya

‘Aku sudah tau semuanya , karna Tasya unnie menemuiku sebelum aku akan di operasi untuk mengangkat tumor di kepalaku’ ujar Sulli seolah bisa membaca pikiranku

‘Waktu itu dia datang pagi-pagi sekali sambil membawa sebuah koper , setelah itu ia bilang berkata kepadaku untuk membahagiakanmu dan berkata semoga kita bahagia. Aku pada saat itu tidak mengerti dengan apa yang dia katakan , sampai pada saat kemarin sore, Minho oppa menceritakan semuanya kepadaku’lanjutnya lagi

Aku menatap kearahnya lalu kembali memalingkan wajahku

‘Mianhae , aku tidak bisa bersamamu’ ujarku pelan

‘Gwenchana , aku sudah belajar untuk merelakanmu’ Aku langsung menoleh kearahnya menatapnya dengan tatapan tak percaya.

Ia tersenyum ke arahku , lalu berjalan mendekatiku.

‘Aku tidak ingin mendapatkanmu dengan cara seperti ini , aku tau kau sangat mencintai Tasya unnie ujarnya sambil tersenyum kearahku

‘Tapi semua sudah terlambat , sebentar lagi aku dan Tasya akan…..’

‘Bercerai ?’ potong Sulli , eh.. kenapa dia bisa tau ? apa Minho hyung juga menceritakannya

‘Bagaimana kau bisa tau , apa Minho hyung juga memberitahumu?’ tanyaku sambil mengerutkan dahiku

Kulihat ia hanya terkekeh pelan , aku hanya menatapnya heran. Tiba-tiba suasana menjadi hening…

‘Oppa’ panggil Sulli

‘Eum’

‘Apa aku boleh memelukmu untuk terakhir kalinya ?’ Pinta Sulli sambi menatapku penuh arti , aku mengangguk menyetujuinya , hanya sekedar berpelukan kupikir tidak masalah

Sulli pun segera memelukku , aku membalas pelukannya. Setelah cukup lama ia memelukku , ia merenggangkan pelukannya , kupikir ia akan melepas pelukannya namun ternyata aku salah. Ia menarik kerah bajuku dan..

CUP

Bibirnya mendarat di bibirku , aku membulatkan mataku. Namun aku membiarkannya , aku memejamkan mataku , perlahan ku mainkan bibirnya , dengan sedikit kulumat bibirnya , dia juga memberikan respon dengan melingkarkan tangannya di leherku sementara tangan kiriku memeluk pinggulnya dan tangan kananku memegang pipinya . Cing… tiba-tiba terbesit Tasya di pikiranku , aku segera melepas ciumanku dengan Sulli.

‘Mianhae’ ujarku pelan

‘Gwenchana’ balas Sulli , kulihat senyum mengembang di wajahnya

Tiba-tiba Sulli membisikan sesuatu di telingaku

‘Aku harap kalian akan kembali seperti dulu’ bisik Sulli dan Cup.. ia mencium pipiku lalu setelah itu meninggalkanku

Aku menatap punggung Sulli yang berjalan menjauhiku , BLUSH… tiba-tiba wajahku memerah mengingat kejadian tadi , omo… kenapa aku bisa kelepasan seperti tadi ><

***

AUTHOR POV

Di dorm SHINee

‘Ne , aku sudah sampai di dorm. Kau juga hati-hati di jalan. Ne annyeong’ Key pun langsung menutup telfonnya , tiba-tiba Jonghyun langsung muncul di belakang Key di susul Onew

‘Aiish kau hyung , kau mengagetkanku’ kesal Key sambil menyipitkan matanya

‘Kau tadi menelpon siapa Key-ah ?’ tanya Onew yang tepat berada di belakang Jonghyun

‘Misun kan ?’ tebak Jonghyun sambil memasang muka mengejek

Key menyipitkan matanya sambil memandang sinis ke arah kedua hyungnya

Tiba-tiba Taemin datang dan langsung nyelonong (?) masuk ke kamar tanpa menyapa hyungnya terlebih dahulu

Key , Jonghyun , dan Onew saling berpandangan lalu mengangkat bahu mereka bersamaan.

***

3 minggu kemudian

Member xxx sedang termenung di ruang tengah dorm mereka , tidak ada yang menyiratkan keceriaan di wajah mereka , semuanya asik menekuk wajahnya sambil memandang kosong kedepan.

TING TONG

‘Eonnie~~’ kini Miyu berbicara sambil menarik-narik lengan baju Misun

‘Wae ?’ tanya Misun

TING TONG

‘Buka pintu eon , aku sedang tidak bersemangat’ pinta Misun di susul dengan anggukan member lainnya

‘Aiiish.. tapi aku juga….’ perkataan Misun terpotong ketika semua dongsaengnya melotot ke arah dirinya

‘Hah~… baiklah’ Misunpun beranjak malas lalu berjalan menuju pintu

KLEK

‘Annyeong eonnie’ sapa seorang gadis bermata bulat

‘TASYA’

***

‘Jadi umma benar-benar ingin bercerai dengan Taemin appa ?’ tanya Cheonsa setelah mendengar keputusan dari mulut Tasya

‘Sepertinya begitu’ jawab Tasya mencoba tersenyum

‘Kau yakin dengan keputusanmu ?’ tanya Misun memastikan

Tasya mengangguk pelan  , lalu berkata ‘Dan setelah itu , aku akan vakum selama satu tahun untuk kuliahku. Dan pastinya aku akan merindukan kalian’

Semua member langsung memasang wajah sedih mendengar perkataan Tasya , Hyosang langsung memeluk Tasya karna memang ia sedang duduk di sampingnya.

‘Tapi hanya satu tahun , tidak lebih kan ?’ tanya Yunhee

‘Tentu saja , aku tidak akan tahan jika terus-terus berlama-lama di Amerika’ jawab Tasya sambil tersenyum yang sepertinya di paksakan

‘Onnie kapan kembali ke Amerika ?’ tanya Hyosang sambil melepas pelukannya dengan Tasya

‘Mungkin setelah urusanku dan Taemin selesai  , aku akan langsung kembali ke Amerika’

‘Apa hubungan kalian berdua benar-benar tidak bisa untuk di perbaiki lagi ?’ tanya Miyu sambil menatap nanar Tasya

Tasya menghela nafas sebentar lalu berkata ‘Mollayo , aku juga tidak tau’

***

TASYA POV

Hari ini aku dan xxx di beri jadwal oleh manager oppa untuk melakukan dance cuople bersama Boyband lainnya , aku menerimanya ya.. itung-itung sebagai penampilan terakhirku untu pasa fans kami.

Karna harus mengemaskan barang-barang, jadinya aku menyuruh member lain untuk berangkat terlebih dahulu. Setelah semuanya beres aku segera menaiki Taksi yang kepesan dan langsung ke gedung SM , aku jadi penasaran Boyband yang akan menari bersama kami.

Sesampainya digedung SM  , aku langsung menuju ke ruang latihan. Ku dengar dentuman lagu beat , ah.. sepertinya aku terlambat.

‘Annyeonghaseo’ aku membungkukkan badanku 90 derajat

Lalu setelah itu aku menegakkan badanku dan melihat orang yang kusapa

‘TAEMIN’ pekik ku , kulihat Taemin membulatkan matanya ketika melihatku

Tiba-tiba pelatih dance kami masuk , aku langsung membungkukkan badanku kepadanya begitu juga dengan Taemin.

‘Oppa , kemana yang lainnya ?’ tanyaku bingung ketika menyadari hanya ada aku dan Taemin di ruangan itu

Oppa langsung mengerutkan dahinya , lalu setelah itu ia berkata ‘Bukankah ini couple dance ? kenapa harus ada member lainnya ?’ kini ia bertanya balik kepadaku

‘Bukankah ini dance antar Boyband dan Girlband ?’ kini Taemin yang bertanya

‘Ani , aku di beri tahu oleh manager kalian untuk melatih kalian berdua’ Aku menepuk jidatku , jadi mereka mengerjaiku.

‘Lebih baik kita mulai saja’ ucapnya salah satu koreografer

Bunyi dentuman pun terdengar , kulihat pelatih dance kami menunjukkan beberapa gaya yang akan ku lakukan bersama Taemin. Sementara aku dan Taemin hanya menfokuskan diri untuk memperhatikan gerakan mereka sekaligus mempraktekannya.

Dan ada part di dance kami , yang Taemin membalikkan tubuhku seolah-olah ia sedang menciumku. Omo… apa aku dan Taemin bisa melakukannya ? kalau aku dan Taemin sedang tidak ada masalah menurut tidak apa-apa.. tapi ini.. aiish…

‘Ayo kalian coba praktekan’ ucap pelatih dance tersebut

Taemin langsung meletakkan tangannya di pinggulku lalu mengikuti gerakan dance yang dia ajarkan pelatih tadi

‘One , two , three , four , five , six , seven eight’ pelatih kami memberikan aba-aba , bisa kulihat dari arah kaca kami berdua terlihat sangat canggung

‘Kenapa kalian berdua kaku sekali , bukankah kalian berdoa jago ngedance dan di tambah lagi kalian berdua berpacarankan ?’ucap pelatih dance lelaki ketika melihat gerakanku dan Taemin yang sangat kaku

Setelah mencoba beberapa kali , namun hasilnya tetap sama , gerakanku dan Taemin masih sangat kaku , seperti pelatih dance juga sudah tampak lelah mengajari kami.

‘Sebaiknya kalian berlatih berdua saja , mungkin kalian canggung jika ada kami. Kalau begitu kami pergi dulu Annyeong’ tiba-tiba saja pelatih dance kami langsung keluar, Aku ingin menghentikannya namun pintu sudah terlanjur di tutup.

Aku dan Taemin saling berpandangan sebentar lalu ia membuang mukanya , ternyata ia marah kepadaku.

‘Sebaiknya kita mulai latihannya’ ujar Taemin tiba-tiba lalu meletakkan tangannya di pinggulku

Setelah setengah jam mencoba , akhirnya aku merasa lelah. Aku segera membuka Tasku untuk mencari air mineral , aku mengubek-ubek (?) tasku , omo.. sepertinya aku lupa membawanya

‘Igo’ kulihat Taemin memberikan sebotol air mineral kepadaku

‘Go.gomawo’ ucapku sambil menerima air mineralnya

Tiba-tiba ia bersandar di sampingku sambil meminum air mineral yang di pegangnya

‘Apa kabar ?’ Tanyanya tanpa menoleh kearahku

‘Ba..baik , kau apa kabar ?’ tanyaku balik

Kudengar Taemin menghela nafasnya , ia menoleh ke arahkulalu berkata ‘Apa menurutmu aku baik-baik saja ?’

Aku memandang ke arahnya , ia juga memandangku. Aku langsung mengalihkan wajahku , aku tidak sanggup memandangnya terlalu lama.

Aku sedikit tidak nyaman dengan suasana yang sedikit ‘awkward’ ini , aku dan Taemin hanya saling diam sambil meminum air mineral yang kami pegang.

‘Ayo kita mulai lagi’ ucap Taemin lalu menarik tanganku , aku cukup kaget di buatnya , sampai-sampai air mineral yang kepegang hampir tumpah

Bunyi dentumanpun kembali terdengar , aku segera memusatkan kosentrasi dan menganggap orang yang di sampingku bukanlah Taemin.

‘One two three four five six ‘ Taemin memberika aba-aba kepadaku

Namun pada saat part ia memutar badanku seolah-olah kami berciuman , keseimbangan ku goyah , begitu juga dengan Taemin. Akhirnya kami berdua terjatuh.

‘Auuuw’ pekikku dan Taemin bersamaan

Aku membuka mataku perlahan , DEG… Wajahku dan wajah Taemin hanya berjarak kurang lebih 5 cm  dengan posisi ia menindihku, kulihat ia menelan ludahnya sambil menatapku.

Perlahan ia memejamkan matanya lalu mendekatkan wajahnya dengan wajahku , aku secara refleks  ikut memejamkan mataku. Kurasakan hembusan nafas Taemin dan..

CUP

Bibirnya mendarat tempat di bibirku , aku memeluk lehernya dan membalas ciumannya. Namun tiba-tiba aku tersandar , andwae Tasya… kau tidak boleh seperti ini , ini sama saja kau memberikan harapn kepada Taemin

Aku langsung membuka mataku dan mendorong tubuh Taemin sehingga ia berguling di sampingku , kulihat ekpresi kaget dari wajahnya. Aku mengusap bibirku pelan lalu berdiri mengambil Tasku dan berencana meninggalkan ruangan ini

‘Jadi kau benar-benar ingin bercerai denganku ?’ aku menghentikan kegiatanku mengemaskan barangku , kulihat kearah Taemin yang sedang berdiri menatapku dengan tatapan sayu

Aku segera memakai mengambing Tasku dengan tangan Kananku , tanpa menjawab pertanyaannya aku langsung berjalan ke arah pintu untuk keluar

Tiba-tiba tanganku di tarik olehnya dan langsung menghimpit tubuhku ke dinding ,Tangan Taemin menggenggam tanganku kuat sehingga aku merintih kesakitan

‘Ya.. Taemin Apooo’ pekikku berusaha melepas genggaman tangannya

Namun Taemin tidak memperdulikannya , ia malah makin menghimpit tubuhku ke dinding.

‘Apa kau benar-benar ingin bercerai denganku ?’ tanya Taemin lagi sambil memandang nanar ke arahku

‘Kalau aku menjawab iya  , apa yang akan kau lakukan ?’ tanyaku balik

Perlahan pegangan Taemin di tangan kiriku merenggang , aku segera mendorong tubuh dan memandang dingin ke arahnya.

‘Semuanya sudah berakhir Taemin-ah , kuharap kau bisa menerima semua ini’ ujarku sambil menarik nafas dalam-dalam.

‘Jadi kau melakukan semua ini untuk Sulli ?’ ujar Taemin memandangku dengan tatapan tak kalah dingin

‘Ani.. bukan hanya karna itu , aku melakukan ini juga karna diriku sendiri’ Jawabku sambil meletakan tanganku di atas perutku

‘Kenapa kau berbohong kalau kau tidak akan meninggalkanku ? tapi nyatanya.. ciih’ Taemin membuang mukanya

Aku tersenyum kecut mendengarnya , Asal kau tau saja Taemin-ah , aku sama sekali tidak berniat untuk meninggalkanmu , tapi aku tidak boleh egois karna aku tau kau masih mencintai Sulli

Kulihat Taemin menghela nafas sebentar , lalu berkata ‘Jika ini adalah jalan terbaik , baiklaah…kita bercerai’ ucapnya pelan

Entah kenapa mendengar kata itu , hatiku sangat sakit. Ingin rasanya aku menolak dan berkata kalau aku tidak ingin berpisah dengannya. Tapi bagaimanapun aku ini adalah keputusan ku , aku tidak mungkin untuk mengubahnya.

Kuusap airmataku yang keluar dari sudur mataku lalu tersenyum kearahnya

‘Boleh aku memelukmu untuk yang terakhir kalinya ?’ tanya Taemin sambil menundukkan wajahnya tanpa berani melihatku

Belum sempat aku menjawab , ia sudah terlebih dahulu memelukku , aku membalas pelukannya , yap… pelukan perpisahan.

Kurasakan air mataku kembali mengalir , aku semakin mengeratkan pelukanku. Kurasakan Taemin mencium keningku dan mencium puncak kepalaku lalu setelah itu melepas pelukannya

‘Kuharap noona bahagia’ ujarnya dengan matanya yang yang sekarang sudah merah

 Noona ??  iya aku memang seorang noona untuk dirinya. Ia tersenyum ke arahku lalu pergi dari ruangan ini.

‘Mianhae Taemin , maaf telah membuatmu kecewa’ ucapku dalam hati sambil melihatnya keluar dari ruangan latihan

TBC

Huaaaaaaaaaaaaaaa…………… makin ngacoooo….

Oh iya , author punya permintaan , tolong komentar juga ya di https://shiningstory.wordpress.com

Admin hanya mendapat sedikit komentar di sana 😦 , mohon bantuannya ya readers ^^

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

26 thoughts on “SHE IS NOT MY GIRLFRIEND BUT SHE IS MY WIFE – Part 12”

  1. aaaaa
    Jangan cerai plisss
    Nanti taemin sama siaapaaa
    Sulli aja udah ga ama dia
    Ih tasyaaa buka matamu lebar lebar
    Kasian suamimu yang paling imutt
    Sampe nangis gitu ditinggalin
    Huhuhu (ˇ̩̩̩^ˇ̩̩̩ƪ)
    Lanjuut

  2. ya Allah .. nyesek ama nasibmu min dsini ..
    aduh author .. ini ff bikin geregetan deh sumpah .. g tega lhat taeminnie kyak gtu .. :0

  3. Waaaaa~lg tarawehan eh ni ff malah keluar.aigoo~tasya knp sih pisah ama taemin?jangaaaan dong kasian taeminnya kan.ayoo author lanjutt!asap yaa hehehe

  4. ayo dong balikan ja, sulli y kan udah ngerelain taemin. . . .
    Taemin berjuang jgn nyerah gt ja, kan salah dia jg walaupun dikit waktu tu krn dia bimbang n tasya jd ngambil keputusan buat pisah

  5. ayo dong balikan ja, sulli y kan udah ngerelain taemin. . . .
    Taemin berjuang jgn nyerah gt ja, kan salah dia jg walaupun dikit waktu tu krn dia bimbang n tasya jd ngambil keputusan buat pisah. . . !

  6. ahhh !!! balikan !!!
    kasian taemin ma tasya !!!
    aku suka couple ini !!!
    ahh !!! klo akhirnya kaga enak .. !! malesin … aku dah terlanjur cinta ma ni couple !!
    key !! kau teleponan ma spa huh ?!!! ngak liat istrimu banyak !! #plak!!!
    lanjut thor !!!

  7. tasya pliss deh prtimbangin lgi deh kptusan kamu….
    ksihan mimin sampai sdih gtu….

    pkoknya taemin oppa sama tasya eonie g bleh psah…..

  8. tasyanya kejam.. 😦
    ko gitu sih?? kasian taemin oppanya..
    mereka pasti balikan lagi kan thor??

    athor hebat ceritanya makin rame.. 😀

  9. Aigoo~ knpa Tasya ingin cere dgn Taem sich? Ckck…cba gk ush cerai naa…~
    Hrsx Taem bs milih antra Sulli n Tasya….Sulli jga sdh gk egois lagi..
    Taem…km hrs jelasin ke Tasya yg sbtulx.
    Lanjut chingu, jgn lma2 ya lanjutanx
    Udh penasaran ma Tasya n Taem

  10. yaakk .. Taemin maunya bilang sama tasya kalau dia udah ketemu sama sulli , sudahtu apa yg dibilang sulli sama taemin ”kalau dia udah relaiin taemin utk tasya ”..
    Tambahkan selanjutnya ya thor.. Jangan sampai cerai ya thor..
    Hwuaaaa.. Aku ng’ mau taemin sedih..
    Ditunggu thor selanjutnya.. Jangan sedih ya thor kelanjutannya..
    Hwaiting!!

  11. Ih, pabo bgt sih si Tasya tu 😛 Msa’ Taemin oppa yg cute dicerain 😛 Gk rela gw 😦

    Oiia, klo blog ni ada fb.a gag ? Klo ada apa nma fb.a ?

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s