Love Still Goes On

Love Still Goes On

Author             : Liitaeminnst aka Lailia-KeroroKey aka Navia

Main Cast        :-Kim Ki Bum(Key)

                        -Park Yeong Eun

Support Cast   :-Han So Chan

                        -Lee Jin Ki

                        -Lee Tae Min

Length             : oneshoot

Genre              : Romance*mungkin, sad*mungkin juga, life

Rating             : General

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<< 

            From : Key Oppa^.^

            Aku tunggu kau di halte biasanya pukul 7 p.m,,

Aku melemparkan ponselku ke tempat tidur lalu bergegas untuk bersiap-siap, kemudian menemui Key Oppa namjachinguku di sebuah halte yg tak jauh dari rumahku.

Aku duduk di bangku halte, kulihat jam di ponselku masih menunjukkan pukul 6.45 p.m, aku harus menunggnya selama 15 menit, aku sengaja datang lebih awal karena aku tidak mau dia menungguku terlalu lama. Musim semi kali ini lumayan dingin apalagi aku hanya mengenakan dress, harusnya aku juga memakai cardigan. Tapi tak apalah, karena ku rasa saat bersamanya akan membuatku hangat. Beberapa menit kemudian terlihat sebuah motor sport warna biru menuju ke halte yg ku yakini itu pasti motor milik Key Oppa.setelah sampai, dia membuka helmnya lali terseyum padaku. Ntah mengapa kali ini aku merasa seyum yg di berikan Key Oppa sgt berbeda, di bandingkan senyum yg biasa ia berikan untukku. Dan… aaiiiss… apa-apaan aku ini, aku segera menghapus pikiran buruk itu. Aku membalasnya. Dia melihatku sejenak lalu turun dari motornya dan menghampiriku.

~Key POV~

            Dua jam berlalu setelah ku kirimkan pesan untuk Yeong Eun, aku bergegas mnuju halte tempat kami jnjian. Aku sudah menguatkan hatiku, karena setelah ini aku akn menyakitinya dan akan membuatnya menangis, bahkan aku rasa dia juga akan membenciku. Tapi,, inilah yang harus ku lakukan.

            Sesampainya di halte aku lihat ia sedang duduk manis mngenakan dress putih selutut dengan rambutnya yg di gerai. Dia sangat cantik di malam yg buruk untuknya dan juga diriku. Aku tersenuym miris melihatnya, dan seperti biasa dia membalas senyumanku. Sebenarnya aku tidak ingin melakukan ini padanya, aku tak sanggup menyakiti hatinya apalagi harus melihat air matanya. Aku harap aku masih bias melihat senyum indahnya itu. Aku turun dari motorku lalu menghampirinya yg tengah duduk di bangku halte.

            “Lama menunggu ??” tanyaku berbasa-basi.

            “emmm.. lumayan,, ee.. Oppa mworago ? apa kau tidak sibuk ?” Tanya Yeong Eun di sertai senyum manisnya.aku menjawabnya dg menggelengkan kepalaku. Lalu aku duduk di sampingnya.

            “Ada yg mau Oppa katakan ?” tanyanya lembut memalingkan wajahnya padaku.

            “Yeong Eun-ah.” Ujarku, dia menatap mataku lekat-lekat. “Mian, hubungan kita sampai di sini saja..” sambungku yg membuatnya diam mungkin terkejut ‘Mianhae Yeong Eun-ah.. jeongmal mianhae..’.

            “hihi.. Oppa,, ulangtahunku masih lam lagi,, kenapa Oppa ngerjain aku sekarang..?!”

            “Yeong Eun-ah.. aku tidak sedang bercanda..” kataku dingin.

            “Oppa.. ini tidak lucu,, Oppa ngapain sih ngerjain aku.?!” Katanya setengah tersenyum,senyum yg di paksakan tepatnya.

            “PARK YEONG EUN.. DENGARKAN AKU!!!! AKU TIDAK SEDANG BERCANDA DAN KITA AKHIRI HUBUNGAN INI..!!!” bentakku padanya. Untung saja di sini sepi jadi tidakada orang yg melihat kami.

            “O-Oppa..” matanya mulai berkaca-kaca.

            “Mianhae Yeong Eun-ah..” kataku dg nada lembut seraya berdiri akan meninggalkannya.

            “Jelaskan padaku kenapa kau melakukan ini..?!” bulir-bulir air mata mulai jatuh dari pelupuk matanya, ia menarik tanganku.

            “aku menyukai gadis lain,, mianhae..” ucapku lalu melepas tangan Yeong Eun pelan dan bergegas pergi meninggalkannya. Meninggalkan yeoja yg ku sayangi menangis sendiri karenaku.

            Aku menghampiri motorku dan segera mengendarainyan dg kecepatan tinggi. Tak terasa airmataku jatuh, aku segera menyekanya dan menambah kecepatan motorku menuju temapat yg harus aku datangi.

~Yeong Eun POV~

            Aku hanya bisa mematung, hatiku belum bisa menerima kenyataan ini, namja yg aku cintai meninggalkanku begitu saja karena yeoja lain. Airmataku mengalir deras. Benarkah ia menyukai yeoja lain, sungguhkah yg ia katakana? Tapi kenapa, aku sangat menyayangimu Key, aku yakin ini semua pasti mimpi. ‘Yeong Eun ireona.. kau jangan tidur terus,, ireona pabo,, IREONA..!!’

            Aku berjalan gontai menuju rumahku. Pikiranku kalut, airmataku terus mengalir dan mungkin penampilanku sudah acak-acakan sekali. Namun aku tak peduli, aku juga tak peduli dg orang-orang yg memperhatikanku dan mungkin sudah menganggapku sebagai orang gila. Aku sama sekali tidak memikirkan anggapan mereka, yg aku pikirkan adalah secepatnya sampai di rumah llu tidur dan saat aku bangun nanti semua ini akan kembali seperti sedia kala.

Krek..

            “Na wasseo..” kataku dg suara yg parau.

            “Yeong Eun-ah waeyo..?? apa yg terjadi padamu..?” Tanya Jin KI Oppa khawatir saat melihat aku masuk dalam rumah dg penampilan yg acak-acakan.

            “Ani Oppa.. aku hanya capek.. aku ingin istirahat..” jawabku seraya meninggalkannya dan pergi menuju kamarku, namun Oppa tidak membiyarkanku pergi begitu saja, di menarik tanganku.

            “Jelaskan dulu,, aku ini Oppamu,, jika kau ada masalah kau harus menceritakan itu..” dia menatapku lembut tapi dalam.

            Aku hanya bisa menunduk menghindari tatapan matanya, tak terasa air mataku menetes lagi. Jin Ki Oppa menarik tubuhku dalam pelukannya, air matakupun menetes semakin deras.

            “apakah ini karena Key..?” Tanya Oppa lembut setelah tangisanku berubah menjadi isakan kecil.

            “Jebal.. jangan sebut nama itu Oppa..” Kataku pelan. Aku benar-benar tak ingin mendengar nama itu. Rasanya sakit sekali saat mendengar nama itu di sebut. Aku melepas pelukan Jin Ki Oppa dan berjalan menuju kamarku.

***

            Ku rebahkan diriku di atas ranjang, aku memeluk sebuah boneka beruang putih pemebrian Key Oppa saat kita masihbersama.

~Flash Back : On~

KKKRRIINNGGG…!!!!

            Bel tanda pulang sekolah berbunyi. Aku berjalan beriringan ke tempat parkir bersama Key Oppa.

            “Tumben Oppa bawa mobil..”

             “Aku ingin mengajakmu berkeliling.. kamu mau ya..!” Kata Key Oppa sambil tersenyum padaku. Omooo~.. senyumnya.. aku sangat suka.. senyum yg selalu membuatku melayang.

            “eeuuhhmmm… gak bisa.. aku lagi males pergi..” Kataku pura-pura menolaknya.

            “Mwo.. jagy.. nee.. pergi ya… jebal…” katanya memelas sambil menggenggam tanganku.

            “hihi.. baiklah.. aku ikut..”Key Oppa tersenyum lalu membukakan pintu mobilnya untukku.

            Key Oppa mengajakku keliling Myeondong, saat kami melewati sebuah took boneka, aku terpaku melihat boneka beruang warna putih yg berukuran sangat besar ‘Aigooooo~.. imut sekali boneka itu..”

“Kau mau..?” kata Key Oppa mengikuti arah pandangku.

“Mwo…!” Aku terkejut saat Key Oppa tau apa yg aku lihat. Kkyyyaaa… aku maluuu… kurasakan sekarang wajahku mulai memanas.”Ani, eeuumm… Oppa.. aku ingin ke sana.. kita beli ice cream yha..!” kataku mengalihkan pembicaraan dan menunjuk sebuah kedai ice cream tak jauh dari took boneka ini. Key Oppa mngangguk dan menarik tanganku menuju kedai tersebut.

***

            “Jagy.. kau tunggu di sini dulu yha.. dompetku ketinggalan di mobil..”

            “Nee.. tapi jangan lama-lama yha..” Key Oppa mengangguk lalu mencium keningku sekilas lalu pergi.

            10 menti kemudian aku melihat Key Oppa dating dan heyy… apa yg di bawanya.. Omoo~.. itukan boneka yg tadi. Aku sedikit salah tingkah, aku memakan ice creamku sambil pura-pura memainkan ponselku.

            “Ini untukmu, biar nanti kalau kita lewat toko itu lagi kamu gak ngiri lihat boneka ini..” Kata Key Oppa dg tampang meledekku. Aku menggembungkan pipku dan bias kupastikan sekarang wajahku sudah semerah tomat.”Kau tidak mau.. yha sudah.. aku bias kasih boneka ini ke tetanggaku..”

            “kyyyaaa… andwae,…” Kataku sambil merebut boneka itu dan memeluknya erat.”yeochin kamu kan aku, kenapa malah di kasih ke tetangga..” Gerutuku kesal.

            “Dasar yeoja aneh..”

            “Mwo.. Oppa..!!”Aku menghentakkan kakiku sambil menggembungkan pipi.

            “Marah yha.. jangan donk.. kan udah di beliin boneka..” Aku semakin menggembungkan pipiku. “Udah makan ice cream aja enak, nanti keburu cair..”

~Flash Back : Of~

            Aku masih memeluk boneka itu dan menangis.’Apa salahku ? Keanapa Key Oppa memutuskan hubungan ini ? Benarkah ia menyukai yeoja lain ? Ini terlalu cepat.. aku tak bias menerima semua ini..!’ Tiba-tiba kepalaku terasa pening dan berat sekali, tak lama kemudian semua berubah menjadi gelap.

~Key POV~

            Seminggu semenjak kejadian itu, hubunganku dengan Yeong Eun semakin jauh. Mungkin ia menganggapku sebagai namja yg jahat karena telah menghancurkan hatinya dan membuatnya menangis. Tapi sungguh, ini semua bukan mauku.

Drrrtttt…. Drrrttt… Drrrttt….

            “Yeoboseyo..” Sapaku sopan.

            “Key.. cepatlah kemari..!! So Chan pingsan lagi..!!” Kata ahjuma panic di seberang sana.

            “Nee ahjuma, aku segera ke sana..” Sambungan terputus.

            Aku cepat-cepat mengambil jaketku dan bergegas menuju rumah So Chan.

~Flash Back : On~

            Sekarang aku sedang berada di sebuah Café bersama ahjuma. Dia adalah eommanya So Chan sahabatku.

            “Akhir-akhir ini So Chan sering sekali pingsan..” Kata ahjuma dengan tatapan mata sayu, mungkin dia habis menangis.”So Chan sering kali menyebutkan namamu saat ia tak sadarkan diri”. Air mata tiba-tiba mengalir dari sudut mata ahjuma, dia langsung menyekanya. “So Chan.. dia sakit.. dia.. mengidap Leukimia..” Kata ahjuma mulai terisak. Aku terkejut ‘benarkah yg di katakana ahjuma..’. aku menatap beliau dengan tatapan shock dan sangat tidak percaya.

            Tiba-tiba ahjuma menggenggam kedua tanganku.”Ahjuma minta tolong.. temani So Chan,, dia sangat mencintaimu, hanya itu yg ia inginkan saat ini..”

            “Ha.. hajiman.. aku sudah..”aku belum sempat meneruskan perkataanku ahjuma langsung memotongnya.

            “Jebal..”air matanya sudah tak bisa ia tahan, dan entah apa yg ada di dalam fikiranku. Aku mengangguk dan menerima permintaan ahjuma begitu saja.

            “Gomawo Ki Bum-ah.. So Chan tak tau hal ini.. hanya kau dan ahjuma.” Tambahnya. Aku kembali mengangguk.

~Flash Back : Off~

            “Ahjuma.. dia baik-baik saja..?!” Tanyaku khawatir.

            “Masuklah.. dia terus memanggilmu dari tadi..” jawab ahjuma lalu meninggalkanku yg sedang berdiri di depan kamar So Chan, aku menuruti ahjuma dan masuk ke kamar So Chan.

            So Chan, aku sangat menyayanginya, tapi perasaan ini hanya perasaan seorang Oppa pada Dongsaengnya, bukan perasaan cinta dari namja pada yeojanya.

            “Key Oppa..” desahnya. Aku menarik kursi rias So Chan ke sisi ranjangnya lalu aku duduk dan menggenggam tangannya erat. Tak lama kemudian dia terbangun.

            “Oppa..” Katanya pelan sambil menatapku.

            “So Chan-ah.. gwenchana?” kataku, dia mengubah posisinya menjadi posisi setengah duduk.”apa masih pusing..?” tanyaku lagi.

            “Ani.. aku sudah merasa baikan..” Jawabnya sambil tersenyum. Aku merengkuh tubuhnya ke dalam pelukanku. Aku merasa bersalah padanya, aku takut dia mengetahui semua ini, aku takut dia membenciku.

            “Saranghae..” Bisikku.

            “Nado saranghae Oppa..”

###

            Hari ini aku mengajaknya pergi. Beberapa hari ini aku tak bias menemuinya karena aku sangat sibuk. Jadi aku memutuskan menebus semua waktu itu dengan mengajaknya pergi berjalan-jalan.

            Saat aku samapai di depan rumahnya, aku lihat dia sudah duduk manis di beranda rumahnya. Aku turun dari mobilku dan bergegas menghampirinya.

            “Kenapa kau menungguku di sini? Kenapa tidak di dalam saja?” Tanyaku.

            “Aku hanya ingin menunggumu sambil merasakan hangatnya sinar matahari untuk hari ini saja..” Katanya sambil tersenyum. Hatiku terasa sangat perih melihat senyumnya, ‘kenapa ini?’

“Baiklah.. kita berangkat sekarang?!”

            “Nee..” Kata So Chan lalu berdiri.

            Aku mengajaknya berjalan-jalan ke taman kota, katanya dia ingin menikmati matahari. Kurasa taman adalah tempat yg cocok untuk itu.

            “Jagy.. bangun.. kita sudah sampai..”Kataku pelan.. perlahan So Chan membuka matanya. “Kau pucat sekali.. apa kau sakit..?”

            “Aniya..” Katanya sambil tersenyum.

            “Tapi lihat.. wajahmu pucat sekali.. kita pulang yha..?!”

            “Andwae.. euhmm.. mungkin karena tadi aku lupa pake’ bedak, makanya kau kelihatan pucat.”

            Aku berjalan keliling taman sambil menggandeng tangannya. Tangannya dingin sekali, aku semakin mengkhwatirkannya. “Kenapa tanganmu dingin sekali..?!” So Chan tidak menjawab.. ia hanya menyunggingkan senyum.

~So Chan POV~

            Hari ini aku pergi dengan Key Oppa, saat pergi bersamanya, biasanya aku akan merasa hangat, tapi tidak dengan hari ini. Semuanya terasa dingin. Aku sama sekali tidak merasakan kehangatan, meski ada orang sayangi di sampingku.

            “Kau mau duduk di mana ?”

            Aku menggeleng.”Aku ingin menikmati cahaya matahari dan udara yang segar ini.” Kataku dingin.

            “Baiklah,, tapi nanti kalau kamu sudah lelah bilang yha..?! Aku gak mau kamu sakit..!” Kata Key Oppa khawatir, aku tak memperdulikannya dan terus berjalan sambil menggenggam tangan hangatnya.

            Tiga puluh menit sudah kami berjalan tak tentu arah menikmati cahaya matahari. Tapi aku tidak merasakan kehangatan tubuhku malah semakin dingin, aku sudah tidak kuat. ‘Tuhan ada apa ini.. ini terlalu dingin’. Aku sudah tidak kuat lagi menahan dingin yg semakin menusuk seakan-akan kini sudah sampai ke tulang-tulangku. aku langsung memeluk namja yg ada di sampingku erat, berharap aku bisa mendapat merasakan sedikit kehangatan dari tubuhnya.

            “Jagy..”

            “Dingin Oppa… jebal.. jangan lepaskan ini..” Kataku lemas sambil mengeratkan pelukanku dan sekarang aku rasakan Key Oppa juga membalasnya.

~Key POV~

            “Dingin Oppa… jebal.. jangan lepaskan ini..” Katanya lemas. ‘apa maksud semua ini..??’. kali ini tubuhnya semakin lemas dan akan tejatuh, aku berusaha menahan tubuhnya agar tidak terjatuh, namun dia semakin lemas.

“Waeyo,, jagy..?” Kataku dengan nada tinggi “Jagy.. Ya… So Chan-ah.,. waeyo..SO CHAN!!!!!!”. Aku mengguncang-guncang tubuhnya yg sudah tak bertenaga, namun dia tetap tak merespon.

~So Chan POV~

            ‘Tuhan.. kenapa semuanya sangat dingin,, tubuhku terasa semakin lemas.. sebenarnya ada apa ini..??’

            Kurasakan seseorang menyentuh pundakku. Aku memutar tubuhku dan menghadap orang yg menyentuh pundakku. Aku sangat terkejut melihat tempat ini, ini bukan taman kota dan Key Oppa.. dimana dia dan saat aku mencari seseorang yg menyentuh pundakku tadi yg nampak hanyalah seseorang berjubah putih.

            “Catatatnmu akan di tutup sekarang,, ikutlah denganku..!” Kata orang itu dengan nada dingin tapi suaranya terdengar sangat lembut. Aku hanya terdiam ‘Apakah aku akan mati? Apakah yg bicara denganku sekarang adalah malaikat maut..?’

            Aku melihat sekelilingku, jauh di sebelah kananku ada sebuah pintu yg terbuka, aku memandangi tempat ini. Luas tempat seolah tak ada batasnya dan putih.

            “So Chan-ah..” Ujar sebuah suara yg sangat familiar. Aku memutar bola mataku dan mencari sosok tersebut.

            “Oppa..” Kataku pelan, aku berlari kearahnya dan memeluknya erat.

            “Apa kau mau pergi..?” Tanyanya sambil mengusap kepalaku lembut.

            “Kata makhluk itu,, catatanku akan di tutup sekarang..” Jawabku jujur, entah kenapa aku tidak bias menangis padahal aku sangat sedih, aku tidak ingin berpisah dengan Key Oppa.

            “Pergilah jika itu memang baik untukmu..” Katanya lalu melepaskan tubuhku dari dekapannya dan menatapku dalam.

            “Ikutlah denganku,, sudah saatnya kau kembali ke tempat asalmu..” Kata orang berjubah putih itu lagi. Aku rasa aku memang akan mati.

            Aku melihat pintu di sebelah kananku sudah mulai menutup kemudian Key Oppa berjalan menuju pntu tersebut. Aku ingin sekali mengikutinya, namun aku tidak bias bergerak, aku hanya bias memandang Key Oppa berjalan meninggalkanku.

            “OPPA SAMPAIKAN SALAMKU PADA EOMMA..!!!” Teriakku. Dia memalingkan kepalanya padaku dan tersenyum lembut. Kemudian ia kembali berjalan ke pintu tersebut dan akhirnya pergi meninggalkanku. Pintu itu tertutup dan perlahan mulai menghilang, menyatu dengan tempat ini.

            “Sekarang kau harus pergi,, waktumu sudah habis..” Kata makhluk itu lagi.

            Tiba-tiba ada sebuah cahaya terang yg menyilaukan. Makhluk itu berjalan menuju cahay tersebut dan aku mengikutinya. Saat aku tepat berada di bawah cahay itu, ku rasakan tubuhku semakin ringan dan melayang. “Anyeong..”

***

2 year later….

~Yeong Eun POV~

Tik.. Tik.. TIk..

“Mwo..!! Hujan..!! KKYYYYYAAA….” Aku berlari mencari tempat berlindung, hujannya deras sekali. Tak jauh lagi aku akan sampai di sebuah halte. Saat sampai di sana betapa terkejutnya aku, di halte tempat aku berteduh ini ada seorang namja yg sangat aku cintai dan juga sangat aku benci. Dia ada di sini. Aku berdiri membelakanginya dan pura-pua tidak tau kalau itu dia.

“Yeong Eun-ah.. apakah itu kamu..??” MWO..!!! dia tahu ini aku.. Jantungku berdegup cepat.

Aku membalikkan badanku.”Key-ah…”

~Key POV~

“AARRGGGHHH..!!!! Kenapa hujan..iisshh…!!!” aku benci hari ini, saat-saat menyenangkan adalah saat aku pulang kuliah dan bersantai di rumah. Tapi apa ini!!?? Arghh.. hujan menghambat perjalananku saja.

Aku berlari menuju sebuah halte untuk berteduh, tak berapa lama aku di sana, tiba-tiba ada seorang yeoja yg berlari ke sini dan sepertinya aku mengenalnya, mungkinkah itu Yeong Eun..??

Dia berdiri membelakangiku, kuberanikan diriku untuk menyapanya.”Yeong Eun-ah.. apakah itu kamu..??”

Ia membalikkan badannya dan memandangku.”Key-ah..”.Refleks aku langsung memeluknya erat.

“Key-ah.. lepaskan aku..!” Katanya sambil mendorongku.

“Mian Yeong Eun-ah..” Ia hanya menunduk. Wajahnya terlihat memerah. “Bagaimana kabarmu..?”

“ee.. Baik.. neo..?” dia kembali menegakkan kepalanya,, wajahnya masih terlihat memerah.]

“Nado..”

“ee.. Key-ah… hujannya sudah sedikit reda.. aku pulang dulu yha.. anyeong..” Katanya dan langsung lari. Padahal hujan masih agak deras.

“YEONG EUN-AH..!!!” Aku berteriak memanggilnya, tapi aku rasa dia tak mendengarku,, air hujan yg memukul bumi meredam suaraku.

~Author POV~

@ Home

Ting.. Tong..

            Terdengar suara nyaring bel. Jin Ki menghentikan pekerjaannya dan segera keluar membukakan gerbang setelah sebelumnya ia mengambil sebuah payung untuk melindungi dirinya dari hujan.

            “Yeong Eun-ah..!! Pabo..!! kenapa kau tak menunggu hujan reda..?!” Kata Jin Ki setelah tau bahwa yg menekan bel adalah Yeong Eun.

            “Sudahlah Oppa,, aku sudah kedinginan..!!” Kata Yeong Eun dg bibir bergetar menahan dingin. Ia langsung masuk kedalam rumah tanpa mempedulikan Jin Ki yg ingin memayunginya.

***

@ Yeong Eun’s Room

            “Kenapa aku harus bertemu dengannya lagi.. kenapa perasaan itu masih ada..?! arghh..” Yeong Eun menangis sambil memeluk lututnya..”Aku membenci Key..!! Aku benci Kim Ki Bum..!!!”

            “Kenapa kau membencinya..?” terdengar suara seorang yeoja yg bertanya padanya.

            “Nugu..??”

            Tiba-tiba muncul sesosok bayangan yeoja yg mengenakan dress putih selutut.

            Tubuh Yeong Eun bergetar, ia ketakutan melihat yeoja itu.

            “Jangan takut,, aku tidak akan menyakitimu..” Ujar yeoja itu dg suara yg lembut.

            “Apa maumu.? Aku tidak pernah menganggumu,, jangan ganggu aku.. jebal..” Yeoja itu terkekeh pelan.

            “Sudah aku bilang jangan takut..!” Yeoja itu mendekati Yeong Eun. “Aku Han So Chan,, mianhae Park Yeong Eun..”

            “Kenapa kau minta maaf padaku..??” Yeong Eun katakutan,, jantungnya berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya.

            “Karena diriku kalian putus,, dan karena diriku kau membenci Key Oppa..” Yeong Eun terdiam matanya berkaca-kaca entah itu karena rasa takutnya yg semakin menjadi-jadi atau rasa marahnya terhadap So Chan.

            So Chan berjongkok di depan Yeong Eun dan memandang matanya. Tiba-tiba Yeong Eun seperti melihat secara langsun kejadian-kejadian yg terjadi antara So Chan dan Key.

            “Mianhae Yeong Eun-ah..” Kata So Chan, kemudian ia menghilang perlahan seolah menyatu dengan angin.

~One month later~

            “KKYYYYAAAAA……!!!!! HUJAN… OMO.. BARANG-BARANGKLU…!!!!” Kata Yeong Eun sembari memeluk tasnya. Ia verlari menuju sebuah halte bus. Ia mengetik pesan singkat untuk Oppanya.

            To. Jin Ki Oppa

                        Oppa.. jemput aku di pertokoan Gangnam..!

Tak lama setelah ia mengetik pesan tersebut, seorang namja berlari ke arahnya.

            “Key..” Kata Yeong Eun lirih saat mengetahui namja tersebut adalah Key.

~Key POV~

            “AARRGGHH… HUJAN.. OMO..!!!” Aku berlari ke sebuah halte bus untuk berteduh. Sesampainya di sana aku melihat seorang yeoja, setelah ku perhatikan, ternyata yeoja itu adalah Yeong Eun.“Yeong Eun-ah.. lama tak jumpa..”  Dia hanya menatapku datar. “Yeong Eun-ah.. ap.. kau masih membenciku..?” tanyaku hati-hati.

            “Ani.. aku tak membencimu.” Katanya dingin. Aku menyengkram bahunya, dan menatap matanya lekat.

            “Gotjimal..!” Kataku sedikit membentaknya, dia tetap tak menjawab dan menunudukkan kepalanya. Ntah mendapat dorongan dari mana, aku lansung memeluknya.

            “Saranghae Yeong Eun-ah.. aku.. aku bias menjelaskan semua ini..”

            “Ara..” Katanya parau.

            “Jebal.. mianhae.. kamu maukan kembali padaku..?”

TIN..TIN..

“YEONG EUN.. KAJJA..!!” Seseorang memanggilnya. Yeong Eun melepaskan pelukanku. Dan memalingkan wajahnya pada orang yg memanggilnya.

“Nee Oppa…”  saat dia akan pergi,, aku menahan tanganya. “Aku tunggu jawabanmu besok jam 7 malam di sini..” dia menghempas pelan tanganku dan pergi menuju orang yg memanggilnya.

~Next Day @ 6.40 p.m~

~Author POV~

            Key sengaja datang lebih awal karena ia tak ingin Yeong Eun menunggunya. Lebih dari 30 menit Key menunggu tapi Yeong Eun tak kunjung datang. Dia berulang kali meyakinkan dirinya sendiri bahwa Yeong Eun akan segera datang menemuinya.

            Di lain tempat, Yeong Eun tengah  sibuk menyelesaikan jadwal kuliahnya yg ia rasa tak kunjung usai. ‘Bagaimana ini,, aku harus menemui Key. Tapi apakah ia masih menungguku, ini sudah lewat 2 jam dari waktu yg ia katakan..’

            Pada akhirnya Key menyerah, ia memilih untuk pulang dan bertekad melupakan Yeong Eun dari hidupnya ‘kurasa ia memang tak mencintaiku lagi’.

            Beberapa saat setelah Key meninggalkan tempat itu, sesosok yeoja dg nafas terengah-engah berlari menuju halte. Dia terduduk lesu saat mengetahui orang yg di harapkannya tidak ada di tempat itu. Ia menatap nanar jalanan, air matanyapu luruh tak tertahan. Di ambilnya  sebuah kertas dan bolpoin dari dalam tasnya. Ia mulai menulis surat untuk Key, ia tumpahkan perasaannya di kertas itu.

            Setelah selesai, Yeong Eun melipat kertas itu dan menuliskan ‘To. Kim Ki Bum’ di lipatan terdepan kertas itu lalu meletakkannya di salah satu sisi halte.

~Key POV~

            Saat aku sudah sampai di rumah, hatiku mulai gelisah. Aku selalu berfikir bagaimana kalau seandainya Yeong Eun datang saat aku telah pergi dari halte itu.

            Akhirnya, aku memilih untuk kembal ke halte. Sesampanya di sana, aku melihat sebuah surat bertuliskan ‘To. Kim Ki Bum’ terletak di salah satu sisi halte. ‘apakah surat itu untukku..?’. Kuulurkan tanganku unutk mengambil surat itu. Tapi kuurungkan niatku, jika surat tu untukku Yeong Eun pasti akan menulskan nama ‘Key’. Mungkin saja Kim Ki Bum yg di maksud di surat itu bukan aku. Kuputuskan untuk menunggu Yeong Eun lagi, bodoh sekali saat itu aku tak meminta nomor ponselnya.

            Sampai pukul 11 p.m aku duduk di sini. Aku mulai putus asa menunggunya, mungkin ia tak mencintaiku lagi. Akhrnya aku beranjak dari dudukku dan pulang.

~Next Day~

            “SHIRO..!!!” teriakku.

            “Mengertlah Key,, prusahaan Appa berada di ambang kebangkrutan, hanya kau harapan kami satu-satunya..” Jelas Eomma terisak.

            “Tapi aku  tidak ingin meninggalkan Korea. Aku tidak mau ikut Eomma ke Amerika. Aku bias mengurus perusahaan dari sini..!”

            “Kau harus ikut Eomma.. kau tidak tau keadaan Appamu di sana, jadi Eomma mohon.. iutlah Eomma kesana..”

Aku berfikir sejenak, jka aku meninggalkan Korea, aku takkan memiliki kesempatan untuk bertemu Yeong Eun. Hajman.. aku sudah bertekad untuk melupakannya. “Berapa lama kita pergi ke Amerika..?”

“Kita akan menetap disana, dan 2 jam lagi pesawat kita akan berangkat..”

“MWO..!! Ya.. Eomma tega sekali, kenapa memberi tahuku mendadak seperti ini..!!” keluhku seraya menahan amarah. Eomma terus mendesakku, memohon sambil menangis dan aku tak tega melihatnya seperti ini. Akhirnya, akupun setuju.

Di bandara Incheon aku hanya diam, tak sepatah katapun ku ucapkan. Kepalaku di penuhi oleh kenangan-kenangan masa laluku bersama Yeong Eun. Tak terasa air mataku menglir perlahan menyusuri pipi.

Kisah cintaku dengannya, akan berakhir seperti ini saja, apakah Tuhan menggariskan takdir bahwa dia di ciptakan untukku. Tapi bagaimana dg perasaan ini, rasa cintaku yg besar untuknya. Apa aku harus melepaskan, sampai disini, ‘Sarnghae Yeong Eun-ah.. saranghae yeongwonhi aku akan menympan kisah kita..’

“Kajja.. pesawat akan berangkat..” pangil Eomma. Akupun berdr dari dudukku dan berjalan menghampiri Eomma. Lalu kami masuk kedalam pesawat. Tak lama, pesawatpun lepas landas. ‘Goodbye Seoul, Good Bye my love..’(Back Song : DBSK- Love Bye Love)

~5 Year Later~

~Yeong Eun POV~

            Hari ini adalah hari pertama musim semi, cuaca yg hangat menemani langkahku menuju toko bungaku. Yah.. sekarang aku punya sebuah toko bunga yg berdiri sejak 2 tahun lalu. Di musim semi biasanya tokoku banyak pesanan. Aku selalu turun tangan untuk membantu karyawanku melayani pesanan yg datang.

            “Yeong Eun-ah..” sapa seseorang ketika aku sampai di tokoku.

            “Oppa..” sahutku tersenyum

            “Hari ini jadi..?!”

            “Nee.. Oppa sungguh mau membantuku..?!” tanyaku memastikan.

            “Tentu saja.. geureom.. kapan mulai bersiap-siap..?”

            “Segera.. ikut aku..!” ajakku padanya.

            Namja ini.. Lee Taemin.. sebenarnya dia hanyalah pelanggan yg sering datang kesini. Aku dan dia semakin dekat. Dia orang yg asik di ajak bercanda, terkadang apabila dia tidak kerja, dia akan membantuku di toko ini. Toko sedang mendapat sedang mendapat pesanan beberapa rangkaian bunga untuk sebuah pesta perusahaan. Ia berniat menemaniku mengantar  pesanan ini ke kantor Kim Company, perusahaan yg memesan bunga ke tokoku.

            Aku bersyukur atas kehadiran namja ini karena perlahan-lahan aku mulai melupakan masa laluku.

            “Ryu Yi-ah.. tolong bawa bunga ini juga..” ujarku pada seorang karyawanku. Ia mengiyakan lalu memasukkan rangkaian bunga yg terakhir ke dalam mobil box.

            “Yeong Eun-ah.. kau denganku saja.. aku bawa mobil..” Kata Taemn Oppa, aku mengangguk. Kamipun bergegas menuju mobil.

            Sesampainya di aula gedung Kim Company, aku malah sibuk mengatur dekorasinya. Untunglah Taemin Oppa seorang desaner interior, jadi dia ikut membantuku. Pegawaiku juga sibuk mengatur letak-letak rangkaian bunga.

            Tiga jam kami berkutat dalam aula gedung ini, akhirnya pekerjaan kami selesai. Para karyawanku pulang terlebih dahulu. Taemin Oppa menungguku di luar gedung karena aku harus mengambil sisa uang bunga yg belum di bayarkan.

            Aku berjalan sedikit tergesa-gesa, aku tidak mau membuat Taemin Oppa menunggu terlalu lama.

            BBBRRUUGGHH…

            Aiihhh… tanpa sengaja aku menabrak seseorang. Aiiissshh.. cerobohnya aku. Aku cepat-cepat berdiri begitu pula dg orang yg kutabrak tadi.

            “Jweoseonghamnida.. aku tak sengaja.. maaf atas kecerobohanku..” ucapku panic sembari membungkuk.

            “Nee.. gwencanha.. nado jweoseonghamnida…” ujar orang itu.

            Sepertinya aku mengenal suara itu. Aku tengadahkan kepalaku menghadap orang itu.

            “Yeong Eun-ah…”

            “Kim Ki Bum…”

====================================END==========================================

N.B : anyeong… ini FF pertama kami.. mian yha kalo jelek… endingnya kyanya maksa.. RCLnya.. please… gomawo..*author bow bareng-bareng*

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

59 thoughts on “Love Still Goes On”

  1. GYAAA NANGGUNG THOR><
    Endingnya dia milih Key apa taemin???
    Aigo~ Sequelnya doong….yayayayayaaah???
    aku penasara~n….XD
    Gut job Buat author…ditunggu yaa….
    *eniwei,bener gak sih sequel???*pletak

    1. slahin author 1 a.k.a LIa eonn.. dianya minta di buat nanggung sgt…*Lia eonn : lu jugakan yg nyetujuin..*

      btw.. jg panggil kmi thor.. q -Navia- ama Lia eonn sma” 96, cma beda bulan…

      buat sequel.. q nrut Lia eonn juga.. low ada.. mungkin agak lama… tungguin yak..?!!

    1. gak janji,, tapi mungkin bkal di buat.. sabar yak…?!!

      btw.. jg panggil kmi thor.. q -Navia- ama Lia eonn sma” 96, cma beda bulan…

      gomawo dh baca ama ngsih comment…

    1. gantung bgt ya emangnya..*reader : jiiaahh.. gak ngrasa lu..?!*
      hehe.. LIa eonn brhsil buat reader pnsran.. wkwkwkwk….

      gomawo dh baca ama ngsih comment…

  2. Apakah ini ada kelanjutannya? Masa endingnya cuman gitu doang? Kalo ada sequelnya diterbitin aja. Aku tunggu kalo ada sequelnya. Haha..
    It’s quite good. 🙂 . Lanjutkan!!

    1. gak janji tp mungkin ada, tpi low ada mungkin lama.. sabar ya..?!!

      gomawo dh baca ama ngsih comment…

    1. gak janji tp mungkin ada, tpi low ada mungkin lama.. sabar ya..?!!

      low Key ama Yeon Eun brrt mrk CLBK,,, wahhh.. low emang jdi.. tungguin pjak CLBK dr mereko.. O_Key.. hahaha..*plakk.. author sarap

      gomawo dh baca ama ngsih comment…

    1. gak janji tp mungkin ada, tpi low ada mungkin lama.. sabar ya..?!!

      ini ff bagus yak.. hehe.. gomawo….

      gomawo dh baca ama ngsih comment…

  3. reader.. ffnya gantung bgt yak..?!! hehe.. mianhae dah…
    q rsa author 1 mau bantu bkn ff nie lagi kalo yg komen bsa 20 orang.. soalnya author 2 gak bisa bkn ff nie tnpa author 1….
    so, author berharap bkal banyak yg comment…

    buat admin.. gomawo dh mau ngepublish ff aneh bin GaJe nie…
    buat reader.. gomawo dh baca ama ngsih comment…

  4. Wuaaah navia adaaaa apa ini?kenapa nanggung akhirnya.lagi asik asiknya baca eh malah tbc.huaaa ayoklah bikin sequelnya yayayayaya?

    1. gak janji tp mungkin ada, tpi low ada mungkin lama.. sabar ya..?!!
      author 1 lgi smedi biar dapet ilham buat nrusin ff nie.. tapi kalo gak dapet.. yaaa.. end aje yak..?!! hehehe….

      gomawo dh baca ama ngsih comment…

    1. gak janji tp mungkin ada, tpi low ada mungkin lama.. sabar ya..?!!

      gomawo dh baca ama ngsih commen…

  5. issh issh isssshh nanggung bgt hahaha Gantung yah endingnya. Lg asik asik baca tau tau end. Dia jdnya sama key atau taem? aigoo sequel lah thor hehehehe ceritanya bagus kok, walau agak ngeri ya pas ada hantunya haha

    1. gak janji tp mungkin ada, tpi low ada mungkin lama.. sabar ya..?!!
      bagian yg hantu” itu pas gara” q gak dpet” ilham, karena kefikirannya iyu, yha.. aku pakek hantunya So Chan aja… hehe..

      gomawo dh baca ama ngsih commen…

  6. ending gntung mungkn krn author ingn reader y brimajnsi mneruskn..
    Sdkit saran,unk pnulisan cb drapikn lg, mslh pnggunaan koma dan titik. Unk bhsa, Q rasa lbh enk dbc jka dtls cth ‘oppa mengerjaiku’ drpd ‘oppa ngerjain aku’, mgkn maksdny agr trksan natural, tp bhs formal jg ok u prckpan koq.
    Keep writing cingu

  7. ending gntung mungkn krn author ingn reader y brimajnsi mneruskn..
    Sdkit saran,unk pnulisan cb drapikn lg, mslh pnggunaan koma dan titik. Unk bhsa, Q rasa lbh enk dbc jka dtls cth ‘oppa mengerjaiku’ drpd ‘oppa ngerjain aku’, mgkn maksdny agr trksan natural, tp bhs formal jg ok u prckpan koq.
    Keep writing cingu ”,). Salm knal.

    1. mianhae buat tulisan yg semrawut, author gak sempet koreksi hasil ketikan… mianhae..*bow*

      gomawo dah ngasih saran.. author janji bakal jadi lebih baek di laen ff..^-^

  8. ending ??!! hah ??
    author !!!!!
    tanggung jawab!! aku ngak mau nge gantung !! after storynya !!
    huwaaaaa
    aku penasaran !!
    hiks… parah ah .. nangis nih !!
    author: nangis ajah sonoh kaga peduli gwe ..

    huwaaaaa #plak!!aku setuju sama arsvio
    ^^ tpi ttep semangan ok untuk menulis .. ceritanya bangus .. ^^
    apalagi main castnya key .. #plak!!

    1. ssttt.. uljima.. ga perlu nangis…
      do’ain aja author 1 dapet ilham dai smedinya di gunung kidul..*plakk

      mianhae buat tulisan yg semrawut, author gak sempet koreksi hasil ketikan… mianhae..*bow*

      gomawo dh baca ama ngsih commen…

    1. hehe… ending sengaja di buat gantung biar reader penasaran…

      gomawo dh baca ama ngsih commen…

  9. Adooohhh
    Jujur ini tuh seru
    Tapi gatau kenapa
    Akhirnya itu terkesan diburu buru
    Terus sedikit membingungkan juga
    Maaaf

    1. mianahae… endingnya emang kaya maksa gitu.. 1st ff dri kami.. mohon maklum yha kalo rada bkin bingung…*bow*

      gomawo dh baca ama ngsih commen…

  10. Hhaaaaahhhhhh…… mau lanjutannya dong!!! mana?? mana? mana lanjutannya???
    Aishh… mentang’ judulnya love still goes on, rasa peansaran readernya jg disuruh goes on nih 😦
    BTW, bagus nih kalo ada sequelnya. mau ya bikinnya?? ^^
    ok? ok?
    Annyeong ^^

    1. gak janji tp mungkin ada, tpi low ada mungkin lama.. sabar ya..?!!

      rasa penasaran reader mungkin bakal terobati kalo semedinya Lia eonn berhasil..*plakk..
      do’ain aje kami dapet ilham buat nerusin ff GaJe ini…

      gomawo dh baca ama ngsih commen…

  11. Eonni. Ceritanya nanggung bangeeeett. Bikin afterstorynya dong yah? Plisplisplis. Penasaran 3 kuadrat eon #lebay ^^

    1. sabar ajaaaa…. bikin ff lumayan ribet kaya nyelesein rumus matematika…
      jadi kalo lama… mianhae..*bow*

      gomawo dh baca ama ngsih commen…

    1. masalah Yeong Eun ama siapa.. author juga masih belum nentuin.. nunggu ilham dateng aje.. hehehe…
      author 2 sich pengennya Yeong Eun ama Key..*ea jelaslah.. bias lu Key klee Nav…

      gomawo dh baca ama ngsih commen…

    1. gak janji tp mungkin ada, tpi low ada mungkin lama.. sabar ya..?!!
      do’ain juga moga si ilham cepet datengnya.. biar reader gak penasaran..

      gak janji tp mungkin ada, tpi low ada mungkin lama.. sabar ya..?!!

    1. author lagi semedi.. kalo di paksain cepet, takutnya sequelnya juga bakal gantug lagi…
      so, sabar aja yha…

      gomawo dh baca ama ngsih commen…

    1. sabar aja… ff nie bisa di lanjutin cepet kalo dah dapet ilham, bisa aja lambat kalo dah gak dapet ilham di tambahin kesibukan masing”..
      kalo akhirnya ntar Yeong Eun ama siapa.. nurut ilham juga.. hehehe….

      gomawo dh baca ama ngsih commen…

  12. lho lho thor koq udah selesai? ? ?
    masalhnya blum selesai thor >_<" kan maslahnya banyak??
    hwaiting thor!!!
    sequelnya ditunggu , 😀

  13. Ah… Gara2 HP aku kagak ada pls_y jdi kagak bisa bc fanfic… Ketinggalan aye… T.T *curcol#plakk…
    Young eun ya!? Bner gak?? Namamu mirip sma aku klo aku Park Young Geun *navia: kagak nanya!!*
    96 Line?? Kita samaan… Blan Januari kah!?
    *makin ngaco nih… Komenan*

    sumpah gantung…
    Ayolah lanjutin. Penasaran nih…
    Key atau Taemin???
    Huwwaa…
    Buat Lia eonni… Cepet dong smedi dignung kidul_y lama bener!!
    Navia & Lia eonni FIGHTING!!

  14. mwo?

    yaampun gantung thor! jadinya nanti endingnya sama Taemin atau Key?
    yang terbaik ajadeh thor, walaupun aku maunya Key mhihihi #plak

  15. kok endingnya gantung bgini ya???
    q kira endingny bakalan sama key lagi,,

    alur ceritanya trlalu cepet & trkesan dpaksakan,,
    tapi bagus kok,,
    moga kritik q nie jadi kritik yg membangun,,

    ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s