It’s Love False !! – Chapter 1

It’s Love false !! – chapter 1 
§  Title : It’s Love false !! – chapter  1
§  Author :  Kim Song Ra ( Rara )
§  Main Cast :You as Park____All Member Shinee : (But for this chapter only 3 shining~)
– Lee Jinki
-Choi Minho
-Kim Jonghyun
§  Support Cast :- Kim Soo Hyun- You eomma
-You appa
-Jinki eomma
-Jinki appa
§  Length :  Sequel / chaptered
§  Genre :  love, romance , Sad
§  Rating : General
§  Summary : I can Understand about my life,,, !!
§  My wordpress : http://rarastory.wordpress.com
§  Note : ini FF perdanaku yang aku kirimkan ke shiningstory.
Aku harap FFku bisa menghibur ^^
jangan lupa di like dan di komen ya ??? Gamsahamnida (_ _)
_________________________________________________________________________
It’s Love False !!! Chapter – 1
Copyright© rara putriey
 
“Pernah tidak kalian merasa kalau hidup kalian hanyalah sebuah ke sia-sia an ?
 
atau ..
pernahkah kalian berpikir,  kalau hidup yang kalian miliki,
Hanya seperti setitik debu..
sesuatu yang tak berarti dan tak pernah terlihat jelas”
 
 
* * *
Park_______ POV :
Ingin mati !!!
kata-kata itu masih terlalu mengerikan dibenakku..
Sehingga aku tidak pernah mengucapkannya dengan lisan atau membatin.
Mati ?? apakah itu sebuah kenikmatan ??
Meskipun iya, aku belum siap jika harus mati dalam keadaan seperti ini.
Terlalu banyak dosa ?? ya.. mungkin itu adalah sebuah alasan yang tepat..
Aku manusia biasa, tempat yang penuh kekhilafan.
Entahlaa~ terkadang aku merasa bukan khilaf lagi melainkan sebuah kesengajaan.
Hidupku kini hancur…
Layaknya puzzle yang bagiannya hilang berantakan~
Bentuknya abstrak , tidak dapat terbaca dan terduga.
Membuat letih menyeruap bebas saat aku mencoba memahami setiap maknanya yang tersirat….
Tuhan..aku  sakit.. !! Sakit !! sakit sekali~
Setiap aku menangis dalam isakan seperti ini,
Setiap aku merasakan kedua bahuku yang naik turun menahannya.
Setiap  jantungku bereaksi memompa darah ke seluruh aliran tubuhku.
Setiap neuron otakku kembali memutar file  tentangnya.
Dan setiap kali aku memandang mata kecil ‘malaikat’ itu.
Dulu.. rasanya aku bahagia sekali..
Dulu..rasanya hidupku rapi , layaknya tertata dengan apik.
Dulu..rasanya aku bisa tersenyum kapan saja.
Dulu.. rasanya…
Tidak ada seindah dulu,
Tidak pernah ada yang lebih baik dari ‘dulu’.
Berbeda dengan sekarang,
Sekarang … bahkan aku tak bisa mendiskripsikannya..
walau hanya dengan satu kata.
Terlalu sulit,begitulah ungkapannya.
Aku juga  tak bisa menceritakan yang disebut ‘sekarang’
karena aku benar-benar membenci yang namanya ‘sekarang’.
Waktu .. bisakah kau ku ulang~?
mendekti di setiap detik  saat semua itu terjadi,
sebuah peristiwa yang mampu merosotkan hidupku seperti ini.
seperti setitik debu………………………….
* * *
“____-ah, kau belum ingin pulang, bukankah kau tak ada mata kuliah lagi setelah ini?” Soo Hyun mengetuk – ngetuk sumpit di mangkuk jajangmyeonnya.. mencoba membiarkan bunyi berisik merengkuh ke telingaku menghapus semua lamunan  tak berarti yang sempat mengendalikan sel-sel otakku,
“huh ?apa ? bisa kau ulangi sekali lagi soo hyun, ??” ucapku setelah berhasil mengambil titik kuasa kesadaranku .
“aigo… dari tadi kau tak mendengarkan ucapanku rupanya, _______-ah”
“Mianhe…. Bukan begitu maksudku”
“berati dari tadi aku sudah seperti orang gila, bica sendirian”
“soo hyun-ah, mianhe.”
“hah… ya sudahlah” balas Soo Hyun ketus.
“Baiklah, aku rasa sudah saatnya aku pulang jika keadaannya sudah begini, anneyeong !!” aku meraih tas selempangku di sandaran kursi tempatku duduk, kemudian bangkit kesisi kursi mencoba melakukan bow, salam perpisahan sekaligus tanda maafku tapi sepertinya dia sama sekali tak menggubrisku.
– – –
“jamkkan man-yo” Soo Hyun meraih punggung tanganku kemudian menggenggamnya erat sebelum aku beralu menjauhinya.
“ada apa ?? “ ucapku bingung
“eemmm… anu… emmm… aku…..Heii..akukan belum memafkan mu, masak kau pulang begitu saja____-ah, tak sopan sekali kau kalau begitu”
“benarkah, lalu ??”
* * *
Soo Hyun mengajakku ke perpustakaan kampus sebentar,
Dia bilang dia akan menerima permintaan maafku jika aku bersedia pulang bersamanya. Sebelumnya aku harus menemaninya mencari bahan untuk karya ilmiahnya di perpustakaan. Akupun menyetujuinya , lagipula apa ruginya aku menerima tawaran itu  jika aku bisa pulang dengan leluasa tanpa harus berdesakan dengan penumpang lain di dalam bus seperti biasa.
Tiba-tiba mataku,
menangkap sebuah sosok ,
Sosok yang bisa ku sebut tak asing itu.
Aku menatapnya lekat dari tempatku berada kini..*sofa yang letaknya  di sudut dekat jendela*
Dia ada, benar-benar ada , setelah sekian lama aku tak melihatnya muncul dengan topengnya.
Dari sini, aku bisa mengamatinya..
menyimpulkan sebuah argument kalau dia sedang baik-baik saja ‘sekarang’
 
“Apakah dia melihatku ?
Apakah dia mengetahui keberadaanku ?
Apakah dia sama sekali tak ingin menyapaku ?
Oh, ____-ah, kau memang seperti setitik debu.
Tidak ada yang pernah memperhatikanmu.
Tidak pernah ada, dan tidak akan pernah ada~
– – –
Aku duduk di atas sofa apartemenku,
sambil meringkukkan kaki ke atas..ke dua bola mataku masih menatap lekat,
selembar foto yang terbingkis rapi pada frame kayu sederhana.
“Dulu .. aku selalu mengingat wajahmu dimanapun aku berada,
akupun dapat menghafal setiap lekukan-lekukan yang membentuk paras  tampanmu itu,
Dulu.. aku dengan mudahnya dapat  menggapai bahkan menyentuh setiap otot kekarmu..
Tapi setelah menyadari kalau semua itu hanyalah ‘dulu’ , aku merasa tersudut
,,, Sekarang aku benar-benar menyedihkan ? bahkan aku hampir melupakan wajahmu.. dan hanya bisa menggapai bidang datar rekaan tubuhmu ini untuk merasakan otot kekar mu.meski aku tau itu sia-sia.”
●Flashback on●  sekitar setahun yang lalu
Dear Chagi
Anneyeong~
bagaimana keadaanmu sayangku, Park______? ^ ^
Baik-baik saja bukan. ?
Sebentar lagi kamu akan berulang tahun, pasti sangat menyenangkan ya ?.
Kamu ingin hadiah apa dari cintamu ini ?
Ribuan buket bunga mawar kah ? atau teddy bear raksasa ? Apasaja boleh !
Akan aku kirimkan untukmu special ~
Tapi….. Chagi.. Jeongmal Mianhe~
Aku mengecewakanmu saat ulang tahunmu yang ke-17 tahun ini.
Aku sepertinya benar-benar tidak bisa pulang, dan merayakannya bersama mu.
Bahkan aku tidak yakin, kapan aku bisa pulang
Kau tau chagi..tanpa sepengetahuanku,
ternyata kedua orang tuaku telah menjodohkan ku dengan seorang gadis,*yang bahkan tidak aku kenal & ketahui namanya*
Seharusnya aku membicarakan ini langsung empat mata denganmu,
dan menjelaskannya tapi aku tidak di’izinkan untuk itu.
Ku harap kau masih bisa mempercayaiku chagi, aku hanya mencintaimu~
Ya ! kau tenang saja aku pastikan pangeran tampanmu ini hanya tercipta untukmu..
aku akan berusaha keras untuk datang  ,
Menemuimu.. dan melamarmu mungkin ?
Tak keberatankan kau menikah dengan pangeranmu saat berumur 17 tahun ?
saranghaeyo~  ^ᶟ^
♥ Jinki ♥
– –
Park______POV :
Aku terus  membaca ulang surat tersebut .
mengamati setiap kata demi kata yang tersusun dan mencoba memahami maknanya.
Itu tulisan tangannya sendiri, yah aku yakin! & aku bisa mengenalinya..
Surat itu ku temukan dalam buket bunga mawar yang selalu dikirimkan Jinki setiap pagi tepat pada pukul 7.o0 itu padaku.
Padahal biasanya surat itu hanya berisi ucapan ‘selamat pagi’.
tapi sekarang berisi sebuah surat yang aku yakini ditulis dengan tangannya sendiri.
Entah apa yang aku pikirkan..
Aku merasa tak leluasa merasakan sebuah  perasaan yang bercampur antara senang atau sedih .
Apa aku sedang cemburu dan merasa khawatir karena ‘perjodohannya’
Ayolah, Park_____, kau sama sekali tak mencintainya~
Kau hanya memanfaatkannya ..
Hubunganmu hanya untuk menjaga image serta gengsimu..
Kau harus ingat itu. , batinku
* * *
Aku sedang  duduk sendirian di sebuah kursi tepat di bawah lampu taman , dekat perkomplekan apartemenku.
Dua hari lagi tepatnya, usiaku akan genap 17 tahun..
Orang-orang bilang saat usia itu , adalah usia yang paling menyenangkan.
Tapi aku tidak merasa demikian.
Ku pikir tahun ini malah akan menjadi ulang tahun terburukku .
Yang hanya dirayakan olehku dan munkin kedua orang tuaku.
Jonghyun oppa masih kuliah di’seoul dan ia bilang jadwal kegiatannya sangat padat,
sehingga tidak bisa menghadiri ulang tahunku,..padahal biasanya di saat ulang tahunku,
Jonghyun oppa akan mengerjaiku habis-habisan.
Sedangkan Soo hyun, sahabatku satu-satunya ini.. Kemarin baru saja pergi ke’Seoul menemui neneknya yang katanya sedang sakit parah. Padahal dia biasanya menjadi patner sejati Jonghyun oppa untuk mengerjaiku.
Sementara jinki… dia sudah mengatakan’ tidak bisa hadir ‘ kepadaku melalui surat yang dikirimnya tadi pagi.
Aku masih ingat dengan jelas,
Waktu aku berulang tahun ke ’16 , jinki mengajakku ke taman ini.
Dia menghiasnya dengan lampu seri kecil berwarna-warni dan menaburkan kelopak mawar merah di setiap jalan yang aku lalui , dan yang paling indah ketika deretan lilin kecil membentuk sebuah gambar hati terhampar di depanku ,Namun belum selesai sampai di sini  ,   dia menyuruhku untuk memejamkan mata, dia menuntunku ke suatu tempat yang tidak aku ketahui.. kemudian dia kembali menyuruhku untuk membuka mataku .
“Yeppo..” itulah  kata yang ku ucapkan pertama kali ketika melihat danau yang sekarang di depanku ini di sulapnya menjadi danau cinta..
ada banyak lilin di letakkan dipinggirnya ,.. lampu hias yang menggantung anggun, dan.. tunggu apa itu ? sebuah perahu papan berukuran kecil *ku pikir hanya mampu menampung 2 penumpang..*
Tiba-tiba jinki, menjatuhkan badannya di hadapanku dengan posisi kedua kakinya terduduk di tanah dan sebelah tangannya menggenggam bunga mawar merah *kapan dia memperolehnya*
 
“ Chagia-, Park_____, aku bukanlah seorang namja romantis yang mampu membuatmu terkesima dalam perkataanya, Aku bukan pula  pujangga yang bisa menenggelamkanmu dalam sajak cinta yang menghanyutkan.. dan aku bukan sama sekali astronaut yang bisa mengajakmu pergi ke bulan.. Aku hanya seorang Lee Jinki, seseorang yang mencintaimu dengan perasaan yang teramat dalam dan tulus sepenuhnya,
Perasaan yang entah , ku pikir kata ‘cinta’ pun bukan tandingannya.. Ini lebih dalam dari kata ‘suka’ dan jauh jauh lebih dalam dari kata ‘sayang’ dan aku menolaknya jika orang menyebutnya ‘cinta’.. karena satu kata yang terdiri dari lima huruf itu masih belum terlalu kuat untuk melambangkan rasa yang ku miliki padamu..
Aku mencintaimu dan selalu memandangmu..
Aku mencintaimu dan selalu mendengarkanmu..
Aku mencintaimu dan selalu memanggilmu…
 Will Your Heart Be Mine ?”ucap jinki lembut sambil menunduk.
“jinki-ssi , apa yang kau katakan? Bukankah aku memang pacarmu “ entah apa yang kupikirkan , kata-kata itu terucap sendiri bukan dari mulutku tapi dari hati tepatnya. Jinki tersenyum tipis masih dengan posisi tubuh seperti tadi dia mendongakkan kepalanya dan terlihat memberanikan diri menatapku.
 
“entahlah chagi, aku merasa aku memang pacarmu~
aku milikmu sampai sudut terkecil yang ada di dalam hatiku , itu milikmu..
tapi kau ? apa kau memang pacarku ? jika sudut terkecil di dalam hatimu saja itu bukan untukku ?? kehadiranku hanya seperti bintang kecil diantara ratusan bintang yang jauh lebih terang ..Aku hanya beruntung, ….. tapi.. aku bersyukur karena keberuntungan aku bisa menjadi pacarmu menjadi milikmu meski kau tak bisa menjadi milikku.. aku bahagia melebihi dari segalanya”Dia –jinki- kembali tersenyum tipis menatapku , semua yang dia lakukan dan ucapkan membuatku dalam keadaan super kaku, kenapa aku jadi begini ? aku merasa pandanganku mulai kabur seprti terhalang tirai yang terbentuk dari bulir-bulir air.. dan ada titik-titik basah yang ku rasakan menempel di pipiku, Apa aku menangis ? kenapa ? apa aku menyesal ? kenapa aku merasa bersalah ? aku tidak salah bukan ? sama sekali tidak ? apa sebuah kesalahan  jika aku‘berpacaran dengan jinki’ hanya untuk membuktikan kepada semua orang lain kalau aku bisa mendapatkan seorang pacar yang hebat dan bahkan bisa membuat dia patah hati ?? yah.. rencananya tepat hari ini aku akan memutuskan hubunganku .. membuat seorang lee jinki sakit hati dan menunjukan kehebatanku di depan semua orang kalau aku mampu melakukannya ? apa aku egois atas hal itu ? apa aku benar-benar tak tau terimakasih ?
Aku merasakan tangan hangat  jinki mengusap bulir-bulir air mataku.
Dia tersenyum manis dan menggeleng pelan.
 
“jangan menangis chagi~a….
apa aku salah mencintaimu ? apa aku menyakiti hatimu dengan semua yang aku lakukan ? apa kau tidak menyukainya ? maafkan aku, ku mohon jangan lakukan itu padaku ..
jangan putuskan aku~, aku akan berusaha membuat kau mencintaiku semampuku..
sebisaku, tapi jangan lakukan itu dan jangan pernah mencobanya.. beri aku kesempatan hingga usiamu 17 tahun ? apa bisa ?? apa boleh ?? apa aku berhak meminta itu? “ ku dengar suaranya bergetar dia memalingkan wajahnya dariku , aku yakin dia mencoba menutupi tangisnya. Lee jinki apa yang kau perbuat ? Hingga aku merasa menjadi seseorang yang termat jahat.
* * *
“ Terimakasih kau masih memberikanku kesempatan, chagi” ucap jinki sambil mendayung perahu papan yang sekarang kami naiki untuk mengelilingi danau .
“kenapa kau tak marah ? jika kau sudah mengetahui semuanya .. jinki ?” tanyaku dengan suara pelan tapi aku masih yakin jinki dapat mendengarnya.
“Entahlah, aku selalu ingin marah padamu, mencoba membenci bahkan memurkaimu..Tapi apa kau tahu mencoba melakukan semua itu terasa jauh menyakitkan daripada menerima kenyataan yang sebenarnya.. lagipula aku adalah orang yang berpendapat ‘jika cinta memang tidak bisa dipaksakan tapi cinta bisa tumbuh perlahan dengan sebuah kesabaran dan ketulusan yang penuh’ dan kau tau chagi~a , aku akan membuat kau merasakannya karena aku sangat yakin aku memiliki ketulusan itu untukmu Park_____, “ lagi aku merasa menjadi orang terjahat karenamu jinki -ssi,dan tanpa aku sadari badan ku perlahan mendekatinya lalu memeluknya.. Sesaat dia sempat terdiam munkin karena merasa heran dengan sikapku tapi sejurus kemudian dia membalas pelukanku hangat.
* * *
ya ! ada apa aku ini ? kenapa aku malah mengingat ulang tahunku yang ke -16  bersama jinki .
yuckss.. aku malah menangis karena mengingatnya sekarang…ah, ahni.. aku kelilipan munkin.
Apa aku mencintainya , apa aku benar-benar mencintainya ? apa ini namanya rindu ? jika ia…
berarti dia sudah berhasil membuatku merasakannya..
Tapi kenapa di saat aku mulai mencoba mengakui perasaanku, jinki-ssi seperti akan meninggalkanku ? ‘perjodohan’ apa dia bisa menghindarinya ?
apa dia ‘pangeranku tercipta hanya untukku’
kenapa aku berharap jawabannya iya ? nah..loh ? kenpa lagi jantungku ??
degupannya terlalu kencang ?
heii.. jantungku, kenapa kau begini , apa kerena jinki ? apa degupnya semakin kencang ketika aku mengucapkan namanya ? ah..ahni.. munkin karena aku tambah tua, yah—17 tahun itu sudah lumayan tua.
* * *
Malam hari ini adalah perayaan ulang tahunku yang ke 17,
dan yang ternyata hanya dirayakan oleh aku dan eomma ku, karena appaku ada tugas luar kota ?
..
..
..
Aku berjalan malas sedikit gontai tanpa semangat ,
menuruni setiap rantaian anak tanggadi gedung ini .. aku baru selesai dari kursus piano yang melelahkan tapi dapat sedikit menghibur,
sebenarnya aku merasa sangat malas untuk  pulang ke rumah saat ini .. tapi aku tidak boleh membuat eomma kecewa, meski hanya ada eomma seorang, aku harus tetap bersyukur~
– – –
Aku menunggu bus,..
yah.. ku putuskan untuk naik bus saja lebih menghemat biaya dari pada aku naik taksi~
Sambil menunggu bus , aku mencek handphoneku~
ku buka flapnya.. dan coba tebak apa yang aku dapat ?
huh, tidak ada yang aku dapat..
1 short messeg atau miscall pun tak ada.
apa mereka benar-benar sudah tidak mempedulikanku.
aku menengok kesisi jalan.
kosong— tidak ada bus satupun, jalanan yang sungguh sepi.
menambah rasa sakit hati ku saja~
Eomma akan lebih lama menungguku kalau begini caranya ?
mianhe eomma tapi ini bukan mauku
* * *
Apa-apaan ini ? sudah setengah jam aku duduk sendirian di halte ?
tapi tidak ada bus satupun yang stop.
Apa aku harus pulang berjalan kaki ?
Gila saja kalu itu benar ? sampai di rumah kakiku~ bisa lepas ?
“YA..JONGHYUN OPPA..JEMPUT AKU” teriakku tak jelas, mana bisa si’bling-bling itu mendengarku dari jarak deugu – seoul , dan kiamat lah dunia jika dia mau menjemputku saat ini.
“SOO HYUN .. KAU SAJALAH JEMPUT AKU” ucapku kemudian masih berteriak.
“JINKI , LEE JINKI.. AKU MERINDUKANMU.. AKU MENCINTAIMU, AKU MENYUKAIMU, AKU MENYAYANGIMU..MUAAAAACCH” ini gila, aku semakin berteriak kencang , lagipula tidak ada yang akan bisa mendengarnya ,.. Karena sepanjang jalan ini hanya ada aku~tak masalah bukan ?dan ini sunggung-sungguh membuatku lega.
“AKU JUGA MERINDUKANMU, AKU JUGA MENCINTAIMU, AKU JUGA MENYUKAIMU, AKU JUGA MENYAYANGIMU,MUUUACCCH”
hah ? suara siapa itu ?bukankah hanya ada aku sendiri disini ? apa hantu ? oh.. tidak, aku seperti mengenal suaranya aku segera menengok ke arah suara itu.
“Saengil cukkaehamnida..
Saengil cukkaehamnida…
Saengil cukkaehamnida, Saengil cukkaehamnida Park_______” segerombolan manusia bernyanyi di seberang jalan, ada Jonghyun, eomma bersama  appa, soo hyun, dan yang pasti pacarku lee jinki, eh tunggu ada sepasang ahjussi dan ahjumma … mereka seperti orang tua jinki.
Aku tersenyum memandangi mereka..
Jinki membawa sebuah kue tar coklat dengan lilin berbentuk angka 17.. sesuai umurku.
Dia mulai meniti jalan menyeberang perlahan dan tidak henti – hentinya menebar senyumnya ke arahku.
Aku membalasnya , tersenyum semanis dan setulus yang aku bisa.
‘Braaaaakkk’
sebuah mobil truk menghantam tubuh jinki.
kue tar yang di bawa jinki terbang ke angkasa hancur remuk saat jatuh ke tanah~
begitu pula tubuh jinki yang sempat terhempas..
Cipratan darah dari tubuh jinki menjalar kemana-mana.
tubukku tiba-tiba lemas.
Kakiku terasa berat tapi aku paksa berlari kearah jinki.
Melihat keadaan jinki yang tengkurap di jalan dengan tubuh berlumuran darah, mengenaskan.
apa kau tau ? kaki jinki ? kaki jinki ? kaki jinki ?
Ya..Tuhan~ kaki jinki terputus,
ku angkat kepalanya ke pahaku dengan perlahan.
sementara ku dengar soo hyun dan jonghyun oppa memanggil ambulance.
Eomma appa mengambil mobil , orang tua jinki berlari ke arahku dan menangis histeris.
“JINKI BANGUN !! JINKI “ aku terus berteriak ke arahnya
dia membuka matanya perlahan bersama senyum tipis yang teramat dipaksakan.
mulutnya bergerak-gerak seperti hendak  menyampaikan sesuatu.
“mm..ii..aaa..n…hhh….hee” ucapnya pelan dan terputus , kemudian matanya kembali terpejam
“YA !!! JINKI…PALLII   IREONA !!!” aku menangis dan berteriak sekencang aku bisa, aku berharap ini mimpi, dan aku secepatnya bisa terbangun……
* * *
Flash back off● normal Situation
“Bahkan disaat terakhirmu kau masih mampu  mengucapkan kata maaf kepadaku ? membuatku semakin merasa aku orang terjahat di dunia ini, jinki-ssi~
sekarang aku terpuruk karena kepergianmu ?? apa aku bisa berharap bisa bertemu lagi denganmu~
mengkhayal Kau hidup kembali dan hidup bahagia bersamaku  selamanya “
To Be Continued__
RCL DI WAJIBKAN BAGI YANG SUDAH BACA,KALAU ENGGA RCL INGUSAN !! AMIN ^^

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

28 thoughts on “It’s Love False !! – Chapter 1”

  1. Nyessss
    Aaahhhh baru seneng
    Itu dibales pas lagi teriak
    Ini jujur ya.. Pas baca jinki ketabrak aku langsung keselek loh wakkakakaka
    Aduhhh kenapa musti begini
    Jinkiiiiiii kajimaaaa
    Lanjutt

  2. Daebak chingu!
    Nyaris nangis neh aku..
    Apalagi tau Onew ngk ada.. Tidaaaaaaak..
    Tapi, gpp deh..
    Sekali-kali 🙂
    Lanjutin ia chinguuu.. Hwaiting!

  3. jinki mati ?
    yaampun, udh senyum2 sndiri waktu jinki muncil sama ortunya, surprise bgt.. eh, tau2 jinkinya langsung ketabrak T.T
    nyesek abiss..
    suka sama kata2nya jinki, dalem+romantis bgt..
    lanjut thor! XD

  4. Astagastagastagastagaaaaa
    Gilaaaa jlepnyesspluungggg ajaaaaaa TT_TT
    Sumpah padahal lagi seneng-senengnya tiba-tiba ada suara yang bales ituuuu wadoooohhhhh
    Jinkiiiiiiii
    Lanjuuuuuutttt!!!

  5. astagaaa jinkidubu tewas??
    andweeiiii
    aaahh aku jd galaauu se galau -galaunyaa
    kalo jinki ush menginngal trus aKyu sama sapa dong??#plak
    lanjuuttt yaaaa

  6. ya tuhan…ngebayangin waktu flashback di ulang tahun yg ke-16 jinki romantis bngt….ya allah jinkiiiiiiiiiii…loph u pull bang…

    knpa jinki nya harus meninggal ???hiks hiks

  7. huwaa thorr kenapa jinkinya harus meninggal!!! menyedihkan bgt .. huwaaa
    jinki manis bgt … ngak bisa ngomong apa2 … 😦
    jinki keren authrr kerenn .. aku dpet feel nya

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s