Jealously

*miahae kalo posternya gaje*

Title : Jealously

Main Cast :Lee Hyun Jee, Lee Taemin, Choi Sulli

Supporter cast : Onew, Kwang Min, Young Min, Amber, Victoria.

Length : oneshoot

genre : romance

 

 

Hyun Jee POV

Aku melipat tabloid itu dengan kasar. Huh, apa-apaan itu? aku tahu, dia adalah seorang super star yang latak mendapat yeoja yang super star pula. Tapi ga usah gini napa??? bikin emosi aja… =.=

Cklekk…

“Jagiii….” aku menoleh. seorang namja berambut jamur yang mempuanyai sejuta pesona menyapaku ketika memasuki ruangan. Ya, dia Lee Taemin.

“Wae?” tanyaku dingin. Taemin langsung cemberut.

“Kok kamu gitu sih??? Aku kan capek, hibur aku kek…”

“Nggak ada mood.” jawabku datar.

“Jagiii…. kamu kenapa sih??? Aku ada salah??? Aku minta maaf kalo gitu… Tapi bilang dulu kenapa??” tampangnya memelas sehingga aku tidak tega.

“Lee Taemin,” kataku pelan, mengatur emosiku. “Tolong jelaskan apa ini?” kataku sambil mengacungkan tabloid yang tergeletak di atas meja. dia terperangah sejenak. lalu tertawa. Aku merenyit.

“Apa yang lucu?” tanyaku datar.

“Aaaiiishhh… kok kau imut sekali sih?? hahahaha..”

“Maksudmu?”

“Kau termakan oleh media..” Cukup. aku tak tahan lagi. “Jagi, itu cuma gosip, lagipula, aku dan Sulli tidak ada apa-apa,”

“Benarkah??” tanyaku. dia mengangguk. “Oke, aku percaya ucapanmu. tapi tolong jelaskan ini: kenapa kau mencium pipinya? aku yang pacarmu saja tak pernah mendapatkannya, boro-boro dicium, pegangan tangan saja enggan!” cercaku. aku melipat tangan. “Tuh kan?? kau tak menyangkal. sudahlah, aku capek,” jawabku sambil mengambil tas dan pergi keluar.

Brukkk

Tiba-tiba aku menubruk seseorang “Mianhae…” gumamku. lalu aku mengadah. Omo… rambut pirang itu…

“Gwaenchanna??” tanyanya panik. Astaganaga, itu Young Min Boyfriend kan???

“Ne, ne, gwaenchanna…”

“Eumm… mau kemana???” tanyanya. aku memasang tampang bingung. “Oh, mianhae, Young Min imnida, noh??”

“Hyun… Hyun Jee imnida….” aku terdiam sejenak lalu berkata “Mian, aku harus pergi sekarang, annyeong!!”

Author POV

Hyun Jee melangkahkan kakinya asal. Ia hanya menuruti kakinya hendak melangkah kemana. Ketika ia terhenti, ia terlonjak karena ia sudah berada di tepi Sungai Han. ketika ia berbalik, sesosok tubuh tinggi menghalanginya. Ternyata Taemin.

“Hyun Jee, aku..”

“Sudahlah Taemin, aku pikir hubungan kita cukup sampai disini,” Hyun Jee berbalik untuk pergi.

“Tapi…” Taemin berusaha mencegah Hyun Jee pergi. ia meraih tangannya erat. Secepat kilat ditariknya tubuh mungil itu kedalam dekapannya. “Aku tak bisa melepasmu,” lanjutnya.

“Taemin, jangan permainkan aku. Aku tahu kau seorang terkenal, kau lebih pantas bersama orang yang seperti itu juga. Tolong, jangan permainkan aku,” desah Hyun Jee pelan.

“Dengar, Sulli tidak ada hubungannya di sini. Tolong percayalah padaku,”kata Taemin terus memohon pada Hyun Jee.

“Ne, tapi kenapa kau tak mau menjelaskan apapun padaku? Itu sudah bukti bahwa kau tak mempercayaiku,” kata Hyun Jee dingin. Taemin perlahan melepaskan tangannya.

“Lihat? Hubungan kita memang harus berakhir d sini. Aku tak pantas untukmu. Annyeong,” ujar Hyun Jee pelan menahan pedih lalu melangkah menjauh. Taemin hanya memandangnya dengan sendu.

__

Hyun Jee sedang terduduk di cafe bersama seorang namja pirang bernama Young Min. Pada namja itulah sekarang ia menceritakan semua masalahnya. Untunglah Young Min adalah chingu yang baik, jadi dia tak pernah memberitahukannya kepada siapapun, kecuali saudara kembarnya, Kwang Min.

“Jujur, aku bingung sekarang,” cerita Hyun Jee. tangannya menggenggam gelas cappucinno. Young Min memandang Hyun Jee khawatir.

“Kau tahu, menjadi seorang artis itu berat. kau harus mematuhi perintah manajemen, dan kau memiliki peraturan-peraturan yang harus ditaati sebagai seorang artis. Mungkin Taemin ada masalah dengan itu,” Jawab Young Min, bijak.

“Masalah apa?? Buktinya, di tabloid, dia dengan Sulli, saling cium pipi seperti itu, aku yang pacarnya saja belum pernah, bayangkan saja perasaanku,” jawab Hyun Jee sambil menyeruput cappucinnonya. Young Min hanya tersenyum.

“Untuk menjadi pacar seorang artis itu harus kebal terhadap suatu gossip,” sahutnya.

“Geunyang, aku sudah putus dengannya,” jawab Hun Jee kalem. Young min mendelik.

“Mwo?? Aku harap kau bercanda,”

“Ne, aku sudah putus dengannya kemarin. Aku tak kuat harus seperti ini terus,” jawabnya sambil menunduk.

“Aku yakin, kalau kau mengerti, kau akan kuat,” lanjutnya. “Oh ya, aku harus kembali, yeojaku, Caerin menunggu. annyeong!”

Hyun Jee mengadah menatap Young Min. “Ne, annyeong!”

Setelah keluar dari cafe, Hyun Jee berjalan lagi tanpa arah. Pikirannya sedang kalut sekarang. Kalau saja ia tidak jatuh cinta dengan Taemin… Kalau saja… Ia terus berkutat dengan pikirannya hingga tak sadar bahwa ia sedang menyeberang jalan. Tiba-tiba sebuah mobil berderu dengan cepat ke arahnya.

“Agasshi, awas!!” seseorang berseru dari belakangnya. Hyun Jee menoleh dan melihat mobil itu telah ada di depannya. Matanya mendelik beserta seruan-seruan di sekitarnya.

TIIIINNNN!!!!

TIIIINNN!!!

BRUKKK!!!!!

CKIIIITT!!!

Duakkk!!!!

Hyun Jee terjatuh beberapa jarak dari situ. darah mengucur deras dari keningnya. Dalam hitungan detik, ia sudah tak sadarkan diri.

Orang orang mulai berkerumun. Kebetulan, Kwang Min dan Onew *kok mereka bisa berdua ya? entahlah* sedang lewat setelah mendapat panggilan dari Min Woo. Mereka berdua mendekat untuk melihat apa yang terjadi *inget ya, mereka berdua pake penyamaran*. Onew mendelik melihat siapa yang tergeletak di situ.

“Omo!!!! Dia… dia kan??” kata Onew sambil menoleh ke arah Kwang Min.

“Dia siapa hyung?” Kwang Min merenyit tak mengerti. Lalu Onew mendekatkan kepalanya, seakan berbisik.

“Dia itu yeojanya Taemin!”

“Hah?” Kwang Min mendelik *huakaka… bisa ga bayanginnya?? liat aja videonya yg pas mau ngetok pintu* “Ya sudah! Ayo kita bawa ke rumah Sakit!! Hyung ngapain bengong gitu??”

“Ah… ne, ne!!” Kata Onew kikuk. Kwang Min dengan sigap membopong Hyun Jee lalu mencegat taksi.

“Hyung, telepon Taemin hyung!!” *kan ceritanya si Jo Twin lebih muda dari Taemin, kan??*

“Ne… ne…” kata Onew terbata. Ia lalu mengeluarkan ponselnya dan menekan beberapa tombol. “Halo? Taemin-ah ayo cepat kesini yeojamu kecelakaan! Ayo cepat ke sini kami sedang mau membawanya kerumah sakit!” kata Onew ekspress dalam 1 tarikan napas. Tapi, sedetik kemudian, “Oh… jongmal mianhamnida agashi, jongmal mianhae, ne, mianhae,”

“Waeyo hyung?” Tanya Kwang Min heran.

“Itu… tadi aku salah pencet nomor… Tadi aku pencetnya nomor rumah makan Mexicana…” jawab Onew polos. Kwang Min Cuma bisa geleng-geleng kepala.

“Hyung… hyung…. Bisa-bisanya dalam keadaan seperti ini kau memikirkan ayam goreng…” kata Kwang Min sambil memasukkan Hyun Jee ke dalam taxi. Kwang Min lalu memangku kepala Hyun Jee *kyaaaaa!!!! Mauuuu!!!*, sedangkan Onew duduk di depan.

“Hyung, pinjam ponselmu,” kata Kwang Min.

“Wae?” Tanya Onew, tapi tetep aja ponselnya dikasih.

“Mau nelpon Taemin hyung,” katanya sambil ngutek-ngutek *sumpah ngga enak banget bahasanya* ponsel Onew, mencari kontaknya Taemin. Setelah menemukannya, ia memencet tombol hijau dan menaruh ponsel itu ke telinganya.

__Sementara itu di ruang tunggu SHINee__

“Oppa!!” Sulli berteriak nyaring menghambur ke arah Taemin. Taemin hanya meliriknya sekilas lalu melanjutkan aksinya, yaitu mondar-mandir gajelas *mian onn mamot, aku ambil dari FF mu*. Sulli merengut. “Issh oppa kok gitu sihh???”

“Aniya. Geunyang… Hufft…” Taemin menggelembungkan pipinya *AAAA KYEOPTA!!!* *author mimisan*.

“Waeyo?? Cerita dooong…” jawab Sulli manja sambil menepuk-nepukkan sofa disampingnya, menyuruh Taemin duduk. Taemin hanya memiringkan kepalanya sejenak, lalu kembali mondar-mandir gajelas. Sulli merengut lagi. Akhirnya dia berdiri dan menghampiri Taemin. Lalu bergelayut manja di lengannya.

“Ayo dong oppaaaaa… ceritaaa…” kata Sulli lagi. Taemin hanya menatapnya sayu, lalu melepaskan genggaman tangan Sulli pelan. Sulli tambah merengut. “Isshh… oppa!! Kita kan TaeSul!!” sergah Sulli.

“Mianhae, Sulli, tapi tolong jangan bersikap seperti ini padaku,” akhirnya Taemin bersuara.

“Maksud oppa??” Tanya Sulli.

“Kita hanya di gosipkan Sulli, kenapa kau bersikap seperti ini padaku?” Tanya Taemin.

“Ja… Jadi? Selama ini, oppa nggak serius?” tanya Sulli kaget.

“Nggak serius apa? “Taemin nanya balik.

“Kalo kita itu couple oppaaa…” jawab Sulli dramatis. “Aku kira, selama ini couple itu ada, soalnya Taemin oppa baik padaku…” lanjut Sulli. Matanya mulai berkaca-kaca. “Tapi ternyata… hikkssss” Sulli mulai mewek. Taemin mengelus bahunya.

“Mianhae, Sulli. Bukannya oppa nggak sayang sama kamu, tapi oppa Cuma anggep kamu seperti yeodongsaeng oppa..” kata Taemin.

“Oppa… oppa bohong kan??” Tanya Sulli sambil menahan isakkannya. Namun Taemin hanya memandangnya dengan tatapan menyesal.

“Mianhaeyo, Sulli-yah…”

“kenapa selama ini oppa baik padaku hah? Apa oppa tak pernah memikirkan perasaanku?” [ekik Sulli tertahan.

“Ne, Sulli, aku salah. Mianhae…  Lebih baik kita berteman saja mulai dari sekarang…”

“ANIYOO!! AKU MAU JADI YEOJACHINGUMU OPPA!! BUKAN CHINGU, ATAU DONGSAENG!!” teriak Sulli histeris. Mendengar teriakan Sulli, Victoria dan Amberpun masuk ke ruangan itu.

“Taemin-ssi, apa yang kau lakukan padanya hah?” Amber bertanya dengan pandangan seram pada taemin. Taemin hanya memandang Amber agak takut.

“Aniya, aku hanya bilang bahwa aku menganggapnya sebagai dongsaeng, bukan yeoja…”

“Bukankah daru dulu kau seperti itu?” Tanya Victoria sambil mengelus pelan punggung Sulli dalam dekapannya.

“Ne, tapi ternyata Sulli salah mengartikan,” jawab Taemin polos. Amber hanya menghembuskan nafas.

“Yah, aku tak bisa menyalahkan siapapun..” ujarnya pasrah.

Taemin POV

Aku tidak tahu, apa yang harus kulakukan sekarang Hyun Jee marah padaku, aku tahu itu semua salahku. Dan sekarang baru kutahu Sulli menyukaiku. Omo, otthoke??

Aku tahu, aku salah. Aku tidak mengerti perasaannya yang sering tertekan karena ulahku. Namun aku juga mencintainya. Dan aku tak mau kehilangannya. Demi apapun, aku tak akan pernah mau kehilangannya.

Aku sudah cukup stress dengan tidak adanya Hyun Jee disampingku, lalu dibuat stress lagi karena mendengar kenyataan itu. Aigoo… semenarik apa sih aku, kok aku diperebutkan para yeoja *narsis gila*.

Aku terus memikirkan Hyun Jee, bagaimana keadaannya sekarang? Kenapa aku jadi sangat khawatir? Aigoo, dimana ia sekarang? Bisakah aku bertemu dengannya? Tapi ponselnya tidak aktif, ottokhe??

Tiba-tiba ponselku berdering. Dari siapa yah?? Tanpa kulihat siapa yang menelpon langsung ku angkat. “Yoboseyo?”

“Ya! Taemin hyung! Aku punya kabar untukmu!” siapa yang memanggilku hyung? Ohh… Kwang Min yahh? Kwang Min apa Young Min?? Ada kabar apa? Kok perasaanku jadi nggak enak??

“Ne, tapi, nugu??” jawabku.

“Ini Kwang Min, hyung…” jawab suara di seberang. Oalaaa… Kwang Min.

“Ohh, ada kabar apa saeng?” hehehe… bangga bener  aku dipanggil hyung.

“Hyung, Hyun Jee kecelakaan!”

JEDEERRR!!!!!

Ap… apa?? Aku membeku.

“Halo, hyung?? Hyuuuunnggg???” Kwang Min berteriak-teriak memanggil namaku. “Hyuung, cepetan ke Rumah sakit ___ ya!” Klik. Telepon tertutup. Aku masih membatu. Yeojaku… ANDWAE!!!!

Aku langsung menyambar jaketku dan berlari keluar. Aku tidak peduli meski dari tadi Sulli memanggil-manggil namaku. Aku hanya ingin melihat yeojaku baik-baik saja.

*kita percepat* __ Di Rumah Sakit__

Aku berlari dan terus berlari. Aku tak peduli meski banyak fans berteriak histeris di belakangku. Aku mencari sosok Kwang Min di sana. Ah, itu dia. Dia bersama… Onew hyung? Oh ya, tadi kan mereka keluar berdua.

“Hyuuung!!!” seruku sambil berlari ke arah meraka.

“Aigoo Taeminnie, kau kenapa? Kenapa kau mandi keringat? Kau lari dari sana yah??” Tanya Onew hyung khawatir. Yang harus dikhawatirkan itu yeojaku hyung bukan aku!

“Taemin hyung…” kata Kwang Min. aku menoleh ke arahnya.

“Bagaimana keadaannya?” tanyaku to the point. Kwang Min hanya menggeleng. Aku menoleh menatap ruang pemeriksaan. Ya Tuhan… Selamatkanlah yeojaku…

Cklekk…

“Dok, gimana keadaannya?” tanyaku langsung.

“Anda keluarganya?” dokter itu malah balik bertanya. Aku menggelang.

“Aku namjachingunya,” kataku sedikit berbisik, kan gawat kalo ada yang tahu, apalagi rumah sakit itu tempat umum.

“Ne, secara keseluruhan, dia baik-baik saja. Hanya gegar otark ringan dan sedikit lecet di lutut dan lengannya. Dia akan sadar sebentar lagi,” Ahhh… perkataan dokter itu membuatku merasa diguyur air dingin. Lega. “Kau mau melihatnya? Masuk saja,”

“Ne, gamsahamnida, dokter,” aku langsung bergegas memasuki ruangan itu. Hyun Jee terbaring lemah di sana. Dengan senyum cerah kuhampiri dia. Ya, yeojaku baik-baik saja.

“Mmmph..” ia mengerang pelan. Matanya perlahan-lahan terbuka. “Mwo? Dimana aku?” katanya kaget.aku hanya tersenyum kecil. Ia menatapku.

“Bagaimana kau bisa di sini?” katanya terlonjak. Ia langsung terduduk. Langsung kudorong bahunya lembut hingga tidur lagi.

“Kau belum pulih,” kataku.

“Tapi…”

“Sssst. Kau istirahat dulu,” kataku sambil menggenggam tangannya. Aku hanya memandanginya. Tanganku yang lainnya mengelus-elus kepalanya. “Mianhae,”

“Loh, kenapa? Ahh… Taemin-ssi jangan melihatku seperti itu…” katanya. Aku hanya tersenyum menatapnya.

“Mianhae, gara-gara aku kau jadi salah paham,” kataku.

“Mwo?”

“Ne, kau pasti marah denganku gara-gara Sulli, kan?” perkataanku membuatnya terdiam. “Nah, makanya aku mau menjelaskan itu,”

“Aku bosan, aku ingin tidur,” katanya sambil menarik selimut hingga ke puncak kepalanya. Dengan sigap kutarik lagi selimut itu.

“Kau belum boleh tidur sampai mendengar penjelasanku, Mrs. Lee,” kataku berbisik tepat di telinganya. Ia hanya memandangku sebal.

“Bicara saja,” katanya pendek.

“Sulli menyukaiku,” kataku singkat. Ia terpaku.  Namun kembali berbicara.

“Sudah kuduga. Terus? Apa hubungannya denganku?” Aiissshhh yeoja ini membuatku sebal. Cemburu saja kenapa sih? *yee Taemin maksa*

“Tapi dia taunya aku membalas perasaannya, karena aku baik padanya,” lanjutku.

“Dan kau memang membalas perasaannya, karena kau baik padanya. Lalu, apa hubungannya denganku?” Aiishhh yeoja ini kenapa sih??? Apa hatinya sudah beku ya?? Aku menjambak rambutku sendiri.

“Sayang sekali bukan, Mrs. Lee, aku menolaknya.” Kataku singkat. Dia tampak terkejut.

“Benarkah?” ia terdiam sejenak. “Waeyo?”. Aduh yeoja ini kok bolot sekali sih?? Jelas aja karena aku masih mencintainya!!!

Aku mencondongkan tubuh tepat di depannya, lalu berkata dengan puppy eys ku, “Karena aku masih mencintaimu. Saranghaeyo,” aku yakin sekarang ia bengong. Haha, tebakanku benar!

“Eh?” HAAA???? RESPONNYA ‘EH??’ aku berusaha bersabar.

“Jadi, apa jawabmu?” tanyaku.

“Eh?? Eumm… Eumm..” katanya sambil berpikir. Ih kok nerima aku kayaknya susah banget sih? “Nado…” katanya pelan. Eh? Yeahhh!!!

“Ulangi,” kataku.

“Mwo?”

“Ulangi,”

“Nado saranghaeyo, Taemin-ssi,” Yeyeyeyeyeyeyeyeyeyeye……. Akhirnyaaaa!!!! Tapi…

“Sejak kapan aku memperbolehkanmu memanggilku dengan embel-embel ‘-ssi’ hah? Aku sudah beratus-ratus kali berkata padamu, panggil aku oppa!!”

“Nggak juga ah,” jawabnya cuek sambil mengerucutkan bibirnya. Kalau sudah begini…

CHU~~

“YA LEE TAEMIN ITU FIRST KISS KU BABO!!!!” Omooo… mukanya merah!! Aigoo… neomu kyeopta!!

“Makanya, panggil dulu aku oppa,” kataku mencercanya. Ia hanya memandang langit-langit, menghindari tatapanku. Namun aku terus menatapnya, hingga tatapannya terkunci olehku.

“Hufft.. baiklah. Taemin oppa, nado saranghaeyo.. puass?” katanya pada akhirnya. Uyeeeaahhh!!

“Ne, puas sekali,” jawabku dan langsung menempelkan bibirku pada bibirnya lagi. Ia mendelik, namun  kubiarkan saja. Aku mulai memainkan bibirnya, dan seperinya ia juga menikmatinya. Dengan pelan kulepaskan bibirku, lalu menatap matanya dengan cengiran khas magnaeku.

“Ya!! Kau membuatku malu!!” pekiknya tertahan sambil menutupi wajahnya yang mulai memerah—dan memang sangat merah—dengan selimut. Aku hanya terkekeh dan memelukknya.

“Gomawo…”

Aku berjanji, aku nggak mau kehilangan yeoja ini lagi….

END

Gyaa~~ berakhirlah FF Taemin ini… Ini yang pertama lohh.. muahahahahaha…

Ada yang ngerasa familier dengan tokoh yeojanya? Kalo ada yang inget, dia Lee Hyun Jee yang di To Be In Love With Me buatan Lee Jae Ryena. Dan memang orangnya sama dengan tokoh yang dia pake(baca : Hyun Jee=Bayu, Son He=aku*pede gilakk*). Weeeittzz kok bisa sama?? Lah, emang orangnya sama kok.. tanya deh authornya..ekkee~~

Ini sebenernya kubuat special buat Hyun Jee a.k.a Bayu Winnie Arini yang ngefaaan banget sama Taemin dan Young Min. FF ini juga telah kupost di FB dan blog pribadiku, tapi kalo itu yang versi lama, masih pendek dan twoshoot. Kalo ini udah kugabung dan kurombak sana-sini.

Yang udah baca.. gomawooo sangat dahh!! Komen.. komenn… XDD

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

43 thoughts on “Jealously”

  1. kangen browsing … mampir disini …
    stlh baca punya mamotho … baca ini jadi geli tangan eonni …
    MAAF YA AUTHOR … KLO MENYINGGUNG
    EONNI CEK FF NYA YA …
    1. alur terlalu cepat, seolah kejadian dlm satu hari selesai seketika …
    2. ‘Mrs. Lee’ … berarti hyun jee dah nikah? sama taeminkah?? yg bener Ms. Lee
    3. speaking author is very disturbing … bnyk sisipan kata *author ngomong sendiri* ceritanya malah jadi membingungkan …
    jika admin tidak berkenan moderasi comment eonni … it’s OK!!
    bwt author … sering belajar ne~~
    baca karya2 author lain spt yuyu, chanchan, diya, lana dan msh banyak yg lain …
    FIGHTING … AND SORRY’

    1. Omo.. masih keliatan abal-abalkahh??? o.O
      Err… soal Mrs. Lee itu.. ceritanya Taemin udah ngebet pengen ngelamar soalnya, ==”
      Hehehehe.. ini gaya bikin epeepku gaya lama… oke deh aku perbaiki lagi bahasanya.. gomawo eonni… *hug*
      Yuyu eonni!!! itu mah favoritku!! XDD
      ne… gomawo gomawooo udah ngritik….
      *deep bow*
      XDD

  2. buakakakak onew lagi keadaan gawat darurat sempet-sempetnya sangtae kluar…lagi urgent bukannya panggil ambulance malah telepon delivery chicken mexicana…ya ampun yeobo….

  3. nice ff

    aku lucu ama onew waktu hyun jee kecelakaan dya malah ngingat kekasihnya (ayam)
    hadechh
    hha

    iri deh ama hyun jee, dicium ama raemin dipangku ama kwangmin
    mauuuuuuuuu

  4. iya aku setuju alurnya terlalu cepat…
    dan bahasanya kurang enak … ya terlallu gimana gitu … cobalah bahasa yang datar tapi berprasaan ..
    contoh “jagy kau kenapa? apa ada yang mengganggu mood mu hari ini?”
    dan yang ini .. “Kok kamu gitu sih??? Aku kan capek, hibur aku kek…”
    bisa di rubah dengan bahasa yang lebih halus dan enak di baca “jagy kenapa kau bersikap seperti itu, aku lelah bisakah kau menghiburku?”
    terlalu banyak penggunaan yeojaku, yeoja taemin …
    menurutku itu terdengar sedikit kasar, lebih baik pakai kata lengkapnya saja “yeojachingu ku” or “yeojachingu taemin”
    okay menurutku segini saja
    dan authornya semangat ya… tulisan dan gaya bahasa di rapihin lagi .. ^^
    ok good luck for next fans fiction ….

    1. terlalu vulgar dan abal-abal (udah dikoreksi sendiri soalnya)
      yeaa… aku akui itu..
      gomawo….
      eh, Ella…. dirimu nongolll terus di setiap FF ku…. gomawooo jongmal gomaawoooo….
      *hug*
      XDD

  5. Aku kaget banget tadi kok ada Youngmin oppa sampai ketawa sendiri!!!!! maklum bingung pertama Taemin oppa Kedua Youngmin oppa Jadi galau !!!!!!

  6. Setuju sama komen yang menyatakan alurnya terlalu cepat. sebaiknya yang dialog author itu nggak perlu aja. Keep fighting to author ^^
    ditunggu karya karya yang berikutnya 🙂

  7. Taemin bangga di panggil Hyung^^, Di boyfriend aku paling suka Kwangmin loh,
    Aku setuju coment tentang alur sama bahasa.
    Mungkin lebih bagus kalau lebih fokus ke cerita.
    Fighting author!!

  8. ngakakkkk onew malah nelpon mexicana *plakk, taeminnya juga bangga bgt dipanggil hyung ceilah , ff ini sukses bikin aku ngakak 😀

  9. saya suka saya suka!!! ahhahahaha…. keren keren. aku kirain hyunjee nya bakal kenapa2 abis kecelakaan. hehehe good story

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s