Love Life Laugh – Part 2

Title                : Love Life Laugh Part II

Author           : JonghyunsAddict aka Adinda

Main Cast     : All SHINee members

Support Cast: Others

Length           : Sequel

Genre            : Romance, Life, Friendship, A little bit humor.

Rating            : General

Summary      : –

A.N                 : Menurut author ini alur kelewat cepet hehe mianhae reader                            sekalian. Author buatnya sesuai imajinasi saja hehe mohon                          dinikmati ya =D

********

Jonghyun POV

Kubuka pintunya perlahan dan yang kulihat kamar itu sepi. Aku hanya melihat seorang yeoja berambut panjang yang rambutnya sudah diikat rapi sedang membelakangiku duduk ditepi kasur.

Kudengar suara tangisan yang membuatku cukup tersentuh.

“Yoonri.. gwenchanayo?” Aku memberanikan diri untuk mendekatinya. Aku takut kalau ia adalah hantu. Hiii..

“Yoonri..” Aku memanggilnya sekali lagi, sekarang aku duduk persis disampingnya. Aku yakin ia Yoonri, karena kakinya masih menempel dilantai. Fiuh~

Ia lalu menoleh kearahku, menghapus air matanya perlahan dan tersenyum.

“Jonghyun-ssi?”

“Ne ne, Yoonri kau kenapa? Mana ibumu?” Tanyaku lembut padanya.

Ia kembali menundukkan kepalanya dan terdiam, tak lama kudengar suara tangisan lagi. Yoonri kau kenapa? Tanyaku dalam hati. Tak tau mengapa, ketika aku melihatnya menangis aku pun ikut merasa hancur.

Aku memeluknya, menyenderkan kepalanya di pundakku. Lalu kutepuk-tepuk pundaknya.

“Yoonri, walaupun aku baru kenal denganmu kemarin tapi kau bisa menceritakan segalanya padaku. Percayalah aku tidak akan membongkarnya.”

Ia masih menangis, tangisanya semakin menjadi-jadi. Lalu kuelus pundaknya, kucoba untuk menenangkanya.

“Umma.. umma-ku..” Ia menangis seunggukkan.

“Kau bisa cerita Yoonri.”

“Umma sudah pergi Jonghyun!!!” Ia kembali menangis, tangisanya lebih keras dari yang sebelumnya.

Aku masih terdiam, masih tidak percaya dengan apa yang barusan ia katakan.

“Aku sekarang sendirian Jonghyun, aku tidak punya siapa-siapa lagi sekarang.” Ia menangis dalam pelukanku, terus menangis.

“Keluarkan saja semuanya Yoonri” aku berbisik padanya pelan.

Tak lama kemudian ia berhenti menangis.

“Yoonri, aku turut prihatin padamu. Kau tidak boleh jadi gadis yang lemah yaa?” Aku mengelus-ngelus rambutnya.

“Aku juga hidup sebatang kara, tapi aku terus menjalaninya dengan lapang dada. Belajarlah dari kehidupan Yoonri. Jadilah gadis yang kuat. Aku akan membantumu” lanjutku sambil tersenyum kecil.

Yoonri mulai melepaskan pelukanku, ia menghapus air matanya lalu menoleh ke arahku. Lalu ia tertawa, dan kembali tersenyum.

“Gomawo Jonghyun, aku akan jadi gadis yang kuat! Kau bantu aku yaa!” Ia membentuk V dikedua tanganya sambil tersenyum manis. Aigo lucu sekali makhluk ciptaanMu ini Tuhan!

“Kapanpun kau membutuhkanku tuan putri.” Aku lalu membungkuk kepadanya.

“HAHAHA” aku senang ia kembali tertawa. DAEBAK Jonghyun!

“Maukah kau menemaniku besok ke pemakaman?” Tanyanya lembut.

“Jam berapa? Apa boleh aku sekalian menjemputmu?” Tanyaku lagi.

“Jam 8. Terimakasih banyak.”

“Apa kau mau kuantarkan pulang sekarang?”

“Hmm boleh, sekalian mengahafal jalan kerumahku hihi” ia tertawa lagi. Kakiku sepertinya lemas Tuhan!

Kami pun keluar dari ruangan dan berjalan menuju lift. Apa aku tertarik padamu Yoonri? Aku bertanya-tanya dalam hati.
******
“Gomawo Jonghyun-ssi” ia berteriak dari luar.

Aku hanya tertawa melihatnya. Ternyata Yoonri adalah gadis periang dan juga kuat. Kau tak salah menyukainya Jonghyun.

“Sampai jumpa besok jam 8” kataku kembali mengingatkan sembari melambaikan tangan dari dalam mobil.

Ia membalasnya dan aku pun segera pergi kembali menuju apartemen.
******
Yoonri POV

Apa benar itu tadi Jonghyun? Jonghyun yang selama ini ketus dan dingin terhadap para yeoja, Jonghyun yang selama ini tidak pernah tersenyum pada siapapun.

Aku bingung, tapi juga bahagia. Ia begitu peduli padaku. Apa aku menyukainya? Ah lebih baik aku pergi mandi dan kembali tidur.
******
Onew POV

“Maafkan aku jagi. Aku harus memutuskanmu dengan cara yang seperti ini.” Kuserahkan bunga yang dari tadi sudah kupersiapkan untuknya.

PLAK! Ia menamparku, sangat sakit. Namun aku hanya menunduk dan memegangi pipiku. Aku tau aku yang salah, ia berhak menamparku sepuasnya sekarang. Aku rela. Kau memang lelaki brengsek Onew! Caciku dalam hati.

“Jangan hubungi aku lagi!” Ia bangkit dari tempat duduk lalu segera pergi meninggalkanku. Fiuhh~ masih ada 15 orang lagi? Apa aku akan mendapat 15 tamparan lagi? AIGO! Bisa-bisa aku tidak punya pipi nanti. Gumamku dalam hati.

Aku bangkit dari tempat duduk dan segera berjalan keluar untuk menemui yeojachingu-ku yang sekarang tersisa 15 orang. HWAITING ONEW! Aku menyemangati diriku sendiri.
******
Minho POV

“Gomawo dokter.”

Aku lalu berjalan menuju pintu keluar. Aku masih menggunakan perban dikepala, lukaku belum benar-benar sembuh. Namun dokter sudah memperbolehkanku pulang. Senang sekali rasanya.

“Minho? Kau sudah sembuh?” Seorang yeoja mengagetkanku.

“Mwo? Yeohyeon? Iya aku sudah baikan.” Jawabku berbohong, sebenarnya kepalaku masih terasa sedikit pusing.

Ia membopongku dan menggandengku menuju tempat parkir.

“Biar kuantarkan kau pulang, beri tau aku alamat rumahmu.”

Aku mengangguk pelan tanda setuju. Ia mulai menghidupkan motornya dan menyuruhku bergegas naik.

“Pegangan yang erat.”

Aku tak menghiraukanya. Hmm cewe selaju apasih naik motor. Batinku dalam hati.

“KYAAAA!” Iya menjalankan motornya dengan kecepatan penuh. Aku belum pegangan, jadi tadi aku hampir terpental.

“Sudah kubilang pegangan!” Bentak Yeohyeon yang masih saja melajukan motornya. Aku pun langsung reflek memeluknya. Dia ini cewe apa bukan sih? Ucapku dalam hati.
******
“Gomawo Yeohyeon” ucapku sambil tersenyum kepadanya.

“Ne Minho-ssi, kalau kau sudah sembuh sering-sering kunjungi aku ya di taman kota” ia tertawa kecil.

Aku mengangguk pertanda setuju. Aku lalu mengacak sedikit rambutnya lalu kembali masuk kedalam apartemen.
Aku menoleh dan kulihat ia sudah melaju dengan motornya.
******
Taemin POV

Hari ini aku akan pergi ke perpustakaan. Ya aku mendapat giliran menjaga perpustakaan kota siang ini. Aku bergegas menuju lift. Sesampainya di basement aku mengeluarkan motorku.

Aku melajukan motorku dengan kecepatan sedang. Tak lama aku melihat Minho dengan kepala yang sedang diperban sedang mengacak rambut seorang gadis. Kulewati mereka berdua, kulihat gadis itu dan aku sungguh terkejut kalau itu Yeohyeon.

Yeohyeon gadis yang selama ini dijodohkan umma dan appa padaku, beredekatan dengan seorang namja. Baru sekali ini aku melihatnya akrab dengan seorang namja, biasanya ia selalu bersikap dingin. Dan ditambah lagi namja itu Minho, hyung-ku sendiri.

Kenapa tiba-tiba dadaku terasa sangat sesak ketika melihat Minho mengacak-ngacak rambut Yeohyeon? Kuakui aku sangat tidak menyukai perjodohan ini, tetapi kurasa aku mulai mencintai Yeohyeon.

Kembali kutepuk pipiku lalu menjalankan motorku normal. Lebih baik kulupakan dulu kejadian itu.
******
Key POV

Apartemen terasa sepi sekali siang ini. Jonghyun yang pergi entah kemana, Minho yang belum kembali dari rumah sakit, Jinki yang masih sibuk dengan pacar-pacarnya dan Taemin yang mendapat tugas menjaga perpustakaan kota.

Kusenderkan tubuhku di sofa. Kubetulkan sedikit kacamataku yang agak miring. Aku bosan sekali. Kunyalakan tivi dan mencari-cari channel yang biasa kutonton. Hmm kutemukan satu channel yang cukup menarik. Boyband yang sedang booming sekarang, siapa lagi kalau bukan SHINee. Hmm liat dandanan mereka, kurasa bagus juga. Keren tapi tidak berlebihan. Aku sibuk memperhatikan salah satu member dari mereka yang bernama Kibum. Aku tertarik dengan rambutnya, ia sangat stylish. Pantas saja para fans nya begitu menggilainya.

Kumatikan tivi. Lalu aku berjalan mendekati kaca. Kulihat penampilanku. TUHAN! Aku sendiri tersontak kaget melihat penampilanku yang sekarang. Kacamata tebal, dasi kupu-kupu, celana menggantung, kemeja yang dikancing sampai atas, rambut yang belah ditengah. Hello KEY! Aku berseru dalam hati. Jaman apa ini? Kenapa dandananku masih seperti ini? Aku mengumpat kesal dalam hati. Kuputuskan untuk merubah gaya rambut dan pakaianku.

Bergegas aku menelfon Jonghyun untuk segera pulang. Aku ingin ia mengantarkanku ke salon dan mall. Aku ingin berubah.
******
Minho POV

Aku menekan tombol bel yang terdapat didepan apartemen. Lalu kulihat pintu apartemen terbuka. Ahh ternyata Key.

“Minho! Kau baik-baik saja kan?” Key mengagetkanku.

“Ne Key, aku sudah baikan. Aku ingin tidur sekarang.” Aku lalu segera berlalu melewatinya dan langsung menuju kamarku.

“Baiklah, kau tidak makan dulu?”

“Nanti saja, pas makan malam bangunkan aku ya.” Pintaku pada Key.

Iya mengangguk lalu menutup pintu kamarku pelan. Kuganti semua bajuku dengan piama dan langsung aku tenggelam dikasurku. Kepalaku sungguh pusing.
******
Key POV

“Badanmu panas Key? Kau gapapa kan? Apa tadi kau terjatuh?” Jonghyun memberikanku banyak pertanyaan. Memangnya kenapa sih seorang Key tidak boleh merubah penampilanya. Gerutuku dalam hati.

“Anio Jonghyun. Aku hanya ingin kau mengantarkanku ke mall dan ke salon saja. Semua aku yang bayar. Tenang saja!” Gerutuku pada Jonghyun yang terus mengoceh tentang permintaanku yang ajaib ini.

Jonghyun lalu terdiam dan melanjutkan untuk menyetir kembali mobilnya. 10 menit kemudian kami sudah tiba didepan mall. Kuputuskan untuk masuk sendiri karena aku tau Jonghyun bakal mengoceh banyak jika ia tau aku membeli baju baru.

“Hati-hati.” Kata Jonghyun padakku.
Aku hanya mengiyakan dan bergegas masuk kedalam mall.
******
“Sekarang antarkan aku ke salon!” Aku langsung menutup pintu mobil dan menyuruh Jonghyun untuk mengantarkanku.

“MWO?! Key! Beli apa saja kau?” Ia tersentak kaget melihat barang belanjaanku yang sudah memenuhi seluruh mobilnya.

“Cepat jalan!” Aku pun melipat kedua tanganku dan mulai kesal dengan tingkah Jonghyun.
******
Taemin POV

Sudah jam 3.30 sekarang. Apa sebaiknya aku pulang? Hmm aku lalu bergegas merapikan buku-buku yang sedari tadi kubaca. Lalu aku segera mendata ulangan para pengunjung perpustakaan hari ini dan bergegas keluar. Kupakai helm ku yang menggantung di motor dan langsung aku melaju dengan kecepatan tinggi. Tidak biasanya aku merasa selelah dan selapar ini.

Kuputuskan untuk membeli kebab di pinggir jalan. Kebab langgananku. Kuparkirkan motorku ditepi trotoar lalu segera menuju stand kebab tersebut.

“1 biasa ya ahjussi.” Kataku ramah.
Aku segera duduk didepan stan untuk menunggu pesananku.

“Taemin?” Hah? Seorang yeoja menepuk pundakku. Aku sangat kaget sampai-sampai aku hampir jatuh dari kursi.

“Yeohyeon?” Iya yeoja itu Yeohyeon.

“Sedang apa Taemin? Lama tidak bertemu yaa” sapanya ramah padaku. Dan ia tersenyum, aigoo. Ia lalu duduk disampingku.

“Kau sendiri sedang apa disini? Aku sedang menunggu kebabku.” Jawabku ramah.

“Aku sedang bekerja disini.”

Aku tersontak kaget. Yeohyeon bekerja di sini? Orang tuanya kan mampu. Apa ia diusir dari rumah, ah tidak mungkin. Yeohyeon adalah anak tunggal dan aku tau orang tuanya sangat menyayanginya.

“Hei! Kau kenapa?” Ia membuyarkan lamunanku.

“Anio. Yeohyeon, mengapa kau bekerja disini? Bukanya orang tua..”

“Sssth.. Jangan bahas orang tuaku disini.” Ia langsung membekap ku dengan tanganya yang lembut.

“Begini ya Taemin, aku kabur dari rumah.” Ia melepaskan bekapan tanganya.

“Hah? Kau bohong kan?”

“Anio, aku serius. Aku ingin mencari uang sendiri, aku tidak ingin dimanja. Kamu tau kan aku tidak suka dengan perjodohan ini? Ini hidupku, aku tidak mau ada yang mengatur. Termasuk orang tuaku.” Ia menjawab dengan tegas.

Yeohyeon sangat dewasa, ia tidak manja dan sangat suka kebebasan. Sama sepertiku. Aku salut denganya tapi dia tinggal dimana sekarang.

“Kau tinggal dimana sekarang?” Tanyaku yang masih dengan muka melongo tidak percaya.

“Di flat punya teman. Aku terpaksa menumpang denganya karena uangku belum cukup untuk menyewa flat sendiri.” Ia lalu cemberut dan menundukan wajahnya.

“Aku bisa membantumu Yeohyeon. Kita ini teman senasib. Jadi kumau kau menerimanya ya, tolong jangan ditolak.” Kataku dengan sedikit memohon.

Lalu kukeluarkan dompetku dan kuberikan ia uang yang tersisa dalam dompetku. Lalu kutuliskan nomor telfonku disitu. Siapa tau ia membutuhkan bantuanku lagi.

Dia lalu menerimanya.

“Kamsahamnida Taemin! Kau baik sekali. Pasti akan kuganti.” Ia lalu tersenyum dan harus kembali bekerja lagi.

Aku hanya tertawa melihat tingkahnya. Aku tak perlu uang itu Yeohyeon. Aku hanya ingin melihat kau bahagia. Gumamku dalam hati.

Kebabku sudah matang. Setelah selesai membayar akupun berpamitan pada Yeohyeon dan segera menaikki motorku.
******
Onew POV

“YES! Akhirnya selesai juga!” Aku berteriak seperti orang gila di jalan. Tak peduli berapa banyak sudah orang yang mengira aku terkena gangguan mental. Akhirnya urusanku dengan mereka selesai. Aku resmi SINGLE sekarang !

Aku kembali melangkahkan kakiku. Aku ingin cepat pulang, aku sangat lapar dan sangat lelah. Pipiku masih terasa panas terkena bekas tamparan yeoja-yeoja matrealistis itu. Mereka hanya manis didepanku, ya serigala berbulu domba.

Karena cuaca sangat panas, kuputuskan untuk singgah sebentar di cafe. Aku lalu memesan Ice Cappucino langgananku disini. Aku memilih duduk di meja paling pojok yang berdekatan dengan pendingin ruangan. Aku sungguh gerah hari ini.

Tak lama kemudian pesananku datang. Langsung cepat-cepat kuminum dan hmm rasanya segar sekali. Lalu kembali berjalan keluar untuk segera meninggalkan cafe ini. Begitu kubuka pintu…

“Jinki-ssi?”

-TBC

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

8 thoughts on “Love Life Laugh – Part 2”

  1. Jinki ketemu siapa?

    Hahaha, gak kebayang itu Key cupu abis, cepetan berubah pengen liat key kayak KEY (?), Yohyeon cintanya sama Minho ya ntar *asbak. tuh kan triangle love? andwaaaee! *diusir author.

    Waw Jinki Daebak, mutusin semua ceweknya dalam sehari, pasti sakit tuh ditampar-tampar, jadi pengen ikutan #Loh?

    Jonghyunnie kau baik sekali… aku padamu dah #diseretMinho

    Next~

    jgn lp kunjungi WP aku jg y #I Need Oxygen
    http://www.flamestory.wordpress.com *Mian numpang promo

  2. Loooh
    Itu siapa??
    Wak gile jinki
    Punya pacar ga tanggung tanggung
    Langsung 15 wakakakaka
    Mana matre semua
    Yaampunnn bisa bangett
    Panasa tuh pasti pipi
    Lanjutt

  3. huwaaa pinter key !! kau itu harus berubah !!
    ahahahah wow.. bener2 beda nih ff … soalnya sifatnya kebalik2 .. ahahahahah
    apalagi si ayam !! #Plak! maksudnya onew .. heheh
    punya 15 cwe ?? apa ngak cpe ?? hoalah .. ckckck
    huwaa itu siapa yg di temuin jinki ??
    lanjut thor ..

  4. Ehm..
    Thor, disini sifatnya dibalik”in gitu ya? Kkkk ~ jadi ga biasa bacanya xD

    Yaampun onew gimana tuh rasanya dapet 15 tamparan?? Pipimu tambah melar(?) dong? Wkwkwk
    itu aku mau nebak ya thor, kira” si jinki ketemu ama cinta pertamanya yg masih sangat dia cintai, tp mrka ga bisa bersatu tp ntar happy ending ding *reader sotoy-_-
    hahahaha abaikan komen gapen ini,
    lanjuuuuuuttt..!!!

  5. Seruu, tapi alurnya rada kecepeten thor. Btw, good job! Publish next chap jgn lma2 ya!!!!!!
    FIGHTING

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s