[SA] Cresscendo – Part 1

Crescendo – Part 1

Title                 : Crescendo – Part 1

Author             : Choi Eunri a.k.a Miki

Main Cast        : Pairing 2Min (Minho,Taemin)

Support Cast    : Lee Jinki,Kim Kibum,Kim Jonghyun,Jessica,and other cast.

Length             : Series

Genre              : Shounen Ai,Life,Romance

Rating              : PG – 16

Summary         : Apa yang akan terjadi jika seorang pianis muda berbakat yang tak tahu tujuanya bermain   musik  bertemu dengan seorang pianis buta yang jenius dan memiliki kepekaan yang tajam terhadap nada – nada dengan pendengarannya.Akankah mereka bisa menemukan jati diri dan arti musik untuk mereka

 

“Minho..ini partiturmu,,kau pelajari dirumah.Pertunjukan orkes besok kau akan memainkan lagu itu!”,perintah Jinki Sonsaengnim sambil meletakan sebuah kertas partitur di mejaku.

Aku mengambil partitur itu dengan malas dan perlahan membaca judul yang ada di atasnya.Di situ tertulis “Chopin Piano concerto no.1 in E Minor”.Yang langsung membuatku terbelalak setengah mati,Aku tertegun menatap partitur itu.

“Tunggu..sonsaengnim sepertinya kau salah memberikan partitur itu padaku.Partitur itu kan seharusnya di berikan pada…”,ucapanku terputus saat jinki sonsaengnim menyuruhku diam dengan isyarat tangannya.

Jinki Sonsaengnim terlihat membenarkan letak kacamatanya dan menoleh padaku.

“Aku tahu..”,ujarnya tenang.

“lalu..?”

“Aku hanya memintamu memainkanya dua minggu lagi..”,ujarnya lagi masih dengan nada yang tenang.

“Ta…tapi bukankah ini lagu yang cukup sulit untuk di mainkan.Dan waktunya?apa dua minggu cukup untuk bisa memainkanya”,aku mengeluarkan argumenku.

“Choi Minho!!!yang kau perlukan hanya menekan tuts sesuai notasi di partitur itu..seperti ini”, Jinki sonsaengnim mempraktekan gaya orang yang sedang menekan tuts piano.

“Ta…tapi..”,aku masih berusaha mengelak.

“Dua minggu lagi..aku ingin mendengar permainan yang bagus darimu”,ucap jinki sonsaengnim sambil melenggang pergi tak peduli padaku yang semakin frustasi.

“Argghhhhhhhhhh…sial,sial,sial!!!!!”,Aku mengacak – acak rambutku kesal.

Membuat teman – teman sekelasku memandangku heran.

“Apa lihat – lihat !!!!”,gertakku pada mereka.Membuat mereka mengalihkan pandangan mereka sambil ngomel – ngomel sebal.

Aku mengambil tasku dan juga partitur itu lalu pergi ke ruang musik.Fiuhhh…aku bersyukur sekali tak ada yang memakai ruang itu pada saat ini.Aku langsung mengarahkan kakiku ke sebuah grand piano berwarna hitam berkilat yang diam membisu di dekat jendela.Kuletakkan partiturku diatas piano itu dan kubuka perlahan tutup yang menutupi tutsnya.Dan aku mulai berlatih memainkan lagu itu.

Latihan Pertama : Nada yang ku hasilkan sumbang (tidak sesuai harmoni)

Latihan Kedua                 : Sudah membaik tapi aku rasa tidak sesuai dengan tempo

Latihan Ketiga     : Sudah lumayan baik…tapiii permainanku terlihat kasar dan tidak bisa menyesuaikan dengan tempo lagu

“Arghhhh!!!”,Akhirnya aku berhenti.

Setelah tiga kali latihan percobaan aku gagal melulu,,membuatku sedikit frustasi.Akhirnya aku memutuskan berhenti berlatih di sekolah.Aku akan berlatih di rumah saja,pikirku.Aku keluar dari ruang musik dan memutuskan untuk pulang.Namun di sepanjang jalan aku lebih terlihat seperti zombie.Tatapan mata kosong,jalan yang diseret,bahkan jiwaku pun kurasakan telah meninggalkan ragaku.Rasanya hampa sekali.Seumur – umur aku baru pertama kali di suruh memainkan komposisi milik Chopin yang kutahu hanya bisa dimainkan dengan lembut dan dengan komposisi kekuatan yang seimbang.Selama ini aku lebih senang memainkan simfoni milik Mozart*composer music klasik* yang mudah kuikuti.Bahkan semua simfoni Mozart sudah kuhapal hampir seluruhnya.Tapi sekarang apa yang terjadi?Memainkan simfoni Chopin?Aku merasa sedang menyiapkan lubang kematianku sendiri.Aku tak bisa membayangkan apa nanti yang akan di katakan oleh jinki sonsaengnim jika aku tak bisa memainkan lagu ini.

Karya – karya Chopin selama ini sangat terkenal di ranah music klasik sebagai karya musik yang Maestoso**Agung/Megah.Ia di kenal sebagai komposer yang jenius tak kalah dengan Mozart.Dan sekarang aku harus memainkan salah satu karyanya itu.Aku yang seorang Pianis ingusan ini.Aku masih berkutat dengan pikiran bodohku sendiri,menendangi apapun yang menghalangi jalanku.Namun tiba – tiba aku diam terpaku di tengah jalan.Alunan itu terdengar samar – samar,tapi aku masih mengenalinya.Nada itu..Aku berusaha mencari sumber suara itu dan terhenti di depan sebuah toko alat musik tak jauh dari tempatku berdiri tadi.Aku menatap partitur yang ada di tanganku. Melodi itu terdengar semakin menguat dan aku yakin itu berasal dari toko alat musik ini. Aku mengarahkan pandanganku kedalam toko..dan didalam sana yang hanya berbatas oleh sebuah kaca aku melihat seseorang tengah asik memainkan jemarinya di atas piano.Ia terlihat seperti seorang gadis berambut pirang sebahu,jemarinya menari – nari lincah di atas tuts piano.Mungkinkah dia yang memainkanya??Tapi kenapa bisa seindah ini?Melodinya cepat dan teratur meski berkesan liar namun tetap menggelora dan mengesankan.Aku yakin siapapun yang mendengarnya pasti akan berdebar – debar seperti apa yang tengah kurasakan ini.

Selama beberapa saat aku masih memandang kagum pada gadis itu.Dari sini aku bisa melihat ia  sangat menikmati permainannya.Namun kemudian ia berhenti bermain dan menoleh kesamping.Sepertinya seseorang tengah memanggilnya.Dan ia pun berlalu.

Sesampainya di rumah….

Aku masih berusaha berlatih memainkan lagu milik Chopin.Namun masih tetap sama.Semua nada yang ku hasilkan hancur tak sesuai harmoni.Tapi aku masih belum menyerah,,saat sedang mendengarkan lagu ini lewat ipod.Tiba – tiba bayangin gadis pianist itu melintas di kepalaku. Aku berpikir apa dia bisa mengajariku memainkan lagu ini.Dan yah ku putuskan untuk menemuinya besok.kuharap dia bisa membantu.

Keesokan harinya….

Aku sudah memutuskan untuk menemuinya..Entah kenapa firasatku merasa bahwa dia bisa membantu banyak untukku.Namun rupanya niatku itu harus terhalang oleh sesuatu.Jinki sonsaengnim menyuruhku untuk menjadi pengiring Jessica dalam bermain  biola.Dan sekarang aku terjebak berlatih bersamanya disini.Padahal waktu sudah semakin sore.

“Minho maaf ya…aku tak bermaksud menahanmu disini untuk berlatih.. Aku benar – benar minta maaf”,Ucap Jessica meminta maaf padaku saat selesai latihan.

“Tak apa..lagian bukan kau yang salah..”,balasku seramah mungkin sambil menyunggingkan senyum.

Setelah berberes aku berpamitan pulang padanya.Dan melesat menuju toko musik itu.Kuharap aku belum terlambat dan bisa bertemu dengan gadis itu.Tapi sesampainya di sana,aku tak melihat gadis itu disana.Mungkinkah dia sudah pulang.Mengecewakan sekali,padahal aku berusaha datang menemuinya.

“Hei!!kalau jalan hati – hati!!!”,

“Maafkan aku…aku tak bisa melihat”,

Sepertinya ada keributan di jalan.Banyak orang yang berkerumun,karena penasaran aku pun mendatanginya.

“Kalau kau tak bisa lihat,,sebaiknya ajak seseorang untuk menemanimu!!”,aku melihat seorang laki – laki berteriak pada seorang gadis yang sedang memungut belanjaanya yang berhamburan keluar,

“Iya..sekali lagi maafkan saya”,gadis itu berkata lirih

Dan laki – laki itupun berlalu tanpa sedikit menolongnya.Keterlaluan.Gadis itu masih berusaha memunguti belanjaanya yang lumayan banyak.Dan dia terlihat semakin kepayahan.Karena tak tega akhirnya kuputuskan untuk membantunya.

“Ini”,aku memberikan sebuah botol berisi minuman padanya.

“Ah terimakasih..”,ucapnya sambil tersenyum.

Minho POV

Aku memperhatikan wajah gadis ini.Dia lumayan manis dan cantik..Tapi sepertinya aku familiar dengan wajahnya.Tu…tunggu bukankah dia yang memainkan piano di toko itu.Yah gadis ini tapi..gadis itu menatap kearahku tapi sepertinya ia tak menatapku.

“Maaf apa kau bisa melihatku??”,aku melambaikan tanganku ke wajahnya dan ia tak berkedip sama sekali.

“Maafkan aku,,tapi aku ini tak bisa melihat tuan,,aku tunanetra”,Ucapnya lembut.

Dan ia tersenyum padaku.

Astaga!!!!Gadis ini tak bisa melihat,,padahal wajahnya sangat manis dan rupawan.Ta..tapi aku tak salah lagi..Dia gadis yang kemarin memainkan simfoninya Chopin.Aku sangat shock mengetahui kalau yang memainkan simfoni sesulit itu adalah gadis tunanetra yang sangat rupawan.Aku masih sibuk membantunya dan sesekali memandang wajahnya yang putih bersih itu.Lalu aku memandang ke matanya,dua bola mata kecoklatan yang indah namun sudah kehilangan fungsinya untuk melihat.Entah mengapa aku jadi sedikit iba pada gadis ini.

“Sekali lagi terimakasih untuk bantuanmu tuan,”ucapnya berterimaksih padaku.

Belanjaanya sudah di bereskan semua dan ia berniat untuk pulang.

“Apa perlu ku antar??sepertinya kau kepayahan?”,tawarku membantunya

“Tak usah tuan.Aku tak ingin merepotkanmu”,Ia menolakku dengan halus.

“Yakin??”

Dan ia mengangguk.

“Kalau begitu berhati – hatilah di jalan”,ujarku.

Dan dia pun berlalu dari hadapanku,aku memandang punggungnya yang semakin menjauh. Ia memegang sebuah tongkat yang membantunya berjalan.

Lhoh???Sepertinya aku melupakan tujuanku kemari.Bukankah aku kesini untuk menemui gadis itu,tapi kenapa aku membiarkanya pergi.Gadis itu seorang tunanetra,apa dia bisa membantuku?Aku berpikir sejenak.

Tapi  apa peduliku sih..mau dia buta,tuli,bisu.yang penting dia bisa memainkan lagu itu dengan baik.Aku harus memintanya untuk membantuku.Akhirnya aku membulatkan tekad untuk mengejarnya.

Beberapa saat aku mencarinya akhirnya aku bisa mengikutinya.Aku berjalan di belakangnya. Mengikutinya.Aku berada pada jarak yang cukup dekat denganya.Kulihat dia  jalannya pelan sekali.Di tengah perjalanan tiba – tiba gadis itu berhenti dan menoleh ke belakang membuatku terkesiap kaget.Aku bersembunyi di balik tembok agar tak ketahuan.

Aku menepuk jidatku sendiri ‘hei’ bukankah dia tak bisa melihat.Lalu kenapa aku harus bersembunyi darinya.Ha…aku ini ppabo sekali sih.Aku menengok kearahnya dari belakang tembok,dan kulihat dia sudah membalikan tubuhnya kedepan dan melangkah lagi.Akupun kembali mengikutinya.Dia menuju ke sebuah tempat,tempatnya sebuah rumah yang cukup besar.Dan kulihat ia memasuki gerbangnya.Aku terus mengikutinya sampai ke depan gerbang dan aku melihat seorang gadis kecil datang menyambutnya,setelah berbincang sesaat gadis kecil itu menggandengnya masuk ke dalam rumah.Dan sialnya hanya sampai disini aku bisa mengikutinya.Padahal aku ingin tahu apa yang dia lakukan bersama gadis kecil itu.Aku melihat sekeliling rumah itu.Ada sebuah tembok yang tak cukup tinggi di situ.Aku memutuskan untuk memanjatnya dan melihat keadaan di dalam.Ternyata tembok itu tepat mengarahkanku pada tempatnya berada.Aku melihat ia sedang memainkan piano,di sekelilingnya banyak anak – anak mengerumuninya,ada juga gadis kecil yang tadi menggandengnya.dan kulihat seorang anak duduk di sebelahnya dan bermain bersamanya.Ku rasa dia seorang guru les piano.Gadis tunanetra itu seorang guru piano.Sungguh mengejutkan.

Aku terpaku sesaat di tempatku memperhatikannya bermain piano.Aku jadi mengurungkan niatku untuk memintanya membantuku.Besok saja akan ku temui lagi.Hari sudah semakin gelap dan kuputuskan untuk pulang.

END of Minho POV

Jadi apa lagi yang kau pikirkan…

Bukankah keajaiban itu ada di depan matamu…

Sesuatu yang tampak remeh dan tak berharga…

Ternyata menyimpan banyak harta tak ternilai  harganya…

****To Be Continued****

Crescendo itu FF pertama yang aku kirim ke blog ini.Aku sangat berterimakasih kalau FF ini bisa di publish di Blog ini.(**poppo admin) Aku sengaja bikin FF genre Shounen Ai 2min disamping aku juga suka banget ma couple ini.Aku pengen bikin cerita yang berbeda yang jarang dia angkat yaitu musik klasik.Musik ini kan jarang banget di dengerin ma anak – anak muda jaman sekarang yang lebih suka musik pop,rock,RnB,dll.Makanya aku pengen masukin jenis musik ini ke FF ku.Hopefully para reader suka..heehee meskipun banyak istilah – istilah musik yang reader gg tahu atau gg ngerti**tenang ajja nanti pasti saya kasih keterangan.Bisa di bilang ini termasuk kenekatanku coz secara nyata aku blom pernah yg namanya maen piano secara pegang aja blom pernah**eh prnah dink nyolek dikit uprigt piano yang ada di sekolah.Kekekekey*miris.Secara jalan cerita milik pribadi tapi aku dapet inspirasi dari mana – mana.Yang paling dominan dari manga ‘Nodame Cantabile’ karya Tomoko Ninomiya**mungkin reader ada yang tahu.Terus ada juga sedikit dari manga yang gg jauh dari itu ‘La Corda D’oro’ karya Yuki Kure.Dan sisanya saya googling – googling sendiri.Hahaha :D.Kenapa aku kasih judul ‘Crescendo’**soalnya saya suka kata itu..hehe*gg ad yg nanya.’Crescendo’ sendiri adalah kata yang berasal dari bahasa Italia yang artinya mengerasnya atau menguatnya suara secara bertahap.Istilah ini udah biasa di dunia music klasik.Buat para reader yang baik hati,,meski saya tahu kalian gg tahu banyak soal music klasik tapi jg pelit – pelit buat komen ya!!!hehe**hugs reader.Gamsahamnida 😀

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

29 thoughts on “[SA] Cresscendo – Part 1”

  1. Wow 2Min!
    Asyiik, aku suka nih genre FF yang ada unsur musiknya 🙂 Apalagi kalau soal musik klasik dan piano, aku suka banget!
    Itu yang rambut pirang Taemin kan?
    Minho salah ngira kalau dia perempuan ya?

    Kayaknya bakal rame nih. Ditunggu kelanjutannya 🙂

  2. yakin? yang bener ajaaa
    itu taemin!! masa minho nggak kenal, sih? *author : helooo mereka blom kenalan (-___-;)
    itu taemin… huaaa author, kok si imutku buta sih?? (author : kan kita blom tau itu taemin ato bukan… dri mana kamu tau?)

    bagus, bagus.. ^___^ ff yang bagus, kbtulan aku bru bljr piano… hhe sekitar 4 blnan lah.. (nggak ada yang nanya)

    Lanjutin ya! cepetan… jangan kelamaan.. aku ntar lumutan nih!
    DAEBAK! ^^

  3. Kereennn!
    Iyaya, aku juga jarang baca ff yang pake musik klasik begini. Idenya bagus 😀
    Wahh gadis itu hebat banget, dia gabisa liat tapi main pianonya kewrenn
    Terus minho pianist disini, jadi inget the pianist wkwkwk
    Lanjut yaaaaa!

  4. ten thumbs up!
    emang bener, topik ini jarang banget diangkat dan ini nambah ilmu aku tentang musik klasik..
    author jago main piano yaa?
    ditunggu part selanjutnya!! keep writing author^^

  5. Aish thothor jago yak bikin aku penasaran ~(-____-)~
    ini bagus banget omo T_T
    Oke cepetaaan lanjut lanjut lanjut ~(‘o’~) xoxo xD
    Nice woooorrrk (y) *nari hula*

  6. Jrng bngt akk bca ff yng memuat tntng musik kya gini.
    Ngeliat minho diatas jadi kya kahoko. Hahahah
    trus taemin kya tsuchiura…
    Cresendo kya jdl ostx la corda.
    Keren bngt author…
    Ditunggu lanjutanya ya 🙂

  7. lanjutttt!!!
    wah, kebetulan aku penggemar musik klasik, kadang suka dengerinnya kalo lagi stress xDv Oia, btw aku juga suka sama Nodame Cantabile dan La Corda D’Oro, the story just sooo beautiful.

    Wah, emg jarang sih yg bikin tema gini, mana nguras otak dan tenaga lagi buat nyari bahan lagunya ya? kekeke

    Bagus kok! Aku suka jalan ceritanya, terutama cast-nya juga, 2MIN!!!! Kyaaaa >_<
    Lanjutin ya, FIGHTING!

  8. wow… daebak! aku seneng ada ff bertema musik klasik. karena aku suka musik klasik.
    ok! aku mau jelajah ff yg lain dlu…
    ok next part jangan lama-lama… 🙂

  9. huwaaa…
    ternyata banyak ya yg suka musik klasik, … aku lebih suka karyanya vivaldi yg four season apalagi yg winter .. *curcol*

    ternyata taemin buta .. ampun .. aku ajah ngak bisa main piano .. -_-”
    huwaaaa … meski kurang suka yg ben genre kayak bginian, karena temanya musik klasik gini jdi penasaran . ^^
    di tunggu lanjutannya ..

  10. Uwah.. Seneng bgt aku bc ff ttg musik klasik. Apalagi main castnya 2Min!
    Ngebayangin Taem jd yeoja tunanetra yg jago piano bikin aku senyam senyum.. XD

    Author keanya org yg detail, kea ffnya.. Hehe

    Oia, jgn cm baca manganya, animenya jg menarik loh 🙂

  11. waaw keren ff-nya :3
    minho sama kayak aku ga bisa mainin chopin, bisanya main mozart yang tutsnya diteken bisa ampe jebol gara-gara kebanyakan forte sama fortefortenya 😀
    bagus thor ff-nya, lanjuut :3

  12. wwuuuaahhhh ni ep-ep daebakk dehh …
    author lanjuuut part selanjutnya yahh …
    kekekekeke ^_^
    lanjut yahh thooor , aku penasaran sama lanjutannya …
    yahh thoor yahh lanjut yahh ,, author kan baik hati dan tidak sombong …
    kekekeke ^_^

  13. lagi ubek ubek ff 2min
    eh ketemu ini, sepertinya cocok dengan alur ffku
    mengalir, dan sepertinya banyak moral ya thor??
    terus disini taemin itu cewek atau cowok sih??
    jadi ragu
    wah kayaknya author punya banyak wawasan tentang musik klasik
    good job
    lanjut thor alur ffku
    mengalir, dan sepertinya banyak moral ya thor??
    terus disini taemin itu cewek atau cowok sih??
    jadi ragu
    wah kayaknya author punya banyak wawasan tentang musik klasik
    good job
    lanjut thor

  14. Ini GS ya?? setau aku Shonen ai tetap boys x boys.. tp sebodo tuing lah.. yg penting 2min..kekeke

    keren ceritanya… 😀 suka bgt itu si minho ampe lupa ama tujuannya…. wkwkwk

  15. wah, kesian tetem, dibuat buta ama author, hehe
    Keren lho author,,
    Aq ngerti bbrapa istilah ny, aq jg sering baca manga, ada tu yg judul ny dawn aria jg ttg musik gitu, lanjutannya ntar jgn kama2 updet yaa, hehehe 😀

  16. waktu pertama kali aku ngeliat judul FF ini, aku udh tertarik.aku udh tau dari judulnya pasti cerita ini ada hubungannya dengan piano.Soalnya cita”ku jadi pianis

  17. Thor… Kebetulan aku nyasar d ff ini. Aku jg pemain piano klasik. Udah 4 tahun sejak tahun 2009. Skrng udh grade 3a. Aku jg jago dance n nyanyi. Kalo ada yg mau nawarin aku kasting boleh kok, aku mau bngt *plak. Aku suka ceritanya… Panggilanku d dunia nyata n dunia maya sama loh… Yaitu HyeonAh dan Hyeonnie… #plak *gak ada yang nanya*

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s