A Song For You

Title : A Song For You

Author : Park Ha Ni

Length : Oneshoot

Genre : Romance , sad , Songfic

Cast :   Kim Jong Hyun ( SHINee )

Kim Ji Yeon

Soundtrack : Kerispatih : Lagu Rindu

Kim JongHyun  POV

“ Oppa , neumo apayo “ jerit Jiyeon lirih.

Setidaknya hanya itu yang bisa dia lakukan sekarang . ketika semua obat keras yang disuntikan oleh para dokter kedalam infus Jiyeon . Ketika obat keras itu bercampur dan bereaksi dengan darahnya .

“ Oppa , sakit ! “ jerit Jiyeon tertahan .

Air matanya tertahan di pelupuk mata memaksanya agar tidak jatuh . badan kecilnya mulai meronta menahan sakit . Jiyeon mulai menggigil .  Ku genggam erat tangannya .

“ Bertahanlah , Jiyeon-ah ! kau harus kuat ! “ kataku memberi semangat .

Semakin erat aku menggengam tangannya , berharap Jiyeon merasakan sedikit kehangatan dariku . Jujur aku sudah tidak kuat melihat Jiyeon – Bidadari hatiku – seperti ini. Jiyeon sudah terlalu tersiksa dengan semua cobaan yang harus dia hadapi . Andai saja Tuhan mengabulkan satu permohonanku . aku hanya ingin semua ini berakhir.

“ Oppa , sakit ! “ suara Jiyeon  mulai hilang . mata sayunya mulai menutup . sepertinya Jiyeon mulai tertidur . Syukurlah setidaknya dia bisa merasa tenang dan nyaman bila dia tertidur.

Ku kecup pelan kening Jiyeon . aku memandang wajah polos Jiyeon ketika tertidur . begitu polosnya sehingga dia terlihat seperti bayi . Namun , aku bisa melihat guratan kesakitan di wajah polosnya . wajahnya semakin tirus dan tubuhnya sudah kering , tanpa sadar air mata yang sedari tadi aku tahan akhirnya jatuh begitu saja . entah kenapa mengapa melihat keadaan seperti ini rasa sakit mendera seluruh tubuhku . nafasku terasa sesak .

“ Tuhan , tolong hentikan semua ini ! “ ucapku di setiap doa yang aku lantunkan.

Sungguh aku ingin menghentikan semua ini , andai aku bisa . Aku bersedia melakukan apapun asalkan semua penderitaan Jiyeon berakhir dan dia bisa sembuh dari penyakit ganas yang terus menerus mengerogoti tubuhnya .

Ya , Jiyeon – Bidadari hatiku – menderita Leukimia atau lebih terkenal dengan Kanker darah . tidak ada obat untuk penyakit ini . hanya satu cara menyelematkan Jiyeon , menunggu seorang dermawan yang rela membagi tulang sumsumnya untuk Jiyeon . padahal semua telah aku lakukan untuk menemukan seseorang yang tulang sumsumnya cocok dengan Jiyeon . namun hasilnya NIHIL . ada satu alternatif yaitu melakukan KEMOTERAPI . suatu cara untuk membunuh sel kanker yang menyatu dengan darah Jiyeon secara perlahan . dengan cara menyampurkan berbagai obat keras ke dalam darah Jiyoen . dan ini adalah Kemoterapi kedua Jiyeon  . hanya ini yang bisa di lakukan dokter untuk menghambat pertumbuhan kanker Jiyeon .

Aku menghela nafas panjang , kepalaku terasa berat dan aku ingin sejenak melepaskan penat di kepalaku . Akhirnya aku tertidur di samping bidadari kecilku ini .

KIM JIYEON  POV

Kepalaku terasa berat , mataku juga terasa enggan di buka , perutku mual mungkin ini sisa dari obat keras kemoterapi kemarin . perlahan ku buka mataku walau terasa berat dan mencoba mengumpulkan seluruh kesadaranku . aku memandang seseorang yang duduk tertidur di samping ranjangku . seseorang yang selalu setia menemaniku . aku tau pasti itu malaikat pelindungku – Jonghyun Oppa – aku tersenyum tipis melihatnya . ketika melihat wajah damainya tanganku bergerak perlahan menyusuri setiap lekuk wajahnya .

“ betapa indah ciptaan tuhan ini ! “ gumamku melihat wajah Jonghyun .

“ sampai kapan aku bisa melihatmu ? aku ingin selalu melihatmu , Oppa ? “ gumamku kacau.

Tiba-tiba Jonghyun oppa mulai membuka matanya , aku melepaskan tanganku dari wajahnya . setelah mengumpulkan kesadarannya , dia bangkit dari duduknya dan menggerakkan badannya ke kanan dan ke kiri . badannya pasti pegal-pegal akibat tidur sambil duduk . kasian malaikatku itu .

“ Aish ~ , badanku rasanya rontok ! “ keluhya . aku tersenyum tipis melihatnya .

“ selamat  siang Oppa ! “ sapaku , Jonghyun oppa terkejut mendengar sapaanku .

“ Omo , apa siang ? sudah berapa lama aku tertidur ? apa kau sudah sarapan ? “ tanyanya panik sambil melihat ke luar jendela dan benar saja . matahari sudah bertengger manis di atas kepala . melihat ekspresi Jonghyun oppa . aku terkikik pelan .

“ oppa ! apa kau hari tidak latihan ? “ tanyaku .

“ aniya , aku tak ada latihan hari ini ! aku ingin bersamamu ! “ jawabnya sambil mendekat padaku . aku mencoba bangun dari tidurku . badanku pegal jika harus berlama-lama tidur , Jonghyun oppa membantuku bangkit untuk sekedar duduk di ranjang dia pasti tau apa yang aku inginkan .

“ aku akan keluar sebentar mencari makanan ! kau pasti laparkan ?”Tanya Jonghyun oppa . aku menggangguk pelan .

Setelah Jonghyun oppa menghilang di balik pintu aku melihat tubuhku yang semakin kurus dan juga rambutku yang mulai rontok . aku menyadari hidupku tak akan lama lagi . airmataku mulai menetes . namun ada cairan lain yang menetes di selimut putihku . aku mimisan lagi . aku berhenti menangis . aku menengadahkan kepalaku , mencoba menghentikan darah yang keluar dari hidungku sebelum Jonghyun oppa datang , aku tidak ingin melihat dia khawatir . setelah berhenti , aku menyembunyikan selimutku yang terkena bercak darah di bawah bantalku .

“ Jiyeon-ah , aku bawakan makanan kesukaanmu , KIMBAB* , tara !! “ teriak Jonghyun oppa bahagia sambil menenteng kantong plastic berukuran sedang .

“ sekarang kau makan dan minum obat setelah itu kau pasti akan sembuh ! “ kata Jonghyun oppa .  Ya , kata-kata itu yang selalu keluar dari mulutnya untuk membujukku untuk memakan obat penghilang rasa sakitku .

“ Ne ! “  jawabku tak kalah semangat .

“ baiklah buka mulutmu ! ak~ “ perintah Jonghyun oppa sambil menyuapkan satu potong kimbab ke mulutku , aku tersenyum menerima perlakuan Jonghyun oppa , aku bahagia.

“ sekarang giliranku ! oppa buka mulutmu ! kereta akan memasuki terowongan ! tut-tut-tut ! “ kataku sambil memainkan kimbab menuju mulutnya , namun ide jail terlintas di pikiranku aku malah membelokkan kimbab kearah hidungnya .

“ maaf , keretanya salah jalur “ kataku sambil terkekeh . aku lihat Jonghyun oppa pun tertawa melihat tingkahku .

“ Ya , kau pikir lubang hidungku adalah terowongan , dasar anak nakal “ katanya gemas .

“ Ya , buka mulutnya ! “ perintahku lagi . Jonghyun oppa membuka mulutnya dan aku memasukkan potongan kimbab yang terbesar sehingga mulutnya penuh dengan kimbab.

“ ha ha ha ! wajahmu lucu sekali oppa ! “ kataku menahan tawa . Jonghyun oppa semakin memainkan wajahnya membentuk ekspresi yang lucu dan aneh . aku tidak berhenti tertawa .

Setelah selesai makan , Jonghyun oppa memintaku memakan obatku . akibat reaksi dari obat itu akhirnya aku tertidur . sebelum aku tertidur Jonghyun oppa meminta izin kepadaku karena dia ingin pergi keluar karena ada urusan yang harus ia selesaikan . aku mengangguk setuju .

“ Jiyeon-ah , oppa ada urusan yang harus diselesaikan ! mungkin besok oppa akan datang lagi ! tidak apa-apakan oppa tinggal ? “ tanyanya khawatir .

“ Ne , tidak apa-apa oppa !” jawabku .

“ Jaga dirimu baik-baik ! cepatlah sembuh ! aku akan segera kembali ! “ pesannya padaku sambil mengecup lembut keningku . namun aku sudah terlelap karena pengaruh obat penenang itu .

KIM JONGHYUN  POV

Aku pergi meninggalkan Jiyeon sendiri di rumah sakit . dia memang tidak memiliki siapa-siapa disini . orangtuanya berada jauh di luar negeri dan mungkin sibuk dengan urusan mereka sendiri-sendiri . walau hidup dengan keadaan seperti itu tak menjadikan Jiyeon sebagai pribadi yang lemah , malah dia tumbuh menjadi gadis yang ceria sehingga dia bisa merubah hidupku .

Aku ingin menyelesaikan segala urusanku hari ini . dan aku ingin cepat kembali kerumah sakit untuk menemani Jiyeon . namun langkahku terhenti ketika aku melihat sebuah pasar malam yang dulu pernah aku kunjungi bersama Jiyeon dan aku baru ingat besok adalah hari jadi kami yang kedua. terlintas dalam pikiranku untuk memberi Jiyeon sebuah kejutan . akhirnya ku putuskan untuk berkeliling mencari sesuatu yang menarik . setelah berkeliling sebentar aku menemukan seseuatu yang menurutku manis bila di pakai jiyeon . sebuah kalung dengan liontin bintang kecil . walau kalung ini terlihat sederhana tapi aku yakin jika kalung ini berada leher jiyeon pasti akan terlihat bagus .

Aku lelah berkeliling , aku putuskan duduk sejenak di taman bermain , tempat biasa dimana aku dan jiyeon menghabiskan waktu bersama sambil memakan ice cream . aku menghela nafas panjang . menutup mataku mencoba mengingat semua kenanganku .begitu banyak kejadian yang aku lalui bersama jiyeon . aku menerawang jauh ke masa laluku dimana aku pertama kali melihat Jiyeon – bidadari kecilku – .

FALSHBACK-

Aku adalah satu mahasiswa yang berprestasi di kampus, aku adalah juara nasional dalam lomba piano .namun aku juga seorang namja yang Bengal dan nakal , aku suka berkelahi dengan mahasiswa dari kampus lain . aku memiliki banyak sekali musuh . sampai suatu hari ketika aku berjalan sendirian di malam hari , ada segerombolan namja yang menghadang jalanku .

“ Minggir kalian !”  bentakku .

“ Cih~ , sombong sekali kau ! kau hanya sendiri KIM JONGHYUN ! dan lihatlah kami ? kami lebih banyak dari kau ! apa kau mau kami habisi ? “ balas salah satu dari mereka .

“ jadi kalian mau main-main denganku ? “ tantangku sambil tersenyum mengejek .

“ Ayo kita habisi dia ! “ perintah dari salah satu dari mereka . dan mereka mulai menyerangku .

Mungkin karena kalah jumlah akhirnya aku kalah dan aku jatuh tak sadarkan diri di jalanan . namun ada seseorang yang menyelamatkanku . seseorang itu adalah Yeoja bernama KIM JIYEON , dia merawat semua lukaku dengan tulus , dan ada seseuatu yang aneh pada diriku , ketika aku melihat mata indahnya aku merasa nyaman di dekatnya . padahal ini untuk kali pertamanya aku bertemu dengannya . tanpa sadar aku memeluknya dan membisikkan sebuah kata indah yang meluncur begitu saja mulutku .

“ Saranghaeyo* “ bisikku . dia terkejut dan mulai mencoba melepaskan pelukanku , tapi aku mencoba menahannya .dan diapun membalas pelukannku . dan mengucapkan sesuatu yang memang aku harapkan .

 “ Nado saranghae “ balasnya . aku mulai melepaskan pelukkanku .

Sejak saat itu aku menjalin hubungan dengannya . Kim Jiyeon seorang yeoja yang mampu merubah hidupku yang buruk menjadi cerah dan berwarna kembali , aku juga berjanji padanya akan meninggalkan semua kebiasaan burukku . Jiyeon selalu menemaniku di saat aku lomba piano dia akan selalu berada di barisan pertama penonton untuk mendukungku . dan pada saat ulang tahunku dia selalu memberikan aku kejutan .

Dan pada suatu hari aku tidak melihat Jiyeon di kampus . aku mencari-cari Jiyeon di seluruh sudut kampus . aku ingat tempat faforit jiyeon di kampus ini adalah perpustakaan aku berlari menuju perpustakaan . ku telusuri semua sudut perpustakaan hingga aku menemukan tubuh terkulai lemah di lantai , ku lihat hidung yeoja itu mengalir cairan merah segar . aku segera mengangkat tubuh kecil itu dan berlari menuju rumah sakit terdekat .

Sesampainya di rumah sakit , setelah menunggu beberapa saat , dokter memanggilku .

“ apakah kau keluarga Kim-agashi ?” Tanya dokter .

“ Ya , saya kakaknya Kim Jonghyun !” jawabku berbohong , namun dokter percaya padaku dan mengira aku memang kakaknya karena marga kita sama .

“ maaf sebelumnya ! saya mohon anda tidak terkejut mendengarnya ?” kata dokter .

“ baiklah ? cepat katakana saja ! “ perintahku .

“ baiklah ! sepertinya adik anda menderita Leukimia atau Kanker darah “ jawab dokter

Serasa ada yang menghantam jantungku , dadaku sesak seketika itu aku terjatuh dari duduk dan mulai menangis meraung .

“ kau bohong dokter ! “ teriakku geram , aku bangkit dari dudukku dan coba menarik kerah dokter itu .

 “ KATAKAN KALAU SEMUA INI BOHONG “ . teriakku lagi .

“ tenangkan diri anda tuan ! dan cobalah meneriam semuanya dengan lapang dada ! “ nasihat dokter tersebut . mecoba melepaskan tanganku dari kerah bajunya .

Aku melunak aku berjalan menuju kamar jiyeon . aku melihat dia masih tertidur , aku berjanji akan melindunginya sebisa mungkin hingga akhir hayatku .

FLASHBACK END –

Aku mencoba membuka mataku , mengusir semua kenangan buruk itu . Ya sejak saat itu aku selalu berusaha ada untuk Jiyeon . aku tidak ingin mengecawakannya .

Aku bangkit dari bangku taman ini dan berjalan menuju rumah sakit .

KIM JIYEON POV .

Aku bangun dari tidurku , aku tak melihat Jonghyun oppa di sampingku , mungkin dia sibuk , pikirku .

Aku mulai mengingat kalau tadi saat tidur dia bermimpi bertemu dengan seorang malaikat yang tampan yang mengajaknya pergi ketempat yang sangat indah . aku sangat senang bisa pergi dengan malaikat itu , tapi aku ingat aku juga punya malaikat yang sedang menunggu ku , aku pamit pulang kepada malaikat itu dan malaikat itupun mempersilahkanku pulang untuk bertemu dengan malaikat hatiku .

“ bolehkan aku pulang sebentar ? aku juga ingin bertemu malaikat hatiku sebentar ? “ tanyaku pada malaikat itu . dia tampak tersenyum dan mengangguk pelan .

“ pergilah sebentar , tapi lekas kembali , karena kau sudah berjanji akan ikut bersamaku , maka aku akan menunggumu disini ! “  jawabnya .

“ baiklah , tunggulah aku !” perintahku , malaikat itu kembali tersenyum .

Aku berlari menuju semburat cahaya yang ada di depan mataku dan masuk di dalamnya.akhirnya aku terbangun dari mimpiku . aku mulai berfikir , mungkin memang akhir dari hidupku . aku menunggu Jonghyun oppa – malaikat hatiku yang sesungguhnya- datang. Tak berapa lama terdengar suara pintu terbuka . aku melihat jonghyun oppa datang dengan menyembunyikan sesuatu di balik badannya .

“ Jiyeon-ah , aku datang ! tutuplah matamu ! ‘ pinta Jonghyun oppa.

“ Ne , baiklah ! “ kataku sambil mulai menutup wajahku dengan tanganku.

Jonghyun oppa berlari mendekat kearah ranjangku .

“ sekarang buka matamu , Jiyeon ah ! “ perintahnya , aku membuka tanganku,

“ Tara ! selamat hari jadi kita yang kedua , Jiyeon-ah !” teriaknya.

Aku tak percaya yang ada di depanku sebuah kalung dengan liontin bintang kecil , sungguh manis , dan sekarang telah berpidah keleher kurusku.aku tersenyum , dan aku mencoba memeluknya .

“ terimakasih oppa ! “ bisikku , aku terharu dan mulai menangis . aku melepaskan pelukanku . dan aku berhenti terisak . Jonghyun oppa tersenyum melihatku . senyum yang sangat manis menurutku .

oh , Tuhan , mungkinkah ini senyum terakhir yang bisa aku lihat dari malaikat hatiku. Tanyaku dalam hati.

Jonghyun oppa kembali tersenyum melihatku .

“ I’m genie for you wish “ katanya .

“ baiklah oppa , aku ingin pergi keluar sebentar , aku bosan berada di tempat ini , jadi bisakah kita keluar , aku rasa cuaca hari ini sangat bagus , aku ingin melihat bintang ! “ kataku merajuk .

“ baiklah kalau begitu , princess ! kali ini aku mengijinkanmu , karena sekarang seorang genie yang harus menuruti semua perintah tuannya ! “ katanya menahan tawa .

Jonghyun oppa mulai menggendongku . aku melingkarkan tanganku di lehernya , kami berjalan sepanjang koridor rumah sakit untuk sampai di taman belakanng rumah sakit . aku tidak berpaling sedikitpun dari wajahnya . aku ingin melihatnya selagi aku bisa melihatnya karena waktu tak akan lama lagi , aku ingat malaikat tampan itu sudah menungguku

Kami sampai di taman belakang rumah sakit . di sana ada bangku putih , kami memutuskan duduk berdua di sana . Jonghyun oppa mulai memelukku mencoba menghangatkan tubuh kecilku . pelukan yang begitu hangat.aku memandang wajahnya yang sedang melihat ke langit.

“ oppa , apa kau suka bintang ? “ tanyaku.

“ tentu saja , semua orang menyukai bintang ! walau dia lebih kecil dari bulan dia tetap bersinar di kala gelap ! “ jawab jonghyun oppa.

“ oppa , aku juga ingin jadi bintang ! bolehkah aku menjadi bintang ?” tanyaku.

“ boleh tapi aku tak mau kau jadi bintang di langit , cukup jadi bintang di hatiku saja , karena kau adalah milikku , bintang hatiku , disini tempatmu ! “ kata Jonghyun oppa sambil meletakkan tanganku di dada kirinya. Aku tersenyum mendengarnya ,

“ tapi oppa jika suatu saat aku pergi , apa yang oppa lakukkan ? “ tanyaku lagi .

“ kau tak boleh pergi . aku akan mencegahmu pergi ! ingatlah aku selalu bersamamu !” jawabnya lagi .

Taukah engkau oppa , aku sudah tidak kuat menghadapi semua ini , aku tak ingin melihat kau bersedih seperti ini , aku mohon jadilah Kim Jonghyun yang dulu , batinku .

“oppa jika aku pergi , berjanjilah padaku , kau tak akan menangis dan ku mohon jadilah Kim Jonghyun yang ceria seperti dulu . aku ingin melihat kau bermain piano lagi , dan yang paling penting aku adalah bintang yang paling terang di langit . berjanjilah oppa ! “ pintaku .

“ baiklah aku berjanji , jika kau sembuh nanti aku akan menyanyikan sebuah lagu untukmu tentu saja dengan bermain piano , dan kau juga harus berjanji tidak akan pernah meninggalkanku .! “ pintanya .

“baiklah aku berjanji “ . jawabku sambil tersenyum tipis .

Oppa , maafkan aku  aku tak bisa menepati janjiku , aku harus pergi sekarang , karena seorang malaikat telah menungguku , oppa maafkan aku . jerit hatiku .

Air mataku mulai menetes membasahi baju Jonghyun oppa .

“ oppa , bolehkan aku memelukmu , tapi kau harus janji tidak akan melepaskan pelukanku sebelum aku yang melepas pelukanku !” pintaku sambil terisak .

“ lakukan apa yang kau mau lakukan sekarang , aku tak melepaskanmu ! “ jawabnya sambil menghapus air mataku .

Ku peluk erat tubuh Jonghyun oppa , mencoba merasakan kehangatan ini untuk yang terakhir kalinya , aku merasakan cairan menetes dari hidungku aku tersenyum dan mulai menutup mata. Aku mengingat semua kenanganku bersama Jonghyun oppa , aku sadar aku tidak sendirian di dunia ini . terimakasih Tuhan telah mengirimkan malaikat penjaga untukku . saranghaeyo Jonghyun oppa .

Aku mulai membuka mataku , akhirnya aku samapai di tempat ini lagi , aku menghampiri malaikat yang sedang menungguku itu . aku lihat malaikat itu tersenyum dan mengulurkan tangannya , aku meraih tangan itu . malaikat itu mulai mengepakkan sayapnya sehingga aku terlindung di balik sayapnya . malaikat itu mengajakku terbang menuju tempat yang begitu indah dan dari sini aku bisa melihat Jonghyun Oppa . Yeongwonhi Geudaereul Saranghae , oppa .

KIM JONGHYUN  POV

Jiyeon memelukku sangat erat . aku membiarkan dia seperti ini . aku sudah berjanji padanya tidak akan melepaskan pelukannya , walaupun hawa malan ini cukup dingin tapi pelukan jiyeon sangatlah hangat .

Namun , kurasakan pelukannya mulai mengendur dan lama-lama terlepas begitu saja . aku kira jiyeon sudah tertidur . aku menyentuh badan jiyeon yang sudah mendingin . dan aku lebih terkejut ketika melihat cairan merah mengalir di hidung  jiyeon . ku tepuk pelan pipi tirusnya , Jiyein tidak bereaksi . aku mencoba tenang , kemudian merasakan denyut nadi di pergelangan tangannya . ternyata nihil , denyut nadi itu sudah hilang .

Aku memeluk tubuh kecil jiyeon , menahan air mataku keluar . aku sudah berjanji tidak akan menangis . hatiku hancur . nafasku terasa sesak . aku tidak tahan , air mataku tumpah begitu saja .

Maafkan aku Jiyeon , aku mengingkari janjiku , aku tak kuat melihat kau seperti ini , mengapa Tuhan mengambilmu dariku . Tuhan tolong kembalikan dia , Tuhan , aku mohon , ratapku dalam hati .

Aku semakin erat memeluk tubuh Jiyeon yang sudah tak bertuan itu , aku gendong dia menuju kamarnya . dan aku memanggil dokter untuk memeriksannya . dan dokterpun sependapat denganku . dokter menyatakan Jiyeon telah pergi .

Sebulan setelah Jiyeon pergi aku mulai menerima kepergiannya . aku mencoba menepati janjiku padanya , karena aku yakin dia selalu melihatku dari sana , aku ingin dia tersenyum melihatku di surga .

Aku sudah menciptakan sebuah lagu untuk Jiyeon sebagai ungkapan hatiku padanya . dan hari ada Kontes Piano yang di adakan di kota . aku terpilih menjadi finalis , aku tersenyum di depan cermin memandangi bayangan tubuhku di sana . aku terlihat tampan dengan setelan tuxedo mahal yang baru aku beli langsung dari perancang terkenal . aku memandangi kalung bintang kecil milik Jiyeon dan memasukkan ke dalam saku celanaku

Aku berjalan menuju pentas . aku duduk di depan pianoku , aku menoleh sebentar kea rah penonton. Aku yakin pasti Jiyeon melihatku di deretan pertama penonton . dan aku melihat sosok itu . seorang Yeoja cantik menggunakan dress putih . Yeoja itu terlihat bersinar di antara para penonton .

Aku memantapkan hatiku , aku mulai menekan tuts pianoku dan mulutkan mulai mengeluarkan suara merduku .

Bintang malam katakan padanya
Aku ingin melukis sinarmu di hatinya
Embun pagi sampaikan padanya
Biar ku dekap erat waktu dingin membelenggunya

Tahukah engkau wahai langit
Aku ingin bertemu membelai wajahnya
Kan ku pasang hiasan angkasa yang terindah
Hanya untuk dirinya

Lagu rindu ini kuciptakan
Hanya untuk bidadari hatiku tercinta
Walau hanya nada sederhana
Ijinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan

Seluruh penonton terkesima dengan penampilanku . setelah selesai , semua penonton berdiri dan bertepuk riuh . diantara para penonton itu , aku melihat yeoja yang tersenyum bangga melihat penampilanku , yeoja itu bertepuk tangan dan mulai menggerakkan bibirnya .‘saranghaeyo ‘ mungkin itu yang terucap dari bibirnya . aku bisa membca gerakan bibir itu , dan aku membalas dengan gerakan bibir yang sama .

“ Nado saranghae Kim Jiyeon “ jawabku lirih .

Yeoja itu berjalan menjauh dan kemudian menghilang . aku tersenyum mantap . aku memejamkan mataku di atas panggung ,

‘ semoga kau senang Jiyeon , ini adalah laguku untukmu ‘ batinku.

Aku membuka mataku , dan membungkukkan tubuhku sebagai tanda hormat kepada para penonton , penonton kembali bertepuk riuh untukku dan mulai melemparkan banyak bunga mawar sebagai tanda mereka menyukai penampilanku .

Selesai kontes aku menatap ke luar jendela . aku melihat jelas ada satu bintang disana hanya satu bintang yang di langit saat itu , aku yakin pasti itu Jiyeon.

SARANGHAE KIM JIYEON , – Bidadari kecilku –

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

20 thoughts on “A Song For You”

  1. Aaaaaaa
    Sedih bgt bgt
    Gabisa ini gabisa
    Jonghyunnya mau aja nih nurutinnn!!!
    Nyesek kan jadinya liat jiyeon mati
    Mana dia ngeliat jiyeonnya udah mimisan
    Aaa sedih bgtt

  2. am i the first?
    wow., ffnya membuat airmataku tertahan thor..
    sweet banget,
    jarang juga kutemuin ff yang soundtracknya lagu indo, nice thor :’)

  3. Terhenyak bacanya
    Jonghyun setia banget meskipun cewenya sakit hmm
    Yang jonghyun gendong dia ke taman, duuh itu langsung nyessss bacanya
    Kira-kira malaikat yang nunggu Jiyeon kayak Jonghyun ga ya? Kkk
    Baguuuus 😀

  4. hyaaa sedih amat sih thor !!! huwaaa bayangin jong kayak gitu ngak tega juga !!
    huwaaa hiks..hiks…
    jiyeon kasian jjong tuh huwaa idup lagi kek !!
    yaudah jjong selamat menempuh hidup baru ya .. #plakk!!

    authorrr good job !!
    keren bgt !

  5. sumpah sedih banget, daebaklah, terhanyut sama perasaannya jonghyun, apalagi lagunya itu lhooo…. unnie pinter bikin cerita sad end, wkwk ^^

  6. apa ini??// lg seneng baca cerita yg cast-nya jjongpa.. malah sad ending??? hueeeeeeeeee 😥
    sedih gini thor.. huhuhu *namanya juga sad story* #plak
    bener deh.. kasian.. harus kehilangan.. padahal.. udah saranghae.. (?) hohoho
    keren thorrr

  7. Hueeeeeeee … Sedihh thor 😥
    Kasian jonghyun di tinggal jiyeon
    Endingnya aku suka 🙂

    Lagunya pas thor … ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮

  8. author .. teganya kau buat aku menangis .. (?)
    senengnya kalau punya seseorang kayak Jonghyun oppa di samping kita ..
    huhuhu .. nyesek .. 😥

    lagunya klop banget , aku jadi jatuh cinta sama lagu itu … hehe

    nice ff 😀 . jangan lupa bikin lagi !! hhehe

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s