Tell Me Your Wish – Part 1

Author              : Amelia A.ka. Inky-Inky
Main cast         : Kim kibum a.ka. Key SHINee
                          Lee yeonri a.ka. reader
Support cast    :  yeonri umma, yeonri appa, dan kim sae ri, SHINee member
Length              : sequel
Genre               : romance, family, life, humour
Rating              : PG-13/ PG-15/ General
Summary         : ehehehehe #nyengir nggak jelas. Ini ff pertamaku, jadi maap kalo garing ya!! Semoga pada suka after nge-baca ff ini… ditunggu commentnya!! >:D oke, let’s cekidot… ^o^d

Author Pov.`
Siang yang terik di dorm SHINee. Lebih tepatnya musim panas. Cuaca nggak mungkin bersahabat sama boyband yang emang bersinar kayak matahari yang menyengat ini. Tapi isinya bahkan terkesan~ aneh (?) diantara kelima pemuda yang tengah dilanda musibah yang teramat sangat. Bisa diilustrasikan disini… Onew sedang ngorek-ngorek celengan ayamnya dengan sumpit  berharap  menemukan uang receh disitu biar bisa ke mesin otomatis buat beli susu. Key yang tertunduk lemes gara-gara masakannya meledak (?) dan membumihanguskan seisi dapur, minho yang guling-gulingan sambil ngegulung diri ama selimutnya #bukannya lagi musim panas?,  jonghyun yang lagi ngolesin lipbalm kebibirnya yang kering gara-gara kebanyakan nyanyi and si magnae yang menggelepar tereak-tereak gara-gara susu pisangnya hangus didapur gara-gara key.
“Udah taem, ntar umma ganti susunya” cerocos Key marah-marah
“Aku bantuin nih, ngorek-ngorek ayamku~ yam.. ayaam kasih duit dong” Onew mohon-mohon sama celengannya buat dapetin uang receh yang emang udah abis dikerokin dari pertama nabung ama si Leader ini.
“Kok panas ya? Perasaan nggak deh. Taem, kamu matiin AC nya ya?” Minho masih guling-guling ama selimutnya diruang tamu.
“HUEEE UMMAA SUSU! SUSU! SUSU! AKU NGGAK MATIIN AC-nya KOK HYUNG!” rengek Taemin masih kepek-klepek diruang tamu.
“Taem, berisik deh! Nggak liat apa bibirku kering?” Jjong akhirnya bersuara setelah ngolesin Balsem (?) sebagai cara terakhir buat bikin bibir sensualnya lembab.
“…Tluk…” akhirnya setelah ngorek-ngorek ayam duit 5000 won nongol juga dihadapan onew.
“Key!!! Cepetan, ayamku mau ngasih uang nih! Utangku lunas ya?” teriak Onew sambil nunjuk-nunjuk duit kertas itu.
Key dengan sigap menyambar uang tersebut dan bilang, “enak aja, masih sisa 30.000 won lagi. Kalo mau beli ayam tu nggak usah pake ngutang deh… jadinya numpuk kan? Yaudah aku beliin susu magnae dulu. MINHOO.. JJONG…. TAEM…. Kesini! Uma mau pidato!” teriak Key dari dapur.
Dengan lari terbirit-birit ketiga member lain segera menyusul ummanya yang udah berkoar manggilin anaknya yang lagi pada kurang kerjaan itu.
“Nah, sekarang kita bagi tugas. Berhubung dorm kita udah pada hancur berantakan, mari kita mulai aksi beres-beres karena aku nggak suka rumah kayak habis perang dunia.”
“ Minho! Bersihin dapur. Taem, rapiin ruang tamu. Aku, belanja bentar, Onew hyung, bersihin ruang istirahat, dan Jjong kamu nyuci! Eh, nge-laundry maksudku.” Koar Key
Semua anak-anak SHINee nggak ada yang ngebantah Umma-nya itu. Mereka langsung lepas landas menuju tempat-tempat yang udah disebutin sama Key tadi. Semua (?) kecuali Onew. Key sadar apa yang dilakukan hyung nya itu. Dia diam saja melihat tatapan memelas Onew.
“Ya, nanti aku belikan ayam” ujar Key akhirnya. Terkadang kasihan juga melihat sang pencinta ‘AYAM’ ini memelas buat hal yang bukan-bukan.
Mulut Onew yang manyun sejak ngorek-ngorek celengan tadi langsung mengembang dan sesegera mungkin mengambil kain pel dan sapu buat bersih-bersih. Sementara, Key pergi kekamar dan mengganti pakaian serta penyamarannya.
KEY Pov.

“Huft, sungguh gersang dorm hari ini. Maneger hyung mana pergi lagi.” Umpatku saat berjalan menuju supermarket yang ada didekat dorm. Agak jauh, sih. Tapi lumayanlah, soalnya sejak tadi eksperimenku didapur hancur gara-gara seisi dapur meledak saat aku mencoba membuat resep baru. Hari ini panas sekali, kuputuskan untuk menggunakan kaos tipis dengan topi rajutan warna kesukaanku, pink yang dipadukan dengan warna abu-abu. Meski panas, anehnya angin bertiup kencang sekali. Kulihat orang-orang mulai menyadari siapa aku, jadi kuputuskan untuk berlari agar lebih cepat sampai di supermarket.
“annyeong” sapaku pada bibi penjaga supermarket.
“Aigoo… kau tampan sekali hari ini, ada yang bisa kubantu?” sapa bibi itu ramah
“Ani, aku bisa sendiri” jawabku sambil tersenyum dan mengambil keranjang barang dan segera mencari barang yang aku  butuhkan.
“hmm.. susu pisang 3 kotak, ayam 1 kilo, apalagi ya? Ah, saus spaghetti beserta sosis mungkin?” gumamku sambil menelusuri rak-rak makanan instan.
Saat aku hendak beranjak menuju perlengakapan mandi, tiba-tiba sesuatu menarik kepalaku.
“AWW aishh apa ini? Kok nyangkut sih?” aku mendongak keatas melihat sesuatu yang menarik topi rajutanku itu. Dan ternyata sebuah kawat yang lepas dari rak makanan ringan menjuntai dan membuat topi rajutan kesayanganku itu kusut. Seketika aku panik, rambutku juga ikutan nyangkut.
“Aigoo… kok rambutku nyangkut sih? Bukannya rambutku masih pendek? Ck, eotteohge? ” aku berusaha menarik – narik rambutku tanpa membuat topi ini semakin kusut. Walaupun memang sudah sangat kusut.
Author Pov.
Sementara itu, seorang Yeoja cekikikan melihat Key tengah disibukkan dengan rambutnya itu. Yeoja itu merasa lucu melihat Key nyaris putus asa saat topinya menyangkut pada kawat yang memang sudah dia siapkan sebelum Key menuju rak bagian itu. Sejak awal Key masuk ke toko bibinya, yeoja manis itu memang sudah berniat ingin mengerjai Key.  Tak lama kemudian dia segera keluar dari persembunyiannya dan mengambil bangku kecil untuk menolong key.
“Kasihan, namja itu sudah mulai putus asa. hihi” tawanya.
Yeonri Pov.

“Kasihan, namja itu sudah mulai putus asa. hihi” tawaku.
Segera aku mengambil bangku kecil dan berlari kearahnya. Namja itu sudah pasrah. Aku langsung meletakkan bangku itu didepannya dan naik keatas bangkku kecil itu. Untuk tinggiku, mustahil menolongnya karena tinggiku Cuma 160cm. sedangkan namja ini? Kira-kira sama tinggi dengan teman sekolahku, Kim Nara. Yah Kim Nara tingginya sekitar 170cm, eh tunggu! Namja ini lebih tinggi dari Nara. Tapi apa peduliku?.
Dia hanya terbengong melihatku naik keatas bangku kecil ini, lalu menolongnya dari jeratan yang aku buat. Hihi sebenarnya aku hanya ingin melihat reaksinya. Aku tidak peduli dengan dia yang hanya bengong menatapku terus.
“AKHH! Ya! Pelanlah sedikit… rambutku sakit nih” sungutnya. Aku tidak peduli. Aku tetap melepaskan lilitan topi rajutannya yang melilit dikawat itu.
“Tenanglah sedikit, sebentar lagi juga selesai” ujarku tenang. Ukh! Topinya bagus sekali. Sayang, jadi kusut gara-gara aku. Hehe, kan sudah kubilang aku Cuma ingin mengerjainya saja.
“Yak, selesai. Kau bisa tenang sekarang” kataku cepat. Namun saat akan turun, tubuhku sedikit limbung dan… sesuatu menarik pinggangku dan menahanku agar tidak jatuh.
“Hati-hati, kau tidak apa-apa?” Tanya namja itu padaku.
OMO!! Namja ini tampan sekali~ wajah tirusnya sama denganku. Rambutnya dicat hijau dan ungu beberapa helai dirambutnya yang dicat berwatna cokelat. Ntah ekspresi apa yang aku munculkan. Yang jelas dia memeluk pinggangku dengan erat dan menurunkanku perlahan-lahan.
Key Pov.
Gadis bertubuh kecil ini menolongku dari jeratan sialan itu. Entah apa yang membuatnya mau menolongku, yang jelas aku beruntung ditolong Yeoja semanis dia. Tapi, topi rajutanku agak kusut. Sesaat dia akan turun dari kursi kecilnya, tubuhnya sedikit limbung. Otomatis aku menarik pingganngnya dan mengamankannya dengan erat.
“Hati-hati, kau tidak apa-apa?” ujarku sedikit khawatir.
OMO~ dia manis sekali. Rambutnya yang sebahu bergelombang dan hitam legam membuat wajah tirusnya mengecil. Matanya runcing namun besar dengan bulu mata yang lebat. Bibirnya kecil seukuran dengan dagunya yang terbelah. Aigoo manis sekali dia. Kulihat dia hanya terbengong saat aku memamerkan senyumku padanya.
“Ne, gwenchana” jawabnya gugup.
Dia sedikit merapikan bajunya yang agak kusut sambil memegangi topi rajutanku ditangannya.
“Gomawo, kau siapa?” tanyaku sedikit ragu.agak heran sih, memang.
Tapi aku ingin tahu siapa dia dan alasannya menolongku. Namun gadis itu pergi berlari keluar supermarket itu dan hilang entah kemana. Aku baru sadar kalau topi rajutanku masih ada padanya. Ah, sudahlah. Meski itu salah satu topi kesayanganku aku relakan topi itu. Hadiah untuk fans, batinku.
Kini aku kembali melanjutkan mencari barang-barang kebutuhanku dan member lainnya di supermarket itu. Aku kembali pusing karena tidak tahu harus menutupi wajahku dengan apa. Masker aku lupa bawa, kan cuaca panas. Ah, kuputuskan untuk nekad saja menerobos kerumunan orang-orang yang melirikku dan meneriakiku dengan teriakan manja. Aku teringat dengan kejadian dikasir tadi. Ada yang aneh…..
Saat membayar dikasir, aku sedikit heran dengan box kayu itu. Kenapa bergetar, ya? Fikirku.
Author Pov.

Yeonri masih meringkuk dalam box kayu di supermarket kepunyaan bibinya itu. Dia merasa berslah karena sudah membuat namja itu mendapatkan masalah gara-gara dia. Walaupun sebenarnya dia tahu dia yang salah. Tapi, mulutnya seakan terkunci saat Namja tampan itu menanyakan siapa dirinya.
Box kayu yang berada disebelah kasir itu bergetar karena Yeonri gemetaran didalamnya. Semua pengunjung supermarket itu terbengong-bengong sendiri melihat box yang biasanya tenag itu tiba-tiba bergetar. Sehingga, pajangan kura-kura dan burung hantu yang terbuat dari kayu yang sama dengan box itu seperti menggigil karena getaran dari box itu. Padahal sebenarnya ada gadis yang ketakutan sembunyi dibalik box kayu itu. Ckckckck.
~~~~

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

15 thoughts on “Tell Me Your Wish – Part 1”

  1. hoho.. aku juga punya ff judulnya “tell me ur wish” tapi beda sih ceritanya *gada yang nanya*

    seru! seru! sukaaaa~
    intronya kocak, apalagi onew autis banget wkwk *digetok pake palu*
    taemin juga kayak anak kecil, jjong ama minho sarap haha koplak lah panas2 pake balsem yang satu bergeliut ama selimut xD
    Waah cerita cinta key nih, karakter cewenya lucu deh..
    Lanjut thor!

  2. ahahaa thank’s udah comment… XDD

    part selanjutnya tunggu yaaa~~~~~
    gomawoo…^^

    hayoo.. comment ditunggu
    wkwkwkwk

  3. ahahah dasar maniak ayam .. >,<
    itu lagi si jjong pke balsem .. ahahahh lipbalm kali apa lipglos
    key ckckck kok bisa tumben … biasanya pling teliti .. aduhh si minho .. cuman bisa geleng2 kali ya klo ngeliat minho kayak gitu ..

    ahaah yeonri iseng tapi takut, sembunyinya di situ lagi ! ckckkcck
    ada2 ajah .. ahahahah
    lanjut thorrr

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s