You’re Mine – Part 1

Title : You’re Mine [Part 1]

Author : aruma9nae

Main Cast :

  • Lee Taemin
  • Park Hee Yeon

Support Cast :

  • Kim Hyena
  • Lee Woona
  • Shinee’s Member

Length : Sequel

Genre : Romance, Humor, FriendShip

Rating : General

Summary : Hari-hari pertama MOS di Sekolah SMA nya yang baru, HeeYeon harus menahan sabar menghadapi kelakuan dan perintah-perintah aneh dari Osis Sunbae. Akankah ia bisa menghadapi hari-hari berikutnya yang makin lama makin menantang?

A/N : Anyeong.. ^^ ini pertama kalinya, aku mengirim ke Blog Ini. Fanfic ini pernah dipublish di blogku sendiri. Thank’s to para Admin yang ngepublish fanfic aku. Read, Coment And Like are heart for me ^^

 

You’re Mine

 

***

 

Sekeras apapun batu itu, jika angin atau pun air menerpanya,

Melewati celah-celah sempit pun berakhir dengan terkikis.

Ibarat sekeras apapun hatimu, asalkan aku percaya bisa memilikimu.

Aku bisa dengan mudah kau digenggamanku.

 

***

 

Aku menggenggam erat buku MOS-ku dengan kedua tangan-ku. Debaran jantung kian memainkannya. Aku melangkah dengan takut-takut. Mau tak mau aku pun harus tersenyum. ku dekati kerumunan siswa-siswi yang saling berlomba untuk mendapatkan tanda tangan dari nya.

“sunbae… tolong tanda tangankanbuku ku..”

“ah.. sunbae aku malu tuk bernyanyi didepan mu..”

Berbagai suara berkerumunan menyelimuti indra pendengaran-ku. Aku semakin ragu, kadang berhenti, kadang terus berjalan. “HeeYeon-ah.. kok disitu? Ayo kesini! Kaukanbelum dapat tanda tangan satu pun, nanti dihukum loh sama Sunbae dikelas kita yang galak itu..” ajak Woona, teman se-MOS-ku.

“tapi.. –“ belum sempat ku lanjutkan Hyuna, temanku yang satunya menarik tanganku mendekati kerumunan itu. “ayolah.. kau tak usah malu. Lagipula kitakanjuga pakai baju” candanya yang terkesan garing.

Aku menurut saja, dan sialnya tubuh kecil-ku ini tak cukup untuk melihat wajahnya. Hyuna dan Woona sudah didepan, mengikuti alur yang dilakukan oleh Siswa-Siswi itu, meninggalkan ku sendiri yang dibelakang.

“Sunbae.. bolehkah aku meminta tanda tangan mu ini..” kata ku pelan. Sesaat kicauan berisik yang ditimbulkan oleh kerumunan siswa-siswi itu mendadak berhenti, seolah sepi menjalar. Semuanya menoleh menatapku, termasuk Hyuna dan Woona. Hei !, ada apa semuanyakanaku hanya mengatakn saja. Tak berbuat aneh-aneh. Kenapa di tatap seperti itu.

“kau mau tanda tangan ku?” Tanya sebuah suara yang terdengar familiar di telingaku, seakan menyetrum tubuhku, bergidik gemetar karenanya.

Aku mengangguk, dan dengan sedikit keberanian. Ku dongakkan kepalaku menatap wajahnya. Ya Tuhan, di siang panas ini, walaupun ia rela berjemur dibawah teriknya sang mentari menghadapi junior-juniornya yang makin lama makin bertambah. Ia tampak bersinar tepat di manik kedua mataku ini. Simpulan senyumannya membuatku tak bisa bernafas sesaat. Tatapannya dibalik bingkaian kaca terasa menembus hingga kerongga hatiku. Sungguh aku ingin rasanya pergi dari tempat ini secepatnya tak sanggup untuk mengotrol diri ku.

“kalau begitu, kau harus mengatakan ‘aku cinta Sunbae..’ padaMinho” ia menunjuk kepada seorang pria yang tengah duduk sambil bercanda ria dengan yang lain dibawah pohon rindang tak jauh dari tempatku berpijak.

“ta.. tapi, aku tak bisa.. Mianhe, aku terlalu malu untuk mengatakan hal itu Sunbae.. bisakah kau mengubahnya dengan hal yang lain..” balasku gugup dan semakin pelan hingga terdengar seperti bisikan. Aku merasa wajahku pasti memerah.

Ia tersenyum lebih tepatnya menyeringai, “ tak apa.. hanya mengatakan saja, lagipula kau memang tak menyukainyakan?  Ya sudah tak usah khawatir..”

“tapi.. –“

“kalau tak mau, kau tak mendapatkan tanda tanganku.. Apa kau mau dihukum oleh Key, hanya karna tak mendapatkan tanda tangan dari kami..” aku bergidik ngeri membayangkan Key Sunbae yang marah. Omelan serasa Neraka untukku -.- .

Aku menatap Hyena dan Woona seakan – tolong –aku-. Mereka berdua hanya mengedikkan bahunya tak ikut campur, membuatku makin meringis menahan tangis.

***

Aku berjalan mendekati Minho Sunbae seperti yang diperintahkan olehnya, Taemin Sunbae. Dengan sekali tarikan nafas, aku berjalan cepat agar semua ini selesai. Tinggal bilang ‘Aku Cinta Sunbae’ itu sajakan?. Toh terserah ia, mau ngatain aneh, atau apa-apaan ini. Aku tak peduli.

Minho Sunbae menoleh kearah ku, dan teman nya yang lain juga mengikuti arah pandangannya. Aku tersenyum kikuk. Ku dekatkan tubuhku, dengan wajah ku yang makin lama makin panas, di tambah keringat ku yang tak berhenti mengalir deras. “Sunbae.,” aku melirikkan pandanganku ke arah Taemin Sunbae, Sial ! ia malah asyik membubuhkan tanda tangannya pada buku Peserta MOS yang lain dengan mudahnya. Bahkan Hyena dan Woona, tersenyum melambaikan tangannya kearahku, gerakan bibir mereka mengisyaratkan ‘Fighting ! Park HeeYeon’. Membuatku makin meremas kuat buku MOS-ku ini tak peduli kusut atau robek. Kalau bukan karena MOS ini sudah ku tinju wajah Taemin Sunbae walaupun sesaat aku terpesona karena nya.

“waeyo ?” Tanya Minho Sunbae dingin datar, aku menghentikan aktivitas kekesalanku (?) pada Taemin Sunbae.

“eh.. –“ aku menggarukkan kepalaku tak gatal, “aku..” aku menarik nafasku dengan kuat dan menghembuskannya kasar. Dan tersenyum padanya, tapi ia malah menatapku dingin dan jutek membuatku makin ingin menjambak rambutnya itu. “aku cinta sunbae..” yes ! akhirnya bisa, ia dan teman-teman yang lain menatapku  aneh.

“eh ? kau bilang apa tadi ? Kau cintaMinho?” Tanya Sunbae bermata sipit yang ku lihat nametag nya, Lee Jinki.

“i..iya, aku disuruh sama Taemin Sunbae..” jawabku pelan, membuatku makin menciut.

“kau mau disuruh oleh nya? huh ! kalau aku jadi kau, tak segan-segan aku menendang bokongnya yang tempos (?) itu. Itu sama saja merendahkan. Seharusnya pria yang mengatakan bukan wanita..” aku mengangguk setuju yang dikatakan Minho Sunbae, ada benarnya juga. Tapi kalau aku menolak, bagaimana aku mendapatkan tanda tangan. Dapat satu aja disuruh yang aneh, apalagi yang lain, mungkin disuruh Nyanyi sambil nari Octopus yang diperagakan Yesung Oppa, di EHB -.- .

***

Kini aku berjalan mendekati Taemin Sunbae, setelah peristiwa tadi. Rasanya kapok sekali bikin malu saja. Aku celingak-celinguk mencari kedua teman baru ku, Hyena dan Woona. Walaupun, Hyena adalah teman satu SMP-ku, tapi kami beda kelas ditambah tidak saling kenal. Dan disini aku bersyukur mempunyai teman baru dengan mudah.

Tampak nya mereka tak ada, mungkin dikelas, pikirku. Aku langsung menuju kekerumunan Taemin Sunbae yang makin lama makin sedikit, ku lihat jam tangan yang bertengger manis di tangan kiriku. 10 menit lagi istirahat. Aku harus cepat, sebelum Taemin Sunbae keburu pergi.

“Sunbae.. aku sudah melakukan apa yang kau perintah.. sekarang tolong tanda tangankanbuku ku ini” ucapku sambil menyodorkan buku bersampul biru kesukaanku.

“ Jinjja? Ah kurasa aku lupa, kalau aku pernah menyuruhmu..” ia tersenyum padaku, dan mendekatkan wajahnya ke wajahku. Aku mundur sedikit. “Sunbae.. ku mohon cepatlah sedikit. Aku harus kembali kekelas..” ujar ku langsung sambil menyodorkan buku ku lagi dengan paksa. Ia menarik wajahnya lagi dan tertawa renyah, kalau tempat ini sepi, sudah ku masukkan ia ke dalam karung dan ku buang ke pembuangan sampah. Berani sekali mempermainkanku. “sunbae.. cepatlah..” aku mendesak.

“ne.. ne.. berikan buku mu pada ku..” aku memberikan buku ku padanya tapi bukannya menyentuh buku ku, ia malah menyentuh tanganku. Sesaat waktu seperti berhenti, ia menatapku dalam begitu juga aku. Terlihat jelas sekali, soroton mata nya yang tajam dan tegas. Tak heran ia dipilih sebagai Wakil Ketua Osis di sekolah terkenal ini,ChungdamHigh School.

Aku melepaskan tangan ku dari tangannya pelan, masih dengan senyum nya ia memandangku, aku menunduk, ini kedua kalinya ia mempermainkan ku seperti ini. Kasihan sekali diriku ini.. “yak ! selesai..” ia mengembalikan buku ku yang sudah ditanda tangan olehnya, dan tersenyum lagi, astaga sunbae ini suka sekali tersenyum, apa tak capek senyum terus. “kalau perlu.. nomor hp-ku juga ku berikan..” ia mengedipkan mata nya sebelah, membuat teriakan histeris dari peserta osis yang dominan perempuan di sekelilingnya. Aku menelan ludahku susah, sialan.. Ia mempermalukanku lagi.

***

“HeeYeon-ah.. kau lama sekali.. aku dan Woona lapar sekali..” ujar Hyena sesampai aku dikelas. Aku melihat ke arah Woona, yeoja itu asyik bermain dengan hp-nya. “mianhe.. kau tahukan tadi aku bagaimana.. menjengkelkan..” aku meniup poni-ku yang pendek.

“tapi kalau dilihat-lihat, tampaknya Taemin Sunbae itu menyukai mu loh.. haha” candanya sukses membuatku mencubitnya pelan.

“hei.. Woona-ah..! tebak ada berita baru loh..” teriak Hyena membuat seisi kelas menoleh padanya. Aku menutup mulutnya dengan kedua tanganku sebelum ia mengatakan hal yang lain. “apa itu Hyuna-ah..” Tanya Woona dan mendekati kami di depan kelas.

“Kau tahu Taemin Sunbae yang tadikan, ia menyukai uri HeeYeon..” aku menutup kedua telingaku dengan kedua tanganku, bisa gila aku disini.

“jinjja? Wah kau harus hati-hati HeeYeon-ah, Taemin Sunbae itu banyak penggemar loh.. bisa-bisa kau dihabisi oleh penggemarnya, tuh..” tunjuknya pada segerombolan cewek-cewek yang mengerubuni Taemin Sunbae dan temannya yang lain, di bawah pohon rindang, tempat aku mengatakan cinta pada Minho Sunbae karena Suruhan Namja Sialan itu.

“sudahlah aku tak mau bahas hal ini.. aku lapar..” aku menarik mereka pergi kekantin yang melewati Taemin Sunbae dan yang lainnya. Sesaat ia menatapku, dan mengedipkan matanya lagi, membuatku ingin melempar sepatu ku.

***

“HeeYeon-ah pelan-pelan, kau ini yeoja.. brutal sekali makanmu, seperti tak makan berhari-hari..” sindir Woona, aku menghentikan aktivitas makanku sejenak, dan mengambil minuman yang disamping makananku, ku teguk sekali. “aku lapar sekali, Woona-ah.. tadi pagi aku tak sempat sarapan..”.

“tak sempat atau kesiangan ?”

“lebih tepatnya kesiangan.. “

Hyuna menepuk bahu ku agak keras, membuatku tersedak. “Hyuna, kau ingin membunuhku?” tanyaku kesal. Ia tersenyum polos, “Mianhe, HeeYeon.. astaga Woona, coba kau lihat.. Tampan sekali..” ia meremas kuat telapak tangan Woona, membuat yeoja itu kesakitan. “aish.. kau berlebihan sekali Hyuna-ah..” Woona menarik tangan nya dan memijat-mijat pelan. “yang mana sih ?” Tanya ku tak mengerti.

“itu.. yang duduk dipojok.. yang pakai jaket abu-abu..” tunjuk Hyuna tak tahu malu.

“yang pakai headshet..?” tebakan ku benar, Hyuna menganggukkan kepalanya semangat.

“Jonghyun Sunbae.. kelas 2 A.. astaga, seperti mimpi aku melihatnya secara langsung..” ujar Hyuna sambil menerawang dan senyum-senyum sendiri, membuatku dan Woona bergidik ngeri.

“dia penyanyi ya..?” Tanya ku lagi, Woona mengangguk membalas pertanyaanku. “Jonghyun Sunbae merupakan Sunbae yang paling terkenal selain Taemin Sunbae, Minho Sunbae, Key Sunbae, dan Jinki Sunbae.. siapa yang tak kenal pada si pemilik suara emas, yang mampu membuat jejeritan histeris dari yeoja..” jelas Woona melirik Hyuna yang masih asyik dengan duniannya sendiri. “Orang tua mereka, merupakan donatur sekolah ini.. tak heran mereka dijadikan prioritas utama dari pihak sekolah, selain Kepintaran mereka segala bidang study ditambah kemampuan mereka sendiri..”

Aku mengerutkan keningku, tak mengerti “kemampuan mereka ? apa yang mereka miliki, Woona-ah..” .

Woona tersenyum pada ku “Seperti yang ku katakana tadi, Jonghyun Sunbae memiliki Suara Emas yang mampu membuat yeoja-yeoja yang mendengar meleleh dibuatnya, Jinki Sunbae, ia sangat pintar dibandingkan ke-4 temannya yang lain, Ditambah Pihak Sekolah mempercayakan padanya ditunjuk sebagai ketua osis. Walaupun ia terlihat kalem diluar, tapi jika berbicara didepan orang, aura ketegasan dan jiwa kepemimpinannya keluar. Minho Sunbae, Namja yang kau disuruh oleh Taemin Sunbae, dibalik wajah juteknya, ia sangat jago di bidang olahraga, terutama Sepak Bola, setiap ia bermain bersama tim sepak bolanya, aura charisma nya keluar, membuat yeoja-yeoja berteriak histeris, apalagi ketika ia mengelap keringatnya, dan tersenyum pada peggemarnya, bisa pingsan mereka haha.. dan Key Sunbae, yah.. walaupun ia cerewet, suka omel membuat kesan buruk dihari pertama MOS kita. Tapi ia tipe Namja yang baik..”

“kau menyukainya ?” Tanya ku langsung.

“mungkin.. kau tahu, ia sangat pintar dalam memasak, sesuai dengan hobiku.. mungkin saja, jika aku dan dia dekat. Kami bisa memasak bersama.. ah~ pasti senang sekali..”

“Woona-ah, kenapa kau seperti Hyuna sih asyik menerawang sendiri “ kataku cemberut. Ia tertawa geli melihat tingkahku yang seperti anak kecil.

“hihi~ mianhe HeeYeon-ah.. dan terakhir Taemin Sunbae.. ia sangat jago dalam dance..”

“hanya itu ?”

“ada lagi ia juga sangat mahir dalam bermain piano, pokoknya semua yang menyangkut seni, jangan ragukan lagi kemampuannya..” Woona mengedipkan matanya membuatku memukul kepalanya agak keras, hal ini mengingatkan ku pada Namja Sialan.

“Mianhe.. aku tak sengaja..” mendadak suasana Kantin makin riuh bukan main, aku menoleh diikuti Woona, seorang namja tampaknya peserta MOS seperti ku, ia menabrak seorang Namja hingga jus yang dipegangnya tumpah. Hey itukan? Gawat dia disini, aku harus pergi sebelum ia melihatku.

TBC.

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

23 thoughts on “You’re Mine – Part 1”

  1. waaaahhh seru banget!! hya taemin minta di tinju rupanya !!
    ahahahah siapa tuh yg di liat hee yeon ??
    taemin kah ? pasti klo bukan si dodol garut tuh spa lagi ?? #plak!!
    *di korea ada ngak sih dodol garut?? *

    huwaa author .. ini tuh keren bgt .. aku suka .. wkwkwkw
    lanjutannya jgn lma2 ya …

  2. wuiiiihhhh…. daebak,,, ff ini udah bikin aq inget masa mos aq bulan lalu… aq juga jdi inget ama sunbae aq yg gantengnya minta ampun…. pokoknya ini ff daebak !!!! di tunggu yahh part selanjutnya !!!

  3. sumpah d. .ni crita aku bgt, ,
    3 thn yg lalu waktu mos sma jga q disuruh nyatain cinta gtu d. .
    tpi itu sudah 3 taon yg lalu. .sekarang udah mahasiswa, ,slamat tinggal mos, slamat tinggl ospek. .hahahaha
    lanjut thor. .kali aja nasibnya heeyeon sma kayak q. .kekeke. .narsis

  4. seruuu…lanjut!lanjut!! ihh suka bgt evil taemin!!hohoho…jgn klamaan lanjut‘a.keburu garing nunggu‘a

  5. kereeeeeeeeeen…
    Arum ternyata post ff juga disini hehehehe…
    aku suka karakter HeeYeon yg polos….
    tulisan arum makin kesini makin rapi dan makin bagus…
    aku suka…
    keep writting arum sayang ^^

  6. Aaaa lanjuttt!
    Si Taemin iseng banget deh, dikira sunbae kalem, eh taunyaaa zz zz-____-
    Ituituu, siapa yg nabrak? Yg ditabrak Taemin kan ya?
    Hwaa lanjut pokoknyaa! Penasaran:D

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s