Can You Understand My Heart ? – Part 1

Can You Understand My Heart ?

Author : Park Neul Mi  a.k.a Nuril

Tittle : Can you understand My Heart ? (Blood Diary)

Main Cast : Lee Taemin, Park Neul Mi (author), Choi Minho

Support cast : Kim Jonghyun, Lee Jinki, Kim Kibum. Choi Siwon (SuJu).

Length : Two shots

Rating : PG-15

(Summary : Apa aku harus membunuh lagi untuk mendapatkan hatinya laginya Diary. Hahahah aku menyukainya. Kau tau Diary aku mencintainya dan bukti aku mencintainya hanyalah dengan MEMBUNUHNYA !!.

 

Neul Mi POV

Hari ini aku melancarkan aksiku lagi membunuh Choi Siwon yang tak menerima cintaku dasar bodoh apa kekuranganku dia malah menerima Yoona Unnie dibandingkan diriku. Kenapa dia malah memilih Unnie ku dibanding aku. Aku menyiapkan segala peralatanku pisau, tali, sarung tangan, dan kamera sebagai kenang-kenangan dan juga Diary ku yang menjadi saksi aksiku.

“Neul Mi kumohon hentikan aksimu lagi kumohon. !”. Pinta Choi Minho dari sebelah dia memang temanku yang selalu menerimaku meskipun sikapku seperti ini.

“Apa lagi Hah ?! Ini kemauanku kenapa kau terus mengusikku. ?” Bentakku yang berada disebelahku.

“Apa kau tidak takut hah berapa orang yang sudah kau bunuh sekarang namjachingu Unnie mu pun mau kau bunuh apa kau tak punya perasaan ?!” Teriak Minho sambil menggebrak meja

“Tidak ! aku tidak takut ! dan aku memang tak punya perasaan serta Jangan pernah kau katakan kalau dia adalah namjachingu Unnieku dia milikku. !” Balasku menatap matanya tajam dan mengacungkan pisau di tepat di lehernya.

“Milikmu ? jadi kau menyukainya juga kenapa kau malah mau membunuhnya hah. Mana bukti kau menyukainya dan kalau pun kau menyukainya kau seharusnya senang melihatnya bahagia bersama Unnie mu. !”. Jelas Choi Minho.

Aku sudah muak mendengar namja satu ini berceramah dan aku membentaknya dengan sebilah pisau mengarah di lehernya.

“DIAM ! atau Kau mau aku bunuh juga CHOI MINHO. ?!” tanyaku dengan tangan memegang pisau dan mengarahkan dilehernya dan dengan senyum menyeringai.

“……………….cleek.” terlihat ia takut dan menelan ludah.

“Baiklah kalau begitu kau diam kan. Lihat ini Diary ini saksi kuat Choi Minho.” Kataku memperlihatkan Diary milikku dan kemudian memasukkannya di ranselku.

“Neul Mi !.”. Panggil Minho namun aku menghiraukannya.

Lihat Siwon akan aku buktikan bahwa aku mencintaimu dan aku tak akan melihat kau bahagia bersama Yoona Unnie. Ah sepertinya Siwon Oppa dan Yoona Unnie akan pergi berkencan hari ini dan ini adalah kesempatanku melancarkan aksiku.

Author POV

@Namsan Tower.

“Oppa ayo kita beli Ice Cream disana.”. Tunjuk Yoona kearah penjual es krim

“Baiklah Jagiya.” Jawab Siwon tersenyum bahagia melihat yeoja disampingnya.

Yoona dan Siwon berjalan menuju toko Ice Cream dan diikuti seseorang dari belakang dengan senyum devilnya. “Bagus Unnie !.” katanya senang. Orang itu mengukuti dari belakang dengan gaya santainya tanpa ada yang tau niat buruknya.

“Ahjussi beli 2 Ice Cream ya satu rasa Strawberry dan satu rasa Vanilla.” Pinta Yoona.

Setelah membeli Ice Cream dan memakannya. Tiba-tiba Siwon merasa sakit perut dan mau pergi ke Toilet.

“Jagiya aku ke Toilet sebentar ya ?”. Pinta Siwon.

“Ya Oppa.” Jawab Yoona yang masih sibuk dengan Ice Creamnya.

Siwon akhirnya pegi ke Toilet tapi dia merasa ada yang mengikutinya dari belakang tapi karena sudah tidak tahan dan tidak peduli lagi dengan siapa yang mengikutinya.

1….2….3….4….5….6…..7…..8….9….10 ! KYAAA !!. “Selamat tinggal Siwon Oppa !.”

Sementara itu………

Drrrtt…Drrrtt..Drrttt

Suara Hp Yoona bordering tanda ada telepon masuk.

Halo ?” Tanya Yoona

“Halo, kami dari kepolisian apakah anda mengenal saudara Choi Siwon ?” Tanya si Polisi

“Ya, saya kenal dengan dia saya adalah pacarnya kenapa dengan Siwon ?” Tanya Yoona mulai cemas karena mendapat Telepon dari Kepolisian.

“Saudara Siwon kami termukan dalam keadaan tak bernyawa di Toilet Pria.” Jelas Polisi itu.

“ Si..Siwon Oppa ?!”. Yoona kaget dengan apa yang dijelaskan oleh pihak kepolisian dan hampir menjatuhkan handphonenya.

Dan….

“Bagaimana Yoona Unnie apa yang kau rasakan sekarang ?.” Bisik orang itu dibalik semak-semak.

“Neul Mi-ah kau benar-benar melakukannya ?” Seseorang datang dari belakang orang itu dan ternyata…

“Minho-ah !.” Neul Mi membalikkan badannya dan melihat siapa itu dan ternyata Minho.

“Kenapa kau melakukannya hah ! sudah berapa kali aku katakan hentikan aksimu itu lagi Neul Mi sudah berapa orang yang kau bunuh dan sudah berapa kali kau buat orang menangis hah ?!.” Minho membentak Neul Mi karena sudah bosan dan lelah melihat orang menderita.

“Apa pedulimu hah ! Minho kau tau aku melakukannya karena tak ada seorangpun yang Peduli padaku mereka hanya menganggapku tak ada di dunia ini. aku juga lelah dianggap tak ada dan kau tau itu alasan aku MELAKUKANNYA !.” Neul Mi menjawab Minho tak mau kalah dan menekan kata terakhirnya dan berlari pergi dengan perasaan sakit hati dan sesak karena orang yang selalu berada didekatnya tak juga pun peduli padanya.

Minho menatap kepergian Neul Mi. Minho berbisik. “Neul Mi apa kau tak melihatku, kau tau aku peduli padamu hanya aku hanya tidak mau melihatmu seperti ini lagi. Aku mencintaimu yeoja pabo !.”.

Setelah acara pemakaman. Selesai Yoona masih berada disebelah makam Siwon. Dan Neul Mi menatap makam Siwon. Dan berbisik.

“Bagaimana Oppa ?.”. Neul Mi hanya tersenyum menyeringai setelah itu pergi meninggalkan Yoona Unnie yang masih berada didekat pemakaman Siwon tanpa rasa iba sedikitpun.

Setelah perdebatan antara Neul Mi dan Minho persahabatan mereka menjadi renggang. Minho yang biasanya menegur Neul Mi menjadi diam dan sama sekali tak peduli dengan Neul Mi. Neul Mi merasa senang, karena dia akhirnya sendiri menikmati dunianya yang sepi dan hanya satu benda yang selalu dekat dengannya Diary nya. Diary merah darah.

Diary yang diberikan oleh namjachingunya yang pertama. Yang sampai sekarang tidak diketahui keberadaannya dimana. Tidak ada yang tahu apakah ia masih ada didunia ini atau sebaliknya. Neul Mi pergi jembatan layang yang menjadi tempat menyendirinya ya salah satu tembat favoritnya yang dimana tak seorangpun yang tahu apa yang dilakukannya ditempat itu. Neul Mi pernah berpikir untuk bunuh diri saja karena tak seorangpun yang peduli padanya. Neul Mi mengenggam diary nya dan kemudian membuka perlahan setiap lembaran Diary nya itu.

Tepat di halaman yang kosong. Dia menulis kembali.

Dear Blood Diary

Tanggal 24 Maret 2011

Siwon Oppa korban yang kesepuluhku yang sama sekali tak melihat perasaanku padanya dan karena dia juga Yoona Unnie tak peduli padaku semenjak kedatangannya dikehidupan Yoona Unnie. Aku mencintainya tapi aku juga sangat membencinya.

Oppa apa yang kau rasakan sekarang hah ?!. Mianhae aku membunuhmu dengan cara seperti itu. Aku sudah muak melihat wajahmu yang tersenyum kepada Yoona Unnie dan aku juga membenci Yoona Unnie karena kedatanganmu dia tak memperdulikan aku lagi, dia hanya menganggapku tak ada lagi.

My Diary sekarang aku sendiri dan mulai sekarang aku akan menjalani kehidupanku sendiri dan memulai semuanya. Tapi  apa aku harus bunuh diri kalau aku sudah lelah, atau aku harus pergi dari kota Seoul ke Negara lain untuk menghindari semuanya atau aku harus balas dendam kepada semua orang yang membenciku ?. Diary ini adalah pilihan hidupku. Hatiku sudah menyimpan dendam terlalu lama. Aku hanya bisa diam saja. Kau tahu diamku bukan berarti aku diam sepenuhnya. Aku menangis saat semua orang membenciku.

Diary ini tulisanku. Tulisan kisahku yang kelam dan Gelap bagaikan Dark Lord yang telah menguasaiku dalam Kebencian, amarah, sakit dan sesak.

Neul Mi mengakhiri tulisannya dengan tangis yang terisak hanya satu hal yang membuatnya bisa menangis . Hanya sakit hatinya.

Sudah 8 jam Neul Mi berada di jembatan layang itu. Menangis dan menangis dan sekarang yang ia rasakan adalah ketenangan. Disambut dinginnya malam. Tepat jam 11 malam angin kota Seoul kini menyelimuti dirinya ia semakin dingin ditambah dinginnya hatinya. Sebuah tangan terjulur kepadanya. Ya seorang namja berbadan tinggi dengan rambut semi gondrong itu meminta Neul Mi untuk beranjak dari tempatnya.

“Neul Mi ?.” Panggil namja itu.

“Kau Choi Minho ?” Tanya Neul Mi melihat namja itu.

“Ini aku Choi Minho, Neul Mi, kumohon pulanglah sekarang.”

Neul Mi hanya menggeleng lemah ia tak mau pulang meskipun angin malam menerpa dirinya membuat ia menggigil kedinginan.

“Ti..ti.dak aku tidak ingin pulang !.” Jawab Neul Mi lemah. Sementara kedua tangannya mengapit lututnya sementara wajahnya tenggelam.

Minho duduk berusaha menyamai posisi Neul Mi dan menatap mata Neul Mi dalam, berusaha membaca pikiran Neul Mi. tapi itu sia-sia saja Neul Mi tetap tenggelam dalam Pikirannya. Minho diam sebentar dan langsung memeluk Neul Mi berusaha memberikan ketenangan pada Yeoja itu.

“Kumohon dengarkan aku sekali saja Neul Mi. !”. Minho berusaha meminta Neul Mi untuk mendengarkannya.

Minho sama sekali tak menyangka Yeoja yang ia kenal selama ini yang terkenal dingin, tegas, dan kuat ini ternyata kadang begitu lemah dan rapuh. Neul Mi tak menjawab apa-apa. Yeoja yang ia peluk kini terasa lemah.Minho melihat yeoja yang ia peluk pingsan.

“Neul Mi. ?”

Minho shock melihat Neul Mi yang pingsan langsung membawa pulang Neul Mi kerumahnya.

Neul Mi POV

Ah badanku terasa sakit semua bahkan aku sama sekali tak dapat bergerak aku berusaha teriak tetap saja tidak bisa. Perlahan cahaya silau menerpa kelopak mataku dan mau tidak mau aku terbangun. Eh ? aku dimana. Aku melihat sekeliling dan ternyata aku sudah berada di kamarku. Siapa yang membawa ku kemarin ? aku berusaha mengingat apa yang terjadi semalam. Choi Minho ? Choi Minho yang membawa ku kemari. Aku merasakan sebuah tangan mengenggamku erat. Aku melihatnya dan ternyata itu Minho !. Jadi yang membawaku ke kamarku itu Choi Minho !.

“Minho-ah ?”. panggilku membangunkannya.

“Ne.. kau sudah bangun ?”.  Tanyanya.

“Ke..kenapa kau bisa ada disini?”. Tanyaku

“Aku ada disini menemanimu karena Yoona noona tak ada dirumah. Yaa aku juga tidak tahu kemana dia pergi.” Jawab Minho entengnya

“A..apa yang terjadi ?.” tanyaku ingin memastikan karena aku juga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.

“Kau pingsan di jembatan layang karena kedinginan kau sedang apa dan berapa lama kau disana berdiam diri ?!.” Tanya Minho sedikit membantakku.Hah! kenapa dia tumben perhatian denganku.

“A..aku hanya ingin sendiri saja.” Jawabku terbata-bata.

“Heh ! Kau kenapa selalu kesana apa kau mau berniat bunuh diri juga. Kau tau aku sangat mengkhawatirkanmu. Aku mencarimu di rumah dan Yoona noona bilang kau tidak ada dan akhirnya aku menemukanmu sendiri… dan menangis kan ?.” Jelas Minho panjang dan sedikit memberi jeda di pembicaraanya.

“Mau apa kau mencariku hah ?! kau tahu aku disana karena itu memang tempat favoritku disaat orang menganggapku tak ada !.” jawabku sedikit membentak dan sungguh aku ingin menangis. Oh Tuhan jangan biarkan aku menangis lagi.

“Apa kau tak melihatku disini !. Apa kau tak melihatku selama ini. kau bilang saat orang menganggapmu tak ada, jadi buat apa aku terus bersamamu Park Neul MI !. Kau tahu aku menyukaimu Yeoja Paboya !.” Kini ia berbicara padaku dan.. eh apa yang ia katakan ? Menyukaiku.

2 menit kami tiba-tiba terdiam

Tiba-tiba ia memulai pembicaraan.

“Baiklah sepertinya kau sudah membaik dan mungkin sebentar lagi Yoona noona akan datang sebentar lagi.

Baru saja ia melangkah dan entah apa yang dipikiranku aku hanya ingin dia bersamaku sebentar saja. Aku menarik tangannya dan berkata.

“Kumohon jangan tinggalkan aku lagi Minho-ah ! aku tak punya siapa-siapa lagi sekarang aku hanya sendirian.

“………….”. Minho hanya diam saja !

“Tapi, kau punya Yoona noona disini.” Akhirnya ia bicara juga

“Dia tidak akan datang sudah 2 hari ia tak pulang semenjak pemakaman itu.” Jawabku.

“Kau telah menggali kuburanmu sendiri Neul Mi kau yang menyebabkan noona mu begini kau membuatnya sedih dan meninggalkanmu, Kau telah memperparah keadaanmu sendiri.” Jelas Minho padaku kini ia duduk berjongkok di hadapanku dan memegang pundakku.

Aku hanya tertunduk saja berusaha menahan air di mataku sekarang.

“Mi..Mianhae aku yang salah aku telah membunuhnya !.”

*Braaakkkk*

Yoona tiba-tiba datang mendobrak pintu..

“Apa yang sudah kau lakukan Neul Mi ?

To Be Continued

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

26 thoughts on “Can You Understand My Heart ? – Part 1”

  1. Thank’s buat admin yang udah posting FF ku ^^

    Kamsa *bow*
    Yang udah comment Love you 🙂

    *note: username NurilSHINeeTaemin adalah orang yang sama dengan uname ini.

  2. serem kl ada yeoja yg bneran maen bunuh gt ih.ksian jg tp dy ngrasa ksepian bgd,pabo emg c,ga ngeh apa y ada org super ganteng n baek hati d dketny.
    Bgus ff’a thor…part2 dtunggu y

  3. Hii,,, Neul Mi nya nyeremin…
    Korbannya 10 lagi… Apa ngga takut dosa tuh?? kekeke 😀
    Taemin nya belom muncul… 😦

  4. ad apa dngan neul mi 😦

    kenapa jd pisikopat begini -___- ad asp ad api
    siapa yg sulut api duluan?

    diriku merasa aneh dengan obsesinya yg gila-gilaan 10 org
    tewas!!!
    dan bang menong yg selalu d sisinya ndk diliat benar-benar ‘Goib ‘

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s