Hey, Can You See My Heart – Part 9

Title    : Hey, Can You See My Heart  part 9

Cast    : Choi Minho, Kim Jong Eun, Lee Taemin, Kim Jonghyun, Kim Kibum, Lee Jinki, Lee Yoora, Park RaeNa

Genre : Romance

Rate    : PG15

Author: Mutiaadha

 

Minho POV

“Oppa” Rae Na baru saja datang dan kemudian menggandeng tanganku erat “Nanti pergi yuk!”

“Kemana?” aku sibuk mengikat tali sepatuku, sebentar lagi aku ada latihan basket.

“Aku mau beli baju baru untuk acara minggu depan”

“Ahh begitu. Tapi jangan hari ini, aku ada latihan”

Rae Na menatapku sebentar.

“Jadi kau lebih memilih latihan daripada aku?”

“Mwo?”

“Aku kan beli baju untuk dipakai diacara pertandingan basketmu minggu depan!!!”

Aku menarik nafas pelan “Ne arraseo, tapi jangan hari ini, aku tidak bisa!”

“Aku tidak mau tau, pokoknya harus hari ini!” Rae Na menarik tanganku pergi “Kkaja!”

“Rae Na, jebal jangan hari ini. Aku bisa kena marah Siwon seosengnim”

“Kau itu sudah berlatih keras, kalau sekali dua kali bolos ya tidak masalah, sudah jangan banyak alasan lagi!”

Aku pasrah. Memangnya aku bisa apa lagi?

Rae Na mengajakku ke shop center, Ia membeli beberapa baju setelah sebelumnya mencoba banyak baju yang dianggapnya bagus dan kemudian meminta pendapatku.

“Yang ini bagaimana?” Rae Na menunjuk sebuah dress berwarna hitam yang panjangnya selutut.

“Bagus” komentarku singkat.

“Yang ini, Oppa?” kini Ia menunjuk sebuah atasan ungu dan rok hitam -yang entahlah apa namanya aku tidak tau- padaku.

“Bagus”

“Bagusan yang mana?”

“Yang mana saja bagus”

“Haish kau tidak bisa memilih. Ya sudah sebaiknya aku cari yang lain lagi!”

Haish.

Benar-benar menyebalkan

Harusnya tadi aku tunjuk salah satu saja agar dia cepat selesai. Jujur saja, aku tidak pernah suka ikut shoping seperti ini. Aku paling malas berjalan-jalan, memilih baju, mencobanya, lalu tidak jadi membeli dan mencari baju lain. Itu buang-buang waktu saja, cuma orang bodoh yang melakukan itu!

Untung saja Jong Eun tidak seperti itu. Tunggu…. Jong Eun? Kenapa aku memikirkannya? Aku dan dia kan sudah berakhir. Tapi kalau dipikir-pikir, kenapa aku baru menyesal sekarang ya?

Setidaknya, Jong Eun tidak pernah menyuruhku bolos latihan untuk menemaninya, Ia juga tidak pernah memintaku menemaninya berbelanja. Ia pengertian sekali, tidak seperti… Rae Na.

Haish, tapi memangnya ada hubungan apa aku dan Rae Na? aku tidak pernah memintanya menjadi yeoja chinguku, sampai sejauh ini kami hanya berteman dan tidak pernah lebih dari pada itu. Jadi seharusnya aku punya hak untuk meolak ini semua kan?

“Oppa!” haish. suara itu lagi.

“Ne”

“Ini aku sudah selesai”

“La…lalu?”

Rae Na mengarahkan matanya pada kasir yang sibuk menghitung jumlah harga dari seluruh belanjaannya.

“Ak.. aku yang bayar?”

“Hehe. Cepat ya aku tunggu di depan” Rae Na pergi meninggalkanku yang kini dengan pasrah mengeluarkan kartu kreditku. Aku menarik nafas pelan. Dan satu hal lagi, Jong Eun tidak pernah membuatku bangkrut seperti ini.

***

Jong Eun POV

“Kau makan dulu ya?” Taemin sudah menawariku makan untuk kesekian kalinya, tapi aku tetap tidak mau.

“Haish nanti kau sakit, terakhir makan semalam kan?”

Aku tetap menggeleng. Entahlah semenjak putus dengan Minho oppa, nafsu makanku berkurang, aku juga tau dimana letak hubungannya, tapi itulah yang sebenarnya terjadi padaku (?)

“Pertandingan basket antar sekolah” Yoora membaca sebuah brosur yang kemudian ditunjukannya padaku “ini pertandingannya?”

“Minggu depan kan? Ya Jong Eun kau mau datang?” Tanya Taemin padaku.

“Sepertinya tidak”

“Kenapa tidak, apa karena ada Minho?” Yoora menatapku tajam.

“Seharusnya kau memanggil dia oppa” koreksiku.

“Siapa yang perduli?!”

“Tapi bukankah waktu itu kau bilang akan datang dan mendukungnya penuh?”

“Itu… itu dulu saat aku masih menjadi yeojachingunya” kataku sedikit tertahan “ya! Sudahlah aku tidak ingin membahasnya”

“Kau harus datang Jong Eunah~”

“Ya kau harus datang!”

Mwo? Ada apa dengan kedua temanku ini?

“Jangan mencari alasan untuk menghindar” Taemin menepuk-nepuk pundakku “kau harus buktikan padanya kalau hidupmu terus berjalan tanpannya”

“Dan buktikan pada Rae Na kalau kau tidak selemah yang Ia kira”

“Ada apa menyebut-nyebut namaku?” suara itu tiba-tiba muncul. Dari suaranya, aku sudah tau siapa pemiliknya, tidak usah ditanya lagi. “kalian membicarakanku dibelakang?”

“Ya siapa yang membicarakanmu?” Yoora menatap sinis Rae Na.

Aku menatap Rae Na sebentar sambil kemudian meyakinkan diriku untuk melakukan sesuatu padanya. Aku ingin berbicara padanya, aku ingin meminta penjelasan darinya.

“Rae Na, bisa kita bicara?”

***

“Kau mau bicara apa? Mau menyalahkanku?” Rae Na langsung to the point. Ya aku tau, dia memang bukan orang yang suka berbasa-basi.

Aku menggeleng “Aku ingin bertanya padamu.. apa kau mencintai.. Minho oppa?”

“Tentu saja”

“Jadi… itu alasannya kau melakukan ini?”

“Ya” jawab Rae Na tanpa rasa bersalah sedikitpun.

“Kenapa kau melakukan itu padaku? Kenapa kau tega?”

Ia tersenyum meremehkan “Aku tidak melakukan apapun Jong Eun. Minho oppa lah yang meninggalkanmu, dan memilihku”

Minho oppa yang meninggalkanku? Entah kenapa kata-kata itu terasa menyakitkan untukku.

“Tapi.. kenapa.. maksudku, kau kan sahabatku..”

“Coba saja kau pikirkan apa alasan dia meninggalkanmu” Ia menatapku seolah-olah akulah satu-satunya orang yang bersalah dalam hal ini.

“Apa karena Taemin?” tanyaku ragu. Aku jadi ingat dengan kata-kata dua yeoja yang di perpustakaan kemarin.

“Bingo!”

Aku terdiam mencoba mencerna ini semua. Memangnya apa yang aku lakukan bersama Taemin, aku dan dia hanya bersahabat, tidak lebih.

“Kau selalu mementingkan Taemin daripada Minho. Itulah yang membuatnya meninggalkanmu, jadi jangan salahkan aku karena hal ini”

“Aku…”

“Harusnya kau sadar sejak awal”

“Tapi aku dan Taemin tidak ada hubungan apapun, Taemin hanya sahabatku” mataku hudah mulai berkaca-kaca.

“Tidak perduli ada hubungan apa kalian, sekarang juga sudah terlambat untuk mengubah semuanya”

Haish

Mengapa kepalaku tiba-tiba pusing ya?

“Rae Na~” ucapku sambil memegangi kepalaku yang terasa sakit.

“Kau ingatlah berapa kali kau membuat Minho menunggumu, berharap kau datang untuk menghabiskan waktu bersamanya, tetapi kau malah asik dengan duniamu bersama Taemin. Tidak perduli seberapa dekatnya kalian, bahkan sampai kalian berteman sejak dulu pun itu tidak berpengaruh. Kau seharusnya tetap mementingkan namjachingumu sendiri dari pada sahabatmu” Rae Na semakin membuat kepalaku hampir meledak “Saat Jonghyun oppa kecelakaan, kau tidak memberitau Minho oppa, saat Minho mencarimu kau malah pergi bersama Taemin, padahal Ia membuatkanmu pizza yang sangat enak”

“Membuatkan aku pizza?”

“Ne. Bentuknya love dan rasanya sangat enak” kulihat Rae Na juga hampir menangis “aku iri padamu Jong Eun, aku iri kau memiliki namjachingu yang sangat perhatian padamu, tetapi mengapa kau menyia-nyiakan orang sepertinya. Apalagi yang kau cari, dia tampan, pintar bermain basket dan sangat perhatian, apalagi yang kurang?”

Haish kepalaku

Kenapa rasa sakit ini semakin menjadi-jadi.

“Paboya. Jeongmal paboya. Kim Jong Eun pabo. Kau sangat bodoh karena telah menyia-nyiakan orang seperti Minho. Untuk itu, aku tidak akan melepaskanya lagi untukmu, aku tidak perduli dengan semua orang yang mengatakan kalau aku sangat jahat padamu, aku tidak perduli lagi. Aku hanya ingin memberikan apa yang Minho oppa tidak pernah dapatkan darimu”

“Rae Na, aku… aku pikir, aku harus kembali kekelas, kepalaku sakit sekali..”

“Kenapa? Kau mau menghindar hah? Kau takut, iya? Kau takut karena semua yang ku katakan benar?”

“Rae Na, aku tidak kuat lagi, kepalaku….”

Bruk

Yang aku tau saat itu aku pasti sudah terjatuh dan semuanya terasa begitu gelap, aku tidak dapat menginggat apa-apa lagi.

***

Minho POV

“Apa yang kau lakukan sih sampai membuatnya seperti itu?” aku menatap Rae Na dengan pandangan tajam, kenapa Ia bisa membuat Jong Eun pingsan seperti itu, sebenarnya apa yang terjadi diantara mereka?

“Aku tidak melakukan apa-apa, Oppa!”

“Tapi Ia pingsan saat sedang bersamamu!”

“Sudah kubilang, aku tidak melakukan apapun, Ia pingsan begitu saja ketika aku sedang membahas masalahmu!”

“Masalahku?”

Rae Na mengambil posisi duduk disebelahku, kemudian memandangku dengan tatapan yang sulit kujelaskan.

“Ne, masalah kenapa kau mengakhiri hubungan kalian”

“Apa yang kau ceritakan sampai Ia pingsan?”

“YA OPPA!” Ia berteriak dan membuat kupingku terasa pengang “Kenapa kau mengkhawatirkannya? Pacarmu sekarang aku!”

Aku menatap Rae Na tajam. Jadi ia benar-benar menganggap kalau kami berpacaran? Haish yeoja ini benar-benar..

“Rae Na, kita tidak memiliki hubungan apapun, kau tahu itu?”

“Lalu hubungan kita selama ini kau sebut apa? Kau meninggalkan Jong Eun bukankah karena kau mencintaiku?”

Aku terdiam, tidak ingin membahas masalah ini, setidaknya untuk sekarang. Pikiranku terlalu pusing untuk memikirkan masalah yang satu ini. Saat ini yang aku khawatirkan adalah kondisi Jong Eun. Aku tidak tau kenapa aku sangat mengkhawatirkan keadaan Jong Eun sekarang, aku hanya takut terjadi sesuatu padanya. Aku takut jika apa yang menimpanya saat ini karena aku.

“Aku… gara-gara aku Ia jadi seperti ini kan?”

“Oppa, jangan menyalahkan dirimu, ini semua tidak sepenuhnya kesalahanmu”

Aku menggeleng pelan. Mau ini semua salahku atau bukan salahku aku tetap merasa bersalah pada Jong Eun. Aku merasa menyesal sekarang, aku menyesal telah membuatnya seperti ini.

“Oppa, kau tidak perlu khawatir, semuanya akan baik-baik saja, aku rasa Jong Eun pingsan karena kelelahan dan itu tidak ada hubungannya sama sekali denganmu, jadi kau tenang saja” Rae Na mengenggam tanganku erat “Sehabis masalah ini selesai, kita bisa menjalankan hidup kita seperti biasanya. Jong Eun sudah menyadari kesalahannya, jadi aku rasa dia tidak punya alasan lagi untuk menuduhku telah merebutmu darinya, dan kita bisa memulai semuanya dari awal, tidak akan ada lagi yang bisa mengganggu hubungan kita”

“Rae Na, sepertinya aku agak kurang sehat, aku kembali kekelas dulu ya” kataku mencari alasan menghindarinya. Aku harus menyelesaikan  kesalahpahaman ini secepatnya, tetapi tidak sekarang.

“Kau sakit? Ya Tuhan mau ku bawakan obat?”

“Ani, gwaenchanayo. Aku pergi dulu” aku berlalu pergi tanpa menghiraukannya yang beberapa kali meneriaki namaku.

***

Taemin POV

“Tidak bisa, aku harus memberi pelajaran untuk bocah itu!” kulihat Jonghyun hyung sangat emosi ketika melihat dongsaengnya terbaring lemah dikasur perawatan uks sekolah.

“Hyung, sabar hyung!”

“YA TAEMIN BAGAIMANA AKU BISA SABAR!”

“Engh?” kudengar suara Jong Eun kemudian. Ia kini sudah sadar, sekarang sedang berusaha membuka matanya. “Ada apa ribut-ribut?”

“Hyung kau membangunkannya” kataku sedikit menatap Jonghyun hyung yang kini mematung diam seribu bahasa “Jong Eun, gwaenchana?”

“Ne, gwaenchanayo. Hanya kepalaku terasa sakit sekali dan tubuhku lemas”

“Itu karena kau belum makan apapun sejak pagi” aku duduk dibangku tempat tidurnya dan menggengam tangan kecilnya yang putih dan dingin itu “Mau kuantar ke rumah sakit sekarang?”

“Aniyo Taemin, tidak perlu, aku hanya kurang istirahat saja” Ia kini beralih menata Jonghyun hyung “kau kenapa Oppa?”

“Gwaenchana, aku hanya sedang melamun!” Jonghyun hyung mengecek temperatur panas Jong Eun “panasmu turun, apa kau sudah baik-baik saja sekarang?”

“Agak baikan, Oppa!”

“Sekarang makan, jangan menolak lagi” Aku kini mengeluarkan bekal makanku yang sengaja kubuatkan untuknya “Aku suapin ya?”

“Aniyo, aku bisa sendiri” Ia merebut kotak makan dari tanganku “aku kan bukan anak kecil lagi”

“Jong Eun!!!” tiba-tiba saja Yoora datang, Ia tampak khawatir sekali dengan keadaan Jong Eun saat ini “gwaenchana?”

“Ne”

“Haish mianhae aku baru kesini, tadi aku sedang asik mengobrol dengan Jinki jadi tidak tau kalau kau pingsan, untuk Sulli memberitauku, hah tapi kau benar-benar tidak apa-apa kan?”

“Aku baik-baik saja, Yoora gumawo sudah mengkhawatirkanku”

“Taemin!” tiba-tiba saja Jonghyun hyung mengisyaratkanku untuk keluar mengikutinya. Kubalas dengan anggukan pelan.

“Yoora, titip Jong Eun sebentar ya, aku ada urusan dengan Jonghyun hyung”

“Ne, tenang saja”

Jonghyun hyung menungguku diluar uks, dan Ia langsung buru-buru menarikku entah kemana.

“Hyung, mau kemana?”

“Bantu aku cari Minho

“Mwo?!”

“Aku ingin buat perhitungan padanya”

“Gureyo?” Aku menggelengkan kepalaku, tidak mengerti dengan jalan pikiran Jonghyun hyung kali ini “kau tau ini dimana, ini disekolah, kalau kau berkelahi kau bisa kena hukuman hyung”

“Tidak masalah hukuman seberat apapun akan kuterima, daripada harus melihat dongsaengku seperti itu karenanya”

“Hyung..”

“Taemin, aku tau kau juga kesal kan dengan sikap Minho yang seperti ini, kalau begitu kenapa tidak bersama-sama saja kita memberi pelajaran padanya, dan pada siapa itu yeojachingunya?”

“Rae Na”

“Yah siapalah itu tidak penting!”

“Hyung, kau tau, kekerasan juga tidak akan menyelesaikan masalah”

Aku merasakan tatapan Jonghyun mengarah padaku, tapi aku tidak perduli, aku akan tetap mencegahnya. “Lalu kau ingin diam saja melihat Jong Eun diperlakukan seperti itu?” Jonghyun hyung menggelengkan kepalanya “tidak bisa, aku tetap harus memberinya pelajaran”

“HYUNG!” teriakanku tak juga mengyurutkan niatnya, aku -yang sebenarnya ragu- pun segera berlari mengejarnya.

“Kau lihat Minho dimana?” tanya Jonghyun hyung pada beberapa namja yang sedang berdiri di depan koridor kelas Minho. Namja itu menggeleng, dan Jonghyun hyung kembali melanjutkan mencari Minho. “kau lihat Minho?” Ia kini bertanya pada seorang yeoja yang diyakininya adalah teman sekelas Minho.

“Di toilet, aku baru saja bertemunya di depan toilet tadi”

“Ne, gumawo ya” Jonghyun hyung langsung berlari menuju toilet.

“Haish, hyung!” aku kembali mengejarnya, sungguh aku harus segera mencegah Jonghyun hyung sebelum sempat Ia menemukan Minho.

“YA CHOI MINHO!” Teriak Jonghyun hyung ketika berhasil menemukan Minho ditoilet.

“Jonghyun hyu-” belum sempat Minho menyelesaikan kalimatnya, Jonghyun hyung sudah meninju keras wajah Minho yang kini menyebabkan darah segar mengalir dari bibirnya.

“Hyung” aku segera memegangi Jonghyun hyung agar Ia tidak melakukan hal-hal lain yang dapat membuat Minho makin terluka parah. Awalnya agak susah memegangi Jonghyun hyung karena tenaganya sangat kuat sedang badanku kurus begini, tapi untungnya namja yang kebetulan saat itu lewat langsung membantuku memegangi Jonghyun hyung.

“Lepaskan Taemin, aku ingin memukulnya lagi!”

“Hyung”

“Ya Choi Minho, apa yang kau lakukan pada adikku sampai dia jadi seperti ini hah?”

“Ak.. aku..” kulihat Minho hanya bisa terdiam sambil memegangi mulutnya yang berdarah.

“Hyung sudah hyung sebaiknya kita pergi” aku langsung menarik Jonghyun hyung pergi dari hadapan Minho, aku benar-benar tidak ingin terjadi keributan disini.

“Ya awas kau Choi Minho!”

“Hyung tenanglah jangan emosi seperti ini” komentarku ketika kami sudah berada di taman belakang sekolah. Aku sengaja membawanya kesini, semoga saja udara sejuk disini dapat menenangkan Jonghyun hyung.

“Harusnya tadi kau biarkan aku meninjunya sampai wajah sok kerennya itu babak belur!”

“Hyung, kalau kau melakukan itu, apa kata Jong Eun nantinya? Melihat oppanya sangat kejam, aku yakin sesakit-sakitnya Jong Eun, Ia juga tidak ingin melihatmu melakukan ini”

Jonghyun hyung terdiam, Ia hanya menatap lurus ujung sepatunya sambil seperti sedang merenungkan sesuatu. “Aku..” Ia menggantungkan kalimatnya sambil kemudian menatapku dengan mata yang berkaca-kaca.

“Hyung?! Kau.. kau menangis?” aku seperti tidak mempercayai ini, aku tidak pernah melihat Jonghyun hyung menangis seperti ini, selama aku mengenalnya aku belum pernah melihat air mata jatuh dari kedua pelupuk matanya. Jika matanya sudah berkaca-kaca seperti itu aku yakin bukan karena Ia cengeng atau lemah, tapi karena luapan emosinya yang sudah tak terkontrol. Terkadang aku juga suka menangis jika sedang kesal.

“Aku… aku hanya.. aku hanya takut jika seseorang menyakiti Jong Eun. Dia adikku satu-satunya yang kumiliki, aku benar-benar tidak ingin orang lain membuatnya bersedih seperti itu”

“Hyung, aku mengerti..”

“Selain sudah berjanji dengan kedua orangtuaku untuk menjaganya, aku juga sudah berjanji pada Jong Woon hyung untuk melindungi Jong Eun”

Aku bisa mengerti, sungguh. Apalagi sejak kematian Yesung hyung beberapa belas tahun yang lalu, Jonghyun hyung hyung benar-benar menjadi overprotected pada Jong Eun.

“Sebelum meninggal, Jong Woon hyung berpesan padaku untuk selalu melindungi adik perempuan kami satu-satunya, karena itu aku tidak pernah suka jika ada yang menyakitinya” kini Jonghyun hyung mengelap air matanya yang masih tertahan disudut matanya “Aku hanya sangat menyayangi adikku. Aku sangat menyanginya”

TBC

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

39 thoughts on “Hey, Can You See My Heart – Part 9”

  1. Waaaa , pgdn jdi adx nya jjongpa ..
    Perhatian bgt , dy ama jong eun ..
    Sebegitt sygnya .. Jdi pgen punya oppa kyk jjongpa ..

  2. Jujur, aku belum baca dari part I . Haha, tapi aku agak nyambung ma ceritanya tanpa baca part I . *hebat.* :p .
    Sampek brapa part thor? Lanjutin lagi ya? Oke oke?

  3. Uaaaa!!!!!
    Jjong…….kau baik sekali jjong :’:”’
    Minho!!!! Dia banding2in jong eun sama rae na!
    Dia….nyeselllll
    Aigoooooo cepet minta balikan cepet!!

  4. Ouch! Jinja!
    Minho, neo jeongmal nappeun namja!!!

    Buk..buk..buk…
    #ikut gebukin Minho

    Lnjutan.y jgn lama2 ya, author…
    #colek2 author

  5. Aku juga mau dong jadi adeny jjong oppa..hahaha *ngareep 🙂
    yaaa ampun minho cepat lekas minya balikan itu dari pada nyesel..keke
    chingu cepat ya lanjutannya,penasaraaan 😀

  6. Joong!!
    Jangan gitu laah
    Mending urusin jong eun
    Ih sumpah raena
    Malu dong maluuuu
    Cewenya minho? Bukan
    Sahabat yoora ama jongeun? GAAKAAN
    Jahat banget si
    Udah gitu matre lagi
    Dasarrr -_-
    Lanjutttt !! ^^

  7. love you jong oppa,,pngn puna oppa kaya jong,huhuhu
    tipe oppa idaman aku tu…
    Deuh minho skrg nyesel yg ninggalin jong eun..embat ajjah tu rae na yg sok,,

  8. dihh minhony nyebeliiiin . renanya pengen gue buang ke jurang nih . udaah jong eun sama taemin ajaaa . jangan samaaa minho . next part >.<~

  9. akhirnya part ini datang jga…
    ya ampun makin hari bcanya mkin kesel sma Minho 😦
    Kalo emg syng sma Jong Eun knpa sih ga balikan ajja trus jelasin sma Rae Na biar tuh cwek tahu rasa…
    kegatelan sih d’kira Minho suka apa sma dia…
    klo gtu mending Jong Eun sma Taemin ajja soalnya kan Taemin lebih perhatian 🙂
    buat part selanjutnya d’tnggu ya author 🙂

  10. sebenernya minho ningalin jong eun karena taemin suka juga kan sama jong eun
    terus rae na cuman jadi pelampiasan …tpi rae na menganggap bahwa jong eun yg salah ..

    huwaa jjong … aku mau deh jdi ade mu…
    perhatian banget …

    next partnya ya …

  11. huaaaa jjong so sweet bangeet :”))
    authoorr buat si Jong Eun balikan sama minho dong yayayaya :((
    gomawoo ;;)
    aku tunggu lanjutannya thoor ~

  12. jjiah… minho baru nyesel. nappeun saram~~
    Jong Eun sama taemm aja~ ya,ya,ya?? *auhtor : terserah w! w yg bikin!*
    hehe.. lanjutt~ daebak~~

  13. MAMPUS LO!!!!! MAMPUS!!!!
    UDAH JONG EUN KENAPA KAMU MASIHHHH AJA KAYAK GITU HE??? BIAR TAU RASA TUH SI MINHO….. grrrr…. bikin tensi naek aja.
    Jadi suka jjong di sini.. omoooo dia perhatiaaaaaaaan banget!! XDDDD

    YAAA!! RAENA ITU DIGANTUNG, BUANG KELAUT AJA NAPA SIH????? ==

    LANJUTANNNYAAA!!!! XDDD

  14. wahhhh daebak! Lanjuuuut asap!

    Aku jadi pengen punya kakak kayak Jonghyun kkk.
    Ada yesung oppa juga! Baru nyadar namanya sama an ya keluarga Kim. Kim Jong Woon (Yesung), Kim Jonghyun, Kim Jong Eun. Daebak!

  15. Ini Minho kesambet setan apa sih???? koq sampe mutusin Jong Eun!!! cinta sama Rae na nggak, cemburu sama Taemin? ga jelas! Minho payah! 😦
    Lanjutannya thor…jangan lama-lama ya….#Maksa
    Aku penasaran alasan jelas si Minho mutusin Jong Eun + kasian sama Taemin karena harus gejar Jong Eun yang hatinya jelas-jelas masih sama Minho.
    Next part ya Thor…. 😀

  16. Pengen deh pux kakak kayak jjong!!!!
    Akhirx minho nyesel udah mutusin jong eun…
    ayo cept minho balikan aja sama jong eun terus raena buang jauh”,,,

    Next part….

  17. Aaaaaaa mutia!! Itu kenapa minho ku jadi jahat bgt??? *jitak minho*
    tapi gpp sih akhirnya putus sama jongeun biar ntar jadi ama taeminnie kkkk -_-v
    overall, ff kamu bagus kok mut! Kamu berhasil membangun emosi reader supaya pada sebel sama Minho dan Raena. Aku aja yg pecinta minho sebel bgt ama minho! Apalagi sama si Raena yg centil+ga tau diri *dibunuh sama org yg punya nama Raena* -_-v Ada beberapa typo jg sih hehe tpi ga terlalu keliatan 🙂
    btw untuk seseorang yg merasa punya nama Raena, sabar yak jadi bahan bulan2an si author ini wkwkwk XD
    bales comment gue mut! Kalo ngga, ga gue restuin ama Taemin!!! *ngancem* *maksa* lol XD

  18. Daebak author^^ Kapan keluar lanjutannya? Aku seneng banget sama FF ini. Coba aja aku jadi Kim Jong Eun, banyak yang perhatian sama dia.. Kkk^^ Aku tunggu banget lhoo lanjutannya.. Hehe☺

  19. Awwwwwww, jjong so sweeeeeetttt.
    Rae na, aiiish, pengen ku tonjok aja tuh anak, ai mnho juga gak bisa tegas! Pengen mukul mino tp, nanti jelek dong, g jadi ah, hehehe
    Next part jn lama2 y thor!!!!!!!!!

  20. Kyaaa~~ envy banget sama jong eun -____- awas tuh raena baboooooo =_=
    pengen bakar raena sekarang jugaa *bawa obor –v aaaa,,, kesel banget smaa minho jugaaak masa dia gak bisa nolak raena oh my gosh -___-

    TAEMIN, KAU DAEBAK (y) Lanjuuutt thooorr!! udah gak sabar
    hooo mau banget jadi dongsaengnya jjong :3

  21. ya!!! aku kepingin jadi dongsaengnya jjong oppa , so sweet owow.
    rae na! sumpeh demiapapun yah
    aye benci bner dgn omgn yang gak dikira-kira lagi
    itu mulut apa kandang frontal(?) sih
    ieuuh, kasian kan jong eun nya
    next partnya jgn lama-lama yah thor ^^

  22. Jjong Oppa so sweeeeet banget!! Hmm masalah cinta segiempat Rae Na-Minho-Jong Eun- Taemin no comment yaaa.
    Bacain comment gue rasa pahala gue nambah nih. hahahaha

  23. CIYEEEEE JONGHYUN /ngelap air mata
    yesung kaka pertamanih ceritanya? asek wkwk
    tp minho……… kok jadi lembeksih disini ;~~;
    ckck taemin boong amat, jjong kan cengengnya gak ketolongan HAHA

  24. pengen nangis dah jadinya gara2 jong care bgt ama adeknya *meluk key*
    minhooo,sadaaar doong…!!! kau balikan ajha ama jong eun hehehe klo masalah taem biarin ajha *plak biasnya sndiri ditelantarin*

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s