SHINee in Indonesia? Again? – Part 3

SHINee in Indonesia? Again? (Part 3)

Author(*) : Meyzaputreek

Main Cast(*) : SHINee, Kim Kibum, Hye Meyza Ah, Lee Taemin, Choi Minho, Lee Jinki, Kim Jonghyun

Support Cast(*) : Mama, papa, tetangga, orang gila (?)

Length(*) : Sequel

Genre(*) : Romance, humor (?)

Rating(*) : General

 

Meyza : Bb.. Ba.. Bagaimana a.. apanya?

Key : Jawabanmu?

Meyza : Ja.. Jawaban apa?

Key : Dari pernyataan hatiku tadi? Pernyataan apa? Pasti jawab gitu *ngeledek Meyza*

Meyza : A.. a… *malu bangeeet*

Pak Manager : Hehehehehey! Apa yang sedang kalian lakukan sih?! *setengah membentak sambil membawa mangkuk berisi mi ramen yang hampir tumpah* Kalian mengganggu konsentrasi makanku saja deh! Gimana nih? Tanggung jawab karena aku udah nggak mood makan! *kaget soalnya denger teriakan ‘apa’nya Shinee*

Onew : *bisik-bisik* Pak Manager kok jadi kayak Pak Alo ya

Jonghyun : Tauk tuh, udah terkontaminasi dia.

Key : Mau udah nggak mood kek, mau makan kek, mau guling-guling juga aku nggak peduli. Pak Manager sekarang keluar, atau aku yang keluar. *Waaah pak manager maaf bukan maksud aku mengubah Key kayak gini >.<*

Shinee dan Meyza : *menatap Key dengan mulut terbuka*

Pak Manager : Oke, pain! *mungkin maksudnya oke, fine*

BRAAAK! Pintu ditutup keras oleh Pak Alo eh Pak Manager. MeyzaJongTaeMinhOnew langsung loncat karena kaget. Bukan maksud Key kurang ajar. Tapi mungkin karena hati Key sedang merasa nggak karuan saat ini. Yaaa harap dimaklumi saja ya paaak manager. Mungkin besok mereka udah baikan lagi. Bener-bener kayak anak kecil aja yaaah.

Meyza : Kenapa kamu membentak managermu sendiri?

Key : Ah, maaf. Itu diluar otakku. Aku nggak suka aja ada orang yang mengganggu kita disaat kayak gini.

Meyza : Kita? Emang kenapa sama kita? Emang aku ada urusannya sama kamu?

Shinee : Misi mbaknya, masnya, kami tinggal dulu ya. Tidak nyaman disini, jadinya merasa tersindir. *dan segera keluar ruangan dengan dorong-dorongan*

Key : Mey-ah aku sayang-

Meyza : Udah deh! Kalian para member Shinee pasti lagi buat skenario dibalik semua ini. Mana mungkinkanartisKoreasepertimu bisa suka sama orangIndonesiabiasa-biasa aja sepertiku?

Key : Meyza dengerin aku dulu, yang kamu katakan tadi gak masuk akal semua. Mana mungkin kita semua membohongimu? Setelah semua kebaikan yang kamu lakukan sama kita? Aku sungguh-sungguh Meyza.

Meyza : Mungkin aja! Mungkin banget! Udah ah, sinetron banget kalian itu. Lagian malam ini kalian akan pulang keKorea*menitihkan air mata* jadi.. udah jelaskan… kalo semua omonganmu itu palsu.

Key : Mey-ah jangan nangis dong, kamu sendiri yang bilang aku buat tegar dan kuat. Aku beneraaaaaan, aku nggak bohong! *dengangayangerock tangan metal* Aku menyayangimu! Dan aku tau, kamu punya perasaan yang sama terhadapku.

Meyza POV*

DEG! Tiba-tiba saja hatiku merasakan hal yang aneh, hal yang nggak aku pengenin terjadi, hal yang selama aku bersama Key itu muncul dan berkembang. Aku nggak mau! Kata-kata Key yang terakhir benar-benar membuatku pusing dan mual. Aku nggak tau apa yang terjadi. Tapi dia benar, aku nggak boleh cengeng gini di depannya. Aku malu. Padahal aku sendiri yang menasehatinya agar kuat dan tegar. Arghhh, segera ku seka air mataku dengan kasar.

Meyza : Hentikan! Aku bener-bener pusing.. Aku..

Pak Manager : Permisi! *muka jutekgayajudes tiba-tiba masuk*

Key : Apa? *nggak kalah judesnya*

Pak Manager : Nggak bermaksud ganggu loh! Cuma mau bilang, Kibum, kita nggak jadi pulang malam ini. Jangan tanya kenapa.

Apa? Apa Pak Manager bilang tadi? Shinee nggak jadi pulang malam ini? Kepulangan Shinee malam ini ditunda? Ya Allah, kenapa aku jadi seneng gini sih? Kenapa kayaknya aku mendapat jalan keluar dari masalah ini? Masalah? Aduuh Meyza bodoh, masalah apa sih? Shinee hanya mempermainkanmu Mey-ah! Nggak mungkin Key suka aku beneran! Tapi kalo mikirin Key yang hanya mempermainkanku kenapa hatiku jadi sakit ya? Kenapa dadaku terasa sesak?  Seenggaknya aku senang karena Key nggak jadi pulang hari ini. Hehh? Kenapa malah mikirin Key sih, aduuuh.

Key : Kenapa nggak jadi pulang malam ini?

Pak Manager : Aisssh, udah dibilangin jangan tanya kenapa. Tapi kalo kamu tanya yaa aku jawab, soalnya si Jinki masih ada perlu disini. Jadi dia belum mau pulang.

Key : Mwo? Kalo Onew hyung masih ada urusan disini, ya dia sendiri aja yang tinggal. Aku dan member Shinee lainnya mau pulang pokoknya! Malam ini juga.

Entah kenapa, kata-kata Key barusan sukses membuat hatiku sesak. Tuhkan, apa aku bilang. Dia hanya memepermainkanku! Key nggak menganggap aku lebih dari asistennya! Buktinya sekarang dia pengen cepet-cepet pulang keKorea.  Aku takut, aku terlalu takut. Aku nggak mau sampe perasaan ini muncul dan berkembang biak lebih besar, aku harus menghancurkan perasaan ini secepatnya. Secepatnya sebelum Key tau bahwa aku juga menyukainya.

Pak Manager : Tidak bisa! Aku managermu. Aku yang berhak mengatur kalian. Week!

Key POV*

Kenapa sih Meyza nggak bisa percaya sama aku? Sedikiiit aja. Akukanbener-bener menyukainya, menyayanginya, mencintainya! Aku pengen Meyza jadi milikku seutuhnya. Aku nggak pengen kehilangan dia. Pertemuan pertama itu udah berhasil membuat hatiku cenat cenut *lagunya SMASH dong* saat melihatnya. Apalagi setelah aku mengenalnya. Ini nggak ada hubungannya sama sekali dengan statusku dan statusnya sekarang. Apa Undang-Undang di Negara ini nggak ngizinin seorang kewarganegaraanIndonesiamenjalin hubungan dengan orang asing ya? Arghhh, apa salah aku menyukainya? Terus kenapa kalo aku artis dan dia orang biasa-biasa aja? Emang cinta memandang status? *Author : Yaa enggak sih Key, cuma kamu aneh bisa suka sama Meyza. Key : Enggak loh thooor!* Meskipun di mata public dia yoeja biasa-biasa aja, tapi bagiku, bagi mata hatiku Meyza adalah orang yang sangat special. Kenapa sih masalah status aja dia ributin?

Pak Manager : Permisi! *muka jutekgayajudes tiba-tiba masuk*

Key : Apa? *nggak kalah judesnya*

Pak Manager : Nggak bermaksud ganggu loh! Cuma mau bilang, Kibum, kita nggak jadi pulang malam ini. Jangan tanya kenapa.

Apa? Nggak jadi pulang malam ini? Benarkah? Oh, aku benar-benar berterima kasih kepadamu Pak Manageeer! Aku melirik Meyza dari sudut mataku. Ternyata wajahnya udah beda dari yang sebelumnya. Sekarang lebih cerah dan kelihatannya dia juga senang karena aku nggak jadi pulang. Aha, sebersit ide jail memasuki otakku. Aku mencoba menjaili dia aah. Aku tau, aku tau Meyza. Kamu nggak bisa menutupi perasaanmu lagi kalo kamu juga mencintaikukan?

Key : Kenapa nggak jadi pulang malam ini?

 Pak Manager : Aisssh, udah dibilangin jangan tanya kenapa. Tapi kalo kamu tanya yaa aku jawab, soalnya si Jinki masih ada perlu disini. Jadi dia belum mau pulang.

Key : Mwo? Kalo Onew hyung masih ada urusan disini, ya dia sendiri aja yang tinggal. Aku dan member Shinee lainnya mau pulang pokoknya! Malam ini juga.

Aku tertawa dalam hati. Kembali aku melirik Meyza, yesss rencanaku berhasil, lihat sekarang mukanya.Adakecewa, kegelisahan, juga kegalauan. Hahaha semakin imut aja. Meyza, aku mengerti perasaanmu. Kamu pasti kagetkantiba-tiba aja aku menyatakan cinta kepadamu? Maaf, aku memang bukan Jonghyun hyung yang dengan mudah tebar pesona dengan para yoeja. Aku memang namja payah ya? Tapi rasa cintaku kepadamu nggak sepayah yang kamu pikirkan kok *Keeey nggombal abeeees*. Jangan tanya kenapa, aku juga nggak tau kenapa aku lebih memilihmu ketimbang yoeja-yoeja yang ada diKoreasana. Lagian, bukankah ayah Meyza orangKorea? Dia juga kuliah sastraKoreakan? Meskipun Meyza orangIndonesiatapi tetep aja sebagian dari wajahnya ada sentuhanKoreadari ayahnya. Dan bukankah itu bagus? Aku dan dia bisa tinggal bersama diKorea. Yaaa! Pikiranku udah sangat jauh melayang, itu karena aku mencintaimu Meyza-ah. Aku nggak peduli apapun, aku cuma peduli kalo kamu nggak menerima aku. Meyza, tolong bilang kamu juga mencintaiku. *Author : Aku mencintaimu KEEEY ! Key : Ihh sapa lu?*

SHINee

Meyza POV*

Hari ini aku udah kembali ke rumah. Iyaa kemaren malam sejak kejadian itu, kejadian dengan Key, aku langsung pulang ke rumah. Aku nggak peduli teriakan dari para member Shinee yang terus memanggil namaku, terutama Key yang paling histeris. Aku nggak peduli. Pokoknya hari kemaren udah jadi hari terkahirku menjabat jadi asisten pribadi Shinee. Meskipun kepulangannya ditunda, aku tetep nggak mau jadi asisten mereka lagi. Hari terkahir tetep hari terakhir. Ditundanya kepulangan mereka itu bukan urusanku. Jadi aku nggak peduli lagi. Sekarang aku udah nggak ada hubungannya lagi sama mereka. Masalah Key.. aku.. aku juga nggak peduli. Aku tau Key hanya bercanda. Key hanya mempermainkanku. Tapi kenapa aku nggak bisa berhenti memikirkannya? Kenapa aku mengharapkan kalo pernyataan cintanya itu harus serius denganku? Ah, Key ini semua salahmu. Coba kalo kamu nggak bilang gitu ke aku. Nggak mungkinkanaku sebegini pusingnya. Salahmu Key! Salahmu!

Tetangga Meyza : KYAAAAA~ MIMPI APA AKU SEMALEM YA ALLAH, MIMPI APA BISAA KETEMU MEREKA PAGI-PAGI GINI… Lho tapi kalo ternyata ini mimpi gimana? Yaaah gak papaaah yang penting mimpiku bisa ketemu mereka! Mimpi ini indaaah! Kyaaa~

Astaga!Adaapa sih pagi-pagi gini udah teriak-teriak? Ohh, mungkin itu tetangga sebelah yang mengalami stress tingkat akut. Udah gila! Gilak! Biarin aja deh. Gak penting juga. Mending aku masak aja deh sebelum mama bangun. Eh? Tapi appa udah bangun duluan dan sekarang malah duduk-duduk di ruang tamu sambil membaca koran. Hehe, iyaaa memang. Aku manggil ayah itu appa dan manggil mama itu ya mama. Jadi appa-mama deh. Maklum blasteran. Jadi harus menurut kewarganegaraan masing-masing gitu.

Tetangga-tetangga Meyza yang lain : GYAAAAA! KYAAAA! MIMPI APA AKU SEMALEEEEM BISA KETEMU MEREKA DI WILAYAH RUMAHKUUU! GYAAA! AAAAA!

Buseeet dah, kok yang lain pada ikutan teriak siiih?!Adayang kagak beres nih berarti. Gak mungkinkankalo yang lain jadi terserang penyakit gila semua gara-gara satu orang? Jangan-jangan penyakit gila sekarang udah menjadi wabah ngetren di sekitar sini? Ah! Aku nggak mau kena penyakit gila! Tapi yang aneh, appa kok nggak merasa terganggu gitu sih sama teriakan mereka diluar? Emang orang makin tua itu makin budek juga? Ah, mending aku cek keluar aja deh sebenernya ada apa.

Meyza : Appaa.. Nggak merasa terganggu sama teriakan diluar? Kok anteng banget?

Appa : …..

Meyza : Appaaaaaa! *mukulin kaki appanya pake sendok penggorengan*

Appa : Aduh! Aduh! Andwae! Eh, chagiyaaa ada apa sih?

Meyza : Pantes nggak terganggu, orang telinganya aja kesumbet pake headset *manyun*

Appa : Ah? Oh ini? Hehe, appakanjuga pengen gahol kayak anak muda jaman sekarang getoh.Adaapa sih my little princess?

Meyza : Hiiihhh.. Ituuu suara diluar, emang appa nggak merasa terganggu?

Appa : Oh.. ah.. eeeh.. Ne, terganggu sekali! Cek sanaa gih ada apa diluar *sambil menyeruput kopi dan memasangkan telinganya kembali eh maksudnya headset*

Meyza : Yaaa, ini juga mau ngecek *berlari keluar sambil membawa sendok penggorengan*

Alamaaak!Adaapa ini? Kenapa cewek-cewek pada histeris semua? Nggak biasa banget, yang biasanya suka tidur sampek siang sekarang udah bangun? Ah ada apa sih? Tanya sama tetangga aja deh. Jelas yang nggak terlalu histeris kayak mereka. Aku takut ketularan penyakit gilanya. Aku mendekatinya hati-hati dan mulai bertanya.

Meyza : Misi mbak, ada apa sih?

Mbak-mbak : KYAAAAAA! SHINEEE! *mbak itu langsung menjerit lebih histeris dan menuju ke objek yang diteriaki*

Meyza : Wooo sedeng! Sarap! Gendeng! Gi- Ha? Apa tadi dia bilang? Shinee?

Aku menghentikan omelanku dan langsung mengikuti mbak-mbak tadi, dan.. TIDAK MUNGKIN! Itu.. Ituu.. itukanShinee? Kenapa mereka pagi-pagi kesini? Astaga! Pasti mereka mau ke rumahku. Tapi dari mana mereka tau rumahku? Jalan kaki pula! Kenapa nggak naik mobil aja sih? Sempit-sempit gini dua mobil bisa masuk tau! Sombong banget sih! Hyaaah ampuun aku pusiing! Aku melihatnya, aku melihat sosok itu lagi. Sosok yang nggak pengen aku lihat, dan sekarang sedang menuju ke sini. Sosok itu DEG! Melihatku! Aku langsung berlari sekuat tenaga menuju ke dalam rumah sambil tetep membawa sendok penggorengan di tangan kanan.

Appa :Adaapa chagiya? Kok ngos-ngosan gitu?Adaapa sebenarnya diluar?

Meyza : Aduuuh appa.. Aku itu-

Mama : Hye Meyza ah! Kartika Meyza Putri!

Meyza :Adaapa sih maa?!

Mama : Gosong! Sini mama yang masak aja!

Meyza : Ya ampuuuuun aku lupa. Maaf ma, maunya bikin sarapan tapi gara-gara mereka jadinyakan..

Mama : Sudah sudah! Sini sendok penggorengannya!

Meyza : Huuh.. *menyerahkan sendok penggorengan*. Appa, nanti kalo ada yang nyari aku bilang ya aku nggak lagi dirumah.

Appa : Mwo? Wae chagiya? Mereka itu maksudmu siapa?

Meyza : Udahlah appa! Turutin aja deh. Aku mau ke kamar.

Appa : Annia! Nggak boleh gitu dong.

Meyza : Aku nggak mau tau pokoknya!

Segera aku menaiki tangga menuju kamarku yang ada di lantai 2. Aku nggak nyangka! Bener-bener nggak nyangka! Kenapa sih mereka itu masih aja mengikutiku? Masih aja mencariku? *pede bangeet* Akukanudah nggak mau ketemu mereka lagi! Apalagi sama yang namanya Kim Kibum. Argghh, nggak kerasa aku udah menangis sambil terisak. Kenapa sih mereka itu? Kenapa sih Key itu? Mengingatnya aja kepalaku udah makin pusing. Aku nggak mau ketemu mereka pokoknya.

Tok! Tok! Tok!

Appa : Yaaa sebentar.. *GREEK pintu dibuka*

Shinee : Ah, annyeong haseyo.. *bow*

Appa : Ne, annyeong haseyo *bow jugak*. Nugu?

Minho: Shinee imnida. Ehem.. Kita bisa berbahasaIndonesiakok.

Appa : Oh, Shinee? Yang dariKoreaitu? Yang mengajak anak saya jadi asisten kalian itu? *wajah galak mata melotot*

Minho: I-iyaOm.*takut*

Appa : Masyaallah, ayo masuk masuuuk! *wajah sumingrah* Silahkan duduk dulu. Mari mari..

Minho: Fiuuh.. Makasih Om.

Taemin : *duduk di Sofa* Jadi itu ayahnya Meyza noona ya hyung?

Onew : Iya,kanMey-ah pernah cerita kalo ayahnya orangKorea.

Taemin : Ooooooh iya iya.. *manggut-manggut*

Key : Meyzanya ada yaOm?

Mereka udah dateng! Mereka udah masuk rumahku! Gimana ini gimana inii? Ah tapi aku nggak boleh gini terus, emang apa salah Shinee sampek aku nggak mau ketemu mereka? Iyaya aku terlalu egois mikirin diriku sendiri. Memang Shinee itu nggak bersalah, tapi Key merupakan masalahnya! Aku itu nggak pantes bersama artisKoreakayak mereka. Jadi asistennya aja aku udah merasa statusku tinggi banget. Apalagi Key pake menyatakan cinta segala? Dikejar sampek rumahku segala? Apa itu yang namanya cinta mati ya? Ah apasih aku ini. Mana mungkin! Mana mungkin! Keykancuma main-main! Iya! Ma-in ma-in! Aku melemparkan bonekaku ke pintu dan tiba-tiba pintu terbuka, boneka yang aku lempar tadi langsung mengenai orang itu.

Meyza : Ahh, appa jwisonghamnida. Aku nggak sengaja.

Appa : Gwenchana, ayo temui mereka.

Meyza : Shiroo! Akukanudah pesen, bilang aku nggak ada dirumah appa~

Appa : Masalahmu sama mereka itu apa sih? Sampek kamu nggak mau ketemu mereka?

Meyza : Panjang ceritanya appa. Aku nggak mau ketemu pokoknya.

Mama : Ayo temui mereka, Meyza. Kasihan udah dateng jauh-jauh dari Korea.

Meyza : Ihhh? Bodoh amat! Lagian mereka keIndonesiabukan buat ketemu aku kaan?

Mama : Tapi sayang..

Meyza : Shiro shiro shiro! Aku nggak mau ketemu Key!

Mama : Key?Adamasalah apa kamu sama Key?

Aduuuuuuuh salah ngomong kaaan kaaan! Padahal aku nggak mau mama tau kalo Key nyatain cinta ke aku. Aaaaah.. andai waktu itu aku nggak jalan-jalan pagi, andai waktu itu aku nggak duduk-duduk dekat shawol berteriak, andai waktu itu Key nggak mengampiriku, andai waktu itu aku nggak membantu Key, andai.. andai.. argghhh! Pasti nggak akan berakhir seperti ini kaaaan? Key memang perusak!

Meyza : A- a- aku.. AAAA POKOKNYA NGGAK MAU! KEY JAHAT! KEY JELEEK!

Author POV*

Taemin : Bujubuset, hyung kamu denger itu?

Key : Apa Taem?

Taemin : Suara dari atas, dengerku sih Key jahat Key jelek..

Jonghyun : Jinjja? Buahahaha, aku sukaaaaaak!

PLETAK!

Key : Seneng banget sih luuu godain akyuu?

Jonghyun : Auuuuuuw *meringis* Huaaaa Jinki hyuuuung.. *terus nangis*

Minho: Sudah! Kita sedang di rumah orang lain. Diluar juga banyak shawol. Jaga perilaku sedikit dong. (Minho: Eh thor thor gimana baguskanaktingku? Author : I-iya deh -_-)

Onew : Iyaa kalian itu, belajarlah dewasa. Kita bukan grup maknae lagi. (Onew : Thooor, kalo aku gimana? Bagus jugakan? Author : Gak nyambung! Onew : Lhoo halah Author rek.)

All kecuali Minho : Baik ahjussiiiii..

Minho : MWORAGO? Ahjussi katamuuhh?!! *berantem*

Taemin : Dasar, bijaksana darimananya -_-

Lalu dengan sigap, Onew si leader langsung menutup tirai dan pintu dan jendela dan benda lainnya yang bisa menampakkan atitut mereka agar tidak dilihat maupun terdengar para shawol diluar. Sementara itu di kamar, Meyza masih berdebat dengan kedua orang tuanya, antara mau dan tidak mau bertemu Shinee.

Mama : Ampuuuun anak mamaaaa.. Nggak usah teriak Meyza-ya. Sekarang kamu ketemu dulu gih sama mereka. Kita bicarakan baik-baik. Yuk.. *menggandeng Meyza*

Meyza : Enggak mama! *melepas genggaman mamanya* Sekali nggak mau tetep nggak mau!

Appa : Oke, kalo kamu nggak mau turun menemui mereka, biar mereka yang naik menemui kamu. Bagaimana?

Meyza : Appa! Nggak usah aneh-aneh deh! Jelas nggak mau! Hanya aku yang boleh masuk kamar ini. (Author : Yaiyalah orang itu kamarmu kok)

Appa : Kalo begitu, ayo turuuuuun..

Mama : Lagian eman banget kalo kamu nggak turun, mereka ganteng-ganteng bok. Ember capcus deh eke.

Appa : Mamaah?! What’s wrong with you???

Mama : Maaf-maaf, kumat lagi deh.

Meyza : *berjalan keluar kamar*

Appa : Lhoooo? Mau kemana kamu?

Meyza : Turun lah!

Mama : Ciyeee, udah berubah pikiran sekarang?

Meyza : Bukan, soalnya ada bau gosong dari dapur.

Mama : Astaga! Untung kamu nyium baunya! *berlari ke dapur layaknya sonic dan membuat rambut Meyza dan appanya terhempas ke udara*

Appa : Dasar, ibu sama anak sama saja.

Lalu selanjutnya bagaimana? Tidak tahu. Lho? Apa? Ah, sudah sudah. Jadi setelah itu Meyza memutuskan untuk bertemu dengan Shinee saja. Setelah mamanya menuntaskan masakananya dan appanya ikut Meyza menuju ruang tamu akhirnya mereka berkumpul bersama layaknya ada lamaran getoh. Key langsung terpana begitu melihat Meyza karena dia sudah kangen sekali dengannya, pengen sebenarnya Key langsung memeluk Meyza dan mengucapkan permintaan maaf, tapi itu tidak mungkin dalam situasi begini. Terlalu spontan dan tidak sopan. Bisa-bisa Meyza bisa marah dan malah tidak mau menemui Key selamanya. Meyza yang merasa sedang diperhatikan daritadi oleh sepasang mata Key hanya menunduk saja. Tidak berani melihat ke arahnya. Bahkan sangking menunduknya Meyza hampir menabrak meja tetapi untung saja tidak jadi. Key tahu apa yang dirasakan Meyza. Key jadi ingin menghukum dirinya sendiri. Lalu mamanya datang sambil membawa nampan yang berisi minuman untuk para member Shinee dan keluarganya.

Mama : Jadi ada apa ini? Sampek menyempatkan ke rumah Meyza segala?

Onew : Begini TanteOm, saya sebagai leader ingin memberi tawaran yang pastinya mendapatkan persetujuan dariOmdan Tante dan Meyza juga.

Appa : Tawaran apa itu Jinki-ssi? *member Shinee udah memperkenalan diri sebelumnya*

Meyza : *mendongak menatap Onew* Eh.. A-apa kalian nggak merasa terganggu sama teriakan diluar? *menatap appa-mamanya sambil tersenyum gugup* Berisik banget ya nggak?

Appa : Benar juga, kalo gitu mari kita pindah ke taman belakang saja. Disana ada cukup kursi dan meja kecil untuk kita semua.

Merekapun langsung berdiri dari kursi yang tadi sudah diduduki lama sekali dan beralih ke taman belakang rumah keluarga Meyza. Sebetulnya rumah Meyza cukup besar mempunyai taman yang bisa dibuat untuk camping, bahkan bermain sepak bola atau bulutangiskun bisa. Tapi itu dulu, sewaktu Meyza dan adiknya masih kecil.Tamanini sering dipakai mereka berdua untuk bermain-main. Tapi sekarang, bahkan Meyza dan adiknya sudah kuliah jadi taman ini hanya dipakai bila ada tamu atau tetangga yang mampir membawa anak balitanya untuk bermain-main. Kenangan itu masih selamanya ada.

Taemin : *merenggangkan tubuhnya* Waaaah udara diSurabayaemang lebih enak daripada udara diJakarta. Yaaa tapi masih mending udara diSeoulsih *asal ceplas-ceplos dengan tampang polos*

JjongKeyMinhOnew : *melotot menatap Taem dengan tatapan maut* (Author : Onew emang nggak berbakat dalam adegan ini. Onew : Peduli amat, hidup adalah ayam)

Appa : Hahaha, iya kamu memang bener Taemin-ah.

Taemin : Nah lho?Adayang salah denganku hyung?

JjongKeyMinhOnew : *geleng-geleng kepala sambil berdecak*

Taemin : Wah ada cicak! Aigooooo.. *babytaemin mode on*

Member Shinee, Meyza, appa dan mamanya segera duduk. Teriakan-teriakan diluar memang samar-samar masih terdengar tapi tidak separah di ruang tamu tadi. Jadi lebih terasa nyaman dan tidak terganggu. Key yang daritadi mencuri pandang ke arah Meyza sama kali tidak digubris oleh Meyza. Risih diperhatikan seperti itu. Padahal di dalam hati Meyza menginginkan Key. Tapi tidak untuk saat ini, Meyza benar-benar masih sebal dengan Key. Nah lho bingungkan? Samaa~

Mama : Nak Jinki teruskan, sampai mana tadi?

Onew : Oh iya, jadi Om Tante, tawaran yang akan kita berikan adalah-

Meyza : Ayo diminum, dimakan camilannya. Ayo silahkan nggak usah malu-malu *memaksakan senyumnya*

Padahal dia sendiri yang malu karena sudah berkata seperti itu. Tanpa sengaja mata Meyza bertemu dengan Key. Lagi-lagi Key masih memperhatikannya. Meyza langsung tertunduk dan tidak berani menatapnya. Melihat itu, Key langsung tertawa samar-samar tetapi bisa didengar oleh Meyza. Yaaa, karena tadi Key memilih duduk tepat disebelah Meyza. Mau nggak mau Meyza harus mau *lho?* Karena merasa ditertawakan, dengan sengaja Mezya langsung menghembuskan nafasnya agak keras dan berat.

Appa : Chagiya, jangan memotong pembicaraan orang seperti itu. Nggak baik. Arraci?

Meyza : N- Ne appa..

Appa : Baik, teruskan Jinki-ssi.

Onew : Shiroo~ *tangan dilipat di depan dada sambil manyun*

Mama : Lho kok gitu? Kenapa?

Onew : Nantik omonganku diputus lagi, Onew kan enggak mau *manyun dengan gaya manja*

Satu jam kemudian..

Onew : Ya sudaaah, iya deeeh aku mau. Jadi tawarannya adalah-

Taemin : Woaaaaaaah! Enak banget coklat ini! *wajah bahagia* Ditambah susu pisang ini nyaaaaaaaam seperti di surgaaaaa *wajah tanpa dosa*

Onew : Aaaaa nggak mau ah! *nggondok (lagi)*

Satu jam lagi kemudian..

Key : Sudahlah, hyung kalo nggondok ya nggondok ajasana. Aku mau ngomong serius ini.

Appa : Jadi tawarannyaaaaaa?

Key : Mey-ah akan tetap jadi asisten pribadi Shinee selamanya.

Meyza : BWAAAAAH! *keselek minuman* A-apa?

Key : Mey-ah maaf maaf, kamu nggak papakan? *ngelus-ngelus punggung Meyza*

Meyza : NGGAK PAPA! * langsung menyibakkan tangan Key dari punggungnya*

Mama : Selamanya? Maksud kamu apa sayang?

Key : Jadi Mey-ah akan kita bawa keKorea.

Meyza : Ohooook! Ohooook! *keselek biji salak* A-apa?!

Key : Aduh Mey-ah, hati-hati dong mangkannya.

Meyza : Don’t touch me!

Jonghyun : Touch me aja kayak lagunya IU. *biji salak bekas muntahan Meyza mendarat tepat di wajahnya* Aduh uuuu..

Meyza : Aku.. Aku nggak mau appa-mama.. Ini gila! Tawaran yang nggak waras! Jangan coba-coba maksa aku. Shiroo! Titik!

Apa-apaan ini? Batin Meyza. Tawaran apa itu? Bener-bener nggak berguna! Pasti ada hubungannya sama Key. Ih, mending tadi aku nggak usah ketemu aja sama mereka. Mending tadi kabur lewat jendela kamar. Ya, itu lebih baik daripada kayak gini.

Key : Maaf, ini memang terdengar agak gila..

Meyza : Bukan agak tapi sangat gila!

Key : Ne, maaf. Ini semua memang usulku. Aku yang ingin Meyza menetap diKorea.

Meyza : A-apah?! Tuhkan! Sudah kuduga kamu memang masih gila sejak kejadian itu!

Minho: Sabar dulu Mey-ah, kita bisa jelasin dulu.

JongTaemOnew : *manggut manggut manggut*

Flashback~

Setelah Key menyatakan cinta ke Meyza, gadis itu langsung pulang ke rumah sendirian. Itu yang membuat Key sedikit geram. Apa Key salah menyatakan perasaannya? Percuma diteriaki seperti apapun gadis itu tidak akan menoleh. Bisa apa Key dalam situasi ini? Untung saja jarak tempat mereka konser dengan rumahnya lumayan dekat. Tapi Key dan yang lainnya tidak berusaha mengejar karena mereka tau Meyza butuh waktu untuk sendiri dulu. Mungkin dia masih syok dengan apa yang terjadi padanya. Member Shinee kembali ke hotel J.W. Marriot lagi untuk beristirahat. Key yang sudah capek lahir maupun batin langsung membanting tubuhnya ke kasur dengan sekali hentakan dan menghembuskan nafas berat.Paramember Shinee lainnya hanya menatap Key dengan perasaan yang sama, tidak bisa apa-apa selain menghiburnya.

Taemin : Udahlah ummaa, jangan kayak gini terus. Aku jadi sedih liatnyaaa..

Key : Tau apa kamu tentang perasaanku hah? Kamu itu masih kecil! Nggak usah sok peduli!

Minho: Kibum jangan membentak maknaemu, tenanglah dulu.

Onew : Iya, semua pasti ada jalan keluarnya.

Taemin : Nggak papa hyung, aku emang yang salah.

Jonghyun : Sini-sini Taeminnie, sama aku aja cup cup *duduk di pojokan kamar sambil nghisep jempol kaki*

Key : Kalian semua sama sekali nggak berguna!

Minho: Hey! Jaga mulutmu! Masih beruntung kita ada disini menemani kamu! Menghiburmu! Dasar nggak tau berterima kasih!

Onew : Sudah Minho, perasaan Key itu sedang campur aduk. Kita yang harus bisa ngertiin dia.

Key : Aaaaaah~ Onew hyung, apa aku salah ya mencintai Mey-ah?

Onew : Sama sekali enggak. Cuma cara menyampaikan perasaanmu aja yang nggak tepat.

Key : Begitu? Aaaaaah pabonya aku.

Setelah terdiam selama hampir satu jam dengan pikiran masing-masing karena memang tidak ada yang berani berbicara, takut menyakiti perasaan Key, karena bagi Key semua perkataan member Shinee sama sekali tidak membantunya. Tiba-tiba Key duduk dengan gerakan kasar seperti mendapatkan ide dan sukses membuat yang lainnya kaget

Jonghyun : Aduh Key, opo seeeh?

Key : Gimana kalo Mey-ah menjadi asisten pribadi Shinee selamanya? Selamanya di Korea?

Minho: Hah? Kamu gila, gak waras atau apa seeh?

Onew : Kenapa harus gitu?

Key : Aku nggak tau.. *mengembuskan nafas berat* Aku hanya.. hanya nggak mau dia pergi. Dia harus ada disisiku terus. Aku terlalu mencintainya. Aku nggak bisa membiarkan dia diIndonesiasedangkan aku diKorea. Aku nggak bisa hidup tanpa dia. Nggak melihat wajahnya satu detik aja rasanya udah kangen banget.

Minho: Attention! Gombal Warming datang! *abaikan*

Onew : Caranya? Kita dateng ke rumahnya gitu?

Key : Ide bagus hyung! Besok pagi-pagi banget kita ke rumahnya. Biar shawol nggak gangguin kita. Gimana? *nyatanya toh shawol gangguin*

Jonghyun : Kamu yakin bisa?

Key : Apa salahnya dicoba dulu? *muka kusutnya berubah jadi berbunga-bunga*

Onew : Oke kalo gitu. Tapi alamat rumahnya?

Key : Gampang semua bisa diatur. Yang penting aku bisa ketemu dia. BenerkanTaeminnie?

Taemin : *mendongak melihat Key lalu manggut-manggut takut*

Key : Kamu kenapa Taem?

Taemin : Ng.. Nggak papa hyung.

Key : Ah, aku tau. Soal tadi pasti. Maaaaaf banget. Aku nggak bermaksud membentakmu sungguh. Tadi itu aku masih dikuasai emosi. Maaf. Maafin umma.. *muka melas*

Taemin : Neeee ummaaaa~ *loncat memeluk Key*

Flashback End~

Meyza POV*

Aku terbengong-bengong setelah mendengar itu. Mendadak aku lupa caranya berbicara. Cerita apa itu? Jadi yang membuat ini semua adalah Key? Kim Kibum? Seorang Kim Kibum memintaku untuk tinggal diKorea??! Cih, emang sapa dia seenaknya aja bikin keputusan kayak gitu. Tapi memang sih, perasaan ini nggak bisa disembuyikan lagi bahwa aku sebenarnya juga suka sama Key. Tapi yo nggak gini-gini juga caraneee??! Apa aku harus tinggal diKoreabersamanya? Selamanya? Aku nggak bisa bayangin apa jadinya. Arghh, ini memang kesempatan langka bagiku. Kapan lagi diajak menetap keKorea? Paling terkhir kali aku keKoreaumurku masih 5 tahun. Masih sangat kecil dan belum bisa mengingat apa-apa. Jujur, sebenarnya aku pengen banget kuliah diKorea. Aku pengen meneruskan tekad appaku. Aku pengen membawa nama keluargaku keKorealagi seperti sebelumnya. Aku pengen jadi orang sukses diKorea. Memang itu cita-citaku. Tapi.. kalo semendadak ini aku.. aku belum siap.. Apalagi harus tinggal bersama Shinee terutama Key. Aduuuuh..

TBC—————-

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

19 thoughts on “SHINee in Indonesia? Again? – Part 3”

  1. ahahah meski di tambah romancenya ini bener2 kocak huwaaaa kebayang ngak key yg mikir gayanya amit2 cabang orok pas di part 1 berubah 360 derajat !! (?)
    ahahah maksudnya ngak nyangka ampe segitu cintanya ma aku .. #plakk!!

    heheheh piece thor … minhooo setuju .. gombal warming datang !!!
    ne harusnya jaga image !!
    ahahha sabar ajah deh mey, ngak sah malu2 kucing deh ..
    lanjuuuttttt

  2. yaaah.. makin galau aja tuh meyzanya..
    aku cemburu sama meyza, kalo dia ga mau gapapa ko keynya dikasihin ke aku *plak
    key so sweet banget..

    author lanjut.. ditunggu part selanjutnya.. =D

  3. Baca komen kalian aku langsung semangat buat next part!
    Keep reading selalu yaaaa *tebar kolor shinee*
    Jangan lupa komennya juga.. Gomawo ^^

  4. Gyaa… Seru+kocak deh thor… Thor, part 4nya kok ga nongol-nongol(?)sih ? Hahahahaha…(?)Next part lebih kocak lagi ya… Jangan lama-lama post mext partnya…

    Hwaithing !!! 😉

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s