Love In Toilet

Love in Toilet

Author : Gea. @Tomomimorimoto on Twitter

Main Cast : Kim Key Bum, Park Ryuna

Support Cast : Choi Minho, Nicole

Length : 12 pages (?)

Genre : Romance, (Failed) comedy

Rating : General

Ehm Hello. I’m a freelance author. This is my another story. But mungkin ff yang satu ini agak ribet soalnya ada yg flashaback, ada yg kehidupan sekarang, dan ada yang conversation between Ryuna and Reader. Oke happy reading 🙂

Ryuna Now.

“Ryuna-ah…..” seseorang memanggilku dengan manja. Aku bisa merasakan tangannya mengelus-elus rambutku. Aku merasa semakin malas bangun -_- Dia menarik tangannya kembali. Kudengar derap kaki menjauh. Ah akhirnya dia pergi juga ! aku bisa melanjutkan tidurku yang indah ini. Aku pun menarik selimut dan melanjutkan tidurku. Aku sudah hampir terlelap ketika derap langkah seseorang mendekat dan……

“KIM RYU-NA KAU YEOJA TERMALAS YANG PERNAH AKU LIHAT. BAHKAN KAU LEBIH PEMALAS DARI JINKI HYUNG !!!!!” dan BLASSSSH air dingin mengguyur sekujur tubuhku. Err DINGIN !!

“YA !!! KAU !!! APA YANG KAU LAKUKAN ? AISSH” aku bangkit dari tempat tidur, berjalan gontai ke arah cermin dan mendapati rambut panjangku yang basah terkena air, piyamaku yang basah jadi terlihat tembus pandang.

Ada apa dengan dia ? Moodnya bisa kapan saja berubah semaunya. Aku bergegas ke kamar mandi untuk mandi. Tapi… Kamar Mandi Penuh dengan pakaian yang dia pakai di SMTown concert kemarin. Penuh keringat dan juga basah. Karena tak mau cari masalah, aku pun menyingkirkan pakaian kotor itu dan mulai mandi.

***

“Lalala..” aku bersenandung sambil berjalan keluar dari kamar mandi. Rambutku kukeringkan dengan handuk dan tubuhku masih dililit handuk.

Kupandangi namja yang sedang tertidur pulas dihadapanku. Wajahnya terlihat sangat polos ketika tidur. Poni panjangnya menutupi mata indahnya. Kusibakkan poninya. Namun tetap saja poninya jatuh lagi. Kusibakkan, dan jatuh lagi. Aissh aku kan hanya mau menikmati wajah suamiku ini ketika tidur =_=

Aku punya ide !!! Ku bongkar laci lemariku dan menemukan jepitan pita berwarna pink. Kujepit poni suamiku itu. Akhirnya.. wajahnya terbebas dari poni panjang itu. Kuelus pipi mulusnya. Ku nikmati pemandangan indah didepanku ini. Tiba tiba ide cemerlang terlintas di pikiranku. Kembali ku bongkar laci lemariku dan sekarang, ditanganku sudah ada lipstik, dan perlengkapan rias lainnya.

Mulai ku rias wajahnya, memakaikan lipstik, menyapukan bedak, dan perona pipi ke wajahnya. Aku cekikikan melihat wajahnya yang berubah drastis ini. Kukecup cepat pipinya dan berinisiatif untuk berganti baju.

Tiba-tiba saja tanganku sudah dicengram olehnya. Kubalikkan tubuhku dan tiba-tiba (lagi-_-) dia menarikku kedalam pelukannya. Aku *yang masih memakai handuk* berada diatasnya yang berbaring diatas ranjang. Wajahku dan wajahnya berjarak 5 cm. Namun, karena melihat wajahnya yang penuh make-up, aku tertawa terbahak bahak dihadapannya.

“Ada yang lucu, jagi ?” tanyanya bingung tapi dengan nada sedikit marah

“aniyo” jawabku masih sedikit cekikikan. Dia mengecup pipiku cepat. Aku hanya bisa melongo.

“Kenapa.. Hey kenapa…” Dia sadar ada lipstik mark dipipiku sehabis dia mencium pipiku. *ah ribet ribet* Dia meraba bibirnya dan mendapati telunjuknya sudah berwarna merah merona dan seksi (?)

“RYUNAAAAAAA” rumah kembali gempar dengan teriakannya. Dia lompat dari tempat tidur dan berlari ke arah toilet. Aku hanya bisa tertawa terbahak bahak dan mengganti pakaianku.

***

Annyeong Haseyo ^o^ Namaku Park Ryuna. Namun karena suamiku ber marga “Kim” maka namaku sekarang “Kim RyuNa”. Aku yakin kalian bingung karena sejak tadi, aku belum menyebutkan nama suamiku itu. No problem, kalian pasti akan mengetahuinya nanti. Kenapa aku bisa menyukainya ? Ah apakah aku harus punya alasan ? Hehe sudahlah dengarkan saja ceritaku. Kalian pasti akan tahu kenapa aku menyukainya J

***

Ryuna Past (Elementary School)

9 Years ago, Ryuna 9 Years Old, KeyBum 10 Years Old

“RyuNa, ini sekolah baru kamu. Umma pergi dulu ya” ummaku mengelus pelan pipiku dan berjalan menjauhiku. Aku yang masih 9 tahun berjalan menyusuri lorong lorong sekolah dan mencari kelasku. Itulah aku. Ryuna kecil yang terbiasa mandiri. Tapi kali ini, setelah setengah jam mengelilingi sekolah, aku malah kebelet pipis !! Aduh !! Aku pun berlari mencari toilet. Ketika kulihat lorong yang mirip dengan lorong toilet di mall-mall, aku pun langsung masuk dan berbelok ke kanan.Kubuka pintu toilet dengan tidak sabaran dan kulangkahkan kaki mungilku *heh? Berasa muda dan imyuuut xD* kedalam toilet.

“HIYAAAAAAA!!!!!!!!” aku berteriak sekencang-kencangnya dan menutup mataku. Kubuka mata kiriku dan berteriak kembali.

“AAAAAAA UMMMMAAAAAAAA!!!!!!” aku berteriak lagi dan berjalan mundur, meraih pintu tetap sambil menutup mata. Tiba-tiba pintu toilet terbuka dan aku terjatuh kebelakang. Umma kurasa umurku tak akan panjang lagi. Aku akan jatuh ke lantai yang keras ini TT TT

“Hey kenapa kau ada disini? Kenapa kau berteriak ?” suara cempreng namja membuatku membuka kedua mataku. Aku yang hampir jatuh, ditopang oleh namja gendut dan botak tapi imut yang tadi bertanya padaku. Aku berdiri kembali dan menunjuk pemandangan menyeramkan di dalam toilet. Lantai toilet penuh dengan gundukan hasil pencernaan manusia yang berwarnya kecoklatan dan bau.

“Hanya itu ? Hanya tai ?” dia bertanya padaku dengan muka heran. Aku mengangguk dengan polosnya. Aku berbalik kembali memperhatikan keadaan lantai itu. Aku lalu menggeleng kuat dan mengalihkan pandanganku dari lantai toilet itu.

“MBUAHAHAHAHAHAHAA ASDFGHJKL!@#$%^**(()_+” dia tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutnya. Tepatnya dia menertawaiku. Wajahku merah padam. Aku memang sangat jijik pada toilet yang kotor. Sifat ini turunan ummaku. Aku melirik sekilas pada name-tag yang dipakai namja gendut ini. “Kim Key Bum”.

“Sudahlah mari kita keluar dari toilet ini. Lagipula ini toilet cowok. Kau tidak pantas berada disini…” katanya menuntunku keluar dari toilet itu.

***

Ryuna past (Senior High School)

7 Years After That, Ryuna 16 Years Old, KeyBum 17 Years Old

Hello world ~!!!! Ini hari pertamaku menjadi anak baru di sebuah SMA di Seoul. Kulangkahkan kakiku riang sambil bersenandung pelan. Sampai di depan gerbang sekolah, aku berhenti sejenak dan memandang sekolahku.

“ah… bahagianya hari ini” kataku sambil tersenyum sendiri

“Hey~ Minggir aku mau lewat!” teriak seorang namja yang suaranya serak serak basah seksi ~~ :33 Aku menoleh dan mendapati seorang namja memakai jaket bermodel softball berwarna merah-hitam, memakai helm yang menutupi seluruh wajahnya dan mengendarai motor besar. Aku melongo melihat warna helm yang dia kenakan. “Pink”. “Lelaki ber-helm pink”

“Ya~!!! Kau yeoja dungu cepatlah minggir atau kutabrak kau !” bentak namja pink itu sambil menunjuk ke arahku. Refleks, aku berjalan mundur, dan motor namja itu melesat di hadapanku. Ah dasar manusia aneh. Aku kembali melanjutkan kegiatanku mengamati sekolah. Namun kali ini, sambil berjalan kecil.

Akhirnya aku sampai di dalam indoor sekolah ini. Lagi-lagi aku berhenti sejenak, mengamati langit-langit indoor. Banyak anak sekolah yang berlalu lalang masuk kelas. Namun lagi-lagi… PLETAK

“Hiyaaaa !! Siapa kau berani-beraninya memukul kepalaku!!!” Omelku sambil berbalik kebelakang. Orang yang memukul kepalaku memasang tampang innocent tidak berdosa. Hanya sesaat, lalu wajahnya berubah menjadi EVIL.

“Minggirlah dungu aku mau lewat” hiya rupanya manusia pink tadi

“Hey bukannya jalanan ini sangat luas ? Kau bisa lewat dimana saja jika kau mau” protesku sambil membelalakkan mata

“Kau anak baru kan ? Kelas berapa kau? Tanyanya acuh tak acuh

“Aku kelas 2. Wae ?” jawabku dengan galak

“Maka minggirlah karena indoor ini hanya boleh dilewati oleh anak kelas 3” jawabnya lalu menubrukku. Sekilas kulihat name tag yang dia pakai. KIM KEY BUM ?

***

Ryuna Now.

“jagi makanlah aku sudah siapkan makanan ini untuk menebus keisenganku tadi” rayuku pada suamiku.

“Andwaee aku tidak mau” tolak Key sambil menggembungkan pipinya & memonyongkan bibirnya.

“Jagi…. INI BUKAN HELLO BABY JANGAN SOK IMUT SEPERTI ITU ! Makanlah aku sudah capek-capek memasakkannya untukmu” jawabku setengah berteriak. Sekarang dia memasang tampang sinisnya. Memandangku dengan tatapannya yang paling sinis, dan keluar dari rumah. Huh kim kibum kapan sikapmu akan jadi dewasa ? =___=

Terpaksa kali ini aku makan siang sendirian. Uouo mana masakannya banyak banget lagi. Terpaksa aku menghabiskan semua makanan di atas meja ini. Hwaiting Ryuna~ Kau pasti bisa ~!

***

Ryuna Past.

“Ring~ Ding~ Dong~” huaaah akhirnya istirahat juga. Aku bergegas mengambil dompet dan caabs ke kantin. Aku berjalan dengan riang. Tapi langkahku terhenti saat.. Aku baru sadar kalau aku tak tahu letak kantinnya =_= Uh umma derita menjadi anak baru. Aku menepuk bahu seorang namja dihadapanku. Dari belakang kelihatan ganteng, tegas dan berwibawa. Namja dihadapanku pun balik dan..

“Kau lagi ?!” teriakku bersamaan dengan namja dihadapanku, yang ternyata Key Bum. Karena aku ingin tahu letak kantin, maka aku harus bersikap baik kepadanya

“Eh ? Annyeong sunbae. Aku mau bertanya, dimana letak kantin ?” tanyaku sok sopan tapi dalam hati / !@#$%^&(())_+

Dia melirik nametagku dan sedikit terkejut. Dia terlihat menerawang sebentar, dan..

“Ikut aku” jawabnya lalu berbalik dan menarik tanganku. Jantungku berdegup kencang. Wajahku memerah. Dan semua orang melihat ke arahku. Oke Ryuna calm down and stay cool. Ommonaaaaa

Dia menarikku ke sebuah lorong. Hey apakah ini betul betul jalan menuju kantin ? Kenapa lorong ini mirip lorong menuju toilet ?

“Sunbae, ini bukan kantin ini toilet !!” aku meronta kesakitan (?) sambil berusaha melepaskan tanganku dari cengkramannya. Dia menyeringai evil.

“Kau yeoja 7 tahun lalu yang kutemukan di toilet pria bukan ?” tanyanya menatap kedua mataku tajam.

“…………………..” Aku menundukkan wajahku dan memilih untuk tak menjawab pertanyaannya

“Ah sudahlah tidak penting.” dia tertawa sinis lalu meninggalkanku sendiri di dalam toilet pria ini. Aaaaah ottohke ? Bagaimana ini Umma aku tersesat karena namja bodoh gendut itu. Tunggu gendut ? Ah kenapa dia bisa sekurus dan setampan itu ? Apa dia sedot lemak ? Atau minum obat pelangsing? apa dia operasi plastik? Okay tarik kembali ucapan tampan itu. Ah andwae aku harus keluar dari sini !!!

***

Ryuna Now.

Ini sudah sore. Dimana suamiku berada ? Aissh sudahlah. Aku melanjutkan membersihkan tv memakai kemoceng. Tapi pikiranku tidak bisa lepas dari suamiku sendiri, Key Bum. Tanganku tidak sengaja menekan tombol on TV. Tiba-tiba terpampanglah sebuah foto. Suamiku, sedang bersama yeoja. Ah ? Suamiku ? Ommo ya itu keybum !! Aku lalu menggerayangi (?) TV melihat lekat-lekat foto yeoja itu. NICOLE ?! HAHA Kim Key Bum, tega kau menyelingkuhiku ? *lebay mode on*Tunggu pembalasanku !!! *padahal dalam hati jengkel minta ampun*

***

Ryuna Past

Aku harus keluar dari toilet ini !! Aku melangkahkan kakiku. Sambil menutup hidung tentunya.  Tiba-tiba, ada seorang yeoja berambut sebahu dengan dayang dayangnya mencegatku

“kau anak baru bukan ?” tanyanya sambil berkacak pinggang dihadapanku

“eh.. Ne” jawabku menatap mereka semua

“panggil aku sunbae! Aku kakak kelasmu!! Tunduk!!” bentaknya sambil melotot

“Ne Sunbae” jawabku perlahan lalu menunduk cepat-cepat

“well… RyuNa.. apa hubunganmu dengan key ?” tanyanya sambil memelintir rambutku. Kulirik nametagnya. Namanya Nicole.

“aku tidak punya hubungan apa-apa dengannya sunbae” jawabku mantap sambil tetap menunduk

“ini.. untuk kau yang mendekati Key” dan sebutir telur melayang di wajahku. Aku kaget tapi tidak berani untuk menatap wajah Nicole.

“Ini.. untuk kau yang keganjenan” kata Nicole lagi. Sekarang apa yang akan mendarat di wajahku ? oh great ! Tepung memenuhi rambut dan wajahku. Ummaaa aku sangat maluuu >.<

“Dan ini…” tiba tiba ada derap langkah yang terburu buru berlari, makin lama makin mendekat. Suara nafas ngos-ngosan terdengar di hadapanku. Tapi aku tidak berani mengangkat wajahku.

“Jangan salahkan dia. Ini salahku” terdengar suara seorang namja membelaku. Kuhiraukan rasa takutku dan mengangkat wajahku. Key Bum ?

“Eh? Ehm…” Nicole terlihat gelagapan tertangkap basah oleh Key. Dia berlari keluar toilet diikuti dayang dayangnya. Key menatapku dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tubuhku terasa sangat lengket.

“Kau lihat apa? Ini salahmu” kataku menatapnya garang

“Ini bukan salahku” jawab key berkacak pinggang dihadapanku. Aku berjalan gontai keluar. Tapi Key menarik tanganku masuk kembali kedalam toilet. Dia melepas jaket softballnya dan memakaikannya untukku

“Pakai ini kau kelihatan menjijikkan” katanya lalu menarik tanganku keluar dari toilet. Wajahku memerah. Ada apa dengan namja preman ini ???????

Kami keluar dari toilet. Sepasang mata. Ah ani, banyak pasang mata yang menatap kami. Aku jadi malu >,< namun tiba tiba..

“Hey kalian semua lihat apa ? Minggir sana !!!” Bentak Key sambil menatap garang siswa-siswi itu. Aku bergidik ngeri melihat mata sinisnya. Kenapa ada preman galak yang bersekolah disini ? =____=

Dia terus menarik tanganku. Mencengkramnya kuat. Apa dia tidak tahu tanganku sakit ? -_- Dia melepaskan genggamannya. Ternyata dia membawaku ke tempat parkir. Dia menstarter motornya dan memakai helm pink nya.

“Ayo naik. Kau tidak mungkin belajar dalam keadaan seperti ini kan ?” tanyanya menyodorkan sebuah helm kepadaku. Ottohke ?? Tasku ada dikelas. Tidak mungkin aku meninggalkan hari pertamaku sebagai anak baru disekolah ini ? Tapi melihat keadaanku yang menjijikkan, aku pun meraih helm itu dan naik ke atas motor Key.

“Pegangan yang erat. Aku akan balap” katanya dibalik helmnya. Pegangan ? Memeluknya dari belakang maksudnya…….?

“Tenang saja aku tidak mencuri kesempatan dalam kesempitan. Aku tidak akan suka pada yeoja sepertimu” dan motor Key melaju kencang. Mau tidak mau aku lingkarkan tanganku ke perutnya. Tercium aroma vanilla dari tubuhnya. Akan kucatat baik-baik, Kim Key Bum. Kau tak akan suka padaku.

***

Ryuna Now.

Kupakai dress terbaikku dan bergegas ke sebuah apartemen tengah kota. Kim Key Bum you are soooooo annoying !!!!! Gzzz Aku berencana memata-matai Nicole dan Key. Kemarahanku sudah sampai diubun-ubun. Ini marah ? Bukan ini cemburu ! Jika diingat-ingat cuplikan di TV itu bikin mules. Apa gak sakit tuh ya kalau suami sendiri jalan sama cewe lain ?

Baru mau masuk apartemen Nicole, aku melihat Nicole dan Key keluar dari lift berjalan keluar apartemen. Kukuntit mereka dari jauh. Terlihat mereka tertawa lepas sambil melirik satu sama lain *author emosi gewla nulis ini*Terlihat mereka berjalan menuju restaurant diseberang jalan. Kupasang kacamata, Syal, dan Maskerku. Lalu memberanikan diri duduk di meja samping meja mereka.

“Lama tak jumpa, kau semakin imut Nicole” rayu Key pada Nicole. Serasa ada petir disiang bolong, aku langsung tersedak mendengar kata-kata Key ini. Kukepalkan tanganku emosi dan kutarik nafas dalam-dalam.

“Aku biasa aja kok Key kamu tuh yang tambah Cakep unyu unyuuuuu” Nicole dengan lebay mencubit pipi Key. Kuraba dadaku sambil mengucapkan istighfar sebanyak 33x (?)

“Oh iya sih emang kamu kalo dilihat lihat biasa aja” Key membalas ucapan Nicole sambil menyeruput tehnya. Aku cengo’ (melongo) mendengar pernyataan itu sambil ketawa keras. Dan semua mata melihat kearahku. Dengan memasang muka tembok, aku kembali berusaha mendengar percakapan mereka yang memuakkan -_-

“Kamu jahat Key ah sebel sebel sebel sebel” Nicole memukul Key kecil sambil memasang tampang sok imut. Kulihat tampang Key terlihat bosan. Key menyingkirkan tangan Nicole dari lengannya.

“Yaudah luar biasa aja” Key berkata dengan nada sinis

“Hure kamu tuh ya baik banget Key aku padamu deh Key :33” Nicole dengan girangnya tersenyum manja sambil mengedipkan matanya. Melihat pemandangan yang memuakkan ini, aku jadi mual.

“Luar biasa jelek” lanjut Key yang spontan membuat Nicole memasang tampang masam. Terlihat Key memasang tampang penuh kemenangan. Oke tingkatkan Key !

“Emang kenapa sih kamu ngajak aku kesini” tanya Key sambil mencomot pisang goreng (?) dari piring dengan rakusnya. Pisang goreng yang tadi ada 5 kini berubah menjadi 3. Kupasang telingaku baik baik untuk mendengar percakapan mereka.

“Ehm.. sebenernya tuh ya aku tuh aku aku aku aku” Nicole dengan gaya Fitri Tropica menjawab pertanyaan Key. Key yang sangat amat bete melihat Nicole langsung berbisik pelan. “coba kalo ga ditraktir, gue ga akan mau dah ikut manusia aneh ini”

***

Ryuna Past

“Woy Bro, Mamen” sapa Minho pada Key yang terlihat seperti meratapi nasib di kantin Mang Somat (?)

“Halo” jawab Key melirik kearah Minho, lalu melanjutkan ratapannya.

“Kau kenapa sih? Pagi pagi aja udah melamun. Awas kesambet neng Kunti” lawak Minho sambil memasang tampang tak berdosa.

“Kasian kau ga pernah liat orang melamun pagi pagi. Kasian kasian kasian.” Key lalu ngeloyor pergi dari kantin.

Minho pun berlari menyusulnya namun Minho tak kuasa (?) mengejar Key. Minho dipanggil Penjaga Kantin untuk membayar makanan Key.Setelah membayar makanan Key, Minho mengejar key sambil menggerutu tak jelas. Akhirnya Minho berhasil menyejajarkan langkahnya dengan langkah Key. Tiba-tiba pandangan Minho tertuju pada yeoja cantik yang sedang berjalan dalam kebingungan. Minho bersiul siul kecil.

“Beautiful my girl~~ So beautiful my girl when I ah ah~~ so beautiful my girl” Minho menyanyikan sebuah lagu sambil melirik RyuNa dengan tatapan penuh arti lalu menghampiri Ryuna.

“Kau anak baru kan?” tanya Minho pada Ryuna yang speechless melihat kegantengan Minho. Seakan-akan orang seganteng itu hanya ada satu di dunia, Ryuna cengo melihat Minho tidak mau menyia-nyiakan pemandangan dihadapannya.

Key yang risih karena ada perasaan yang bergejolak (?) dalam dirinya ketika Minho mendekati Ryuna pun menarik Minho menjauh dari Ryuna.

“Kau kenapa Key ?” tanya Minho dengan lagak gak nyante karena kegiatannya diusik

“Kau kenapa deket – deket sama dia?” tanya Key memelototi Minho. Mereka tidak sadar bahwa Ryuna bersembunyi dibalik batu (?) di balik tembok mendengarkan pembicaraan mereka.

“Emang kenapa? Salah?” tanya Minho tak mau kalah memelototi Key. Mata Minho yang emang pada dasarnya udah gede malah kelihatan mau keluar dari kelopaknya -_-

“Yaudah nyante aja kali. Kau suka sama dia?” Key bertanya lagi. Kali ini bukan sambil melotot. Tapi sambil menerawang (?)

“Kayaknya sih iya” Minho menjawab, menurunkan nada suaranya. Satu kalimat yang bikin tubuh Key ga karuan. Ada dag dig dug cess cess nya (?) yang jelas rasanya ada yang bergejolak gitu.

Ryuna yang mendengar perkataan Minho mati kutu. Membeku kaya patung. Seorang Choi Minho menyukai dirinya? Entah kenapa Ryuna malah merasa kecewa karena bukan Key yang menyukainya. Namun cepat-cepat ia singkirkan pikiran itu dan mulai berjalan kekelasnya dengan dibayang-bayangi perkataan Minho.

***

Ryuna Now

“aku tuh aku aku aku aku” Nicole masih berkata seperti itu dan belum menghentikan perkataannya. Ingin aku lemparkan bakso bulat kedalam mulut besarnya itu. Bicara kok gak ada lampu merahnya ? Nyablak aja -_-

“Kol lu mau ngomong apa sih ga usah berlebihan gitu dong” Key yang udah ngambil ancang-ancang untuk pulang menegur Nicole. Nicole lalu menarik tangan Key, Menatap mata Key dalam.

“Aku suka sama Kamu Key” FINE !!!! Dasar cewek gatal ! Aku berdiri, melepas kacamata masker & Syal ku, mengambil tas kecil ku lalu menghampiri Nicole.

“Eh curut dasar gatal liat nih si Key udah punya istri kali” kataku sambil memamerkan cincin nikahku didepan matanya. Key menatapku dengan tatapan yang sangat amat bahagia.

“Jangan pikir aku akan menerimamu Nicole. Aku udah punya istri. Istriku jauh lebih bohay darimu. Kamu mah cemeeeeen” Key memeletkan lidahnya kearah Nicole. Wajah Nicole udah merah padam mendengar celaanku dan Key padanya.

“capcus ya cynn cari cowok lain ya jangan embat suami orang” kataku pada Nicole lalu menarik tangan Key menjauh dari restaurant itu.

***

Ryuna Past

Saking senangnya kalau keinget perkataan Minho, Aku sangat sering ciuman sama tembok (read : nabrak tembok 😐 ) Tapi kok bisa ya? Aku kan murid baru disini. Masa iya baru pertama kali ketemu langsung suka? Baiklah mulai detik ini aku Park Ryuna tidak akan kegeeran lagi!!!!

“Yeoja toilet!” teriak seorang namja dibelakangku. Ternyata namja pink itu. Namja yang menertawaiku waktu aku masih SD. Apa sekarang dia sudah tau kalau aku-lah yeoja yang dia tertawakan karena masalah yang –sangat amat- sepeleh itu.

 Baiklah harus kuakui meskipun dia telah menertawakanku tapi pikiranku selama 7 tahun belakangan ini selalu terbayang bayang olehnya. Apa aku sudah bilang kalau dialah cinta pertamaku? Ya, aku selalu teringat caranya menahanku sewaktu aku hampir jauh di toilet. Ia terlihat seperti pangeran –walaupun gendut- dimataku. Aku selalu mencuri pandang ke arahnya. Tentunya tanpa ia sadari. Setiap dia menoleh ke arahku, selalu kualihkan pandanganku ke arah lain. Semenjak aku pindah sekolah, aku merasa ada hal yang aneh pada diriku. Entahlah. Merasa Kehilangan? Kerinduan? Atau malah rasa balas dendam? Hanya hatiku yang mengetahuinya dengan jelas

“Aku?” tanyaku sambil menunjuk diriku sendiri (ingat emoticon “gueh” di elo gueh end deh ._.)

“Siapa lagi -_-“ jawab Keybum sambil berjalan mendekat kearahku.

“Jadilah pacarku.” Katanya sambil berbisik tapi terngiang jelas di telingaku. Terekam di otakku. Dan rasanya mulai menggema suaranya saat mengucapkan kata-kata itu di otakku.

“Eh? Kita kan baru kenal sehari sunbae.. secepat itu kah?” tanyaku –pura pura- bingung. Berbohong kalau aku bukanlah Yeoja Toiletnya. Berbohong kalau aku tidak pernah bertemu dengannya sebelumnya. Berbohong kalau aku tak pernah mencintainya…..

“Tolong jangan berbohong seperti itu, yeoja toiletku. Sudah 7 tahun ini aku mencarimu. Kau lari kemana? Kau tak ingat aku?” tanya key memelankan suaranya. Mencariku? Dia mencariku?

“Kau masih ingat ini?” Tanya Keybum sambil memperlihatkan Kertas Gambar lusuh. Tapi gambarnya masih terlihat lumayan jelas.

Terlihat seorang putri dan pangeran. Di atas gambar putri itu ada tulisan “Princess Ryuna” dan di atas gambar pangeran ada tulisan “Prince Key”. Aku berusaha mengingat dimana aku pernah melihat gambar ini. Sedetik kemudian, aku ingat. Aku yang menggambarnya untuk tugas seni. Setelah jadi, teman temanku melihat dan menertawai gambarku. Salah seorang dari mereka bahkan berkata “Mana ada Pangeran yang Gendut” lalu seisi kelas tertawa riuh. Mereka menginjak injak kertas gambarku. Aku menangis. Lalu datanglah Key berteriak “Jangan mengganggunya” seisi kelas menjadi tenang. Key mengusap air mataku lalu melipat kertas gambarku dan menenangkanku dari tangisan.

“Aku masih sangat mengingatnya” pangeranku…..

“Jadi kau mengingatku?” yeoja toiletku……

“Mana mungkin aku lupa?” senyumku padanya. Dia tersenyum tipis. Senyum yang sangat kurindukan. Kupeluk erat tubuhnya.

“Hi Princess Ryuna… Say hello to your prince” bisik Key di telingaku

***

Ryuna Now

“Kenapa Nicole selalu mengganggu hidup kita ya? Apa dia kurang cantik sampai mau merebut suami orang?” rutukku kesal saat kami –aku dan key- dalam perjalanan pulang kerumah.

“Tak taulah. But thanks, Ryuna kau akan membuat seluruh dunia tahu kalau aku sudah beristri akibat kelakuanmu di kafe tadi” balas Key menyindirku.

“Harusnya kau berterimakasih padaku sudah membebaskanmu dari nenek sihir seperti dia. Klau tahu tidak aku sangat muak mendengar percakapanmu denagn dia. Menjijikkan” kataku bergidik ngeri saat mengingat kembali percakapan mereka.

“Jagiya, ayo kita bikin pernikahan kita lebih berarti” kata key mengerling nakal kearahku. Lalu menggendongku turun dari mobil menuju ke kamar.

“Yaaaaa Keeeeeybuuuuuummmm”

***

Kalian semua pasti sudah tau siapa suamiku kan? Ya, dia adalah member SHINee. Kim Key Bum. Kau juga sudah tahu kan kenapa aku bisa jatuh cinta kepadanya ? Ah baiklah sudah dulu aku harus menjalankan tugasku sebagai istri yang baik. Annyeong ^^

END

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

41 thoughts on “Love In Toilet”

  1. Hahaha romantis banget tapi sayang harus di toilet (?)

    baca ini jadi senyum-senyum sendiri thor. hahaha XD *reader stres*

    2jempol buat author q^^p

  2. Wuaaaa romantisnyaaa.keren keren sumpah.ayo thor bikin yang kayak gini lagi banyak banyak.tapi kalau onew pairingnya aku yaaa hehehe 😀 ihihih iri sumpah aaah speechless lah bacanya.itu itu itu lagu yg dinyanyiin minho lagu beast bukan?iya kan???

  3. bwahahahaha…………like this #reader gila# g0,0d j0b th0r ml0ng0…ma crta nh, npa msti t0ilet =~=* KEY….KEY…KEY….#reader mlai hlang kendali#

  4. Hahahah yaampun ga kebayang kalo Key gendut .__.
    Sosweeeeeeettt
    Ryuna iseng banget pake dipakein lipstik, jepitan lagi wkwkw
    Terus Nicole ganggu hubungan deh-__-
    Keren keren keren (y)

  5. bwakwkwkw
    gx kbayang dh Prince gendut Key dlu kya gmn
    Namja Pink??? Wkwkwkwk #ketawaguling” *saraf
    idiihh Nicole genjen bgt untung My Key gx trtarik ma Yeoja kya gtu

  6. sumpah
    !! ngakak !!
    bahasanya itu loh cinnn … capcus dah ah … #hoekk !!
    ahahah bahasanya manteb bgt thor !! ahahah
    apa lgi bgian si ryuna ngatain nicole !! udah hajar ajah .. cinn … lope2 dah ah .. #plak!!!

    yaampun bagaimana nasib minho .. lanjutannya dong .. kasian si minhoo ..
    go ryukey !!!

  7. Wakakkakakakak kocak deh yang pas minho nyanyi beautifulnya beast wkwkwk
    Aigoooooo 7 taun dicari2 sama key :3
    Si nicole malang amat-_-

  8. aaa…!! ryuna.. key jangan didandanin..
    hahaha.. kocak.. pertemuannya emang bener-bener unik..
    aku suka thor..
    semuanya bahagia kecuali nicole.. kasian.kasian.kasian..

  9. nyahh~ demi apa deh, lucu banget! hahaha. hanya karena ini? karena tai? nggak kebayang key ngomong tai (baca: tayi) *semua orang juga tau bacanya tayi -____-*
    hahaha, daebak!

  10. author nge-fans sama fitrop ya? hehehe… canda ;p
    sukses bikin gue cekikikan sendiri wkwkwkwk ^^

    paling ngakak pas adegan lebe akhir – akhirnya *nanya?#plakk
    ga bisa bayangin key gendut gimana v(^o^)v

  11. Lucu banget wkwkwk.. Ngakak bacanya..
    Key pas kecil gendut pasti imeotz imeotz imeotz lol..
    Duh key keren seriuss kyaaah (?)
    Good ff!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s