My Little Bride – Part 6

Title : My Little Bride (chapter 6)

Author : Choi Min Young

Main Cast : Choi Minho, Choi Ji Yeon, Lee Jinki, Kwon Yuri

Support Cast : Im Yoona, Taemin, Choi Siwon, Yoogeun

Length : Sequel

Genre : Comedy, Romance

Rating : PG 15

Credit Song :

C.N Blue – Love Light

SHINee – Amigo, In My Room, Last Gift, Please Don’t Go

 

CHOI JI YEON POV

Malam sudah semakin larut. Tapi yang ada… aku dan Minho masih dalam posisi terlentang tanpa mengatakan satu katapun. Aigo, kenapa denganku? Kenapa aku tidak bisa tidur ya? Apa aku terlalu banyak minum wine tadi? Atau… ah, tidak!

“Ji Yeon,” gumam Minho dan aku menoleh padanya.

“MWO?”

“Ya! Bisakah kau rendahkan suaramu saat bicara padaku?” protes Minho dan aku tidak meresponnya. “Apa yang kau rasakan?” lanjutnya.

“Mworagu?”

“Setelah menikah denganku. Apa perasaanmu?”

“Mwo? Hahahaha…”

“Ya, kenapa kau tertawa? Aku kan bertanya padamu!”

“Haha… Hmmpf, mian. Mm… kau tanya apa perasaanku? Perasaanku… molla.”

“Molla?”

“Keurae. Arayo, kau tidak pernah berubah. Kau selalu galak, kau selalu membentakku, dan kau selalu menganggapku pabo, lebih rendah darimu. Menyebalkan!” jelasku.

“Jeongmal? Kau masih membenciku?”

Aku terdiam. Apa aku masih membencinya? Aku juga bingung. “Mm… setidaknya, aku sudah tidak membencimu sebenci saat kita di Korea.”

“Memangnya kenapa saat di Korea?”

“Kau menyebalkan! Kau selalu bertindak seolah kau adalah yang paling keren, yang paling pintar, dan yang paling hebat dalam segala hal. Kau tidak pernah memberi kesempatan pada orang lain untuk mencoba. Kau selalu ingin menjadi yang nomor satu. Kalau tidak, paling kau akan marah-marah dengan membanting semua yang ada di tanganmu!”

“Apa aku sekejam itu?”

“Kau tidak merasa? Aissh, jeongmal!”

“Daripada kau…”

“Mwo? Wae?”

“Pertama kali aku melihatmu, aku menanggap wajahmu seperti anak kecil. Kau tidak cantik sama sekali. Tapi seolah kau dapat mendapat banyak teman hanya dalam waktu singkat. Kau sungguh cerewet dan suka teriak-teriak tidak jelas. Sepertinya hobimu itu berteriak ya?”

“Anya! Aku berteriak kalau aku takut saja.”

“Memang apa yang kau takuti? Katak?”

“Keurom!”

“Kalau suatu saat nanti aku dikutuk jadi katak bagaimana?”

“Akan kubuang.”

“MWO?! YA! Aku kan nampyeonmu. Tega sekali sih!”

“Kan aku takut.”

“Hah… sincha! Choi Couple. Hahaha… lucu sekali!”

“Ya, jangan mengingatkanku lagi dengan hal itu.”

“Apa jadinya kalau mereka tahu sekarang bahkan kita sudah menikah?”

“Molla. Aku akan malu sekali pasti.”

“Ji Yeon-ah… Aku merasa sedikit beruntung bisa bersamamu,” kata Minho. Aku langsung menatapnya. Ada yang berbeda dari nada bicaranya. “Setidaknya, aku tidak merasa sendirian lagi di rumah. Ada yang menemaniku makan, ada yang menemaniku di rumah, dan ada yang mengajakku bicara. Kau tahukan, Appa dan Ummaku sangat sibuk.”

“Arasseo…”

“Gomawo Ji Yeon,” ucap Minho sambil menatapku dan tersenyum. “Aku ingin kita seperti ini lebih lama lagi. Kajimayo..”

Aku tidak menjawabnya. Yang kurasakan sekarang hanyalah jantungku yang berdegup keras, hingga aku tidak bisa berkata apa-apa.

Lalu Minho mengecup keningku dan mengelus rambutku. “Jal ja…”

Apa yang Minho lakukan semalam? Apa aku tidak mimpi? Apa ia serius dengan ucapannya? Apa ia mabuk? Setumpuk pertanyaan masih berbaris rapi di otakku, meminta untuk segera dijawab. Sampai aku berangkat sekolah pun, mereka masih memenuhi pikiranku.

Kalau Minho serius, apa itu berarti… ia mencintaiku? Mwo? Assa! Hahaha… akhirnya dia jatuh cinta juga pada yeoja sepertiku! Hihi… akhirnya kau takluk padaku Choi Minho!

Tiba-tiba saat aku berjalan di koridor sekolah, seseorang menyentuh rambutku dan menciumnya. Aku langsung berbalik dan menatap orang itu. “W… Wae irrae?” tanyaku takut. Jangan-jangan dia penguntit!

“Oh, mianhae… Aku hanya mencium aroma rambutmu yang wangi, “ kata namja itu sambil tersenyum.

Aku menatap wajahnya. Sepertinya tidak asing? “N… Nuguseyo? Ah, Lee Jinki?”

Namja itu tersenyum lebar. Senyumnya manis sekali. Wajahnya ramah seperti malaikat. “Keurae. Lee Jinki imnida. Mm, bagaimana kau tahu?”

“Oh, igo… Aku datang ke Pesta Perayaan Musim Semi kemarin. Kau yang bermain piano itu kan?”

Jinki mengangguk. “Dan kau… yeoja yang memakai bunga sakura di rambutmu itu kan?”

“Kau tahu? Ahaha… ne.”

“Hm, kemarin kau jeongmal yeppo.”

“Gomawo. Oh, kau bersekolah disini juga?”

“Ne. Aku sunbaemu.”

“Oh ne, Jinki-ssi.”

“Ani, panggil aku Jinki oppa.”

“Ne… Senang bertemu denganmu. Suaramu bagus sekali.”

“Haha… gomawo.”

Saat aku sedang asyik mengobrol dengan Jinki, tiba-tiba aku melihat Minho datang. Gawat, aku harus kabur! “Mm, Jinki oppa, aku duluan ya! Pangawoyo, annyeong!” kataku lalu berlari pergi.

“Minho, kau menyebalkan sekali sih!” seruku pada Minho. Tapi yang ada, dia malah terus berjalan tanpa memedulikanku sedikitpun.

“YA!” panggilku sambil menarik tangannya,

“Mwo? Wae?!” balasnya tak kalah ketus.

“Bisakah kau baik sedikit padaku?”

“Ani,” jawabnya lalu pergi meninggalkanku begitu saja.

“AAAH!” teriakku kesal lalu menjatuhkan semua buku di tanganku. Menyebalkan sekali sih Minho! Dia benar-benar tidak punya perasaan! Kenapa juga aku harus menikah dengannya? Kenapa aku tidak menikah dengan namja yang baik dan lembut seperti…

“Gwaenchana?”

Aku terkejut dan langsung menengok ke bawah. Hah? Lee Jinki oppa sedang berlutut untuk membereskan buku-bukuku? Aku langsung berlutut juga. “Oh, mianhae. … Aku merepotkanmu,” kataku sambil mengambil buku-buku dari tangannya. Tapi Jinki oppa menolaknya. Ia tersenyum padaku.

“Mau ke kantin?”

“Mwo? Kau suka sekali ya makan ayam?” tanyaku karena Jinki oppa memesan banyak ayam untuk kami.

“Wae? Apa kau tidak suka?” tanyanya sambil memakan paha ayam kelimanya.

“Ani… Kau maniak sekali. Hm, tapi enak kok!” kataku lalu ikut memakan ayamnya.

“Apa kau senang?” tanyanya.

“Keurom…”

“Ji Yeon-ah, apa aku boleh menjadi temanmu?”

Aku langsung berhenti makan dan menatapnya. Jinki oppa juga menatapku. Oh My… matanya begitu indah… Ia benar-benar seorang malaikat. “M… Maksud oppa?”

“Lain kali, kalau kau butuh chingu untuk mendengarkan ceritamu, atau sekedar meminjamkan bahunya untukmu saat kau menangis, atau ada disisimu saat kau butuh, panggillah aku. Aku pasti akan datang.”

Aku terdiam dengan kata-kata Jinki oppa. Aku hanya tersenyum.

“Cha, makan yang banyak! Haha… aku senang sekali dengan ayam!” katanya tiba-tiba mencairkan suasana.

Aku mengangguk sambil tersenyum. Keurae, sepertinya dia chingu yang baik. Andai Minho seperti Jinki oppa, pasti aku bisa lebih menerimanya. Tapi kenyataannya, Minho berbeda sekali dengannya.

“Jinki oppa…” panggilku dan Jinki oppa langsung melihatku. “Kita chingu mulai sekarang,” kataku sambil mengulurkan tangan.

Jinki oppa menyambutnya. “Keurae!”

Choi Ji Yeon POV END

 

Choi Minho POV

Siapa namja itu? Kenapa Ji Yeon bisa akrab sekali dengannya? Dan tatapan Ji Yeon pada namja itu… berbeda sekali dengan saat ia menatapku. Ji Yeon, mianhae…aku tidak bisa menunjukkan perasaanku padamu. Mungkin, aku memang bukan seorang nampyeon yang baik untukmu. Mianhae…

To be Continued

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

41 thoughts on “My Little Bride – Part 6

  1. Aaaaahhhhh itu apa itu apaaa! Jinki nyium nyium rambut Jiyeon gitu ajaaa! Apa ituu!! *sewot*
    minho harus nunjukin sikapnya sbg nampyeon yang baiikkk!! Nanti keduluan(?) Jinki! Jinki nya udah buat aku ajaa ;;
    Oh ya terus waktu “Ji Yeon-ah… Aku merasa sedikit beruntung bisa bersamamu,” kata Minho. Cessssssss ngefly deh langsung wkwkkwk
    Lanjut yaaa!! Sama agak dipanjangin gitu ._. Eheh

  2. Uwoooow..
    Igae mwoya, tiba2 jinki nyium rambut begitu saja, cium aja rambut akuuu jinkiiii..
    Ampuuuun deh minho, masa ga bisa ungkapin perasaanya..
    Aduuuuh, mulai berasa emosinya nii..
    Ditunggu next part..

  3. Aaaaaaaaaa
    Andwae andwae
    Cemburu stadium 1
    Minho sabar makanya jangan jutek
    Tapi tega si masa kalo minho jadi kodok dibuang
    Seenggaknya dipelihara gitu
    Suami sendiri wkwkwkwkw
    Lanjuuut!!!

  4. Aishh … Minho jual mahal >.<
    Cepetan bilang kalau km tuh cinta sama jiyeon … Ntar keduluan sama jinki

    Author ntar di panjangin ya part selanjutnya … Ini masih kurang klo buat aku heheheh ._.v

  5. Jinki aneh bgt lgsg nyium rmbt org smbrgn….
    ntar bkln ada org ketiga….
    minho seq dingin n rese bgt jd.a jiyeon kurang ngeh ma dy….

  6. Aah author..knapa pendek?
    *bersyukur dong, <— kata author n' readers
    wa…konflik lagi. Makin seru aja nih XD
    next part panjangin ya thor *puppy eyes

  7. yaah kenapa ada jinki u,u padahal yang pas malemnya itu udah aw aw banget (?) jiyeon sama minhonya
    wkwk panjangin lagi dong thoorr gasabar baca part part selanjutnyaaa

  8. wah wah wah… sepertinya cinta segita dimulai nih.. klo aku jd jiyeon,bingung dahsyat nih.. pilih cool smile atau cute smile?? hm… Jiyeon n author jgn ikutan bingung ya.. ^^ hwaiting!!
    #panjangin dikit lagi ceritanya, psti seru

  9. jinki bakal jadi orang ketiga ya???? n apa itu baru ketemu main cium2 rambut oranh aja…..
    minho udah cemburu berat, kenpa ngak ngaku aja sih ma jiyeon pas lg ngobrol d kamar kan moment y tepat…….
    Lanjut…

  10. huwaa knapa pendek authooorrr….
    waww… minho mulai jatuh cinta ma jiyeon .. eh itu jinki ada2 ajah langsung nyium rambut org .. -_-” menakutkannn !!
    minhoo ya !! klo cemburu ngak segitunya juga kalleeee!!!
    huwaaa lanjutannya di tunggu bgt !!!!

  11. minho jadi mulai cinta sama jiyeon kan?
    hah ada penganggu pula
    kasian minho:((
    minho cemburu tuh ma jinki lol
    jiyeon ma minho aja
    biar jinki ma ayam aja*jahatnya* xD
    good job thor, lanjut yee

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s