My Little Bride – Part 1

Title : My Little Bride (chapter 1)

Author : Choi Min Young

Main Cast : Choi Minho, Choi Ji Yeon, Lee Jinki, Kwon Yuri

Support Cast : Im Yoona, Taemin, Choi Siwon, Yoogeun

Length : Sequel

Genre : Comedy, Romance

Rating : PG 15

Credit Song :

C.N Blue – Love Light

SHINee – Amigo, In My Room, Last Gift, Please Don’t Go

CHOI JI YEON POV

Ini adalah hari terakhirku di Seoul. Sebentar lagi, tepatnya setelah aku menyelesaikan studyku di Seoul, aku akan kembali ke Sapporo. Hhh… rasanya sedih juga meninggalkan Korea. Walau bagaimanapun juga aku adalah orang Korea yang menetap di Jepang.

Aku datang di sekolahku dan membereskan barang-barangku yang tersisa di loker. Ya, 6 bulan yang lalu aku adalah seorang murid study banding disini. Dan bahkan sejujurnya aku agak enggan kembali ke Sapporo. Hhh…tapi mau bagaimana lagi? Aku juga harus menyelesaikan sekolahku disana.

“AAAAAAAAA!!” tiba-tiba seekor katak meloncat keluar dari balik bukuku di loker. Aku sangat terkejut, apalagi aku phobia berat sama segala jenis hewan reptile. Siapa sih yang iseng menaruh katak di lokerku? Hah, apa ini? Aku mengambil secari kertas yang menempel di lokerku.

‘Ji Yeon, ini hadiah perpisahan dariku, semoga kita tidak bertemu lagi!’

-MH-

Mwo? Apa-apaan ini? Tulisan hangeulnya saja jelek sekali! MH? Ah, arsseo. Ini pasti kerjaannya si namja sok keren itu. Aisshh, kenapa juga namanya harus mirip dengan namaku? Ah, aku tidak peduli! Bagiku, dia tak lain hanyalah pengganggu hidupku!

“Ji Yeon-ah!”

Aku menoleh ke arah sumber suara. Senyumku langsung mengembang saat  melihat chinguku, Kang Seo Hyun.

“Ji Yeon-ah, kau serius akan kembali ke Jepang?” Tanya Seo Hyun.

Aku mengangguk. “Mianhae… Sebenarnya aku juga tidak mau meninggalkan sekolah ini.”

Seo hyun tersenyum sambil menggeleng. “Gwaenchana… Kau tetap chingu terbaikku. Tapi… kau tidak akan melupakan Minho kan?”

“Mwo? Apa maksudmu?” tanyaku langsung. Aissh, apa-apaan sih? Choi Couple? Idiiih.. amit-amit!

“Aigo, tapi kalian cocok kok…”

“Ah, sudahlah! Aku malas membicarakannya,” kataku.

“Haha… mianhae. Mm… besok aku tidak bisa bercanda denganmu lagi ya..”

Aku menatap Seo Hyun. “Keurae. Kau benar.”

Aku menduduki kursiku di pesawat. Hoam, aku mengantuk sekali. Aku tidak sabar lagi untuk sampai di Sapporo dan bertemu Appa Ummaku! Hm, aku rindu sekali pada mereka.

BRUK!

Tiba-tiba aku mendengar suara ribur-ribut di belakang.

“Cheosunghamnida…”

Ah, apa masalahku? Tidak peduli! Mataku sudah semakin lelah. Samar-samar aku melihat si namja menyebalkan itu berjalan membelakangiku. Ah, tidak mungkin! Untuk apa dia ke Jepang?

“Umma, Appa Ji Yeon pulang!” teriakku dalam bahasa Korea saat sampai di rumah. Keluarga kami memang orang Korea semua.

“Oh, Ji Yeon!” Umma langsung memelukku erat. Sepertiya Umma sangat merindukanku. Hehe, memang begitu kan?

“Ji Yeon, kau sudah pulang?”

Aku melepas pelukan Umma dan langsung memeluk Appa tercintaku ini. “Appa… bogoshipeo..” ucapku.

“Appa ddo..”

“Ji Yeon, lebih baik kau istirahat dulu,” saran Umma dan aku langsung menurutinya.

“Yeobo, ottohke? Apa kita akan benar-benar menikahkan mereka?”

“Ya, mau bagaimana lagi?”

Samar-samar aku mendengar pembicaraan Appa dan Umma. Kalau tidak salah tadi aku mendengar kata ‘menikahkan’?  Siapa? Mana mungkin aku. Aku kan tidak hamil. Hh, sudahlah mungkin anak tetangga.

Malam harinya, aku makan malam dengan Appa dan Umma. Aku memang anak tunggal di keluargaku. Jadi tidak salah kalau Appa dan Umma sangat menyayangiku. Apalagi aku ini seorang yeoja. Kata mereka, aku adalah bidadari kecil yang melengkapi kehidupan Appa dan Umma.

“Makan yang banyak Ji Yeon,” kata Umma sambil menambahkan daging di mangkuk nasiku.

Hari ini Umma sengaja memasak banyak makanan yang enak untuk menyambut kepulanganku. Senang sekali rasanya bisa makan malam dengan Appa dan Umma setelah 6 bulan lamanya tidak berjumpa dengan mereka. Hm, masakan Umma memang yang terbaik! Aku suka sekali! “Umma, jeongmal massiseoyo! Ghamsahamnida…” ucapku dengan mulut yang penuh dengan makanan.

“Aissh, Ji Yeon! Habiskan dulu makanan di mulutmu itu. Menjijikkan sekali,” omel Umma dan aku hanya tersenyum lebar.

“Ji Yeon, kau harus menghentikan kebiasaan burukmu itu, nak,” tambah Appa. Tidak biasanya Appa menganggap serius kebiasaan burukku.

“Wheyo Appa? Tidak biasanya Appa seperti ini.”

“Karena…”

“Hm?”

“Kau akan menikah Ji Yeon.”

Aku langsung menutup mulutku saking kagetnya. Tidak mungkin kan aku menumpahkan air minum di mulutku ke muka Appa? “Uhuk-uhuk, mwo? Menikah?”

“Keurae, kau akan menikah Ji Yeon.”

“Me…nikah? Dengan siapa Umma? Aku kan tidak hamil!” protesku.

“Arasseo Ji Yeon. Ini memang bukan salahmu. Tapi kau akan dinikahkan dengan anak laki-laki dari teman Appa mu ini. Kau mau ya?”

“Umma… Appa,” aku menatap kedua orang tuaku. “Aku kan masih 16 tahun. Mana mungkin aku menikah? Lagipula, aku kan belum tahu namja yang akan menikahiku. Ini tidak mungkin.”

“Ji Yeon, Appa mengerti perasaanmu. Appa dan Umma juga sangat merasa bersalah. Tapi, Appa sudah berjanji pada sahabat Appa itu. Dia sahabat Appa dari kecil. Dan suatu hari kami pernah membuat perjanjian kalau Appa punya anak perempuan dan dia punya anak laki-laki atau sebaliknya akan menikahkannya.”

“Kenapa harus sekarang? Aku kan masih sekolah.”

“Appa mengerti Ji Yeon. Pernikahan kalian akan dipercepat karena sahabat Appa itu

sedang sakit keras. Maka dari itu, ia ingin melihat anaknya menikah dengan anak Appa, yaitu kau, satu-satunya anak Appa.”

Aku lemas begitu mendengar penjelasan Appa. M-E-N-I-K-A-H, adalah sebuah kata yang tidak pernah terlintas di otakku selama ini. Dan sekarang, aku harus menjalaninya di saat usiaku masih 16 tahun? Omo, ini sungguh gila!

Pagi-pagi aku disuruh Umma untuk mandi lalu membeli buket bunga di Florist dekat rumahku. Kata Umma, calon mertuaku dan namja yang akan menikahiku akan datang ke rumah. Oh sesange, ini sungguh gila! Padahal tadinya aku berharap ini semua hanya mimpiku semalam. Tapi kenapa… aissh!

Setelah membeli bunga, lalu aku langsung melajukan motor Yamaha Vinoku ke arah pulang. Aigo, sebentar lagi aku akan bertemu dengan calon nampyeonku? Sungguh tidak dapat kupercaya! AAAAHH! Rasanya aku ingin mati saja! Oh, kenapa aku tidak menabrakkan diri ke mobil saja ya?

Ah, tapi sialnya aku malah sampai di rumah dengan selamat. Tadinya mau menabrakkan diri tapi malah dimaki-maki sama Ajhussi yang galak itu. Huh!

Saat sampai di rumah, aku melihat sebuah mobil Lotus Elise S merah terparkir di depan rumahku. Siapa ya? Lalu tiba-tiba si pemilik mobil yang duduk membelakangiku keluar dari mobilnya. Ia membawa sebuket mawar merah di tanganya.

“Nu…nuguseyo?” tanyaku memberanikan diri.

Namja itu membalikan badannya dan…

“N…NEO?!” seruku kaget begitu melihat wajah namja itu yang tidak lain dan tidak bukan adalah… CHOI MINHO.

Minho juga terlihat kaget saat melihatku. “Kau, apa kau punya kembaran?”

“Apa yang kau lakukan disini?”

“Mwo? Aku akan bertemu calon istriku. Dia anak dari pemilik rumah ini,” jawab Minho.

Aku berpikir sejenak. Anak dari pemilik rumah ini? Apa Appa dan Umma punya anak selain aku? Sepertinya tidak mungkin. Apa anak ini salah alamat ya? “Ya, siapa orang yang kau maksud?”

“Tuan Choi Hwang Do.”

Choi Hwang Do bukannya nama Appaku? Jadi… nafasku langsung tercekat dan aku menutup mulutku. Aku tidak bisa berkata apa-apa lagi.

“Mwo? Jangan bilang kau…”

“ANDWAE!!!!” teriakku frustasi. Tidak mungkin, tidak mungkin dia orangnya. Ini pasti ada kesalahan. AKU TIDAK MAU MENIKAH DENGAN CHOI MINHO!!!!!!!

To Be Continued…

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF


63 thoughts on “My Little Bride – Part 1”

  1. wkwkwk
    critany seru chingu.
    tp alurny trlalu bru2 y kykna, it sih menurutku hehe
    do’any minho jd bumerang nih kykna, dia berdo’a agar g ngeliat jiyeon lgi.
    eh gtwny bkal berta2p muka tiap ari nih.
    otw kpart 2

  2. Aseeeek 🙂 ff nya kereen deh 😀
    tapi menurutku alurnya terlalu buru2. Dibuat lebih detail pasti lebih bagus. Yang ini udah bagus kok. Aku tancap ke next part..

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s