Start With a Kiss – Part 2

START with a KISS (Part 2)

 

Title : Start With A Kiss
Author : mamoTHo 
(ttarawa @mamotho28)
Main Cast : Choi Minho , Lee Hyemi
Support Cast :  Krystal, Taemin, Joongki, Jinho
Genre : Romance – HHJJF (Happy Happy Joy Joy Fiction)
Rating : PG 17(banyak kiss scene soalnya)
Lenght : Sequel, canon

Summary : Lee Hyemi seorang mahasiswa Konkuk jurusan Public Relations(PR) adalah yeoja periang dan jago di bidang Olahraga. Semua tahu sifatnya yang bawel, berisik dan kadang ceroboh. Hal itu membuat Minho jadi memperhatikan gerak-gerik yeoja yang satu ini. Saat festival olahraga berlangsung, disitulah awal keduanya bertemu, lebih tepatnya saat tidak sengaja Hyemi berulah di depan Minho—yang semakin membuat Minho geram. Kiss.. tidak disangka-sangka sebuah kecupan kilat itu mendarat di bibir Hyemi yang sama sekali belum pernah tersentuh oleh namja. Dari ciuman itulah awal kisah cinta mereka dimulai…

A.N : Part ini menurut aku mupeng. Mian ya pikiran author lagi kacau, tahu-tahu keidean begini.  LETS cekidot! Abis baca FF ini di anjurkan agar kalian lebih hati – hati terhadap namja  yang main sosor-sosor. Kkk~~ dan satu lagi, jangan pada mupeng abis baca ff ini. khususnya yang masih pada kecil. inget mama papa dirumah oke?

~~♥~♥~♥~♥~~

~Minho POV~

@SHINee’s dorm

Aku sudah kehilangan akal sehat rupanya.. mencium yeoja berisik itu tiba-tiba. Namanya saja aku belum begitu ingat. Heemi.. Hyime.. Hyemii.. yang mana yang benar?! Aku hanya sering dengar orang-orang membicarakannya. Membicarakan kejelekannya lebih banyaknya, atau bisa dibilang menjadikan dirinya sebagai topik yang akhir-akhir ini gencar di bicarakan.

“Hyung, kau tidak latihan hari ini?” tanya seorang masuk ke kamar tiba-tiba.

“Ah ne Taemin-ah, nanti aku pasti berlatih.”

Aku pun melanjutkan lamunananku. Lamunan akan kekonyolan yang ku lakukan hari ini.

“Hyung? Gwenchana??”

“Ne, wae?”

“Hyung terlihat pendiam hari ini? Apa hyung lelah?”

Benar kah aku terlihat pendiam? Cih, gara-gara yeoja itu.. aku jadi seperti ini. Lamunku tidak konsen pada Taemin.

“Hyung??”

“Ne, gwenchana. Tenang saja.. aku hanya lelah.” Ucapku berbohong padanya.

Yeoja itu Ketua panitia untuk “hot couple in sportday”. Hm~ lucu sekali. Ada – ada saja setelah festival olahraga kemarin. Makin banyak acara yang aneh-aneh di kampus.

~~♥~♥~♥~♥~~

Flashback~

Author pov~

Sport day di Konkuk University itu memang diadakan 3(tiga) bulan sekali. Itu diadakan untuk memeriahkan kampus saja sebenarnya. Pada dasarnya warga konkuk memang sangat menyukai olahraga. Jadi  kalau sudah menyangkut olahraga, kebersamaan akan terasa tanpa membeda-bedakan jurusan yang ada. Sport day diadakan dengan tema yang berbeda – beda tiap pelaksanaannya. Karena sebentar lagi valentine, makanya tema yang diambil adalah couple, dan judul kegiatannya diputuskan berdasarkan suara terbanyak. Yaitu  Hot couple.

Hari sebelumnya~

“Oi Minho..” seseorang menghampiri Minho dan menepuk bahunya. “Kau tahu ada acara sport terbaru?”

“Ada lagi?”

“Ne, acara kali ini lucu sekali.” Orang yang baru saja mengajak Minho bicara langsung mendudukan dirinya di kursi kuliah sebelah Minho. “Temanya  ‘couple’, nama acaranya ‘hot couple in sport day’

Siapa yang menyetujui acara ini. Haishh~~ kekanak-kanakan sekali. Pikir Minho

“Yang bukan couple tentu saja tidak bisa ikut.” Lanjut chingunya.

“Oh begitu? baru kali ini ada acara yang selektif peserta seperti ini.”

“Ne, dan kau tau siapa ketua panitianya?”

Minho menaikan kedua alisnya.

“Anak jurusan PR yang kemaren menggaet mendali terbanyak untuk putri. Lee Hyemi. Yeoja yang terkenal dengan sikap rusuhnya. Ingat?”

“Hyemi?” tanya Minho sambil masih memikirkan siapa yeoja yang dimaksud temannya.

Disaat yang bersamaan, tiba-tiba Seorang yeoja dengan rambut terurai dengan menggunakan pita orange besar sebagai penghias rambutnya masuk ke kelas mereka.

“Yang sudah mendaftar menjadi panitia acara hot couple yang akan diadakan 2 minggu lagi. harap berkumpul di bawah. Kita akan rapat sore ini.”

Chingu Minho melanjutkan kata-katanya, “Ne, Hyemi.” Katanya memberi tahu Minho sambil menunjuk ke arah Hyemi.

OH jadi nama yeoja itu Hyemi? Aigoo~~ dia terlihat berbeda hari ini. Pita itu terlihat manis dirambutnya yang terurai panjang. Baru kali ini aku melihatnya sedikit feminin. Yeah~ ketimbang kemaren, melihat dia seperti yeoja jadi – jadian. Terlalu perkasa untuk ukuran seorang yeoja di festival olahraga.

“Pokonya harus datang. Karena deskripsi kegiatan di sport day kali ini berbeda , jadi kita harus benar-benar serius.” Ucapnya lagi dengan gaya cerewetnya seperti biasa.

“Dia cerewet. Bawel. Berisik.” Bisik temannya Minho.

Minho hanya terkekeh menanggapi chingunya. Kelihatan sekali dari gaya berbicara temannya kalau dia tidak suka pada Hyemi.

“Acara hot couple. Dia sendiri tidak bisa ikut kali ini.” Lanjut teman Minho.

“Kenapa? bukannya dia maniak olahraga.”

“Yeahh~~ dia bilang sih karena dia menjabat ketua kali ini. tapi, aku rasa bukan karena itu.”

“Eh?”

“Tentu saja, karena yeoja itu belum punya pacar sepertinya. BHUAHAAA~~” Lanjutnya memberi tahu Minho sambil tertawa lebay.

“HEI, KAU JINHO!! KENAPA TERTAWA? APA ADA YANG LUCU DARI PENGUMUMAN YANG KU BERIKAN???!!!!”

#DEG

Orang yang di panggil barusan. Jinho. Dia baru saja di bentak di depan kawan-kawannya oleh seorang yeoja yang baru saja dibicarakan olehnya, Lee Hyemi.

“Daebak. Bahkan dia sudah hafal namaku. Padahal aku baru rapat kemarin.” Katanya memberi tahu Minho dengan berbisik.

Minho pun terkekeh mendengarnya. Sedang Hyemi melanjutkan pengumuman yang diberikan di depan kelas tersebut.

“Dia juga terkenal suka bergosip. Ku dengar gosip apapun yang ada di kampus ini selalu sampai padanya. Dia dan Krystal memang duo yeoja yang aneh.” Tambahnya Jinho.

Minho menoreh pada Jinho yang ada disebelahnya, “Sekarang yang terlihat suka bergosip malah dirimu Jinho??” Cibir Minho.

“Ah mian. Kurasa aku tertular. Padahal aku baru satu lingkungan dengannya kemarin. Heu~”

~~♥~♥~♥~♥~~

Informasi seorang Lee Hyemi terdengar lebih banyak di telinga Minho hari-hari berikutnya. Yeoja itu sangat mencolok diantara yeoja lainnya yang terkesan biasa saja. Hyemi sangat spesial, langka, dan unik. Hal itu yang justru membuat Minho jadi memperhatikannya setelah festival olahraga itu.

Akhir – akhir ini dengan status Hyemi yang menjabat sebagai Ketua Pelaksana Sport day yang bertema kan Hot couple, secara tidak langsung membuat intensitas mereka bertemu  terjadi. Hyemi sering masuk kekelas Minho untuk sekedar memberi pengumuman. Dia terlihat bersemangat dan antusias. Awalnya itu terlihat biasa saja, tidak mengganggu, tapi entah kenapa lama kelamaan yeoja itu mendapat banyak protes dari anggotanya yang ada di kelas tersebut.

“Ih kau bawel banged.. Kau tidak sadar anggotamu capek termasuk aku yang mendengar kau sok mengatur.” Ucap Jinho di sela – sela Hyemi yang baru saja memberikan pemberitahuan.

“Mulai saat ini aku berhenti.” Lanjut Jinho.

“Yaa~~ Hyemi –ya, kau terlalu bersemangat tahu. Tenang saja. acara akan normal seperti biasa kok. Tidak perlu heboh – heboh.” Terang Anggota lain yang ada di kelas itu.

Hyemi tidak menyangka kalau respon kelas ini akan seperti itu. Diprotes oleh beberapa diantara mereka yang terlihat capek padanya. Dia tidak menanggapi sebagian anggotanya tersebut. Dia lebih memilih tetap tenang walau hatinya sebenarnya kesal karena menerima protes yang tidak semestinya di lontarkan saat hari pelaksanaan semakin dekat.

“Kau mau keluar dari kepanitian Jinho –ssi?” tanya Hyemi sambil berusaha tetep staycool.

“Ne.” Ucap Jinho sambil melipat tangannya.

“Silahkan.” respon Hyemi datar bercampur kesal.

Disamping Jinho, Minho hanya menikmati suasana dingin di kelasnya. Dia merasa heran pada temannya itu. dia memilih keluar yang menurutnya tanpa alasan. Sedang kalau melihat Hyemi, menurut dia gadis itu keren, karena tidak langsung ciut mendengar protes dari beberapa anak di kelasnya. Dia malah masih stabil berdiri di depan kelas dengan gaya andalannya. Penuh percaya diri dan semangat.

Beberapa menit kemudian, “Apa masih ada  yang ingin keluar menjadi pantia dari kelas ini?” tanya Hyemi dengan sedikit sensi.

Ada beberapa anak mengacung diantaranya. Yeoja yang sedang berdiri di depan kelas itu pun menghela napas panjang.

“Arraseo. Ini bukan yang aku inginkan. Tapi ya sudah. Terimakasih kerja sama kalian selama ini. Semoga acara ini tetap berjalan lancar. Aku minta doa nya saja.. dan partisipasi kalian menjadi peserta.” Ucap Hyemi sambil membungkuk pelan lalu pergi meninggalkan kelas itu.

Daebak. Bahkan dia masih terlihat biasa saja menanggapinya. Pikir Minho .

~~♥~♥~♥~♥~~

DUAKKKK~

Terdengar suara hantaman keras dari balik pintu kelas.

“ARGHH!!!! SIAL!!!!” teriak seorang yeoja di balik kelas tersebut. Suara itu jelas milik Hyemi. Lalu suara gebrakan tadi itu suara pintu yang baru saja di tendangnya karena kesal. Dia memang terlihat kesal. Sangat kesal dan marah.

“Apa? aku bawel? Bukankah aku ketua panitia? Aku berhak mengatur donk! Apa lagi ini acara spesial. Dasar kelas sialan. Semuanya memilih keluar. Dasar Bodoh!!” rutuk Hyemi emosi.

Hyemi menghela nafas panjang lagi menahan emosi yang sudah sampai pada puncaknya. Hyemi tidak sadar kalau saat ini di balik pintu itu Minho menguping dan  menahan tawanya. Dia berusaha menutup mulutnya agar suaranya tidak menghambur keluar.

Sebenarnya setelah kepergian Hyemi dari kelasnya barusan, Minho  mengikutinya. Dia sungguh penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Hyemi setelah itu. Sedari tadi, Dia berjalan menjaga jarak di belakang Hyemi dan tetap memperhatikannya. Sampai tiba terdampar di kelas Hyemi yang letaknya lumayan jauh dari Kelas Minho.

“Mereka pikir aku akan menyerah. Lihat saja. Tanpa orang pun aku bisa mengerjakan sediri!” Ucap Hyemi lagi terus berbicara sendiri di kelas yang kosong itu.

Dia menyambar tas yang barusan dijatuhkannya  saat meluapkan emosi.

“IGEMWOYA!!!!! ARGHHHH!!!! SUNGGUH MENYEBALKAN!!!” teriak yeoja itu sambil mengahambur keluar kelas.

Tidak jauh dari situ, Minho menyembunyikan dirinya dengan segera saat knop pintu terbuka. Hyemi berjalan melewatinya tempat persembunyian Minho. Dia tidak sadar bahwa Minho ada disana. Bersembunyi di sudut yang terhalang loker para mahasiswa.

“Hiks..”

Itulah yang terdengar saat yeoja itu melewatinya. Menangis. Yeoja itu tengah menangis pelan sambil berusaha menyusut air matanya dengan tangannya. Dia menangis walau berusaha terlihat tegar .

Dia menangis?? tanya Minho pada diri sendiri.

Tidak disangka.. yeoja periang itu bisa menangis. tapi– jujur tidak pantas dia menangis. Dia bukan sosok yang seperti itu. bukannya dia sangat periang. Selalu berisik dan heboh.

Dasar si Jinho. Dia kalau bicara memang suka seenaknya. Walaupun yeoja ini yeoja yang terlihat tangguh, tapi hatinya kan tetap saja hanya seorang yeoja. Pasti lunak. Aku rasa dia kesal makanya dia menangis. Pikir Minho menjadi simpati pada yeoja yang  terus dia pandangi punggungnya dari belakang.

“Interest me!” ucap Minho tiba-tiba pada dirinya sendiri.

Dari situ lah Minho mulai memperhatikan seorang yeoja. Padahal dia sudah lebih dulu berkutat dengan banyak wanita yang selalu mengerubunginya. Entah itu seorang flames, shawol, atau yeoja-yeoja di lingkungan entertaint. Tapi belum ada yeoja manapun yang menarik perhatiannya seperti Hyemi.  Yeoja yang tidak sengaja mengusik kehidupan Minho dengan kebiasaanya yang berisik, dan tidak sengaja berbuat ulah didepannya. Membuat Minho perlahan malah memperhatikannya.

Dia memang berisik. Dan itu mengganggu. Minho sadar akan hal itu. Tapi yeoja itu seperti punya keceriaan dan semangat yang Minho suka. Semangat dalam melakukan suatu hal, dan berbanding terbalik dengan Minho, yeoja ini sangat suka berbicara. Kalau bicara tidak kenal tempat atau waktu, selalu tanpa titik dan koma. Itu image yang melekat di pikiran namja itu akan Hyemi.

Si badan kerempengnya yang tidak disangka-sangka malah jago di bidang olahraga.  Itu salah satu dari sekian banyak karakter yeoja yang membuat Minho terkejut. Hyemi sangat menyukai olahraga. Sama seperti dirinya. Hanya saja yeoja yang satu ini memang maniak air –olahraga renang. Karena beberapa hari terakhir, Minho tidak sengaja mendapatinya sedang berjalan riang menuju kolam renang sembari menenteng tas kecil favoritnya yang menyimpan benda – benda aneh.

Size 34!! Minho akan selalu ingat itu. itu kali pertama dia melihat dan memegang secara langsung hardware seorang yeoja. Hal itu jelas membuat Minho tertawa sendiri saat teringat akan hari dimana Hyemi bertabrakan dengannya. Dan juga, membuat dia jadi berpikiran yang aneh – aneh tentang yeoja kerempeng itu.

Minho pernah berpikir seorang yeoja feminin menarik. Hyemi memang tidak terlalu feminin, tapi, dia menarik. Itu lah yang membuat Minho akhirnya menambatkan hatinya diam – diam pada yeoja itu.

Author pov end~

Flashback end~

~~♥~♥~♥~♥~~

“Hyemi Hyemi.. sudah gila rupanya aku menyukaimu.” Aku bergumam  sambil menatap keatas yang sebenarnya tempat tidur Kibum.

“Nde hyung??” suara Taemin terdengar membuatku kaget. Ternyata namja ini masih berada disamping ku.

“Yaa!! Kau masih di sini?!”

“Ne, Hyung. Aku ingin tertawa melihat hyung dari tadi senyam senyum.” Dia terkekeh, “Ada apa hyung? Kau tidak seperti biasanya?”

Kali ini aku  yang tersenyum membayangkannya lagi.

Mungkin cara yang tadi paling ampuh membuat seorang yeoja memikirkan namja. Menciumnya tiba-tiba.. secara tidak langsung aku memberikan sinyal tanpa harus menjatuhkan image-ku menyatakan perasaanku dengan yeoja biasa. Apalagi yeoja itu Hyemi. Yang sedang menjadi trendingtopic di kampus. Lamunku dengan senyum evil. *udah kaya twitter*

“Hyung??”

“Aniya~ Taeminie..”

Aku kembali melamun lagi tanpa menggubris pertanyaan si maknae. Aku rasa pikiran yeoja itu sekarang dipenuhi oleh diriku—Choi Minho. Siapa sangka namja populer sepertiku mencium seorang yeoja tiba-tiba. Kk~ iya kan Lee Hyemi. *PD gila si Minho*

~Minho POV end~

~~♥~♥~♥~♥~~

~Hyemi POV~

@Hyemi’s House

Aku mungkin terlihat gelisah. Sedari tadi setelah menatap langit kamar. Aku kian menyibukan diri dengan mondar mandir di kamar. Berjalan kesana kemari sambil menggigiti kukuku. Bahkan saat ini aku berkacak pinggang dan kadang menendang-nendang sesuatu yang ada di hadapanku.

“Aduuhhhh…  dipikir-pikir aku bego juga yah tadi?”

“Aku kenapa mau saja di cium olehnya?! ARGHHHH~~ CHOI MINHO!!!”

Bukannya dia itu seleb?! Dia kan yang sudah kurang ajar menyebutkan ukuran bra-ku beberapa hari yang lalu. Lalu, dia juga yang sering ku tabrak. Arghhh~~~ apa dia itu  kehilangan akal sehatnya hingga mencium ku tiba-tiba? Kesetanan sepertinya. Tapi, apa alasannya menciumku yang bukan siapa- siapa ini? Apa dia cuma iseng? Atau mungkin sebal karena aku selalu berulah didepannya? Tapi tega sekali dia menciumku tanpa sebab.. atau mungkinkah dia menyukaiku??Eh—

Lee Hyemi.. kau kerasukan memikirkan hal itu. Mana mungkin! Sejak kapan pamorku naik dikalangan selebritis? Dari sekian yeoja cantik yang selalu mengelilinginya, berteriak untuknya, mana mungkin aku yang tidak pernah menunjukan batang idungku dengan intensitas yang sering malah disukainya. Babo!

Tapi..

Kenapa dia menciumku??!! Lagi-lagi pikiran itu menghantuiku. Sungguh.. kalau saja saat dia melumat bibirku tadi aku sadar 100% pasti akan aku tampar seleb kurang ajar itu. sudah merebut ciuman pertamaku. SUNGGUH KURANG AJAR!!

“Eomma, anak mu ini sudah bukan anak yang bisa di bilang polos lagi. aku sudah merasakan yang namanya ciuman. Eomma appa, aku rasa kalau kalian sampai tahu ini, aku akan digantung sepertinya. Mianhae!!!!!” Ucapku lebay pada figura keluarga yang ada di meja sebelah tempat tidur.

“Fiuhh~~~~~” aku membuang nafas berat.  “Tapi, keren juga. Tanpa aku minta. Seorang seleb pun bisa mencium aku yang bukan siapa-siapa.”

HHHEEEEE????!!!!!! Dasar bodoh. Pemikiran dangkal macam apa ini. pikirku heboh sendiri.

Aku pun terus mondar mandir dikamar ini. Entah sudah berapa balikan dari tadi. Ampun, pikiran ku benar – benar dipenuhi oleh namja itu.

“Choi Minho.. kau memang tampan. Sangat tampan. Kalau boleh jujur. Kau namja ideal. Tubuhmu yang tinggi itu aku suka. Kau juga pecinta olahraga.. hanya saja kita berbeda. Kau tidak punya daya tarik dalam berbicara. Bagaimana bisa aku menjalani suatu hub. Spesial dengannya kalau dia seperti orang bisu. Tidak bicara. Hanya melakukan kissing gitu?”

Sunyi sejenak..

“ARGHHHHH!!!!! KENAPA AKU MEMIKIRKAN HAL BODOH SEPERTI ITU!!!!”

“NAPPEUN NAMJA!!! SEDARI TADI PIKIRANKU BERKUTAT DENGAN NAMJA ITU!!!”

Aku harus tanya apa maksudnya. Dari pada aku penasaran sampai mati.Tidak bisa dibiarkan.. Atau— aku harus cerita ke Krystal dulu?

“AHHHH~ MEMALUKAN!!!” aku pun berteriak.

“HYEMI-YA!!! JANGAN BERISIK INI SUDAH MALAM!!!!!”

Omo~~ Eomma mianhae. Aku sedang kesal sampai tidak sadar ada di dunia mana.

“HYEMI BABO!!!!” teriak seorang bocah dari luar kamar. Dan itu sudah jelas aku tahu. Adik kurang ajarku.

“YAA!!!!! JOONGKI!!! AWAS KAU!!!”

~~♥~♥~♥~♥~~

Berkutat dengan pikiran namja itu. ngomong – ngomong, aku merasakan hal yang sudah tidak asing lagi. Ciuman? aku berada disebuah ruangan. ini ruangan yang tidak asing bagiku. tapi dimana? lalu kenapa tiba – tiba Minho ada bersamaku. apa kami sedekat ini.  kenapa aku jadi sangat bergairah..

“Emmppppphhhhh~~~~”

“Hyemi –ya, kau suka ini?” suara itu terus berbisik di telingaku.

“Emphhhhhh~~” lagi-lagi aku hanya bisa mendesah kecil menikmati sesuatu yang basah menyapu bibir ini.

“Saranghae…” bisiknya lagi di telingaku membuatku kesekian kalinya menggelinjang hebat terutama saat dia mulai melingkarkan tangannya di pinggangku.

“Emphhh~~   jangan banyak bicara Minho –ssi..” aku berbicara disela-sela ciuman panas kami. Aku menariknya lebih merapatkan lagi dirinya padaku,  menatap dalam padanya sejenak, melihat kesempurnaan wajahnya, memfokuskan pandanganku hanya pada bibir yang berwarna plum itu, “Kiss me.” Pinta ku sambil menyentuh bibirnya.

Dia langsung melumat bibirku. Mendengar permintaanku barusan tampaknya dia semakin bersemangat. Itu terbukti dari ciumannya yang makin liar. Menggigit kecil dan terus – terusan menyentuh permukaan wajahku. Bahkan aku tidak sanggup lagi untuk melihatnya, karena saat ini aku memejamkan mata sambil terus menikmati ciuman yang semakin dalam ini. Aku merasakan semua darahku berdesir karena melakukan hal ini. Haus akan ciuman panas ini. Haus akan dirimu Choi Minho.

“Emphh~~~” aku sudah tidak tahan. ingin balas menyentuhnya perlahan. Ku lingkarkan tanganku di lehernya—berusaha menggapai wajahnya. Ini sudah kesekian kalinya aku mendesah hebat karena sebuah ciuman.

“Hyemi-ya~ apa kau menuntunku.. mmphh.. un..tuk..untuk .. mmphh… melakukan yang lebih lagi??” hal itu tiba-tiba terlontar disela ciuman penuh nafsu ini. Sungguh ini sangat menggairahkan.

Aku menghentikan ciuman ini menatap wajah penuh gairah itu, lalu menyeringai kecil dan menciumnya kembali.

“Empphhh…” desahan kian desahan terdengar di sela ciuman kami. Napas kami pun sudah sama – sama memburu.

“OK, AKU SUDAH TIDAK KUAT LAGI!” tiba-tiba namja itu berteriak. Aku  menatap pemilik wajah itu yang mimiknya kini berubah.

“AKU SUDAH TIDAK KUAT LAGI!”

Aku sudah tidak kuat lagi.. suara itu terus terngiang-ngiang  di telingaku.

“NOONA~~~”

Eh? Noona? sejak kapan seorang Choi Minho memanggilku Noona?

“NOONA~~ KAU KEBLUK BANGED. SUDAH SIANG.. AKU SUDAH TIDAK KUAT LAGI MEMBANGUNKANMU!! IREONA!!!”

BLUK~  sesuatu menghantam wajahku.

DUGHHH~ dan Suara keras itu terdengar keras membuatku sadar. Itu suara pintu dan itu suara—

Eh? Joongki? Dia masuk kamarku dan aku—

“HYAAAAAAA!!!!!!” aku pun sadar.

Guling ini masih ku dekap erat. Astaga. Aku memimpikan apa? Apa aku sudah gila? Aku memimpikan namja itu. Di dalam mimpi pun, aku malah melakukan hal yang tidak-tidak. Omo ~ omo~ omo~ Badanku jadi merinding kalau ingat mimpi tadi.

Glek~ aku menelan ludah. Rasanya seperti nyata. Ahhh~ aku jadi ingat kejadian yang aslinya. Efek di cium orang tiba-tiba. Jadi begini. Arghhhh ~ mwoya! benar – benar tidak bisa di biarkan. Pikiranku sudah rusak serusak – rusaknya karena namja kurang ajar itu.

Aku pun buru-buru bangkit dan mandi untuk menghilangkan pikiran kotor yang ada di mimpi barusan. Bodoh. Aku benar-benar bodoh!!! OTTOKHAE????!!!!

~Hyemi POV end~

~~♥~♥~♥~♥~~

~AUTHOR POV~

@SHINee’s  dorm Di pagi hari yang sunyi.

“YAA!! KAU SEDANG APA MINHO???” teriak seseorang yang akhirnya mengejutkan Minho dari tidurnya.

“BANGUN!! BUKANNYA KAU ADA KULIAH HARI INI! PPALLI!!” Ujar seseorang yang suaranya tidak asing lagi bagi Minho.

“.. Ki .. bum?” sahutnya sambil lemas.

“Aish~ Kau mimpi kotor ya?” tanya Kibum membuat Minho terkejut hingga membulatkan matanya.

“Emmphhh…. emmmphhh…. aku dengar Minhoooooo… BHUAHAHAHA~~” Ejek Kibum mempraktekan apa yang dia lihat barusan sambil tertawa.

“Wae?? Minho mempikan apa?” sambar Jjong yang ikut masuk ke kamar  karena mendengar Kibum tertawa loud of control.

“Minho baru saja bermimpi jorok hyung,”

“Nde??” Jjong terlihat lebih terkejut lagi mendengar ucapan dongsengnya.

“Dari tadi ku perhatikan selamat 5 menit saat aku masuk kamar ini, aku lihat dia sedang mencium-ciumi bantal dengan agresif dan terus…” Kibum menahan ucapannya, lalu menarik nafas panjang, “Men~ de~ sahhhh….”

Mendengar itu Jjong langsung mengalihkan pandangannya pada Minho.

“Saking gelinya aku tak tahan untuk membangunkannya. Tidak kuat untuk membayangkan apa yang  akan terjadi setelah itu.BHUAHAHA~~~” lanjut Key semakin memojokan Minho.

“WOW!” Respon Jjong sama halnya dengan Key ikut menjadikan Minho bulan – bulanan mereka.  “Daebak Minho~” tambahnya.

Minho hanya diam masih mengantuk. Dia tidak peduli dengan para member yang sekarang sedang mengoloknya.

“CEPAT BANGUN!!” teriak Kibum lagi.  “KAU SUDAH—“

BUGH~~ Sebuah bantal mendarat ke wajah Kibum menghentikan ucapannya yang belum selesai. dan pelaku pelempar bantal tersebut adalah Minho.

“YAA!!!” teriak Key tidak terima.

“Dasar pengganggu!” ucap Minho kesal sambil menatap penuh dendam pada Kibum.

Sial! Aku tidak tahu yang akan terjadi selanjutnya pada mimpi itu. bodoh. Kalau saja Kibum tidak menggangguku mungkin aku mendapatkan anugrah tuhan sebagai seorang laki-laki. Aissshhhh~~ Yeoja itu sekarang sukses mengisi pikiranku. Membuatku penasaran. karena penasaran makanya mimpi aneh pun datang. Dengan bermimpi dia membalas ciumanku saja aku sudah hampir mabuk dibuatnya. Haishh~

“ARGHHH~~” teriak Minho kesal sambil menjegut rambutnya membuat kedua namja yang melihat kearahnya dua kalilipat heran dengan tingkahnya.

MIMPI~ Kedua manusia ini tengah memimpikan hal yang sama. Karena terlalu memikirkan banyak hal terutama kejadian yang baru saja mereka alami, pikiran mereka kini sama – sama diliputi oleh hal itu. KISS!!

~~♥~♥~♥~♥~~

In the same day at Konkuk University..

“Yaa~ tertangkap basah kau Lee Hyemi!!” seru seseorang yang mengejutkan Hyemi.

“Yaa!! Jangan bicara seperti itu tiba-tiba ! kau menakutiku Krystal –ssi.”

“Kau sedang buka apa itu?” tanya Krystal ikut duduk disamping Hyemi   di lab jurusan.

“A-aniya..” jawab Hyemi gugup.

“Eh?? Kau tidak sedang mengerjakan tugas yang disuruh sonsaengnim ya?” selidik Krystal sambil mencondongkan tubuhnya melihat layar komputer itu. “Aihhh~~ Hyemi ya kau—“

“Apa?” potong Hyemi. “Aku  hanya sedang iseng.”

Alasan mengapa pria mencium wanita..” eja Krystal saat membaca tulisan yang ada dilayar komputer Hyemi.

“YAA!! JANGAN DIBACA.”

Krystal menatap Hyemi penuh curiga. “Hyemi – ya, kau kok buka situs beginian?”

Hyemi langsung mengganti tab komputernya dengan tab yang normal, “Dibilang aku  hanya iseng saja.” Jawabnya berbohong.

“Kau aneh!” ucap Krystal, “Kau tidak menganggap ku teman ah?” goda Krystal sambil menyenggol sikut Hyemi. “Ayolahhh cerita Hyemi –ya, akhir-akhir ini kau selalu melamun. Aku ingin tahuu…”

“Krystal, sumpah aku hanya iseng saja.”

Kystal mengerucutkan bibirnya kecewa. “Hmm.. curang sekali.”

Respon Krystal padanya membuat Hyemi berpikir. Dia jadi ragu antara harus cerita atau lebih baik diam saja melihat chingu terbaiknya terlihat kecewa padanya.

Hening sejenak..

“Baik kalau begitu.” Ucapan Hyemi membuat Krystal langsung menoreh ke arahnya dengan mata berbinar.

“Kau mau cerita?” tanyanya.

Hyemi mengangguk pasrah.

Dengan semangat 45 Hyemi pun menceritakan apa yang sudah terjadi padanya. Kejadian kepolosannya yang sudah direnggut oleh seorang namja yang tidak pernah disangkanya. Dia menceritakan detil kejadiannya bagaimana pada Krystal, membuat Krystal hanya bisa menanggapi dengan mulut yang kian menganga saat cerita itu makin mengejutkan adanya.

Kemarin adalah hari paling sial untuk seorang Lee Hyemi. Ada beberapa hal yang membuatnya kesal. Semua yang ada di hari itu menyebalkan. Tepatnya, yang membuat kesal adalah situasi dingin antara dirinya dan Jinho, namja yang sudah membuat beberapa anak akhirnya mundur dari kepanitiaan. Dan yang lebih mengesalkan lagi, saat itu Hyemi sedang berjalan kesal sekembalinya dari kelas kosong yang baru saja jadi tempat meluapkan emosinya. Tanpa disangka dan tanpa diduga-duga ada sebuah tangan menariknya, membuatnya jatuh kepelukan seseorang dan mendapatkan ciuman tak terduga dari namja yang pada saat itu belum diketahui identitasnya. Hal itu jelas membuatnya bingung. Bingung dengan perlakuan namja itu. juga bingung dengan namja yang menciumnya— Minho.

~~♥~♥~♥~♥~~

Beberapa hari kemudian..

Tuk tuk tuk~ suara langkah kaki seorang yeoja  terdengar di telinga Minho. Dia bisa tahu itu yeoja karena suara langkah itu berasal dari suara highheels—yang menggunakan highheels tentu saja sudah pasti adalah seorang yeoja.

Minho yang sedang duduk di sebuah ruangan di samping gedung olahraga pun melihat ke arah suara tersebut. Tidak jauh diseberangnya , seorang yeoja sedang berjalan menghampirinya dengan langkah yang agak cepat. Dia mengepalkan kedua tangannya dan menunjukan wajah yang marah.

Minho kian mengerenyitkan dahinya melihat ekspresi yeoja tersebut. Yeoja itu Hyemi. Tentu saja Minho kenal. Seorang yeoja yang memiliki rambut panjang yang akhir-akhir ini dia hias dengan pita besar.

“KAU!” pekik Hyemi ke arah Minho sembari memandangi namja itu sinis.

Minho memperhatikan ekspresi yeoja itu. Mungkin Hyemi sudah tidak tahan memikirkanku makanya dia datang menemuiku. Pikir Minho terlalu percaya diri.

“KAU!!!!!” Hyemi terus –terus menunjukan kata-kata itu ke arah Minho yang duduk dengan santai beberapa langkah di depannya. .

“Wae?” respon Minho masih dengan gaya sok coolnya.

“Haishhh~~~” Hyemi mengatur nafas, “Kejadian di koridor itu—“

“Oh itu!” sela Minho seakan tahu arah pembicaraan ini akan kemana.

“Ne, itu. k-kau—“

“Aku menciummu?” lagi-lagi Minho memotongnya dengan pertanyaan yang memang akan Hyemi lontarkan. Ucapan Minho jelas membuat Hyemi kaget setengah mati. Ternyata namja ini masih waras mengingatnya.

“Ne, aku sudah berapa hari ini berpikir kenapa kau..” Hyemi terlihat ragu, “…Menciumku.” dia memegang dadanya yang berdebar membuat Minho ingin tertawa melihat tingkahnya yang saat ini. “..Padahal kita –“

“Kita?” pancing Minho lagi agar Hyemi mau mengatakan apa yang ingin dia katakan.

“Iya, kita belum saling kenal kan? Aku tahu kau seorang seleb dan kita tidak pernah terlibat  dalam suatu percakapan. Iya kan? Tapi kenapa kau melakukan itu ah?”  dia menghela nafas, “Ku katakan juga akhirnya.” Katanya berbicara pada diri sendiri.

Minho berdiri , menatap wajah cemas itu dan berjalan menghampirinya, “Ok. Sekarang aku tahu apa yang ingin kau bicarakan. Akan ku jelaskan.”

Hyemi menahan tubuh Minho yang kian mendekat ke arahnya, “Jankamman,” Hyemi menarik nafas sebentar , menenangkan dirinya yang kian salah tingkah dihadapan namja ini. Terlebih lagi namja ini akan memberitahukan alasannya.

“Ne, lanjutkan.” Pinta Hyemi lagi.

Minho tersenyum padanya, “Gerae, akan ku jelaskan.. aku juga sempat bingung. aku—“ Minho merapatkan tubuhnya ke arah Hyemi. “Em, mulai dari mana yah?” goda Minho memegang pipi Hyemi membuat Hyemi ingin pingsan atas perlakuan namja itu.

“AKU TEBAK!!” Ucap Hyemi saking takutnya mendengar alasan Minho. Dia menjauh dari Minho yang kini membuat dirinya semakin salah tingkah .

Omo namja ini sinting

“Aku tebak ya artis terkenal.. Ada 3 alasan kenapa pria mencium wanita yang ku baca dari googling. Pertama, iseng. Kedua, namja itu yadong, dan yang Ketiga,. Yang ini aku ragu mengatakannya,” Hyemi membalikan badanya dari hadapan Minho, “ K-Karena –aishh…” dia  mengepalkan kedua tangannya memberi kekuatan pada dirinya sendiri, “Karena .. SUKA PADA— “

GREB~~

Kali ini Hyemi tidak melanjutkan alasan ke tiga, karena Minho sudah lebih dulu menarik tubuhnya kepelukannya. Ucapan Hyemi pun bahkan tidak sempat terlontar karena saat ini ada sesuatu yang mengatupkan bibirnya membuat dia tidak bisa bicara lagi.

Tubuh Hyemi seketika jadi tegang saat Minho melumat bibirnya sambil menyentuh pipinya. Ini mengingatkan first kiss pertama ,  juga mimpi  panas Hyemi lagi.  tapi, yang ini benar – benar asli dirasakannya kembali.

Minho kini tengah melumat bibir itu, melakukan aksinya lebih liar lagi tanpa memperdulikan Hyemi yang ada dihadapananya dengan ekspresi yang sama seperti saat pertama kali dicium olehnya. Bingung dan shock.

“Emmphhhhttt…” lain cerita kali ini Hyemi sadar dan buru-buru melepasnya. Menjauhkan tubuhnya dari Minho. Mendorongnya sekuat tenaga agar bisa terlepas dari namja itu.

“YAA!!!” teriak Hyemi kesal sambil menutup mulutnya dengan punggung tangannya. Dia menatap benci pada Minho.

Minho menyeringai kecil sambil memegang sudut bibirnya dengan ibu jari, “Kau terlalu banyak bicara Lee Hyemi.“

#Deg.. Dia tahu namaku? Pikir yeoja yang kini sibuk menahan debaran yang dia rasakan.

Minho langsung menarik Hyemi ke pelukannya lagi. Menatap Hyemi.. yang kini pasrah ada di dekatnya.

“Kau bingung??” tanya Minho dengan lembut.

Hyemi hanya menatap kedua bola mata yang bulat itu dengan tatapan kosong.

“Yaa~ jangan seperti ini.” Minho mengguncangkan tubuh yeoja yang ada di pelukannya sekarang. “ Lee Hyemi??”

Kali ini Hyemi mengangguk karena sudah kehilangan kata-kata untuk meresponnya.

Namja itu malah tersenyum membuat wajah Hyemi yang ada sangat dekat dengannya  memanas.

“Kenalkan, Aku Choi Minho. Kau Lee Hyemi kan?”

Hyemi mengangguk masih dalam posisi yang sama.

“Aku suka kamu. Jadilah pacarku.” Katanya mengucapkan itu tanpa ragu sedikitpun.

Hal ini membuat Hyemi terkejut. Dia shock bukan main karena yang baru menyatakan perasaannya itu adalah orang yang mencuri ciuman pertamanya, seorang selebritis, dan seorang yang tidak pernah dekat dengannya. CHOI MINHO.

~♥~TBC~♥~

# mian ya part ini kepanjangan. 17 halaman. soalnya ngebet biar ga banyak2 sequelnya.

# gimana menurut kalian?  apa saya membuat minho nista dengan tingkah polah pilehnya yang mesum?kk~

# tenang, part depan bersih dari cium –cium. *reader: maksud nya thor?*

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF


110 thoughts on “Start With a Kiss – Part 2”

  1. ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D daebaaaakkk minho jd bgini!!!
    =Dkώk=˚°kώk==Dώkψkkώk˚°

  2. Omoo yak choi minho gayamu perkasa sekali tanpa ba bi bu. Jgn2 hye’min hot couple campuzx. Anyway bgs saeng klo kepanjangan. Meski aq tw author kerepotan tp reader pasti puas. Semangat 34…

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s