Start With a Kiss – Part 4

START with a KISS (Part 4)

 

Title : Start With Kiss
Author : mamoTHo 
(ttarawa @mamotho28)
Main Cast : Choi Minho , Lee Hyemi
Support Cast :  Krystal, Joongki, 
Eomma Hyemi
Genre : 
Romance – HHJJF (Happy Happy Joy Joy Fiction)
Rating : PG 13
Lenght : Sequel, canon

Summary : Lee Hyemi seorang mahasiswa Konkuk jurusan Public Relations(PR) adalah yeoja periang dan jago di bidang Olahraga. Semua tahu sifatnya yang bawel, berisik dan kadang ceroboh. Hal itu membuat Minho jadi memperhatikan gerak-gerik yeoja yang satu ini. Saat festival olahraga berlangsung, disitulah awal keduanya bertemu, lebih tepatnya saat tidak sengaja Hyemi berulah di depan Minho—yang semakin membuat Minho geram. Kiss.. tidak disangka-sangka sebuah kecupan kilat itu mendarat di bibir Hyemi yang sama sekali belum pernah tersentuh oleh namja. Dari ciuman itulah awal kisah cinta mereka dimulai…

~~♥~♥~♥~♥~~

~THE DAY~

Pagi hari yang cerah membangunkan seorang gadis dari tidurnya. Sebuah sinar matahari yang bersahabat pun masuk ke sela – sela tirai kamarnya, membuatnya pelan – pelan membuka matanya. Pagi yang damai. Gumam yeoja itu.

“Noona~~ cepat bangun!! bukannya kau ada acara penting hari ini!!”

Aish~ tidak jadi pagi yang damai. Joongki!! rutuk yeoja itu menarik pemikirannya barusan. Suara cempreng yang baru didengarnya itu menepis semua kedamaian yang baru dirasakannya.

Mendengar suara yang tidak lain adalah suara namdongsaengnya, dia pun lansung sadar dan bangkit dari tempat tidurnya dan bersiap-siap. Sebelum melanjutkan aksinya untuk mandi dia menghampiri cermin yang terpangpang di Pojokan kamar.

“Heheee~~~” sebuah pantulan dari cermin itu membuatnya tersenyum senang.

“Naneun~~ Yeppo.” Ucapnya pada diri sendiri.

Kebiasaan yang selalu gadis itu lakukan disaat pagi. Bukan pergi ke air, bukan  meminum air, bukan mengecek hape, bukan membereskan tempat tidurnya, tapi dia akan langsung menghampiri cermin dan menatap pantulan dirinya sendiri. Lalu kemudian berbicara pada cerminnya dan memuji dirinya sendiri dengan berkata dirinya cantik. Memang kebiasaan yang aneh.

Setelah 5 menit berbicara pada cermin itu, dia bergegas mandi di kamar mandi lantai atas yang terletak tidak jauh dari kamarnya. Dia mandi dengan riangnya.  karena ini masih pagi dia pun masih bisa menikmati mandi seperti yang biasa dia lakukan. Dia terlalu suka air, hingga sering kali membuang waktu saat mandi.

Kebiasaan mandi lamanya bukan karena aktvitas berendamnya, bukan lulurannya, tapi karena aktivitasnya yang sering menciprat – cipratkan air di bathtub ke badannya. Hal itu dilakukan agar dirinya bisa beradaptasi dengan air, Baru setelah itu kalau sudah merasa siap untuk mandi , dia akan merendam dirinya. Terlalu banyak ritual. Memang! yeoja yang satu ini memang ribeut. Tidak fleksibel.

“Selesai!!”

Setelah mandi dia mempersiapkan diri, merapihkan dandannya. Pandangannya menuju sesuatu yang tergantung di gagang pintu lemarinya. Sebuah baju putih yang disebut baju couple pemberian namja yang akhir – akhir ini masuk kekehidupannya, dia pandangi lekat.

“Aigoo~~ benar – benar harus memakai ini?” katanya sambil menyambarnya dan memakainya dengan setelannya. Training berwarna hitam.

Tidak lupa dia mengikat rambunya,  lalu membentuknya seperti sebuah bola kecil yang menempel di puncak kepalanya. Dia memakai colonge , sunblock , dan sedikit riasan wajah yang layak dipakai yeoja yang seusianya.

“Ok! Aku siap! Aku bisa! aku bisa…!! pasti aku bisa!!!” Katanya bicara pada diri sendiri sambil mengepalkan tangannya penuh semangat.

Yeoja itu – Hyemi, keluar kamar sambil menyambar tas ranselnya. Semenit kemudian dia kembali kekamarnya saat baru saja pergi dua langkah dari pintu kamarnya.

“Ahh! hampir lupa!!” ucapnya seraya menuju meja di pinggir tempat tidurnya dan mengambil secarik kertas. “Aku belum menghafal kata sambutan untuk pembukaan acara ini. hampir saja tertinggal.”

Sambil menggendong tas ransel dan sambil berlatih sendiri menghafal kalimat sambutan yang tertulis di secarik kertas, Hyemi berjalan turun ke lantai dasar. Lantai pertama di rumahnya. Kali ini berjalan dengan hati – hati karena takut terjatuh lagi seperti beberapa bulan yang lalu yang membuat dirinya masuk ICU karena tergelincir saat turun tapi matanya fokus dengan handphonenya.

Sesampainya di bawah, terlihat Joongki sedang duduk di meja makan menikmati sarapannya, dia pun melirik ke arah Noona-nya.

“Noona~ walau aku benci mengatakan ini. tapi, berjuanglah.”

Hyemi yang mendengar adik yang umurnya 5 tahun dibawahnya mengatakan itu tersenyum puas mendengarnya. Jarang sekali adiknya itu mengucapkan kata – kata yang mengharukan seperti yang barusan dia ucapkan.

 “Aigoo~~ kau baik sekali..” ucap Hyemi menyindir sambil mengacak – acak rambut Joongki saat menghampirinya.

“ANAK EOMMA PALING CANTIK SEDUNIA~~” sahut Eomma dengan suara tingkat tinggi. Eomma menghampirnya, merapihkan pakaian Hyemi dengan mengusap – usap  bahunya.

“FIGHTING!!!” katanya sambil mengepalkan kedua tangan dan meninggikannya di depan Hyemi.

Hyemi pun tersenyum melihat tingkah Eommanya yang kadang bersifat kekanak – kanakan, “Ne Eomma, gomawo.”

“Ayo sarapan dulu..” ajak Eommanya menggiring Hyemi ke meja makan.

“Aku tidak sarapan Eomma. Aku harus datang lebih awal. Aku kan ketuanya.. aku tidak mau terlambat. Heu~” katanya sambil nyengir kuda.

“Emm..” Eommanya berpikir sejenak. “Ya sudah Eomma siapkan bekal dulu.”

Hyemi duduk menunggu Eommanya mempersiapkan bekal untuk ia makan nanti. Dia duduk dihadapan Joongki yang sedang makan nasi goreng buatan Eomma. Sebenarnya dia sangat ingin ikut makan. Apalagi gaya namdongsaengnya makan sungguh menggugah selera. Membuat Hyemi mengecap sekali – sekali.

“Yaa!! Jangan lihat orang makan seperti itu. kau terlihat bodoh Noona!!”

“Yaa! Joongki! Kau tidak pernah sopan padaku. Aku tidak selera lihat kamu makan!” cibir Hyemi sambil membuang muka pada Joongki.

Hyemi benar –benar mengurungkan niatnya untuk makan walau berkali – kali Joongki makin terlihat menggodanya. Demi Sportday kali ini dia tidak mau terlambat dan membuat acara jadi kacau karena semua sibuk mencari ketuanya.

Ah ya.. Jeruk. Hyemi tiba – tiba ingat sesuatu.

“Eomma.. jeruk yang aku bawa kemarin disimpan dimana?”

“Di sana.” Tunjuk Eomma ke lemari disudut dapur.

Hyemi pun berjalan kesana dan mengambil beberapa buah sambil tersenyum.

Jeruk? Minho memberiku buah ini. Entah dia kesambet apa, jadi berbaik hati akhir – akhir ini padaku. Akh senangnya bisa makan jeruk pemberian.

“Jangan makan jeruk kalau belum makan apa- apa, Arraseo?” ucap Eommanya menghentikan lamunan bahagia Hyemi. “Lagi pula siapa sih yang membawa jeruk sebanyak itu untuk dimakan?”

Hyemi makin tersenyum mendengarnya. Jelas Eomma, aku juga heran pada namja itu. dia seorang selebritis Eomma, dan dia suka padaku.  jawab Hyemi dalam hati. Eh, Sebentar, kok aku merasa senang?!

“Ini.” Eommanya menaruh benda tersebut di meja makan. Sebuah kotak bekal tingkat 4.

“Eomma banyak sekali.” Protes Hyemi.

“Aigoo~~ bukannya anak Eomma akan berjuang hari ini? Ini sengaja Eomma buat lebih. Kamu harus makan sehat Hyemi anak Eomma yang cantik. Bukannya anak Eomma sendiri yang pernah bilang selalu keroncongan kalau sudah berlari.”

“Ne, tapi tidak 4 box kaya gini juga Eomma. Aku kan tidak rakus.”

“Aigoo~~ siapa suruh kau makan sendiri. Ini untuk couple-mu juga?”

“Nde?”

“Bukannya acaranya couple – couple gitu kan? Kau berpasangan dengan seseorang kan? Beri dia juga ini ya. Agar kalian berdua sama – sama sehat.”

“Mwo???!!”

“Krystal yang bilang pada Eomma.”  Ucap Eomma – nya seakan tahu isi dalam pikiran Hyemi.

Krystal comel. Anak itu selalu mengadu pada Eommaku. Rutuk Hyemi dalam hati.

“Ngomong – ngomong namja seperti apa yang menjadi pasangan anak Eomma ini??” tanya Eomma, “Apa dia tampan, hebat, atau dia memang jago olahraga bisa bersanding dengan mu?”goda Eommanya.

“Yang jelas namja yang sinting Eomma. Mau – maunya berpasangan orang yang tidak stabil seperti Noona.” Cibir Joongki dengan gaya khasnya yang tidak sopan.

Hyemi melolot pada dongsaengnya. “YAA JOONGKI –YA!!!”

~~♥~♥~♥~♥~~

Hyemi berjalan keluar rumahnya setelah berpamitan dengan Eomma dan adiknya. Saat beberapa langkah dari rumahnya. Dia celingak – celinguk melihat situasi. Menengok ke kanan ke kiri terlebih lagi menengok ke belakang takut Eomma dan Joongki masih memperhatikannya.

“Fiuh~~ Eomma sudah tidak ada. Sudah kan??” katanya sambil menengok ke dalam rumahnya lagi lewat pagar.

Dia membuka tasnya dan mengambil sesuatu disana.

“Makan jeruk!!” ucapnya saat mengambil buah yang berwarna orange itu.

Dia tersenyum dan memakannya.

“Masa bodo. Belum sarapan pun tidak masalah. Toh jeruk ini—“ dia melahap jeruknya, “Woahh~~ enak!!” pekiknya sambil terus mengunyah  dan melahap buah jeruk itu.

“Hm.. sumpah. Jeruk ini sungguh manis.” Ucapnya sambil terus berjalan riang.

“Yaa~~ masih bisa berjalan santai kau Hyemi –ya.” Ucap sebuah suara tiba – tiba saat Hyemi melewati perempatan jalan, yaitu tepat dari arah sebelah kiri.

“MI-MINHO SSI??” pekik Hyemi kaget saat menyadari orang tersebut.

“Gerae.” Ucap Minho sambil melepas topi yang menutupi penyamarannya. “Tidak takut terlambat ah??” katanya mendongkakan kepalanya.

“YAA!! SEDANG APA KAU DISINI??”

Minho merampas jeruk yang ada ditangan Hyemi dan ikut melahapnya , “Kau makan ini??” tanyanya sambil menunjukan buah yang baru dirampasnya tepat depan wajah Hyemi. “Bagus! Ini jeruk paling enak yang disukai member. Kau beruntung.”

“YAA YAA!! Apa sih ga penting.” Ucap Hyemi mulai emosi karena Minho yang kian mengusiknya.

Minho langsung menarik gadis itu dan membawanya berjalan cepat ke arah yang di tuju. Mereka berjalan sampai berenti di belokan jalan yang tidak jauh dari sana.

“Naik!!” perintah Minho pada Hyemi.

Hyemi menatap sesuatu yang ada di hadapannya. Sebuah motor? Pikirnya.

“Ppallie. Aku tidak mau kau punya alasan lalu terlambat dan  membuat tim kita di diskualifikasi duluan. Aku jarang bawa ini. Yeah berdoa saja selamat.”

Hyemi menatap tidak percaya seakan mengucapkan namja ini gila dalam hati.

Minho tersenyum tiba – tiba, dan hal itu malah makin membuat Hyemi ngeri padanya. “Cepat gadis bawel… ” ucap Minho dengan sinis.

“Sirreo!!”

Tiba – tiba saja Minho menurunkan risleting sweater Hyemi, dan itu membuat Hyemi menganga atas tindakan sembrono namja itu.

“YAA!!”

“Oh, di pakai. Kita couple hari ini.” Ucapnya sambil menunjukan baju couple miliknya juga.

“YAA!!! KAU MEMBUATKU GILA!!” ucap Hyemi langsung pergi dari situ dan berjalan menghiraukan orang yang saat ini hampir membuat kepalanya pecah karena tindakannya.

“Yaa! Dasar keras kepala.. Aku tidak akan membuatmu mati dengan menaiki ini. Cepat Naik.” Minho mengambil tangan Hyemi dan mengajaknya kembali naik benda tersebut.

“Sirreo!!” tolak Hyemi lagi sambil menggembungkan pipinya.

Minho menyeringai pelan, dia menatap Hyemi dengan tatapan evil kemudian, dan bergumam pelan. “Ipsuri(Bibir)….”

Mendengar itu Hyemi langsung membulatkan mata pada wajah evil yang sudah dia paham maksud dari airmukanya saat ini.

“Haruskah ku cium baru kau nurut??” goda Minho sambil mengambil tangan Hyemi dan meletakan jari Hyemi di bibirnya.

Astaga kenapa namja ini. Bukannya dia harusnya menjaga imagenya. Kenapa malah jadi begini. Aigoo.. benar –  benar membuatku gila. Batin  Hyemi dalam hati.

Minho mendekati Hyemi dan merapatkan badanya ke sana., membuat Hyemi terus-terusan mengambil langkah mundur hingga tiba sampai batasnya dia tidak bisa mundur lagi karena Minho sudah mengunci tubuhnya ke tembok di gang tersebut.

“YAA! KAU MAU APA?”

Minho tidak mempedulikannya dan terus menggoda yeoja itu dengan terus berusaha mendekatkan wajahnya.

“ Yaa~~  Jangan aneh – aneh. Aku bisa menjerit!” ancam Hyemi yang sudah mati gemetaran karena namja itu.

“Em.. sudah lama tidak menciummu Hyemi –ya.” Goda Minho lagi. “Boleh?”

Tidak tahan dengan situasi seperti ini, “OKE AKU NAIK SEKARANG!!!” Ucap Hyemi sambil menaiki motor itu.

Minho yang melihat Hyemi yang mulai salah tingkah tentu saja terpingkal – pingkal tidak kuat menahan tawa. Dia tertawa sangat puas.

Dasar yeoja babo.. begitu saja sudah K.O. Pikir Minho.

Namja sinting.. parah.. parah.. ini apa – apaan si. Pake mampir dan menggangu jalan santai ku di pagi hari. MWOYA!! Sungguh menyebalkan namja ini. Dia ini seleb atau bukan sih?! Bisa – bisa nya ga jaga imej. Ampuuuun… batin Hyemi.

“Nice girl!! Ayo kita berangkat!!” ucap Minho bersemangat sambil menstarterkan motornya. Sebelum motor itu melesat, dia menoleh ke belakang dan melihat sosok Hyemi yang sedang cemberut. “Kau tidak lupa jawaban untukku kan?”

Deg ~

Astaga. Bodoh. Aku memang lupa. Aishh~~~ kenapa aku bisa lupa. Aku sama sekali tidak memikirkan itu semalam. Malah asik tidur pulas di kamar. Ottokhae?? orang ini sudah menagih pula. Babo Lee Hyemi.  Arghhhh ~~ aku harus menjawab apa?!

~~♥~♥~♥~♥~~

@ Konkuk University

Hyemi dan Minho sampai di kampus mereka.. saat baru masuk pintu kampus sekolah, suasana ramai sudah terdengar dari gerbang.. beberapa poster, spanduk , bahkan hiasan-hiasannya sudah terpangpang dari luar . Warga Konkuk memang pecinta olahraga , tidak heran kalau ada acara seperti ini pasti laris dan akan sangat ramai.

Mereka berdua masuk besamaan. Bukan kah itu aneh? Choi Minho yang pamornya kian meningkat terutama saat Lucifer terus menduduki chart pertama di Music live di Tv swasta, bukannya harus menjaga jarak karena banyak yang memperhatikannya. Bahkan dia punya fans sendiri kan di kampusnya yang siap mendukungnya , menguntitnya, atau bahkan menerkamnya jika melihat Minho lengah. Aniyo, tentu saja khusus hari ini tidak. Hari ini hampir semua orang di Konkuk berpasang – pasangan, dan kebetulan Minho dan Hyemi mereka juga couple di sportday kali ini, jadi Minho tidak usah sembunyi – sembunyi lagi untuk bersama.

“WUAHHHHHH!!!! ANTUSIAS SEMUANYA..!!” teriak Hyemi girang saat melihat keramaian tersebut.

Minho menoreh ke arahnya melihat salah satu hal yang pada awalnya membuat Minho sadar akan keberadaan yeoja ini— kebawelan Hyemi, kehebohan yeoja itu, dan tentu saja semua itu menyebalkan namun menggemaskan baginya.

“KRYSTAL!!!” teriak Hyemi saat melihat Krystal sedang berdiri disamping stand makanan.

Krystal yang di panggil pun menoleh. Dia melambaikan tangannya. Sama halnya dengan Hyemi dia pun langsung heboh saat melihat kawannya, “HYEMI –YA!! Come here!”

Dengan riang Hyemi pun ingin berlari menghampiri chingunya. Saat baru saja melangkahkan kaki, dia hampir jatuh kalau Minho tidak menahan tangannya.

“Aigoo! Dasar ceroboh!! Kalau kau terluka. Kita mana bisa ikut kegiatan ini!” omel Minho sambil memegang lengan Hyemi menahan tubuh Hyemi yang hampir mendarat ke tanah.

“AIssshh.. tenang saja jatoh pun sudah biasa.” ucap Hyemi sambil merapihkan dirinya dan berusaha tidak menggubris ocehan Minho.

“Dasar aneh.” Cibir Minho.

“Biar saja.. pura – pura care padaku!”

“Aish~ yeoja gila.”

“Nde?? kau sendiri cuma memikirkan ‘Hot Couple’ ini. Cih!” mereka malah jadi bertengkar disitu.

“Kalau tidak mau dikhawatirkan ya terserah.” ucap Minho sinis.

“Ya sudah.”

“Hyemi –ya! Gwenchana?” sahut Krystal yang akhirnya lebih dulu menghampiri mereka. Panggilan Krystal membuat kedua manusia itu berhenti tidak beradu mulut lagi.

Krystal membungkuk ke arah Minho dan menyapa ramah, “Annyeonghasseyo!!”

“Annyeong..” Minho balas menyapa dengan wajah kecut karena moodnya  berubah gara – gara Hyemi .

“Krystal –ssi.” Panggil suara seorang namja dari belakang.

“Ah. Donghae oppa..!! tunggu sebentar ya oppa.” balas Krystal menyahut pada namja tampan di belakangnya yang baru muncul dari stand makanan.

“Wuahh.. Donghae oppa keren.” Gumam Hyemi pada Krystal yang membuat Minho menoreh padanya.

“Ne, keren ya. Tapi kau juga keren jadi couple dengan Minho.” bisik Krystal yang sebenarnya kedengaran oleh Minho –membuat Minho tersenyum bangga kepedean.

Aish.. pasanganku aneh Krystal. Tidak sama sekali keren.” Balas Hyemi berbisik yang langsung membuat Minho kehilangan senyumnya.

“Ya sudah.. tenang saja.. aku yakin kau menang.kalian berdua jago olahraga. Minho tersenyum lagi mendengar kedua yeoja yang saat ini sedang membicarakan dirinya.

Aku rasa tidak Krystal. Kurasa karena hormon- nya yang terlalu over load itu kita akan—“

“EKHHHMMMMM…….” dehaman keras terdengar dari Minho saat namja itu mendengar pembicaraan yang mulai aneh, apa lagi itu terlontar dari seorang yeoja yang saat ini disukainya. Namja itu kini melirik pada Hyemi yang sedari tadi membicarakan dirinya dengan Krystal. Menatapnya sinis terutama sambil mengeluarkan aura evilnya.

“Ahahha~~ “ Krystal tertawa garing. “Aku kesana dulu ya.. annyeong Hyemi –ya. Fighting!!” ucap Krystal kemudian pergi. Sama halnya dengan Hyemi, karena terlalu bersemangat pergi, Krystal hampir jatuh kalau tidak ditahan oleh Minho yang dengan segera menarik tangannya.

“Gwenchana?” tanya Minho lembut pada Krystal. Hal itu membuat  Hyemi menatap sinis pada Minho.

Gwenchana katanya. Si pervert Minho tadi malah mengomeliku saat aku hampir jatuh. Sedang pada Krystal dia manis begitu. Gwenchana? Ahhhhh~ mwoya! Rutuk Hyemi dalam hati saat melihat senyum buaya dari bibir Minho pada chingunya.

Hyemi pun lekas pergi dari tempat itu meninggalkan mereka yang sedang melakukan drama dihadapanya.

“Yaa!! Kau mau kemana?!” panggil Minho mengejar Hyemi yang berjalan cepat.

Saat sampai menyamai langkah cepat Hyemi, Minho menangkap ekspresi kesal dari wajah Hyemi. Dia cemberut. Bukannya merasa takut, bersalah , atau cemas, Hal itu malah membuat Minho semakin gemas pada yeoja itu.

“Kau kenapa?”

Hyemi menghentikan langkahnya dan menoreh pada namja disebelahnya, “Gwenchana????? Sedang padaku kau mengomel.” Ucap Hyemi sinis.

Minho menaikan alisnya. “Aku ga ngerti.”

“Pada Krystal kau baik begitu, sementara padaku kau lebih suka mengomel. Arghhh!!!” Hyemi melanjutkan jalannya dengan cepat lagi. “Haish.. kamu memang menyebalkan.” Umpatnya.

Minho tidak menaggapinya. Dia merasa Hyemi saat ini sangat lucu. Terlalu polos hingga tidak mengerti maksud ucapannya. Cemburu. Itu lebih terlihat cemburu di mata Minho.

Lagi – lagi Minho mensejajarkan dirinya berjalan disamping Hyemi. Mereka terus berjalan. Berjalan di teras gedung – gedung yang ada di Konkuk. Entah tujuannya kemana, Minho hanya ingin mengikuti kemana Hyemi pergi. Berada disampingnya. Mengawasinya agar tidak kabur dari kegiatan ini, yaitu menjadi couple di acara ini. Terlebih lagi mengawasinya agar tidak jauh dari pandangan Minho.

“Oi.” Sahut Minho pada Hyemi yang dari tadi tidak menggubrisnya.

Hyemi tidak menanggapinya.

“Oi..” sahut  Minho lagi.

“APA???!!!” Tanya Hyemi sambil berteriak.

“Itu.. tali sepatumu ikat dulu!” perintah Minho sambil menunjuk ke sepatu kets berwarna merah yang ikatan talinya sudah terlepas sebelah.

Hyemi melihat sebentar ke arah yang Minho maksud. Bukan membenarkannya , dia malah lebih suka meneruskan langkahnya kembali.

“Hey! Ikat dulu!! Nanti kalau jatuh lagi siapa yang repot.” ujar Minho dengan sedikit memaksa.

“I dont care!” respon Hyemi sinis.

“I care.” Balas Minho dengan penekanan pada kata ‘care’.

I care? Pikir Hyemi. Aish.. mengucapkan  Kata- kata manis seperti itu tapi dengan sinis.   Kenapa hari ini dia jadi terlihat galak sih?? Apa aku punya salah padanya kemarin – kemarin?! Tanyanya pada diri sendiri.

Benar dugaanku, semenjak aku tidak membiarkan bibirku tersentuh oleh namja ini. Dia galak bukan main. Aku rasa dia stress karena hormonnya sudah tidak bisa ditampung lagi.

“YAA! HYEMI KERAS KEPALA!” panggil Minho yang sukses membuat Hyemi menghentikan langkahnya.

“APA SIH??!! Aku tahu, kau hanya memikirkan bagaimana kau bisa menang di battle ‘Hot Couple’ ini. kau galak padaku. Sinis padaku hari ini. Apa sih mau mu?? Sedang pada Krystal.. ‘gwenchana’?’” Hyemi  menatap sinis pada Minho yang kini juga terlihat kesal. “Kau masih tidak mengerti ucapanku ya?? Sana, pergi saja pada Krystal, jangan padaku kalau kau berbuat manis padanya. Padaku kau malah mengomel – ngomel terus. Sebenarnya kau suka siapa sih? Jangan – jangan  kau cuma mendekatiku karena –“

Minho menghela nafasnya, dia refleks merendahkan badannya dan berjongkok di hadapan Hyemi. Melihat ke dua sepatu Hyemi dan kemudian mengikat tali sepatu Hyemi yang sedari tadi belum di benarkan oleh pemiliknya. Jelas hal itu membuat Hyemi menatap tidak percaya padanya.

“Dasar keras kepala. Mengikat tali sepatu saja lama. Hhmm,” gumam Minho saat mengikatkan tali sepatu tersebut. Dia pun bangkit dari sana.. mendaratkan tangannya di bahu Hyemi dan mencengkramnya pelan. “Gwenchana??” tanya Minho dengan ramah.

Hyemi terdiam menatapnya.

“Aku suka kamu, bukan  temanmu. Arraseo?!”

Wajah Hyemi sudah pasti memerah karena Minho. Dia menyembunyikan wajah itu dan berjalan cepat lagi menghindari Minho. sekian kalinya Minho menangkap ekspresi yeoja yang seperti ini. Dia benar –benar suka Hyemi. Sangat suka. Hyemi sangat berbeda dengan yeoja lainnya. Menarik. Sangat menarik.

~~♥~♥~♥~♥~~

Prrrriiiiittt~~ ~~ 16!@#$&*%$$)!~”^ZT*##&(@!)??~!!@!

Prrrriiiiittt~~

Prrrriiiiittt~~ Prrrriiiiittt~

Suara gaduh disertai bunyi priwit terdengar tanda acara ini akan dimulai.

Hyemi berdiri di depan microphone dan siap untuk memberisambutan untuk membuka acara ini.

“Ekheemm.. ekhemm….” Dia mengetes suaranya. “SELAMAT PAGI SEMUANYA!!” ucapnya bersemangat.

“SENANG SEKALI ACARA KALI INI KITA DIBERI KESEMPATAN UNTUK MELAKSANAKAN SPORTDAY. WUAH TEMANYA COUPLE. SEMUA WARGA KONKUK BENAR – BENAR PENUH CINTA PADA HARI INI. HEBAT!!” lanjutnya lagi.

Cih, penuh cinta. sambutannya berlebihan. Pikir Minho yang berada tidak jauh dari sana mengamati seorang Lee Hyemi selaku ketua panitia memberi kata sambutan.

“Kalau couple sudah mengerti kan maksudnya??? Heheheh~~~ JADI di acara ini.. Bla…bla…” Hyemi panjang lebar kasih sambutan selama 15 menit.

“OKE.  AKU BUKA ACARA INI DENGAN TERIAKAN YANG BERSEMANGAT YA????” pintanya pada semua yang hadir di lapangan outdoor itu.

“HANA.. DUL .. SET…”

16!@#$&*%$$)!~”^ZT*##&(@!)??~!!@!16!@#$&*%$$)!~”^ZT*##&(@!)??~!!@!16!@#$&*%$$)!~”^ZT*##&(@!)??~!!@!16!@#$&*%$$)!~”^ZT*##&(@!)??~!!@!

Suara bergerumuh dan priwit berbunyi bersamaan. Sangat gaduh namun bersemangat.

Hyemi selaku ketua panitia sudah membuka sambutan di acara tersebut. Dia sangat terlihat bahagia dan senang dengan apa yang telah dia lakukan. Minho yang melihat ekspresi Hyemi saat itu pun ikut bahagia.

Setelah memberikan sambutan yang lebih terkesan curhat, Hyemi kembali ke bangku penonton di lapangan outdoor. Dia menghampiri Minho yang duduk disana. Beberapa pasang mata melihat kearahnya. Bahkan para Minhoaddict terus – terusan menatap mereka berdua dengan iri.

“Ah Minho. Kenapa kau harus jadi couple dengan yeoja aneh seperti dia.” Gumam seorang yeoja yang tidak jauh dari mereka berdua , menatapnya dengan beberapa genknya.

Hal itu membuat Hyemi menoreh pada yeoja itu dan menatap sebal.

Apa? Aku yeoja aneh? Kalau kalian para Minhoaddict tahu kebiasaan buruk namja  ini. Haishh~~ Hyemi tidak melanjutkan pemikirannya karena sudah begitu kesal saat segerobolan yeoja yang baru saja dijuluki olehnya  Minho addict itu menatapnya dengan tatapan pembunuh.

“Aku mau kesana ah. Tidak mau disini.” Ujarnya pada Minho tiba – tiba.

“Loh bukannya kau selalu antusias melihat pertandingan. Kenapa malah mau pergi?”

“Terserah aku. ” ucap Hyemi mulai bangkit. “Dua jam lagi kita bertemu.”

Karena seorang couple harus bersama- sama. Minho pun mengikuti Hyemi walau yeoja itu tidak mengetahuinya. Disana dia mendapati Hyemi sedang berdiri di depan pintu UKS yang masih menutup.

Bocah itu mau apa. pikir Minho.

“Aiish. Masih tutup.” Rutuk Hyemi sambil berjalan ke tempat duduk yang ada disana. “Aku tunggu saja deh.”

Beberapa saat kemudian,

“Arghhh~~ perutku.”  Dia meringis kesakitan sambil memegang perutnya.

Minho menghampirnya, menatap Hyemi yang tidak seperti biasanya, dia melihat dahi Hyemi yang mengeluarkan keringat, dan wajahnya yang pucat.

“Yaa~ kau kenapa?”  tanyanya jadi panik.

“Kau sedang apa disini?? Aku tidak apa – apa. Sana jauh – jauh dariku.”

Minho menyentuh tangan Hyemi yang dingin. “Yaa~ Kau sakit?”

“Enggak kok, aku cuma gugup. Kan saatnya kita beraksi kita tidak lama lagi. Hehe..” ujar Hyemi sambil cengengesan padahal rasa di perutnya seakan di koyak- koyak.

“Boong! Muka kamu pucet tahu!”

“Tenang saja Minho –ssi. Aku akan menepati janjiku. Kita akan menjadi couple spektakuler, aku tidak akan kabur cuma karena ini.” Ucap Hyemi sinis.

“Yaa~~ bukan itu. Kalau kau—”

“Ahhhh…” ringis Hyemi sambil memegang perutnya.

“Yaa~~” Minho menatap wajah itu cemas. “Kau .. kenapa sih?!”

 “A-aku.. sakit.. perutttt Minho –ssi.” Ucap Hyemi sambil memasang wajah memelasnya. Akhirnya dia mengatakan hal itu juga walau malu.

Minho memandangnya bergantian dengan UKS.

“Ya sudah aku cari obat. UKS nampaknya masih lama buka. Tunggu disni. Ergh~ dasar bodoh.” Ucap Minho sambil mengacak poni yeoja itu.

Saat Minho sudah tidak ada disana..

Ah dasar babo. Kenapa bisa sakit perut sih.. rutuk Hyemi berbicara pada dirinya sendiri.

“ALALALALA~~ “ teriak Hyemi sambil memegang perutnya dan kemudian berlari mencari sebuah toilet terdekat.

Beberapa saat kemudian..

“AH LEGANYA!!!” katanya sambil mengusap – usap perutnya saat keluar dari toilet.

Dia berjalan keluar dengan riangnya setelah apa yang dikhawatirkannya tidak dirasakannya lagi.

“AYA!!!” dia meringis lagi saat perutnya lagi – lagi terasa sakitnya.

“AH SIAL!!!” katanya kembali ke toilet itu lagi. dan beberapa menit nyaman berada di tempat tersebut.

Sudah hampir 3 kali berturut – turut Hyemi bolak balik toilet. Gara- gara hal itu kini badannya jadi lemas.

Setelah selesai dengan aktivitasnya di toilet, kini dia berjalan ke luar dengan gontai.

“Aduh.. Sial sial sial…” ucapnya pada diri sendiri.

~~♥~♥~♥~♥~~

Hyemi menyenderkan badanya kekursi pinggir taman. Dia sudah lemas selemas- lemasnya. Meresa kini tubuhnya tidak bisa berbuat apa – apa lagi selain istirahat.

“Yaa~~ kau pucat sekali!” sahut Minho yang tiba di tempat Hyemi berada. “Gwenchana?”

“Tentu saja tidak sedang baik. Menurutmu??”

“Ini.. minum ini,” pinta Minho sambil memberi air mineral botol dengan obat sakit perutnya. “Kau sudah sarapan kan?” tanya Minho.

Omo.. aku lupa. Aku belum sarapan dan memakan jeruk di pagi buta ini. pantas saja aku sakit perut. Hyaaa~~ aku baru sadar sekarang. Gumam yeoja itu dalam hati.

“Yaa~ sudah sarapan belum?” tanya Minho ikut duduk dengan Hyemi.

Hyemi menggeleng.

“YAA!! Kau ini bagaimana?! Kita mau ikut acara ini kok malah belum sarapan. Dan tadi pagi aku lihat kau makan jeruk itu. Aishh~~ dasar bodoh.” Omel Minho.

“Lupa.”

“HAH? LUPA???!!”

Hyemi mengangguk pasrah.

“ASTAGA… Tahu ah. Kau selalu membuat jengkel.” ucap Minho kesal.

Hyemi memegang lengan Minho dan menarik – nariknya. Minho saat ini menunjukan raut kesal terhadap yeoja itu untuk kesekian kalinya. Ini biasa. Tapi untuk Hyemi tentu tidak. Minho sangat kesal karena berpikir ini salah satu taktik Hyemi untuk membuat dirinya kalah di ‘Hot Couple’ ini.

Hyemi terus menarik – narik  lengan Minho yang saat ini membuang muka padanya, “Yaa.. kok kamu jadi marah sih?? Tenang saja. aku tidak akan curang dan pura – pura tidak ikut kegiatan ini Minho.”

Minho tetap diam tidak mengubris ucapan yeoja yang sekarang sedang memohon padanya agar tidak marah.

“Oke~~ aku menjengkelkan. Tapi kamu suka kan????” goda Hyemi tiba – tiba  membuat Minho menoreh sambil memincingkan matanya.

“Iya kan? Suka kan?? Suka????” Goda Hyemi lagi berkali – kali demi membuat Minho tidak marah padanya.

Minho menghela nafas dan memposisikan dirinya berhadapan dengan gadis itu. dia meletakan tangannya di bahu Hyemi. “Ne, joa.” Ucap Minho menatapnya serius.

Kali ini Hyemi membuang muka. Berusaha melihat kesegala arah asal bukan Minho. Dia jadi malu mendengar ucapan Minho. Bahkan sempat menyesal karena telah menggodanya.

“Neomu neomu joa..” bisik Minho yang membuatnya merinding. “Neo??”

Perkataannya barusan tentu saja membuat Hyemi melotot kearahnya.

“Sudah tau jawabannya?? Aku ingin tahu.” Ucapan yang ini lebih membuat dia melotot kaget lagi.

ASTAGA.. apa apaan ini. kenapa dia jadi kembali normal lagi. Normal dalam artian sembarangan. Ah menyesal pake menggodanya barusan. Ucap Hyemi dalam hati.

Minho mendekatkan dirinya lebih dekat lagi pada Hyemi. Dia kini menarik Hyemi dan mencengkram lengannya. Dia berusaha melakukan kebiasaannya lagi. Ingin mencium yeoja itu dengan sembrono.

Mula – mula hanya ingin mendekatkan wajahnya. Kemudian Minho sendiri menggigiti bibir bawahnya menunjukan apa yang saat ini sebenarnya ingin dia rasakan dan lakukan.

“Ipsuri..” bisik Minho ditelinga Hyemi.

Hyemi saat ini terkaku, tidak berdaya dan tidak percaya lagi – lagi Minho seperti ini. saat beberapa senti bibir itu hampir tiba.

“ANDWE!!!!!” teriak Hyemi sambil mendorong tubuh Minho menjauh. “YAA!!! ANDWE!!” teriaknya lagi.

Minho makin menggigiti bibirnya sendiri. Menatap penuh arti pada Hyemi yang membuat Hyemi jauh lebih ngeri pada bocah itu. Dia menyentuh sudut bibir Hyemi. Lalu mengelus pipi Hyemi. Membuatnya mendekat ke arahnya… dan,

“Makanya, kalau tidak mau.. jangan coba – coba menggodaku.” Ucap Minho ketus.

“HYAAAAAAA!!!!!!!!!!!” teriak Hyemi. “KAUU!!!!! AHHHHHH~~~ KAU GILA CHOI MINHO!”

~♥~TBC~♥~

# Acara sportday –nya ada di part yang akan datang. Banyak nya minho ama hyemi aja. Soalnya kan acara battle mereka berdua. Jadi yang lain,, emang Cuma iklan dohank. Semoga kalian menikmati ff ini ya.. karena mereka akan lebih gila lagi di part yang akan datang.

# jangan lupa komen abis bacacomment like oxygen! Like u every readers.

 

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

75 thoughts on “Start With a Kiss – Part 4”

  1. ya ampun bacanya bikin aku merinding sama ketawa…… kkkk 😀
    FF nya keren banget, aku sukaaaa………..
    di tunggu part selanjutnya ya throoor!!

  2. Yaaaah dikirain sportday nya diceritain sekaraang. Yang hyemi-minho tandingnyaaa
    Penasaraaaaaannnn
    Terus jawabannya hyemi ke minho juga penasaraann. Udaah terima aja, hyemii(?) Kkkkk
    Lanjuuuuuuuuuttt!

  3. mbuahahaha.. eonni.. akhirnya di post di SF3SI 🙂
    biarpun udah baca.. aku tetep SUKA~ ahhh…
    pengen banget ada after story mereka :3 <— nahloh.. belom tamat udah after story?
    muahahahaha….
    hwaiting, eon! 😀

    1. Yoiii.. kamu kan udah baca dari dulu. kkk~
      makasih ! kamu jg memberi julukan HHJF menjadi Hot hot jadong(?) fiction itu kan??kkk~!!

      Kamu baca aja HOMI couple series~! ntar aku pub disini juga.. *bocoran*

  4. huwaaa gila deg..deg..an sendiri bacany !!! dasar sableng !!
    minho…minho… bener2 gila !!! huwaaa suka ma si joongki
    ahahahah keren … adik yg durhaka … aduh si hyemi polos amat sih !!
    ahahahahh kerenn .. ayoo lanjutannya …

  5. Neomu neomu joha*kyk minho*,wkwkwk..
    Kkya si minho..malah aq yg senyam senyum sndr bacanya -.-
    hyemi kena!!wkwk..lagian pake godain minhokuu..nyahaha
    aq tgu next part.a thor 😀
    jangan lama lama yah, hwaiting! 😉

  6. Mamot eonni ….!!
    seperti biasa, tak lepas dari senyum gaje aku baca ini FF *gila lagi*
    dan seperti biasa juga, aku ENVY sama yg namanya Hyemi!! mau dooong, mau banget di perhati’in sama orang kayak MINHO. pengen denger dia bilang “I Care” hohooo XDD

    MWOYA? kebiasaannya Hyemi itu, aku banget! sama aneh -__- tapi aku di cermin gak muji diri, cuma liat betapa kusutnya wajahku. wkwk LOL.. *eyaaa /curcol*

    itu loh eon, ampuuunn. aku DEG DEG-AN sendiri pas adegan mau kisseu itu, eh ternyata gak jadi. hahaa XDD

    part ini gak banyak konflik ya, tapi DAEBAAAKKK!! suka banget, suka , suka!!

    Hwaiting eon 🙂 *hug*

    1. Iyaaa rima seng^^

      Hehehe~! efeknya pasti envy… ahhh akhirnya ada reader yang nyadar ITU
      “I CARE~~!!” GOD thankyou!! karena itu yang aku nanti.
      soalnya di bLOG juga pada rame gara2 kata2 itu.

      Ah kecupp rima deh~~

  7. Aaaaaa… tambah seru!! minho makin kesini makin nakal,, mupeng deh pengen jadi hyemiiii beruntung banget! hahaha aneh banget kebiasaan2 hyemi, ngegemesin emang..
    Coba ini dibikin drama.a pasti seru xD
    lanjut thor~

    1. kkk~! What shoul I call u?? makasih udah sukaaa…!!

      Maunya sih gitu! tapi adakan produser yang menawarkan dirinya u/ membuat drama ini?? tp aku cm pengen minho yg jadi pemerannya! muahaha~~~!! #eaa mulai kambuh

  8. aaaa, minhonya kacau, hyemi ikutan kacau pula. couple kacau mereka, hahahaha. nggak sabar nunggu part selanjutnya. secepatnya ya thor ^^

  9. Woaaaaaah kenapa tbc nya cepet :(:(:(
    Itutuh….minho gjg banget deh
    Aku pikir lomba sportsday nya minho-hyemi diceritain disini
    Ayoayoooo part 5 nya jangan lama2 yaaa!
    Penasaran nihhhh
    Hyemi tuh secara gak langsung udah nunjukkin kalo dia jeles
    Cie banget sih :$:$:$
    Minhoooo minho wkwkwkwk aduh
    Lanjuuuuut

  10. gax bisa bayangin kalau aku jadi Hyemi,, beuhh,, bakalan meleleh,,,#dilirik Key…

    Oen,, aku suka gaya bahasanya,, terus gx bosan biarpun udd pernah baca di WP Oen,, hehehe
    Mianhe kalo baru sempet koment,,

  11. Aduh, Hyemi! Masa’ lupa sudah sarapan atau belum, sih? Minho kalau digoda makin menjadi. Ditunggu cerita untuk sport day-nya.
    Nice story. Lanjut!

  12. OMMMOOOOOOO minho knp pk gigit2 bibir gt c? aigoooo…kambuhan bgt deh pgn nyosor mulu klo ada hyemi di dpannya
    aq jd merindingggggg….mupeng….gubrak!!!!

  13. aigooo hyemi, jeongmal paboya*digampar onnie*
    gak kuat nahan perut gara gara hyemi-minho
    dan minho nappeun banget, tapi itu yg aku suka lol
    good job onnie

  14. Bisa”nya hyemi bilang minho namja yg over load.. Hyaaa…
    Makin iri thoor.. Aigo minhoo.. Perhatiannya lho keke..

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s