Nappeun Namja Part 3 – Saranghae??

Title : Nappeun Namja Part 3 – Saranghae??

Author          : Unlockeylucifer

Main Cast     : Yoon Soori

                        Key (Kim kibum)

                        Lee Taemin

Support Cast : Choi Minho

                       Kim Jonghyun

                       Lee Jinki

                      Park Shinmi aka Desca Daming

                      Shim Chaerin

Length : Sekuel

Rate : PG-15

Genre : Romance, Faimily, Friendship

Author kembali lagi dengan ff Nappeun Namja part ke 3. Mudah-mudahan readernya ga keburu bosen nungguin ff ini yah. Mian kalau publishnya lama, author akhir-akhir ini lagi banyak tugas di sekolah. Mana deket-deket ujian, jadinya jarang nyentuh komputer.

Semoga aja ceritanya berkenan di hati reader semua ^^

I mention you all once again. Please leave your comment. Kritik dan saran diterima dengan baik. Happy readeing yeoreobeun!!

 

Soori POV

Tubuhku terasa pegal semua, mungkin karena semalam aku terlalu lama berada diluar ya. Angin malam memang kurang baik untuk kesehatan. Tapi memang waktu berjalan tanpa terasa, aku bahkan masih belum bisa mempercayai bahwa Key sudah menolongku semalam. Jika mengingat semua sikap dan perlakuannya kepadaku, agak mustahil memang.

” Soori !! ” aku membalikkan badan dan terlihat Chaerin berlari-lari kecil kearahku

” Kau baru datang? “

” Nee, kau sendiri sepertinya sudah daritadi ” ujarku karena melihat Chaerin tidak membawa tasnya

” Keureom, aku tadi habis latihan di ruang musik ” aku menganggukkan kepala mengerti. Lalu kami berdua kembali melanjutkan perjalanan menuju kelas.

Greeek, aku menggeser pintu kelas. Baru aku melangkah untuk memasuki ruangan Chaerin sudah menarik tanganku.

” Temani aku ke toilet yaa ” aku kembali mengangguk dan langsung meletakkan tasku diatas meja.

Tak lama aku kembali menuju pintu kelas, tanganku baru hendak menggeser pintu itu tetapi ternyata ada yang sudah lebih dahulu melakukannya dari luar.

Namja ini lagi. Kami berdua terdiam dan saling berpandangan. Key memundurkan tubuhnya kemudian melihat papan kelas yang terpasang didepan ruangan, ia tampak memastikan apa benar ini kelasnya atau bukan.

” Oh, kalau begitu minggir sekarang. Kau menghalangi jalanku ” ucapnya datar

” Aku anak baru di kelas ini ” jelasku padanya

Aku hanya bisa menhela napas pelan kemudian bergeser dari posisiku semula. Dia berlalu begitu saja bahkan tanpa melirikku sama sekali. Aku kembali menghembuskan napas panjang. Yah sulit dipercaya, Key yang ada dihadapanku tadi adalah Key yang sama dengan yang menolongku semalam.

******

Author POV

” Sudah ramai, tampaknya tidak ada tempat lagi ” Chaerin mengedarkan pandangannya ke sekeliling kantin untuk mencari tempat kosong, tapi nyatanya tidak ada. Shinmi menghela napas panjang, tepat disaat ke 3 yeoja itu sudah hampir putus asa tanpa disangka 2 orang namja menghampiri mereka.

” Anyeeong Soori-noona! ” sapa Taemin bersemangat

Soori menoleh dan mendapati Taemin sedang berdiri dihadapannya dengan Minho. Minho tersenyum, tapi tak lama perhatianya teralihkan saat melihat Shinmi disitu.

“Anyeong, Shinmi-ssi “

” Anyeong Minho-ssi “

Soori dan Taemin hanya memandang kedua orang dihadapan mereka. Tiba-tiba Taemin kembali memutar tubuhnya menghadap Soori

” Ayo kita pesan makanan, noona ” Taemin menarik tangan Soori, tapi terpaksa diurungkan saat Soori menahannya

” Aku mau, tapi kami makan dimana. Kau lihat sendiri tempatnya sudah penuh semua “

Taemin mengangkat sebelah alisnya lalu tersenyum

” Kalau begitu, makan bersama kami saja ” Soori mengerutkan kening, kemudian melirik Minho yang sedang berdiri disamping Taemin

” Geundae…… “

” Hyungdeul tidak akan keberatan ” Potong Taemin seolah mengetahui apa yang ingin diucapkan Soori. Minho menganggukkan kepala seolah membenarkan perkataan Taemin.

Taemin langsung menarik Soori untuk mengikutinya. Shinmi, Chaerin, dan Minho hanya bisa mengekor dibelakang ke 2 orang itu. Terlihat jelas, banyak pasang mata yang memperhatikan mereka.

Mereka berjalan menuju tempat yang biasa ditempati Taemin, Minho dan yang lainnya. Disana sudah ada Jonghyun yang sedang sibuk berkutat dengan ponselnnya

” Hyung! ” suara Taemin membuat Jonghyun mengangkat wajahnya dari layar ponselnya dan menatap Taemin

” Noona- noona ini tidak dapat tempat, mereka boleh kan ikut makan bersama kita disini? ” Jonghyun memandang kearah Yeoja-yeoja dihadapannya, tapi tatapannya berhenti saat melihat Chaerin.

” Chaerin-ssi “

” Anyeong Jonghyun-sunbae ” Chaerin membungkukkan tubuhnya membuat Jonghyun tersenyum

” Yasudah kalau begitu. Disini masih banyak bangku kosong, silahkan duduk ” ujar Jonghyun

” Kamsahamnida ” ucap soori kemudian mengambil salah satu tempat di meja yang berbentuk lingkaran itu.

Tak lama mereka semua menduduki bangkunya masing-masing. Tanpa terasa obrolan pun mengalir lancar diantara mereka. Mereka bahkan tidak menyadari kehadiran Key dan Jinki yang baru datang. Key cukup terkejut saat melihat ada Soori disana bersama teman-temannya.

” Apa yang kalian lakukan disini? ” suara Key mengalihkan orang-orang itu dari pembicaraan mereka

” Key, Jinki. Kenalkan ini Chaerin, Soori, dan Shinmi. Mereka akan ikut makan bersama kita disini, mereka tidak kebagian tempat duduk. Kalian tidak keberatan kan? ” ujar Jonghyun

Jinki mengangguk, lalu memperkenalkan diri kepada para yeoja itu. Lain halnya dengan Key. Ia menatap Soori begitupun sebaliknya, mereka seolah berbicara dalam diam. Sementara yang lainnya hanya memandangi kedua orang itu dengan heran.

” Hyung, noona! aku lapar. Kapan mau pesan makanannya? ” suara Taemin membuat kedua orang itu tersadar. Key langsung menarik bangku yang tersisa, sedangkan Soori memalingkan wajah kearah yang berlawanan menghindari tatapan Key.

” Biar aku yang memesan ” Minho bangkit dari tempat duduknya, hendak pergi. Chaerin menyenggol lengan shinmi pelan, membuat Shinmi mengerutkan kening bingung. Chaerin melirik kearah Minho mengisyaratkan Shinmi agar mengikutinya. Shinmi menggeleng kemudian memalingkan wajahnya. Chaerin tidak mudah menyerah, dengan gerakan cepat ia mendorong Shinmi hingga berdiri dari bangkunya.

” Minho-ssi, kurasa kau perlu bantuan. Tampaknya Shinmi tidak keberatan untuk membantumu ” ujar Chaerin dengan senyum lebar, Minho langsung membalikkan tubuhnya

” Keureom, sekalian kau mau pesan apa? ” Shinmi langsung melayangkan tatapan tajam kearah Chaerin, sedangkan orang yang dituju malah pura-pura tidak peduli. Shinmi menghela napas panjang dan akhirnya menggerakkan kakinya untuk menyusul Minho

******

Semua tenggelam dalam kesibukan masing-masing. Soori menyantap makanannya sambil sesekali tertawa menanggapi gurauan Taemin. Terlihat sekali kedekatan mereka yang memancing sepasang mata untuk memperhatikan gerak-gerik keduanya. Key sama sekali tidak menyantap hidangan yang tersaji dihadapannya. Hanya tangannya yang sibuk memutar-mutar spaghetti yang terdapat di piringnya sekarang. Matanya terfokus pada pemandangan didepannya. Tanpa aba-aba namja itu berdiri dari posisinya membuat semua yang ada di meja itu menoleh kearahnya.

” Waeyo Key? ” tanya Jinki heran

” Aku sudah selesai makan “

” Apanya yang selesai? jelas-jelas makanan di piringmu masih utuh begitu ” ujar Jonghyun

” Aku tidak lapar hyung. Sudahlah, aku sedang malas berdebat ” Key langsung meninggalkan tempat itu tanpa mempedulikan tatapan aneh bingung dari Jonghyun dan yang lainnya

” Aish, ada apa dengan anak itu? akhir-akhir ini dia bersikap tidak seperti biasanya ” Jinki dan Minho hanya bisa mengangkat bahu mendengar ucapan Jonghyun.

” Mungkin sebaiknya kita biarkan saja dulu pikirannya agar lebih tenang. Kurasa itu yang terbaik untuk saat ini ” Jinki berusaha menengahi

Sementara itu Soori masih termangu menatap kepergian Key yang tiba-tiba. Dia bisa merasakan keanehan dari sikap Key barusan.

” Noona, kau melamun? ” Soori langsung menoleh kearah Taemin

” A- aniyo. Tadi kau bilang apa Taemin-ah? “

” Aah itu. Sebenarnya aku sedang bingung, kau tahu kan sebentar lagi akan ada ujian? ” Soori menganggukkan kepalanya. Memang sekitar 2 minggu lagi akan ada ujian sebelum memasuki liburan musim panas. Taemin menundukkan kepalanya wajahnya berubah murung.

” Dan kalau ada mata pelajaran yang nilainya merah maka kita harus mengulang dan mengikuti kelas tambahan saat liburan nanti….. “

Soori menatap lurus kearah Taemin menunggu namja itu melanjutkan perkataannya

” Aku tidak mau kalau harus mengikuti kelas tambahan saat liburan nanti sementara yang lainnya bersenang-senang diluar sana hanya karena satu mata pelajaran yang nilainya jelek ” Taemin kembali menundukkan kepalanya

Soori menghela napas panjang. Sekolah ini memang memiliki nilai standar yang cukup tinggi bagi murid-muridnya dalam setiap bidang mata pelajaran. Jadi  tak heran kalau memasuki masa ujian ini semua kan memfokuskan diri dalam bidang akademik mereka.

” Memang kau lemah dalam pelajaran apa Taemin-ah? ” Soori mengelus bahu namja itu pelan, dia mengangkat wajahnya.

” Bahasa Inggris “

Soori terdiam, dia kembali bergelut dengan pikirannya sendiri sedangkan Taemin hanya bisa menghela napas panjang

” Kurasa, aku bisa membantu ” ujar Soori yang langsung membuat Taemin memandangnya dengan alis terangkat.

” Aku cukup mahir dalam pelajaran itu. Kalau kau mau aku bisa mengajarimu “

Tawaran Soori langsung dijawab dengan anggukan cepat dari Taemin. Seketika wajah namja itu berubah cerah. Kelegaan tergambar jelas dari ekspresinya sekarang.

” Kapan kita bisa mulai? “

” Hari ini juga boleh. Kalau noona tidak keberatan kita les dirumahku saja sehabis pulang sekolah “

” Arasseo. Tidak masalah “

Taemin memasang senyum lebar yang menampakkan deretan gigi putihnya yang mau tak mau membuat Soori tersenyum.

******

Soori POV

” Tidak ada orang dirumah? “

” Aniya. Tampaknya hyung belum pulang ” Aku mengekor dibelakang Taemin saat memasuki rumahnya. Kuedarkan pandangan ke sekeliling, tempat ini nampak sepi.

” Orangtuamu ? “

” Eomma dan appa tidak pernah ada dirumah. Mereka sibuk bekerja. Oh ya, noona mau minum apa? “

” Apa saja. Maaf merepotkanmu taemin-ah “

” Cheonma. Aku yang seharusnya berterima kasih karena noona sudah mau mengajariku ” Taemin bergerak menuju dapur. Ia membuka pintu kulkas dan mengambil sebotol orange juice dan langsung menuangnya kedalam gelas.

” Igeo ” aku langsung mengambil gelas yang disodorkan oleh Taemin

” Kita belajar disini saja ya noona ” aku kembali mengikuti Taemin menuju ruang tengah. Ia mengeluarkan buku-buku dari dalam tasnya dan meletakkan diatas meja yang terdapat di depan sofa. Kami pun duduk bersender di kaki sofa dan mulai membuka buku pelajaran milik Taemin.

******

” Selesai! coba noona periksa ” Taemin menyerahkan kertas soal yang tadi kusuruh dia untuk dikerjakan. Mataku bergerak meneliti jawaban yang ditulis taemin.

” Jaranda. Kau sudah memahami materi ini. Pertahankan, dan aku yakin nilaimu saat ujian pasti bagus “

” Kuharap begitu noona ” Taemin menggaruk pelipisnya sambil tersenyum

Cklek! terdengar suara pintu terbuka, otomatis aku dan taemin langsung menoleh ke sumber suara. Tak lama muncullah 2 sosok namja yang sudah kukenal. Taemin langsung berdiri dan menghampiri Jinki-sunbae yang beru menjejakkan kakinya diruangan ini.

” Hyung! kau baru pulang “

Jinki sunbae mengangguk, lalu pandangannya beralih melihatku. Aku langsung membungkukkan tubuh dan tersenyum kearahnya. Jinki sunbae balas tersenyum. Dibelakangnya sudah ada Jonghyun-sunbae, dia baru menyadari keberadaanku.

” Soori, kau disini ? “

” Nee, aku menemani Taemin untuk belajar. Maaf kalau mengganggu “

” Aniyo. Malah aku cukup senang dengan kedatanganmu. Bosan juga rasanya tiap datang kesini selalu melihat wajah maknae satu ini “

Aku tertawa mendengar ucapan Jonghyun-sunbae, sedangkan Taemin hanya bisa mengerucutkan bibirnya.

” Hyuuunnng!! ayo kita main video game! ” Tak lama muncul lagi sesosok namja yang baru memasuki ruangan. Dia sempat terdiam sebentar saat melihatku.

” Anyeong, Minho-ssi “

” Ah, anyeong Soori-ah. Panggil aku Minho saja lebih enak didengar ” Minho tersenyum

” Soori disini untuk menemani Taemin belajar untuk ujian nanti ” jelas Jonghyun-sunbae. Minho hanya mengangguk-angguk lalu perlahan dia menghampiri Taemin.

” Dasar manja. Alasan saja kau ini ingin belajar, pakai ajak yeoja segala kerumah. Jangan- jangan kau mau berbuat yadong yah? ” Minho menyipitkan matanya seolah menginterogasi Taemin. Mendengar penturan Minho Taemin langsung membulatkan matanya.

” A-a-aniyo hyung! enak saja. Aku ini namja baik-baik. Aku tidak pernah berpikiran seperti itu. Memangnya aku Jonghyun-hyung tuh yang ketularan Eunhyuk-hyung”

Jonghyun-sunbae membelalakkan matanya. Dia langsung mendekap mulut Taemin. Membuat aku, Minho dan Jinki-sunbae tertawa melihat adegan konyol keduanya.

” Mwo!! Taeminie kau jangan menghancurkan image-ku dong. Di depan Soori pula. Aiish, mulutmu ini kadang tidak bisa dibungkam sedikit ya. Soori jangan didengar mengenai yang tadi itu semua hanya rekayasa (?) “

Aku hanya manggut-manggut sedangkan Taemin masih berusaha melepaskan tangan Jonghyun-sunbae yang membekap mulutnya

” H-hyyunng, akhhu tthak bhissa benaphas ” Jonghyun langsung melepaskan tangannya dari mulut Taemin. Taemin segera menghirup oksigen disekitarnya dalam-dalam.

Aku menoleh saat mendengar ada langkah kaki lagi yang terdengar memasuki ruangan ini. Key berjalan kearah kami, raut wajahnya datar tapi tatapan matanya tidak setajam biasanya. Mengapa hanya dengan melihat namja ini, aku selalu merasa jantungku berdebar lebih cepat. Soori tenangkan dirimu!

” Ah Key, kau kebasahan. Kenapa tidak pakai payung di mobilku saja? sudah sana cepat ganti baju. Nanti kau sakit ” Jinki-sunbae mendorong Key kelantai dua yang kurasa adalah kamar miliknya.

” Memang diluar hujan? ” tanyaku pada Minho

” Nee, cukup deras. Kau jangan pulang dulu, tunggu saja sampai hujannya reda “

Aku mengangguk dan kembali ketempat tadi aku dan Taemin belajar. Taemin mengikutiku dan mulai memfokuskan diri dengan soal-soal dihadapannya. Kulihat Jonghyun-sunbae menghempaskan dirinya di sofa yang terdapat didepan TV. Minho mengambil sesuatu yang tampaknya seperti PS dan langsung memasangnya. Tampaknya mereka akan sibuk bermain.

******

Tik, tik tik

Sepi. Hanya terdengar suara jarum jam mengisi kesunyian diruangan ini. Kuangkat wajahku dari buku yang sedang kubaca. Aku menoleh kesamping dan kudapati Taemin sedang menelungkupkan kepalanya diatas tumpukan kertas soal. Dia tertidur. Kusapukan pandangan kesekitar, kondisi yang sama terdapat di depan TV. Minho dan Jonghyun-sunbae tertidur pulas sambil memegang stick game ditangan mereka. Layar TV masih menyala, aku langsung mengambil remote yang terdapat diatas meja dan langsung mematikannya.

Jam sudah menunjukkan puku 7 malam, waktunya makan malam. Pantas saja perutku terasa keroncongan. Kulangkahkan kaki menuju dapur, agak tidak sopan mungkin tapi aku langsung membuka pintu kulkas dan mulai mengobrak-abrik isinya. Mataku bergerak mencari bahan-bahan makanan yang bisa diolah menjadi menu makan malam. Taemin pernah cerita kalau mereka jarang memasak dirumah karena hanya ada dia dan Jinki-sunbae. Paling mereka lebih memilih makan diluar atau pesan delivery. Jadi tak ada salahnya kan kalau mereka merasakan hangatnya masakan rumah.

Kuraih celemek yang tergantung di kitchen set, kuangkat rambutku dan mengikatnya asal. Tanganku bergerak mengambil pisau yang ada di laci dapur dan mulai memotong bahan-bahan masakanku.

” Sedang apa kau? “

” Aaaaw!! ” aku meringis saat permukaan tajam dari pisau tanpa sengaja mengiris jariku. Darah segar mulai mengalir dari luka tadi.Aku menoleh ke sosok yang sudah mengejutkanku tadi. Key menatapku dengan sebelah alisnya yang terangkat.

” Pabo ” tanpa aba-aba Key menarik tanganku ke wastafel dan mulai menyalakan air untuk membersihkan lukaku. Air mengalir bersamaan dengan darah yang keluar dari jari tanganku. Key bergerak membuka pintu kitchen set, tangannya sibuk mencari-cari sesuatu. Tak lama ia menghampiriku sambil membawa kotak p3k. Ia langsung memegang tanganku dan membersihkan lukanya, sentuhannya dikulitku seperti menimbulkan sensasi aneh. Tubuhku terasa dialiri oleh listrik ribuan watt yang membuat jantungku seperti terlepas dari rongganya. Sekitar beberapa detik aku menahan napas. Sepertinya jantung dan paru-paruku sedang tidak bisa bekerja dengan cukup baik saat ini.

Tak sengaja tatapan kami bertemu, aku langsung memalingkan wajah tak berani menatapnya. Wajahku memanas. Ia mulai merapikan peralatan p3k dan mengembalikannya ke tempat semula. Aku memandangi jariku yang sekarang sudah tertutupi oleh plester.

” Kau mau masak apa? ” aku menoleh kearahnya dan mengerutkan alis

” Syamgupsal dan bibimbap ” ucapku agak ragu

Key tampak menggulung lengan kemejanya lalu bergerak menuju tempat tadi aku menyiapkan bahan-bahan masakan. Tangannya dengan lincah menyiapkan menu makan malam yang sudah kurencanakan tadi. Aku sempat termangu melihat pemandangan dihadapanku. Setelah tersadar aku langsung menghampirinya

” Biar aku yang memasak ” aku hendak meraih pisau yang dipegangnya, tapi ia justru menjauhkannya dariku

” Tunggu saja disana “

Aku cukup terkejut dengan ucapannya barusan. Key mau memasak semua ini? tapi…

” Aku hanya memastikan kalau kau tidak meracuni makanan kami ” lanjutnya tiba-tiba. Aku langsung menghembuskan napas kesal dan memilih meninggalkannya. Kusandarkan tubuh dipinggir kitchen set sambil melirik Key yang sedang sibuk memasak. sulit dipercaya kalau Key bisa melakukan pekerjaan rumah tangga seperti ini.

” Aku mau merapikan meja makan. Cicipi saja dulu masakannya ” Key pergi meninggalkanku sendirian. Perlahan aku mendekat dan mulai mencicipi hasil karyanya.

Aigo, masakannya enak sekali! apa benar Key yang memasak semua ini. Jika aku tidak menyaksikannya sendiri, mungkin aku tidak akan percaya.

” Heeem, harum sekali. Jadi tidak sabar ingin segera makan malam “

Tiba-tiba Jinki-sunbae sudah berdiri disampingku. Ia tersenyum, manis sekali! Omo, Yoon Soori bilang apa kau barusan? kurasa otakku sedang agak terganggu.

” Kau yang memasak semua ini? “

Baru aku hendak mengatakan bahwa Key yang membuatnya tapi sebuah suara lebih dulu menyela ucapanku.

” Ya! kalau makan malam sudah siap cepat dibawa. Aku sudah lapar! “

” Key sabar. Soori sudah susah payah membuatnya kau jangan cerewet “

” Tapi….. ” Aku hendak berbicara lagi, namun Key kembali memotong ucapanku

” Palli! “

” yasudahlah. Soori, biar aku yang membawa makanannya ke meja makan ” Aku hanya bisa menatap kepergian Jinki-sunbae lalu mataku kembali bertemu dengan Key. Dia menatapku tajam seolah mengisyaratkan agar aku tutup mulut. Ada apa sebenarnya dengan namja ini? dia aneh sekali.

******

” Mashitttaaa!! “

” Aku mau tambah lagi “

” Ya, hyung! itu jatahku “

Aku hanya tertawa melihat kelakuan ke 3 orang itu.

” Jonghyun, Minho, Taemin! kalian ini seperti orang yang tidak pernah makan saja ” Jinki-sunbae menggelengkan kepala melihat tingkah namja-namja itu

” Tapi memang masakanmu enak sekali Soori-ah “

” Kamsahamnida Jonghyun-sunbae ” aku hanya bisa tersenyum menanggapi pujian yang seharusnya tidak ditujukan untukku. Mataku kembali melirik Key yang sedang menikmati makanannya dalam diam.

” Memang menatap orang yang sedang makan bisa membuatmu kenyang? ” Key tiba-tiba berbicara. Tatapan matanya masih tertuju pada mangkuknya tapi kenapa dia bisa tahu aku memperhatikan dia.

Aku langsung menunduk dan kembali menyibukkan diri dengan hidangan dihadapanku

******

Author POV

” Kau yakin tidak mau diantar? “

” Nee, gwenchana sunbae. Lagipula jarak dari sini ke halte cukup dekat “

” Baiklah. Tapi hati-hati dijalan ini sudah malam “

Soori hanya tersenyum mendengar perkataan Jinki. Soori membungkukkan tubuh seraya berpamitan ke 4 namja itu.

” Anyeong semuanya. Aku pulang dulu ” Yeoja itu berbalik dan mulai beranjak pergi dari tempat itu. Namja-namja itupun mulai berjalan masuk kedalam rumah.

” Taemin! ayo masuk! ” Jinki memanggil Taemin yang masih terpaku di posisinya tadi. Taemin tersadar dan langsung menyusul hyungdeul-nya kedalam rumah. Jonghyun mengerutkan kening saat melihat Taemin senyum-senyum sendiri tanpa alasan yang jelas. Jonghyun menyenggol pelan bahu Key yang sedang duduk di sebelahnya di sofa. Jonghyun melirikkan matanya kearah Taemin mengisyaratkan keanehan pada sikap maknae mereka. Key hanya mengangkat bahu dan kembali menatap kelayar TV.

Semua terdiam, sibuk dalam aktivitasnya masing-masing hingga suara Taemin memecah keheningan diantara mereka.

” Hyung!! “

” Mmmmm “

” Kalian tau tidak rasanya jatuh cinta itu seperti apa? “

” Kenapa memnag? ” Minho mengangkat wajahnya dari layar psp ditangannya.

” Sepertinya sekarang aku tahu bagaimana rasanya jatuh cinta “

Siiiiinnnnggg  ~~~~~~   sepi

” MWWWOOOOO???!!! ” teriak namja-namja itu serempak

TBC

Konfliknya udah mulai ketebak belum?? Pasti udah kaan??

Sedikit bocoran,di part-part selanjutnya akan lebih banyak konflik loh. romancenya juga, hehe maka dari itu reader comment yaah. Supaya author semangat ngelanjutin ff ini ^0^

Gomawo chingu!!

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

29 thoughts on “Nappeun Namja Part 3 – Saranghae??”

  1. ayoo key..cepetan tembak soori..jaim banget sihh…nti keburu di ambil tetem…
    cool banget key…demen deh…ikut feel gregetan soori nya… *uhukk..jd tergoda key…hahaha…tp tetep setia ma onyu hahaha*

    aku tungguin yah part selanjutnya chingu…. 🙂

  2. wah wah wah…enak n eomma suka yeoja yg sama
    ohtokae???
    tmbh seruuuuuuuu…..
    poppo author *sogokan spy next partnya jgn lama2 keukeukeu

  3. aq baru baca,hehe
    aigo aigo..taem jatuh cinta ma soori yah??
    key mo di kemananin??hehe
    kalo -misal- soori ma key,minho ma shinmi, trs jjong ma chaerin,taem ma jinki gimanaa?hehe
    aq sukaa~ 😀 kalo boleh nanti jangan lama” n dibikin lebih panjang yah thor,hehe

  4. kereeeeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnnnn.. jd ga sabar baca lanjutannya..
    taemin imut sekali deh hehehehehehehehehe.. key na cool abis,, suka bgt sm ni cerita.. lanjutannya jgn lama2 ya author,,udah pnasaran bgt nih … good job deh bwt author nya ceritana keren..

  5. huwaaa … maksud key paan !!!
    ampunn thorr makin gemes ma ceritanya !!
    si key bener2 deh ….
    makin cinta .. #plak!!!
    huwaaa iya udah tau konfliknya .. !!!
    huwaa taeminnn manis bgt sih !!
    ayoo thorr keren nih cerita .. lanjutannya yaaaaa
    di tungu loh …

  6. aku udh nebak kalau taem suka sama soori…jiah umma and son rbutan yeoja…key tuh galak2 tapi perhatian…kalau aku jdi soori jga pst mlih jinki *LOH key mksudnya…taem lbh asik jd ade…

  7. problematika antara ibu dan anak, nih! hahaha!!! seru,seru…..

    si taem frontal amat sih jadi orang…. tu anak polos amat… =_= nyesek kalau jadi key…. sabar yah….

    aku suka alurnya…!! setujunya sih kalau Soori sama Key…. Taemin? sama aku ajjjaah~ *haha #plak

  8. Mwooo?!
    Taem jatuh cinta?1
    Aigoo… Uri ‘baby’ udah besar rupanya..
    tapi, sepertinya bakal bersaing dengan ‘umma’nya..

    ah penasaran..
    lanjut yah^^

  9. Aq Udah tau konflik ap yg kr2 bakl muncul,,…key oppa knp g mw ngaq klo dia yg msak,*mgkn krn tolak blakng dgn sfatx yg rada2 nappun i2 kali y..*ffx sru thor,,ditgu next chaptrx..

  10. waa,, semangat 45 deh buat komen, abis bagus sih…
    iya nih konflik nya udah mulai kebaca,,, Tapi kasihan Onew ngga ada pasangannya.. kekeke…
    Ke y emang calon suami idaman deh,,, jadi mau dimasakin sama Key… hehehe 🙂
    Part 4 nya jangan lama-lama ya thor..

  11. Baru aja baca dari part 1 till now.. Daebakkk! Keren!!!
    Udah lama gg main kesini, sekarang kesini banyaak author yg berbakat nih…

    Next part kutunggu selalu~ 화이팅!!!!

  12. taem suka sama soori ya?
    key juga suka dengan soori ya?
    soori suka key.. padahal yang masak key, tapi semua ngira soori yang masak..
    keren banget!!
    ditunggu lanjutannya ya thor 🙂

  13. penasarannn gmn cara taemin n key rebutan soori… hahahaha

    aku juga pnsaran nihh ada apa ama jjong n chaerin … hahahhaa

    key knp gk mau yg lain tau klo dy yg masak mkn malam na ??? hehhehe
    sbnr na ada apa ???

  14. huwo..huwo..huwo’o!…
    keren!
    wah,,soori direbutin 2 orang!
    aq masih bingung kenapa key kok tertutup banget sama sahabat-sahabatnya ya?apa ada masalah lain?atau memang sifatnya yg seperti itu?? hohohoh

    weee makin penasaran nih…
    ditunggu next partnya.. 🙂 fighting!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s