COMPLICATED GIRL : NANA – Part 2

COMPLICATED GIRL : NANA (2.2)

Author : mamoTHo
Tittle : Complicated Girl – Nana
Main cast : Kim Jonghyun, Park Nana
Other cast : Shinee member
Lenght : TwoShots
Genre : Romance, Friendship
Rate : PG 15

+++++
@ JongHo’s room

Hari-hari berlalu..

Jonghyun pun berstatus single saat ini. Dia bercerita lagi pada Minho tentang masalahnya.

“Jadi kau putus dengannya hyung??”  Minho melotot kaget.

“Ne, jangan berisik.. nanti member yang lain dengar.”

“Ko bisa?? 3 tahun hyung.. bukan waktu yang singkat! Kenapa berakhir seperti itu ah?”

“Aku hanya ingin dia berubah seperti dulu. Aku tidak akan menceritakan apa yang terjadi saat itu. yang jelas aku sudah tidak lagi bersamanya.”

“Tapi kau masih sayang padanya kan?”

“Ne, aku memang masih sayang. Ya sudah mau bagaimana lagi..”

“Ya ampun..” Minho menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Sudah lah Minho, mungkin ini yang terbaik.” Ujar Jonghyun sambil menatap langit kamarnya lagi. *ada apa si di langit kamar dorm.kkk~*

“Semoga, aku tidak mengalami itu dengan Hyemi.” Ujar Minho berdoa untuk dirinya sendiri.

“Ne, aku doakan..”

“Sabar hyung.. kalau kau berjodoh kau akan bersamanya lagi.”

“Yah, ku harap dia bisa berubah..”

Minho menepuk bahu hyungnya.. “Tenang saja hyung..”

+++++
@ Shinee practice dance’s room

Sudah setahun dari perpisahan itu. yeoja yang bernama Nana sudah lama tidak terdengar kabarnya. Jong tidak menghubungi Nana, dan Nana pun melakukan hal yang demikian.

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.(no name)

Mungkin kata-kata itu cocok untukku. Pikir Jonghyun.

Sudah setahun.. aku tahu sekarang dia sudah lebih tegar dari yang aku kenal. Walau aku sudah tidak menghubunginya.. aku selalu memperhatikannya diam-diam. Aku memang tidak ingin  berpisah dari yeoja ini. Aku hanya ingin dia berubah menjadi Nana seperti biasa. Bukan Nana yang menakutkan. Jika ingat 3 tahun yang kami lalui sangat sedih bila mengakhiri semua ini. Walau begitu, aku tetap harus melakukannya.

“Hyung, kenapa kau menyuruhku membeli ini ah?” Sahut Taemin saat masuk ke ruang latihan sambil membawa setangkai mawar.

“Ah, gomawo.”

“Ih, ini untuk siapa hyung??” Bocah itu masih penasaran.

“Kau mau tahu saja.”

“Jangan-jangan,, hyung.. kau…”

“Apa??”

“Kau mau menembak seorang yeoja ya?” selidik Taemin.

Jonghyun langsung terkekeh mendengarnya, “Ani. Ini untuk Minho.” katanya berbohong.

Minho yang sedang bersender pada cermin di ruang latihan dance langsung menoreh pada mereka. Dan Jonghyun langsung berkedip padanya.

“Yaa! Hyung!! Jangan bilang karena kalian tidur satu kamar, k-kalian.. kalian..” si Maknae terlihat terkejut.

Jonghyun lebih terkekeh lagi melihat tingkah si maknae.

Key langsung datang menghampiri.. “Apaan nih?? Kau sudah beralih pada Minho rupanya?? Huh, tahu seperti itu. Aku tidak mau tuh membuat sarapan lagi untuk hyung..”

“Key hyung?? Jadi selama ini kau… kau juga..” Sepertinya bayangan Taemin terbang kemana-mana.

Onew langsung datang diantara 3 namja yang sedang meributkan hal yang tidak jelas. Dia langsung menenggelamkan wajah Taemin, “Hoi, kalian.. jangan racuni otak si maknae. Dia ini polos-polos menyebalkan.”

Mereka tertawa bersamaan termasuk Minho yang sedang duduk karena kecapean. Ada-ada saja tingkah para member. Pikir Jonghyun.

+++++

“Kau mau memberinya padaku?” tanya Minho menggoda Hyunnya yang sudah ada disebelahnya.

“Tentu saja tidak bodoh!”

“Ahaha.. aku bercanda! Jadi??”

“Hmmm….” Jonghyun hanya berdeham padanya.

“Jangan bilang untuk Nana?”

Jonghyun mengangguk.

“Kau ini.. sudah berpisah tapi masih saja memikirkannya..”

“Yah, mau bagaimana lagi. Aku berpisah kan karena hal itu. Lagi pula dia tidak pernah tahu yang mengiriminya aku.”

“Sekarang kau yang freak. Menjadi fan Nana. Mengintilinya, memperhatikannya diam-diam. Cih~”

“Yaa~ Aku kan hanya khawatir. Aku takut dia bertindak bodoh selama tidak denganku.”

“Ara..ara.. tapi ga mesti setahun juga kali memperhatikan diam-diam seperti itu.”

Jonghyun hanya bisa tersenyum.

“Tapi dia sepertinya sudah lupa padamu!” ucap Minho tak berperasaan.

Mimik Jonghyun langsung berubah biasa saat Minho mengucapkan itu, “Biar saja.. aku akan bahagia kalau dia bahagia.”

“Lalu sekarang kau mau menaruhnya lagi didepan pintu apartemennya?”

“Ne, ini terhitung tahun ke 4 kami kalau masih pacaran.”

“Hyung!!!”

Yap, Jonghyun memang sudah tidak berhubungan dengan Nana. Tapi setiap ada waktu dia akan memperhatikan Nana diam-diam. Memperhatikan yeoja itu kemana dia pergi. Walau Nana tidak menyadarinya Jonghyun senang melakukannya. Namja itu memang sangat menyayangi Nana.

+++++
@ Shinee’s dorm

“Kita ada photoshoot kan hari ini??” tanya Onew hyung menghampiri para member yang sedang berkumpul diruang tengah dorm.

“Iya, nanti siang,” jawab Key.

“Maypole!..” Minho tiba-tiba berseru, “Aku yakin penjualan mereka akan laris karena shinee modelnya.” Kekeh Minho ga penting.

+++++

~Di studio photoshoot maypole~

Mereka sedang sibuk dengan outfit yang sedang dipakai. Key sedikit-sedikit sedang melihat ke arah cermin yang sedang dipegangnya. Onew sibuk dengan merapihkan kerah pakaiannya. Maknae sedang bolak balik ga jelas dengan cerianya. Sedangkan Jonghyun sedang berdiri disamping Minho yang sedang duduk.

Jonghyun yang sedang memperhatikan ke 3 member yang sedang melakukan pemotretan itu pun langsung mengalihkan fokus pandangannya pada seorang yeoja yang baru saja berjalan didepannya.

Yeoja itu berambut sebahu, bertubuh mungil dan yang paling membuatnya kaget yaitu Suaranya saat menyapa beberapa kru disana.

“Annyeonghaseyo.. Nana inmida. Aku manajer promosi maypole.”

Suara itu pantas saja tidak terasa asing. Tentu saja. Itu Nana.

Astaga… haruskah aku bertemu dengan dia lagi seperti ini?? Pikir Jonghyun.

Jonghyun langsung membalikan badannya agar tidak terlihat.

Nana menyapa member shinee satu persatu. Dia tidak terlihat ada beban bertegur sapa dengan Onew, Key, Taemin. Saat Nana menghampiri Minho dan Jonghyun..

“Annyeong.. mohon bantuannya~” sapanya membungkuk pada Minho.

Minho ikut membungkuk pelan. Sementara Jonghyun masih membelakangi mereka.

“Jonghyun ssi..??” sapa Nana.

Jonghyun pun membalikan badannya dan terlihat agak canggung.

“Eh, kau ternyata baik ya? Aku lihat kau tambah gemuk. Senang melihatmu..” sapanya terlihat santai. Sifat Nana yang seperti itu malah membuat Jonghyun tambah heran.

“Eh, Hai….” Respon Jong kemudian.

Nana lalu kembali ke kru.

______

“Oi. Kau kenapa jadi gugup ah?” panggilan Minho membuat Jong sadar dari lamunannya.

“Lupakan.. lupakan..” namja itu malah bergumam sendiri.

“Hyung??”

“Aih~ babo. Itu Nana yang sering ku ceritakan Minho.”

“Eh?? jinca??” Minho langsung melihat ke arah Nana. Mengamati yeoja itu seksama, “Serius itu yang namanya Nana? Dia kelihatan biasa saja hyung?? Saat menyapamu juga.”

“Ne, itu yang membuatku heran..”

“Ya sudah tenang saja. Itu artinya, dia sudah melupakannya hyung.”

Melupakannya?? Pikir Jong. Kata-kata itu terngiang di telinga Jong. Nana melupakanku.. bagus sih. Tapi…

+++++

_Nana POV_

Kenapa aku harus bertemu dengan Jonghyun di tempat ini? Semalaman aku berlatih dicermin agar mimik dan ekspresiku tidak akan gugup. Bagaimana bisa aku harus bertemunya setelah setahun lamanya! Aku sudah benar-benar melupakan namja itu!! Sudah lupa… bahkan aku sudah mengiyakan namja yang akan bersamaku nanti.

Kenapa walau aku manajer promosi aku harus melihat pemotretan ini sih??!! Arghhhhhhh~

Aku melewati namja yang kumaksud. Berjalan seperti tidak sadar ada dia disitu. Ku lihat Jong memalingkan wajahnya saat aku masuk ruangan. Apa dia masih benci padaku? Andwae.. kenapa aku selalu buruk sangka padanya. Aniya, dia tidak sejahat itu. Dia hanya tidak melihatku.

Tidak pernah ku sangka aku akan terlibat dengan mereka. Mereka yang dulu hanya ku lihat dari layar kaca. Onew, Key, Taemin dan Minho. para member yang baru ku kenal secara langsung sekarang. Aku menyapa mereka satu persatu. Akhirnya aku memberanikan diri menyapa seseorang yang sudah lama tidak ku lihat.

“Jonghyun ssi??”

Aku merasa lututku lemas. Jantungku berdegup tidak karuan. Menanti apa yang akan diresponnya.. aigoo~ aku ingin mati saja berhadapan lagi dengan namja ini.

Dia sangat tampan. Masih seperti yang aku kenal sebelumnya. Dia pun makin sehat kelihatannya. Aku pikir dia sangat bahagia saat ini.

“Hai…” dia meresponku.

Mendengar suaranya sungguh membuatku ingin pingsan saja. Tapi walau bagaimanapun aku harus terlihat seperti biasa saja. ya~ biasa saja.

_Nana POV end_

+++++

Semua kru termasuk shinee merayakan kesuksesan maypole. Mereka makan- makan bersama di restoran yang sudah di booking. Suasana saat itu sangat ramai. Soju tersedia. Dan kebanyakan dari mereka mabuk.

Jonghyun tidak minum terlalu banyak seperti member lain kecuali Taemin yang tidak ikut karena besok ada ujian. (aigoo~ so sweet). Jonghyun hanya duduk di antara mereka sambil melahap cemilan yang tersedia. Sementara itu dia berhadapan dengan Nana yang sedang meneguk sojunya berulang kali. Dia melihat Nana sudah setengah mabuk dan ucapan yang terlontar dari Nana yang sudah sepenuhnya ngaco. Yeoja itu sungguh kacau.

Jonghyun hanya tersenyum-senyum melihat tingkah ex-yeojachingunya itu.

“Nana, kau manis sekali..” seru Jong.

“Hah?? Kau bilang apa Jonghyun ssi??”

“Ani,”

Nana kemudian meneguk minumannya lagi dan dia pun ambruk seketika ke meja yang ada didepannya. Sudah klimaks dengan mabuknya, dia pun tertidur disitu.

Jong makin terkekeh melihatnya.

“Hyung? Tum..ben kau ti..dak minu.mm?” tanya Minho dengan nada mabuk.

“Minho ya, kalau si Hyemi tahu kau seperti ini aku yakin dia akan menghajarmu!”

“Aish… Hyemi.. sedang tidak ada. Jangan mem..bicarakan..nya.. Halusinasiku jadi kacau.”

“YAA! APA YANG KAU BAYANGKAN AH?”

Minho berbicara sambil mabuk, “Ya~ halusinasi tentang wajahnya yang menyeramkan ketika memarahiku.” dia langsung mempraktekannya, “..Yaa! Minho Ya! Kau dasar namja bengal! Awas kalau melakukannya lagi. Kita putus!!  Ancaman itu terngiang-ngiang di telingaku hyung. Dan setelah itu ‘BUGH’..” lagi-lagi Minho mempratekan gaya Hyemi yang menonjok perutnya. “Yah~ pasti dia akan  menghajarku.”

Jonghyun tertawa melihat tingkah dongsengnya yang mabuk.

“Minho, kau dalam bahaya! Ahaha..”

+++++

Beberapa jam kemudian..

“Ya sudah kita pulang..” sahut seorang namja.

“Iya kita pulang acaranya sudah selesai,” manajer shinee pun mengiyakannya.

Semua orang berdiri kecuali satu orang. Nana. Nana masih masih menidurkan dirinya dimeja. Dia tidak bangun-bangun walau di bangunkan.

Salah satu staff pun sedang mencoba membangunkannya, “Nana ssi, bangun…”

Nana akhirnya bangun, tapi masih mabuk, “Waeyo??”

“Aish~ aku rasa kau tidak bisa mengendarai saat ini. Haruskah ku antar??” tanya staff tersebut.

“Biar aku saja!” sahut Jonghyun tiba-tiba menawarkan diri.

Semua orang melirik heran padanya termasuk staff itu, “Tidak apa-apa biar Nana onnie saya yang antar,, saya tahu kok.”

“Gwenchana kau pulang lah sudah malam. Biar saya yang antar,,”

Nana sih masih tidak berdaya menyender pada staff itu. “Geraeyo? kalau begitu ya sudah.”

Jonghyun pun beralih membopong tubuh yeoja itu, sedangkan yeoja yang dibopong malah tidak sadar.

“Kau tahu dimana dia tinggal?”

“Ne, dulu kami sangat dekat.” Jawab Jonghyun sambil tersenyum.

Onew, Key dan manager shinee agak heran dengan tingkah Jonghyun. Walaupun mereka mabuk. Tapi, mereka sepenuhnya sadar saat mendengar Jonghyun mengatakan bahwa Jonghyun dekat dengan nunna tersebut. Minho sih tidak ambil pusing malah langsung keluar cafe tersebut menuju van sambil sempoyongan.

+++++

Jonghyun mengendarai mobil Nana. Beberapa menit sekali dia melirik kearah Nana. Melihat yeoja yang ada disampingnya yang sedang menunjukan wajah polosnya.

Kenapa aku bisa bersamanya disaat seperti ini? Babo! Rutuknya pada dirinya sendiri.

Nana masih tidur di sebelahnya. Bahkan yeoja itu tidak sadar siapa yang ada disebelahnya yang mengantar dirinya.

+++++

~Sesampainya di apartemen Nana~

Jonghyun masih membopong yeoja itu, “Aish.. dia masih enak-enakan tidur. Tidak kuat mabuk. Kenapa masih sok sok-an?”

setelah tiba di pintu apartemennya..

Sudah lama sekali aku tidak datang bersama dengannya ke apartemen ini. Namja itu malah memutar kenangan-kenangannya bersama yeoja itu. Saat dia sering berkunjung ke apartemen itu, saat Nana mengomel padanya, dan saat yeoja itu bersikap manis didepannya. Haishhh~

“Nana.. bangun.. Kau sudah sampai.” Sahut Jonghyun.

“Bangun.. oi….” Jonghyun terus berusaha membangunkan yeoja itu sambil menepuk-nepuk pelan pipinya dan mengguncang guncangkan tubuhnya.

Akhirnya yeoja itu pun terbangun, “Em.. Jonghyun ssi?? Waeyo?”

“Kau masih mabuk ah??.. Itu cepat pencet pin apartemenmu. Kau sudah sampai.”

Nana langsung melihat sekitarnya dengan masih menggisik-gisik matanya yang belum sepenuhnya terbuka.

“Kau mengantarku?” tanyanya lemas.

“Ne, cepat.. aku harus pulang lagi.” Ujar Jonghyun.

“Ah ne, mian..” Nana lalu memencet pin apartemen kamarnya. Pintu itu pun akhirnya terbuka.

“Ya sudah kau masuk.” Perintah Jonghyun.

Nana masuk duluan, “Gomawo.. Jong…hyu..n.ssi..” katanya yang kemudian di ikuti dengan tubuhnya yang ambruk.

Untung saja Jonghyun reflek menahan yeoja itu sebelum ia jatuh ke lantai, “Astaga, masih mabuk!”

“Oi…??” panggil Jonghyun, tapi yeoja itu tidak sadarkan diri lagi.

Aish haruskah aku membopongnya lagi. Menyusahkan juga ya.. lain kali dia tidak boleh minum seperti ini. Sungguh akan merepotkan orang lain. Gerutu Jong dalam hati.

Jonghyun pun membopongnya untuk kesekian kali. Dia masuk ke dalam apartemen dan mencari kamar yeoja ini.

Tidak ku sangka aku masuk ke apartemen ini setelah perpisahan terakhir. Ruangannya pun sudah terlihat berbeda dari sebelumnya. Dan, tentu saja tidak terpangpang fotoku disebelah fotonya di ruang tengah. Dia benar-benar sudah melupakanku. Pikir Jonghyun.

Jonghyun membaringkan yeoja itu di tempat tidurnya. Dia menatap yeoja itu lekat. Memandangnya.. memikirkan yeoja itu.. menatap wajah polos yang sedang tertidur itu.

“AISH~ ANDWAE!! Dia sudah bukan siapa-siapa lagi. Dia hanya Nana seorang manajer promosi maypole. Dan dia ex-yeojachinguku.”

Jonghyun pun berbalik dan berjalan pergi. Saat baru saja sampai di ambang pintu kamar tersebut dia menoreh kembali ke yeoja yang sedang terbaring tidak sadarkan diri itu.

Tiba-tiba saja dia kembali ke tempat Nana, kemudian membungkuk menggapai sesuatu yang ingin dilakukannya sedari tadi. Sesuatu yang hangat itu akhirnya ia rasakan kembali. Dia mencium yeoja yang masih dalam keadaan tidak sadarkan diri itu.

Jantungku… sudah sangat berdegup kencang Nana ssi. Kalau saja kau sadar debaran ini. Gumam Jonghyun dalam hati.

Mianhe sudah mencium mu diam-diam. Lanjutnya berbicara pada dirinya sendiri.

Jonghyun kemudian memegang tangan Nana. Mengeratkannya pada genggamannya dan berbicara pada yeoja yang sedang tidak sadarkan diri itu.

“Nana, andai saja kita tidak pernah berpisah..” sigh.. “Aku tidak pernah melupakanmu sedikitpun dari pikiranku. Aku ingin kita bersama seperti dulu. Mianhe sudah menyusahkanmu selama ini.”

Saat menggenggam tangan Nana, sesuatu yang mengganjal terasa di jari Jonghyun. Dia menatap apa yang tadi tersentuh olehnya.

Cincin?? Sejak kapan Nana memakai ini? Pikir Jong. Dia pun tidak ambil pusing dan berjalan keluar dari kamar tersebut.

Tanpa sepengetahuan Jonghyun, tiba-tiba saja sesuatu yang basah mengalir ke pipi yeoja itu. Nana menangis.. T.T

Jonghyun ssi.. apa yang kau lakukan barusan? Yang kau katakan?? Apa???.. kenapa kau sungguh tega padaku.. kenapa kau mengatakannya. Aku mendengarnya. Aku dengar semua. Hatiku bahagia, tapi aku sangat sakit mengetahuinya.. batin  yeoja itu sambil membalikan tubuhnya dan menangis di balik bantal.

+++++

“Nugu??” tanya seorang namja yang baru datang dan masuk apartemen Nana. Jonghyun yang sedang berjalan pun langkahnya terhenti.

“Kau siapa?” tanya Jonghyun heran melihat namja jangkung berpakaian rapih masuk dengan tidak sopan ke apartement itu.

“Aku tunangannya.. lalu, kau siapa??”

#DEG jawaban itu jelas membuat Jonghyun kaget. Membuat hatinya hancur seketika.

“Ah~ aku hanya mengantarnya. Aku Jonghyun SHINee..” ucap Jonghyun dengan senyum yang dipaksakan.

“Oh model Maypole yang baru ya? Ah~ Ghamsamnida…” sahut namja itu.

“Ne,” jawab Jonghyun dengan ekspresi datar.

+++++
@Shinee’s dorm

Tunangan?? Ah, pantas saja cincin itu.. Astaga. Jonghyun babo! Kau menyukai yeoja yang sama yang sudah bertunangan pula. Babo! Sungguh aku tidak menyangka  yeoja itu benar-benar melupakanku. Sial, siapa yang memutuskan untuk berakhir siapa juga yang menderita. Arghhh~ aku memang tidak berguna. Rutuk Jonghyun pada dirinya sendiri.

Jong langsung menghempaskan dirinya ke ranjang. Hal itu membuat Minho terbangun karena kaget.

“YAA!! KENAPA KAU MELAKUKAN ITU AH? AKU BARU SAJA TERJAGA!”

“Mian,” respon Jonghyun santai.

Jong langsung menidurkan dirinya.. tenggelam bersama pikirannya. Nana sudah memilih namja yang akan bersamanya. Kenapa aku sungguh sakit mendengarnya.

“Hyung..?”

“Ne,”

“Waeyo?”

Tiba-tiba saja Minho melihat sesuatu yang basah dari sudut mata Jonghyun, “Kau kenapa? menangis?” *hahaha*

“Ani..”

“HHeee?? gojimal?”

Minho menepuk bahu Jong kemudian, membuat Jonghyun menutup matanya dan menyembunyikan wajahnya.

+++++

Beberapa hari kemudian..

Maypole mengundang shinee untuk mengurusi beberapa hal lagi. Semua para member  pun datang. Mereka sekarang bersama-sama membincangkan proyek selanjutnya.

Sedari tadi Jonghyun tidak konsen dengan diskusi ini. Yang dia perhatikan sedari tadi hanya Nana yang duduk disebelah pembicara.

Saat diskusi selesai..

Mata Nana dan Jong saling bertemu tidak sengaja. Hal itu reflek membuat keduanya memalingkan wajahnya. Nana keluar ruangan duluan, kemudian entah mengapa Jonghyun keluar setelah itu dan mengejarnya..

“Dia mau kemana??” tanya Onew.

“Kenapa dia mengejar Nana Nuna??” Key ikut keheranan.

“Molla~ Urusan hyung mungkin.” Jawab Minho pura-pura tidak tahu.

+++++

~Di luar ruangan meeting~

“Nana ssi..” panggil Jonghyun.

“Waeyo Jonghyun ssi??” tanya Nana santai walaupun dia sangat kaget karena Jonghyun memanggilnya.

“Chukae..” Katanya sambil tersenyum.

Nana keheranan dengan apa yang baru dikatakan Jonghyun.

“Aku dengar kau sudah bertunangan dan mau menikah..”

Tidak ku sangka aku mengatakan sesuatu yang mengganjal itu. Siapa tahu dengan mengatakan ini dan turut bahagia padanya. Aku akan lebih rela. Pikir Jonghyun.

“Chukae~ aku senang kau bahagia akhirnya.” Lanjut Jonghyun.

Mendengar ucapan itu dari seseorang yang pernah dicintainya, bukan hal yang mudah untuk Nana.

“Em.. Ne, gomawo..” respon Nana dengan mimik yang sedikit biasa saja.

Oh ternyata dia tahu. Yang dia maksud tunanganku itu toh. Hmm… tapi bagaimana dia bisa merasa bahagia padaku. Padahal.. Argh.. lagi-lagi itu yang ada di pikiranku. Gumam Nana.

Setelah mengatakan itu Jonghyun pun pergi.

“Jonghyun ssi,,”  kali ini Nana yang memanggil tiba-tiba saat Jonghyun baru melangkahkan kakinya.

“Ne?”

“Apa kau masih.. em.. masih..” yeoja itu terlihat ragu untuk bicara.

“Aish~ apa yang akan aku tanyakan? Apa aku mau menanyakan dia masih sayang padaku atau tidak? babo! Jangan bilang aku jadi kepikiran gara-gara ucapannya saat itu.” Pikir Nana.

“Apa Nana ssi?”

“Em.. aniya.. yasudah. Aku pergi dulu.” Ujar Nana dan berbalik berjalan memunggungi Jonghyun yang masih menujukan mimik keheranan padanya.

“Nana? Jankamman..” panggil Jonghyun sekali lagi.

Nana yang sudah berjarak 2 meter darinya pun berbalik, “Ne??”

“CHUKAE!! KAU PASTI BAHAGIA!!” lagi-lagi itu yang di lontarkan namja itu.

Mendengar itu untuk kesekian kalinya bukan membuat Nana senang, tapi malah sebaliknya. Sedih, sebal dan kesal.

Kenapa namja ini terus-terusan mengucapkan itu ah?? Apa dia tidak sadar aku masih mengharapkannya? Walaupun aku akan menikah dengan namja yang baru ku kenal 6 bulan yang lalu bukan berarti aku sudah melupakan dia, Kim Jonghyun. Kalau seperti ini sih, aku jadi ragu dengan namja yang sudah 3 tahun ku pacari itu. Ah Jinca~ apa aku mulai aneh lagi? Nana berkutat dengan pikiranya.

Jonghyun pun kembali berjalan berlawanan arah dengan Nana.

Untuk kesekian kalinya lagi. Nana gantian memanggilnya kembali.

“Jankamman…” katanya sambil berjalan menghampiri namja itu. tapi.. dengan ekspresi yang tidak seramah yang barusan.

“YAA!! KENAPA SIH SELALU MENGATAKANNYA BERULANG-ULANG?? KAU KEBERATAN?”  Teriak Nana yang sukses membuat Jonghyun melompat kaget.

“Ah apa yang barusan aku katakan?!” Pikir Nana heran pada dirinya sendiri.

“Ani, aku sungguh senang mengucapkannya.” Jawab Jonghyun dengan sedikit ketakutan melihat Nana membentaknya.

“Bohong!! Kau masih menyukaiku kan?” pertanyaan itu begitu saja terlontar dari mulut Nana.

“Jawab aku!” tanya Nana menyadarkan namja yang hanya diam itu.

“Ani, kenapa kau jadi seperti ini Nana?”

Nana menghela nafasnya.. “LALU.. KENAPA KAU MENCIUMKU DIAM-DIAM AH?”

Pertanyaan itu membuat Jonghyun kaget. Nana menyadarinya. Itulah yang ada di pikiran Jong saat ini.

“Em… Nana..” Jong jadi kelihatan gelagapan.

“APA? KAU MASIH MAU MENYANGKALNYA?”

Jonghyun menghela nafasnya, “Ne, sebenarnya.. aku memang menciummu diam-diam. Aku pengecut kan??” Katanya sambil menggaruk kepala yang tidak gatal itu, “Aku tidak pernah melupakanmu sejak kita berpisah.”

#DEG

Mendengar kalimat itu.. ‘Aku tidak pernah melupakanmu sejak kita berpisah’.. membuat Nana jadi diam. Dia diam.. memikirkan dan menyerap maksud perkataan Jonghyun.

“Wae??? Dia tidak salah bicara.. tidak pernah melupakanku?!

Tidak lama kemudian air mata Nana menetes begitu saja di wajahnya, dia tidak menyangka dalam keadaan sadar akan mendengar ucapan tersebut.

“..Wae??” tanya Nana yang lama kelamaan mulai terisak.

“Aku masih sayang padamu. Mian, tapi kalau kau sudah bahagia, kau acuhkan saja apa yang kukatakan barusan.”

Jonghyun pun pergi meninggalkan Nana, tapi Nana dengan cepat langsung memeluknya dari belakang. Menahan namja itu untuk berjalan.

“Kenapa kau minta maaf??”

“Nana, mian.. aku pasti membingungkanmu sekarang.. ” kata Jong sambil masih membelakangi Nana. “Mianhae, aku malah bilang seperti itu..”

Nana sekarang mulai terisak mendengar itu lagi. Yeoja itu sekarang malah menangis.

“Nado.. Nado saranghaeyo Jonghyun ssi!!”

Kata-kata itu membuat Jonghyun terdiam.

“Aku selalu memikirkanmu. Tapi berusaha menahannya. Setahun yang lalu adalah masa yang paling sulit untukku. Aku benar-benar seperti yeoja menyedihkan.. selalu berharap agar kau bisa bersamaku lagi suatu saat nanti..  aku sangat rindu padamu.. Jebal aku hanya ingin bersamamu.. hiks.. ” ucap Nana sambil masih sesegukan.

Jonghyun lalu membalikan badannya dan memeluk Nana..  “Mianhe.. tapi kau..”

“Aniya, aku tidak mau kehilangan dirimu untuk kedua kalinya!!”

“Nana…”

Yeoja itu masih menangis. Kejadian ini sama seperti satu tahun yang lalu. Saat Nana menangis dipelukannya. Hanya latar dan waktu saja yang membedakannya.

“Nana ssi.. saranghae…” Jonghyun memeluk erat tubuh yeoja itu, “Aku tahu kita pasti akan kembali bersama lagi..” katanya sambil tersenyum.

Hal itu membuat Nana menghentikan tangisannya. Yang terlukis diwajahnya saat ini hanya lah sebuah senyuman indah yang membuat Jonghyun pun ikut tersenyum padanya.

______

“Hyung???” Taemin yang baru saja datang karena dia disuruh membeli coffe oleh Key kaget ketika melewati 2 orang yang sedang berpelukan didepannya. Itu sontak membuat kaget Jonghyun dan Nana juga.

Minho yang sedari tadi berada di balik pintu memperhatikan Jonghyun dan Nana pun buru-buru menarik Taemin masuk ke ruangan tersebut.

“Lanjutkan.. lanjutkan hyung. Hiraukan kami… lanjutkan.” Ujar Minho nyengir pada Jonghyun dan Nana yang sama-sama menunjukan ekspresi bingung.

+++++

“Sebentar ya Nana..” pinta Jong pada Nana.

Jonghyun pun menghampiri tempat dimana Minho berada. Dia curiga pada namja jangkung yang geje itu. Dia membuka pintu ruangan meeting tersebut dan bingo!! Para member sedang mengintip drinya karena saat Jong membuka pintu tersebut mereka terjatuh bersamaan.

“Yaa! Kalian?????”

“Chukae hyung….” ujar Minho sambil cengengesan.

Onew langsung menepuk-nepuk bahu Jonghyun seakan ada kotoran disana, “Aish.. jinca. Aku tidak menyangka.. ternyata… ckkck~ Jonghyun punya rahasia juga ya..”

Jonghyun menatap Onew dengan kedua alisnya yang naik.

“Hyung, tega-teganya kau bercerita pada Minho saja. Aku tidak di anggap ah?? Tega!” protes Key sembari cemberut.

Jonghyun menoreh pada Minho sekarang.

“Pisss!” seru si Minho sambil terkekeh. “Mencium diam-diam? Aku dengar loh..”

“YAA!!!”

“Ah~ Jonghyun hyung mencium diam-diam siapa??” si maknae dengan polosnya bertanya yang sukses membuat para member tertawa kecuali Jong.

Jonghyun tiba-tiba keluar sebentar.

“Yaa! Kau mau kemana Kim Jonghyun?!”

Beberapa menit kemudian masuk lah Jonghyun sambil menggenggam tangan seorang yeoja.

“Ne, dia Nana.. yeojachinguku yang sekarang menjadi miliku lagi.”

++FIN++

 

Ah tamat tamat. Keke~ Mian kalau FF ini kurang sreg dihati readers. ini baru pertama kalinya bikin cast selain Minho. yeahhhh~ buat aku rada sulit jadinya .kk~ Pokonya yang udah baca complicated girl minho version, n jong version gomawo ya~ juga buat yang udah kasih supportnya.. gomawo *bow*

Kasih komentarnya yow.  Dan tunggu versi member yang lainnya~ kk.. annyeong 

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

32 thoughts on “COMPLICATED GIRL : NANA – Part 2”

  1. aigoooo ini taemin polos banget,
    tp nasip taemin kasihan bngettt, disuruh2 terus, beli bunga, kopi lah. ke..ke…
    chukae nana eoni, ^^
    si jjong ciumnya diem2, ihhh….. jgn bosen bwt lge yak

  2. Hwahaaaaa…
    T.T
    Ak menangis bhgia, thor?!
    Tak kusangka Ojong sngat2 prhatian ma Nana.
    Trus ak kirain si Nana bkalan nikah ma tnangannya,
    tapii…
    Akhirny balikan jg ma Jong,,
    ntu Taem knpa kbeneran bgt pas lewat??
    Cgagagg
    keren thor!

    1. masa?? mana cucuran air matamu. onni ga liat? lol

      Ojjong baik kan?baik kan? serius kan? *naon si*
      Taemin pas lewat. yahhh~ ga sengaja da. biarin aja ya.
      ne, gomawo^^

  3. lho? lho?
    trus nasibnya nana gmn donk thor?
    maksudq nana ama tunangannya, masa slese gni aja. .q masi pngen tau usha jjong bwt ngomong k tunangannya
    bkin sequelnya donk thor. .yah yah
    g rido uda tamat

    1. belummm~ karena ini twoshot. jadi di mepet2in sama onni. hyaaa~~ jadinya malah begining geje(apan sebatas complicated girlnya aja). ntar mau bikin sequel nya da. udah niat. tpi di Wp sendiri. kk~ ntar berkutat sama tunangannya. conpelik pokonya.

      hehe~~ gomawo say

  4. Sekarang gantian Jong yang nguntit nana..
    Hehe
    tadi kirain mereka bener” pisah,
    ternyata nggak..
    Taem bener” polos.. Hokhok
    Aku tunggu versi member lainnya thor ^.<

  5. Ommo.. Tadi Aku lupa sig in u,u
    huhuhuh
    mianhae
    #bow

    Sekarang gantian Jong yang nguntit nana..
    Hehe
    tadi kirain mereka bener” pisah,
    ternyata nggak..
    Taem bener” polos.. Hokhok
    Aku tunggu versi member lainnya thor ^.<

  6. Waaaaaaa
    Mudah mudahan nana beneran udah berubah
    Kasian juga si jadi tunangannya
    Ya abis bau gimana lagi
    Orang nananya cinta sama jong #eaa wkwkw
    Jong nyium dia diem diem aja sadar
    Tadinya disuruh mencet pin apartemen gasadar
    Wakakakakakakak
    Keceee

    1. Kece??? kkk~

      Ne, mudah2an dia berubah..
      tunangannya kasian. hm~~ disini kalian bisa bilang kasian. mungkin nanti tidak,. onni belum ungkap kan tunangannya siapa? kk~~ sabar ya.

  7. wah jjong kok gainget sih dia juga pernah nyium aku diem2? /plak #abaikan
    wah, keren epepnya. cuma agak bingung, itu tunangan nana dikemanain thor? hehe ._.

  8. kata-kata yang dicetak miring itu kayaknya aku pernah denger diradio…
    yah kalau pendengaranku gak salah…
    intinya tentang mencintai gitu…

    ah enak kali yang jadi nana… iri aku…
    hmm seharusnya yeoja nya itu aku… * heheheh maksa…

    menurutku keren,,,
    jalan ceritanya keren, jonghyun nya juga keren … hehehehehe

    1. kata-kata dicetak miring itu asa sering emang di omong. tapi g jelas darimana. dari mana2.

      Masa.. wah klo jadi hyemi apa lagi. *Hah??*

      Asik. abang ojjong di bilang keren. Makasih yaaaaa~~

  9. huwaa bener2 deh si jjong keren disini !!
    ahahah ampun dah tuh member2 laen .. kayak kaga ada kerjaan ajah … huwaaa sequelnya mau di buat ya ?!!
    di tunggu …

    akhirnyaa mereka satu lagi …

  10. Uuuh, keren banget ff ini, bacanya, ya nangis, ketawa, tereak tereak.
    Seruuuu, versi member lainnya jgn lama lama ya thor!
    I love u thoooor~~~ FIGHTING

    1. Wuaahhhhh~ berarti rasanya campur aduuuk ya say^^
      bagusss deh! sukaaa kalau gitu. hehehe~

      Uhhh kalo versi member lain bakalan lama kayanya saeng~!
      gumawooo sudah cinta sama saya! kkk~

  11. AHHHHHHHHH!!!! Bagus banget~ asli romantis.. cinta yang penuh luka.. akhirnya… aku berharap sih tunangannya ngeliat kejadian itu dari jauh dan tersenyum bahagia (karena tunangannya udah tau kalo Nana sebenernya cinta sama org lain) hahaha.. biar nasib si tunangan jelas 😀

    ayo thor… bikin chronicle-nya. pasti aku baca kalo dikasih tau. hahaha.. bikin juga versi yg lainnya 😉 tapi pasti bakal gatega kalo taemin-ku di pairing-in sama cewe lain. wuakakak.. mending sama aku aja itu anak polos 😉 *lagi-lagi dimutilasi Taemints*

    aku udah baca yg minho version!!!! 😀 tapi aku lupa udah komen atau belum. hahaha…
    daebak!!!!
    waiting for others’ version 😀

    1. hahahahah~ cinta penuh luka? apaan itu iren!! ternyata iren baca ff eon dimulai dari CG – NANA yaaa??

      nanti dehh, nasib tunangannya di sequel~! kkk~
      TUH taemin eon udah keluar di WP.. mana kamu? *digetok*

      TO ALL:
      makasih udah baca ff twoshot mamot! semoga suka! makasih juga yang udah komen~! aku buat epep ini u/ semua. khusus u/ blingers juga! hehe~ baru deh bikin ojjong.. jadi agak susah mendalami. *ngaku* Ojjong disini keren kan?hehhe~

      Pokonya buat yang nanti baca n komen.. makasih ya~! ntar eon pantau *??* dan balik lagi buat baca n bales! heheh~

  12. hihihihihihi #senyumgaje
    hahaha #ketawagaje
    ya ampun sukses buat aku jadi kayak orang gila, senyumsenyum sendiri…
    keren keren keren… chukae ya jonghyun-nana bersatu kembali.
    btw, gimana nasib tunangan si nana? buang ke laut aja *ditimpuk* :p

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s