My Little Bride – Part 8

Title : My Little Bride (chapter 8)

Author : Choi Ji Yeon

Main Cast : Choi Minho, Choi Ji Yeon, Lee Jinki, Kwon Yuri

Support Cast : Im Yoona, Taemin, Choi Siwon, Yoogeun

Length : Sequel

Genre : Comedy, Romance

Rating : PG 15

Credit Song :

C.N Blue – Love Light

SHINee – Amigo, In My Room, Last Gift, Please Don’t Go

Choi Ji Yeon POV

Awalnya bagiku seorang Choi Minho tidak lebih hanya seorang yang terus mengganggu hidupku. Aku saja heran kenapa aku bisa bertemu dengan namja sepertinya. Ia selalu marah-marah, sombong dan tidak pernah mau memandang orang lain sama seperti dirinya. Aku tahu dia memang tampan, pintar pula. Tapi… apa dengan begitu ia bisa bersikap sombong?

Tapi akhir-akhir ini pandanganku mulai berubah. Tepatnya, beberapa bulan setelah aku menikah dengannya, aku mulai mengetahui siapa dia sebenarnya. Ternyata ia tidak seburuk yang kukira. Setelah ia mengatakan kalau ia mencintaiku, dan ia mau bersama denganku seumur hidupnya, ia mulai menunjukkan semua sikap baiknya. Ia sangat melindungiku dan perhatian padaku. Ia jadi jarang marah-marah kecuali kalau aku sudah terlalu menyebalkan baginya. Tapi menurutku itu normal, malah aneh kalau kami tidak bertengkar.

Dan saat-saat itulah, aku menganggap kalau Choi Minho adalah… sebuah keajaiban untukku.

“Chagiya, apa kau sudah paham dengan pelajaran yang kuajarkan padamu tadi malam?” tanyanya saat kami baru sampai di sekolah. Ne, ia juga menjadi guru lesku sekarang. Ia sangat pintar!

“Hehe… belum seratus persen sih…” jawabku sambil meringis.

“Aissh, dasar pabo!” ucapnya sambil mengacak rambutku. Entah, tapi aku paling suka saat Minho mengacak-acak rambutku.

“Choi Minho!” teriak seseorang. Suara yeoja, jangan-jangan…

“Choi Minho aku ingin bicara denganmu!” hah… benar, si nenek sihir itu. Dari mana sih datangnya? Yuri, seorang yeoja yang sepertinya gemar sekali mendekati Minhoku.

“Ada apa?” tanya Minho.

“Ayo kita bicarakan berdua!” ajak Yuri membuat mataku melotot. Mwoya? Dia berani berbicara seperti itu didepanku? Dia itu menganggapku atau tidak sih?

“Apa sih yang akan kau bicarakan?” tanya Minho lagi.

Yuri hanya mengedikkan sebelah matanya dan sepertinya Minho mulai mengerti maksudnya. “Ji Yeon, lebih baik kau ke kelas duluan saja. Nanti aku menyusul,” kata Minho dan aku mengerucutkan bibir. “Tenang saja…” katanya lagi sambil mengacak rambutku.

“Ayo Minho!” ajak Yuri sambil merangkul lengan Minho.

Aissh! Menyebalkan sekali! Apa sih yang mereka berdua rahasiakan? Kenapa Minho tidak pernah bercerita padaku? Hah! Dasar Yuri! Awas saja kalau berani merebut nampyeonku! Aku tidak akan tinggal diam!

Aku memasuki kelas dengan langkah yang tidak bersemangat. Kalau tidak ada Minho, buat apa aku kesini? Hh… membosankan!

“Kau kenapa Ji Yeon-chan?” tanya Megumi padaku. “Bertengkar lagi dengan Minho?” lanjutnya. Megumi, Kara dan Hideto memang sudah tahu semuanya, kalau aku menikah dengan Minho. Tapi mereka bersedia untuk menjaga rahasia ini. Dan aku percaya pada mereka.

Aku menggeleng menjawab pertanyaannya. “Ini semua gara-gara si nenek sihir itu!”

“Yuri?”

Aku mengangguk.

“AISSH! Apa maunya sih anak itu? Kenapa ia selalu mendekati Minho?”

“Aigo… ottohke?” seruku kesal sambil memegang kepalaku.

“Ji Yeon-chan, kau tidak boleh tinggal diam. Kau harus memata-matai mereka!” usul Megumi.

“Apa?”

Aku dan Megumi sampai harus bolos jam pelajaran pertama untuk memata-matai Minho dan Yuri. Ternyata Minho juga tidak kembali ke kelas sampai bel berbunyi.

Aku dan Megumi berjalan-jalan mengelilingi sekolah tapi tetap saja tidak menemukan kedua orang itu. Aigo, perasaanku menjadi semakin tidak enak. Kemana mereka sebenarnya? Jangan-jangan… aigo, tidak mungkin! Minho tidak mungkin berbuat begitu! Dia sudah berjanji padaku.

“Kemana sih mereka?” keluh Megumi kesal.

“Aku juga tidak tahu! Aigo… ottohke?” kataku frustasi. “Megumi, aku takut sekali…”

“Tidak Ji Yeon-chan, kau harus tenang,” hibur Megumi sambil menepuk pundakku.

“Ya sudah ayo kita cari lagi.”

“Ji Yeon…” Megumi menunjuk ke suatu arah. Aku mengikuti telunjuknya dan…

Minho?! Dan Yuri… Aku tidak bisa mempercayai penglihatanku sendiri. Minho sedang menggendong Yuri di punggungnya. Apa yang mereka lakukan? Kenapa Minho… Kenapa Minho menggendongnya?

Aku mematung melihat mereka berdua. Mereka terlihat begitu akrab. Aku tidak bisa mempercayai ini. Minho, apa yang kau lakukan pada janji kita berdua? Kenapa kau mengkhianatinya? Apa salahku?

“Ji Yeon…” panggil Megumi tapi aku tidak bergeming. Mataku berkaca-kaca.

Beberapa detik kemudian, akhirnya Minho melihatku. Ia terlihat terkejut sampai

menurunkan Yuri dari punggungnya. “Ji Yeon?”

Aku langsung berlari. Aku tidak peduli walau Minho terus memanggil namaku agar aku kembali. Aku tidak percaya ini. Kenapa Minho melakukannya? Minho, kau jahat sekali padaku!

Aku duduk tanpa bergeming sedikitpun di pojok perpustakaan yang sepi. Aku terus menangis tanpa bersuara. Semua ini membuat hatiku terasa sakit sekali. Aku tidak mau ini terjadi. Yuri merebut Minho dariku. Aku sangat membencinya!

Sekarang apa yang harus aku lakukan? Aigo… aku bingung!!! Aku menenggalamkan kepalaku ke dalam pelukanku sendiri.

“Choi Ji Yeon?”

Tiba-tiba seseorang memanggilku. Aku mendongakkan kepalaku dan melihat orang yang berdiri di depanku. “Jinki oppa?”

Jinki oppa tersenyum lalu berjongkok di depanku. Raut wajahnya berubah saat ia melihatku menangis. “Wheyo?”

Aku menggeleng. Aku tidak mau menceritakannya pada Jinki oppa. “Ani, aku hanya kesal saja pada seseorang,” jawabku sekadarnya.

“Apa orang itu begitu menyebalkan sampai membuatmu menangis?”

Aku mengangguk. “Hm..”

“Mm… kau mau ikut aku?” tawarnya sambil tersenyum. Matanya yang begitu sipit terlihat lucu saat ia tersenyum seperti itu.

Jinki oppa membawaku ke. Kami berdua bolos sekolah. Hhh… ini lebih baik daripada aku di sekolah dengan kemungkinan bertemu dengan dua manusia itu begitu besar.

“Kau suka?” tanya Jinki oppa.

“Oh… jeongmal areumdaun!” seruku senang.

“Ini adalah salah satu tempat di Sapporo yang kusuka,” kata Jinki oppa sambil menatap pemandangan di hadapannya.

“Memang kenapa kau pindah ke Sapporo?” tanyaku.

“Karena Appa dan Ummaku bercerai. Aku ikut Appaku yang membawaku pergi ke tempat ini. Aku sedih sekali saat mereka memutuskan untuk bercerai. Appaku tidak bisa menerima anak hasil hubungan Ummaku dengan seorang namja. Ummaku telah berselingkuh di belakang Appa dan itu membuat Appa sangat terluka,” cerita Jinki oppa sedih. Dari kedua matanya yang kecil saja sudah tergambar semua kesedihan dalam hidupnya.

“Jangan sedih oppa… Kau kan sudah punya sahabat sepertiku. Hehe… aku berjanji akan selalu ada untukmu, sebagai seorang sahabat,” hiburku sambil tersenyum lebar.

“Ji Yeon, apa boleh aku menanyakan sesuatu padamu?” tanya Jinki oppa tiba-tiba.

“Memang apa yang akan oppa tanyakan?”

“Apa kau dan Minho…. sudah menikah?”

Mataku langsung membesar saking kagetnya. Apa? Apa aku tidak salah dengar? Jadi selama ini… “Bagaimana oppa bisa tahu?”

“Keurae… Aku sudah tahu sejak malam Perayaan itu. Kau tahu, semua orang membicarakan kalian. Dan aku dengar, kalian berdua sudah menikah sejak 4 bulan yang lalu. Benarkan?”

Aku terdiam. Jinki oppa sudah tahu semuanya? Sekarang bertambah satu orang lagi yang tahu tentang pernikahan ini. Aigo…

“Tenang saja… aku tidak akan membocorkannya pada siapapun kok. Kau bisa percaya padaku,” kata Jinki sambil tersenyum dan mengacak-acak rambutku. Minho… aku langsung

teringat padanya. Ugh!

“Keurom oppa! Kau harus tutup mulut!” kataku pura-pura mengancam. Lalu kami berdua tertawa bersama.

“Oppa… kenapa membawaku pulang?” kataku kesal saat mobil Jinki berhenti di depan rumahku.

“Wae Ji Yeon? Sekesal-kesalnya kau pada Minho sekarang, kau tetap harus pulang kan? Memang kau mau tidur dimana?”

“Aigo… aku kesal sekali pada makhluk itu!”

Jinki oppa tertawa kecil. “Cha, masuklah. Dia pasti sudah menunggumu. Dia kan nampyeonmu.”

Aku menatap Jinki oppa lalu tersenyum. “Gomawo oppa, untuk hari ini,” ucapku lalu keluar dari mobil Jinki oppa.

Aku melambaikan tangan padanya sampai mobilnya menghilang di tengah kegelapan malam. Aku menghela nafas beratku. Aigo, aku sangat malas bertemu dengannya! Apalagi mendengar penjelasannya. Percuma kalau nanti ia juga akan membela diri sendiri dan si Yuri itu. Menyebalkan!

Angin malam yang cukup dingin berkali-kali menyibakkan rambutku. Aku sedikit merapikannya sambil terus berjalan menyusuri jalan yang ada didepanku. Hhh… ne, aku memutuskan untuk pergi tanpa sedetikpun melihat namja itu. Tapi sekarang masalahku adalah… kemana aku harus pergi?????

Ugh, ini semua gara-gara Yuri! Kenapa juga sih ia harus hadir diantara aku dan Minho? Kenapa ia harus selalu mendekati Minho? Apa tidak ada namja lain, huh? Choi Minho…

memang sebuah keajaiban yang diberikan Tuhan untukku. Harusnya aku mensyukuri dengan mempertahankannya. Tapi kenapa… sulit sekali?

“NOONAAA!!!”

Mwo? Apa ada yang memanggilku?

“CHOI JI YEON NOONAAAA!”

Sincha? Aku langsung berbalik ke belakang dan melihat seorang namja sedang berlari ke arahku. Siapa dia?

“N… Neo, Choi Ji Yeon imnika?” tanyanya dengan riang.

Wajahnya lucu sekali. Rambutnya jamur. Aigo, dia imut sekali sih! Tapi… “Nuguseyo?”

“Lee Taemin imnida!” serunya sambil mengulurkan tangan padaku. Aku menyambutnya walau dengan ragu. “Omo… noona neomu yeppo!” katanya lagi dengan senyum lebarnya yang seakan ia tidak pernah lelah untuk melakukannya.

“Tapi… kau siapa?” tanyaku lagi.

“Aku namdongsaengnya Minho hyung.”

“M… MWO?! Namdongsaeng?”

To be Continued…

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

50 thoughts on “My Little Bride – Part 8

  1. Woooohh namdongsaengnya minhoooo? :s
    Aduh jinki bijak cekaleeehhh. Suamiku tercinta baik banget hehe :$ /dzing
    Hngg yuri mengganggu yaa!! Tapi dia manggil minho kenapa sih? Penasaran!
    Lanjuttttt!

  2. Yuri nih
    Bikin emosi jiwa tersulut
    Lagi ngapain si minho gendong gendong
    Untung ada jinki
    Ternyata hidupnya sedih (ˇ̩̩̩^ˇ̩̩̩ƪ)
    Taeminnnnn imut cekaleee
    Noona noona wahahaha
    Lanjut

  3. minho sama yuri ngapain tuh gendong”n???? aigooo ga rela bgt minho sama yuri 😦
    lanjuuuuuuuut jgn lama” dooong 🙂

  4. aduh jadi ribet gini
    yaaaa taemin!!! akhirnya kau keluar juga
    aku sudah lama menunggumu lol
    author ini pendek amat!!
    panjangin lagi ya
    tapi aku masih blm berasa latarnya di jepang
    soalnya koreanya dominan banget
    lanjut thor, good jb:D

  5. Nyebelin banget pas ngliat disitu bergantung gantung kata kata ‘tbc’
    yuri juga ! Huh..padahal lagi asik asiknya tadi jiyeon ama minho..
    ffnya mengandung misteri, jadi lanjutannya jangan berlama lama ria ya thoor!!

  6. Yah thor lg seru udh tbc aja-_-
    Wah apa-apaan tuh Yuri tbtb udh digendong sm Minho!
    Taemin lucu bgt tbtb manggil noona trs kenalan *udh kebayang*
    Ayo, lanjut ya thor!

  7. questions of the day:
    1) Jadi Yuri ceritanya orang Jepang?
    2) Kenapa Minho-Yuri gendong-gendongan?
    3) Tempat apa yang didatangi Jinki-Jiyeon?
    4) kenapa Minho dan Taemin beda marga?
    5) kenapa tiba-tiba TBC????

  8. Huaaa…. Minyul… Nggak Nggak! Gak rela kalau Minho sama Yuri…..

    Cepetan lanjutannya, thor ^^

    Part 9-nya jangan lama-lama ya ^^

  9. aaaa lagi seru-serunya tbc Щ(ºДºщ) ini authornya hobi banget bikin orang guling-guling penasaran-_-
    btw, tempat apa yg didatengin jinki sama jiyeon. kayaknya kepotong yah.-.
    terus itu minho kenapa sama yuri. pake gendong-gendongan lagi. bikin kesel dehh *gigitbantal*
    meski ffnya pendek-pendek terus tapi emosinya kerasa banget. goodjob author! lanjutkan^^ semangat semangat (≧▽≦)

  10. hyaa !! kok pendek … wah..wah..wah.. yuri !! rese kan bener !! ckckckck
    jinki baik .. ahahahah taemin ?? ahahahahahha
    authorr… lanjutannya panjangin .. *puppy eyes*
    ayo..ayo lanjutin nih .. !

  11. yuri bikin naik darah -.- minho juga *nendangminho+yuri
    jinkii…kenapa dirimu begitu baek #melukjinki
    dduuh, my husband wannabe kok nongol yak #liriktaemin-dipeluktaemin

    next chapx ditunggu ya, thor. . .
    Keep writing n fighting! ^^

  12. Kankankan bener kan si yuri bikin skandal-____-”
    Wkkwkwkwkw gak kebayang lucu bgt taemin iiii :3:3
    Minho punya namdongsaeng? 😮
    Aigooo lanjutlanjuuuut

  13. (’⌣’) mulai deh nii adegannya makin menguras emosii..
    Disini yuri ada apa ya sama minho.
    Kasian si ji yeon jadi nangis
    Untung si jinki ada dimana2 ya, loh?!?!
    Hadeuuuh, taemin~ah,, paling speechless ni ngomongin magnae yang satu ini, cutenya gak ilang2.
    Dia adik minho?
    Bukan adik jinki gitu?!
    Penasaran.
    next partnya lebih baik lagi ya author, semangaaaat!!!

  14. Hyaa… Aku telat… Hiks..
    Tak Äåªåªå™? Dehh…. Keren!!!
    Itu )uri apa-apaan sih??? Pengen ku tonjok!!!!!
    Lhaaa???? Napa tuh si Taemin??? Next part jgn lma2 γª… Penasaran nih!!!
    Daebak!!!! XD

  15. apapun ff nya…siapapun main cast-nya…klw nma jinki atau onew muncul…psti dia lngsung mengalihkan perhatian aku…sehingga lupa siapa pemeran utama di ff tersebut…dan lngsung jadi cast fav aku di ff tersebut…

    oke balik ke ff ini…
    yuri sama minho ngobrol apa sih…
    smpe minho msti gendong yuri…
    yuri jatuh kah..
    and udh nebak klw yg tiba2 manggil jiyeon noona itu urie taeminnie…
    taemin bnr2 bkin gemes….

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s