Please Don’t Say Yes, Noona – Part 1

Please Don’t Say Yes, Noona

Part 1

Author: Narayamanaka

Main Casts: Lee Summery (Imaginary Cast)

                    Key Shinee

                    Minho Shinee

Support Casts: The Rest of Shinee Members

                        Cho Kyuhyun

                         Shim Changmin

Some of SNSD’s member

Length: Two shots/ Sequel

Genre: Romance, Friendship, Family, a little bit Humor (Maybe)

Rating: PG-15

Summary:

            Aku selalu melihatnya tersenyum, meski harinya berat dan ada beberapa orang yang sengaja ingin menyakitinya. Ia bahkan tersenyum ketika aku mengucapkan hal yang paling kejam untuk diucapkan seorang namja pada yeoja.  Dengan senyumnya harus kuakui ia terlihat amat menarik tapi aku membenci senyumnya karena meski bibirnya tersenyum lebar,  matanya selalu terlihat kosong seolah nyawanya sedang tidak bersama raganya.

A/N : Hello All… ini fanfic pertama saya… tolong dibaca yaah… Mian kalo kurang memuaskan dan gaje hehehe..n.n

 WARNING:

  1. Some characters are OOC (Out of Characters)\
  2. Age swapping here…

Happy reading…n.n

Please Don’t Say Yes, Noona Part 1

*Key’s POV

            Apa- apaan ini…!! Aku harus menjadi relawan di sebuah Panti Asuhan gara- gara aku menjahili guru baru itu!! Cih… hukuman macam apa itu?! Tidak sebanding dengan apa yang aku lakukan pada guru baru itu, pada dasarnya aku kan hanya memasang beberapa jebakan kuno untuk menyambut kedatangannya seperti menaruh tiga buah papan tulis di atas pintu yang akan otomatis jatuh jika pintu kelas dibuka, memberi lem pada tempat duduk guru baru itu… hanya lem biasa kok… bukan lem super… yaah… meskipun lem-ku pasti sulit untuk dilepaskan sih dan yang terakhir aku menaruh jebakan tikus di laci meja guru. Lihat… apa aku keterlaluan? Tidak bukan? Lagipula seharusnya guru baru seperti dia telah mempersiapkan dirinya dihari pertama bekerjanya… ia harusnya belajar dari pengalamannya sewaktu ia jadi anak SMA… Mana ada anak SMA yang tidak jahil dan usil? Guru baru itu saja yang terlalu polos.

            “Kibum-ah… tidak bisakah kau sehari saja tak membuat masalah?” sebuah suara membangunkanku dari ritual marah- marah dalam hatiku. Suara itu milik Kim Jonghyun, kini aku tengah menuju perjalanan pulang dan aku tengah duduk di sebelahnya yang sibuk menyetir. “Aku tidak cari masalah hyun… guru baru itu saja yang terlalu bodoh…” aku menjawab malas. Sejak Appa dan Umma menetap di Amerika untuk mengurusi bisnis keluarga Jonghyun hyung bukan saja bertindak sebgai hyung-ku tapi juga sebgau waliku. “Jangan berkata yang tidak sopan pada gurumu seperti itu Kibum-ah…” Jonghyun hyung memperingatkanku. Aku hanya memutar mataku. “Baiklah… baiklah… biar kuganti kata-kataku… Taemin-songsaenim itu bukannya bodoh… tapi polos dan lugu…” aku menanggapi cepat. Seulas senyum tak bisa kutahan ketika aku mengingat bagaimana ekspresi guru muda bernama Lee Taemin itu ketika ia terkena semua perangkapku.

            ^Flashback^

            Aku tak sabar menunggu kedatangan guru baru itu, semua perangkao telah siap, diatas pintu, di bangku guru dan di dalam laci meja guru… hahaha… aku tak sabar ingin melihat apakah guru itu mampu menghindari jebakanku. Teman- temanku sih tidak ada yang menentang niatku apalagi sahabat- sahabatku… Cho Kyuhyun dan Shim Changmin. Mereka mendukungku seratus persen. Lagipula siapa yang berani menghalangi kami bertiga trio paling populer se- Konoha Gakuen *Jadi nyambung sama settingnya Naruto… Hahaha… abaikan… author lagi kangen sama akang Shikamaru* yang terkenal karena ketampanan, kekayaan dan kegeniusan kami yang tak jarang kami gunakan untuk merencanakan rencana- rencana usil mengerjai orang lain.  Mungkin karena itu juga kami bertiga dijuluki sebagai Trio Devils, King Dra-KEY-la, Evil Price-KYU dan Lord Volde-MIN.

            “Aku mendukungmu… tapi kalau ada apa- apa aku ngak bisa ikutan yaah… soalnya aku jadi wakil sekolah ini buat Olimpiade Matematika…” si Evil Price-KYU berbisik pelan, aku mengangguk dia memang genius matematika. Tapi dia terpilih jadi wakil sekolah ini sebenarnya bukan karena kemauannya sendiri. Kyuhyun setahuaku malas mengikuti perlombaan- perlombaan tidak penting seperti itu. Ia mau menjadi wakil sekolah karena terpaksa setelah ia ketahuan penyabotase kelas Olahraga dengan membunyikan alarm kebakaran agar ia bisa bebas bermain PSP-nya. Akibatnya ia digelandang ke raung Kepala Sekolah Lee Jinki. Dan kepala sekolah licik itu memberikan dua pikihan berat pada Kyuhyun yang pertama ia  di-skors atau yang kedua dia mau menjadi wakil sekolah. Karena jebakan licik kepala sekolah Lee Jinki itulah akhirnya Kyuhyun mau jadi wakil sekolah di olimpiade matematika. Tapi belum selesai sampai disitu Kyuhyun juga dilaran membuat atau terlibat dalam kerusuhan atau masalah apapun, karena jika ketahuan hukuman skors akan diberlakukan padanya setelah ia selesai mengikuti Olimpiade Matematika… Lihat… licik dan culas sekali kan kepala sekolah Lee Jinki itu…

            “Aku juga mendukungmu tapi aku harus jadi kapten tim basket sekolah kita…” kali ini giliran Changmin yang berbisik padaku, aku kembali mengangguk mengerti. Si Lord Volde-MIN ini memang genius di bidang olahraga, sebutkan saja nama olahraganya apa, pasti ia bisa melakukannya dengan sempurna. Nah… Changmin juga bukan dengan senang hati mau jadi kapten tim basket. Dia bahkan sebenarnya tidak terdaftar di ekstra kulikuler olahraga apapun.  Ia mengalami hal  yang sama dengan si Evil Prince-KYU karena ketahuan menukar kodok mati untuk dibedah di kelas biologi dengan kodok hidup. Ia juga dihadapkan dalam dua pilihan yang sulit oleh kepala sekolah Lee Jinki yaitu di-skors atau mau menjadi kapten tim basket sampai Konoha Gakuen bertanding dengan Suna Gakuen. Sangat tidak adil bukan? Padahal kejadian di kelas biologi waktu itu sangat lucu loh… semua siswa dan Victoria- Songsaenim menjerit- jerit tidak jelas dan heboh.

            “Tenang saja… aku yang tanggung jawab … lagipula masa guru baru itu terkena jebakan kuno-ku…” aku menenangkan kedua sahabatku dengan penuh percaya diri. Tiba- tiba kudengar suara langkah kaki mendekat , sontak aku menempelkan telunjuk di bibirku memberi tanda pada sahabat- sahabatku agar mereka diam. Suara langkah kaki itu makin mendekat… aku makin tak sabar. Aku menghitung dalam hatiku menyamai langkah kaki itu…

            Lima…

            Empat…

            Tiga…

            Dua…

            Satu…

            Dan…  Kriet… terdengar suara pintu dibuka pelan yang diikuti dengan suara…

            BRAKK!!

            BRAKK!!

            BRAKK!!

            “Aduh…” kudengar suara rintihan , tanpa aba- aba aku dan sahabatku serta para siswa tertawa terbahak- bahak. Menatap sosok seorang namja tengah memengangi kepalanya karena kesakitan sambil mengaduh. Namja itu masih muda usianya paling tua 23 tahun… kulitnya putih… rambutnya berwarna coklat kemerahan dan tingginya sekitar 175 cm atau lebih. Namja itu pasti guru baruku, ia melangkah pelan masuk kelas sambil masih memegangi kepalanya. Kulihat wajahnya… huhm… lumayan tampan juga meskipun tetap tidak setampan aku… “Nemu Kyiopta…” kudengar para siswi sibuk berbisik… Cih… gadis- gadis plin-plan nan galau itu… “Tidak apa- apa Songsaenim?” sebuah suara yang kukenal sebagai suara Nicole bertanya khawatir… Cih… padahal baru kemarin ia menyatakan cintanya padaku dan kutolak.

            “Tidak apa-apa…” namja itu menjawab dengan senyum. “Oh yah… namaku Lee Taemin… guru baru kalian.” Taemin Songsaenim tampak mulai sadar akan posisinya sebagai guru, aku memutar mataku… sok tebar pesona…”Uhm… lebih baik kita mulai pelajaran kita saja…” Taemin- songsaenim tersenyum lagi yang menyebabkan para siswi ber-OH-ria. Demi Tuhan… kenap sih para gadis itu? bukankah di kelas ini ada aku, Kyuhyun dan Changmin yang lebih tampan dari  guru baru itu?!

“Dimana spidolnya?” Taemin songsaenim bertanya setelah tidak menemukan spidol di pingiran papan tulis. “Di laci meja songsaenim…” Kyuhyun menjawab disertai sebuah senyuman yang aku kenal betul… evil smirk-nya… hahaha… aku mulai merasa geli. Taemin songsaenim tampak teroerdaya pada senyum Kyuhyun ia segera menu mejanya untuk membuka laci mencari spidol. “Songsaenim… JANGAN!!” suara Yoona mencoba memperingatkan… hehm… bukankah gadis itu tergila- gila pada Kyuhyun yaah… ta[I peringatan dari Yoona terlambat terbukti dari…

            “ADUUHH!!” Taemin songsaenim menjerit keras, tangannya terjepit sempurna di perangkap tikus yang kusiapkan. Sontak aku, sahabat- sahabatku dan para siswa tertawa keras sementara para siswa tampak panik dan menatap Taemin songsaenim dengan iba. Yuri bahkan segera maju ke depan kelas untuk membantu Taemin songsaenim membuka perangkap tikus itu… padahal terakhir kali kulihat ia meneriakan nama Changmin dengan histeris ketika Changmin bermain  basket dilapangan. “Terimakasih…Yuri-sshi…” ujar Taemin songsaenim sambil membaca name tag Yuru. Yuri mengangguk kecil , wjahnya memerah lalu ia kembali ke tempat duduknya.

            “Baiklah ini hari yang berat bagiku…” Taemin songsaenim mengibaskan tangannya pelan sambil berjalan pelan menuju mejanya… aku berani betaruh ia berniat untuk duduk … Hahaha… aku tak sabar untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya… “Songsaenim JANGAN!!” para siswi melakukan koor dadakan. Tapi lagi- lagi terlambat karena Taemin songsaenim telah duduk di atas kursi “spesial”-nya.

——SIIIIIINGGG——

Suasana hening sejenak Taemin songsaenim terlihat bingung karena tidak terjadi apa- apa padahal tangannya sudah siap menutupi kepalanya. “Ada apa?” guru polo situ bertanya “Songsaenim… coba anda berdiri…” suara Seohyun terdengar bergetar, Taemin songsaenim menatap Seohyun bingung tapi ia mengikuti permintaan Seohyun. Dan ketika ia mencoba untuk berdiri….. ia merasakan ada yang salah…  IA TAK BISA!! Saat itu juga tawaku, sahabat- sahabatku dan seisi kelas minus para siswi pecah.

            “KING DRA-KEY-LA… akan kulaporkan kau pada Kepala Sekolah Lee Jinki !!” Taeyon, si ketua murid tiba-tiba bangkit dan mengacamku. “Bilang saja kau memang ingin bertemu dengannya…” aku menyahit datar, kudengar Taeyon memang menyukai Kepala Sekolah Lee Jinki.  “ARGHH…!! KAU INI..!!” Taeyon menjerit kelas sambil bergegas keluar menu kelas mungkin ke ruang kepala sekolah. Aku yakin sebentar lagi aku akan mendapat masalah… tapi tak apalah… melihat ekspresi morat- marit Taemin songsaenim sungguh menghiburku…

            ^Flashback End^

*Key’s POV End*

*Jonghyun’s POV*

            Aku melirik kearah namdongsaeng-ku sejenak lewat kaca spion sambil masih sibuk menyetir. Kim Kibum alias Key adalah adikku satu-satunya dan aku sangat menyayanginya. Dan tingkahnya akhir- akhir ini mengkhawatirkanku… aku tahu ia memang usil tapi kelakuannya akhir- akhir ini sudah benar- benar keterlaluan. Bahkan baru saja ia dipanggil kepala sekolah karena mengerjai guru baru di kelasnya. “Kibum-ah…” aku mencoba menarik perhatiannya, sedari  tadi kulihat Ia tersenyum- senyum sendiri. “Nee Hyung ada apa?” Key menjawab ketus. “Berhentilah tersenyum- senyum seperti orang gila setelah sebelumnya kau merenggut  tak karuan…” aku mencoba menggodanya, rasanya aku saat ingin melihat ia seperti Key yang dulu. Key yang jahil tapi tahu batasan dan juga manis tidak seperti  Key yang sekarang ini yang jahilnya tidak terkendali lagi. Dan aku tahu saat- saat yang bisa mengembalikan dirinya seperti semula adalah dengan menggodanya.  “HUH?! APA KATAMU!! Urusin saja urusanmu dan berhentilah menatapku aku tidak mau mengalami kecelakaan…” Key menyahut garang, aku hanya bisa tertawa saja.

            Mungkin bukan salah Key ia jadi seperti ini, sejak Appa dan Umma memutuskan untuk menetap di Amerika Key mulai berubah. Ia jadi sering cari masalah dengan para pelayan dirumah dan juga teman – temannya disekolah… yang paling parah sekarang ia berani menjahili gurunya. Mungkin ia merasa kesepian karena tidak ada siapapun dirumah. Umur kami terpaut tiga tahun dan kini aku adalah mahasiswa tingkat akhir di Seoul University jadi aku juga tidak sering ada dirumah. Yah… mungkin Key hanya merasa kesepian karena itu ia mencoba- coba mencari masalah untuk menarik perhatian. “Kibum-ah… jangan merengut terus seperti itu… kau terlihat seperti seorang wanita…” aku kembali menggodanya. “YAH HYUNG…. Jangan perhatikan aku terus… perhatikan jalanan juga!!” Key mendebatku keras aku hanya tersenyum jahil… aku lebih suka Key yang banyak bicara daripada Key yang diam. “ Aku sedang menyesali diriku tahu… kenapa Cuma aku yang hukumannya ngak keren… Kyuhyun hukumannya menjadi wakil sekolah di Olimpiade Matematika… Changmin hukumannya jadi kapten tim basket… Lah aku!! Aku malah disuruh menjadi pengajar sukarela di panti asuhan…” Key mulai meyuarakan pikirannya, aku senang Key yang terbuka seperti itu… yaah… meskipun isi pikirannya kebanyakan protes semua sih…

            “Salahkan dirimu yang hanya bisa menari dan bernyanyi…” aku menanggapi sambil meyeringai. “YAAH…. HANYA KATAMU!! Padahal kau sendiri Cuma bisa bernyanyi teriak- teriak saja!! Dance-mu tak sebagus dance-ku!!” Key kembali mendebat apa yang kuucapkan. Kuakui aku memang terlalu merendahkan kemampuannya dalam ucapanku barusan karena Key adalah seorang genius dancer and singer… GOD… He’s awesome… tapi tentu saja aku tidak akan mengatakan hal itu langsung padanya, bisa besar kepala ia… “Terima sajalah Key… daripada kau di-skors? Appa dan Umma bisa meledak kalau mendengarnya.” Aku berusaha menenangkannya kali ini Key diam tak bereaksi pada apa yang aku ucapkan tapi samar- samar kudengar ia membisikan kata- kata kepala sekolah Lee Jinki menyebalkan… dan Kepala Sekolah Lee Jinki licik…

            “Hey Kibum-ah…” tiba- tiba sebuah ide terlintas dikepalaku, aku tahu cara untuk  membuat Key melupakan masalahnya sejenak. “Nee… Hyung … apa lagi?” Key bertanya sambil memelototkan mata kucingnya. “Kalau kau kesepian kenapa kau tidak mulai mencari yeoja saja?” tanyaku dengan nada nakal, kulihat dari spion wajahnya memerah mendengar implikasi dari ucapanku. “YAH… DASAR MESUM!!” Key berkata keras setengah berteriak… GOTCHA!! ia terkena perangkapku. “Apanya yang mesum… justru kau yang mesum… maksudku kenapa tidak mencari yeoja untuk kau jadikan teman atau yeojachingu agar kau tak kesepian lagi… Hayo… apa yang kau pikirkan sampai mukamu memerah seperti itu…” Aku kembali menggodanya, seulas senyum nakal tak lepas dari bibirku. “ANNI… AKU TIDAK MEMIKIRKAN APAPUN…” Key menolak keras ,wajahnya masih memerah. “Lagi pula aku tak tertarik pada mereka…” Key melanjutkan ucapannya setengah berbisik… BINGGO!! Aku dapatkan hal lain untuk menggodanya.

            “MWO!!! Key? ! Kau tak tertarik pada yeoja? Jangan bilang kau itu pencinta… HAH TUNGGU..!! Siapa orang yang kau sukai jangan- jangan salah satu dari sahabat devils-mu itu… Kyuhyuh kah atau Changmin?” aku berpura- pura terkejut yang kujamin akan segera menyulut emosi Key. “YAAH… KIM JONGHYUN!!” kali ini Key benar- benar berteriak. “MWO?? Kenapa kau menyebut namaku… jangan bilang kau menyukaiku… Ya ampun selain tidak tertarik pada yeoja ternyata kau tertarik pada hyung-mu sendiri yang memang paling tampan di dunia ini…” aku menanggapi santai disertai tawa kecil. “YAAH… KIM JONGHYUN!! KAU MAU MATI?” suara Key memenuhi gendang telinga… sangat keras dan bising tapi itu justru membuat tawaku makin keras… setidaknya aku bisa membuat Key kembali pada kepribadian aslinya… andai saja aku bisa menemaninya setiap hari..

*******

*Key’s POV

            Aku turun dari motor sport-ku yang berwarna hitam pekat dengan garis merah jambu menyala di sisinya dengan mood yang sangat buruk… Untunglah kali ini aku berhasil memaksa Jonghyun hyung untuk mengizinkanku membawa motorku lagi dengan alasan sekarang tiap pulang sekolah aku harus mengajar di panti asuhan  Leaf Village yang cukup jauh dari Konoha Gakuen. Padahal sebelumnya Jonghyun Hyung mencabut hak-ku atas motor-ku sendiri gara- agar aku ketahuan menyembunyikan CD Michael Jackson favoritnya. Bayangkan? Seorang Almighty Key kena hukuman dari hyung-ku yang aneh itu? Sebenarnya aku tak rela dihukum tapi tak apalah sekali- kali mengalah padanya dengan menuruti ucapannya biasanya kan dia yang selalu menuruti ucapanku… Hahaha…

            Aku menyimpan helm-ku pelan sambil meraih tas ranselku bersiap memasuki bangunan yang berdiri menantang di depanku… hehm… bangunan itu cukup luas juga… tapi kelihatannya sudah tua… bangunan itu juga memiliki plang besar yang suadah berumur bertuliskan “Leaf Village Orphanage”. Cih… disinilah aku akan menghabiskan waktu- waktuku yang berharga setelah pulang sekolah selama satu bulan penuh. Semoga saja akubisa menghadapi cobaan yang kelewat berat ini. teringat olehku ucapan si Evil Price-KYU dan Lord Volde-MIN

            ^Flashback^

            “Waaah… Kau harus mengajar?” Kyuhyun bertanya kaget hingga ia memberhentikan game-nya sejenak, sungguh luar biasa padahal biasanya gempa bumi-pun tak akan bisa mengalihkan perhatiannya dari game tercintanya itu. Terbukti kejadian yang menimpaku lebih parah daripada gempa bumi. “Hahahaha… kau kan benci sekolah… bagimana cara kau mengajar?” Changmin sih tanpa basa- basi langsung mentertawakanku dengan semangat membara… Aku hanya bisa merenggut.


^Flashback End^

            Yaah… sebenarnya apa yang Changmin katakana itu benar seratus persen … aku kan benci sekolah… bagimana aku bisa mengajar? Pantas saja Kyuhyun dan Changmin tadi menatapku dengan pandangan penuh simpati ketika aku bersiap menuju panti asuhan ini dengan ditambah pesan “Jangan kau bakar panti asuhan itu yaah…” “Jangan kau makan spidolnya yah…” Cih… apa yang dipikirkan kedua orang sahabatku sih? Memangnya aku ini psikopat apa?! Aku terus saja melangkah menuju pintu masuk Leaf Village Orphanage dengan mengerutu. Sebelum aku melangkahkan kakiku memasuki gedung panti asuhan itu tiba- tiba kudengar suara- suara yang menarik perhatianku yang berasal dari pinggir gedung. Tanpa sadar aku melangkahkan kakiku menuju sumber suara itu.

            Aku melihat ada sesosok yeoja yang wajahnya tidak kelihatan karena posisinya membelakangiku sedang berhadapan dengan seorang namja yang berbadan sangat tinggi dan sepintas kulihat mempunyai mata sangat besar untuk ukuran orang Korea. “Dengarkan aku Summer… Aku bisa menjelaskan semuanya…” sayup kudengar namja itu berkata setengah memohon pada yeoja itu. “Tidak perlu kau jelaskan lagi Minho…  Chukae… Kau sudah jadi seorang ayah…” kali ini kudengar si yeoja yang berbicara. Aku entah kenapa ikut terdiam mendengar apa yang mereka bicarakan akan tetapi sejurus kemudian pikiran logis kembali padaku… “Aish… apa yang kulakukan disini sih? Menonton drama gratisan?” aku berkata pelan pada diriku sendiri dengan cepat aku lalu meninggalkan tempatku berdiri dan kali ini langsung memasuki gedung Leaf Village Orphane.

******

TBC

A/N: So how it is readers? Jelekkah? Anehkah? Baguskah *ngarep mode:on*? Tell me please jadi biasa melakukan revisi buat next chapter… Gamsahamida…n.n

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

35 thoughts on “Please Don’t Say Yes, Noona – Part 1”

  1. lanjut lanjut

    aku sukaa ,, summer ama minho appa hubungannya? penasaran
    bagus kok ceritanya 😀

    key nakal bgt,, aga ga rela jinki di bilang kepsek licik,, tapi gapapa deh 🙂

    1. Gomawo udh mw baca…
      Sebenernya g tega juga nulis jinki licik… tapi…. hehehhe…. demi kelangsungan cerita ya sudah… hehhe….n.n

      Minho sama summer hubungannya….
      nanti aja yah dibaca sendiri… kalau saya kasih tahu sekarang g akan seru dong…n.n

  2. Wah.. Kalau taemin jdi guruku.. Dijamin aku langsung jdi murid tladan..
    Hubungan summer-minho apa yah..?
    Ayo lanjut..^^

    1. Kalo taemin jadi guruku sich… saya mau jail terus biar dia inget terus sama saya… hahahhaa…..

      Hubungannya….,
      Nanti baca sendiri aja di part2 selanjutnya yaah chingu…n.n
      Gomawo loch udh mau baca…n,n

    1. Gomawo udh mw baca chingu…n.n
      Benarkah? saya juga suka sekali pake banget dikuadratin sama trio devils…
      Key… Kyuhyun sama Changmin makanya di fic ini mereka dijadiin 1 geng… hehhe…n.n

  3. suka banget karakter key di sini .. XD
    ada kyuhyun sama changmin lagi .. WAA .. favoritku semuanya ada .. XD XD
    author keren banget dehhhh !!! 😀 😀
    *hughughug 😛

    1. Hehehhe… Jjong kan kakak yg baik… naah salah satu ciri kakak yg baik itu selalu ngegodain adiknya…. *teori sesat darimana ini? hehhe…
      Gomawo udh mau baca sama komen chingu…
      seneng bgt rasanya….
      Doain semoga cepat dipulsih part selanjutnya yaah…n.n

  4. Wahahahaahaha key bener2 nakaaaaal!! Hadoh hadoh… Betapa senengnya aku krn castnya MinKey wahahaha.. Rbutan summer tah? *sotoy #plak* eta si jonghyun … KOCAK!! XDD haha. Penasaran ih.. Wah taem jd guru. Lucu! Kyeopta! Aku tunggu yg berikutnya. Fighting! 😀

    1. nakal kan singkatan chingu…
      aNak banyak aKAL… hehhe…
      Waaah… chingu juga penggemar cast MinkKey yaah? Sama….n.n seneng bgt ketemu teman sealiran… heheh…

      Pengennya sich rebutan saya *dibakar sama Flamers sama Lockets…
      Soal rebut2tan… tolong dibaca di part2 selanjutnya saja yaah chingu..*ngarep banget dibaca lagi plus dikomen

      Doain semoga part lainnya cepet dipulish juga yaah chingu…
      BTW gomawo loch udh baca plus komen…n.n

  5. bner2 seru nih ff
    ni bnern lho thor

    oh ya ak 95’sline
    jd ak panggil onnie atw ap?

    trus ak bleh ngasih sran gak thor?
    msih ad typo ny tuh thor, smoga next part bsa lebih perfect dan sru lgi

    keep writing

    1. Amiiin…..n.n
      Gomawo udh mau baca plus komen chingu…n.n

      Sya 92’s line…. *Tidakkkkkk…. ternyata saya sudah semakin tua…. hehhe
      Jadi boleh banget panggil onnie….n.n kalau mau…n.n

      Wahhhh… makasih banget sarannya loch…n.n
      Sipp… akan sya usahakan yg lebih baik lagi bwt part lainnya…n.n

  6. makasih banyak chingu…
    Seneng bgt ada yang mau baca plus komen…n.n
    Onew g licik kok… cuma cerdik plus taktis aja… hehhe…

    Doain yaah semoga part lain cepet dipulishnya… hehhe…n.n

  7. hihi~ lucu crtanya, k0plak abhiz. Taem jdi guru!!? Tk bsa d byangkan #plakkk# Pake acra bwa2 K0n0ha lg_apa c0ba?! Next partny d tnggu chingu.

  8. key evil bngt dsni…
    kaget wktu tau tnyta taemin yg jadi gurunya…
    ya allah baby kita udh gede…py kasian bngt dijailin sama key…walau jadi guru ttp aja taemin polos bnr…
    jongkey moment lucu bngt…

  9. aku suka!!! 😀

    key euuh jahil bgt sih ngelebihin jjong .
    tptp tidak apa lah yg pnting bisa alim lg ntr slsai ngajar di panti asuhan XD
    omona… summery sama minho itu hubunganya apa thor? aku sedikit mengerti nih .
    lanjut yah thor~

  10. huwaa key segitu cuman !! aisshhh pabo !!
    tapi seru juga .. wah…wah… key jdi pengasuh di dunia asli mah jago .. tapi klo di sini .. ahahahah ! ngak bisa ngebayangin si key nakal gitu ! ahahahhaahh

  11. Keren chingu FF’a..

    apalagi nama Lord volde-Min,haha aku suka bgt 😀 kreatif bener dah,udh gtu karakter dsni d’bkin somplak smua,jd luchu baca’a..

    D’tunggu lanjutan’a..

  12. ehhhh aq sukaaaaaa!!lanjut!!taem q kasian bgt dah..aq jg suka naruto admin!hha..konoha..suna..jd inget naruto vs gara.
    lanjut asap y

  13. Key usil banget. Lee Jin Ki kepala sekolah licik? Wakakakak…
    Lanjut! Pingin tahu kelanjutan hubungan Min Ho dan Summer.
    Nice story.

  14. ahahaha…..lucu lucu,, kekeke~
    si tetem jadi guru??? ahahaha……dia terlalu imut untuk itu,,

    ahh…..jongkey moment,, hahahaha
    kim brother yg unik,,

    lanjutkan thor~
    daebak…..aku suka karakter key disini,, kekeke~

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s