If I Could See You Again – Part 1

Title : If I Could See You Again (Part 1)

Author : Annisaa a.k.a Hyun Myung Ji.

Main Cast : Lee Taemin.

Support cast : Suzy, Jaejoong, Yoona, Minho, Krystal, Key, Onew, Jong hyun.

Length : Sequel.

Genre : Family, Romance, friendship, angst & tragedy ? mungkin hehehe.

Rating : PG-13.

A.N : gomawo buat admin yang mau ngepost ff ancur ku ini, and Annyeong Reader, ff ini asli imajinasi aku sendiri ya n ingat ini cuma fiksi, no bashing, jebal. Tapi sebelumnya aku ingin mengatakan “Mianhaeyo, jika ff jelek ini masih ada kekurangan (pastinya), lebay, garing, membosankan, atau sangat tidak menghibur, maklum aku gak ahli dalam dunia perFanfickan hohoho” (Author lebay). Oh iya FF-ku ini terinspirasi dari lagu Yiruma dengan judul yang sama.

PS : Anggap aja Jaejoong itu kakaknya Yoona dan Taemin yah (3 saudara dengan marga yang sama “LEE”), Sedangkan Minho dan Key itu sepupu mereka.

 

Taemin’s POV

Seorang yeoja dengan dress putih gading menarik tanganku, wajahnya…senyumnya membuatku damai, dia…siapa dia? sangat cantik, hanya itu yang bisa kukatakan, sunguh….aku benar-benar terpesona, jantungku berdegup lebih cepat dari biasanya, apa dia malaikat?. Dia tersenyum dan membawaku ketempat yang tak pernah kulihat sebelumnya, penuh dengan bunga Edelweis….tempat ini sedikit berkabut dan…sejuk, rumput-rumput dihiasi embun-embun, aku memejamkan mataku, menghirup dinginnya udara segar, apakah ini pagi ? apakah aku dipuncak gunung ? sesuatu yang lembut menyentuh bibirku, aku membuka mata perlahan, yeoja itu menciumku ! dia hanya tersenyum, belum sempat aku bertanya siapa dirinya, dia menghilang bersama hembusan angin, sayup-sayup aku mendengar bisikan “see you, Lee Taemin”. Tiba-tiba aku merasa ada yang mrngguncang tubuhku…..

 

“Taemin, wake up! uda pagi saengku” aku merasa seorang namja mengguncang dan sesekali memeluk tubuhku, tapi aku enggan membuka mata, aaah dreamlandku hilang, hari ini kan uda libur musim panas, siapa sih yang membangunkanku pagi-pagi ?

“Heeeey, saeng, ayolaaah taem, wake up!” kali ini namja itu berbisik di telingaku, sialan, aku bergeming dan menutup telingaku dengan bantal.

“aaaish IJJASHIGI, baiklah kalau begitu, rasakan ini!” suara namja itu terdengar menjauhiku, ok  bagus!.

SREEEEEEK, KLIK SREEEEEK SREEEEK aku mendengar semua gorden jendela kamarku dibuka, dan aaaah sinar matahari tepat mengenai seluruh tubuhku.

“JAEJOOOOONG! SILAU TAUUU!” sontak aku bangun sambil melindungi mataku dengan telapak tanganku.

“YA ! Panggil aku HYUNG, aku HYUNGmu !“ katanya setengah berteriak.

“Ne Ne Ne hyung algesseumnida, jaejoong hyung kau mengganggu mimpi indahku tau!” jawabku sambil mengusap-ngusap mata.

“Oh jinjja? tapi bersyukurlah karena aku yang membangunkanmu, lha kalau Yoona? mungkin sekarang pipimu sudah menjadi korban ciumannya sekarang” ah benar juga kata jae hyung, aku hanya diam memandangi namja yang berusia 25 tahun itu bersandar membelakangi jendela menatapku, sinar matahari yang menerpa sisi-sisi tubuhnya, ditambah hembusan angin yang membuat rambutnya mengelus lembut wajahnya (bayangkan aja, author aja meleleh nulis bagian ini,*lebay), membuat dia terlihat seperti kaum peri dari wonderland, waaah keren sekali, betapa beruntungnya aku mempunyai hyung secantik ini *plak* eh maksudnya setampan ini, andai saja semua fangirlnya melihat hal ini aku berani bertaruh mereka akan berteriak histeris (termasuk author) dan pingsan.

Jaejong’s POV

“Oh jinjja? tapi bersyukurlah karena aku yang membangunkanmu, lha kalau Yoona? mungkin sekarang pipimu sudah menjadi korban ciumannya sekarang” aku merasa menang karena Taemin hanya diam dengan apa yang ku katakan, diam = setuju kan?.

1 detik, 2 detik, 3 detik….Taemin hanya duduk diam di kasurnya memandangiku yang berdiri membelakangi jendela, aigo anak 18 tahun ini manis sekali, sangat manis, melihatnya diam seperti ini, ditambah sinar matahari yang menerpa wajah, mata dan rambutnya yang coklat_dia terlihat bersinar, dongsaengku yang indah, dia mirip sekali dengan mendiang umma .

Aku menyayanginya lebih dari aku menyayangi Yoona, mungkin Yoona sependapat dengan ku, takkan kubiarkan kami kehilangan untuk yang kedua kalinya, ya dua tahun yang lalu orangtua kami pulang dari USA, umma mengajak Taemin ke toko bunga, mobil yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dan jatuh ke jurang, tragis memang_umma tak bisa diselamatkan, dia mengalami pendarahan yang cukup parah di kepalanya, dan aku bersyukur setidaknya masih ada yang bisa diselamatkan, ya Taemin, meskipun waktu itu dia koma hampir satu bulan, setelah siuman Taemin harus menjalani terapi karena trauma dengan kejadian yang dialaminya. Mungkin tahun itu adalah tahun terburuk bagi appa, aku, yoona dan my lovely ; Taemin.

Tapi, lihatlah kami sekarang, semua kembali normal, appa kembali sibuk dengan bisnisnya di Amerika meski tanpa umma, Taemin_simaknae itu kembali ceria meskipun kadang dia rada risih dengan kata “kecelakaan dan kematian”, yoona anak kedua yang cantik itu sibuk dengan dunia modelnya, dan aku? ya aku penyanyi solo yang mmm terkenal di seoul.

Author’s POV

“Hellooooow, saatnya sarapaaaan” suara Key dan Yoona yang menggema dari arah dapur membuat Taemin dan Jaejoong sadar dari lamunannya yang saling terpesona satu sama lain (author mulai lagi). Key selalu begini, pagi-pagi cerianya udah ON 100%.

“Aaaaah, kenapa kita saling aneh begini, ayo kita sarapan, eit kamu mandi dulu, kajja! Palli, aku tunggu diruang makan ya” Jaejoong mendorong dongsaengnya kekamar mandi. Taemin hanya nurut dengan tampang linglung, pikirannya masih mengingat-ingat gadis cantik dimimpinya barusan, siapa dia?.

#15 menit kemudian…

Di ruang makan, Jaejoong, Yoona, Key, dan Minho sudah menunggu.

“Aaaaaaah si uri baby uda bangun, selamat makan” Key menyiapkan piring dan perlengkapan makan buat Taemin.

“I’m NOT a baby” bentak Taemin, dan duduk di kursi makan.

“Itu menurutmu!” sahut yoona dan jaejoong bersamaan, Minho hanya terkekeh geli.

“Selamat makan” kata mereka bersamaan, kecuali Taem yang masih menggerutu sambil menyuapkan bibimbap dengan kasar ke dalam mulutnya.

*Author mau nambahin dikit lagi Minho dan Key itu sepupu dari tiga bersaudara (Jae, yoona, n Taem), ayah mereka bersaudara, mereka sudah tinggal di rumah ini uda lima tahun, alasannya : rumah Key sangat jauh dari seoul sehingga dia sering telat sekolah dan mengikuti training saat itu, sekarang dia sedang kuliah, sedangkan Minho orang tuanya dipindahtugaskan ke Jepang. Padahal Key dan Minho sudah punya dorm dari managemennya sejak tiga tahun yang lalu, mereka lebih sering dirumah ini dibanding di asrama mereka, itu sering membuat managernya kerepotan, ya key dan Minho adalah penyanyi semenjak tiga tahun yang lalu, mereka member dari boyband SHINee yang terdiri dari Onew, Jong Hyun, Key dan Minho (ngawur amat nih author).

Onew dan Jjong juga sering main dirumah ini, dan mereka (bahkan seisi rumah termasuk menagernya) sering membujuk si baby Taemin untuk bergabung di grup SHINee, karena Taemin juga memiliki talenta yang tak pernah diketahui  banyak orang. Taemin selalu menjawab “aku masih sekolah hyung, jadi artis cape !” (gubrak !!! ini cuma imjinasi author ya, peace ^^v.).

“Oppa, teman-teman aku mau minta foto oppa lagi makan, boleh?” Yoona memperhatikan jaejoong yang dari tadi sangat menikmati sarapan super duper enaknya buatan Key.

“Ummm, foto saja, apa sih yang gak buat fans” jawab jaejoong tersenyum, dan membuat pose ‘V’ saat Yoona menjepret kamera kearahnya.

“Wah yoona noona, dijamin, teman noona mimisan 5 ember ntar liat foto jae hyung hihihi” celetuk Key yang kini sudah selesai sarapan.

“Lebay, cih” sahut Minho.

“Hey, manusia kurang kosa kata! gak usah ngomong deh ya” Key melemparkan tisu ke wajah Minho dan dengan gesit Minho menangkapnya.

“Gomawo tisunya, puddle genit” Minho merong ke Key.

“Ge-eeeer lo, siapa juga yang ngasi tisu, dasar onta somplak” Key mendelik, darahnya sudah naik, minho melotot.

“Kalian tau? Minho dan Key hyung terlihat seperti anjing dan Kucing, teruskan pertengkaran kalian, seperti anak kecil saja!” Taemin dengan judesnya meralat sambil tetap menikmati makanannya, dan Sukses membuat Minho dan Key menunduk malu di tegur oleh seorang maknae di rumah ini.

RING DING DONG RING DING DONG, hp minho berbunyi.

“Ne, chagy, yeoboseyo ?” sahut minho mengangkat ponselnya.

Taemin’s POV

RING DING DONG RING DING DONG, hp minho hyung berbunyi.

“Ne, chagy, yeoboseyo ?” sahut minho hyung.

Chagy ? sejak kapan orang pendiam ini punya pacar.

“Ok, aku mandi dulu” Minho hyung bergegas makan.

“……”

“ne chagy” Minho tersenyum, entah apa yang mereka rencanakan.

“…….”

“Geurae, chakkaman~” Minho menutup hpnya.

Yaaa elaaah, sama cewek aja ngomong singkat kayak gitu, ampun deh hyung ku yang satu ini.

“Dari siapa hyung?” kataku .

“gadisku” jawab Minho singkat yang beranjak berdiri.

“Kamu gak tau saeng? baboooya” kata yoona noona yang sibuk membersihkan meja makan dengan Key hyung.

“Aniyo, nugu?” aku masih penasaran.

“Krystal jung” jawab jaejoong hyung .

“Tepat sekali” sahut Minho mengiyakan.

“Waaah, krystal yang cantik itu? member dari mmm f(x) itu kan? ya kan?” kenapa aku jadi semangat ya mendengar Minho sama krystal jadian, aneh.

“Siapa lagi, kalau gak cantik bukan cewek Minho namanya” Key tidak mempedulikan tatapan dingin minho.

“Chukkae hyung” kata ku setengah berteriak ke Minho yang sudah naik tangga, aku cuma dikacangin olehnya, dasar. Akhir-akhir ini aku jarang sekali nonton TV, pantes aja aku ketinggalan berita kalau mereka sudah jadian, parahnya Minho gak pernah cerita, jinjja!

***

 

aku hanya uring-uringan di ruang tengah, memindah-mindah channel TV yang membosankan, liburan macam apa ini? arrgh. Key hyung dari tadi lagi khusyuk baca majalah fashion di sampingku, tidak bicara sedikitpun, boring banget nih hyung.

Tiba-tiba Jae hyung dengan dandanan rapi keluar dari kamarnya.

“Kemana hyung?”  kataku, berharap dia mengajakku.

“Eh? oh ke studio rekaman, waeyo?” jawabnya sambil merapikan kerah bajunya.

“Aku ikut, ya? ya? ya? jebal” aku berusaha memohon.

“Aaaaah, aniyo~, disana akan membosankan bagimu, aku tidak bisa menjagamu disana, nanti aku belikan sesuatu pulangnya, ok? Annyeong~” sambil mengelus-elus rambutku dia bergegas pergi. Ah, dia masih memperlakukanku seperti anak SD, shit.

TING NOOONG (bel berbunyi)

“Ah akhirnya” Key hyung langsung berlari membukakan pintu, sedangkan majalahnya di lempar begitu saja kearahku. Dasar, sejak kapan umma tega begini (?). Siapa sih yang datang, suara gaduh semakin mendekat, benar saja ; Onew hyung dan Jong hyun hyung bersama Key masuk keruang tengah, mereka member SHINee sekaligus seperti saudara bagi Key hyung, hoah berisik.

“Aaah kebetulan sekali ya hari ini kita gak ada manggung, i’m free! ah annyeong Taemin manis!” sapa Onew hyung sambil makan ayam goreng, tanpa menawarkan ayamnya sedikitpun padaku, ya kalau masalah ayam Onew hyung ini sangat pelit, Key yang pernah menceritakannya kepada ku.

“Annyeong hyung” balasku, dia bilang aku manis?  aku kan tampan, dia buta apa?.

“Wah, rambutmu ok banget taem, neomu kyeopta~” jong hyung mengacungkan kedua jempolnya kearah aku.

“eh gomawo hyung” apa-apaan sih ne orang, norak deh.

“Aku yang mengusulkan gaya rambutnya seperti itu, hebatkan?” celetuk Key hyung, mau-maluin aku aja nih hyung.

“Waaaah, seleramu bagus Key, selalu~” kata Onew hyung yang menatap rambutku seperti orang idiot.

“Tentu, Taemin harus keren tiap harikan? Calon artis” Key menatapku girang, urrrrgh yalk siapa bilang aku calon artis, cih.

“Okeh, kita ke             balkon aja deh biar enak mainnya” Key menyeret dua temannya itu dan melanjutkan “Taem, jangan keluar rumah ok? Berbahaya tanpa pengawasan!” .

HAH, sejak kecelakaan itu, kenapa semua orang mebuat aku seperti anak SD, ah bukan_lebih tepatnya anak TK ! AKU KAN UDAH DEWASA! Oh god help me!

Author’s POV

Yoona menata rambut dan berdandan semanis mungkin, mumpung jadwal kuliahnya kosong, hari ini dia semangat sekali mau perawatan full ke salon.

“Noonaaaaaa~” hati yoona mencelos kaget, Taemin masuk kamarnya tanpa permisi, dan langsung menghempaskan tubuhnya ketempat tidur kuning noonanya itu.

“YA! YA! Kau anak siapa ha beraninya masuk tanpa izin noonamu!” Yoona hampir saja meledak melihat dongsaengnya itu.

“Aku? Anak umma dan appa laaah” jawab Taemin cuek dan mengambil boneka-boneka teddy bear yoona, lalu menjadikannya bantal guling.

“YA! ITS MINE, HATI-HATI! YA BABOOOOYA!” Yoona hanya berani memaki tanpa bertindak, maklum Taemin adalah dongsaeng paling berharga baginya.

“Wae? Aku ikut noona ya? Aku bosan dirumah” taemin pasang muka innocentnya.

“aku mau ke salon, apa kamu beneran mau ikut honey? Baiklah kalau begitu” amarah yoona hilang entah kemana melihat kelakuan saengnya ini.

“SALON? aaaah gak jadi!” wajah Taem makin manyun, yoona tersenyum melihat wajah Taem yang memeluk boneka beruangnya, ‘bahkan Taem lebih manis dari boneka beruangku, aegyo’ batin yoona.

“lha kenapa gak mau kesalon? Oh karena kamu sudah cantik, ya kan?” ejek yoona yang kini duduk di samping taemin yang sedang berbaring di bednya.

“HA! YA! Aku NAMJA, buta apa, cih” buk Taemin melemparkan boneka ke wajah yoona kesal, Yoona hanya menanggapinya dengan tawa meledek.

“Eh noona, mmm tadi malam aku bermimpi seorang gadis…dia manis sekali, dia mengajakku ketempat yang menurutku itu puncak gunung, indah sekali bunga adelweis di mana-mana….” bla bla bla Taemin menjelaskan dari A sampai Z.

“Jinjja? adelweis, katanya itu bunga abadi kan? Mungkin saja umurmu panjang Taeminnie…” Yoona sangat bersemangat “Dan siapa gadis itu, dia yeppo gak? seperti apa? Mungkin dia jodohmu, waaaah!” lanjutnya.

“Entahlah, dia cantik, mmm seperti umma dan noona” kata Taemin sambil menerawang.

“Jeongmalyo? aku berharap mimpimu itu menjadi kenyataan, minnie” yoona ikut-ikutan membayangkan mimpinya Taemin

“Ne, semoga saja”.

“oh tidak aku telat, nanti kita lanjutkan” Yoona melihat jam tangannya sambil menepuk jidatnya “Aku pergi dulu, bye sweety” Yoona mengelus pipi taemin, dan “oh iya, mau ku chu sebelum aku pergi? ppopo!” pinta yoona.

“Ogah, ih sana gih, aku bukan balita lagi yang seenaknya menyerahkan pipi dan dahiku buat dicium!” jawab taemin lantang, dan Yoona terkekeh geli sambil keluar kamar.

Taemin’s POV

“Ogah, ih sana gih, aku bukan balita yang seenaknya menyerahkan pipi dan dahiku buat dicium !” Sahutku setengah berteriak, dasar noona, dulu ketika aku masih kecil dia yang paling doyan nyium pipiku aiiish, bahkan sekarang meskipun aku sudah dewasa noonaku itu kadang suka mencuri kesempatan buat mencium pipiku saat dia sudah kewalahan membangunkanku tidur, arrrgh i hate it ! alasnnya : karena aku ini manis kali ya? oh pastinya (PD selangit ni anak).

Aku beranjak keluar kamar noonaku yang serba kuning ini, heeeh.

Aku kedapur mencari-cari makanan, aku menggeledah isi kulkas(?) cake? milk? Coklat? Permen? Aaah banana milk saja.

“Sillyhamnida, emm eonnie, aku bisa minta air putih tidak?” suara seorang yeoja mengagetkanku, hampir saja aku menjatuhkan banana milkku, aku berbalik mencari sumber suara, DEG! Yeoja, ya dia yeoja, sangat m-a-n-i-s, imut dan aaah kenapa aku? matanya indah sekali, wait!!! DIA!!! YA DIA!!! PERSIS, DIA ORANGNYA, Dia yeoja yang ada di mimpiku tadi malam, tidak salah lagi, senyumnya, ya aku masih ingat senyumnya! Tapi kenapa dia ada disini? maling? gak mungkin, tersesat? BABO! mustahil, WAIT tadi dia manggil aku apa ? ‘eonni!’

“Mianhaeyo, amm oppa maksudku, aku kira tadi yeoja, hehe wajah oppa cantik sih” katanya tersenyum tersipu malu. APA? gak liat apa aku pake celana? wajahku cantik? OH GOD!

“Gwenchana, aku sudah terbiasa dengan kata, emm cantik, tapi aku manly banget kok” aku meyakinkan, lagipula aku namja tulen kan? (author : “iya iya, biar manly tapi tetep aja keliatan cantik hihihi!”)

“Ne, arasso” sahutnya sambil menggaruk kepala.

“Oh, tadi kamu mau minum? nih” aku menyerahkan air putih dari dalam kulkas.

“Ne, Gomawo oppa” dia tersenyum dan meminumnya, aneh dari mana asalnya gadis imut ini. Aku masih tidak percaya, aku memandanginya, dia memakai mini dress putih (bayangin mini dressnya KARA di lagu Honey ya), rambutnya yang lurus dia kuncir dan dihiasi bandana pita yng sepadan, manis sekali, neomu yeppo~

“Ne, cheonmanaeyo, mmmm” aku bingung mau bertanya dari mana, dia terlalu mengagumkan.

“Oh kenalkan, nama ku Bae Sue-ji, panggil saja aku Suzy, umurku 17tahun, aku sahabatnya Krystal-sshi” dia cepat-cepat menjelaskan “Krystal mengajakku kesini, dan dia ada di halaman depan sekarang bersama Minho oppa, mereka asyik main basket tuh” lanjutnya.

“Oooh geureokhunyo~” aku hanya ber’ooo’ sambil menyerap tiap katanya, apa ini mimpi lagi?.

“dan oppa?” dia menatapku meminta jawaban balik, ya Tuhan manis sekali, perasaan apa ini? hatiku tak karuan, is it love?.

“Umm ne, a-aku sepupunya, ini rumahku, aku adiknya Jejoong hyung d-dan yoona noona, umrku 18 tahun” kenapa aku gugup begini.

“Jeongmalyo? aku tak salah memanggilmu oppa ternyata, hehe. oh krystal-sshi pernah bercerita kalau Minho cuma numpang disini, hehehe, rumah ini dihuni para peri ya” kata suzy dengan kagum, hampir saja aku tersedak banana milk.

“M-MWO? Peri?” aku kebingungan dan duduk di kursi makan, suzy mengikuti apa yang kulakukan, dia duduk dekat denganku, DEG !

“Ne, cuma seperti peri, kalian semua tampan dan cantik, hemph” tawanya tertahan “Jejoong oppa yang tampan, aku juga fansnya lho, trus Yoona eonnie neomu yeppo, Minho, Key dan kamu oppa, manis sekali” lanjutnya.

“Mmm? gomawo, suzy juga manis, dan….neomu yeppo” aku mengatakan yang sebenarnya, apa dia tau itu? Kita pernah bertemu dimimpi tau !

“hahahaha dasar oppa, kau lebih cantik dariku” ledeknya.

“Ya, oleh sebab itu aku tak pernah kesalon, bahkan oplas hahahaha” jawabku asal, dan kami berdua tertawa lepas.

***

Sudah berjam-jam aku bercanda dengannya, dia sangat manis bahkan disaat diam mendengarkan aku bicara. Sepertinya aku harus berterimakasih dengan Minho hyung yang sudah mengajak Krystal dan mengajak Suzy kesini. Hihihi. Awalnya aku mengira dia penyanyi seperti Krystal, ternyata cuma teman satu sekolah yang sangat dekat.

“Hp mu mana oppa, sini” katanya tiba-tiba.

“eh? wae?” sahutku bingung sambil menyerahkan Hpku.

“Naaaah ini no.hpku, aku save ya, nama ku di hp mu mmm” dia sibuk mengetik tiap huruf di hp ku “Suzy Yeppo” lanjutnya sambil tertawa dan memfoto dirinya sendiri untuk dijadikan foto kontaknya di ponselku, dan menyerahkan Hp ku kembali. Omo aku punya no ponselnya, ah jinjja? YES.

“oh jeongmal gomawoyo, suzy-sshi” kataku sambil menatapnya.

“nah sekarang No oppa berapa?” katanya sambil memegang hpnya sendiri.

“xxx xxx xxx” jawabku, ya Tuhan dia minta no ku? mukjizat apa ini!

“Ok, aku save dan namamu…Oppa Yeppo” katanya sambil terkikik memandang layar ponsselnya dan menjepretkan kamera ponselnya kearahku.

“YA! YA! Ganti, aku manly suzy-sshi dan aaah kalau mau foto aku bilang dong” kataku yang berusaha meraih Hpnya, tapi usahaku gagal….

“Ekhm !!!” aku dan Suzy melihat ke sumber suara, OMO! Minho hyung dan Krystal berdiri tak jauh dari kami duduk, sejak kapan dua makhluk ini disini.

“Eh, Krystaal-sshi, waeyo? kita pulang sekarang?” Suzy menatap Krystal yang kebingungan. Aku hanya menatap Minho hyung yang seperti biasa ; Dingin tanpa bicara.

“Ne, sudah sore, dan Aaaaah kalian sudah dekat ya sekarang, Taemin-sshi jangan terlalu akrab dengan Suzy, dia orangnya cerewet!” Ledek krystal, suzy hanya manyun.

“Ah ne, dia sangat cerewet, banyak omong” jawabku, dan suzy mencubit pinggangku “Iiih oppa, bukannya kamu yang paling banyak bicara dari tadi?”.

“Hahahaha, cuma bercanda” suzy menyipitkan matanya memandangku, aigo dasar! dia selalu membuatku salah tingkah, bisa gila aku begini.

Author’s POV

#Malam harinya

Bagi Taemin, siang itu adalah awal yang terindah dari liburan musim panas ini, dia bertemu seorang yeoja lucu yang tak pernah dia temui sebelumnya di dunia nyata. Suzy, nama itu selalu terngiang di pikirannya. Sejak hari itu mereka sering chatting, smsan, mmsan, kirim e-mail, dan telpon-telponan.

Taemin selalu tertawa tiap kali suzy memanggilnya “Oppa yeppo”, entah kenapa dia tak pernah marah kalau suzy yang bilang dia cantik .

“Pipi Bakpao” ya, itulah nama panggilan suzy dari Taemin, bahkan suzy menyukai nama aneh itu.

“YA! TAEMIN! JUGGO SIPEOYO HEH! Siapa yang mengizinkanmu masuk kamarku heh ! YA BOCAH! YA! Jangan sembarangan di ranjangku! YA!” Minho berteriak kaget setengah mampus keluar dari kamar mandi melihat Taemin sudah berbaring di bed biru kesayangannya.

“Wah tumben bicara panjang lebar, hey ini kan kamar key hyung juga, iiih ge-er deh, dan aku kan bukan kambing, jadi kamar kalian aman dari bau, relax!” jawab taemin cuek “bedmu enak juga ya minho, jarang sekali aku berbaring disini” lanjut Taemin memejamkan matanya.

“YA! Panggil aku hyung! ah dasar anak ini, Ya! jangan tidur! PIKYEO!” Minho memukul-mukul pantat Taemin.

“Awwww, appo tau minho eh hyung” buru-buru Taemin membetulkan kata-katanya sebelum minho naik darah lagi.

“Aku gak tidur kok” jawab Taemin sambil berpindah ke bed sebelah yang serba pink, ya itu wilayah Key, Taemin yakin 100% Key tidak akan keberatan.

“Trus mau mu apa?” lagi-lagi minho bicara seadanya.

“Hmmm untung Tuhan gak menciptakan kalian adik kakak ya, Key dan Minho! dua sisi yang sangat bebeda, gimana Key hyung bisa tahan sekamar denganmu hyung?” Taemin tidak mengacuhkan pertanyaan Minho sebelumnya.

“Gak tau, kalau ada kamar lebih dirumah mu ini, mungkin Key sudah pindah kekamar lain, kau-mau-apa-kekamar-ku?” jawab Minho sambil memasang baju rumahannya.

“ini kamar Key juga” Taemin mengoreksi “tentu saja Key agak risih, hyung kan jarang bicara, trus hyung kan-”.

“mau mu apa? To the point” sela Minho yang kini menata rambutnya didepan cermin, sedangkan Taemin masih uring-uringan di ranjang Key.

“Baiklah, ceritakan aku tentang Suzy! Bagaimana orangnya menurut hyung?” kata-kata Taemin menbuat Minho berhenti melakukan aktifitasnya di depan cermin, Minho berbalik memandang Taemin yang berbaring diranjang Key yang berwarna girly itu.

“Mbuahahaha” Minho tiba-tiba tertawa lepas.

“Mwoya?  wae hyung? Gak salah kan aku bertanya begitu?” Taemin sudah hampir menyerah dengan tingkah aneh Minho ini.

“Ani, hanya saja kau terlihat lebih cocok berbaring disana dibanding Key, pink cocok sekali dengan wajahmu yang–”

“Cantik? Ah, amit-amit! iiiish secantik itukah aku, ah shireo!!! YA ! Minho hyung, aku hampir lupa, cepat cerita!” bentak Taemin menyela penjelasan Minho.

“Geurae, Suzy itu temannya krystal, Suzy selalu menyemangati Krystal untuk menjadi penyanyi bahkan disaat Krystal sudah menjadi penyanyi sekarang, sayang sekali dia tinggal dan sekolah di london sejak dua tahun yang lalu, orangtuanya punya cabang perusahaan disana” Minho kini duduk di kursi belajarnya “Dia sering kok kesini, yaaa kalau liburan aja sih, dia kan juga orang korea”.

“ja-Jadi? dia liburan sekarang? sama seperti aku? Kapan dia pulang ke mmm london?” kata terakhir membuat Taemin sulit bernafas, suzy akan meninggalkannya?.

“entahlah, mungkin dalam waktu dekat? kenapa? Kamu suka ya sama dia?” Minho tersenyum memandangi sepupunya itu.

“Sepertinya….mmm entahlah” jawab Taemin, dia masih shock dengan apa yang dikatakan Minho, dalam waktu dekat gadis yang mulai dicintainya itu pasti akan pulang.

Taemin keluar kamar tanpa bicara, Minho hanya diam, dia mengerti bagaimana perasaan Taemin sekarang .

Author’s Pov

#Pagi Hari

‘Suzy kenapa kamu harus tinggal di london sih!’ , ‘apa kamu beneran akan pulang?’ ‘apa yang harus kulakukan?’ , ‘aku menyukaimu, kau tau itu?’ . kata-kata itu selalu berkecamuk dipikirannya. Suzy tak pernah bercerita tentang dirinya sendiri kepada Taemin, dia lebih suka mendengarkan cerita dari Taemin saja.

Hello Hello narumdero yonggirul naesseoyo….Hp Taemin berdering. Mata Taemin terbelalak ketika menatap layar hpnya, foto Suzy yang berpose aegyo muncul ; tanda panggilan darinya.

“Yeoboseyo? Suzy-sshi, barusan aku berniat nelpon kamu, eee kamu yang duluan” semangat Taemin menggebu-gebu.

“Yeoboseyo, hahaha ceria sekali oppa, lagi apa?” jawab suzy disebrang sana.

“Ani, cuma diam dikamar, kamu? Lagi kangen aku yaaa? Yakaaan? ngaku deeeh” goda Taemin, kegelisahannya bahwa suzy akan pulang ke London terlupakan begitu saja.

“Yeee ge-er bangeeet ni namja” Suzy malah mencibir, yang sebenarnya malah senyum-senyum meng-iya-kan.

“Ah, ngaku aja deh? bogoshipeo, aku jujur toh” lagi-lagi suara Taemin disana membuat Suzy tertawa.

“Neee, bogoshipeo oppa, puas ?”

“PUASSSSSSS”

“Kita jalan yuk” kata mereka tiba-tiba bersamaan, and then mereka hanya tertawa mengetahui niat mereka yang sama.

“Ok, buka pintu sekarang!” kata Suzy.

“Ma-maksudmu?” Taemin kebingungan.

“Hahaha aku baru saja sampai didepan rumahmu oppaaa” jawab suzy cengengesan di telpon.

“YA! WAIT, YA! KENAPA GAK BILANG, DASAR BAKPAO!” teriak Taemin, suzy mengernyit dan menjauhkan hp nya beberapa centi dari kupingnya “Chakkaman!” lanjut Taemin dan memutuskan sambungan telpon.

Taemin langsung mengganti pakaiannya dengan T-shirt putih dan dilapisi vest abu-abu yang sepadan buat jalan dengan yeoja spesialnya itu, mengganti pants, memasang sneakers kesukaannya, menyerobot tas selempang, dan tak lupa menyapa cermin “aaah sudah ok kah aku ?” katanya lebih kepada dirinya sendiri, sambil merapikan rambut dan menyemprotkan parfum.

“tentu saja, kau sangat tampan taeminnie” jawabnya kepada diri sendiri dan lari keluar kamar, “ah aku sudah gila, inilah saatnya, my lovely suzy!” lanjutnya bicara sendiri.

“Ya ! Mau kemana ? hey Taeminnie ?” Key berteriak dari dapur.

“Mau jalan!” Taemin berbalik, mencicipi sedikit masakan Key dan pergi “Bye umma” lanjutnya keluar, Key hanya kebingungan melihat tingkah aneh anak kesayangannya itu (*plak).

“SAMA SIAPA?” teriak Key dan diikuti Jaejoong keluar dari kamar memandang saengnya yang terlihat rapi .

“Sama suzy, temanku, daaah~” Taemin bergegas keluar, tapi berhasil dihalangi yoona yang datang dari luar.

“Dia orangnya? dia…sangat manis Taem” kata yoona berbisik di telinga Taemin.

“Ne aku tau” balas taemin dengan bisikan dan tersenyum.

“Taemin, bolehkah aku ikut? aku takut kamu kenapa-napa hehehe” jaejoong tiba-tiba sudah ada dibelakangnya.

“Hyung aigo, aku sudah dewasa, lupakan kecelakaan itu, tak selamanya nasib buruk ada padaku kan? Kalaupun iya apa boleh buat, itu takdirku” sahut Taemin cepat-cepat yang sudah jengkel dengan hyungnya itu. Penjelasan dongsaengnya barusan membuat Jaejoong dan yoona diam.

“Ya sudahlah Oppa, Taemin uda dewasa, ayo kita kedalam, kita bantu Key masak” Yoona menyeret Jaejoong kedalam, Yoona tersenyum kepada Taemin seolah mengatakan ‘cepat-sana-pergi’.

“Taemin~ Hati-hati !” teriak Key dari dapur.

TBC~

Hehehe gimana ff nya? Membosankan? Aneh? mian ya T_T hiks. Tunggu part duanya ya bagi yang masih penasaran hehehe, apa yang akan terjadi setelah Taemin menemui Suzy? Dimana konfliknya ya? tunggu di part selanjutnya atau selanjutnya mungkin, hehehe see you raders.

And please comment! Dont be a silent readres! Jebal~ Jebal Jebal~

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

35 thoughts on “If I Could See You Again – Part 1”

  1. Lucu” nih FF … Akk ketawaa terus bacanya … Hhaha
    Apalagi sama tingkah laku taemin itu ….

    Tapi agak sebel juga minho ceritanya pacaran sama krystal …
    Kenapa ga sama akk ajj #plak

    1. hahahahaha makasih yaaa….udah baca…
      yeeee minho sebebernya itu sama aku lho, tp udah putus hahahaha.
      tunggu part 2 nya yah ? kekekeke gomawo chingu … 🙂

    1. iyah suzy……awalnya sih gitu tapiiiiiiii…….
      tunggu aja part selanjutnya yah 🙂
      oh iyah gomawo udah baca 🙂

    1. iyaaaah, makasiiiiih banyaaaaak *bow bow*
      doain yah moga part 2 nya di post secepatnya, sudah di kirim sih barengan ini….kekekekekeke

    1. jangan terlalu senyum-senyum chingu, ntar taemin kecantol sama kamu……hehehe
      iyaaaaah udah ku kirim sih barengan ini, mga aja cepat di post :))

  2. huwaaa taemin disini ma suzy ???
    hehehehe yasudah… ^^ lumayan lah ..
    huwaa sempet miris klo taemin pernah kecelakaan … tapi lucu deh satu kluarga itu .. ahahah
    pertengkaran minho ma key bener2 ahahahha ya minho !!! jgn ngatain key kayak gitu !! -_-”

    ayooo thor lanjtuttt

    1. awalnya sih sama suzy tapiiii lait aja deh ntar hihihihihihi 😀
      GOMAWOOOOO JEONGMAL GOMAWO udah baca ff aku 🙂

      Iyaaaa, tinggal tunngu di post aja lg 🙂

  3. Gomawo Chingudeul yang udah baca ff aku yaaaah 🙂
    Tunggu part selanjutnya yah 🙂 n don’t be a silent readers 🙂
    Gamsahamnida……

  4. “Waaaah, seleramu bagus Key, selalu~” kata Onew hyung yang menatap rambutku seperti orang idiot……..kyaaaa suami ku gak idiot…
    yipiee,ada minstal #maklum minstal shipper..
    bagus chingu,gak sabar nunggu kelanjutannya..

    1. ups mian deeeh…..suamimu itu nda idiot koook. kekekekeke
      ooh minstal shipper? sama dund kita 🙂

      uda ku post part selanjutnya…udah lama malah, nga cepat di post adminnya ajah *sujud

  5. huuuhh ,, iri ..
    pengen dhe tinggal bareng di rumah itu ……. *mank cpa yg ngasi*
    gag pa2 dhe jadi pembantu’na mereka … *yg penting bisa deket ama cow2 cakep+ganteng*

  6. sumpah itu keluarga gen na super bnr…kakak tertua jaejong oppa, kakak ke dua yoona, and maknae taemin…ditambah 2 sepupu yg guanteng mampus minkey….ya allah gmna rsa na punya klwrga yg isi na orng cakep smua..

  7. Aaaah… Taezy couple… Lucu deh… Suka… Suzy cuman liburan doang? O.O kasian baby Taem dong kalo gitu, udah terlanjur suka tapi harus pisah

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s