You’re my new neighbour?

You’re my new neighbour?

Author                         : Mayujita a.ka Lee Jin ah a.ka Mayuki

Main Cast                    : Lee Jinki a.ka Onew, Yoona SNSD

Supporting Cast          : SHINee members ex Onew

Length                         : Oneshot

Genre                          : Romance (?), Friendship (?)

Rating                         : General

“Nee, arraseo! Aku akan segera pulang. Baiklah!” klik. Jinki menutup handphonenya. Dan kembali berjalan. Tangannya penuh dengan berbagai macam kantung bahan makanan. Ia membuka satu persatu kantungnya dan memeriksa isinya.

            “ Ayam, sawi, tomat, bawang, garam, daging, pisang, jeruk… hmm sepertinya tidak ada yang kurang” kata Jinki masih terus berjalan sambil memeriksa kembali belanjaannya. BUKK!! Tiba-tiba saja ada seseorang yang menabraknya dan seluruh belanjaannya bertaburan di jalanan yang cukup ramai itu.

            “Aww! Shh sakit sekali” kata seorang gadis berambut panjang yang  menabrak Jinki. Jinki bangun dan membantu gadis itu berdiri.

            “Gwenchana yo?” tanya Jinki khawatir.

“ Nee,Gwenchana. Ahh maaf karena aku barang mu  jadi berantakkan. Biar ku bereskan” kata gadis itu dan mulai memungut barang belanjaan jinki yang berserakkan. Jinki ikut membantu gadis itu.

“Yap, ini yang terakhir” kata Jinki sambil memasukkan barang terakhir ke kantungnya lagi.

“ Sekali lagi aku minta maaf. Salahku tidak memperhatikan jalan padahal sekarang sedang ramai. Jeongmal mianheo!” kata gadis itu sambil membungkukkan badannya. Rambut panjangnya tejatuh kedepan.

“ Ahh tidak! Aku juga salah karena berjalan tidak hati-hati” kata Jinki sambil tersenyum.

“ Ahh tidak tidak! Jika saja aku tidak menggunakan ponsel di saat seperti ini pasti aku tidak akan menabrakmu” kata gadis itu lagi ia terdiam sejenak dan kembali berkata “Bagaimana kalau kubantu membawanya. Rumahmu dimana?” tawar gadis itu segera tanpa persetujuan Jinki ia mengambil kantung belanjaan Jinki.

“ Ehh tidak usah! Aku bisa membawa semuanya sendiri” kata Jinki.

“ Tidak apa! Anggap saja ini bayaran atas kesalahanku tadi!” kata gadis itu sambil terus berjalan. Jinki menghampiri gadis itu dan berjalan di sebelahya.

“ Ahh aku belum tahu namamu tuan. Siapa namamu tuan?” tanya gadis itu pada jinki.

“ Jangan panggil aku tuan rasanya sudah tua sekali jika di panggil begitu haha” kata Jinki sambil tertawa.

“ Haha sou desu ka? Baiklah kalau begitu, siapa namamu?” tanya gadis itu lagi.

“ Jinki.. Lee Jinki. Tadi sepertinya kau menggunakan bahasa jepang. Kau bisa berbahasa jepang?”

“ Ya, aku cukup mahir. Tinggal di jepang selama 3 tahun cukup membuatku mahir menggunakannya” jawab gadis itu sambil tersenyum.

“ Waahh aku tidak bisa menggunakan bahasa jepang tapi aku mahir menggunakan bahasa mandarin”

“ Jinjja?”

“ Nee, ahh iya kau sudah tahu namaku. Siapa namamu?”

“ Ahh iya aku lupa memberitahumu, namaku..” tiba-tiba Ponsel gadis itu berbunyi. Gadis itu mengambil ponselnya dari dalam saku celanannya ia melihat layar ponselnya dan membuka Flip ponselnya.

“ Moshi-Moshi.. Yui neechan.. Ee.. Hounto? Hai wakatta, ee ja mata!” gadis itu menutup Flip ponselnya.

“ Temanmu dari jepang?” tanya Jinki pada gadis itu.

“ Nee, dia bertanya apa aku sudah tiba di korea” jawab gadis itu tersenyum

“ Kau baru kembali dari jepang?”

“ Nee”

“ Tadinya kukira kau sedang berjalan-jalan”

“Aku memang sedang jalan-jalan melihat Seoul setelah 3 tahun kutinggalkan. Ternyata tidak banyak yang berubah ya?” kata gadis itu tersenyum menatap sekeliling.

“ Ahh itu apartemen kami” kata Jinki ketika sudah mendekati sebuah gedung, di dekat pintu masuknya tertulis ‘Jiyoo Apartement’.

“ Baiklah! Ini belanjaanmu.” Kata gadis itu memberikan kantung belanjaan Jinki ketika sudah sampai didepan apartemen Jinki.

“ Kau tidak mau mampir dulu?” tanya Jinki

“ Ahh tidak usah, masih banyak yang harus ku urus atas kepindahanku.” Jawab gadis itu tersenyum.

“ Semoga kita bertemu lagi ya Jinki-ssi. Sampai Jumpa!” gadis itu membungkukkan badannya. Dan berjalan meninggalkan Jinki.

“ Hei nona!” Jinki berusaha memanggil gadis itu tapi wanita itu sepertinya tidak mendengar teriakkannya.

“ Padahal aku belum tahu namanya” bisik Jinki pada dirinya sendiri. Lalu ia membawa masuk belanjaannya kedalam gedung apartement.

***

 “Aku pulang!” salam Jinki ketika dia membuka pintu apartementnya. Langsung saja terdengar langkah-langkah gaduh. Lalu muncul 4 Namja yang lebih muda dari Jinki. Mereka berlima biasa dipanggil SHINee.

“ Hyung! Kau lama sekali. Kami sampai khawatir. Kami kira terjadi apa-apa padamu!” kata salah satu Namja yang bernama Taemin.

“ Kenapa kau begitu terlambat Hyung?” tanya Namja lain yang bernama Ki Bum atau biasa di panggil key.

“ Maafkan aku tadi ada kejadian tak terduga” jawab Jinki.

“ Kejadian apa?” tanya Namja yang bernama Jonghyun.

“ Kejadian kecil. Tadi barang belanjaanku jatuh karena tertabrak seseorang” jawab Jinki sambil tersenyum.

“ Tapi kau tidak apa-apa kan Hyung? Ada yang terluka?” tanya Key.

“ Tidak. Aku baik-baik saja! Sudahlah kalian ini berlebihan sekali” kata Jinki sambil tersenyum.

“ Benar. Kalian ini bagaimana, Onew Hyung kan baru pulang kenapa kalian malah membuatnya tambah lelah?!” omel namja yang paling tinggi, Minho. Onew adalah nama panggilan Jinki.

“ Ahh benar benar apa kata Minho. Sini Hyung biar aku bantu” kata Jonghyun sambil mengambil kantung-kantung belanjaan Jinki.

“Kau membeli bermacam-macam bahan ya hyung? Baiklah kalau begitu hari ini kita makan ayam goreng saja!” kata Key setelah melihat isi kantung-kantung tersebut. Selagi Key dan Jinki menyiapkan makan malam member SHINee yang lain sedang sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing. Sementara Taemin dan Minho sedang bermain game Winning eleven, Jonghyun berbaring di sofa sambil menelpon pacarnya, Shin Se Kyung. Jika Jonghyun sedang berbicara di telepon bersama Se Kyung bisa sampai berjam-jam, sampai-sampai telinganya melebar selebar kembang kol pun ia tak akan sadar.

“Ayoo semuanya, makan malamnya sudah siap!” teriak Key. Tapi ketiga namja itu tidak mengubrisnya. Key yang mudah marah jika sudah menyangkut masalah makanan menjadi kesal, berjalan menghampiri ketiga namja tersebut.

“Yak!! Bling-Bling, Charismatic Flame, Maknae. Kubilang cepat makan!” teriakan Key mampu membuat mereka bertiga kaget. Taemin dan Minho segera merapikan Joystick game player mereka.

“ Chagiya, sudah dulu ya Key eomma sudah mulai marah-marah. Daghh Saranghae Se Kyung!” kata Jonghyun pada Se Kyung di seberang sana dan segera menutup flip ponselnya lalu berlari ke ruang makan meniggalkan Key yang berdiri marah.

***

“Nee, eonni aku baru saja selesai mengurus apartement yang akan kutinggali dari seorang agen. Nee? Ah nee aku sudah menemukkan apartement yang cukup bagus. Baiklah setelah aku selesai merapikan barang-barangku aku akan segera menemuimu eonni, nee arraseo! Sudah ya!” Yoona menutup Flip ponselnya dan kembali berjalan sambil melihat alamat yang tadi diberikan oleh agen apartement padanya.

“ Ahh ini dia!” katanya pada dirinya sendiri sambil menatap gedung itu. ‘Jiyoo Apartement’ begitu tulisan yang ada di kertas dan di gedung itu. Ia memasukkan kertas berisi alamat itu kedalam saku celanannya dan berjalan memasuki gedung apartement itu. Ia berjalan menghampiri meja Resepsionist.

“ Ahh Maaf, aku mau mengambil kunci apartement yang tadi baru saja di urus.” Kata Yoona pada seorang Resepsionis.

“ Atas nama siapa, nona?”

“ Im Yoona”

“ Sebentar ya!” kata Resepsionis itu sambil melihat ke sebuah komputer. Dan mengambil sebuah kunci.

“ Apartement no 1420, di lantai 5. Ini kuncinya, nona” kata Resepsionis itu sambil memberikan Yoona sebuah kunci.

“ Gamsahamnida” kata Yoona lalu segera masuk kedalam Lift dan menekan angka 5.

Ting!

Pintu Lift terbuka di lantai 5. Yoona berjalan menelusuri koridor apartement lantai 5 itu. Dia memperhatikan nomor yang tergantung di setiap pintu apartement itu. Yang paling dekat dengan lift bernomor 1412 berarti apartemennya berada 8 pintu setelah pintu itu.

Yoona sudah tiba di depan pintu bernomor 1418 dan yang bernomor 1419 berada di seberang pintu 1418. Dia segera berjalan ke arah pintu bernomor 1420 dan membukannya. Di seberang apartemennya adalah apartement dengan no 1421. Apartement 1420 dan 1421 adalah apartement yang berada paling ujung di lantai 5. Yoona berjalan masuk kedalam apartementnya ia memperhatikan sekeliling. Banyak barang yang harus dia beli untuk keperluannya. Ia harus pergi ke toko perabotan tapi sebelumnya ia akan membersihkan apartement barunya dulu.

***

“Huh! Kenapa harus aku yang membuang sampah-sampah ini? Mentang-mentang Onew Hyung sedang keluar” keluh Taemin sambil membawa sekantong besar sampah untuk dibuang di depan apartement agar di ambil oleh truk pengangkut sampah besok pagi. Ia berjalan dengan susah payah sambil menyeret  kantung sampah yang berat itu.

“ Hyung-hyungku itu memang keterlaluan! Awas saja akan kubalas!” Taemin memencet tombol lift sambil mengomel.

Ting! Pintu lift terbuka. Dan banyak kardus barang yang berusaha di keluarkan oleh seorang gadis berambut panjang dia hanya dibantu oleh seorang kurir barang. Jumlah pengangkat barang dengan jumlah barang yang harus diangkat tidak sesuai. Mau tak mau Taemin merasa kasihan dan membantu gadis itu membawa kardus-kardus barang itu.

“ Aigoo~, apa yang kau lakukan?” tanya Yoona pada Taemin.

“ Hehe kulihat sepertinya Noona dan Ajusshi ini membutuhkan bantuan, jadi aku berniat membantu!” kata Taemin lalu mengangkat 2 kardus besar sekaligus.

“ Te.. Terimakasih. Tapi kau tidak perlu membawanya seperti itu berbahaya” kata Yoona.

“Tidak apa-apa. Barang-barang ini harus aku bawa kemana?”

“ Ahh bawa saja ke ujung koridor. Ta ..tapi apa kau yakin? Ujung koridor cukup jauh lho.” Kata Yoona Khawatir.

“Tidak apa-apa” kata Taemin lalu berjalan  dengan pandangan yang tertutup kardus. Ketika sudah sampai di ujung koridor karena tidak melihat ia menabrak dinding dan seketika itu Taemin oleng dan terjatuh dengan bunyi yang cukup keras sehingga membuat penghuni apartement 1421 berhamburan keluar.

“ Omo! Taeminnie apa yang terjadi padamu?” teriak Key panik. Minho membantu Taemin berdiri.

“ Kardus-kardus apa ini Taeminnie??” tanya Jonghyun

“ Ahh neomu appo. Tadi itu aku sedang membantu Noona yang disana itu untuk membawa barang-barangnya. Karena aku membawa dua sekaligus pandanganku jadi terhalang lalu aku menabrak dinding ini” kata Taemin menjelaskan. Sementara tangan kanannya  mengusap-usap punggungnya yang sakit, tangan kirinya menunjuk kearah seorang gadis yang sedang berusaha berlari menghampiri mereka sambil membawa 5 kardus kecil bertumpuk yang di ikat oleh tali.

“ Gwenchana yo? Kan sudah kubilang, itu berbahaya. Kau ini! Sakit tidak?” tanya Yoona begitu sudah berada didekat Taemin dan memeriksanya.

“ Nee gwencana.. tidak apa-apa kok Noona!” kata Taemin sambil tersenyum.

***

“ Ahh jadi kau baru pindah dari Jepang?” tanya Jonghyun sambil mengambil sebuah kue yang disediakan oleh Key untuk Yoona. Tiba-tiba tangannya di tepuk keras oleh Key.

“ Yak! Aku menyajikan kue ini untuknya kenapa malah kau yang makan?!” omel Key.

“ Ahh tidak apa. Iya aku baru saja pindah dari Jepang. Mohon bantuannya selama kita bertetangga!” kata Yoona sambil menundukkan kepalanya.

“ Kami pasti membantu, Noona! Ahh siapa nama Noona?” Tanya Taemin.

“ Ahh iya, aku ini benar-benar bodoh! Perkenalkan namaku Im Yoona!” kata Yoona sambil mengenalkan diri pada ke 4 laki-laki itu.

“ Aku Key, yang ini Jonghyun” Key menunjuk ke arah Jonghyun yang sedang mengunyah kue. Yang ditunjukpun mengangkat sebelah tangannya.

“ Yang pendiam itu Minho dan yang di sebelahnya Taemin” Key kembali menunjuk Minho dan Taemin. Minho tersenyum.

“ Halo Yoona Noona namaku Taemin!” Taemin tersenyum lebar seperti anak kecil. Yoona pun ikut tersenyum.

“ Apa kalian tinggal berempat disini?” tanya Yoona.

“Sebenarnya kami tinggal berlima disini. Onew Hyung sedang keluar” jawab Minho yang sejak tadi diam. Yoona hanya mengangguk dan tersenyum.

***

“Aku pulang!” Jinki berjalan memasuki apartement. Tapi kenapa sepi sekali. Kemana ke 4 dongsaengnya. Jinki memeriksa satu persatu ruangan yang ada di apartement itu. Tapi hasilnya Nihil.

“ Aissshh kemana sih mereka itu!?” Jinki berjalan kearah dapur. Ketika mengambil air untuk minum dia melihat kantung belanjaannya tadi pagi yang belum terbuang. Tiba-tiba saja dia kembali teringat dengan gadis yang tadi membantunya membawa kantung belanjaan.

“ Siapa ya, Nama gadis itu? Aku kan belum mengucapkan terimakasih atas bantuannya tadi” kata Jinki pada dirinya sendiri. Ia kembali melihat ke arah kantung itu lalu di ambilnya dan membawa kantung itu keruang depan. Ia terus memperhatikan kantung itu.

“ Kalau nanti bertemu lagi aku harus menanyakan namanya” kata jinki sambil terus memperhatikan kantung itu.

“ Siapa ya namanya?”

“ Nama siapa Hyung?” tiba-tiba suara Key mengagetkan Jinki yang sedang memikirkan Yoona. Key masuk bersama 3 dongsaengnya yang lain

“ Ahh tidak. Kalian dari mana saja? Kenapa pakaian kalian kotor begitu?”

“ Kami habis bantu Tetangga 1420 pindahan” jawab Minho.

“ Apa ada orang baru yang tinggal disana?” tanya Jinki.

“ Nee, seorang gadis. Dan gadis itu sangat cantik Hyung!” kali ini Taemin yang menjawab.

“ Kalau begitu aku harus mengucapkan salam pada tetangga baru kita!” kata Jinki.

“ Tapi Yoona sedang keluar sekarang!” kata Jonghyun.

“ Yoona? Apa itu nama gadis itu?” tanya Jinki. Dongsaengnya mengangguk.

“ Ohh! Baiklah kalau begitu nanti saja!” kata Jinki sambil tersenyum.

“ Hyung, kantung itu kenapa tidak dibuang! Yak Taeminnie kenapa yang ini tidak kau bawa bersama sampah yang lain?!” Omel Key ketika melihat kantung belanjaan yang dipegang Jinki. Taemin hanya cemberut mendengar omelan Key.

“ Biar aku saja yang buang ke bawah Hyung. Sekalian aku mau membeli cemilan” kata Minho sambil mengulurkan tangan mengambil kantung itu dari tangan Jinki. Tapi Jinki tidak melepaskannya.

“ Tidak usah dibuang” kata Jinki. Semua member SHINee heran mendengar perkataan Jinki.

“ Memang kenapa Hyung? Ada apa dengan kantung itu?” tanya Taemin.

“ Benar, tadi juga kau memperhatikan Kantung itu sambil berkata ‘Siapa ya namanya’, kan?” tanya Key penasaran. Ketiga Dongsaengnya yang lain pun ikut melihat ke arahnya.

“ Hmm itu..”

“ Ayolah hyung cerita saja. Kami kan Dongsaengmu!” kata Jonghyun. Jinki terlihat ragu namun karena ia terbiasa jujur akhirnya ia menyerah.

“ Baiklah. Apa.. kalian ingat tadi pagi aku bilang seseorang menabrakku dan menumpahkan semua belanjaanku?” tanya Jinki yang disertai dengan anggukan kepala ke 4 Dongsaengnya.

“ Yang menabrakku adalah seorang gadis berambut panjang, ketika dia menabrakkku tadi dia segera meminta maaf dan membantuku memungut barang yang berserakkan. Lalu dia juga membantuku membawa kantung-kantung itu sampai kedepan gedung apartement. Lalu tadi ketika aku melihat kantung ini di dapur aku kembali teringat pada wajahnya yang tersenyum ketika membantuku. Entah kenapa aku tidak bisa melupakan wajahnya itu” Jinki mengakhiri ceritanya. Semua dongsaengnya masih memandanganya.

“ Hey! Kenapa kalian memandangku seperti itu?!” tanya Jinki.

“ Hyung? Apa kau suka pada gadis itu?” tanya Minho membuat semua member menatapnya lalu menatap Jinki yang wajahnya sedikit bersemu.

“ Entahlah, aku belum pernah menyukai seorang gadis. Jadi aku tidak tahu bagaimana perasaanku! Apalagi kami baru bertemu sekali saja” jawab Jinki jujur.

“Aigoo~ Hyung jadi ini cinta pertama? Waahhh manis sekali!” kata Taemin.

“ Baiklah Hyung, kami akan membantumu agar bisa bertemu lagi dengan gadis itu!” kata Jonghyun.

“ Benar! Baiklah kita mulai! Pertama, apa kau tahu siapa namanya Hyung?” tanya Jonghyun lagi. Pletuk! Satu jitakkan dari Key mendarat di kepala Jonghyun.

“ Paboo…!! tadi kan kau dengar sendiri Hyung berbicara pada kantung itu ‘siapa ya namanya?’ itu artinya dia tidak tahu namanya!” kata Key kesal dengan kelakuan Hyungnya yang satu ini.

“ Yak! Ki Bum kenapa kau tidak sopan sekali! Aku hyungmu!” kata Jonghyun sambil mengusap-usap kepalanya. Key hanya cemberut mendengarnya.

“ Yahh kalau begitu akan susah untuk mencarinya. Apa ada ciri-ciri yang lebih detil lagi Hyung?” tanya Minho.

“ Hmm.. tubuhnya kurus, tingginya kira-kira 168 cm, rambutnya lurus panjang, sedikit ikal dibawahnya, dan dia bilang dia baru tiba di Korea dari Jepang” jelas Jinki.

“ Baiklah aku akan tanyakan pada teman-temanku. Mungkin mereka ada yang tahu!” kata Minho.

“ Kami juga!”sahut yang lain. Jinki tersenyum mendengarnya.

***

“ Hyung, mianhae! Aku sudah bertanya pada teman-temanku tapi tidak ada yang mengtahuinya!” kata Minho setelah 2 hari lewat sejak mereka membicarakannya.

“ Aku juga Hyung!” kata Jonghyun yang disertai anggukan kepala dari Taemin dan Key.

“ Ya sudah tidak apa-apa. Terimakasih kalian sudah mau membantuku. Memang sulit mencari seseorang tanpa tahu namanya” kata Jinki sambil tersenyum bijak. Dongsaengnya ikut terseyum melihat senyum Jinki itu.

“ Ahh iya Hyung. Kau belum berkenalan dengan tetangga baru kita itu kan?” tanya Key.

“ Omo~ aku lupa. Aku harus segera mengucapkan salam padanya. Key apa di kulkas ada sesuatu yang bisa kuberikan padanya?” tanya Jinki pada Key.

“ Hmm.. sepertinya masih ada sekotak Cupcake buatanmu kemarin”

“ Kalau begitu aku berikan itu saja” kata Jinki sambil berjalan ke dapur dan mengambil Cupcake itu dari kulkas. Dan merapikannya di sebuah piring. Lalu Jinki membawa piring itu arah pintu.

“ Apa kau tidak ingin diantar Hyung?” tanya Taemin.

“Untuk apa diantar? Aku hanya kesebrang koridor saja” jawab Jinki. Ia membuka pintu dan berjalan keluar. Jonghyun, Key, Minho, dan Key mengikutinya dari belakang. Tapi mereka hanya mengintip dari celah pintu. Jinki memencet bel apartement 1420.

“ Nuguseyo?” tanya sebuah suara. Tak lama kemudian pintu apartement itu dibuka dan muncul seorang gadis yang wajahnya selalu dipikirkan oleh Jinki selama 3 hari ini.

“ Jinki-ssi! Bagaimana kau bisa tahu rumahku?” tanya Yoona kaget sekaligus senang melihat Jinki berada di depan pintu apartemennya. Jinki sama kagetnya dengan Yoona.

“ Ehh? Jadi kau.. tetangga baru kami?” tanya Jinki tidak percaya.

“ Ehh? Memang kau tinggal di apartement ini juga?” tanya Yoona.

“ Apa kau tak ingat nama apartementku ketika kau membantuku?” tanya Jinki. Yoona mengingat kembali kejadian itu.

“ Ahh ya. Jiyoo Apartement! Bagaimana aku bisa lupa. Neomu pabo!” kata Yoona ketika ia sadar dan menepuk keningnya.

“ Kalau begitu kau tinggal dimana?” tanya Yoona lagi.

“ Aku tinggal bersama para Dongsaengku di apartement 1421” jawab Jinki. Sementara itu ke-4 namja yang mengintip dari celah pintu heran melihat kedua orang itu.

“ Key Hyung, apa Onew Hyung kenal dengan Yoona Noona?” tanya Taemin bingung.

“ Entahlah, aku juga bingung!” jawab Key.

“ Chakkaman, bukankah gadis yang dicari Onew Hyung itu bertubuh kurus, tingginya kira-kira 168 cm, rambutnya lurus panjang sedikit ikal dibawahnya, dan dia baru tiba di Korea dari Jepang?” tanya Minho. Mereka semua memperhatikan Yoona.

“ Omo~ bagaimana kita bisa tidak sadar?! Itu kan ciri-cirinya Yoona-ssi!!” kata Jonghyun sambil menepuk keningnya.

***

“ YEAAHHH!! Chukkae Yoona Noona!! Atas diterimanya sebagai designer grafis di majalah remaja GoShine!” teriak Taemin memberi selamat kepada Yoona. Mereka sedang mengadakan pesta kecil-kecilan atas di terimannya Yoona bekerja.

“ Ayoo!! Dimakan semuanya! Awas kalau sampai tidak habis!” ancam Key pada mereka berlima ketika menyediakan makanan untuk mereka. Yoona tertawa melihat itu. Sudah 1 bulan sejak kepindahannya di Apartement 1420 ini, selama itu semua anggota SHINee selalu membantunya, terutama….

“ Ini untukmu!” kata Jinki sambil memberikan sepotong ayam goreng kesukaannya pada Yoona. Yoona mengambilnya sambil tersenyum.

“ Gomawo~ Jinki oppa!”

“ Cieeee…. Onew Hyung, Yoona Noona. Kapan sih kalian akan resmi jadian?” tanya Taemin menggoda kedua orang itu.

“ Jangan bicara yang tidak-tidak Taemin!” kata Jinki wajahnya memerah. Taemin dan Jonghyun tertawa melihat itu. Mereka tertawa begitu senang sampai dengan tak sengaja Taemin menyenggol gelas berisi jus jeruk dan membuatnya tumpah mengenai ayam goreng buatan Key. Ayam goreng itu sudah berubah menjadi ayam goreng kuah jus jeruk.

“ YAK! TAEMINNIE!! KUBUNUH KAU!!” teriak Key.

~The End~

Annyeong reader. Mohon komennya ya~! Gomawo.. J

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

21 thoughts on “You’re my new neighbour?”

  1. gyahaha~~ endingnya~ “Ayam goreng kuah jus jeruk”
    boleh dicoba xD
    bagus thor… hehehehehe
    kalo boleh aku mau jadi tetangganya jg,trs jdian ama jjong hahahaha

  2. kok aku feelingnya ga dapet yah? Hehe.
    Mungkin akunya terlalu telmi, harap maklum deh!

    Keren kok, apalagi pas ada yang ayam goreng kuah jeruk. Pingin nyobain, enak ga yah? Hahahha.

    Ditunggu FF yang lainnya.
    Semangat ^_^

  3. Cihuyyy onew-yoona *senang-senang~
    Belum pernah baca ff pasangannya onew yoona,ahaha..
    Dilanjutin dong ffnya~ bagus,

  4. aku suka ceritanya, bahasanya enak dibaca, tapi kenapa aku ngerasanya pembukaan ceritanya agak kepanjangan ya? mungkin kalo ini dijadiin twoshot *ato malah sequel* jadinya bakal lebih keren lagi 😀
    soalnya di awal aku udah ngarep ada sesuatu yg waw antara jinki-yoona, tp akhirnya malah jadi ayam goreng kuah jeruk hohoho *eits,tp aku suka ko itu ending ayam gorengnya, cuma sedikit meleset dari harapanku sbg reader yg rewel hahaha*
    bikin FF yg lain ya thor!! aku tunggu =)

  5. waaa.. gomawo semuanya… aku ga nyangka bakal di publish.. soalnya pas ngirim ke sini ga ada balesan otomatisnya.. haha

    gomawo bgt aku jadi terharu udah mau baca.. oh ya aku juga pernah ngirim yang judulnya Your name.. kalo berkenan mohon di baca ya..

    Jeongmal Gomawoyo..

  6. hahaha… ada aja makanan namanya ayam goreng kuah jeruk. wkwkwkwkk… aku juga mau kaya gitu.. tapi jadiannya ama key.. ahhh,,,, so sweet banget deh>>>>>>>>

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s