SHINee’s Romance : Flaming Charisma Minho [2]

Title : SHINee’s ROMANCE  –Flamming Charisma Minho- (Part 2)

Main Cast: Choi Minho (SHINee), Han JiYoon (Original Character)

Author: HeartLess

Other Cast: SHINee,  Yoon HaeRa (Original Character) , SHINee’s Manager , etc

Length: 2 shots

Genre: Romance

Rating: General

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

[Author’s POV]

“Terimakasih telah menyaksikan kami selama 30menit ini. Kita akan berjumpa lagi minggu depan. Bersama kami TNT dalam acara ‘music request – call us, we deliver you music’.. annyeong^^”

Akhirnya shooting untuk acara TNT selesai juga.

Hari ini entah kebetulan yang baik atau tidak, SHINee menjadi bintang tamu di acara tersebut. Itu berarti untuk pertama kalinya SHINee dan TNT bersama dalam 1panggung.

Jiyoon terlihat tidak terlalu gembira meskipun bisa tampil dalam satu panggung bersama Jonghyun yang dicintainya.

Itu karena Sekyung yang datang menonton dan menunggu dengan setia live stage tsb dari jarak yang sangat dekat dengan panggung.

“Onnie, kau tidak apa-apa kan?” Jihye,si magnae berusaha menghibur jiyoon,sementara Haera sedang sibuk mencari tas-nya yang disembunyikan Onew dan Key

“Kau tidak apa-apa Jiyoon?” tanya key “sepertinya kau kurang sehat”

“ah gwenchanayo Key-ssi.. aku Cuma sedikit pusing” jawab Jiyoon yang memang kurang enak badan hari ini. Ditambah lagi dengan rasa sakit hati yang selalu ditumpuknya selama ini, membuat badannya terasa semakin lemas.

“Mana Jjong?” seorang oppa yang tidak lain adalah manager SHINee menanyakan keberadaan Jonghyun yang memang sudah tak terlihat setelah selesai live stage

“Ah..aku rasa Jonghyun hyung sedang menemui Sekyung noona” jawab key

“Dasar,itu kan berbahaya.. bagaimana kalau kepergok fans?” Manager Jung menggeleng-gelengkan kepala.

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………

[Jiyoon’s POV]

Kepalaku terasa sangat berat. Dan aku merasa sedikit mual. Tanpa banyak bicara aku segera mencari toilet.

Jihye dan Haera yang sedang asik bercanda dengan SHINee dan para kru sambil menikmati konsumsi yang sudah disiapkan tidak menyadari aku pergi ke toilet.

Tapi sepertinya Minho menyadari ketidak sehat-an ku dan segera menyusul saat melihat aku berjalan bergegas ke arah toilet

“Apa kau tidak apa-apa?” tanya nya khawatir.

“Ah tidak apa-apa” aku tersenyum,meskipun sebenarnya aku merasa sudah hampir pingsan.

“aku akan menemanimu” kata Minho dengan tatapan Charisma nya yang mampu meluluhkan hati sejuta Noona.

“Ne, Gamsahamnida” jawabku

Aku dan minho berjalan perlahan ke arah toilet, kami tidak bisa jalan cepat-cepat karena aku sangat lemas.

Tidak jauh dari koridor menuju toilet,kami mendengar suara seperti seorang wanita yang marah-marah. Lalu kami pun berjalan perlahan ingin memastikan ada apa.

Aku melihat dua sosok yang aku kenal, Jonghyun dan Sekyung. Sepertinya mereka sedang bertengkar. Tapi mereka tidak menyadari kehadiran ku dan Minho.

Sekyung tampak menangis menunjuk-nunjuk Hp nya,sementara Jonghyun berusaha menenangkannya. Dari jauh aku bisa samar mendengar percakapan mereka. Sepertinya Sekyung di terror oleh penggemar Jonghyun yang tidak menyetujui hubungan mereka.

“ Chagi,tenanglah.. aku akan melindungi mu dari apapun..” “aku berjanji” Jonghyun seraya memeluk Sekyung dan membelai rambutnya

“Kau janji kan?” ucap Sekyung parau dan masih menangis

“Aku berjanji” Jonghyun menatap Sekyung dan kemudian keduanya berciuman dengan sangat mesra.

“Deg!!” seketika seperti ada yang meledak dari dalam hatiku.

Rasa sakit hati yang ku tumpuk selama ini,sepertinya tak muat lagi ku tampung di dalam hati ini.

Apa yang terjadi? Air mata yang selama ini aku sembunyikan kemudian mengalir dengan deras tanpa aku kehendaki.

Aku… Aku….

“Jiyoon,tunggu!!” Minho segera berlari mengejarku yang menangis dan berlari ke arah atap studio.

Aku tidak tau lagi apa yang ada dalam pikiranku. Mendadak semuanya buyar,aku tak bisa berpikir dengan jernih. Aku..Aku… arrgghh!! Aku tak tau lagi!!!

……………………………………………………………………………………………………………………………………………

[Author’s POV]

Tak ada satupun dari Kru,maupun member TNT maupun SHINee ataupun Jonghyun dan Sekyung,mengetahui apa yang sedang terjadi.

Sementara Jiyoon berlari ke arah atap gedung dan di kejar oleh Minho.

Langkah Jiyoon terhenti saat sampai di atas,dimana angin bertiup cukup kencang dan suara guntur menggema,serta kilat menyambar-nyambar di langit. Cuaca yang dingin kini tak terasa lagi di kulit Jiyoon.

Kepedihan mengalahkan semuanya. Rasa dingin di dalam hati nya mungkin melebihi cuaca dingin yang menyelimuti malam. Bahkan Minho, rasa kuatirnya kepada yeoja pujaannya mengalahkan rasa dingin yang dibawa oleh hembusan angin malam.

Jiyoon menangis tak berhenti kemudian tersungkur keatas lututnya.

“Huaaaaa” tangis jiyoon sekeras-kerasnya.

Minho merasa sangat terluka melihat Yeoja yang dicintainya seperti itu. Dia sangat pedih melihat Jiyoon menangis.

Baru saja ia mau menghampiri jiyoon dan menenangkannya,ponselnya berbunyi

“yoboseyo”dia langsung mengangkat melihat nama Onew yang tertulis di layar Hp nya

“ah minho-ya.. kemana kau?”tanya onew cemas

“hyung,aku sedang menemani Jiyoon membeli barang di swalayan dekat sini.. dia bilang kurang enak badan, tapi tidak mau membuat kalian cemas, jadi aku menemani nya membeli obat dan makanan. Kalian jangan cemas, kalian pulang duluan saja,nanti aku akan mengantarnya pulang” Minho langsung membuat alasan agar para member SHINee dan TNT tidak cemas serta tidak mencari mereka

Karena dia tau dengan pasti kalau Jiyoon tidak ingin orang lain melihat dia dalam keadaan seperti ini

“Arasseo minho.. dan jangan membawa dia terlalu malam ya.. atau si nenek sihir Haera akan membunuh kita” ujar Onew

“Ne arasseo hyung.. annyeong”

“annyeong” Onew mematikan telponnya.

Minho masih melihat punggung Jiyoon yang tidak bisa berhenti menangis. Minho sangat mengerti bahwa jiyoon menangis seperti itu bukan karena dia cengeng. Tapi justru karena dia sudah cukup tegar selama ini. Tidak mudah bisa menyembunyikan perasaan di depan banyak orang dengan waktu yang sangat lama. Minho memutuskan untuk mendekati Jiyoon yang terduduk dan menangis. Sepertinya kali ini Minho benar-benar merasa pedih untuk orang yang sangat dikasihinya.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

[Minho’s POV]

Aku benar-benar sudah tidak tahan lagi. Perasaanku sangat sakit melihat dia yang seperti itu. Dia yang begitu terluka dan begitu sedih. Aku tak mampu lagi menahan perasaanku lebih lama. Aku ingin memeluknya, aku sangat ingin menghiburnya dan membuat dia merasa nyaman.

Tanpa pikir panjang aku langsung duduk di hadapannya, kemudian dengan cepat memeluk dia dengan erat dan mengelus kepalanya dengan lembut.

Dia diam saja aku peluk,dia diam dan tetap menangis. Aku tau dia tidak protes saat aku peluk bukan karena dia mau dipeluk siapa saja atau tidak keberatan dipeluk pria manapun,aku tau dia bukan wanita seperti itu. Aku tau dia tidak menolak pelukanku karena dia terlalu sakit saat ini dan dia bahkan tidak ingat lagi sekelilingnya. Justru aku lah yang terlalu lancang.. Apa yang aku lakukan? Mencuri kesempatan untuk memeluknya di saat dia merasa begitu terluka.

Tapi aku tak bisa dan tak sanggup melepaskannya, karena aku takut melihat ekspresinya yang sedang hancur saat ini.

Yang bisa ku lakukan hanya menjadi tempat bersandarnya,dan memebelai kepalanya, dengan harapan dia akan menjadi sedikit lebih lega setelah mengeluarkan semua emosi yang selama ini selalu dipendam nya.

Setelah setengah jam seperti itu,akhirnya dia menjadi sedikit lebih tenang. Meskipun dia masih tak bisa menghentikan air matanya,tapi setidaknya dia sudah tidak sehisteris tadi.

“Minho-ya…*hiks* terimakasih sudah menemaniku *huks*” ucapnya dengan masih sesengukan

“gwenchana Jiyoon.. Aku ha nya bisa menemani mu” ujarku sambil melap air mata nya dengan sapu tanganku

“aku sudah lebih baik sekarang” dia ttp mencoba untuk tersenyum

Aku bisa melihat senyum nya sekarang sudah menjadi senyum tegar nya yang seperti biasa.

“apa kau sudah tidak apa-apa? Sepertinya aku harus mengantarmu pulang… nanti Haera dan Jihye mencemaskanmu” bujukku padanya

“ah baiklah.. aku juga tidak ingin mereka nanti jadi cemas” jawabnya sambil berdiri dan menenangkan dirinya sendiri

“baiklah dan sepertinya kita perlu membeli kompres mata, agar kau bisa menyembunyikan mata yang bengkak” usulku

“kau tau saja jalan pikiranku” sekarang aku bisa melihat senyum innocentnya kembali menghiasi wajahnya lagi seperti biasanya

Akhirnya kami memillih berjalan kaki untuk pulang. Memang memakan waktu yang cukup banyak,tapi waktu yang diperlukan cukup untuk mengompres mata Jiyoon yang bengkak agar tidak terlihat sembab lagi saat sampai di dorm nanti.

Sepanjang perjalanan kami tidak banyak bicara.. Tidak seperti biasanya. Mungkin karena dia masih sedikit sedih.

“aku heran pada diriku sendiri” ujarnya tiba-tiba

“hmm?” responku

“padahal aku sudah berkata pada diriku sendiri bahwa Jonghyun oppa sekarang sangat bahagia dan seharusnya aku tidak boleh merasa terluka karena itu. Itu terlalu egois” jawabnya pelan

“seharusnya aku tidak boleh merasa sakit hati melihat mereka bahagia. Karena itu sangat tidak baik” sambungnya lagi

“aku merasa aku terlalu egois.. aku….” dia terdiam dan sepertinya air mata hampir jatuh lagi dari matanya.

Aku tak tahan lagi,aku tak sanggup melihatnya sedih lagi. Tanpa berpikir panjang,aku langsung memeluknya

Aku juga tidak mengerti mengapa aku melakukan itu. Tapi aku.. aku Cuma ingin melindunginya. Aku merasa sebagai laki-laki ingin menjaga nya.

“Jiyoon.. jangan sedih lagi..” aku tidak tau lagi apa yang kulakukan.. semua ini diluar kendaliku, bahkan aku terus berkata-kata tanpa bisa aku kontrol lagi. Sepertinya aku kehilangan akal sehatku

“minho… tuu tunggu” dia tidak mengerti apa yang sedang kulakukan

“aku akan menjagamu. Aku tidak mau melihatmu bersedih lagi. Aku tak tahan setiap melihatmu menyembunyikan rasa sakit hatimu.”

“aku akan menjaga mu Jiyoon… aku… aku…. aku menyukaimu” aku memeluknya semakin erat dan mencoba membelai kepalanya

Entahlah saat ini aku sudah tidak waras. Aku tak bisa lagi berpikir jernih

“Tapi minho aku….” jiyoon sangat kaget dan aku bisa merasakan dia gemetar

“Aku sangat menyukaimu Jiyoon,dari dulu saat pertama bertemu. Aku sangat suka dengan kedewasaan mu, kebaikan hatimu, senyum mu. Aku tak bisa berhenti memperhatikanmu. Bahkan aku tak sanggup melihatmu terluka”

“biarkan aku menjagamu, jiyoon.. aku berjanjii akan selalu membuatmu bahagia..aku….”

“maaf Minho” Jiyoon langsung memotong pembicaraanku dan melepaskan tubuhnya dari pelukanku.

“aku sangat menghargai mu sebagai sahabatku. Kau selalu menemaniku saat aku susah, dan aku sangat senang.” Jiyoon menatap langsung ke mataku dengan tegas

“Tapi untuk saat ini,aku tidak yakin aku bisa menerimanya. Kau tau aku sangat mencintai Jjong.. dan aku bukan wanita yang mudah jatuh cinta dengan siapapun yang bersikap baik kepadaku”

“maaf Minho,tapi kau tetap temanku yang berharga

Aku sudah menduga akan begini jawabannya terhadapku. Aku sudah tau, dan aku tidak kaget. Aku juga tidak menyerah, penolakannya justru membuat ku semakin termotivasi

Dulu aku hanya berani melihatnya dari jauh, tapi dengan ini aku jadi berani untuk mengejarnya secara terang-terangan. Aku akan tunjukkan padanya sejauh apa usaha dan ketulusan hatiku.

Lihat lah Jiyoon, tunggulah, aku akan menunjukkan padamu, setulus apa seorang Flamming Charisma Choi Minho padamu.

……………………………………………………………………………………………………………………………………………….

[Jiyoon’s POV]

Sudah beberapa hari berlalu sejak kejadian itu, dan aku masih tidak percaya dengan apa yang ku dengar dari Choi Minho waktu itu. Dia menyukai ku? Bukankah di TV selalu tersebar berita keakraban dia dengan Yuri onnie dari SNSD atau Krystal f(x)? Aku masih tidak percaya.

Saat itu aku menolaknya, bukan karena aku tidak menghargai dia. Tapi aku masih memikirkan jonghyun,dan aku bukan tipe orang yang menerima siapa saja yang menyukai ku. Tapi aku tak menjauhi nya, kami tetap akrab seperti biasa. Bahkan dia sekarang sudah mulai berani menunjukkan perasaannya melalui perjuangan. Aku sih tidak keberatan, aku akan ttp memberikan dia kesempatan untuk berusaha.

Kalau suatu saat dia mampu mengambil hatiku,aku bersedia saja menerimanya. Karena aku pikir akan sangat tidak adil kalau aku melarangnya menyukai ku. Menyukai seseorang kan hak siapa saja. Lagipula dia bukan orang jahat. Jadi aku pikir lebih baik membiarkan dia berusaha, dan kalau dia berhasil memenangkan hatiku, mungkin aku takkan ragu menerimanya.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

[Author’s POV]

Beberapa bulan telah berlalu. SHINee dan TNT yang sama-sama sibuk sekarang tidak terlalu sering bertemu. Meskipun kadang-kadang berada di lokasi show yang sama tp mereka jarang bisa ngobrol lama kalau aftershow karena masing-masing mereka mengejar jadwal yang super padat.

Meskipun begitu, Minho masih tetap sering mengunjungi Jiyoon. Kadang-kadang Minho mengajak Jiyoon makan siang kalau kebetulan berada di stasiun TV yang sama.

Kadang mengajak Jiyoon membeli barang-barang kalau sedikit senggang.

Sekarang semua anak-anak SHINee tau kalalu Minho sedang mengejar Jiyoon. Kadang-kadang mereka menggoda dan mengejek minho. Apalagi kalau Minho sudah tenggelam dalam lamunannya saat berada di dorm. Minho memang biasanya sedikit diam di dorm, tapi kali ini diam nya sungguh berbeda. Dia diam karena tenggelam dalam lamunan tentang Jiyoon.

“Minho hyung,kau sudah mengalihkan cintamu pada noona Jiyoon,aku sangat cemburu” goda Taem pada Minho

“Lalala~Lalala~” Onew menyambung dengan menyanyikan lagu tak jelas sambil menebar kelopak bunga ke arah Minho (sangtae nya kambuh)

“Hyung!! Kau membuat ruangan kotor!!” dan Key-umma dengan omelan dewa-nya langsung memprotes Onew

“Kau perlu tips dariku??” sela Jonghyun dengan ke-PeDe-annya yang selangit itu

“aish aku rasa minta saran dari Jonghyun hyung sama saja cari mati. Mana ada sarannya yang benar? Dia kan JongDev” sindir Key kepada Jonghyun hyung yang membuat semua member tertawa.

“Minho-ya… berjuanglah!! Kami sangat mendukungmu.. apalagi Jiyoon memang gadis yang baik” Jonghyun hyung tiba-tiba berbicara dengan serius (ini sangat tumben sekali)

“aku belum pernah bertemu seorang gadis yang sangat berjiwa besar dan baik seperti itu” sambung key

“tapi,,, lebih baik lagi kalau dia jago masak ayam” Onew hyung nyerocos dengan sangtae nya

Semua member bengong, lalu dengan spontan duo JongKey langsung bernyanyi “Mwolhaedo Onew Sangtae… dan~dan~dan~”

Dasar onew hyung. Tapi aku sangat senang ternyata hyung dan dongsaengku sangat mendukungku. “Baiklah Choi Minho,hwaiting!!” batinku dalam hati

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………

[Jiyoon’s POV]

“jadi onnie, apakah kau juga menyukai Minho oppa?” tanya Jihye yang langsung sukses membuat Haera dan aku yang tadinya sedang asik menonton TV berpaling ke arahnya

“sepertinya sejak kejadian itu, dia sudah terang-terangan menunjukkan usahanya mendekatimu,onnie.. contohnya saja kemarin dia sengaja datang ke lokasi shootingmu dan memutuskan menemani mu pulang.” Jihye berkata lagi dengan santainya sambil menggunting kuku tangannya

“Dan dia juga menyogok kami..xixixi” sambung Haera dengan iseng

“aigoo kalian ini..” aku menggeleng-gelengkan kepala

“ayolah onnie, katakan pada kami apa yang kau rasakan thd Minho oppa… masa sih hatimu tidak tersentuh melihat dia yang begitu giat dan pantang menyerah?? Bahkan… DIA SANGAT TAMPAN SEKALI ONNIE” Jihye kemudian duduk lebih dekat padaku dan berusaha mengintrogasi

“ah itu benar.. dia,sangat tampan!! Charisma nya membuat ku meleleh” sambung Haera yang kemudian juga duduk mendekatiku

“Andwe,Haera onnie, kau kan sukanya sama Taem.. jangan serakah!!” ejek Jihye pada Haera sambil menjulurkan lidahnya

“dasar pacar Jungshin” Haera tak mau kalah mengejek Jihye

“ck ck ck” aku Cuma mendecak saja dan tak mau menggubris mereka.

Sebenarnya aku sendiri juga bingung mau menjawab apa pada mereka sih. Jujur saja aku juga tidak tau bagaimana perasaanku pada Minho. Aku tidak tau. Yang aku tau hanyalah sekarang aku sudah bisa menerima kenyataan dan mulai rela melepaskan Jonghyun oppa dari pikirankku. Aku rasa sekarang kalau aku bertemu dia dan Sekyung lagi aku sudah tidak akan sedih lagi. Mungkin ini lah yang orang katakan bahwa “Han Jiyoon sungguh seorang yang berjiwa besar” hahaha

……………………………………………………………………………………………………………………………………………..

[Author’s POV]

“Ayo pergi berbelanja.. Onew hyung kau mau snack kan? Taemin sekotak Banana Milk dan Jonghyun hyung goguma dan Kibum pasti titip beli Pocky. Aku sudah tau apa yang kalian mau” “Jiyoon mari kita pergi”

Hari ini sama seperti kejadian yang dulu,saat Haera dan Jiyoon berkunjung ke dorm SHINee. Sama seperti waktu itu, Minho dan Jiyoon pergi berbelanja sedikit makanan dan minuman di supermarket. Tapi bedanya kali ini, bukan karena Minho ingin membuat jiyoon tidak sedih kalau terus-terusan melihat Sekyung dan Jonghyun yang sangat mesra. Tapi karena member lainnya yang sengaja menyuruh Jiyoon dan Minho pergi berdua.

“dasar mereka itu” gerutu Minho sambil mereka berjalan ke supermarket yang tak jauh dari dorm

“hyung dan dongsaeng mu itu selalu ceria ya. Kami juga sangat ribut kalau sudah berkumpul di dorm. Semua sangat bawel. Aku juga jadi ribut kalau bertemu mereka berdua” uja r Jiyoon dengan charming smile nya

“semua orang juga berkata aku akan jadi sangat berisik kalau sudah bersama mereka” jawab Minho kemudian

……………..

“ah tak terduga sebentar lagi sdh berganti tahun.. beberapa jam lagi” Jiyoon berkata sambil menggosok-gosok tangannya dengan tujuan menghangatkan tangannya,

Maklum,cuaca menjadi lebih dingin saat di penghujung tahun

Minho melihat Jiyoon yang sedikit agak kedinginan langsung menggenggam tangan Jiyoon dengan tangan kirinya sementara tangan kanannya membawa kantong belanjaan.

Jiyoon tidak menolak,tapi juga tidak berkata apa-apa.

“Hari ini kau tidak terlihat seperti waktu dulu kalian datang ke dorm kami. Saat itu kau terlihat sangat sedih.” Minho langsung membuka pembicaraan yang sepertinya mengarah ke topik mengenai jonghyun

“saat itu sama seperti hari ini, Jonghyun hyung dan Sekyung noona duduk dengan sangat mesra sambil bercanda dengan Taemin dan yang lainnya.” Dia berbicara dengan pelan seolah sangat berhati-hati dalam memilih kata-kata

“sama seperti hari itu. Tapi.. harii ini aku tak melihat kesedihan itu lagi.” “maaf kalau aku lancang bertanya.. tapi,apakah..apakah kau sudah tidak sedih lagi melihat Jonghyun hyung?” tanya minho sedikit ragu. Dalam hatinya ada sedikit ketakutan,kalau pertanyaan itu akan membuat Jiyoon marah.

Tapi kemudian Jiyoon hanya tersenyum kemudian melepaskan genggaman tangan Minho dengan senyum charmingnya.

Jiyoon lalu berjalan ke arah sebuah bangku, bangku dekat lapangan basket yang berada sangat dekat dengan dorm,menandakan mereka sudah mau sampai di dorm.

Minho sedikit bingung apa yang dilakukan Jiyoon. Jiyoon berjalan ke arah bangku yang sudah diselimuti salju tebal itu dan kemudian menaiki bangku itu dan berdiri diatasnya.

Minho sedikit tidak mengerti,dan ia tetap berdiri di tempat semula,membuat Jiyoon dan dia berdiri dengan jarak kira-kira 2meter jauhnya.

“Maaf apakah pertanyaanku membuatmu marah?” tanya Minho dengan tetap berdiri di posisi semula

Lagi-lagi Jiyoon hanya tersenyum. Minho sungguh semakin tidak mengerti.

“hey minho-ya…” tiba-tiba Jiyoon mulai membuka bicara

“aku masih ingat di malam itu.. saat aku menangis dan tak bisa berhenti” “saat kita berjalan pulang bersama.”

“….” minho diam saja,menunggu dengan penasaran apa yang sebenarnya ingin dikatakan Jiyoon padanya

“tapi yang paling ku ingat adalah text message yang kau kirimkan saat kita sudah pulang” ucap Jiyoon sambil menengadah ke langit yang mencurahkan butiran-butiran salju, dan tersenyum

“aku akan terus berusaha keras,dan tetap menunggu sampai sosok Jonghyun hyung di hatimu tergantikan olehku.” Jiyoon kemudian mengucapkan isi textmessage yang pernah dikirimi Minho kepadanya

Minho masih tetap diam berusaha menangkap apa yang ingin disampaikan Jiyoon.

“Tapi kurasa kau tidak usah melakukannya lagi” ucap jiyoon yang sedikit membuat Minho terkejut

“tunggu.. apa maksudnya aku tidak boleh menyukainya lagi? Apa ini artinya dia menolakku sekarang setelah selama ini dia diam dan tak meresponku?” batin Minho sedikit panik dalam hati

“Jangan menunggu aku lagi Minho” Jiyoon kemudian turun dari bangku itu kemudian berjalan dekat ke hadapan Minho

“kau sudah tak perlu menunggu lagi sekarang” kalimat itu membuat Minho semakin gugup dan tegang.

“aku tidak siap ditolak seperti ini” batin minho dengan sangat cemas dan gelisah

“karena sekarang.. perjuangan mu sudah sedikit membuahkan hasil.. dan aku rasa,aku mulai menyukaimu” DUAR!!! Kalimat yang keluar dari bibir Jiyoon itu berhasil membuat Jantung Minho seperti meledak.

Minho masih tidak percaya dengan apa yang dia dengar,dan kemudian dia menatap Jiyoon tak percaya,sementara jiyoon masih tersenyum dengan senyum tulus dan manis nya itu.

Minho melihat senyum bak peri itu,kini dia percaya bahwa ini semua bukan mimpi. Jiyoon..Han Jiyoon dari TNT yang selama ini dia sukai..sekarang berdiri di depannya dengan Fairy Smile mengatakan dia menyukai Minho juga. Tak menyia-nyiakan waktu, Minho langsung memeluk Jiyoon kemudian menggendongnya dan berputar

“Aku sungguh sangat senang.. .. saranghae…. neomu saranghae” Minho tak bisa berhenti tersenyum

Jiyoon terus tersenyum juga,tapi kali ini senyum yang benar-benar bahagia. Butir-butir salju yang turun dari langit serta musim dingin sekarang tak lagi terasa di kulit mereka. Semua rasa dingin itu kini diakalahkan oleh perasaan cinta yang membawa musim semi di hati mereka.

[Jiyoon’s POV] –prolog-

Aku tidak berbohong saat aku mengatakan aku mulai menyukain minho. Aku serius. Sejak aku mengenalnya lebih dekat,aku bisa melihat sosok seorang Flamming Charisma Minho yang dewasa. Sifatnya yang pantang menyerah, dan Kepeduliannya terhadap member SHINee lainnya dibalik sosok pendiamnya itu.

Aku menengadahkan wajahku ke langit dan berkata dalam hatiku sendiri

“Even though it’s snowing outside,but with this man,i feel so warm inside.”

—–END—–

Sekian dan terimakasih.. thanks buat yang sudah bersedia baca. Maaf kalau jelek

Tidak lupa minta kritik dan sarannya.. hehe

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

37 thoughts on “SHINee’s Romance : Flaming Charisma Minho [2]”

    1. wuah!! publish!! (author heboh sendiri)
      hoho iya nih,, ending juga ckckck….
      kecepetan kagak ya endingnya??hmmmm
      gomawo chingu commentnya ^^

      1. gak kecepatan kok thor…
        cheonmanayo, author…
        ouh, iya mau nanya thor, kapan author bikin ff ini? udh brpa lama nunggu ffnya di publish? *nih reader banyak nanya yah*
        gak di jawab juga gak apa2 thor..

        1. haha… sebelum si jjong putus ama sekyung ini mah FF nya… makanya di FF ini si Jjong masih pacaran ama sekyung xD
          sebenernya aku juga kyk Jiyoon,… nyesek liat Jjong ama Sekyung….huaahaahaa

    1. uwaaaah!! ada yang muji!! jadi malu niih kyaaa~~ xD
      (author lebay minta ditimpuk pake pampers bekas)
      gomawo chingu 😀
      malam ini minho traktir makan2… :p

  1. Aaaaaaa
    Sweet
    Minho sabar banget
    Mana tadi hampir kaget
    Garagara takut si jiyoon bilang gausah deketin dia lagi
    Ehhh ternyata gausah cape cape karena udah di terima
    Keceeee

    1. sweet?? jeongmal?? se sweet author kahh?? #bugg!!plak!!bug!!
      (author narsis abis)
      hoho, Jiyoon mau bikin Minho penasaran siih :p
      gomawo chingu ^^

  2. gomawo buat admin yang dah publish FF ku dan juga readers yang bersedia baca apalagi kalo ninggalin jejak xD
    selanjutnya maybe SHINee’s Romance Versi -Bling Bling Jonghyun- yang akan ku kirim… apa ada yang mau?? hehe
    jeongmal gamsayo~~

  3. Aishhh … Minho so sweet …
    Saking cintanya sama jiyoon sampai segitunya 😀

    Akhirnya … Alhamdulillah ya #gayasyahrini minho di terima juga … ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮

    1. minho sweet~~ tapi author lebih sweet~~ #plak!!bug!!bug!!
      yoi donk diterima.. klo gak itu namanya “Terlalu” #gaya bang rhoma
      xD gomawoyo~~

  4. Yee!!!! Akhirnya FF ini publish juga.
    Ending nya keren!!!! Aku suka #plak! ga ada yang nanya.

    Apa mau bikin versi jonghyun? Mau dong! Ditunggu FFnya.

    1. yeaaa!!! (ikut2an) hoho…. iya nih mau bikin SHINee’s Romance versi jjong dan member2 lainnya juga xD
      mau?? mau??? hehe

  5. endingnya kerennn!!!
    huwaaa… terharu.. minho perjuanganmu tak sia2 !!
    suka akhir kata2 ..

    eh thor .. itu tuh ..ituuu… itu loh .. tolong di hindari ya penyingkatan kata .. heheh biar lebih klop gimana gituuu #plakk!!

    tdi aku ngeliat ada beberapa kata yang disingkat .. heheh
    ff lainnya di tunggu ya ..
    ada ver key ngak?? mau dong … ^^

    1. huwaaaah~~ maafkan atas kekhilafan saia.. x0
      mungkin pas nge-send ga diliat lagi kali,… tapi gomawo sarannya ya^^
      versi key nnti setelah versi jjong,.. tp tenang,smua member kebagian jatahnya kok..hehe 😀

    1. gomawo^^ gomawo^^ hehe~~
      iyaa nih bukan cm jjong, tapi ntr smua member ada kisahnya masing-masing…
      dan yang selanjutnya memang kisahnya si bang ojong dulu xD

  6. waaahhhh kereeennn mau dund jadi jiyoon?!!
    hahahah
    hebat hebat!!
    ada rncana bikin onew story??
    sama akuh ajj pairingnya.. hahahah (maunya)

    1. hoho…. mau ya? ntr ya tunggu FF nya dijadiin film (?)
      #plaaak *author gila digampar arra*
      onew??
      tenang…tenang… semua member ntr ada kisahnya masing2 hehe…..
      tapi yang berikutnya punya bang ojong dulu ya….. maybe si onyuk yang paling belakangan 😀

    1. gyaaaaa~!! (author gila teriak2 sendiri)
      haha enak ya?? maybe karena aku bikinnya pakai masako (?)
      #bug!!plaak!!bug!!
      gomawoyo~~~ xD

    1. aku juga suka kamu (?)
      #bug!!bug!!bug!! (author kayak gini timpukin aje dah, ga nyambung sama sekali,kepedean lagi)
      hahaha gomawo chingu^^ nantikan FF selanjutnya :p
      Gamsayo~

  7. Aaaa..endingnya minho cuma meluk n muter2 yoja nya…koq nga ada kissingnya,author??? *shawol yadong..plakkk…di sambit ama author*
    Hahhahaha..peace thorrr

    1. ahaha baru baca nih comment xD
      ooh~~~ si minong kan malu2 depan umum..kalo ga di depan umum sih………….
      #plak!! (authornya lebi yadong) gyaahaahaa

  8. aku ngeliat baby minho di MV sekali aja langsung jatuh cinta sampe segininya, apalagi diperlakukan sebaik dan se-sweet itu…….
    Gak bakal dah ngelirik juga :p

    Semoga jodohku nanti kayak minho 😀 atau minho juga gapapa

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s