SHE IS NOT MY GIRLFRIEND BUT SHE IS MY WIFE – Part 14 (end)

TITLE: SHE IS NOT MY GIRLFRIEND BUT SHE IS MY WIFE part 14

Author : Pupuh , @pupuhmaknae ( wordpress: http://pupuhleehyoki.wordpress.com )

Maincast : Lee Taemin , Tasya (Song Seohye)

Support cast : Member SHINee , member xxx ,dll

Length : chaptered

Genre : romance

Rating : PG15

Summary : Tasya seorang yeoja dari member XXX (baca triple x , bukan f(x) semacam GB baru) keturunan dari Indonesia-Korea yg tidak suka di panggil nama koreanya.. lalu ia di jodohkan dengan Taemin oleh pemilik SM hanya untuk kepopuleran semata..

‘Soal kepergianku Amerika , aku tidak jadi membatalkan kepergianku kesana ?’ ujar Tasya membuat mata Taemin terbelalak

‘Ne , aku akan tetap melanjutkan kuliahku. Karna aku sadar kalau pendidikan itu penting , dan kuharap kau bisa menungguku untuk setahun kedepan’ ujar Tasya sambil mengembangkan senyumnya

Taemin tiba-tiba diam , ia lalu memandang diary yang ia pegang yang baru saja di berikan Tasya kepadanya, Tasya bisa mendengar nafas berat Taemin ia menjadi sedikit bersalah

‘Kapan kau akan berangkat ?’ tanya Taemin tanpa mengalihkan pandangannya dari diary tersebut

‘Kemungkinan minggu depan’ jawab Tasya singkat

Taemin memandang Tasya dengan tatapan tidak rela , baru saja mereka bersatu kembali setelah masalah sebelumnya , tapi sekarang mereka harus berpisah kembali

Tasya langsung mengamit tangan Taemin , ia meletakkan dagunya di pundak Taemin seolah meyakinkan kalau ia tidak akan bermacam-macam di sana.

‘Keundae… Jika kau tidak mengijinkanku ke California , aku akan menurutinya , aku akan meminta daddy  kembali membatalkannya’ ujar Tasya mencoba menenangkan Taemin yang tidak membuka suaranya sama sekali

Taemin memandang wajah Tasya dengan tatapan tak percaya , ia lalu berkata ‘Itu kan hakmu , aku hanya bisa mendukung keputusanmu’

‘Ya!!  kau itu suamiku , aku tidak mungkin membantah permintaan suamiku sendiri’ ujar Tasya lalu kembali mengeratkan tangannya yang sedang merangkul pundak Taemin

Tiba-tiba Taemin tersenyum ke arah Tasya , ia mengelus puncak kepala Tasya seolah-olah ia tak ingin kehilangan Tasya lagi.

‘Sebagai suami yang baik , aku pasti akan mendukung keputusanmu’ ujar Taemin yang membuat Tasya terbelalak kaget

‘Ne ?’ Tasya menyipitkan matanya berusaha mencerana perkataan Taemin

‘Aku mengijinkanmu untuk kuliah ke California’ ujar Taemin lalu kembali mengelus puncak kepala Tasya

Tasya tersenyum cerah mendengar keputusan Taemin , ia langsung memeluk namja yang adalah suaminya sendiri , entah apa yang ia rasakan , sedih , senang , haru bercampur menjadi satu

‘Aku akan merindukanmu’ ujar Taemin sambil mengelus punggung Tasya

‘Nado’ ujar Tasya sambil memejamkan matanya

Taemin melepas pelukannya , lalu mencium bibir Tasya lembut , perlahan air mata Tasya mengalir membasahi bibir nya dan bibir Taemin yang bersatu , Taemin melepas ciumannya lalu menghapus air mata Tasya dengan tangannya

‘Saranghaeyo’ Tasya tersenyum tipis mendengarnya , ia mengusap air matanya dengan punggung tangan

‘Nado , nado saranghaeyo’ Tasya memejamkan matanya ketika Taemin mendaratkan ciumannya di pipi Tasya

***

Hari-hari berikutnya kapasitas pertemuan mereka semakin meningkat , walaupun Taemin sedang sibuk mempromosikan albumnya . Tasya selalu menemani Taemin jika shinee sedang ada perform atau mengisi sebuah acara , sementara Tasya sudah memutuskan untuk vakum dari kegiatannya di xxx . Dan soal gosip tentang mereka berdua , entahlah , mereka lebih memilih untuk membiarkannya terlebih dahulu sampai gosip itu mereda dengan sendirinya

 TAEMIN POV

Aku membuka mataku , kucoba melihat sekeliling sambil mengumpulkan nyawaku kembali. Ku alihkan pandanganku ke samping , ternyata Tasya masih belum bangun , tumben sekali ? ya.. aku  dan Tasya memang untuk memutuskan kembali tinggal di rumah kami.

Ku tatap wajahnya , lalu kerapikan rambutnya yang menutupi wajahnya. Ku kecup pelan bibirnya lalu meraupnya sebentar setelah itu kulepaskan.

Tasya menggeliat sebentar lalu perlahan membuka matanya , aku tersenyum kearah , ia juga membalas senyumku meski sedikit sayu

‘Morning chagi’ sapaku

‘Morning too Minnie’ balasnya sebentar

Kurengkuh ia kedalam pelukanku , kuelus pelan rambutnya dan mencium puncak kepalanya. Tasya memelukku lalu membenamkan kepalanya di dadaku.

‘Kau lapar ? Kau ingin aku memasak apa hari ini ?’ tanyanya sambil menegak kan kepalanya menghadapku dengan posisi kami berdua yang sedang berbaring di atas tempat tidur

‘Ani , aku masih belum lapar’ jawabku sambil mengeratkan pelukanku

Ia tertawa pelan ‘Jeongmalyo ?’ godanya seolah-olah tak percaya dengan jawabanku

Aku memang sedikit lapar , tapi aku masih ingin berdua dengannya dikarnakan besok ia akan berangkat ke Calfornia. Ia merubah posisinya dengan lenganku seolah-olah menjadi bantalnya , sementara matanya masih menatap ke arahku

‘Lebih baik kita berdua kembali tidur’ ujarku mengalihkan pembicaraan lalu melingkarkan tanganku di perutnya sementara hidungku menempel dengan hidungnya

Ia tersenyum lalu memainkan hidungnya dengan hidungku , aku hanya membalas senyumannya. Setelah ia berhenti bermain-main dengan hidungku , aku mencium pipinya lembut , ia menutup matanya lalu kembali menatapku setelah aku melepas ciumanku

Ku ciumnya bibir lembut , setelah itu kuraup bibir bawahnya , perlahan Tasya membalas ciumanku , sejenak aku dan Tasya saling bertatapan , aku tersenyum ke arahnya , begitu juga dengannya.

Dengan gemas , aku mencium dagunya lalu turun ke leher , aku hanya menciumnya lehernya tanpa meninggalkan kissmark di sana , hanya sekedar mencium dan mengeceup lehernya dan memeluk tubuhnya

‘noona nomu yeppeo’

Tiba-tiba handphone Tasya berbunyi , sejenak kami menghentikan aktivitas kami masing-masing , Tasya beranjak dari tempat tidur lalu mengangkat telfonnya , sementara aku hanya memandangnya dengan wajah yang kubuat seimut mungkin , ia hanya terkekeh kecil ketika melihat wajahku sambil menjawab telfonnya.

‘Sudah siap semuanya ?’ tanyaku ketika Tasya menghampiriku yang sedang duduk di sofa . ia hanya mengangguk pelan , lalu ia langsung duduk di sampingku.

Ia menyandarkan kepalanya di bahuku , kudengar nafasnya terdengar berat. Cukup lama kami hanyut dalam keheningan, sampai ia memanggilku

‘Minnie’

‘Ne ?’

‘Dulu , pada saat pertama kali kau menyatakan cintamu , apa itu benar ? padahal pada saat itu , kita baru kenal kurang lebih selama seminggu sejak pertama kali kita bertemu di ruang somman ajjuhsi’ tanyanya

Aku mencoba memutar ulang kejadian itu di otak ku , pertemuan pertama kami , eh tidak.. lebih tepatnya untuk pertama kali kami berbicara berdua memang pada saat Sooman ajjuhsi mempertemukan kami lebih tepatnya menjodohkan kami

Soal aku menyatakan perasaanku waktu itu , waktu itu aku terlalu cepat memutuskan perasaanku hanya karna jantungku berdebar ketika melihat Tasya , padahal jika aku pikir-pikir itu karna aku gugup jika mengingat Tasya adalah istriku , atau apalah yang sampai sekarang masih belum aku mengerti

‘Eum , kurasa itu aku terlalu cepat mengambil keputusan , tidak mungkinkan seseorang bisa langsung mencintai dengan hanya beberapa kali pertemuan’ jawabku

‘Tapi…’ aku manatapnya , ia membalas tatapanku ‘ Aku sekarang benar-benar mencintaimu , sungguh , mungkin kedengaran akan sedikit berlebihan , tapi.. aku benar-benar tak bisa hidup tanpamu , aku akan menjadi Lee Taemin yang lemah jika kau pergi meninggalkanku untuk selamanya’

‘Apakah itu semua benar ?’ tanyanya sambil menatapku dalam ,Aku mengangguk mantap

Ia tersenyum lalu merapikan rambutku , tiba-tiba ia menarik kepalaku , kupikir ia akan mencium bibirku , ternyata ia mencium keningku

‘TING TONG’

‘Cangkhamanyo’ ujar Tasya lalu beranjak untuk pintu , belum sempat Tasya memakai sendal bonekanya tiba-tiba…

‘SURPRISE’

Kulihat hyung-hyungku dan triple x muncul sambil membawa makanan dan topi serta terompet seperti acara ulang tahun

‘Siapa yang ulang tahun ?’ tanya Tasya heran

‘Unnie , ini bukan untuk acara ulang tahun , tapi ini acara untuk kita semua sebelum unnie berangkat ke California’ ujar Yunhee

Aku dan Tasya hanya saling berpandangan lalu setelah itu tertawa

‘Baiklah , Let’s Go Party’ jerit Onew hyung  dan Key hyung

AUTHOR POV

Shinee dan triple membuat acara BBQ , kini yang jadi korban bukan Tasya , Tapi Key dan Misun. Acara BBQ berlangsung selama 2 jam , mereka semua berfoto ria , menyanyi , dan menari-menari tidak jelas hanya untuk melupakan kesedihan mereka , terutama untuk member xxx dan Taemin

***

Keesokan harinya

SHINee dan member xxx mengantar Tasya kebandara , suasana di bandara menjadi dramatis ketika Tasya berpamitan.

‘Aku akan merindukan umma’ ujar Cheonsa sambil menangis

‘Nado , jaga dirimu baik-baik , jangan terlalu bangun siang , arasseo’ Ujar Tasya lalu memeluk cheonsa , cheonsa mengangguk di pelukan Tasya

‘Sayang sekali unnie tidak bisa comeback bersama kita’ ujar Yunhee sambil menghapus airmatanya lalu kemudian memeluk Tasya

‘Mungkin setahun lagi’ ucap Tasya sambil melepas pelukan Cheonsa

‘Tapi aku maunya Unnie yang sekarang’ kini Yunhee menutup wajahnya , berusaha menutup air matanya

Tasya menghapus air mata dongsaengnya , begitu juga dengan hyosang yang terisak di samping Yunhee

‘Mungkin kau menginginkan ku yang sekarang , tapi bisa saja diriku yang satu tahun akan datang bisa membuat mu lebih menginginkannya’ ujar Tasya , Yunhee pun mengusap airmatanya lalu memeluk Tasya

‘Sudahlah , aku tidak tahan jika suasana terlalu mengharukan seperti’ ujar Misun sambil mengusap airmatanya begitu juga dengan Miyu

Tasya lalu menghampiri member SHINee yang kebetulan berada di samping member triple x

‘Hati-hati di jalan’ ujar Onew lalu bertos ria bersama Tasya

Minho menepuk dadanya dengan tangan yang di genggam ‘Jaga dirimu baik-baik , arrachi ?’  Tasya tersenyum lalu mengangguk menyanggupi pesan Minho

‘Sepertinya aku harus mencari teman masak baru , karna kau akan pergi California , sementara wookie hyung sibuk , ya sudah.. tapi jika kau kembali , aku akan menagih resep terbaru kepadamu’ ujar Key , Tasya hanya terkekeh mendengarnya , kemudian Key memeluk yeoja yang sudah di anggapnya sebagai dongsaeng

‘Aku tidak pandai merangkai kata-kata perpisahan , tapi.. jaga dirimu baik-baik , jangan sampai kau mengkhianati dongsaengku’ ancam Jonghyun kepada Tasya , Tasya menepuk lengan Jonghyun pelan , lalu mereka terkekeh bersama

Tasya melihat Taemin yang menunduk sambil memasukan tangannya ke saku celananya sehingga memberikan kesan cool terhadapnya, ia tersenyum kecut lalu menghampiri Taemin

‘Sepertinya kau tidak rela aku pergi’ ujar Tasya , Taemin mengangkat kepalanya lalu tersenyum tipis

‘Sudah terlambat untuk berkata tidak , kuharap kau bisa mendapatkan pengalaman dan pelajaran berharga di sana’ ujar Taemin yang masih berusaha tersenyum

‘Mianhae’ ujar Tasya tiba-tiba

‘Untuk ?’

‘Aku tidak bisa merayakan ulang tahunmu nanti’ ujar Tasya menampakkan wajah yang bersalah

‘Gwenchana , lagipula kau sudah memberikan kado yang berharga untuku , aku berjanji akan selalu mengisinya’ ujar Taemin sambil mengelus rambut Tasya sebentar

Sementara member triple x dan SHINee asik menonton yang mereka anggap sebagai pertunjukann drama ini.

‘Sepertinya aku harus pergi’ ujar Tasya ketika ada peringatan kalau pesawat yang akan ia tumpangi akan segera berangkat

Tasya meletakkan koper yang ia bawa , lalu menarik kerah Taemin dan…

CUP

Spontan member SHINee dan Triple x membulatkan matanya sambil membuka mulutnya  , Tasya pun melepas ciumannya lalu kembali menarik kopernya , sementara Taemin hanya memasang wajah sok cool , walaupun sebenarnya ia senang dan merasa sedikit malu

‘Annyeong’ Tasya melambaikan tangannya kepada orang yang ada di situ , perlahan sosok Tasya menghilang setelah ia berjalan di tikungan

***

1 TAHUN KEMUDIAN

TASYA POV

‘Hello SEOUL’ sapaku

Aku menarik nafas dalam-dalam ketika aku sudah sampai di bandara , setelah itu aku celingukan mencari supir yang memegang papan nama yang bertulisan namaku , setelah cukup lama mencari akhirnya aku menemukannya , tapi papan nama tersebut bertulisan ‘Lee Seohye (TASYA)’ apa itu benar orangnya ?

Ketika aku menghampiri tersebut , ia langsung mengambil koperku dan membawanya ke mobil , Eh ? bahkan ia belum bertanya kepadaku ? tapi.. ya sudahlah

Aku terus memperhatikannya , sepertinya aku mengenal orang ini , aku tidak bisa melihat wajahnya karna tertutup oleh sapu tangan dan topi. Dengan sigap aku menghampirinya lalu menarik sapu tangannya

‘Sudah kukira , kau pasti Taemin’ ujar ku terkekeh

‘Mianhae nona , tapi aku supirmu’ ujarnya lalu membungkuk kan badannya , aku memukul lengannya

‘Auw , appoyo’ ujar Taemin sambil mengelus lengannya

Aku menatapnya sebal yang sedang meringis kesakitan , selang 10 detik senyum terpancar di wajahku , begitu juga dengannya , aku segera memeluknya dan ia membalas pelukanku

‘Bongoshipo’ ucapku di pelukannya

‘Nado’ ujarnya sambil mengelus pelan rambutku

Aku sedikit menjinjitkan kakiku ketika memeluknya , aku baru sadar kalau ia sekarang sudah lebih tinggi dari setahun yang lalu

‘Kajja kita pulang’ ajaknya lalu menarik tanganku dan membukakan pintu mobil untuk ku

‘Changkaman , siapa yang akan menyetir ?’ tanyaku ketika melihat tidak ada supir di dalam mobil

‘Tentu saja aku’ ujarnya sambil mengangkat kedua alisnya

‘Mwo ? kau sudah mendapat surat ijin mengemudi ?’ ia mengangguk mantap , lalu masuk kedalam mobil , lebih tepatnya ia duduk di kursi pengemudi

Taemin menyalakan mobilnya , lalu mengemudikan mobilnya , aku cukup kagum terhadapnya , sepanjang jalan senyumku selalu mengembang

‘Sepertinya kau sangat senang’ ucap Taemin sambil melihat ke arahku lalu kembali konsentrasi menyetir

Aku hanya tertawa garing lalu kembali melihat jalan dan kota Seoul yang sangat kurindukan.

Tiba-tiba handphone Taemin berbunyi , ia segera mengambil handphone yang ada di saku jaketnya , waaw , sekarang ia sudah memakai blackberry , padahal dulu ia tidak di perbolehkan hyungnya untuk memakai alat itu.

‘Kenapa menatapku seperti itu , apa aku terlihat lebih tampan dari yang dulu ?’ tanyanya tanpa mengalihkan pandangannya dari jalan

Aku hanya mendengus tanpa merespon kata-katanya , ia hanya terkekeh pelan.

***

TAEMIN STAR CALL

‘Annyeonghaseo , aku maknae Taemin Shinee. Terima kasih untuk dukungan kalian di album kami yang berikutnya , dan sebentar lagi kami akan mengelar konser kedua kami. Oh iya , bagi kalian yang penasaran dengan hubunganku dengan Tasya , Mianhae selama ini aku membohongi kalian , sebenarnya di bukan pacarku , tapi… Dia istriku. Eum… terima kasih atas dukungan kalian , mohon maaf jika kalian semua kecewa , saranghaeyo’

Komentar fans

‘Gwenchana oppa , semoga kalian cepat mendapat momongan^^’

‘Aku patah hati T.T , semoga Taemin oppa bahagia’

‘Sweet , Gwenchana oppa , semoga kalian langgeng sampai tua ^^ , jangan lupakan kami’

.TASYA POV

Aku tersenyum melihat layar laptopnya , Taemin sudah mengkonfirmasikan tentang kami , untungnya fans sudah menerima semuanya , walaupun ada beberapa yang tidak menyetujui.

Kurasakan seseorang melingkarkan tangannya di leherku lalu mencium pipiku bertubi-tubi , aku membiarkannya , buat apa menolak , dia kan suamiku.

‘Eum , bagaimana kalau sekarang ?’ tanyanya sambil menatapku dari samping

‘Mwo ? andwae’ tolakku sambil menoyor kepalanya

‘Waeyo ?’ ujarnya kesal lalu meloncati sofa dan duduk di sampingku

‘Aku lelah Minnie’ ujarku sambil mncubit pipinya gemas

Taemin mendenggus kesal , lalu berjalan meninggalkanku ke arah kamar.

‘Kau marah ?’ tanyaku

Dia tidak mengubris perkataanku , sementara aku terkekeh melihatnya

‘Sama sekali tidak berubah’

Aku beranjak dari sofa lalu menghampirinya di kamar , kulihat ia terbaring di tempat tidur dengan seluruh tubuhnya di baluti selimut

Aku menghampirinya lalu duduk di sampingnya , aku menggoyang-goyangkan badannya

‘Minnie , kau marah ?’ tanyaku masih tetap mengguncang tubuhnya , tapi ia tidak bergeming ia malah membalik badannya membelakangiku

‘Kau benar-benar marah ternyata’ ujarku merasa bersalah , Tiba-tiba ia menarik tanganku lalu ia membalikan badannya , entah bagaimana jadinya sekarang ia menindih tubuhku

‘Ya.. Kau ingin melakukan apa ?’ tanyaku was-was

‘Tentu saja yang biasa dilakukan pasangan suami istri , aku juga selama setahun ini sudah belajar banyak dari video yang ku pinjam dari Eunhyuk hyung , kajja’ Taemin segera menutup tubuh mereka berdua dengan selimut

‘YA , DASAR MESUM , APA YANG KAU LAKUKAN!!’

THE END

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

35 thoughts on “SHE IS NOT MY GIRLFRIEND BUT SHE IS MY WIFE – Part 14 (end)”

  1. AAAAAKHIRNYAAA END JUGAAAAAAAA~~~
    GYAAA TAERMIN SUDAH TIDAK POLOS LAGII!!!!!! HAJAAARRR EUNHYUKK!!!!! *digorok ELF*
    GYAAA AKU SUKA BANGET ENDINGNYA.. *mian caps jebol*
    hehehe..
    DAEBAK thor!!! XDD

  2. YA! Taemin, kau berani menonton video seperti itu ya, bener-bener udah nggak polos lagi.. ckck,
    hmm.. salut juga ya taemints pada setuju, kalo aku taemints.. hmm. paling ngamuk seharian baru deh bilang setuju, sayangnya aku blingers sih. wkwk.. 😛

  3. ahahahah ceritanya mantep … eh itu diarynya di isi apa ma taemin ??
    huwaaa si onyet ngasih yg ngak2 .. tpi ya emang si minnie dah gede .. ^^ ahahah yahh taemin kalah .. aku ajah dah pke bb .. :p
    ahahahahahhahaha

  4. Aaaaaaaaaa
    Eunhyuk tega teganya menghancukan taemin yang polos(?)
    Mudah mudahan cepet dapet momongan
    Langgeng sampe tua
    Bahagia selamanya
    Mau juga deh liat member shinee yang lainnya pacaran juga ama xxx
    Wehehehe
    Keren daebak seruuu

  5. sequel …
    sequel …
    sequel …
    yadongnya jgn di SKIP yaaaa ….
    #plak …
    ketauan klo suka NC
    WEKWEKWEK
    pupuh yeppo …
    eon will wait

  6. Kyaaaa,,,, Taemin Mesummmm,,hehe tapi gx papa sihh,, kan mereka suami istri,, huahh,, FF nya Keren,, baca dr part 1 ampe terakhir baru koment disini,,, serruu,, serruuu

    Li ke this yo!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s