SEPASANG BOLA MATA

Title                 : Sepasang Bola Mata

Author             : Ida NewNew a.k.a Han Yong In

Main Cast        : Lee Taemin,Han Myuyong(nama temen aku yang Taemintz,hehe)

Support Cast   : SHINee member,Han Yong In,Park Sunhee

Length              : Oneshoot

Genre               : Romance,Friendship,Family

Rating              : General (Teen)

Summary         : “Oppa… oppa tau,mata oppa mengingatkanku pada seseorang…….. cinta pertama ku”

A.N                  : Ini FF pertamaku,judulnya aku ambil dari sebuah novel yang pernah aku baca,tapi ceritanya beda kok,Cuma sama judulnya doang.Maaf kalau gaje,maklum amatir #udah tau amatir malah buat ff *plak.Maaf juga kalau ceritanya pasaran,tapi ini benar-benar dari khayalan  ku.Semoga kalian suka ya.

 

Taemin pov @

“Tunggu!! Kamu siapa?”

“Hey,jangan lari”

“Kamu itu sebenarnya siapa?”

“Tungguuuu!!!!”

Hhhh..hhhh..hhh..

Aku terbangun dari mimpi ku.Yeoja itu lagi.

Siapa dia?

Kenapa dia muncul di mimpi ku?

Sudah tiga kali mimpi ini terus terulang dan selalu sama.Dia pasti berlari kalau aku memanggilnya.

Aku meremas rambut ku gusar.Jam dinding menunjukkan pukul 2 malam.

“Haaah,aku tidak bisa tidur lagi kan jadinya.Untung liburan,jadi aku masih bisa tidur nanti siang”

Aku menatap langit-langit kamar ku.Berharap itu bisa menenangkan pikiran.

“Haaaaaaahhhhh” ku hembuskan nafas panjang.

“Yeoja itu siapa? Bahkan aku saja tidak mengenalnya”

***

 “Taem,ada temen kamu tuh nyariin,katanya mau ngajak kamu jalan”

Terdengar suara eomma dari luar kamar.

Ngapain sih mereka? Ganggu aja.

“Ne eomma”

Aku menuruni tangga ke ruang tamu.Ku lihat ada Minho dan Key teman sekelasku.Wuuiih rapi bener mereka,hehehe.

“Hey,kalian ngapain ke sini?”

“Segitunya taem,kami Cuma mau ajak kamu jalan kok” jawab Key sambil mengerucutkan bibirnya.

“Males” sahutku singkat,padat dan jelas.

“Taemin-ah,ayolah,ikut kami ke mall,liburan gini ngapain kamu dirumah ? mending ikut kami,sekalian cuci mata,ya kan key?” ucap Minho membujuk ku.

Key mengangguk mengiyakan.

“Aku males banget,aku mau tidur.Tadi malam aku tidur cuma sebentar.” Jawab  ku sambil menguap lebar.

“Liburan itu bukan untuk tidur,liburan itu untuk refreshing.Siap-siap gih!” sembur Key.

“Ya udah deh,tunggu bentar” sahut ku.

Dari pada mendengar Key ceramah pagi,mending aku ikut.Bener kata Key,kayanya aku memang harus refreshing.

Aku menaiki tangga kelantai atas menuju kamar ku.Ku buka lemari pakaian ku.

Hmm.. pake kaos aja deh,kan Cuma ke mall.

Aku pun menuruni tangga.Ku lihat Minho dan Key lagi ngobrol sama eomma.

“Yuk” ajak ku pada Minho dan Key.Kami pun berpamitan pada eomma ku.

Kami naik ke mobil jazz merah milik Key.Aku duduk di belakang sedangkan Minho duduk didepan dengan Key.

“Emang kita mau ngapain sih ke mall?”

“Hmm nonton,tapi sepulang dari mall kita ke tempat futsal ya,soalnya aku sama Key ada janji main futsal sama yang lain,ok?” sahut Minho.

Aku mengangguk sebagai jawaban.

***

Setelah berdebat mau nonton film apa,akhirnya kami sepakat menonton ‘Kungfu Panda 2’,hehe.Dari pada nonton film horror sama nonton film romantis kaya usulnya Minho dan Key,mending nonton ini.

“Aku aja deh yang beliin pop corn nya,kalian tunggu ya” ujar ku.

Aku pun berjalan ke tempat pop corn.Tapi tiba-tiba….

BRUUKKK

Seseorang menabrak ku pelan.Hmm.. yeoja.

“Mianhae,aku gak sengaja” ucapnya sambil menunduk.

“Gak papa” aku tersenyum,walau pun aku tau dia tidak melihatnya.

Dia mendongakkan kepalanya.

“Sekali lagi mianhae” yeoja itu tersenyum.Dia langsung berjalan tergesa-gesa melewati ku.

Kok aku kaya familiar sama mukanya ya.

Tunggu…. Oh iya,dia… dia kan yeoja yang ada di mimpiku itu.

Aku pun langsung berlari ke arah dia berjalan tadi.Nah,itu dia.Aku mempercepat lari ku dan… aku segera menghentikan langkah ku setelah tau dia akan ke mana.Jiahh,dia masuk toilet yeoja.Aku tunggu di depan aja deh,paling Cuma bentar.

Beberapa menit kemudian.

“Kamu yang aku tabrak tadi kan? Kenapa ngejar aku sampai ke sini? Aku kan sudah minta maaf tadi”

Suara itu menyadarkan ku dari lamunan ku.Aku menoleh.

“Eh,enggak,aku… hmmm… aku… Cuma pengen kenalan sama kamu,aku Taemin” ucapku sambil mengulurkan tangan.

“Ohh,aku Han Myuyong,panggil aja Myuyong”. jawabnya sambil menjabat tangan ku.

“Aku duluan ya,udah di tungguin,Annyeong” Dia tersenyum,lalu pergi melewatiku

“Annyeong”

Aku tetap memandangnya punggungnya walau dia sudah pergi menjauh,dan menghilang dari pandangan ku.

Apa aku masih bisa bertemu dengannya?

Aisshh,kenapa aku tidak minta nomer teleponnya tadi.Pabo..pabo..pabo..

Ah,tapi belum terlambat,aku masih bisa mengejarnya,aku pun berlari ke arah dia berjalan tadi,dan kaki ku kembali terhenti.Ku lihat dia-Myuyong berjalan ke arah seorang namja yang rambutnya dicat pirang.Apa itu namja chingunya?

Myuyong tersenyum pada namja itu,dan mereka berjalan beriringan.

Haahh,apa aku sudah tidak punya kesempatan?

“Taem,udah beli pop corn belum? Lama banget sih,kami nungguin tau” suara cempreng itu mengagetkan ku.

“Mian..mian tadi perut ku gak bisa kompromi,jadi aku ke toilet dulu deh,belum sempet beli pop corn” mianhae Key,aku harus berbohong.

“Ya udah deh,aku aja yang beli,kita gak bisa ngandelin Taemin,Key” gerutu Minho,sambil pergi ke tempat penjualan pop corn.

Huh,mereka ini.

Bidadariku,apa aku masih bisa bertemu dengan mu?

***

Aku pergi ke taman dekat komplek sambil membawa buku untuk di baca.Dari pada di rumah,mending di sini sambil ngeliatin anak-anak main.Aku duduk di kursi panjang yang tersedia di situ,aku tersenyum melihat anak-anak itu berlarian kesana kemari.Aku memang suka membaca di tengah keramaian.Aku membuka buku ku dan mulai membaca.Aku mulai terhanyut dalam bacaan ku.

DUUUKK

Sebuah bola basket menghantam kepala ku.

“Aduuh” aku mengusap-usap kepalaku.

“Mian kak,aku gak sengaja” seorang bocah menghampiriku.

“Ini bola kamu?”

“Ne” jawabnya sambil menundukkan kepala.

“Gak papa kok,nih” ucapku sambil memberikan bola basket itu padanya.

Dia tersenyum “ Boleh aku duduk disamping kakak?”

“Boleh” Aku menggeser duduk ku supaya dia bisa duduk.

“Nama kakak siapa?”

“Taemin,kamu?”

“Yong In,ngomong-gomong kakak sendirian aja?”

“Hu’um,rumah kamu deket sini?”

“Iya kak,di blok F”

“Ooh,kalo kakak di blok B,kapan-kapan main aja ke rumah kakak,kakak gak punya adek sih,hehe”

“Ohya? Aku mau kok jadi adeknya kakak,tapi,apa boleh aku manggil kakak dengan sebutan oppa?”

 “Boleh banget” aku mencubit pipinya yang chubby itu.

“Oppa,eonnie aku udah jemput tuh,kapan-kapan kita ngobrol lagi ya oppa,dadah”

“Dadah… eonnie kamu mana?”

“Tuh” dia menunjuk seoarang yeoja yang sedang berjalan menghampiri kami.

Loh? Itu kan Myuyong.

“Hey,nama eonnie mu itu Myuyong bukan?”

 “Loh? Kok oppa tau?”

Aku tidak menjawab karena Myuyong sudah sampai di tempat kami.

“Taemin?”

Hah,dia masih mengingat nama ku.Hahaha senangnya.

“Kamu Taemin kan?” ulangnya.

“Ne.. ne.. dia adik mu?” kata ku sambil menunjuk Yong In.

Dia mengangguk dan tersenyum,ya ampun… imutnya.

“Yong In,ayo kita pulang,annyeong Taemin ssi”

“Annyeong”

Myuyong menggandeng tangan adeknya pergi.

Loh,aku belum minta nomer teleponnya.

“Myuyong!!” aku segera mengejarnya.

“Ada apa Taemin ssi?”

“hmmm… boleh aku minta nomer teleponmu? Itu juga kalau kau tak keberatan”

Dia tersenyum “Boleh,catet ya”

Aku segera mengeluarkan handphone ku.

“08575169xxxx” #jiahha ini mah nomer author *plak

“ok,makasih ya”

Dia kembali tersenyum dan pergi dari taman.

***

Keesokan harinya.

Hmm.. aku sms Myuyong ah..

To : ♥Myuyong :*

‘Myuyong ah,kamu bisa gak jam 4 sore ke taman yang kemarin? Aku pengen ngobrol banyak sama kamu.

Taemin oppa’

Send

Haha,oppa,aku menulis Taemin oppa,semoga dia tidak keberatan.

Drtt drtt

1 New Message

Wuihh,dia bales.

From : ♥Myuyong :*

‘Ok oppa,aku tunggu yah’

Kyyaaa,dia memanggilku oppa.

Hmm.. sekarang masih jam 3,aku siap-siap dulu deh,aku gak mau nanti dia yang nunggu.

~Setelah siap-siap~

Ku lihat jam tangan ku,masih jam setengah 4.Aku ke taman aja deh,nunggu setengah jam aja juga.Aku pun pergi ke taman.Aku menedarkan pandangan ku di taman ini.Kok sepi ya? Ya sudah lah.Tiba-tiba mata ku menangkap sesuatu(?).Seseorang tengah duduk dibawah pohon sambil melamun,itukan Myuyong.Ternyata dia sudah sampai duluan.Akupun menghampirinya.

“Myuyong” sapa ku,tapi dia tetap saja asyik dengan lamunannya.

“Hey” aku menepuk-nepuk pipinya.

“Ah,oppa,mian,tadi aku melamun”

“Gak papa,ini masih jam setengah 3 lo Myuyong,aku takut nanti kamu kelamaan nunggu aku,jadi aku datang lebih awal.Eh.. tetep duluan kamu datengnya,hehe.Kamu datang jam berapa?” aku duduk disampingnya.

“Aku juga baru dateng oppa”

“Apa oppa boleh Tanya sesuatu?”

“Apa?”

“Yang di bioskop kemaren,itu namja chingumu?”

“Ohh,Jonghyun oppa? Dia itu namja chingu eonni ku oppa.Aku,eonni ku dan Jonghyun oppa nonton bareng kemaren.Tapi karna aku lama banget ke toilet,eonni ku nyuruh Jonghyun oppa buat nyusulin aku”

“Ohh..” fiuh.. syukurlah,aku masih ada kesempatan. “kamu kenapa tadi ngelamun?”

“Aku teringat seseorang oppa” jawabnya sambil menerawang.

Dia memandang ku,dia menatapku dalam,tepatnya dia menatap mata ku.

“Oppa… oppa tau,mata oppa mengingatkanku pada seseorang…….. cinta pertama ku”

Aku tersentak,jangan-jangan…

“Mata oppa,senyum oppa,bahkan marga oppa pun sama dengannya,dia juga bermarga Lee,oppa mau aku ceritakan tentangnya?”

Aku Cuma mengangguk,aku benar-benar ingin tau.

Myuyong pov @

Besok tepat 9 tahun dia berjanji,apa dia akan datang besok? Aku tak tau.Tapi aku akan slalu menunggunya,my hero sekaligus cinta pertamaku.Kaki ku melangkah menuju suatu tempat,ya.. taman itu,di bawah pohon tempat aku bertemu pertama kalidengannya.Kebetulan hari ini aku ada janji dengan taemin di tempat ini.Haaah.. namja itu,jujur,aku tertarik dengannya,matanya benar-benar mirip dengan mu oppa.Aku termenung di bawah pohon ini,mengingat semua kenangan indah sebelum dia… hero ku pergi.

“Hey” tiba-tiba Taemin oppa menepuk-nepuk pipi ku.

“Ah,oppa,mian,tadi aku melamun”

“Gak papa,ini masih jam setengah 3 lo Myuyong,aku takut nanti kamu kelamaan nunggu aku,jadi aku datang lebih awal.Eh.. tetep duluan kamu datengnya,hehe.Kamu datang jam berapa?” dia kemudian duduk disampingku.

“Aku juga baru dateng oppa” Aku tersenyum.

“Apa oppa boleh Tanya sesuatu?”

“Apa?”

“Yang di bioskop kemaren,itu namja chingumu?”

“Ohh,Jonghyun oppa? Dia itu namja chingu eonni ku oppa.Aku,eonni ku dan Jonghyun oppa nonton bareng kemaren.Tapi karna aku lama banget ke toilet,eonni ku nyuruh Jonghyun oppa buat nyusulin aku” Jelas ku.Huh,dia ternyata mengira Jonghyun oppa itu namja chingu ku.

“Ohh.. kamu kenapa tadi ngelamun?”

“Aku teringat seseorang oppa” jawab ku sambil menerawang jauh.

Aku menatap matanya,matanya benar-benar mirip dengan orang itu,mata yang selalu ku rindukan.

“Oppa… oppa tau,mata oppa mengingatkanku pada seseorang…….. cinta pertama ku” Entah kenapa aku lagi mood untuk menceritakan ini dengannya.

“Mata oppa,senyum oppa,bahkan marga oppa pun sama dengannya,dia juga bermarga Lee,oppa mau aku ceritakan tentangnya?”

Dia pun mengangguk.

Flashback @

9 tahun yang lalu

“Myuyong,ku tantang kau,kalau kau bisa memanjat pohon ini,akan aku berikan boneka Barbie baru ku ini padamu,gimana? Berani?” ucap Sunhee,musuh bebuyutan ku.Dia selalu saja membuatku menangis.Dia tau aku sangat menyukai boneka Barbie barunya.Dan aku pun bertekad menjawab tantangannya.Manjat pohon mah kecil,walau pun aku gak pernah manjat pohon -.-

“Ok,siapa takut,kalau aku berhasil,kau harus memberikan boneka baru mu itu pada ku”

Sunhee Cuma tersenyum sinis.

Aku pun mencoba memanjat pohon itu,tapi tiba-tiba kaki ku tergelincir.Dan aku sukses nyium tanah.Tangan ku tergores batu yang cukup besar,dan itu cukup membuat lengan ku sedikit mengeluarkan darah.Hikz..hikz,aku menangis,periihh.Tidak usah ditanya Sunhee dimana,dia ternyata sudah berlari sejak aku mulai memanjat pohon tadi.

Aku terus menangis sampai ada suara yang mengagetkan ku.

“Kamu gak papa?” seorang namja tembem menghampiriku,mungkin dia Cuma lebih tua 2 tahun dari aku dan  dilihat-lihat mungkin umurnya sekitar 8 tahun.

Aku masih sesegukan,tak bisa menjawab pertanyaannya.

“Tunggu bentar ya” Dia lalu pergi.Dan gak berapa lama dia datang lagi dengan membawa hansapl*s dan air mineral.

Dia membasuh lukaku dengan air mineral,dan menempelkan hansapl*s di lengan ku.

“Nah,udah gak sakit lagi kan?”Dia tersenyum,haha,matanya seperti hilang kalau tersenyum.

“Gomawo” aku membalas senyumnya.

“Namamu siapa? Aku Jinki Dan kenapa lengan kamu bisa luka kaya gitu?” Aku menatap matanya,menenangkan.

“Nama ku myuyong,aku tadi memanjat pohon ini” aku menunjuk pohon di belakang kami.

“Tapi kaki ku tergelincir,jatuh deh,trus lengan ku kena batu itu,lengkap sudah penderitaan ku” kata ku sambil mendengus.

“Hehe,ngapain juga kamu manjat pohon ini,gak ada kerjaan banget”

“Hmm. Aku di tantangin temen ku buat manjat pohon ini,ya udah,aku terima aja tantangannya”

Dia menggeleng pelan. “Rumah kamu deket sini? Mau aku anterin pulang?”

“Ne,diblok F,boleh”

Dan dia pun mengantarku pulang.Dari situ aku dan Jinki oppa(Dia menyuruhku untuk memanggilnya oppa,hehe) selalu bermain bersama di taman itu.Tempat favorit kami di bawah pohon ini,bekas aku jatuh dari pohon kemaren.Karena oppa,aku tidak dijahili teman-teman lagi,termasuk Sunhee.Oppa selalu membelaku.Dia..dia hero ku.Aku gak pengen jauh dari dia.Sampai suatu saat…

“Myuyong,besok aku harus pergi ke Jepang”

“Wae oppa?”

“Aku harus berobat Myuyong.Kata eomma,penyakit ku sudah parah” Dia menatapku sendu.

“Emang oppa sakit apa?”

“Gak tau,nama penyakitnya aneh,jadi aku lupa,hehe”

“Tapi oppa bakal balik lagi kan? Aku gak bisa hidup tanpa oppa.Nanti aku jadi yeoja cengeng lagi.Apalagi Sunhee,dia bakalan buat aku nangis lagi oppa,tolong jangan pergi”

 “Tapi oppa harus pergi.Oppa yakin kamu bakal jadi yeoja yang kuat tanpa oppa.Kalau oppa masih disini,kamu bakal minta bantuan oppa terus,belajar lah untuk membela diri sendiri Myuyong.Tahun depan,di hari yang sama,dan di waktu yang sama,oppa janji bakal kesini lagi buat nemuin kamu di bawah pohon ini.”

“Oppa beneran janji kan?”

“Janji” Oppa mengulurkan jari kelingkingnya.

Aku menyambutnya “Akan aku ingat janji oppa”

Sejak saat itu oppa pergi.Aku kesepian.Ya.. benar kata oppa,setelah oppa pergi,aku jadi bisa membela diri ku sendiri.Aku jadi tidak mengandalkan oppa lagi.Bahkan,kemarin aku membuat Sunhee menangis gara-gara aku mendorong tubuhnya sampai jatuh,dia juga sih,pake ngambil boneka ku tanpa izin,Sunhee.. rasa kan pembalasan ku,haha.

Flashback end

“Setahun… 2 tahun …. 3 tahun sampai 9 tahun,aku selalu menunggunya.Aku yakin,oppa pasti dateng.Dia gak mungkin ingkar janji.Aku selalu menunggunya di bawah pohon ini,di hari dan waktu yang sama,dan besok tepat 9 tahun dia berjanji” ucap ku mengakhiri kisah ku.

Taemin oppa terlihat memaksakan seulas senyum.

“Kau tau? Jinki hero mu itu… Hyungku”

Aku membulatkan mata ku (?)

“Hah? Yang bener oppa? Bawa aku menemuinya,kalau aku ketemu dia,aku cubit pipi tembemnya itu sampe merah,masa dia tega sih ngingkarin janjinya,udah 9 tahun oppa … 9 tahun.Apa Jinki oppa sudah ada di korea? Atau masih di jepang? Penyakitnya itu apa sih oppa?” aku melayangkan berbagai pertanyaan itu pada Taemin oppa.

“Dia sudah ada di korea.Kalau kamu mau menemuinya,besok,jam 4 temui oppa disini,akan oppa jelaskan semuanya besok”

Aku mengangguk senang,Jinki oppa,besok aku akan menghajar mu.

“Pulang yuk,udah sore,aku anterin kamu pulang” ajak Taemin oppa.Dia pun mengantarkan ku sampai ke depan rumah.

“makasih oppa,sampai ketemu besok” aku pun masuk ke rumah.

***

Taemin pov @

Arrrgghh aku meremas rambutku gusar.Kenapa Myuyong menyukai Jinki hyung? Aku merebahkan tubuh ku dikasurku yang empuk.Hyung,kenapa kau selalu mendapatkan yang ku inginkan? Eomma appa selalu membanggakan mu,kau pintar,selalu juara kelas,pintar main piano,suaramu bagus,menang berbagai lomba dan aku apa? Aku Cuma anak manja yang selalu merepotkan eomma dan appa.Aku iri hyung,aku iri padamu.Jadi ini maksud mu,menghadirkan (?) Myuyong di mimpiku? Dia orang yang kau maksud ? Kau ingin menepati janjimu? Baik lah hyung,aku akan membawa Myuyong padamu.Itu ungkapan terima kasih ku atas hal berharga yang kau berikan padaku.

***

Keesokan harinya.Jam 4 tepat.

Aku pergi ke taman,tak lupa ku bawakan bunga mawar putih kesukaan hyung.Ternyata Myuyong sudah menunggu di bawah pohon itu.Aku menghampirinya.Dia terlihat cantik dengan dress putih itu,pasti dia akan berdandan cantik untuk menemui Jinki hyung.

“Oppa,mana jinki oppa?” Dia terlihat tidak sabar. “Loh,kok oppa bawa mawar putih?”

“Buat Jinki hyung.Ikuti aku” Aku menggandeng tangannya kesuatu tempat

“Oppa,kita mau ke mana?”

Aku tak menjawab,kami terus berjalan tanpa suara.Kini kami sudah ada disuatu tempat yang damai,ya..  tempat peristirahatan Jinki hyung.

“Oppa,kok kita kesini?”

Aku masih tak menjawabnya.Langkah kami terhenti pada sebuah nisan yang bertuliskan

Rest In Peace

Lee Jinki

 “Oppa,jangan bilang…” dia menjauh dari tempat itu,bulir-bulir air mata mulai membasahi pipinya.Aku menariknya dalam dekapan ku.Dia menangis sesegukan di pelukan ku.Setelah dia tenang,aku kembali mengajaknya ke tempat itu.

“Hyung sudah meninggal sejak 8 tahun yang lalu karena penyakit hati yang sudah lama dideritanya.Dia pernah berkata padaku ‘aku belum menepati janji ku pada seseorang’ katanya.Eomma dan appa ku sedih sekali kehilangan hyung,anak yang selalu mereka banggakan di banding aku.Jujur aku iri dengannya,dia selalu mendapatkan apa yang ku mau.Aku juga sedih kehilangan hyung,dia hyung yang sangat baik,di umurnya yang masih anak-anak dia sudah meninggal.Sebelum dia meninggal,dia ingin memberikan sesuatu yang berharga padaku.Matanya… ya.. matanya.Dulu aku buta,dan hyung selalu menjadi mataku kalau aku pergi kemana-mana.” Tak terasa air mata ku mengalir.

“Dia ingin aku melihat dunia yang tak pernah aku lihat.Sebelum dia meninggal dia pernah berkata padaku ‘kalau hyung udah gak ada,jaga eomma appa ya.Mata ku akan sangat berguna padamu.Suatu saat,bisakah kau membantuku menepati janji ku? Bilang pada seseorang aku sangat menyayanginya,bahkan mencintainya,mataku akan selalu menemanimu walaupun aku sudah tidak ada,tolong temui dan jagalah dia Taemin,hyung mohon,hyung sayang padamu’ setelah itu dia menutup matanya selamanya,aku pun berjanji pada hyung,walaupun aku tak tau siapa yang hyung maksud” air mata ku semakin deras mengalir.

“Bolehkah aku menggantikan posisi hyung di hatimu? Aku sudah berjanji padanya.Dari pertama aku melihat mu aku sudah menyukai mu,mungkin ini karena mata hyung,mata hyung yang mengarahkan ku padamu,dan karena mata hyung … aku mencintai orang yang juga hyung cintai” aku menatapnya sendu.

Dia menatap ku dalam,air matanya terus mengalir dengan deras.

“ Ternyata Jinki oppa mengirimkan mu padaku,adiknya, untuk menepati janjinya.Aku akan mencoba mencintai mu oppa.Aku yakin suatu saat nanti aku akan benar-benar mencintai mu karna kau adalah orang yang Jinki oppa pilih untuk menggantikannya,untuk menjagaku” Dia langsung memelukku erat.

“Saranghae Myuyong”

“Na do Saranghae oppa”

Myuyong pov @

Aku akan mencoba mencintainya,bukan karena matanya adalah mata Jinki oppa,tapi karena Jinki oppa memilihnya untukku.Aku yakin,aku pasti akan mencintainya.Kami meletakkan bunga mawar putih itu di nisannya.Kami pun meninggalkan nisan itu dengan senyum,semoga kau tenang disana oppa.Oppa terima kasih,kau sudah mengirimkan adikmu untuk menjagaku,oppa akan selalu ku ingat,oppa anugerah terindah yang pernah ada di hidupku.

Saranghae Jinki oppa

***

Author pov @

Tanpa Taemin dan Myuyong ketahui,seorang namja dengan sayap putih dipunggungnya melihat mereka dan tersenyum.

‘Semoga kalian bahagia’

FIN

P.S. Huweee T.T maafkan diriku suami ku (baca : onyu) telah membuatmu meninggal disini,tapi kamu udah aku bangga-banggakan kok disini(?) Gaje ya? Gak ada feelnya? Huweeee #guling-guling sama onyu oppa*loh?* aku butuh komen dari kalian,kan tadi udah aku bilang aku Cuma amatiran,jadi aku mohon komennya

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

14 thoughts on “SEPASANG BOLA MATA”

  1. Bagus kok thor 🙂
    Nah jinki sebenernya udah punya temen baru disampingnya, aku 😛 *ditimpuk bias sama author*
    taem kenapa kamu ninggalin aku.. T_T
    Padahal aku nunggu kamu di Indonesia *abaikan*
    Good Job thor. Be better next time! 🙂

  2. Huaaaaa
    Onewwww neomu neomu neomu…….
    Pantes ajalah Taeminnya ngimpi myuyoung terus wkwk
    Terus myuyoungnya wiih setia banget nungguin sampe 9 tauun.
    Cool cool! Bagus banget ceritanya 😀
    Terus berkarya~ 😀

  3. Onyu cayang ada stock ade lagi nga? Kirim satu buat aku yah chagi..kayak taem taem nga apa dah…*ngarep banget si lo??* plok

  4. wuuuuuuuuuuaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhh DAEBAK!! Onew appa jadi malaikat n taem jagi jadi utusan onew…. feelnya menyenggol hatiku thor… #heheheheheh

  5. feel nya kurang dapet thor hehehe *plakk ditabokin author
    mianhae ^^v , tapi daebakk kok cerita nya 🙂
    good job ya author ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s