Earthquake, I Lost My First Love – Part 2

Title                 : Erathquake, I Lost My First Love

Author             : sabrina_9ys

Main Cast        : Choi Minho (Minho SHINEe)

Choii Hyunra (Author)

Park Joongsoo (Leeteuk Super Junior)

Kim Kibum (Kibum SHINEE)

Lee Taemin (Taemin SHINEE)

Krystal Jung (Krystal f(x))

Length             : Two Shoots

Genre              : Romance,Family,Brotherships

Soundtrack^^  : B2ST – Easy,G.O (MBLAQ) – Even In My Dreams atau Suju – It’s You,dengerin yang lain juga boleh, apt u yu dah…

A/N                 : Ini ff terbaru author,masih tentang brothership dan msh berkutat di seputar dunia kefarmasian author #gak nanya# tapi kali ini ada romantis – romantisnya.Nah,kebetulan author lagi ngebet banget ama Kibum,mangkanya author masukin my yeobo,Key#plak,Lockets# dan Taemin di sini.Ok,let’s read#author banyak bacot dilempar readers ke sungai Han#.

                        Kritik dan saran sangat ditunggu baik di sini atau di twitter/FB author @sha_cassielf/Sabrina Cassielf#promosi#

 

Sebelumnya…

“Umma…Minho oppa sudah datang..”

“Ne..aku segera ke sana..”,sahut umma dari dapur.

“Annyeonghasseyo..Choii Kyuhun imnida..”,kata Minho sambil membungkuk 90º.

“Annyeong..Park Yoora imnida.”,umma mendekat.

“Ne?”,Minho oppa terlihat sangat shock.

“Kau…?”,umma memegang kedua pundak Minho oppa seolah terkejut dengan apa yang ia lihat.”Choi Minho?”

Part 2

Author POV

Umma Hyunra menggenggam tangan Minho  oppa dan membuka kaos yang menutupi lengan kirinya.Ia melihat tanda goresan.

“Minho…”,umma memeluk Minho dengan erat.

“Ah…Um..Umma…”,Minho memanggilnya dan membalas pelukan ummaku dengan erat.Aku masih tidak mengerti apa yang terjadi di sini.

“Anakku…kau…akhirnya umma bisa melihatmu dan memelukmu kembali.Umma sangat merindukanmu,Minho..”

“Umma..nan neomu bogoshipoyo umma…Aku selalu berusaha mencari umma tetapi setiap kali aku mencobanya selalu diketahui appa.Mianhaeyo umma..”

“Hyunra…Ini..adalah oppamu..dia adalah oppa kandungmu..Choi Minho..”

DEG

Yeonhwacheorom meosjin sarang-eulhago?

Yeonhwacheorom seurpun saranghan geolkka

Ibyeol hue geunyang barabogoiss-eossedon

Babo gat-assedeon naega neomuna

Wonmangseulowo

First time  First time First love First love

Saranghal julman al-assji

Sarang jal mollasseossji

So sick So sick So sick So sick

Naleul tteonayaman haessni

I don’t wanna say goodbye,say goodbye..

Say Goodbye..

Neowa na ijewa ileohge dwae

Beolin geoni

I don’t wanna let you go..let

Let you go..

Easy come Easy go..

Na gajgo jangnanchin geoni…

#B2ST – Easy

 Aku benar – benar hancur mendengar ini semua.Ketika aku mulai mengenal namja,ketika aku mulai menaruh hati,ketika aku menanamkan cinta dalam hatiku ternyata namja yang kusukai adalah kakak kandungku yang tidak pernah kutemui selama 15 tahun.Di satu sisi aku bahagia karena bisa bertemu dengannya namun di sisi lain aku benar – benar hancur karena aku jatuh cinta pada oppaku sendiri.Ini benar – benar tidak adil.Apa dosaku hingga Tuhan menghukumku seperti ini.Air mata ini sudah tidak dapat terbendung lagi.Kepalaku terasa berputar.Aku berusaha untuk menguatkan tubuhku naik ke tangga,namun sepertinya semuanya terasa gelap dan semuanya menjadi hilang.

Minho POV

Aku bingung dengan ahjumma ini,seperti pernah melihatnya.Mirip dengan ummaku.Ahjumma itu mendekat dan ya!Benar.Ini ummaku.Aku masih mengenalinya.Ahjumma itu mendekat dan membuka kaos yang menutupi lengan kiri atasku.Ada tanda lahirku di sana.

“Minho…”,dia memelukku dengan erat.

“Ah…Um..Umma…”,aku memanggilnya dan membalas pelukan ummaku dengan erat.

“Anakku…kau…akhirnya umma bisa melihatmu dan memelukmu kembali.Umma sangat merindukanmu,Minho..”

“Umma..nen neomu bogoshipoyo umma…Aku selalu berusaha mencari umma tetapi setiap kali aku mencobanya selalu diketahui appa.Mianhaeyo umma..”

“Hyunra…Ini..adalah oppamu..dia adalah oppa kandungmu..Choi Minho..”

“MWO?Ige mwoya?”

What the hell in this world that just happened in my life?Hyunra adalah dongsaeng kandungku?Tidak mungkin aku mencintai dongsaengku sendiri.Selama ini aku belum pernah jatuh cinta.Namun di saat first love ini muncul justru pada orang yang tidak tepat.Ya!Dongsarngku sendiri.Jika aku terlahir kembali,aku ingin lahir dari keluarga yang berbeda agar aku bisa mencintai Hyunra.

“Umma??”,aku melihat Hyunra yang sangat shock.Mukanya menjadi pucat dan tiba – tiba ia pingsan.

“Hyunra..!Hyunra-a!!”,teriakku sangat kaget ketika melihatnya jatuh tersungkur.

“Hyunra..Kau kenapa sayang?”,umma sangat khawatir melihatnya.

“Aku bawa dia ke kamarnya..”,aku mengangkat Hyunra menuju ke kamarnya.Aku merebahkan tubuhnya di kasur.Umma kembali turun untuk mengambil obat dan minum.Aku menggenggam tangannya dengan kuat.Kenapa hal ini harus terjadi…pada kita?

“Oppa…”,katanya mendesah berat karena kesadarannya belum pulih sempurna.

“Jagi…”.Dia mulai duduk.

“Oppa..cukup..jangan memanggilku seperti itu.Kita tidak seharusnya mencinta.Oppa,kita ini saudara.”

“Hyunra-a…Mianhaeyo..Jika aku terlahir kembali,aku ingin menjadi bagian dari keluarga lain agar aku bisa mencintaimu Hyunra-a..”

“Enough.Oppa,cukup!Mari kita akhiri ini bersama.Aku hanya mencintaimu sebagai oppaku bukan sebagai namjachinguku oppa.”.Hyunra menangis.Aku memeluknya erat.Ia menenggelamkan kepalanya di dadaku.Kurasa kaosku sekarang sudah basah karena air matanya.

“Hyunra-a..kita tidak bisa menipu perasaan kita.Kita saling mencintai.”

“Cukup oppa.Carilah yeoja lain.Aku juga akan mencintai namja lain.Kumohon oppa.Jangan menghancurkan keluarga ini untuk yang kesekian kalinya.”.Ia melepaskan pelukanku.

“Lalu kenapa harus kita yang menjadi korban terus?”

“Oppa..kita tidak boleh seperti itu.Mungkin Tuhan memiliki rencana lain utnuk kita.”

“Hyunra-a…”.Aku memeluknya kembali.”Asal kau tahu..sampai kapanpun aku akan tetap mencintaimu baik sebagai dongsaengku maupun sebagai yeojaku.Biarkan aku egois kali ini saja.”

“Oppa,kumohon..Jika kau memang mencintaiku,kumohon jauhi aku dan berusahalah mencintai yeoja lain karena akupun akan begitu.”

Aku tidak menjawab dan hanya terus memeluknya.Mendekapnya dengan erat seolah tak ingin melepaskannya.Perlahan kuangkat wajahnya.Kucium lembut bibir mungilnya.Hangat.Hal yang begitu kurindukan selama ini,dan kini semuanya harus lenyap dalam sekejap saja.

Author POV

Dua minggu sudah Hyunra tidak menghubungi Minho.Hanya Minho saja yang sesekali mengirimkan pesan pada Hyunra.Hyunra sangat tersiksa karena menutupi perasaan cintanya pada oppa kandungnya sendiri.Begitupula dengan Minho.Mereka masih saling mencintai meskipun saling menghindar justru hal itu membuat mereka saling mengingat satu sama lain.Hingga suatu hari,mereka akhirnya dipertemukan kembali karena ekskul yang sama.

Jepang mengalami gempa dan tsunami yang sangat hebat.Mahasiswa dari berbagai universitas termasuk Myongji dan Kyunghee University turun ikut menjadi relawan.Mereka berada pada tim yang sama seperti waktu itu.

“Annyeonghasseyo..wah..tidak menyangka kita bisa satu tim lagi.”

“Ne..teuki hyung..Kau sepertinya semakin gemuk..kata Kibum.

“Ani..aku banyak aktifitas justru berat badanku turun.Mungkin karena baju yang kupakai saja.”

“Teuki oppa..nan neomu bogoshipoyo..”,kata Hyunra.

“Na do Hyunra-a..”

Lagi – lagi,aku menemukan sosok oppaku.Kami saling menatap untuk waktu yang cukup lama dan ini semakin membuat kami frustasi.Hingga akhirnya Minho oppa memulai pembicaraaan.

“Hyunra-a..bagaimana keadaanmu dan umma?”

“Kami baik – baik saja.”,jawabku datar.

“Syukurlah kalau begitu.

“Bagaimana dengan oppa?”

“Lumayan,baru saja sembuh dari demam.”

“Oh..”,jawabku hanya ber-oh ria.Bingung harus menjawab apa.Aku harusnya senang bisa menjadi relawan bersama kakakku di sini,ada yang menjagaku setidaknya.Namun,kuakui aku masih belum bisa memungkiri perasaan ini.Aku tidak bisa berbohong pada diriku sendiri bahwa sebenarnya aku masih mencintai Minho oppa.

Saat di dalam pesawat,entah takdir atau kebetulan kami duduk bersebelahan.Tuhan,ini semakin membuatku sulit bernafas.Berulang kali aku menghela nafasku panjang.Sedangkan kulihat Minho oppa meremas – remas tangannya sendiri.Kami berdua sangat tidak tenang.

“Hyunra-a..” “Oppa..”.Panggil kami bersamaan.Kami kembali menunduk.

“Kau duluan..”

“Ani..oppa saja duluan..”

“…”

Suasana kembali hening.Akhirnya Minho oppa yang mulai pembicaraan kami dalam pesawat.

“Hyunra-a..jangan membohongi perasaanmu,jangan menyiksa dirimu seperti ini.Aku tau.Jujur saja.Aku masih mencintaimu.

“Oppa..Cukup.Kau kira aku tidak merasakannya?Aku juga masih menyimpan rasa itu oppa.Tapi kumohon,kita tidak bisa melanggar takdir.Kita bersaudara,kita tidak seharusnya begini.”

“Aku hanya ingin kau tetap mengingat bahwa aku akan tetap mencintaimu sebagai dongsaengku dan yeojaku.Ingat itu.”

“Oppa..”

“Ssst…”.Dia menempelkan jarinya di bibirku dan kurasa wajahnya semakin dekan dan dekat hingga aku bisa merasakan hembusan nafasnya.Minho oppa mencium bibirku lembut.Lebih lembut dari yang sebelumnya.Seolah tidak ingin melepaskanku begitu saja.Aku mendorongnya.

“Ini yang terakhir dariku,my jagi..Hyunra.Ini yang terakhir.”,kata Minho oppa sambil membelai wajahku.Aku berharap dia bisa benar – benar menjadi oppaku yang sebenarnya.

“Kajja..kita kumpul dulu di sini.Aku akan membagi kelompoknya,sama seperti yang waktu itu.Kalian masih ingat?Hari ini kita menuju ke utara Tokyo.Banyak bangunan roboh di sana.Ada sebagian korban selamat yang masih ditemukan.Kalian berhati – hatilah saat mengangkat puing – puing,karena hari ini kita tidak di camp kesehatan.”,kata Teuki oppa memberi pengarahan.

“Hyung,maksudmu kita turun ke lapangan?”,kata Taemin

“Ne..”

“Lalu bagaimana jika ada gempa susulan oppa?”,tanya Krystal khawatir.

“Kalian tetap waspadalah.Kerjakan dengan cermat dan berhati – hati.Kalian yang yeoja membantu dalam pertolongan pertama saja jika korban terluka.”

“Kurasa itu tetap saja sedikit menakutkan,oppa.”,kataku.

“Tenanglah Hyunra-a..Aku akan menjagamu..”,kata Kibumnie padaku.

“Ne?”.Aku sangat terkejut dengan sahabatku ini.Dia terlalu baik padaku.Atau ada sesuatu lain ya?Ah..molla.Aku menatap Minho yang sedari tadi memperhatikan aku dan Kibumnie.Mungkin jika Kibum adalah makanan,Minho oppa sudah melahapnya dari tadi.Dia terlihat sangat geram.Oh,kumohon oppa.Ini bukan saatnya untuk menonjolkan ego kita,batinku.

“Kajja..Kita bergerak sekarang.”

“Ne!!”,jawab kami serempak.

@Tokyo Utara

“Omo…~Benar – benar parah..kondisi di sini..”,kata Krystal.

“Kau?Kenapa di sini?Bukannya kau satu tim dengan Taemin?”,kata Kibum.

“Ne..aku hanya jalan sebentar kok ke sini.Aku akan balik ke sana sebentar lagi.”

“Ah..arasseo..Ya!Lihat itu..Taemin Hyung menemukan korban.Cepat bantulah dia..”

“Ne…ne..arasseo..”,jawab Krystal dengan lesu.

“Ya!Kibumnie!Kurasa dia menyukaimu.”,kataku sambil menyingkirkan debu – debu di dekat puing.

“Ne?Ah…tidak mungkin..Aku menyukai yeoja lain..”

“Jinjja..pasti yeoja itu cantik.”

“Ne..sangat cantik..”,katanya sambil terus memandang ke arahku.

“Ya!Jangan melamun.”

“Aniyo..Aku tidak melamun,Hyunra-a..”

“Kibumnie…”

“Ne..?”

“Aku ingin tanya.Apakah aku salah jika aku terlalu mencintai oppaku?”

“Maksudmu?Bukankah kau tidak punya oppa?”

“Ah..ani..lupakan saja…”

“Atau kau sudah memiliki namjachingu?”

“Aniyo!Ak..aku..”,belum sempat aku menyelesaikan kalimatku,Minho oppa meneriaki kami.

“Ya!Kalian berdua!Malah mengobrol.Bisa bantu aku tidak.Tolong angkat yang ini sedikit.Sepertinya ada seseorang di dalam sana.”

“Ne..”,kata kami serempak.

“Hyunra-a…”

“Ne..”

“Bagaimana jika sahabatmu menyukaimu?”

“Ne?Ah..mollayo..Bukan saatnya memikrkan hal itu..”

“Hajiman…Joahanikka..Hyunra-a..”

“Mwo?”

“Joahanikka..Aku menyukaimu Hyunra-a..Mianhae..mengatakannya di tempat seperti ini,tidak romantis atau apa pun.Aku takut untuk mengatakannya dulu.Aku sudah menyukaimu sejak SMA dulu..”,kata Kibum padaku.Dia menyukaiku?Aku hampir mati berdiri mendengar pernyataannya barusan.Belum selesai permasalahanku yang dulu sudah harus mendapat lagi.Aku senang sih sebenarnya,karena dengan adanya Kibum disisiku aku bisa melupakan Minho oppa perlahan.Tapi aku juga merasa berdosa karena menggunakan Kibum sebagai pelampiasanku.Aku benar – benar dibuat bingung.

“Ya!Kalian berdua malah membicarakan hal itu di sini.sudah bantu aku..”,Minho semakin geram melihat kami berdua.

“Mianhae..Hyung..”.Minho tidak menjawabnya dan terus membersihkan puing – puing di dekat gedung.

“Ya!Ada anak kecil di dalam.Aku akan masuk.Kalian jaga puing ini agar tidak roboh.Aku akan menarinya.”

Teeeeeeeettt!!!!!Teeeeeeeeettt!!!!Teeeeeeeett!!

Suara sirine darurat tiba – tiba berbunyi.Itu tandanya ada gempa susulan.Selang 2 menit aku merasakan getaran pertama.Aku ingat Minho oppa masih di dalam reruntuhan.Aku tidak bisa memanggilnya terlalu keras karena menyebabkan puing ini semakin roboh.Aku hanya memncet alerts yang ada di jam tangan kami.Aku memberi aba-aba agar dia segera keluar.Namun masih saja tetap di dalam.

“Sebentar lagi,aku menggapainya..”

“Huhuhuhu…hiks..hiks..eomma..Eomma..”,tangis anak kecil itu sempat terdengar dari alerts kami.Anak itu masih selamat tapi jika Minho oppa tidak cepat mereka justru akan terkena gempa susulan.Getaran itu kurasakan lagi.

“Oppa..Cepat keluarlah..”

“Ne…3 meter lagi..”

Bruuuk..!!Grruuukkk!!

Suara gemuruh akibat bangunan yang roboh itu mulai terdengar.Semua relawan sudah dibawa ke tempat yang aman.

“Hyunra-a..kajja…”

“Chakkaman..Minho oppa masih di sini..”

“Ya..!!”

Minho oppa mendorong yeoja kecil itu keluar,tangannya berhasil digapai oleh Kibum.Aku menarik Minho oppa keluar.Namun..

BRAAAAKK!!!

Reruntuhan itu menimpa punggung dan kaki Minho oppa.Aku sontak terkejut melihatnya.Semua relawan banyak yang telah meninggalkan lokasi.Kini hanya tinggal aku,Kibum dan dua orang polisi Jepang.

“Oppa!!!”,aku berteriak histeris dan menangis melihat Minho oppa berlumuran darah.Aku hanya dapat melihat tangan dan wajahnya.Aku berusaha mengangkat puin gitu tetapi tidak bisa.

“Hyunra-a…Aku teringat dengan kau saat melihat gadis itu.”

“Oppa..Tunngu sebentar aku akan menyelamatkanmu..”

“Hyunra-a!!Kita harus keluar dari sini.Polisi sudah melarang kita!!”,teriak Kibum.

“Chakkaman….Minho oppa terjepit.Bantulah aku!!”,kataku gemas.Namun polisi itu justru melarang Kibum,namun ia tetap mendekat.

“Hyunra-a..tinggalkan aku di sini..Biarkan saja kau mati dari pada aku tidak bisa mencintamu.Dengan begini aku bisa selalu melihatmu meski dari atas sana.Pergilah Hyunra!!”

“Oppa!Jangan bicara seperti itu!!”

“Aku ingin terlahir kembali agar bisa mencintaimu Hyunra-a..”

“Hyung!!Aku akan mengangkat puingnya.Bertahanlah..”,kata Kibum.Namun sepertinya tenaga satu orang masih kurang.

“Oppa…bertahanlah..”

“Kibum-a..Jagalah Hyunra..Tetaplah bersamanya..”

“Hyung..jangan bicara seperti itu..”

“Hyunra-a..saranghae,dongsaeng..Neomu saranghae..”

“Na do..oppa..Nado saranghae Minho oppa…”,kataku sambil menangis.Minho oppa mengeluarkan darah dari mulutnya.Suara gemuruh itu datang lagi.Gempa kali ini lebih besar.

“Oppa…!!!!”

BRAAAAAK!!!

Semua puing itu menjatuhi Minho oppa.Semua tubuhnya tak terlihat lagi.Kibum menarik tanganku karena tubuhku hampir tertimpa puing itu.Ia menarikku ke dalam pelukannya.Lalu merangkulku pergi dari tempat itu.

“Oppa…hiks….Kau kenapa..hiks..meninggalkanku seperti ini?”

“Hyunra-a..bersabarlah..”

“Oppa…Kenapa?Ini semua begitu tidak adil bagiku!!”

Di saat aku menemukanmu,aku justru jatuh cinta padamu,pada oppaku sendiri.Di saat ini kau justru memilih meninggalkanku agar kau bisa mencintaiku.Pilihan macam apa itu oppa?Aku tidak ingin kau meninggalkanku.Aku ingin selalu di dekatmu meskipun hanya menjadi dongsaenmu.Oppa…aku sangat mencintaimu…

2 Minngu kemudian..

Hari ini adalah hari pemakaman Minho Oppa.Umma menangis histeris melihat kejadian ini.Anak laki – lakinya harus meninggalkannya setelah 15 tahun tidak bertemu.Benar – benar memilukan.Ia tidak siap untuk kehilangan lagi.Kibum oppa terus berada di sampingku,mengelus pundakku,meminjamkan bahunya sebagai tempat untukku menangis dan sesekali ia memelukku.Pemakaman berlangsung lancer.Namun di saat selesai,umma harus dibawa ke rumah sakit karena ia pingsan.Kibumnie mengantarkanku pulang ke rumah.

“Hyunra-a..jika kau tidak keberatan,aku ingin bertanya sesuatu..”

“Ne..apa Kibumnie?”

“Sebenarnya apa hubunganmu dengan Minho hyung?Apa yang kau maksud waktu itu adalah dia?Kau mencintainya?”

“Ne..kau benar Kibumnie..Aku tidak tahu bahwa ia adalah oppa yang selama ini aku cari.Kami terlanjur jatuh cinta.Tapi itu semua tidak mungkin,kami bersaudara.Aku ingin mencintainya sebagai oppaku namun juga sebagai namja,mungkin aku egois,tapi aku akan berubah untuk mencintainya sebagai oppaku,oppa kandungku…”

“Ne..gwenchana..jika kau masih mencintainya sebagai namja,yang jelas aku akan selalu menerimamu kapan pun itu.Tak peduli kau masih mencintainya sebagai namja atau sebgai oppamu.Aku akan selalu menerimamu di sampingku.Aku berjanji padanya untuj selalu menjagamu.”

“Gomawo Kibumnie…Mungkin aku belum bisa mencintaimu seutuhnya,mianhae..Tapi aku berjanji suatu saat aku akan mencintamu tulus dan kita akan hidup bahagia..”

“Ne..Hyunra-a..aku akan selalu menjagamu,apa pun itu yang kau rasakan.Saranghae..jagi..Neomu saranghae…”

“Ne..Kibumnie..mianhae..aku belum sanggup membalas kalimtamu barusan.Hati ini masih rapuh melihat semua yang telah terjadi..”

“Gwenchana..aku hanya ingin kau tahu kalau aku mencintaimu..”

Kibumnie menganngkat wajahku dan wajahnya semakin mendejat.Aku menutup mataku.Kurasakan bibirnya menciumku lembut.Air mataku menetes lagi.Teringat ciuman Minho oppa waktu itu.Yang aku tahu adalah,aku mencintai kalian..

THE END

Ahahahay…akhirnya selesai juga…#author jingkrak2#..thanks to B2ST oppadeul dan G.O oppa yang sudah memberi aku inspirasi bwat ff ni..Mohon dikomen ya..jangan mentang2 lewat hp gx bsa comment,walaupun sebenernya author pun gx tau,hehehe..#sarap kambuh#…

Pengen buat sekuelnya sih,kasus Krystal yang naksir Kibum pas di deket reruntuhan gedung itu tuh,tapi kalau chingudeul pada setuju sih…hehe..

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

14 thoughts on “Earthquake, I Lost My First Love – Part 2”

  1. Ahirnya di publish juga

    Tragis bgt abang minho, meninggal tertindih puing”…
    Pasti berat ya kalo suka sama sodara sendiri

    Ada after storynya engga antara hyunra sama kibum?
    Pengen

    nice ff
    🙂

  2. Aduhh thor,, Tragis amat sihhh.. Minho ny harus “dipaksa” mati,, trs ketiban reruntuhan lagi,,, tp mulia jg sihh meninggal saat jd relawan…

    Key,, makin cinta dehhh.. Kamu tuhh ya,, selalu the second Guys yg sabar…

    Bagus thor meski masih add beberapa typo,,,
    di tunggu aftornya,, tp add Key-hyunra ny jg dong thor,, hehe.

  3. unnie, kok sedih banget ya ceritanya… T_T
    Minho oppa, sama aku aja deh biar nggak mati pasrah begitu, *lawak,
    karya selanjutnya di tunggu ya unnie.. ^^

  4. huwaaaa akhir yg memilukan !!
    minho meninggal .. huwaaa cinta terlarang !! key jaga hyunra okay !!
    minho .. kasian .. huwaaa…

    authorrr ff nya bgus .. !! keren bgt !!!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s