You Save Me from My Silent World – Part 5

You Save Me from My Silent World-part 5

Title : You Save Me From My Silent World

Author : Bibib Dubu

Main Cast  : Park Hana( Imaginary), Lee Jin Ki, Choi Minho

Support Cast : Go Hara

Length : Sequel

Genre : Romance, Friendship

Rating : PG-15

 

Hana POV

Hasil ujian mulai bemunculan satu persatu, dan ini cukup mencabik-cabik perasaanku. Dari delapan mata kuliah, ada tiga mata kuliah yang mengancamku dengan pernyataan ‘tidak lulus’. Andwae! Ini tidak boleh terjadi, kalau sampai aku mengulang, langkahku ke depannya semakin berat, dan bisa jadi masa studiku bertambah lama, artinya uang yang dikeluarkan semakin banyak plus aku tidak bisa segera bekerja untuk membantu umma. Tapi masih ada hal yang kusyukuri karena masih ada dua mata kuliah yang masih berpeluang dapat A dan satu mata kuliah yang berpeluang dapat B. Ya, aku akan mengejarnya. Ayo fighting Hana!

Aku berusaha menyemangati diriku terus. Aku harus kuat, aku harus bangkit dan menjalani hidupku dengan lebih optimis dan semangat lagi. Ya, kata-kata Minho dan nasehat jinki lumayan membukakan pintu pikiranku. Ternyata selama ini aku hidup dengan dibayangi rasa pesimis.

“Hana sshi.” suara berat yang tak asing lagi membuatku terkejut. Minho memanggilku?

Sejak kejadian itu kami tidak saling menyapa.Sebenarnya aku ingin minta maaf sekaligus berterima kasih padanya, tapi setiap kali teringat fisrt kiss itu, aku mengurungkan niatku. Ya, aku masih tidak terima dengan kelancangannya itu.

“kenapa?” aku hanya menganggapinya datar.

“Tidak jadi.”  ia menggigit bibirnya dengan ragu.

Bibir itu…hhh…melihat bibir itu aku jadi membayangkan lagi kejadian itu. Saat itu aku bisa mendengar ia memburu nafasnya lalu melakukannya dengan kasar sekali. Andwae! Aku tidak mau membayangkannya lagi, terlalu mengerikan.

Minho POV

Sebenarnya tadi aku ingin minta maaf, tapi mendengar jawabannya yang terkesan dingin, aku mendadak jadi pengecut. Aku takut ia tidak mau memaafkanku, bagaimanapun aku telah melakukan sesuatu yang tidak sopan.

Sejak hari itu aku selalu menghindari bertatap muka dengannya, aku merasa bersalah setiap kali aku melihatnya. Bagaimana bisa aku terlalu memikirkan harga diriku karena penamparan itu. Seharusnya aku tidak membalasnya seperti itu!

Saat aku mengucapkan kata-kata yang membuatnya menamparku, aku hanya ingin ia tidak seperti itu terus, hidup tanpa semangat. Entah kenapa aku merasa sakit melihatnya. Ya, aku baru menyadarinya setelah kejadian itu. Aku bukan tidak suka melihat yeoja yang selalu murung, malah biasanya aku tidak pernah memperhatikan orang lain, tidak peduli dengan apa yang dilakukan orang lain, jadi bagaimana bisa aku benci pada orang yang selalu murung. Ya, aku tidak mau melihatnya seperti itu karena aku mencintainya. Krystal yang menyadarkan kenyataan itu, walaupun sampai detik ini aku belum mengaku pada krystal bahwa aku mencintai Hana.

Flashback

Minho POV

“Aku tidak mau tau, kau harus mnceritakan padaku apa yang sebenarnya terjadi.” krystal mulai mendesakku saat kami sudah sampai di kost-annya setelah pulang dari restoran ayam itu.

“itu…ah, aku bingung, yang pasti aku memang pabo-seperti yang selalu kau bilang.” aku agak kikuk menjawab pertanyaannya ini.

Begitulah krystal, ia selalu mau tau urusanku. Sahabatku yang satu ini memang tidak bisa kubohongi. Aku pun nyaris tidak pernah bisa lari dari pertanyaan semacam itu yang keluar dari mulut tajamnya.

“Minho-Ya!” krystal melotot padaku.

“Ya ya, aku cerita. Aku menciumnya dengan paksa hari ini.”

“Mwoya?! Hais, kau ini memang pabo, jelas saja dia marah, yeoja mana yang tidak marah diperlakukan seperti itu, bahkan aku pun tidak terima dicium paksa oleh kibum yang jelas-jelas aku cintai, kau?” Mata krystal terbelak tepat dihadapan wajahku.

Sudah kuduga reaksinya akan seperti ini, makanya aku malas menceritakannya. Aku tidak ingin dikatai pabo oleh orang lain, cukup aku yang mengutuki diriku sendiri saja.

“Jelaskan padaku kenapa kau sampai melakukan tindakan bodoh itu!” teriaknya dengan garang dan menjewer telingaku, persis seperti seorang umma yang sedang marah pada anaknya yang nakal.

Aku pun menjelaskan mulai dari apa yang aku katakan pada hana, ketidaksukaanku pada orang yang tampak tidak semangat menjalani hidup hingga insiden penamparan yang memicuku melakukan kebodohan itu.

Tapi saat aku selesai bercerita, Krystal malah tertawa lebar sambil melemparkan senyuman evilnya , lalu memicingkan matanya, membuatku ingin melempar mukanya dengan helm yang masih ku pegang sejak tadi.

“Hey, kau malah tertawa, dasar aneh, apanya yang lucu coba?” aku kesal dengan responnya ini. Memangnya apa yang aku katakan pada hana lucu ya? Aku serius tapi dia malah tertawa.

“Coba aku Tanya, dulu waktu SMP, kita pernah punya teman yang lebih parah daripada hana, bahkan teman kita itu bukan hanya wajahnya yang murung, tapi gaya jalannya lesu dan nada suaranya menyedihkan, tapi kau pernah peduli? Tiga tahun duduk di belakangnya saja kau tidak pernah protes , iya kan?” krystal tersenyum jahil.

“Iya memang, itu karena aku masih SMP, belum mengerti banyak tentang bagaimana menjalani hidup. Sekarang kan aku sudah beda pemikiran.”

“Oke kalau itu alasanmu. Lalu, aku Tanya, apakah selama ini kau suka memperhatikan temanmu yang lain, terutama teman yeojamu?”

“Tidak pernah.” jawabku mantap. Ya, aku memang tidak pernah memperhatikan orang, aku tidak mau tahu urusan orang.

“Betul, kau memang choi minho yang super cuek. Lalu, kenapa kau memperhatikannya?”

“Siapa?”

“Hana lah…siapa lagi, kita kan sedang membicarakan hana.” Sahutnya ketus

“Aku tidak memperhatikannya.” aku berusaha mengelak. Aku mulai bisa menebak kemana arah pembicaraan ini

“Bohong. Aku jabarkan faktanya ya. Pertama kau bilang hana menangis di danau saat pertama kali kalian bertemu. Ada setan apa kau memperhatikan orang yang sedang duduk di tepi danau?”

“Itu kan karena aku kebetulan lewat dan tertarik pada pemandangan di danau itu dan tidak sengaja melihatnya.” aku tidak bohong, karena memang saat itu aku tertarik pada danau itu. Aissh, Aku jadi menyesal kenapa menceritakan kejadian di danau itu pada yeoja evil ini.

“Hais, baiklah. Lalu, kau yang biasanya cuek, tiba-tiba panik menitipkan hana yang sedang pingsan ke mobil kibum padahal kau sendiri tidak tahu dimana rumah hana. Kau tidak bisa mengelak minho. Satu lagi, normalnya- apa pun yang tampak pada wajah hana, kau tidak akan pernah mencampuri urusannya sekalipun kau tidak sengaja melihatnya,  kau tidak pernah peduli dan ikut campur masalah orang lain kecuali urusan sahabat-sahabatmu dan keluargamu, iya kan?”

Skak mat, aku tidak bisa mengelak, memang betul apa yang dikatakan sahabatku ini

“Lalu, apa yang sebenarnya mau kau katakana.” aku pura-pura tidak tahu kelanjutan perkataannya. Sebenarnya aku tahu apa kelanjutannya, tapi sungguh, aku tidak mau mengakui ini.

“Kau menyukai hana! Ya, meskipun bukan cinta, tapi aku rasa kau mulai tertarik padanya, aku yakin sekali.”

Mengerikan, aku bahkan tidak menyadari bahwa inilah yang disebut suka, atau bahkan cinta?.  Selama ini aku tidak pernah tertarik, lebih tepatnya tidak mau tertarik pada yeoja. Aku tidak mau seperti appaku yang nyaris putus asa saat ummaku pergi meninggalkannya, berselingkuh dengan pria lain. Sejak itulah aku memandang negatif para yeoja. Menurutku, yeoja hanya akan menghancurkan kehidupan namja. Ya, banyak orang yang jatuh karena yeoja.

“Benarkan minho? Kau menyukai hana makanya peduli dengannya? “

“Ani, aku mana mungkin menyukai yeoja seperti hana, terlalu standar untukku.” aku berbohong pada krystal dan juga pada diriku sendiri.

“Ya! Kau angkuh sekali Minho! Kau tidak pantas menilai seseorang seperti itu. Kurasa hana adalah yeoja yang lumayan kuat, jarang-jarang ada orang yang tahan kerja part time seperti itu, dan lagi dari ceritamu saat dia pingsan, dia masih berusaha berjalan sendiri, tanpa meminta bantuan orang lain, itu menunjukkan bahwa ia tidak mau bergantung pada siapapun. Lagipula, aku sih menilai kalau wajahnya cantik juga, hanya saja ia tampak kelelahan.”

“Hais, sejak kapan kau jadi pengamat?” aku juga heran kenapa krystal jadi memperhatikan hana, kurasa sahabatku ini tipikal orang yang cuek

“Aku tidak se-apatis kau tahu! Lagipula aku mulai tertarik pada hana saat ia bilang ia sama sekali tidak tertarik padamu, aku baru dengar ada yeoja yang mengatakan seperti itu, biasanya para yeoja mengaku menyukaimu, atau bahkan yang sudah punya namjachingupun mengaku sedikit tertarik padamu,” krystal menjitak kepalaku

“Ya! Sakit tau! Eh, kapan dia bilang seperti itu?”

“Saat kibum membawanya ke kamarku. Haha, kau pasti sedih karena cinta pertamamu tidak tertarik padamu sedikitpu.” krystal tersenyum puas

Jujur, aku sedikit kaget mendengar jawaban krystal saat itu, selama ini tidak ada orang yang lolos dari pesonaku #minho besar kepala lagi =,=

Flashback end

Argh…sepertinya pikiranku mulai tidak beres. Benarkan, menyukai yeoja hanya akan mengacaukan hidupku saja. Aku merasa seperti orang bodoh saat ini. Seharusnya aku minta maaf pada hana, tapi aku tidak punya keberanian sama sekali.

+++++++

Author POV

Hana melangkahkan kakinya keluar kelas, namun tangannya ditarik oleh beberapa orang menuju tempat yang sepi. Ia tidak bisa melawan karena tubuhnya pun dipegangi dari belakang

“Cih, kau pintar sekali cari perhatian minho! Bisa-bisanya minho mencium yeoja standar sepertimu!” Go hara mendorong tubuh hana ke tembok

PLAKK

Sebuah tamparan menderet mulus di pipi hana

“Ini buat orang yang telah berani menampar Minho!” Kali ini seseorang yang tidak hana kenal berhasil membuat pipi hana merah

“Kau pasti senang kan dicium minho? Siapa sih yang tidak senang dicium oleh namja istimewa seperti dia.” yeoja yang juga tidak hana kenal itu berkacak pinggang, menatap hana dengan sorot mata mengerikan.

“Cih, senang? Aku bukan yeoja murahan sepertimu!” hana membalas dengan nada tenang.

PLAKK

Satu lagi tamparan ditelan hana mentah-mentah. Hana tidak peduli, rasa sakit akibat tamparan itu memang tidak ada apa-apanya dibandingkan inseden dengan minho itu.

“Beraninya kau bilang aku murahan, hah?! Asal kau tahu ya, aku tidak mau dicium  oleh sembarang orang, kecuali oleh namja special seperti minho!” yeoja tadi berteriak di depan mata hana. Hana tidak memejamkan matanya sedikitpun, itu hanya akan membuat yeoja-yeoja yang mengerubunginya ini berpikir bahwa ia takut. Ia sebenarnya tidak takut, ia hanya bingung bagaimana caranya kabur dari fans minho yang mengelilinginya ini. Sebenarnya jinki sudah pernah bilang pada hana kalau hal semacam ini akan terjadi, makanya hana sudah siap mental agar tidak tersulut oleh mereka.

“terserah, mungkin temanku murahan menurutmu, tapi apa pantas kau menampar minho hanya karena ia mengkritikmu?” Go hara buka mulut lagi

“Lalu, aku Tanya, apa pantas kalian mengeroyok Hana padahal minhonya saja sudah tidak mempermasalahkan hal ini?” sebuah suara membuat para fans-fans minho itu melirik ke arah sumber suara tersebut.

“Permisi dongsaeng-dongsaengku yang cantik, aku ada perlu dengan hana.” Si pemilik suara itu menyingkirkan satu persatu yeoja yang mengerubungi hana hanya dengan satu telunjuknya

Hana POV

“Lalu, aku Tanya, apa pantas kalian mengeroyok Hana padahal minhonya saja sudah tidak mempermasalahkan hal ini?”

Apa aku tidak salah lihat? Siapa yang baru saja menyelamatkanku?

“Permisi dongsaeng-dongsaengku yang cantik, aku ada perlu dengan hana.”  Aku suka sekali style bicaranya ini, tepat sasaran menurutku. Daebak !

Para fans minho itu seperti anak SD yang dipaksa pulang oleh ummanya kini. Tidak ada yang berkutik apalagi melawannya dengan kata-kata. Aku senyum-senyum dalam hati melihat pemandangan seperti ini. Sekali lagi, aku diselamatkan oleh orang ini.

+++++++

Minho POV

Aku berniat minta maaf pada hana pulang kuliah ini, namun baru saja aku akan mengejarnya yang telah keluar lebih dahulu, ada sesuatu yang menghentikanku.

“Tahan langkahmu sebentar, aku tahu apa yang mau kau lakukan, tapi ini bukan saat yang tepat.” seseorang menahan tubuhku.

Ya, benar apa yang ia bilang, ini bukan saat yang tepat karena baru saja aku melihat hana ditarik paksa oleh beberapa yeoja yang salah satunya aku kenal, Go Hara.

“Feelingku tidak baik, aku harus mengikuti mereka” gumamku pada orang yang menahanku ini

“tidak, itu akan memperburuk keadaan” jawabnya santai.

“Ya! Mana mungkin aku membiarkannya di keroyok!” aku tidak tahan lagi, aku khawatir sesuatu terjadi padanya.

++++++

Author POV

Hana sedang berjalan menuju gerbang kampus, di sebelahnya ada sang penolongnya tadi, sang penolongnya tadi tampak senyum-senyum sendiri.

“Gomawo ya kau menyelamatkanku kagi. Sungguh, gayamu keren sekali tadi.” hana terseyum ke arah namja penolongnya itu.

“Aku memang keren, kau saja yang batu tau.” namja itu terkekeh, mengacak-acak rambut hana

“Oh ya, kau ada urusan apa denganku?” hana menghentikan langkahnya sesaat

“Minho menunggumu di parkiran motor, masalah kalian harus selesai hari ini.” namja itu mengedipkan mata lalu tersenyum pada hana, membuat pipi hana sedikit merah melihatnya

Minho? Ah, aku tidak sanggup bertemu dengannya, ucap hana dalam hati

“Sebagai bentuk terima kasihmu karena telah diselamatkan olehku, kau harus mau menemui minho, janji ya?”

“ne, baiklah.” hana tidak bisa menolak. Yah, memang sudah seharusnya juga ia minta maaf pada minho walaupun ia tidak sepenuhnya merasa bersalah pada minho.

TBC

+++++++

Siapakah penolong hana yang keren itu? Apakah Jinki? Lalu, apakah minho dan hana akan baikan? Tunggu part 6 nya ya…

 Don’t be silent reader, ok? Your comment is like oxygen ^_-

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

42 thoughts on “You Save Me from My Silent World – Part 5”

  1. Huah…
    Daebak-daebak…
    Itu yg nyelamatin hana si Key yah? *readersoktau
    gak sabar sama next partnya.
    Jgn lama2 yah thor 😉

  2. Aa,, aku tahu siapa yang nyelametin Hana,, kalau dilihat dari gayanya sihh,, menunjuk ke Bad boy Shinee alias Kim Jonghyun,, hehehe *reader sok tahu#kekeke

    konflik-nya bakalan rumit nih antara Minho-hana-jinki,,

    kelihatanny part ini panjang tp pas dibaca,,ehh tau-tau udd TBC ajj saking asyikkkknya,, kekeke

    ditunggu lanjutan y!!

  3. hehe,iya ding pendek amat.aq bru ngeh pas baca jg barusan,abis kl d ms.word mah panjang.part ini krasa pendek krn kejadianny sdikit bgd,mianhae…

  4. mian g bs balesin smua,aq ol via hp,jd lemotz sangat.
    Thx bwt smua yg udh baca n ngikutn terus. spesial pake ayam buat yg udh komen

  5. jgn” yg nolong itu Jinki.. Ah senangnya klo bneran dia~^^
    next part jgn lama” ya, jg musti panjang.. Pkok’a nice ff

  6. key..pazti key ?iy aje de thor.aq awal‘a mikir krystal.pi paz bca ‘namja’..oh key ni !dr reaksi hana yg kliatan‘a ga dket ama co ini pi pernah d tlong ama tu co..y key bkn?pernah nolong hana.truz tu co jg kan yg ngomong ama minho..lanjutt

  7. hyaaa !! kok pendek sih !!
    eh mana tuh pertanyaan jinki yg kemaren .. kayak drama korea yg masuk di indo ajah sih .. di potong2 …
    ehh bener juga ngak mungkin si jinki tiba2 dteng ke sekolah hana .. pasti key …
    ya krystal ma key … huhuhu ikhlas deh .. ehh ngak deh .. ngak ikhlas .. #plak!!
    ya si nenek sihir itu !! brisik bgt sih !!!
    hana !! tampar ajah sih go haranya !! klo ngak jambak rambutnya itu !! ishhh geregetan !! author !! panjangin lagi lah !!!

  8. @ella:ada kq jawabanny d part 6,ga kpotong kq,tenang aja say.sengaja emang,he..
    Kl hana bales jambak,brarti dy sm aja norakny dong,aq ga mau bkin karakterny jd ky gtu..

  9. ntar aq coba panjangin deh.tp aq g mau narik kejadian d part berikutny ke part sbelumny,ntar jd aneh.
    Thx bwt sarannya,aq mojok dulu ama onew buat cari ilham manjangin cerita

  10. Kenapa tbc nih!
    Haaaaa bener kan minho suka :):):)
    Itu kayaknya key deh
    Iya kaaaaan? Key kaaaan?
    Iyalah cewecewe pada diem, ganteng gitu :$
    Ayodong sama minho baikan
    Terus jadian ehehe
    Lanjut part 6!

  11. pendek.. T^T

    ayo lanjut… minho mulai jatuh cinta nih ye… hihihihihiih

    cowo yg nolong itu key deh kyknya.. kan udh 2 kali kan ktnya td.. hihihiii

  12. Kalo ga key pst si bad boy joonghyun, y kan?
    Tpi end’y pst ma jinki*soktau
    soal’y minho uda ama aku..
    Hahahahaha..

  13. menurutku ki~ tapi gak yakin juga bisa jadi jjong atau taem karena di situ tidak terlalu memperjelas kalo itu ki ~ mheheh XD
    next ~

  14. wah,naga-naganya yg nyelametin si hana it key deh…
    cp lg yg bs ngmng dg gaya sekeren it,udh gt narsis abis pula…

    mian bib,part sebelumx aq blm komen,gr2 snyal brmasalh,maklum resiko ol lwt hape… 😦

Leave a Reply to Shin Seul Byeol Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s