Poster_Married By Accident

[Teaser] Married By Accident – Incomplete Marriage’s Side Story

Author : Yuyu

Main Cast :

  • Lee Jinki (Onew)
  • Han Younji

Support Cast :

  • Choi Minho
  • Son Shinyoung
  • Kim Jonghyun
  • Kim Hyunji

Minor Cast :

  • Lee Taemin
  • Hwang Jungmi
  • Key

Genre : Sad, Romance

Length : Chapter

Rating : PG – 15

MARRIED BY ACCIDENT

Onew membuka matanya, sedikit tidak percaya ketika dilihatnya seorang yeoja menutup matanya dengan tenang. Bukan karena ada seorang yeoja yang tiba-tiba berbaring disampingnya, tapi karena yeoja yang berbaring disampingnya, Han Younji.

Dalam keadaan waras, ia pasti tidak akan berani menyentuh yeoja itu, karena ia adalah sahabat Hyunji, tapi kenyataannya saat ini yeoja itu sungguh berbaring ditempat tidurnya, terlihat pulas. Onew membuka sedikit selimut yang menutupi tubuhnya dengan perlahan. Kemeja kotak-kotak hijau yang dikenakannya kemarin kini sudah tak terkancing lagi, tali pinggangnya sudah terlepas dan kancing celana denimnya sudah tak terpasang lagi.

Ia memberanikan diri melirik ke yeoja itu lagi, menyadari bahwa yeoja itu hanya mengenakan tank top hitamnya dengan rambut yang sedikit acak-acakan. Onew meremas rambutnya dengan frustasi, mencoba mengingat apa yang sebenarnya terjadi semalam. Tapi tidak ada yang mampu ia ingat kecuali ia menemani Jonghyun minum di bar langganan mereka, mendengarkan keluhan Jonghyun tentang kepergian Hyunji yang tidak bisa dicegah oleh siapapun.

Lalu ia mengantar Jonghyun pulang–karena ia tidak minum sedikitpun. Ia ingat ia bertemu dengan yeoja itu di perjalanan pulang dan memutuskan untuk berbincang dengan yeoja itu untuk mengetahui sesuatu mengenai Hyunji dan entah bagaimana mereka berakhir dengan keadaan mabuk, ia bahkan tidak yakin bagaimana mereka berdua bisa sampai di kamarnya–di tempat tidurnya. Dan yang terpenting, apa yang sebenarnya mereka berdua lakukan semalam?

Sementara Onew masih sibuk berpikir, yeoja di sebelahnya mulai menggeliat pelan, perlahan-lahan membuka matanya dan menatap Onew yang menatapnya dengan ekspresi yang tak mampu ia ungkapkan. Pintu kamar Onew terbuka, Nyonya Lee muncul diambang pintu, melihat putranya setengah telanjang bersama seorang yeoja dipagi buta.

Onew mendesah pelan, mencium bau masalah yang akan segera menyeruak keluar. Ini memang bukan kali pertama Onew bercinta–kalaupun memang itu yang terjadi pada mereka–tapi ini kali pertama Ibunya merangsek masuk ke dalam apartemen pribadi miliknya dan menangkap basah ia.

“eomma, kita bicarakan nanti, tunggulah aku di luar.” Onew mendorong Nyonya Lee keluar dari kamarnya. Onew menutup pintu agak keras, lalu berbalik menyandar di pintu dan menatap Younji yang membelalak.

“pakailah bajumu, kuantar kau pulang.” Onew mengambil baju Younji yang tergelatak dilantai dan dengan cepat Younji menyambarnya dan berlari ke kamar mandi yang ada di dalam.

***

Onew duduk sendirian di bar langanannya. Beberapa yeoja mencoba untuk menarik perhatiannya, tapi ia terlalu fokus dalam pikirannya sendiri dan tidak mempedulikannya. Sebuah sentuhan hangat dipundaknya menarik lamunannya. Onew sedikit menoleh ke belakang, melihat Younji berdiri di belakangnya.

“duduklah.” pinta Onew masih kembali menatap lurus dan meneguk minumannya dalam satu tegukan.

“waeyo?” Younji duduk di samping Onew, sedikit bertanya-tanya apa yang ingin dikatakan namja itu. Sudah beberapa hari berlalu sejak pagi memalukan di apartemen Onew dan sekarang mereka kembali bertemu. Meski mereka berdua sudah mencoba menyakinkan diri masing-masing bahwa mereka belum melakukan apapun, tetap saja rasa canggung menghinggapi mereka.

Onew meneguk minumannya lagi, sebelum akhirnya ia membuka mulut,  ” Ayo menikah.”

“ne??” tanya Younji tidak mempercayai apa yang baru saja ia dengar.

“menikahlah denganku. Meski kejadian beberapa hari yang lalu kita anggap tidak terjadi, tapi aku tidak bisa. Meski kita sungguh belum melakukannya, tapi aku yakin aku sudah menyentuhmu, dan aku harus bertanggung jawab untuk itu. Jadi, menikahlah denganku.

Onew menatap Younji dengan serius, menegaskan kata-katanya sendiri. Onew kembali mengingat reaksi Nyonya Lee setelah ia mengantar Younji pulang hari itu, ia pikir Nyonya Lee akan memarahinya habis-habisan tapi yang terjadi justru sebaliknya. Nyonya Lee dengan bersemangat memeluk Onew dan segera menyuruh Onew menikahi Younji. Yah, jangan salahkan Nyonya Lee kalau ia bukannya marah melihat anaknya bersama dengan yeoja lain terbangun di pagi hari karena diam-diam Nyonya Lee merasa cemas pada Onew, ia agak meragukan seksualitas anaknya karena ia selalu menempel pada Jonghyun. Nyonya Lee takut kalau Onew justru pencinta sesama jenis, hal itu tidak boleh terjadi karena Onew adalah pewaris tunggal keluarga Lee dan itu berarti ia harus menghasilkan penerus berikutnya. Jadi bisa kalian bayangkan bagaimana senangnya Nyonya Lee ketika tau anaknya ternyata adalah namja normal?

***

Onew duduk di kursi tunggu di depan ruangan dokter. Ia terlihat tenang, meski sesungguhnya ia agak panik. Sejak beberapa hari ini, Younji terlihat tidak sehat dan Nyonya Lee mengasumsikan Younji hamil karena ia terus terusan merasa mual. Maka di sinilah mereka berakhir, rumah sakit.

Pintu ruangan terbuka, Younji keluar dan berjalan perlahan sambil memegang selembar kertas putih yang berisikan rincian kesehatannya. Onew bangkit dari duduknya dan menghampiri Younji, mencoba untuk tetap bersikap tenang.

“aku… hamil..” Sahut Younji pelan.

Aliran adrenalin Onew mengalir deras mendengar kata-kata itu. Ia tidak mengerti, bagaimana mungkin Younji hamil padahal ia yakin mereka belum melakukan sesuatu yang sampai sejauh itu. Dan tentu saja mereka bahkan tidak pernah saling menyentuh setelah mereka menikah. Mungkinkah ketika itu mereka memang telah melakukannya? Mungkinkah memang Onew yang tidak menyadari bahwa ia telah menabur benihnya di rahim Younji?

Ia bukan tipe namja yang memuja-muja kehidupan pernikahan, ataupun keluarga kecil yang akan ia miliki kelak. Tapi bayangan seorang bayi yang hadir dalam keluarga barunya terasa menyegarkan. Tidak terbayangkan rasanya sembilan bulan lagi akan muncul makhluk kecil yang akan menjadi tanggungjawabnya. Di luar dugaan, perasaan itu sangat menyenangkan. Senyum kecil mengembang diwajah Onew, perlahan-lahan merekah namun suara Younji menghentikannya.

“anak ini… anak Minho.” ucap Younji terbata-bata. Onew memandangnya dengan dingin, mulai mengerti kata-katanya.

Ia ingat siapa Minho itu, kekasih Younji yang sempat melangkah bersamanya ke depan altar, tapi Younji membatalkannya tepat dihari pernikahan mereka. Apa yang terjadi hingga ia bisa menggandung anak Minho? Ia pikir yeoja dihadapannya adalah seorang yeoja lugu yang belum pernah disentuh oleh siapapun.

Selain desakan dari Nyonya Lee, pikiran itulah yang mendesaknya untuk bertanggung jawab dan menikahi yeoja itu. Tapi apa yang terjadi? Ternyata yeoja itu tidak sepolos yang ia pikir. Amarah melonjak naik hingga ke ubun-ubunnya, tapi Onew mencoba untuk tenang. Setidaknya ia tidak ingin menunjukkan emosinya pada yeoja itu, yeoja yang telah membohonginya. Onew mengendarai mobilnya dengan diam sementara Younji terus mengelus perutnya yang masih datar dan tak henti-hentinya tersenyum.

Onew pernah bersumpah bahwa ia tidak akan jatuh cinta lagi, dan bukan berarti ia telah jatuh cinta pada yeoja ini. Hanya saja, tolol rasanya karena ia terjatuh di lubang yang sama meskipun ia sudah berjalan di tempat yang berbeda.

***

Tidak ada airmata, tidak ada teriakan histeris. Younji hanya terdiam, dengan pandangan kosong mendengarkan berita yang baru saja disampaikan Nyonya Lee dengan derai airmata.

Ia keguguran, ia telah menghilangkan sebuah nyawa yang sudah ia cintai bahkan sebelum ia sungguh-sungguh bisa merasakan kehadiran nyawa itu. Onew menatap Younji tanpa berkedip, bersiap-siap melihat airmata Younji. Tapi tidak ada. Tidak ada airmata, tidak ada teriakan, tidak ada penyangkalan. Onew bahkan ragu kalau Younji benar-benar mendengarkan apa yang baru saja Ibunya katakan.

Nyonya Lee tidak bisa menahan perasaannya dan berlari keluar ruangan untuk menangis sepuasnya, kehilangan cucu pertamanya–meski ia tidak tau bahwa anak yang dikandung Younji bukanlah milik Onew. Onew mendekati Younji, ingin mencoba mencari tau apa yang sesungguhnya dirasakan yeoja itu. Onew terdiam, tidak tau bagaimana caranya untuk memulai pembicaraan ketika terdengar derap langkah yang berat dan semakin mendekat ke ruangan Younji lalu muncul sesosok namja dengan nafas tersengal-sengal dan keringat yang mengucur deras disekitar wajahnya.

Onew membalikkan badannya dan menatap sosok itu, yang hanya terfokus untuk menatap Younji. Namja itu mendekati Younji, lalu memeluknya tanpa mempedulikan kehadiran Onew sang suami.

Detik itu, tangis Younji pecah. Raungannya memenuhi seisi ruangan, menyayat hati Onew dan namja itu.

“waeyo? Kenapa Tuhan selalu mempermainkanku!? Kenapa aku harus kehilangan bayiku?? Kenapa?” Teriak Younji disela-sela isakannya.

“sssh, tenanglah, Younie-ya, tenanglah.” bisik Minho ditelinga Younji. Tangan Minho bergerak naik turun dipunggung Younji untuk menenangkannya, sementara tangan lain mengusap rambut Younji dengan pelan.

“kenapa kau lakukan ini padaku, kenapa Choi Minho!!?” teriak Younji lagi.

Sudah cukup bagi Onew, sudah cukup apa yang dilihatnya saat ini. Onew melangkah keluar dari kamar inap Younji tanpa menoleh sedikit pun. Ia ingin segera menghilang dari tempat itu, berhenti mendengarkan isakan Younji–yang ternyata justru bersandar pada namja lain, bukan dirinya.

Onew terduduk ditangga darurat rumah sakit, ia menundukkan kepalanya dan setetes airmata melesat turun. Emosinya campur aduk, tangisan Younji, pemandangan yang ditunjukkan oleh matanya. Ia pernah bersumpah tidak akan jatuh cinta lagi–pada siapapun, tapi kini tanpa ia sadari hatinya kembali terpaut pada seorang yeoja.

Tidak mungkin baginya untuk memberitau Younji mengenai perasaannya karena jelas Younji masih menyukai Minho, hanya saja ia tidak mengerti mengapa Younji membatalkan pernikahannya dengan namja itu jika ia masih sangat menyukainya?

Apa yang bisa ia lakukan sekarang? Bersikap biasa, jelas ia tidak bisa.

Menghindar, hanya itulah satu-satunya cara yang mampu ia lakukan saat ini. Menghindar lalu membunuh perasaannya sendiri.

END OF TEASER

Hai !! Aku kembali !!

Nah, sekarang aku mau nongolin teaser MBA dulu nih, sekalian kasih tau para readers kalo aku masih hidup =P

Buat yang belum baca Incomplete Marriage, disarankan utk baca itu dulu sebelum baca MBA ..

Kenapa?? Karena di MBA aku gak bakal buat awal mula Onew dan Younji bertemu, tapi langsung lanjut dari IM..

Kalo berdasarkan IM, bisa dibilang, kisah MBA ini berlangsung selama setahun (atau dua ya?? gak inget nih) kepergian Hyunji ke Paris..

Jadi, sangat diharapkan utk baca IM sebelumnya, jadi gak ada pertanyaan seperti ‘apa hubungan dia dan dia?’ ‘bagaimana mereka bisa bertemu’ ‘dll’

Part 1 utk MBA akan di publish segera setelah TPN tamat, jadi bersabar ya^^

Nah, karena udah menyinggung soal TPN, pasti bakalan ditagih >.< mian, masih belum selesai (baru jadi sekitar 89%) Masih di tunggu kan!?

*sedikit curcol* akhir-akhir ini aku emang lebih sibuk dengan kehidupan sehari-hari dibandingkan dulu yang bisa selesaiin satu chapter dalam dua atau tiga hari paling cepet..

Dan gak tau kenapa, susah banget dapet feel nya ==’ Tapi, TPN gak bakal gantung kok !!

Oke !? Masih mau nungguin TPN kan? MBA juga ditungguin ya =D

©2011 SF3SI, Yuyu.

This post/FF has written by Yuyu, and has claim by her signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

126 thoughts on “[Teaser] Married By Accident – Incomplete Marriage’s Side Story

  1. Hei, aku ternyata udah pernah baca ff ini! ^^
    Mian baru komen hehe

    Ternyata ini tuh sidestory ya..
    Pantesan, waktu itu aku baca aku selalu bertanya” kok tiba” begitu, knp dia, dia siapanya dia, dll. Waktu baca IM pas cerita ttg Onew jg, kok kayak tau sama Onew yg disini ya, nama ibunya lah, atau panggilan u/ ibunya, ternyata memang benar..,,
    Baru sekarang mengerti~ hihi

    Good job! Nice ff!! ^^
    Lanjutkan! Keep writing n fighting! =)

  2. La la o la la
    Lagi2 onew menangis.. terlalu banyak adegan onew nangis di ff. Mungkin karena cocok kali yah ..

    Aku lanjut dulu deh. ..^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s