My (Our) Surprise For You

My (Our) Surprise For You

Title : My (Our) Surprise For You

Author : Park Minri a.k.a Min-Rima

Rating : G

Genre : Romantic, Friendship

Length : One Shoot

Main Cast : Kim Soo Na, Lee Jinki (Onew)

Support Cast : Choi Minho, Park Minri (author numpang eksis), Kim Kibum (Key), Kim Jonghyun, Lee Taemin.

Summary : Ketika kepercayaan mulai memudar, sanggupkah cinta dan bersahabatan akan bertahan.

 

Intro dulu ya..

Anyeonghaseo, ini saya Rima MrsChoiFlame’Minho. Masih ingat dengan nick name tersebut (reader:nggaaak!). saya sering comment di beberapa FF. Karena sering baca, saya jadi tertarik buat bikin FF. Saya mohon maaf apabila terdapat banyak typo. FF ini murni hasil pemikiran saya jadi tolong dihargai ya? seratus perak juga nggak apa//abaikan. FF ini saya persembahkan untuk chingu saya yang ber-ulang tahun tanggal 22 Agt. Saengil Chukkae ya Chingu ^^. Ok deh langsung aja.

Happy Reading~

Soo Na pov

20 Agt

Aku berjalan di koridor sekolah yang sudah sepi, karena hampir semua siswa sudah pulang. Aku pulang telat karena mendapat jam tambahan. Biasanya aku pulang dengan Minri, sahabatku. Entah mengapa aku tidak melihatnya saat ini, padahal ia berjanji akan menungguku.

Seseorang yeoja yang kukenal tengah berdiri jauh didepan membelakangiku, aku pun berjalan mengendap, berniat mengejutkannya. Sebelum seorang namja yang kukenal menariknya dan merapatkan tubuhnya kedinding. Aku pun bersembunyi di balik dinding yang lain. Samar-samar aku dengar percakapan mereka.

“Oppa kenapa seperti ini? orang yang melihat bisa salah paham” ucap yeoja itu.

“…” aku tidak mendengar ucapan si namja ia bicara terlalu pelan, mungkin ia sedang berbisik.

“Tidak mungkin Oppa, aku takut akan ketahuan. Lagi pula Oppa kan tahu aku sudah punya Minho Oppa” ucap yeoja itu kesal.

“…”

“akan aku fikirkan” jawab yeoja itu kemudian berjalan menjauhi namja.

“jebal…” aku mendengar suara namja itu dan melihat ia menelungkupkan tangannya memohon kepada yeoja. Sedang yeoja itu terus berjalan menuju pintu gerbang keluar sekolah.

Aku berlari ke belakang taman sekolah, ingin melupakan kejadian tadi. Aku terisak, ah tepatnya menangis. Tidak mungkin namjachingu-ku menyukai sahabatku. Aku terus berusaha membuang fikiran buruk itu, namun semakin aku berusaha semakin jelas aku mengingat kejadian tadi. Aku menggelengkan kepalaku dengan keras. Aku mengambil Handphone dan mengetik sesuatu

To : JinkiOppa

Bisakah kita makan bersama, malam ini?

Send! Beberapa saat kemudian Jinki Oppa membalas smsku.

From : JinkiOppa

Mianhae Soo Na, aku ada urusan.

Cukup, isakanku semakin menjadi setelah membaca pesan singkatnya. Biasanya sesibuk apapun, ia tidak pernah menolak ajakanku. Bahkan tadi memanggil namaku, bukannya chagiya seperti biasa.

***

21 Agt

Pagi yang cerah, aku berjalan riang menuju sekolah mencoba melupakan kejadian semalam dan berharap itu bukan seperti yang aku fikirkan. Biasanya aku berangkat bersama sahabatku, Minri. tapi ia bilang hari ini akan berangkat bersama Minho Oppa, namjachingu-nya. Aku menghela nafas dan menghembuskan pelan, mencoba untuk tersenyum.

Tiba-tiba senyumku memudar karena apa yang kulihat benar-benar menyakitkan. Minri bukannya berjalan bersama Minho Oppa, tapi ia berjalan dengan Jinki Oppa, namjachingu-ku. Jinki Oppa berusaha memegang tangannya, namun Minri terus menolak. Hingga akhirnya Minri berlari kearahku.

Hosh hosh

Nafas Minri menderu setelah cukup jauh mengejarku lalu ia berceloteh. Aku mencoba menahan air mataku. Setidaknya jangan menangis didepanya.

“Jinki.. Oppa..hh..hh.. Sangat aneh” ucapnya terputus-putus. “Masa ia mengajakku ke Amerika, aneh bukannya kau saja kau kan-“ ucapan Minri terputus setelah melihat wajahku dengan air mata yang mengalir dipipi. Ia bingung dan mengerutkan kening.

Aku berlari menjauhinya, berlari menuju atap gedung sekolah, tempat dimana biasanya aku dan Minri berbagi cerita, susah, senang, sedih dan kecewa. Kami biasanya berdua. Tapi kini aku memutuskan untuk sendiri menenangkan fikiranku. Aku terus terisak. Aku memutuskan untuk membolos pelajaran dan menghabiskan waktu disini. Sudah tiga jam aku bertahan dengan posisi seperti ini. Menekuk lulut dan menenggelamkan kepalaku kedalamnya. Lalu tiba-tiba handphone-ku bergetar.

From : JinkiOppa

Bisakah kita bertemu sekarang. Di atap gedung sekolah.

Tepat. Lalu aku balas

To : Jinki Oppa

Bisa. Kebetulan aku sudah ada disana.

Aku menghapus air mataku, takut Jinki Oppa menyadari apa yang sedang terjadi padaku. Perasaanku tidak enak, aku takut, sangat takut kalau Jinki Oppa akan berbicara tentang hal yang tidak aku inginkan, putus. Tak lama kemudian Jinki Oppa datang dengan wajah serius. Aku lalu berdiri.

“Apa yang ingin Oppa bicarakan?” ucapku to the point.

“Aku akan ke Amerika besok. Ku harap kau tidak usah menungguku” ucapnya singkat lalu langsung berbalik kendak meninggalkanku. Aku berlari memeluknya dari belakang.

“Wae Oppa? Wae? Kenapa mendadak seperti ini? Jadi maksud Oppa kita akan berpisah. Andwae Oppa… aku tidak mau” Aku sungguh tidak bisa menahan air mataku. Sungguh hal yang aku takutkan akhirnya terjadi. Ia kemudian berbalik dan mengecup singkat keningku dan berjalan menjauh. Aku terduduk, tubuhku lemah. Sungguh tak sanggup rasanya berdiri. Aku tidak bisa menerima kenyataan ini.

***

22 Agt

Hari ini, hari ulang tahunku. Aku tidak ada niat untuk pergi kesekolah. Hingga aku putuskan untuk mengurung diri dikamar. Hari ini juga adalah hari kepergian Jinki Oppa. Sungguh menyedihkan dihari ulang tahunku pun Jinki Oppa, tidak mengucapkan selamat, sahabatku, dan temanku yang lain Taemin, Jonghyun, dan Key. Mereka seperti lupa akan keberadaanku. Lalu handphone ku bergetar, aku harap ucapan selamat dari Jinki Oppa. Namun harapanku tidak terkabul. Sms ini bukan dari Jinki Oppa, tapi Minri.

From : MinMin

Jinki Oppa kecelakaan, segeralah pergi ke rumah sakit Incheon.

DEG

Melihat sms tadi seperti ledakan meteor di siang hari. Aku segera mengambil hoodie ku dan berlari menuju rumah sakir Incheon, yang ada difikiranku hanyalah Jinki Oppa. Tidak ada yang lain. Semoga tidak terjadi apa-apa dengannya.

Aku sudah sampai di depan rumah sakit. Namun belum sempat aku masuk. Tiba-tiba seseorang menarikku kasar. Membekap mulutku dan menutup kedua mataku hingga aku tak bisa melihat atapun berteriak. Tapi aku bisa merasakan kalau sekarang aku berada di dalam mobil dan sedang menuju kesuatu tempat. Setelah sampai aku ditarik paksa keluar. Dan penutup mataku dibuka pelan. Tiba-tiba…

DOR DOR PRAKK BOOM

Perlahan seseorang membuka ikatan penutup mataku dan betapa terkejutnya aku melihat atap gedung sekolah yang di sulap menjadi tempat pesta kecil yang indah, balon-balon, kertas hias dan bunga-bunga bertebaran dimana-mana. Lalu aku melihat Key Oppa yang membawa cake coklat kesukaanku.

“Saengil chukkahamnida, saengil chukkahamnida, saranghaneun Kim Soo Na, saengil chukkahamnida” mereka bernyanyi bersama. Ada sahabatku Park Minri, Minho Oppa, Taemin Oppa, Jonghyun Oppa, Key Oppa dan namjachingu-ku Jinki Oppa. Mereka semua tersenyum padaku. Refleks aku langsung memeluk Jinki Oppa.

“aku takut kehilangan Oppa, aku benar-benar takut Oppa pergi” aku terisak lagi, kali ini menangis bahagia. Lalu aku tersadar akan sesuatu. Lalu menatap tajam kearah Minri. Ia yang merasa aku tatap langsung bersembunyi di belakang Taemin dan bergelayut manja.

“Oppa…” ucapnya minta tolong. Namun Minho segera menariknya.

“Kau salah berlindung Chagiya” ucap Minho yang langsung membuat semuanya tertawa. Tapi aku tidak. Masih kesal dengan perlakuan mereka. Termasuk Jinki Oppa, mereka semua menebalkan. Aku menatap tajam pada semuanya.

“ini ide Jinki hyung, jangan salahkan kami” ucap Minho seraya mengangkat kedua tangannya seperti seorang penjahat yang baru tertangkap.

“sudahlah, duduk dulu biar aku ceritakan” ucap Jinki Oppa.

Flashback

20 Agt

Jinki pov

Minri sedang berdiri menunggu Soo Na yang mendapat pelajaran tambahan. Tiba-tiba aku menarik tangannya dan merapatkan tubuhnya ke dinding. Soo Na yang menyaksikannya langsung bersembunyi dibalik dinding yang lain.

“Oppa kenapa seperti ini? orang yang melihat akan salah paham” ucap Minri agak panik.

“Soo Na sedang melihat kita. Ehm… Aku perlu bantuanmu, dua hari lagi Soo Na ulang tahun, aku ingin memberi kejutan untuknya. Kau bisa kan berpura-pura menjadi yeojachingu-ku?” pintaku dengan suara berbisik.

“Tidak mungkin Oppa, aku takut akan ketahuan. Lagi pula Oppa kan tahu aku sudah punya Minho Oppa” ucap Minri kesal.

“Aku sudah bicara dengan Minho, jadi kau tenang saja. Kita tidak perlu terlihat seperti pasangan. Cukup seperti menjalin hubungan secara diam-diam ” bisikku

“akan aku fikirkan” jawab Minri kemudian berjalan menjauhiku.

“jebal…” Ucapku yang sengaja nyaring untuk memecah keheningan di tengah koridor yang sepi. Sedang Minri terus berjalan menuju pintu gerbang keluar sekolah.

***

Tidak lama setelah sampai rumah Handphone ku bergetar.

From : Nae Chagiya

Bisakah kita makan bersama, malam ini?

Aku tersenyum, ini bisa menjadi awal rencana. Malam ini aku akan merundingkan pesta kejutan untuk Soo Na.

To : Nae Chagiya

Mianhae Soo Na, aku ada urusan.

Urusan yang aku maksud adalah mempersiapkan pesta kejutan untuk Soo Na bersama teman-temanku. Jonghyun, Key, Minho, Taemin dan Minri.

To : Jonghyun;Key;Minho; Taemin;Minri

Chingdeul, aku perlu bantuan kalian. Kalian bisa kan malam ini datang ke rumahku ^^ gomawo~

Send!

***

DOR

“Oppa, kau sudah memecahkan balon yang ke sepuluh” omel Minri pada Jonghyun. Benar saja, meniup balon pun memerlukan latihan.

“Aku lelah. Kalau begini terus bisa tambah sexy nih bibir-ku” ucap Jonghyun menyerah.

“Sini aku bantu hyung” sahut Taemin.

“Jangan! kalian sudah punya tugas masing-masing. Jadi kerjakan dengan baik tugas yang sudah ku berikan. Taemin, tugasmu memetik seribu bunga mawar putih di taman rumahku. Besok sore kau bisa mulai menjalankan tugasmu” ucapku panjang lebar. Taemin yang mendengar hanya mendengus kesal, lalu menggembungkan pipi.

“Hyung sendiri, tugas Hyung apa?” Protes Taemin.

“Aisshh, anak ini. Kau lihat, tugasku lebih berat. Aku menyusun rencana, berpura-pura selingkuh pula, itu sangat sulit Taeminie” jawabku gemas sambil mencubit kedua pipinya.

“Minho Hyung, apa dia tidak diberi tugas?” Tunjuk Taemin pada Minho ia kesal karena melihat Minho hanya duduk santai menonton TV.

“Minho, kau kan anak kepala sekolah. Jadi tepat di tanggal 22, kau harus meminta izin untuk kami tidak mengikuti pelajaran dan minta izin meminjam atap gedung sekolah” Jelasku. Minho hanya mengangguk tanda mengiyakan.

Lalu terdengar keributan dari arah dapur.

“Oppa, ini adalah kue gosong yang kelima. Aduh, kalau begini terus kita rugi besar Oppa” suara Minri terdengar sampai ruang tengah. Lalu Minho berjalan menuju dapur.

“Aku juga tidak tahu mengapa seperti ini. Jadi jangan salahkan aku” omel Key yang membuat Minri sedikit mundur. Lalu ia bersembunyi di belakang Minho yang baru datang.

“Sudahlah Hyung, lagi pula ucapan Minri ada benarnya” bela Minho. Minri yang ada dibelakangnya ‘mehrong’ pada Key, yang membuat Key menatap tajam padanya.

Itu merupakan keributan-keributan kecil yang terjadi pada saat menyiapkan pesta kejutan.

***

21 Agt

“Hyung, aku lelah. Tugasku sudah selesai. Tapi coba kau lihat. Aku digigit semut, nyamuk dan serangga peliharaan Hyung ada ditaman” protes Taemin, ia mengelus tubuhnya yang terasa gatal.

“Kasihan Taeminie… Sepertinya aku harus membelikanmu sesuatu untuk mengobati gatal-gatalmu itu” aku kasihan melihat adikku yang agak tersiksa.

***

Minri sedang berjalan Minho untuk berangkat sekolah, lalu aku datang dan tiba-tiba menarik tangan Minri.

“Ini bagian dari misi kita” ucapku lalu berjalan menjauhi Minho. Terlihat jelas Minho kesal karena perbuatanku.

Aku yang tiba-tiba melihat Soo Na langsung menggenggam erat tangan Minri dengan sengaja, namun Minri terus berusaha melepaskan. Lalu aku berbisik.

“Kau lihat, Soo Na sedang memperhatikan kita. Jadi kau harus berlari mengejarnya dan kau harus mengatakan kalau aku mengajakmu pergi ke Amerika” jelasku.

“Tidak mau”

“Cepatlah, sebelum ia jauh. Nanti kau juga yang susah mengejarnya” Aku mendorong tubuh Minri pelan.

“aiss, baiklah” jawab Minri kesal. Kemudian ia berlari mengejar Soo Na yang berjarak agak jauh. Lalu mengatakan sesuatu sesuai perintahku. Soo Na kemudian berlari ke atap gedung. Aku tersenyum, gomawo Minri-ya.

Setelah jam istirahat aku menulis pesan singkat untuk Soo Na. Lalu aku berjalan ke atap gedung untuk bertemu dan mengatakan sesuatu padanya.

***

22 Agt

Hari ini adalah hari yang mereka tunggu dimana persiapan dua hari yang sangat melelahkan dan penuh perjuangan telah mereka lewati. Mereka lalu berkumpul dan berdoa agar segala sesuatunya berjalan lancar.

“Minri-ya, ayo kirim pesan dengan Soo Na” pintaku

Minri pun segera mengetik pesan untuk Soo Na, lalu kami bergegas pergi ke rumah sakit menggunakan mobil Minho. Setelah Soo Na tiba, Jonghyun dan Key segera keluar membekap mulutnya dan menutup matanya. Setelah tiba di tempat tujuan. Kami berjalan tanpa ada yang bicara, agar ia tidak mengenali kami. Lalu aku membuka penutup mata Soo Na dengan pelan.

End Flashback

Soo Na pov

“DOR!” Teriak Jinki Oppa memperagakan suara ledakan balon.

“Sebaiknya bagian itu tidak usah diperagakan Hyung, suaramu bisa meruntuhkan gedung ini” ucap Jonghyun Oppa yang terdengar berlebihan.

“Gomawo chingdeul, kalian sudah bersusah payah menyiapkan semuanya untukku” ucap ku tulus. Lalu aku memeluk Jinki Oppa yang ada disebelahku. Mereka semua tersenyum. Minri ikut senang hampir memeluk Jonghyun Oppa karena Jonghyun Oppa yang ada disebelahnya. Sebelum Minho Oppa menghalanginya.

“Chagiya, kau hampir salah orang lagi” ucap Minho Oppa kesal.

“kalau begitu, kau harus selalu disampingku Oppa” Minri mengembungkan pipinya karena kesal juga.

Lalu mereka semua tertawa bersama.

“Hyung, aku juga ingin punya yeojachingu” ucap Taemin Oppa sambil bergelayut manja di tangan Key Oppa.

“Jinjja? Nanti Hyung kenalkan kau dengan Sully” jawab Key Oppa lalu mengacak pelan rambut Taemin Oppa. Bagaimana bisa dapat yeojachingu kalau kelakuanmu lebih mirip anak usia empat tahun Taeminie, hahaha~ tawaku dalam hati.

Terimakasih teman-teman, aku tak mungkin mempunyai sahabat seperti kalian untuk kedua kalinya, karena kalian satu-satunya. Terimakasih Jinki Oppa semoga kau terus menyayangi dan mencintaiku.

FIN

Gimana? Suka atau nggak? Comment ya… gomawo udah mau baca *bow

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

28 thoughts on “My (Our) Surprise For You”

  1. Aq dah mikir kalo jinki beberan jga suka ma minri…
    eh, ternyata……
    FF yang bgus…
    trus berkarya ya…!

  2. Uwwah,daebak thor!!
    Iya bener,tadinya aku udah ngira onew selingkuh sama minri..eh ternyata,ternyata…happy ending!
    Ditunggu karya selanjutnya..

  3. ahahahah lucu ma si minri !! enak bgt .. tuh kasian si minho nh cemberut ,mulu !! wkwkwk
    perngorbanan pling besar tuh org !! ahahahhah

    huwaa … manis bgt… ^^

  4. Mau di bawa kemanaaa hubungan ini…jinki-ah,kamu nakal….
    Untung tnyata jinki setia ​:D•̃⌣•̃ђε•̃⌣•̃ђε•̃⌣•̃ђε•̃⌣•̃ђε•̃⌣•̃:D…
    Taeminie…andweee…ma nuna ajah…sini…sini…
    Tengkiu thor…

  5. Kasian taeminnie digit serangga lecet lecet
    daebak thor,si onyu bisa bet aktingnya wktu d atap yg bilang mau k amrik

  6. huwa.. kasian key belum punya pasangan disitu. sama aku aja key… hahaha… btw ffnya bagus!!!!!!!!!! aku kirain juga onyu nya suka beneran sama minri, taunya cuma buat ngerjain soo na ya. hehe..–“

    1. wuahh~ masih ada yang buka ^^
      bales boleh yaa..

      iya cuma ngerjain :)) Minri cuma milik Minho /plakk
      gomawoo~

  7. Iiiiih Co Cweet!!!!

    qw pngen dech di kasih kejutan kyak gtu,pha Laghi sma Onew Oppa! >_<
    dan hari ini qw Ultah Lho!

    Im Like It!
    🙂

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s